cover
Contact Name
Setiangga Fachrurrozi
Contact Email
setiangga.f@gmail.com
Phone
+6289667660998
Journal Mail Official
jurnalmaritim@stimart-amni.ac.id
Editorial Address
Jl. Soekarno Hatta No. 180 Semarang
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
JURNAL SAINS DAN TEKNOLOGI MARITIM
ISSN : 14126826     EISSN : 26232030     DOI : http://dx.doi.org/10.33556/jstm
Jurnal Sains dan Teknologi MARITIM berisi tulisan ilmiah di bidang Kemaritiman baik itu ilmu kenautikaan, Teknika maupun bidang maritim lainnya. Jurnal Sains dan Teknologi MARITIM juga membahas mengenai bidang Transportasi baik itu transportasi darat, laut maupun udara yang kesemuanya merupakan hasil penelitian maupun kajian pustaka.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 9 Documents
Search results for , issue "VOLUME XVII, NOMOR 1, SEPTEMBER 2017" : 9 Documents clear
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT NELAYAN PESISIR PANTAI UTARA JAWA TENGAH MELALUI KOPERASI NELAYAN DAN E-COMMERCE -, Nuryanto; -, Haryono
JURNAL SAINS DAN TEKNOLOGI MARITIM VOLUME XVII, NOMOR 1, SEPTEMBER 2017
Publisher : STIMART "AMNI" Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (213.588 KB) | DOI: 10.33556/jstm.v0i1.157

Abstract

The fisherman communities are still living within its limitations. The social limitations experienced by fishermen did not materialize in the form of alienation, but more manifested in the inability of fisherman communities to take part in the economic market activities. In general, the implementation of e-commerce in business can improve the quality of the product / service and lower the production cost which will eventually decrease the selling price (e-commerce or e- usiness), Besides, low socio-economic level is a common feature of fisherman's life wherever located. Their level of living is commensurate with that of small farmers, even when compared with other farmers in the agricultural sector, fishermen groups (especially fisherman workers and small fishermen or traditional fishermen) can be classified as poor social layers. This paper discusses, what efforts are made to empower fishermen. The answer is only two, that are: by establishing Fisherman Cooperative, because Poverty eradication of fishermen can be done with development of Fisherman cooperative, beside that also by doing marketing ecommerce because with marketing through ecommerce make business (Fisherman Cooperative) can directly communicate with buyers, so they can gain more profit.Keywords : Empowering Fishermen, Cooperatives,E-Commerce Masyarakat nelayan masih hidup dalam keterbatasan. Keterbatasan sosial yang dialami oleh nelayan memang tidak terwujud dalam bentuk keterasingan, tetapi lebih terwujud pada ketidakmampuan masyarakat nelayan dalam mengambil bagian dalam kegiatan ekonomi pasar secara menguntungkan. Secara umum, implementasi e-commerce dalam bisnis dapat meningkatkan kualitas dari produk/service serta menurunkan biaya produksi yang akhirnya akan menurunkan harga penjualan (ecommerce atau e-bisnis), Disamping itu tingkat sosial-ekonomi yang rendah merupakan ciri umum kehidupan nelayan dimanapun berada. Tingkat kehidupan mereka setaraf dengan petani kecil, bahkan jika dibandingkan secra seksama dengan kelompok masyarakat lain di sektor pertanian, kelompok nelayan (khususnya nelayan buruh dan nelayan kecil atau nelayan tradisional) dapat digolongkan sebagai lapisan social yang miskin. Tulisan ini membahas, upaya apa dilakukan untuk pemberdayaan nelayan. Jawabannya hanya ada dua, yaitu : dengan mendirikan Koperasi Nelayan, karena Pengentasan kemiskinan nelayan dapat dilakukan dengan pengembangan Koperasi Nelayan, disamping itu juga dengan melakukan pemasaran secara?e-commerce? karena dengan pemasaran melalui e-commerce membuat pelaku bisnis (Koperasi Nelayan) dapat langsung berkomunikasi dengan pembelinya, sehingga mereka dapat memproleh keuntungan yang lebih.Kata kunci : Pemberdayaan Nelayan, Koperasi, E-Commerce?
ANALISIS POLA KONSUMSI , KEWIRAUSAHAAN DAN PENGARUHNYA TERHADAP KESEJAHTERAAN NELAYAN Rahmasari, Lisda
JURNAL SAINS DAN TEKNOLOGI MARITIM VOLUME XVII, NOMOR 1, SEPTEMBER 2017
Publisher : STIMART "AMNI" Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (118.816 KB) | DOI: 10.33556/jstm.v0i1.158

