cover
Contact Name
Setiangga Fachrurrozi
Contact Email
setiangga.f@gmail.com
Phone
+6289667660998
Journal Mail Official
jurnalmaritim@stimart-amni.ac.id
Editorial Address
Jl. Soekarno Hatta No. 180 Semarang
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
JURNAL SAINS DAN TEKNOLOGI MARITIM
ISSN : 14126826     EISSN : 26232030     DOI : http://dx.doi.org/10.33556/jstm
Jurnal Sains dan Teknologi MARITIM berisi tulisan ilmiah di bidang Kemaritiman baik itu ilmu kenautikaan, Teknika maupun bidang maritim lainnya. Jurnal Sains dan Teknologi MARITIM juga membahas mengenai bidang Transportasi baik itu transportasi darat, laut maupun udara yang kesemuanya merupakan hasil penelitian maupun kajian pustaka.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 9 Documents
Search results for , issue "VOLUME XVIII,NOMOR 1, SEPTEMBER 2018" : 9 Documents clear
ANALISIS PENGARUH PENERAPAN TEKNOLOGI INFORAMASI DAN INOVASI TERHADAP KEUNGGULAN BERSAING SERTA DAMPAKNYA TERHADAP KINERJA PERUSAHAAN FREIGHT FORWADING Rahmasari, Lisda
JURNAL SAINS DAN TEKNOLOGI MARITIM VOLUME XVIII,NOMOR 1, SEPTEMBER 2018
Publisher : STIMART "AMNI" Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (726.339 KB) | DOI: 10.33556/jstm.v0i1.187

Abstract

The purpose of this research is to find out the influence of information technology and innovation to the benefit of rivalry and the effect to the company performance. The population of this research is all freight forwarding company in Semarang, Central Java. The sample was selected by sampling technique where the sample was 100 companies. The data were collected by using questionnaires, interviews, and documentations. The data analysis used was multi regression analysis of SPSS Version 17 for windows. The results of this research showed that: 1) Technology Information have a significant positive effect on the benefit of rivalry with a probability value of 0.01<0.05; 2) Innovation have no significant advantage with a probability value 0f 0.06>0.05: and have a significant positive effect on performance with a probability value of 0.000<0.05. The coefficient of determination (R2)is 0.71 or 0.71%. This shows that 71% of the competitive advantage is affected by the information technology affected by other independent variables not under study.Keywords: Information Technology , Innovation , Competitive Advantage And PerformancePenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan teknologi informasi dan inovasi terhadap keunggulan bersaing serta dampaknya terhadap kinerja perusahaan. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh perusahaan Freight Forwading di Semarang. Pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Sampel yang digunakan adalah 100 perusahaan. Pengumpulan data dilakukan dengan angket, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis regresi berganda dengan program spss versi 17 for window. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) penerapan teknologi informasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap keunggulan bersaing dengan nilai probability 0,01<0,05; 2) inovasi berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap keunggulan bersaing dengan nilai probability 0,06>0,05; 3) keunggulan bersaing secara berpengaruh positif dan signifikan kinerja perusahaan dengan nilai probability 0,00<0,05. Dan diperoleh nilai koefisien determinasi (R2 ) sebesar 71 %. Nilai tersebut menunjukkan bahwa 71% keunggulan bersaing dipengaruhi oleh penerapan teknologi informasi dan inovasi sedangkan sisanya 29 % dipengaruhi oleh variabel bebas lain yang tidak diteliti.Kata kunci : Penerapan Teknologi Informasi, Inovasi, Keunggulan Bersaing dan Kinerja Perusahaan
ANALISIS PENGARUH KEBIJAKAN PEMERINTAH SISTEM LOGISTIC DAN KUALITAS PRODUK TERHADAP KINERJA EKSPOR DI PELABUHAN TANJUNG EMAS SEMARANG Santosa, Agus
JURNAL SAINS DAN TEKNOLOGI MARITIM VOLUME XVIII,NOMOR 1, SEPTEMBER 2018
Publisher : STIMART "AMNI" Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1061.731 KB) | DOI: 10.33556/jstm.v0i1.188

