cover
Contact Name
Reinardus Liborius Cabuy
Contact Email
reinnardcabuy@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
kehutanan.papuasia@unipa.ac.id
Editorial Address
Faculty of Forestry, Papua University. Jalan Gunung Salju Amban, Manokwari, Papua Barat 98314
Location
Kab. manokwari,
Papua barat
INDONESIA
Jurnal Kehutanan Papuasia (Journal of Papuasia Forestry)
Published by Universitas Papua
ISSN : 25416901     EISSN : 27226212     DOI : https://doi.org/10.46703/jkp.unipa
Core Subject : Agriculture, Social,
Jurnal Kehutanan Papuasia adalah peer reviewed jurnal tentang ilmu silvikultur, ekologi hutan, konservasi dan biodiversitas sumber daya hutan, teknologi hasil hutan, dan manajemen hutan. jurnal Kehutanan Papuasia (JKP) diterbitkan secara berkala oleh Asosiasi Peneliti Biodiversitas Papuasia dan Fakultas Kehutanan Univesitas Papua. satu volume dicetak dalam satu tahun dan dibagi dalam dua nomor yaitu edisi Januari-Juni dan Juli- Desember.
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol 3 No 1 (2017): Jurnal Kehutanan Papuasia" : 8 Documents clear
SKEMA PEMBAGIAN MANFAAT DAN STAKEHOLDERS TERHADAP PENGELOLAAN HUTAN DAMAR (Agathis labilardieri Warb.) DISTRIK BIAK TIMUR KABUPATEN BIAK NUMFOR Maran, Jhon Arnold; Marwa, Jonni; Sinery, Anton Silas
JURNAL KEHUTANAN PAPUASIA Vol 3 No 1 (2017): Jurnal Kehutanan Papuasia
Publisher : Fakultas Kehutanan UNIPA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini ialah mengkaji skema pembagian manfaat sumberdaya hutan dan mendukung peran masyarakat adat di distrik Biak Timur. Metode yang digunakan yaitu deskriptif dan observasi dengan teknik studi kasus, wawancara semi struktural dengan subjek berupa masyarakat pemilik hak ulayat, serta stakeholder yang terkait. Hasil penelitian menunjukkan terdapat dua skema pembagian manfaat yaitu skema berbasis uang melalui proses pembayaran uang kepada masyarakat pemilik hak ulayat sesuai produk kayu yang dibeli dan berbasis dampak yaitu melaui uang yang diterima pemilik hak ulayat terkait dengan kegiatan-kegiatan pemeliharaan dan pelestarian kawasan hutan yang rusak. Terdapat kegiatan rehabilitasi dan pemulihan kawasan hutan dan meningkatkan peran dan keterlibatan masyarakat dalam merehabilitasi hutan dan lahan. Dengan adanya keterlibatan stakeholder memberikan manfaat bagi keberlanjutan manfaat dan pengeolaan hutan Damar.
PENDUGAAN EROSI PADA DAERAH ALIRAN SUNGAI (DAS) PRAFI KABUPATEN MANOKWARI Budi Suryanajaya; E.M. Kesaulija; Surianto Bataradewa
JURNAL KEHUTANAN PAPUASIA Vol 3 No 1 (2017): Jurnal Kehutanan Papuasia
Publisher : Fakultas Kehutanan UNIPA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Daerah aliran sungai memegang peranan penting dalam menjaga daya dukung kawasan yang salah satunya berperan dalam mencegah erosi. Penelitian ini bertujuan untuk menduga besarnya erosi yang terjadi pada saat sekarang di DAS Prafi sehingga dapat menjadi sumber informasi awal bagi pengambil kebijakan dan pengelolaannya. Guna menduga besarnya erosi digunakan metoda overlay yaitu beberapa peta transparan dengan kombinasi data/survey lapangan dan analisis tanah. Selain itu beberapa analisis indeks erosivitas hujan, erodibilitas, dan analisis faktor panjang dan kemiringan lereng juga dikerjakan guna mendapatakan keakuratan informasi pendugaan erosi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa indeks erosivitas hujan maksimum terjadi pada bulan Maret (190,74 ton.m/ha.jam), sementara minimum terjadi pada bulan Oktober (51,93 ton.m/ha.jam). Indeks kepekaan tanah berlihat cukup variatif pada beberapa lokasi. Tersedianya kawasan hutan dengan tipe vegetas hutan yang beragam dapat meminimalisir potensi erosi pada DAS Prafi.