Abstract

This study aims to find out the effects of the consumption pattern, entrepreneurship on the family welfare in Tanggulsari, Semarang. The research population comprised all fishermen conducting fishing activities in the coastal area of Nornth Beach, Semarang City, with a total of 106 fishermen. The sample was selected by means of the purposive sampling technique. The data were collected by a questionnaire, interviews, and documentation. The data analysis technique in the study was multiple regression analysis using the program of SPSS Version 17 for Windows. The results of the study show that: 1) consumption patterns have a significant positive effect on family welfare with a probability value of 0.030<0.05; 2) entrepreneurship have a significant positive effect on the family welfare with a probability value of 0.000<0.05; and 3) as an aggregate/simultaneously the consumption patterns? entrepreneurship have effect on family welfare with a probability value of 0.000<0.05. The coefficient of determination (R2) is 0.707 or 70.7%. The coefficient shows that 70.7% of the consumption level is affected by the consumption patterns, entrepreneurship while the remaining 29.3% is affected by other independent variables not under study.Keywords: Consumption Patterns, Entrepreneurship and Family WelfarePenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pola konsumsi, kewirausahaan terhadap kesejahteraan nelayan di Tanggulsari . Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh nelayan yang melakukan kegiatan penangkapan ikan di pesisir utara Semarang Kota sebanyak 106 orang nelayan. Pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan angket, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis regresi berganda dengan program spss versi 17 for window. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) pola konsumsi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kesejahteraan nelayan dengan nilai probability 0,02<0,05; 2) kewirausahaan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kesejahteraan nelayan dengan nilai probability 0,03<0,05; 3) secara bersama-sama/ simultan pola konsumsi , kewirausahaan berpengaruh terhadap kesejahateraan nelayan dengan nilai probability 0,00<0,05. Dan diperoleh nilai koefisien determinasi (R2) sebesar 0,707 atau 70,7%. Nilai tersebut menunjukkan bahwa 70,7% kesejahteraan nelayan dipengaruhi oleh pola konsumsi dankewirausahaan sedangkan sisanya 29,3% dipengaruhi oleh variabel bebas lain yang tidak diteliti.Kata kunci : Pola Konsumsi, Kewirausahaan dan Kesejahteraan Nelayan.?
PERAN ISTRI NELAYAN DALAM RANGKA MENINGKATKAN PENDAPATAN KELUARGA Kurniawati, Andi
JURNAL SAINS DAN TEKNOLOGI MARITIM VOLUME XVII, NOMOR 1, SEPTEMBER 2017
Publisher : STIMART "AMNI" Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (127.974 KB) | DOI: 10.33556/jstm.v0i1.160