Abstract

There are many factors affecting export performances, such as: government policy, logistics system, product policy all of which greatly affect export performances. Globalization could also cause relations between countries closer due to the interaction in political, defense, and economic cooperation. One form of cooperation is the ASEAN economic communities; this will make competition between ASEAN countries more stringent. That is why Indonesia needs to prepare in all respects including aspects of export-import performances.This research was analyzed using three variables they are government policy, logistic system and product quality as independent variable influencing dependent variable that is export performance. In this research the object taken is manufacturing companies that actively carry out export activities at Tanjung Emas Port of Semarang. Data sources include primary and secondary data. The sample in this study is 124 manufacturing companies that actively carry out export activities at the Tanjung Emas Port of Semarang. Data analysis technique is multiple linear regression technique. The result of multiple linear regression equation showed that there were a positive influence partially between government policy toward export performance meaning that independent variable influences simultaneously to dependent variable, government policy variable, logistic system and product quality influences by 44,2% toward export performance and 55,8% influenced by undetectable research variables.Keywords : Export Performance, Government Policy, Logistics System, Product QualityBanyak faktor yang mempengaruhi kinerja ekspor, seperti : kebijakan pemerintah, sistem logistik, kebijakan produk yang kesemuanya itu sangat mempengaruhi kinerja ekspor. Pada penelitian ini akan dinanalisis tiga variabel penelitian yaitu kebijjakan pemerintah, sistem logistik dan kualitas produk sebagai independen variabel yang mempengaruhi dependen variabel yaitu kinerja ekspor. Pada penelitian ini obyek independen adalah perusahan Manufakturing yang aktif melaksanakan kegiatan ekspor di Pelabuhan Tanjung Emas Semarang. Sumber data primer dan. Sampel pada penelitian ini adalah 124 responden yang merupakan perusahan Manufakturing yang aktif melaksanakan kegiatan ekspor di Pelabuhan Tanjung Emas Semarang. Teknik analisis datanya adalah teknik regresi linier berganda. Hasil persamaan regresi linier berganda menunjukkan bahwa ada pengaruh yang positif antara variabel independen terhadap variabel dependen, yaitu variabel kebijakan pemerintah, sistem logistik dan kualitas produk berpengaruh 44,2% terhadap kinerja ekspor dan 55,8% secara simultan dipengaruhi oleh variabel penelitian yang tidak terdeteksi pada penelitian ini.Kata kunci : Kinerja Ekspor, Kebijakan Pemerintah, Sistem Logistik, Kualitas Produk
ZONA EKONOMI EKSLUSIF (ZEE) DALAM POROS MARITIM DAN TOL LAUT Sugihartono, Joko Dwi
JURNAL SAINS DAN TEKNOLOGI MARITIM VOLUME XVIII,NOMOR 1, SEPTEMBER 2018
Publisher : STIMART "AMNI" Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (403.083 KB) | DOI: 10.33556/jstm.v0i1.183

Abstract

in Indonesia is a region bordering the sea region of Indonesia determined by the law which included sea bed, land under it and water above it with the limit of 200miles. This is measured from Indonesian line of the sea.This whole time a lot of people see the shoreline as the sea border. This perspective makes us alienated and lack of knowledge to take advantage of the sea. This understanding also conjures the idea sea toll, to confirm that Indonesia is maritime country. Sea toll means building sea transportation with ships or sea logistic system which will serve nonstop back and forth from Sabang to Merauke. One of the factors to support this is by building ports (deep sea port) order to give faraway to big ships. A course that spreading as far as 5,000 kilometers or an eighth circumference of the earth One of the purposes of sea toll is to move the economy as efficient and evenly as possible. With the hope that, there will be ships back and forth on Indonesian water, so logistics cost will be cheap. That is why; sea toll is one of President Joko Widodo?s priorities which are also meant to develop Indonesia as maritime country and develop Indonesia as national unity. In addition sea toll can also be affirmation, that Indonesia is in every regions even if it is through ships.Keywords : Exclusive Economic Zone (ZEE) , Sea Toll , The Shaft Maritime, A Seaport
PERAWATAN MESIN DIESEL PESAWAT BANTU KAPAL -, Haryono; -, Purwanto
JURNAL SAINS DAN TEKNOLOGI MARITIM VOLUME XVIII,NOMOR 1, SEPTEMBER 2018
Publisher : STIMART "AMNI" Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (705.028 KB) | DOI: 10.33556/jstm.v0i1.189