POTENSI KARBON BERBASIS PEKARANGAN DI KAMPUNG MUBRAIDIBA KABUPATEN MANOKWARI Udimeraa, Katrin Sriyani; Zulfikar Mardiyadi; Dina Arung Padang
JURNAL KEHUTANAN PAPUASIA Vol 3 No 1 (2017): Jurnal Kehutanan Papuasia
Publisher : Fakultas Kehutanan UNIPA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Identifikasi potensi biomasa dan karbon penting dalam upaya kontribusi menjaga keseimbangan lingkungan global. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui besaran potensi karbon pekarangan di kampung Mubraidiba. Metode yang digunakan ialah deskriptif dengan teknik observasi lapang yang dilakukan secara sensus terhadap seluruh tanaman pertanian, perkebunan dan kehutanan yang selanjutnya dibagi berdasarkan keleas diameter. Persamaan alometrik digunakan untuk menduga besaran nilai biomasa yang disesuaikan dengan karakteristik dan jenis tanaman yang ditemukan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jenis-jenis tanaman di pekarangan kampung Mubraidiba dilakukan pada 2 (dua) kelas diameter, yaitu kelas diameter 5-30 cm dan kelas diameter 30 cm up. Selain itu, pengelompokan tanaman juga dilakukan berdasarkan jenis tanaman kehutanan, pertanian dan perkebunan dengan jumlah jenis tanaman pertanian dan perkebunan pada kelas diameter 5 - 30 cm lebih banyak (66,67%) dibanding jenis tanaman kehutanan (33,33%). Selain itu, fungsi antara kebun campuran dan pekarangan sedikit berbeda antara kebun campuran dengan tujuan produktivitas dan pekarangan dengan fungsi produktivitas dan fungsi keindahan serta kenyamanan tinggal. Rata-rata nilai biomasa pohon untuk kelas diameter 5-30 cm adalah 1,9951 ton/pekarangan, sedangkan rata-rata  biomasa tanaman pertanian sebesar 1,7035 ton/pekarangan. Rata-rata total nilai karbon pohon diameter 5-30 cm sebesar 2,6994 ton/pekarangan, sementara stok karbon pada tanaman kehutanan rata-rata dengan diameter 5 ? 30 cm sebesar 3,7898 ton, sedangkan stok karbon tanaman pertanian dan perkebunan rata-rata sebesar 0,8518 ton/pekarangan.   
DIMENSI SERAT DAUN Pandanus tectorius Park. SEBAGAI BAHAN BAKU PRODUK SERAT ALAM Fitra Haryadi; Cicilia Maria Erna Susanti; Endra Gunawan
JURNAL KEHUTANAN PAPUASIA Vol 3 No 1 (2017): Jurnal Kehutanan Papuasia
Publisher : Fakultas Kehutanan UNIPA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kebutuhan serat terus meningkat dan memiliki peran penting dalam menopang kebutuhan manusia saat ini. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui dimensi serat daun P. tectorius Park. dan nilai manfaat lanjutannya. Metode yang digunakan yaitu deskriptif dengan teknik observasi laboratorium terhadap sampel uji. Dua sampel daun dari pohon yang berbeda diambil berdasarkan perbedaan karakteristik ekologinya, yaitu hutan pantai dan hutan pulau. Pengukuran serat yang meliputi panjang, diameter, tebal, diameter lumen, proses maserasi dan nilai turunannya dikaji. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata panjang serat daun Pandanus pada lokasi Amban Pantai sebesar 0.957, sementara di pulau Mansinam sebesar 1.210. Nilai rata-rata dimensi serat daun Pandanus di lokasi Amban Pantai sebesar 0,0073, sementara di lokasi pulau Mansinam sebesar 0.0151. Rata-rata nilai diameter lumen daun Pandanus pada lokasi Amban Pantai yaitu 0.0073, dan di lokasi pulau Mansinam sebesar 0.0081. Nilai rata-rata tebal dinding serat sebesar 0.0032 untuk lokasi Amban Pantai dan untuk lokasi pulau mansinam sebesar 0.0035. Selain itu, nila dimensi serat ini cukup potensial digunakan sebagai bahan baku industri kertas, tekstil dan biokomposit.