Abstract

This research was conducted to determine the role of the fisher's wife to increasing household incomes in terms of the type of work and the income earned as well as the contribution of such the revenues to increase household income. The research was conducted in 2016 in Tasikagung village of Rembang Regency. Survey method was used in this study. The selection of respondents used a purposive sampling. The data were analyzed descriptively. The results showed that most of the fisher's wife in the Tasikagung Villages has a job as a processing fishery products. Average income of the fisher's wife is Rp. 400.000, -/month. Work performed by the wife and the head of the family in the fisher households have the same characteristics, is highly dependent on the season. Increasing the participation of wife and family members in work is one of the current strategic effort to increase the househods revenue. Business development outside of the fisheries sector is very important because the level of income from the fisheries sector is still low and heavily depend on theseason.Keywords : Role, Fisher Man Wife, Income, HouseholdPenelitian ini dilakukan untuk mengetahui peran istri nelayan dalam meningkatkan pendapatan rumah tangga menurut jenis pekerjaan yang dilakukan dan pendapatan yang diperoleh serta besarnya sumbangan pendapatan tersebut untuk meningkatkan pendapatan rumah tangga. Penelitian dilakukan pada tahun 2016 di Desa Tasikagung Rembang. Metode penelitian menggunakan metode survei. Pengambilan responden dilakukan secara purposive sampling. Analisis data dilakukan secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar istri nelayan di Desa Tasikagung Rembang memiliki pekerjaan sebagai pengolah produk perikanan . Rerata besarnya nilai pendapatan istri nelayan adalah Rp.400.000,-/bln. Pekerjaan yang dilakukan oleh istri dan kepala keluarga dalam rumah tangga nelayan memiliki karakteristik yang sama, sangat tergantung pada musim. Meningkatkan partisipasi istri dan anggota keluarga dalam bekerja merupakan salah satu usaha strategis saat ini untuk meningkatkan pendapatan rumah tangga. Pengembangan usaha diluar sektor perikanan sangat penting dilakukan, mengingat tingkat pendapatan dari sektor perikanan masih rendah karena sangat dipengaruhi oleh musim.Kata kunci: Peran, Istri Nelayan, Pendapatan, Rumah tangga
PENTINGNYA PENERAPAN IMO RESOLUTION A.918 (22) TENTANG STANDARD MARINE COMMUNICATION PHRASES BAGI DECK OFFICER DI KAPAL Guritno, Suryo
JURNAL SAINS DAN TEKNOLOGI MARITIM VOLUME XVII, NOMOR 1, SEPTEMBER 2017
Publisher : STIMART "AMNI" Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (193.133 KB) | DOI: 10.33556/jstm.v0i1.154