Abstract

Otto diesel engine found on 1876 and diesel engine found on 1982 by Rudolf Diesel. Nowadays, this diesel engine has been use as power source. This also been use as auxiliary machine on board of a ship as power source for electrical supply even though, this has not been use as maximal as possible. In order to this machine to work properly it need regular maintenance, such as clean air maintenance, lubricating, constant check when the machine is running, turning on and off as instructed and the flow of fuel distribution.Keywords : Maintenance, Auxiliary Machine, PerformanceDitemukannya motor diesel siklus Otto tahun 1876 dan mesin diesel oleh Rudolf Diesel tahun 1892 sebagai tenaga penggerak dewasa ini banyak dinikmati manfaatnya antara lain digunakan sebagai pesawat bantu kapal untuk menghasilkan tenaga listrik kebutuhan di kapal. Namun dalam pengoperasiannya belum sepenuhnya diperlakukan dengan maksimal. Selanjutnya dalam pengoperasiannya, agar mesin diesel pesawat bantu kapal tersebut dapat memperpanjang umur mesin dan meningkatkan kinerjanya maka perlu dilakukan perawatan dengan baik. Hal-hal yang harus dilakukan dalam perawatan mesin diesel tersebut antara lain meliputi perawatan pembersih udara, minyak pelumas, memeriksa selama mesin diesel bekerja, mematikan mesin, distribusi bahan bakar.Kata kunci : Perawatan, Meningkatkan Kinerja Mesin Diesel Pesawat Bantu Kapal
PENTINGNYA PEMAHAMAN AWAK KAPAL MENGENAI ANNEX I MARPOL 1973/1978 DAN LATIHAN PENCEGAHAN PENCEMARAN MINYAK TERHADAP PENANGGULANGAN PENCEMARAN MINYAK DARI KAPAL -, Kuncowati
JURNAL SAINS DAN TEKNOLOGI MARITIM VOLUME XVIII,NOMOR 1, SEPTEMBER 2018
Publisher : STIMART "AMNI" Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (765.785 KB) | DOI: 10.33556/jstm.v0i1.184

Abstract

One of the sources of oil pollotion at sea is from ships. This could happen because of ship accidents, tanker ship loading and discharge activities, tanks cleaning and from the ship machinery waste. Crews ship play an important role in preventing and countermeasure oil pollution at sea. International Maritime Organization (IMO) mandated that in education and training seafarers are given material on environmental awareness and pollution prevention at sea. This is meant that seafarers are understood the provisions contained in Marine Pollution (MARPOL) 1973/1978. However, sewage from the engine room and oil tanks or fuel sewage are found from the nearest land that does not meet the provisions in Marpol 1973/1978 Annex I which is very dangerous for marine ecosystems and human. This research was using questionnaire and the respondent was crews ships. This research was using quantitative analysis methods such as multiple linear regression analysis, t test, F test and determination test to know the importance of the crew ship understanding on MARPOL 1973/1978 Annex I and oil pollution prevention drills due to countermeasure oil pollution at sea . Prevention of pollution at the sea also cannot be separated from the monitor and the responsibilities of the government and related parties.Keywords : MARPOL 1973/1978, Annex I, Oil Pollution at Sea, CrewSalah satu sumber pencemaran minyak di laut adalah kapal,hal itu terjadi karena kecelakaan kapal, kegiatan bongkar muat kapal tanker,pembersihan tanki (tank cleaning) maupun dari limbah ruang permesinan kapal.Awak kapal sangat memegang peranan penting dalam mencegah dan menanggulangi pencemaran minyak di laut,. IMO (International Maritime Organisation) dalam diklat pendidikan dan latihan, pelaut diberikan materi mengenai kepedulian lingkungan dan pencegahan polusi di laut oleh kapal ,untuk mengetahui dan memahami ketentuan ? ketentuan yang terdapat dalam Marine Polution (MARPOL) 1973/1978 akan tetapi masih dijumpai kapal yang membuang air got dari ruang mesin maupun air bekas mencuci tanki minyak ataupun bahan bakar dengan kandungan minyak dan jarak pembuangan dari daratan terdekat yang tidak memenuhi ketentuan dalam annex I Marpol 1973/1978, hal ini sangat berbahaya bagi ekosistem laut dan manusia.Dengan menyebar angket quitioner kepada responden yaitu awak kapal dengan metode analisisis kuantitatif yaitu analisis regresi linier berganda ,Uji t, Uji F dan uji determinasi dapat diketahui pentingnya pemahamanan awak kapal mengenai annex I MARPOL 1973/1978 dan latihan pencegahan pencemaran minyak terhadap penanggulangan pencemaran minyak di laut.Selain itu penanggulangan pencemaran minyak di laut juga tidak lepas dari monitor serta tanggung jawab pemerintahan dan pihak yang terkait.Kata kunci : Pencemaran Minyak di Laut, Awak Kapal, MARPOL
TSUNAMI DAN KECELAKAAN KAPAL Chaeran, Mochamad; -, Harcici
JURNAL SAINS DAN TEKNOLOGI MARITIM VOLUME XVIII,NOMOR 1, SEPTEMBER 2018
Publisher : STIMART "AMNI" Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (399.325 KB) | DOI: 10.33556/jstm.v0i1.190