INDUKSI EKSPLAN EMBRIO Intsia bijuga SECARA IN VITRO DENGAN MENGGUNAKAN HORMON KINETIN, GA3 DAN IBA Andreas Sinuhaji; Julius D. Nugroho; Nunang L. May
JURNAL KEHUTANAN PAPUASIA Vol 3 No 1 (2017): Jurnal Kehutanan Papuasia
Publisher : Fakultas Kehutanan UNIPA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat kesesuaian kombinasi konsentrasi beberapa zat pengatur tumbuh terhadap pertumbuhan embrio Intsia bijuga melalui media tumbuh. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah eksperimen dengan perhitungan statistik deskriptif melalui ulangan perlakuan sampel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat variasi waktu dari respon kultur embrio Intsia bijuga terhadap media tumbuhnya. Tingkat persentasi hidup eksplan dengan perlakuan MS 0 dan MS + Kinetin 2 ppm memiliki persentasi hidup eksplan 100%. Namun kontaminasi juga terlihat banyak pada perlakuan media MS + Kinetin 4 ppm + GA3 2 ppm dan media MS + Kinetin 4 ppm + GA3 2ppm + IBA 1 ppm. Adanya kombinasi hormon kinetin dan GA3 akan mendorong pertumbuhan tunas.
ANALISIS PENGEMBANGAN POTENSI WISATA BUKIT AITUMERI KABUPATEN TELUK WONDAMA Burami, Cahya. D.R.F; Rahawarin, Yohanes Y.; Peday, Mariana H.
JURNAL KEHUTANAN PAPUASIA Vol 3 No 1 (2017): Jurnal Kehutanan Papuasia
Publisher : Fakultas Kehutanan UNIPA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis-jenis daya tarik wisata yang terdapat di Bukit Aitumeri dan mengetahui faktor-faktor yang menjadi kendala dalam pengembangan potensi wisata serta alternatif strategi pengembangan ODTW Bukit Aitumeri. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan teknik observasi lapang. Data yang diperoleh kemudian dianalisis faktor internal (kekuatan, kelemahan), dan faktor eksternal (peluang, ancaman) yang ada dengan menggunakan analisis SWOT. Hasil penelitian menunjukkan situasi yang sangat menguntungkan dimana kawasan ini memiliki peluang dan kekuatan yang besar maka pengembangan wisata di Kabupaten Teluk Wondama khususnya di Kampung Miei (Maniwak) mengenai kawasan Bukit Aitumeri dapat dilaksanakan dengan memanfaatkan peluang yang ada. Sejalan dengan perkembangan wilayah maka perlu dibuat strategi yang saling berkaitan antara faktor internal dan eksternal guna mendukung proses pengembangan wisata di kawasan Bukit Aitumeri kampung Miei (Maniwak).
JENIS – JENIS PANDANUS (PANDANACEAE) DI CAGAR ALAM BIAK UTARA KABUPATEN BIAK NUMFOR Kapitarauw, Markus Obed; Heatubun, Charlie D.; Kesaulija, Francina F.
JURNAL KEHUTANAN PAPUASIA Vol 3 No 1 (2017): Jurnal Kehutanan Papuasia
Publisher : Fakultas Kehutanan UNIPA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis-jenis pandanus (pandanceae) yang terdapat pada Kawasan Cagar Alam Biak Utara Kabupaten Biak Numfor. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan teknik observasi lapang melalui pejelajahan kawasan. Identifikasi karakteristik morfologi dilakukan untuk melihat variasi jenis-jenis pandanus yang ditemukan. Dari hasil penelitian ditemukan 3 jenis pandanus yaitu Pandanus  sp. (Answarik), P. kraneulianus K.Sehum (Mansyoi) dan P. papuanus Solms. Laub (Kakof). Secara morfologis, ketiga jenis pandanus sangat berbeda berdasarkan ukuran batang, ukuran daun dan jumlah buah.
ALTERNATIF HABITAT TEMPAT BERTELUR DAN MEDIA PERKEMBANGBIAKAN NYAMUK ANOPHELES Perdina Kadepa; Beatrix I.S. Wanma
JURNAL KEHUTANAN PAPUASIA Vol 3 No 1 (2017): Jurnal Kehutanan Papuasia
Publisher : Fakultas Kehutanan UNIPA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Malaria adalah penyakit infeksi yang disebabkan oleh protozoa parasit yang merupakan golongan plasmodium yang hidup dan berkembang biak dalam sel darah merah manusia. Penyakit ini secara alami ditularkan melalui gigitan nyamuk Anopheles sp. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui alternatif habitat dan media perkembangbiakan yang sesuai  bagi perkembangan jenis nyamuk Anopheles sp. Serta proses perkembangbiakannya. Hasil pengamatan telur Anopheles pada ketiga kondisi habitat dan media hidup terlihat bahwa jenis air limbah rumah tangga cenderung lebih tinggi yakni pada air kran sebanyak 279, sementara untuk media dan konsentrasi air sabun sebanyak 18 dan yang terkecil jumlahnya terdapat pada jenis media air lindi yakni tidak terjadi pertumbuhan dan peneluran nyamuk sama sekali (0).

Page 1 of 1 | Total Record : 8