Abstract

Progress in technology has make a method of delivery of goods that more and more efficient and effective of various modes of transportation. For four the last decade, the number of estimates trade in the sea has increase fourfold , from 8 trillion tons a nautical miles in 2008 (ICS : 2010). Throughout the 20th century , shipping industry the world has experienced the trend of increased the total volume of trade. The industrialized and liberalization the various peoples? triggered free trade and increasing demand for consumer products. In spite of multilateral diplomatic problems among nations , the development of world economy was advanced has caused the limits of the country began disguised, trade ships with any nationality , can be easily do their activities in any country , a ship that is manned by sailors of another race will interact with the parties outside the ship which certainly have different languages. The importance of english language proficiency in this context is to support boat safety because of several factors the case study of an accident of a vessel which is often occur because of a misunderstanding in communications where take care of less officer to take control of the english that well. The problems discussed in this journal is communication between a ship or bridge to bridge communication , and interen vessel in communication related to operational above a ship. Where the data in extract derived from case study accident a ship which occurs becausemisunderstanding different language used above the ship it self .Keywords : Brige to Bridge, shipwreck, Deck Officer, Marine Communication StandardKemajuan teknologi telah membuat metode pengiriman barang yang semakin efisien dan efektif dari berbagai moda transportasi. Selama empat dekade terakhir, jumlah perkiraan perdagangan di laut telah meningkat empat kali lipat, dari hanya 8 triliun ton per mil laut pada tahun 2008 (ICS : 2010). Sepanjang abad ke-20, industry perkapalan dunia telah mengalami kecenderungan peningkatan total volume perdagangan. Meningkatnya industrialisasi dan liberalisasi ekonomi berbagai bangsa telah memicu perdagangan bebas dan miningkatnya permintaan untuk produk-produk konsumen. Terlepas dari persoalan diplomatik multilateral antar bangsa, perkembangan ekonomi dunia yang begitu pesat telah menyebabkan batas-batas negara mulai tersamarkan, kapal-kapal niaga dengan kebangsaan manapun, dapat dengan mudah melakukan kegiatannya di negara manapun, yang berarti suatu kapal yang diawaki oleh pelaut dari bangsa lain akan berinteraksi dengan pihak-pihak di luar kapalnya yang tentu saja memiliki bahasa yang berbeda. Pentingnya penguasaan bahasa Inggris dalam hal ini adalah untuk menunjang keselamatan kapal karena adanya beberapa faktor studi kasus kecelakaan kapal yang sering terjadi karena adanya kesalahpahaman dalam berkomunikasi dimana perwira jaga kurang menguasai bahasa Inggris dengan baik. Permasalahan yang akan dibahas pada jurnal ini adalah komunikasi antar kapal atau Bridge to Bridge Communication, maupun interen vessel in communication yang berhubungan erat dengan operasional diatas kapal. Dimana data yang di ambil berasal dari studi kasus kecelakaan kapal yang terjadi karena kesalahpahaman perbedaan bahasa yangdigunakan di atas kapal itu sendiri.Kata kunci : Komunikasi antar kapal, Kecelakaan kapal, Deck Officer, Standard MarineCommunication
RANCANG BANGUN SISTEM INFORMASI BERBASIS WEB DAERAH WISATA PESISIR PANTAI DI WILAYAH JAWA TENGAH -, Siswadi; Kristiyanti, Mariana
JURNAL SAINS DAN TEKNOLOGI MARITIM VOLUME XVII, NOMOR 1, SEPTEMBER 2017
Publisher : STIMART "AMNI" Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (100.144 KB) | DOI: 10.33556/jstm.v0i1.161

Abstract

The tourism sector has an important role in raising revenue for an area. At the national level , improving the role of tourism sector the opportunity in improving economic in an area. Including coastal majority lives below the poverty line. An effort to the increase in income community in the parts of the coast has been done, one of them is with discover the potential of natural beauty in the parts of the coast through an object tourism. Web based information system is one of the media that can be used to introduce tourist destinations in parts of the coast. Their distribution are whoindefinitely , making information would be easy delivered to nationwide. In the province of central java , there are many the tourist destinations in coastal less published well. A lot of the site that covers about local attractions parts of the coast in central java and the information was only based on personal perceptions without research in the field , so information is rendered less accurate and sometimes not relevant . The site that current in city tourism provincial central java , have not give information on tourist destinations parts of the coast in central java, that require research further to additional information tourism beneficial to the wider community pertaining to the regions tourism coast. To produce information systems that in accordance with their needs , then in engineering arise information system by using flowchat system , while the data used was primary and secondary data.Keywords : Building designed, Information system, Web, Coast tourist destinationsSektor pariwisata memiliki peranan yang penting dalam meningkatkan pendapatan suatu daerah. Di tingkat nasional, peningkatan peran sektor pariwisata semakin membuka peluang dalam memperbaiki ekonomi di suatu daerah. Tidak terkecuali daerah pesisir pantai yang mayoritas penduduknya hidup dibawah garis kemiskinan. Upaya untuk peningkatan penghasilan masyarakat di wilayah pesisir pantai telah dilakukan, salah satunya yaitu dengan menggali potensi keindahan alam di wilayah pesisir pantai melalui objek pariwisata. Sistem Informasi berbasis Web merupakan salah satu media yang dapat digunakan untuk mengenalkan daerah wisata di pesisir pantai. Penyebarannya yang tanpa batas, membuat informasi akan mudah tersampaikan pada masyarakat luas. Di provinsi Jawa Tengah, banyak terdapat tempat-tempat wisata di daerah pesisir pantai yang kurang terpublikasi dengan baik. Banyak situs yang mengulas mengenai daerah wisata pesisir pantai di Jawa Tengah yang informasinya hanya berdasarkan persepsi pribadi tanpa riset di lapangan, sehingga informasi yang diberikan kurang akurat dan kadang tidak relevan. Situs yang ada saat ini pada Dinas Pariwisata Provinsi Jawa Tengah, belum memberikan informasi mengenai daerah wisata pesisir pantai di Jawa Tengah, sehingga membutuhkan riset lebih lanjut untuk melengkapi informasi pariwisata yang bermanfaat bagi masyarakat luas mengenai daerah wisata pesisir pantai. Untuk menghasilkan Sistem Informasi yang sesuai dengan kebutuhan, maka di bangunlah rancang sistem informasi dengan menggunakan flowchat sistem, sedangkan data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder.Kata kunci : Rancang bangun, Sistem Informasi, Web, Daerah Wisata Pesisir Pantai
STUDI EKSPERIMENTAL PENGENDALIAN LAJU KOROSI FATIK PADA ALUMINIUM 2024-T3 DI LINGKUNGAN AIR LAUT MELALUI PENAMBAHAN INHIBITOR KALIUM KROMAT (K2CrO4) Wibowo, Waris
JURNAL SAINS DAN TEKNOLOGI MARITIM VOLUME XVII, NOMOR 1, SEPTEMBER 2017
Publisher : STIMART "AMNI" Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (380.453 KB) | DOI: 10.33556/jstm.v0i1.155