Abstract

Tsunami is a natural phenomenon that occurs suddenly. This occurs due to tectonic earthquakes, they are fault tectonic earthquake rises and a fault tectonic earthquake downs. The epicenter of the earthquakes is on the seabed with the strength of the earthquake > 6 on the Richter scale. But, the biggest and most dangerous impact of the tsunami is at the port or at the beach. In fault tectonic earthquakes rises is occurs when high waves approach the port and ships that are close to the port or someone who are leaning on the harbor can be blown ashore or even be reversed back to the sea. This could take a lot of casualties. In the other hand, tsunami due to fault tectonic earthquakes downs is occurs the seawater near the beach suddenly receded so that the fish seemed to flounder, which was feared by many fishermen to catch fish, at the interval of 20 minutes came high waves reaching up to 10 m which could took a lot of casualties. The impact of the tsunami on a ship is when she is the middle of the sea then came high wave. The ship can oscillate and if she is a small ship, she can be thrown into the middle of the sea and could be hit by high waves after high waves which could cause accidents or the ship to move towards the port and hit the port or something at the port.Keywords : Tsunami, Ship Accident, WatchfulTsunami merupakan gejala alam yang terjadi secara tiba-tiba, hal ini terjadi disebabkan karena adanya gempa bumi tektonik, yaitu gempa bumi tektonik sesar naik dan gempa bumi tektonik sesar turun. Pusat gempa bumi di dasar laut dengan kekuatan gempa > 6 skala richter. Percobaan bom nuklir di dasar laut, longsoran material di dasar laut dan adanya tsunami disebabkan gempa bumi tektonik di dasar laut. Dampak yang paling besar dan berbahaya akibat tsunami adalah di pelabuhan atau di pinggir pantai. Tsunami akibat gempa bumi tektonik sesar turun. Saat terjadi gempa, air laut dekat pantai mendadak surut sehingga ikan-ikan terlihat menggelepar yang dikhawatirkan banyak nelayan ramai-ramai menangkap ikan, kemudian selang waktu 20 menit datang ombak besar dan tinggi mencapai 10 m sehingga memakan banyak korban jiwa, sedangkan pada gempa tektonik sesar naik gelombang tinggi langsung menuju pantai sehingga korban jiwa juga cukup banyak. Dampak tsunami pada kapal yaitu saat berada di tengah laut gelombang tinggi menghantam kapal, kapal bisa terombang-ambing dan apabila kapal kecil bisa tenggelam. Jika kapal berada dekat pelabuhan, saat terjadi tsunami akibat gempa bumi tektonik sesar turun, kapal akan bergerak ke tengah laut kemudian akan dihantam ombak besar dengan gelombang tinggi dapat menyebabkan terjadinya kecelakaan kapal atau kapal bergerak menuju pelabuhan dan akan menabrak sesuatu yang ada di pelabuhan. Pada gempa bumi tektonik sesar naik, ombak dengan gelombang tinggi akan bergerak ke pelabuhan, kapal yang berada dekat dengan pelabuhan atau yang sedang bersandar di pelabuhan bisa terhempas ke darat dan bahkan bisa terbalik.Kata kunci : Tsunami, Kecelakaan Kapal, Waspada
PENGENALAN TEKNOLOGI NAVIGASI MELALUI PEMBELAJARAN SISTEM NAVIGASI ELEKTRONIK UNTUK PEMAHAMAN TARUNA TENTANG NAVIGASI -, Sutini; Mahendro, Iwan
JURNAL SAINS DAN TEKNOLOGI MARITIM VOLUME XVIII,NOMOR 1, SEPTEMBER 2018
Publisher : STIMART "AMNI" Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1439.834 KB) | DOI: 10.33556/jstm.v0i1.185

Abstract

On voyage ship should be equipped with proper navigation equipment. Cadets who will be working on board of a ship should understand and aware of navigational equipment. Because, it could cause accidents when they are working on board of a ship without proper understanding and awareness on navigational equipment. One of the ways for cadets to understand about navigation equipment is by teaching and learning process. These navigation equipment are Maps, Compasses, Sextants, Binoculars, GPS, EPIRB, NavTex, GMDSS and Echo Sounder. Each of these navigation equipment are having their own fuction and operating system. So, it is a mandatory for every cadets to understand and aware in operating these navigation equipment.Keywords : Navigational Technology,Teaching, Learning, CadetsKapal laut yang sedang melakukan pelayaran harus dilengkapi dengan alat navigasi yang baik. Taruna yang akan bekerja di kapal laut harus mempunyai pemahaman dan keterampilan tentang alat navigasi, karena jika pemahaman dan keterampilan tentang alat navigasi kurang maka bisa mengakibatkan kecelakaan di laut waktu kapal sedang berlayar. Salah satu cara agar taruna memahami tentang alat navigasi adalah dengan adanya pengenalan alat navigasi di perkuliahan. Alat navigasi dari dahulu sampai sekarang antara lain : peta, kompas, sextans, binoarculs, GPS, Radar, EPIRB, Navtex, GMDSS, dan Echo Sounder. Setiap alat mempunyai fungsi dan cara pengoperasian berbeda ? beda, untuk itu pemahaman dan keterampilan dalam penggunaan alat navigasi bersifat wajib bagi taruna.Kata kunci : Teknologi, Pembelajaran, Navigasi, Taruna
Optimalisasi Peran Nakhoda Dalam Peningkatan Self Awareness Awak Kapal Tentang Penggunaan Personal Protective Equipment Di Atas Kapal Melalui Safety Meeting Hermawati, renny
JURNAL SAINS DAN TEKNOLOGI MARITIM VOLUME XVIII,NOMOR 1, SEPTEMBER 2018
Publisher : STIMART "AMNI" Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (623.503 KB) | DOI: 10.33556/jstm.v0i1.193

Abstract

In order to support the safety of a crew member in working on board, so important to apply self-awareness to each crew member regarding the importance of using Personal Protective Equipment while working. This needs to be done, because the world of work on board is vulnerable to workplace accidents, while not all crew members have the ability to self-awareness. This certainly affects the number of work accidents that occur on board. To prevent and reduce the occurrence of risk due to the negligence of the crew who do not heed the use of Personal Protective Equipment while working on board, each shipping company will monitor the crew's discipline in using Personal Protective Equipment while working on board. The skipper, as the company's representative and the Ship Master as well as the person in charge of ship safety and its contents are required to play an active role in trying to increase the awareness of the crew to be able and have the awareness to protect themselves from various dangerous conditions arising from work accidents , in the hope that the crew can understand the importance of using Personal Protective Equipment while working on board One of the efforts that must be carried out by a company to increase the crew's self awareness is to cooperate with the Master ship from each ship owned by the company. In this case, the Master can indicate the role and function, where the Master is a representative of the company. To increase crew awareness about self awareness regarding the Personal Protective Equipment Personal Protective Equipment on board.Keywords : self awareness, personal protective equipment, safety meeting, crewUntuk menunjang keselamatan awak kapal saat melaksanakan pekerjaan di atas kapal, perlu penerapan kesadaran diri bagi setiap awak kapal tentang arti penting penggunaan Alat Pelindung Diri (Personal Protective Equipment) dalam melaksanakan pekerjaan. Hal itu penting dilakukan, karena pekerjaan sebagai awak kapal sangat rentan dengan kecelakaan kerja, sementara tidak seluruh awak kapal memiliki kesadaran diri (self awareness) tentang pentingnya menjaga keselamatan diri dalam dunia kerjanya. Hal itu akan mempengaruhi jumlah kecelakaan kerja yang terjadi di atas kapal. Demi mencegah serta mengurangi timbulnya resiko yang diakibat dari keteledoran awak kapal yang tidak mentaati penggunaan Personal Protective Equipment saat melakukan beragai aktifitas pekerjaan diatas kapal, setiap perusahaan pelayaran, berkewajiban untuk melaksanakan monitoring terhadap kedisipinan awak kapal dalam penggunaan Personal Protective Equipment saat bekerja diatas kapal. Seorang Nakhoda, yang berfungsi sebagai wakil perusahaan serta berkedudukan tertinggi di dalam struktur organisasi di atas kapal serta sebagai penanggung jawab keselamatan kapal yang diawaki beserta isinya, diharuskan untuk mampu berperan aktif dalam upaya menumbuhkan kesadaran awak kapal untuk memproteksi diri dari berbagai macam kejadian berbahaya yang timbul sebagai akibat dari kecelakaan kerja, dengan tujuan agar seyogyanya awak kapal dapat memahami arti penting penggunaan Personal Protective Equipment dalam bekerja di atas kapal. Salah satu upaya yang perlu dilakukan oleh perusahaan pelayaran terkait program peningkatan self awareness awak kapal adalah dengan melakukan kerjasama dengan seluruh Nakhoda dari setiap kapal yang dimiliki oleh perusahaan tersebut. Dalam hal ini, diharapkan Nakhoda dapat menunjukkan peran dan fungsinya, sebagai wakil dari perusahaan. Salah satu upaya yang dapat ditempuh oleh serang Nakhoda dalam meningkatkan self awareness awak kapal terkait pentingnya Personal Protective Equipment dapat ditempuh salah satunya melalui pendekatan safety meeting. Dengan safety meeting yang ideal dan berkesinambungan, seorang Nakhoda diharapkan akan mampu membangkitkan self awareness awak kapal, sehingga awak kapal akan menyadari sepenuhnya arti penting penggunaan Personal Protective Equipment dalam bekerja di atas kapal.Kata Kunci : self awareness, personal protective equipment , safety meeting, awak kapal
PENGARUH JASA PELAYANAN FREIGHT FORWARDING TERHADAP KEPUASAN PELANGGAN Sumantri, Andar Sri; Nugrahanto, Radix
JURNAL SAINS DAN TEKNOLOGI MARITIM VOLUME XVIII,NOMOR 1, SEPTEMBER 2018
Publisher : STIMART "AMNI" Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1140.734 KB) | DOI: 10.33556/jstm.v0i1.186