Abstract

Aluminum alloy 2024-T3 is widely used in manufacturing industries such as aircraft, automotive and ship industries due to its character as a good mechanical property. Aluminum alloy2024-T3, however, is easily suffered from corrosion attack when it is applied in corrosive environment such as sea water. One of the corrosion rate control methods is by applying inhibitor addition. This research aims to study the effect of K2CrO4 inhibitor in controlling the rate of corrosion of Al 2024-T3 in sea water. In this research, K2CrO4 was added to sea water environment with various concentrations of 0.1 %, 0.3% and 0.5%. Subsequently the corrosion rates were measured using a-three-electrode potential technique with saturated calomel (Hg2Cl2) as a referenced electrode whereas the auxiliary electrode was platinum (PT). Fatigue corrosion experiments was done using servo hydraulic testing engine, sinusoidal load was chosen with the stress ratio of R= Smin/Smaks = 0,1, and the frequence of 15 Hz, the voltage level used was 20%. Composition analyses, micro structure examination with Scanning Electron Microscope (SEM) were also done to get the supporting data. The results show that fatigue corrosion rate of aluminum alloy 2024-T3 with the additions of K2CrO4 inhibitor in the sea water tends to reduce at the optimum concentration of 0.5% of K2CrO4. It is indicated by the reduction of fatigue corrosion rate as amount of 32.13%. This inhibitor may hamper the rate of fatigue corrosion by oxidation so that it produces a compound (passive film) which covers the surface of Aluminum alloy 2024-T3 which is in turn it will reduce the attack of corrosion.Keywords : Aluminum Alloy 2024-T3, Fatigue Corrosion, K2CrO4 Inhibitor ABSTRAK Aluminium paduan seri 2024-T3 telah banyak diaplikasikan pada industri pesawat terbang, otomotif, dan kapal laut karena memiliki sifat mekanik yang baik. Namun demikian aluminium paduan 2024- T3 rentan terhadap korosi bila diaplikasikan di lingkungan yang korosif seperti air laut. Salah satu upaya untuk mengendalikan laju korosi adalah dengan penambahan inhibitor. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari pengaruh inhibitor kalium kromat (K2CrO4) dalam mengendalikan laju korosi Al 2024-T3 di lingkungan air laut. Pada penelitian ini, jenis inhibitor yang dipakai adalah kalium kromat (K2CrO4) yang ditambahkan di media air laut dengan variasi konsentrasi 0,1%; 0,3%; dan 0,5%. Selanjutnya laju korosi diukur dengan menggunakan metode sel potensial tiga elektroda yang menggunakan kalomel jenuh (Hg2Cl2) sebagai elektroda baku sedangkan elektroda tambahan digunakan platina. Pengujian korosi fatik dengan mesin uji servohidraulik, beban sinusoidal dipilih rasio tegangan R= Smin/Smaks = 0,1 dan frekuensi 15 Hz, level tegangan yang digunakan adalah 20%. Sebagai data pendukung dilakukan uji komposisi dan uji struktur mikro dengan Scanning Electron Microscope (SEM). Hasil penelitian ini memperlihatkan bahwa laju korosi fatik Al 2024-T3 dengan penambahan inhibitor kalium kromat (K2CrO4) di media air laut cenderung menurun pada konsentrasi optimum 0,5% K2CrO4, ditandai dengan penurunan laju korosi fatik sebesar 32,13%. Inhibitor ini dapat menghambat laju korosi fatik dengan cara mengoksidasi sehingga menghasilkan produk senyawa (lapisan pasif) yang dapat menutup permukaan Al 2024-T3 yang dapat mengurangi serangan korosi.Kata kunci : Aluminium Paduan 2024-T3, Korosi Fatik , Inhibitor K2CrO4?
MENGASAH KECERDASAN NATURALISTIK MELALUI PENDIDIKAN CINTA KELAUTAN PADA ANAK USIA DINI Zellawati, Alice
JURNAL SAINS DAN TEKNOLOGI MARITIM VOLUME XVII, NOMOR 1, SEPTEMBER 2017
Publisher : STIMART "AMNI" Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (121.755 KB) | DOI: 10.33556/jstm.v0i1.162

Abstract

The territory of Indonesia is dominated by oceans with very large potential of biological and non-biological resources, but the utilization is not optimal. The interest of the younger generation will encourage a positive attitude to develop marine and maritime potential of Indonesia. Developing naturalistic intelligence through marine-love education in early childhood is a necessary and urgent foundation for teachers and parents. The currentmaritime theme still becomes a theme that has not been widely taught in early childhood education,with the result that developing naturalistic intelligence is an inseparable part of early childhood learning activities in the classroom, and outside the classroom as a whole and become part of the teachers and parents responsibility.Keywords : Naturalistic Intelligence, Maritime, Eearly ChildhoodWilayah Indonesia didominasi oleh lautan dengan potensi sumber daya hayati maupun non hayati yang sangat besar, namun pemanfaatannya belumlah optimal. Kecintaan generasi muda akan mendorong suatu perilaku yang positif untuk mengembangkan potensi kelautan dan kebaharian Indonesia. Mengasah kecerdasan naturalistik melalui pendidikan cinta kelautan pada anak usia dini adalah dasar yang perlu dan mendesak dilakukan oleh guru dan orangtua. Tema kelautan saat ini masih menjadi tema yang belum banyak diajarkan di Pendidikan Anak Usia Dini, sehingga mengasah kecerdasan naturalistik adalah bagian yang tidak dapat dipisahkan dalam kegiatan pembelajaran anak usia dini di kelas, dan di luar kelas yang secara keseluruhan dan menjadi bagian dari tanggungjawab guru serta orangtua.Kata kunci : Kecerdasan Naturalistik, Kelautan, Anak Usia Dini
ANALISIS BIAYA BONGKAR MUAT SAAT KAPAL MEMASUKI ALUR MASUK PELABUHAN TANJUNG EMAS SEMARANG -, Sutini; Riyanto, Bambang; Setiadji, Bagus Hario
JURNAL SAINS DAN TEKNOLOGI MARITIM VOLUME XVII, NOMOR 1, SEPTEMBER 2017
Publisher : STIMART "AMNI" Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (473.411 KB) | DOI: 10.33556/jstm.v0i1.156