Abstract

Customer is an important factor for the survival of a company. At a time, company sometimes didn?t know the level of customer satisfaction. If the company continues with this situation, the company would not know the next strategies to develop the company. There are many factors that connected with customer such as trust, facility and service quality. This research objective is to analyze if there is a positive influence, both individually and simultaneously between independent variables which are trust, facility and service quality to the dependent variable which is customers. In this research the object are the customers of PT Panah Persada Logisindo Semarang. The data sources are primary and secondary data using sampling technique of 80 respondents. The results of multiple linear regression equation show that there is a positive influence and partial significant between (t= 3,543 > ttebal = 1, 99167) Trust, (t=4,976 >ttebal=1,99167 ) Facility and (t =3,908 > ttebal= 1, 99167) Service Quality effected by customer satisfaction.Keywords: Trust, Facility, Service Quality, Customer SatisfactionKepuasaan Pelanggan merupakan faktor penting terhadap kelangsungan hidup sebuah perusahaan. Masalah yang dihadapi perusahaan saat ini berkaitan dengan tidak diketahuinya kepuasaan Pelanggan setiap tahun, Jika ini dibiarkan terus menerus, perusahaan tidak dapat menentukan strategi untuk meningkakan kepuasaan pelanggan. Ada banyak faktor yang mempengaruhi Kepuasaan Pelanggandipengaruhi oleh kepercayaan, fasilitas dan Kualitas Pelayanaan. Perumusan masalah, tujuan penelitian dan hipotesis pada latar belakang masalah dan tujuan penelitian ini untuk menganalisis adakah pengaruh yang positif baik secara individual dan simultan antara variabel independen yaitu kepercayaan, fasilitas, kualitas pelayanaan terhadap variabel dependen yaitu Kepuasaan Pelanggan. Pada penelitian ini obyek yang diambil pengguna jasa Freight forwarder PT Panah Persana Logisindo Semarang Sumber data meliputi data primer dan sekunder. Sampel pada penelitian ini adalah 80 responden teknik sampling yang digunakan seluruh populasi dijadikan sample. Berdasarkan hasil penelitian dan analisis berganda dihasilkan persamaan : Hasil persamaan regresi linear berganda menunjukkan bahwa ada pengaruh yang positif dan signifikan secara parsial antara ( t hitung = 3,543> t tabel = 1,99167) kepercayaan, (t hitung4,976 > t tabel =1,99167) Fasilitas ( t hitung = 3,908> t tabel = 1,99167) Kualitas pelayanaan terhadap Kepuasaan Pelanggan.Kata kunci : Kepercayaan, Fasilitas, Kualitas Pelanggan. Kepuasaan Pelanggan

Page 1 of 1 | Total Record : 9