Abstract

The port is the final destination of cruise ships as well as loading and unloading places and passengers. In addition, the Port is also a process of loading and unloading and shiploading. Before the ship is docked when the port is full of vessels first anchor / anchored anchor. For the process of relying first wait for the queue to dock, in the process of a long side there are some ships that do not dock at the port but do unloading by way of anchor / anchored anchors with the ship system to ship. From the description above in terms of this research is related to the process of loading and unloading costs at the port of Tanjung Emas Semarang. This study will analyze the influence of ship movement on loading and unloading costs when entering the port of Tanjung Emas entrance in Semarang, the emphasis of this study is on the analysis of loading and unloading costs, ship's cost and port docking costs. Approach with random sampling model is to get samples from each ship in ship-to-shipment and ship-to-shore transfer process, ship loading and ship loading and unloading process takes a long time so it costs quite expensive. The completion of the results of the analysis in this study is applied to the system of relocation, movement and loading and unloading using the method of ship to ship and ship to shore associated with the total cost that will be carried each ship / company. From the analysis it is known that the cost of the vessel shipage is Rp. 4.107.308.172,- loading and unloading costs Rp. 250,257,336,550, - and dredging cost Rp. 10.676.000.000,- therefore the large cost of loading and unloading, the cost of dredging and dredging costs is closely related to the operational costs of ships and companies.Keywords : Movement Cost of Ship Shipment, Loading and DredgingPelabuhan merupakan tujuan akhir dari pelayaran kapal juga sebagai tempat bongkar muat dan naik turunnya ?enumpang. Disamping itu Pelabuhan juga sebagai proses tempat bongkar muat dan penyandaran kapal. Sebelum kapal sandar apabila di pelabuhan penuh kapal terlebih dahulu anchor / berlabuh jangkar. Untuk proses penyandaran terlebih dahulu menunggu antrian untuk sandar, dalam proses penyandaran ada beberapa kapal yang tidak sandar di pelabuhan tetapi melakukan bongkar muat dengan cara anchor / berlabuh jangkar yaitu dengan sistem ship to ship. Dari uraian diatas dalam hal penelitian ini terkait dengan proses penyandaran dan biaya bongkar muat di pelabuhan Tanjung Emas Semarang. Studi ini akan melakukan analisis mengenai pengaruh olah gerak kapal terhadap biaya bongkar muat pada saat memasuki alur masuk Pelabuhan Tanjung Emas Semarang, titik berat studi ini ditekankan pada analisis biaya bongkar muat, biaya olah gerak kapal dan biaya sandar di pelabuhan. Pendekatan dengan model sampel acak adalah untuk mendapatkan sampel dari masingmasing kapal dalam proses penyandaran ship to ship dan ship to shore, proses bongkar muat ship to ship dan ship to shore membutuhkan waktu yang cukup lama sehingga membutuhkan biaya yang cukup mahal. Penyelesaian dari hasil analisis dalam studi ini diterapkan untuk sistem penyandaran, olah gerak dan bongkar muat yang menggunakan method ship to ship dan ship to shore yang berhubungan dengan total biaya yang akan ditangung masing-masing kapal / perusahaan. Dari hasil analisis diketahui bahwa biaya penyandaran kapal sebesar Rp. 4.107.308.172,- biaya bongkar bongkar muat Rp. 250.257.336.550,- dan biaya pengerukan Rp. 10.676.000.000,- oleh karena itu besar biaya bongkar muat, biaya penyandaran dan biaya pengerukan sangat berhubungan dengan biaya operasional kapal dan perusahaan.Kata kunci : Biaya Olah Gerak Kapal, Bongkar Muat dan Pengerukan
PENGARUH KETRAMPILAN, KONSENTRASI DAN KONDISI JALAN TERHADAP KESELAMATAN BERKENDARA DI JALAN MAJAPAHIT SEMARANG Samekto, Agus Aji; -, Jumaizi
JURNAL SAINS DAN TEKNOLOGI MARITIM VOLUME XVII, NOMOR 1, SEPTEMBER 2017
Publisher : STIMART "AMNI" Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (143.238 KB) | DOI: 10.33556/jstm.v0i1.164

Abstract

Driving safety is influenced by various factors such as skill riders, driver concentration and road conditions. Threeof them have an important role in driving safety. The purpose of this study is to determine whether there is influence of motorcyclist's behavior in skill, concentration and road condition in Majapahit Semarang either partially or simultaneously. The sample in this research is 100 respondents who are motorcycle riders on Majapahit road Semarang. sampling using quota samples. The analysis technique used is Multiple Linear Regression, Based on the empirical facts show that the variable concentration of riders (X2) t count of 2.947 and regression coefficient of 0.250 in affecting the safety of riders. Where thedriver concentration includes the driver is not sleepy, does not interact with other riders, do not use the communication tool affect the driving safety. Rider skill (X1) t count 2,854 and regression coefficient 0,236 in influence of rider safety. Where the rider's skill variables include knowing all the functions of the vehicle section, using safety equipment while driving, and never following the driving skill test affecting the driving safety of road condition variable (X3) tcount of 2.602 and regression coefficient of 0.112 in influencing the safety of the rider. Where road condition variables include lack of street lighting, damaged roads, and without road signs and signs affecting the safety of driving. Thus the results showed the variable of skill riders, driver concentration, and road conditions have a positive and significant impact on driving safety.Keywords : Skill, Concentration, Road Condition, Driving Safety?Keselamatan berkendara dipengaruhi oleh berbagai faktor diantaranya adalah ketrampilan pengendara, konsentrasi pengendara dan kondisi jalan. Ketiganyamempunyai peranan penting dalam mempengaruhi keselamatan berkendara. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh perilaku pengendara sepeda motor dalam ketrampilan, konsentrasi maupun dikondisi jalan di ruas jalan Majapahit Semarang baik secara parsialmaupun secara simultan. Sampel pada penelitian ini 100 responden yang merupakan pengendara sepeda motor di jalan Majapahit Semarang.sampling dengan menggunakan sampel kuota.Teknik analisis yang digunakan adalah Regresi Linier Berganda. Berdasarkan fakta empirik menunjukkan bahwavariabel konsentrasi pengendara (X2) thitung sebesar 2,947 dan koefisien regresi sebesar 0,250dalam mempengaruhi keselamatan pengendara. Dimana konsentrasi pengendara meliputi pengendara tidak mengantuk, tidak berinteraksi dengan pengendara lain, tidak menggunakan alat komunikasi mempengaruhi keselamatanberkendara. keterampilan pengendara (X1) thitung sebesar 2,854 dan koefisien regresi sebesar 0,236dalam mempengaruhi keselamatan pengendara. Dimana variabel keterampilan pengendara meliputi mengetahui semua fungsi bagian kendaraan, menggunakan peralatan keamanan saat berkendara, dan pernah mengikuti test keterampilan berkendara mempengaruhi keselamatan berkendara variabel kondisi jalan (X3) thitung sebesar 2,602 dan koefisien regresi sebesar 0,112 dalam mempengaruhi keselamatan pengendara. Dimana variabel kondisi jalan meliputi kurangnya penerangan jalan, jalan yang rusak, dan tanpa rambu dan marka jalan mempengaruhi keselamatan berkendara. Dengan demikian hasil penelitian menunjukan variabel keterampilan pengendara, konsentrasi pengendara, dan kondisi jalan berpengaruh positif dan signifikan terhadap keselamatan berkendara.Kata kunci : Keterampilan, Konsentrasi, Kondisi Jalan, Keselamatan Berkendara

Page 1 of 1 | Total Record : 9