cover
Contact Name
Indah Riwayati
Contact Email
-
Phone
+628157772615
Journal Mail Official
cendekiaeksakta@unwahas.ac.id
Editorial Address
JL. Menoreh Tengah X / 22, Sampangan, Gajahmungkur, Sampangan, Gajahmungkur, Kota Semarang, Jawa Tengah 50232
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Cendekia Eksakta
ISSN : 25285912     EISSN : 25482122     DOI : http://dx.doi.org/10.3194/ce
Cendekia Eksakta journal focuses upon aspects of exact sciences: engineering, agriculture, health and pharmacy . The Cendekia Eksakta journal is an research journal and invites contributions of original and novel fundamental research. The journal aims to provide a forum for the presentation of original fundamental research, interpretative reviews and discussion of new developments in chemical engineering. Papers which describe novel theory and its application to practice are welcome, as are those which illustrate the transfer of techniques from other disciplines. Reports of carefully executed experimental work, which is soundly interpreted are also welcome. The overall focus is on original and rigorous research results which have generic significance.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 70 Documents
ANALISIS KONSUMSI BAHAN BAKAR SEPEDA MOTOR DENGAN BAHAN BAKAR PREMIUM DAN PERTAMAX MENGGUNAKAN DINAMOMETER CHASIS A.Wildana, A.Wildana; T.Priangkoso, T.Priangkoso; SM.B.Respati, SM.B.Respati
CENDEKIA EKSAKTA Vol 1, No 2 (2016)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.3194/ce.v1i2.1719

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kecepatan dan jenis bahan bakar premium dan pertamax terhadap konsumsi bahan bakar sepeda motor. Data yang diambil pada penelitian ini menggunakan sepeda motor Honda Supra X 125, Suzuki Shogun 125 dan Yamaha Jupiter MX 135 dengan menggunakan dynamo meterchasis. Penelitian dilakukan pada gigi-1, 2 ,3 ,4 pada kecepatan 5, 10, 15, 20, 25, 30, 35, 40, 45, 50 km/jam. Dari hasil pengujian konsumsi bahan bakar pada tiga sepeda motor dengan dua jenis bahan bakar yang berbeda yaitu premium dan pertamax menunjukkan bahwa penggunaan pertamax lebih hemat dibandingkan premium pada kecepatan dan beban yang sama .Urutan dari yang paling hemat adalah Honda Supra X 125, Yamaha Jupiter MX 135, Suzuki Shogun 125. Hasil penelitian menunjukkan selisih penghematan konsumsi bahan bakar menggunakan premium dengan pertamax pada Honda Supra X 125 gigi-1 10,01%, gigi-2 10,50%, gigi-3 8,21%, gigi-4 8,51%. Suzuki Shogun 125 pada gigi-1 9,86%, gigi-2 8,98%, gigi-3 9,16%, gigi-4 8,19%. Yamaha Jupiter MX135 pada gigi-1 8,73%, gigi-2 9,05%, gigi-3 7,29%, gigi-4 7,43%. Semakin tinggi kecepatan semakin kecil konsumsi bahan bakarnya dan semakin jauh jarak tempuhnya terjadi pada tiap gigi dengan dua jenis bahan bakar yang berbeda yaitu premium dan pertamax.Kata kunci:bahanbakar motor,jeniskendaraan, konsumsibahanbakar
KERASIONALAN PENGGUNAAN OBAT ANALGETIK PADA PASIEN SECTIO CAESAREA DI INSTALASI RAWAT INAP RUMAH SAKIT UMUM DAERAH TUGUREJO SEMARANG PERIODE JULI – DESEMBER 2016 Prasetyaningrum, Erna; Irnanda, Dara Camelia; Haryanti, Sri
CENDEKIA EKSAKTA Vol 4, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.3194/ce.v4i2.3045

Abstract

Abstrak Penatalaksanaan nyeri pada pasien sectio caesarea yang ideal yaitu dengan meminimalis terjadinya efek samping pada ibu dan bayi (Nauta, 2009). Pada pasien pasca sectio caesarea managemen nyeri merupakan hal yang paling penting. Nyeri yang disebabkan karena pembedahan karena perubahan hormon. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kerasionalan pengunaan obat anlgetik pada pasien sectio caesarea di instalasi rawat inap rumah sakit umum daerah Tugurejo Semarang Periode Juli-Desember 2016. Kerasionalan obat analgetik dilihat dari tepat indikasi, tepat obat dan tepat dosis. Penelitian ini pengambilan data dilakukan secara retrospektif, data yang didapat diolah dan di sajikan secara perspektif. Subjek penelitian adalah pasien sectio caesarea di instalasi rawat inap rumah sakit umum daerah tugurejo semarang periode Juli-Desember 2016 yang menggunakan obat analgetik. Objek penelitian adalah data rekam medis pasien sectio caesarea di instalasi rawat inap rumah sakit umum daerah Tugurejo Semarang periode Juli-Desember 2016. Data penelitian yang diambil diantaranya meliputi usia, obat, dosis, frekuensi, skala nyeri. Dari hasil penelitian didapatkan usia yang paling banyak dilakukan sectio caesarea 31-35 sebanyak 39%, ketepatan indikasi sebanyak 100 %, kesesuaian obat 100 % dan ketepatan dosis sebanyak 6%. Kata kunci : obat analgetik, tepat indikasi, tepat obat, tepat dosis
ANALISIS KONSUMSI BAHAN BAKAR SEPEDA MOTOR DENGAN BAHAN BAKAR PERTAMAX DAN PERTAMAX PLUS MENGGUNAKAN DINAMOMETER CHASIS Setyoko, Setyoko; Priangkoso, Tabah; Darmanto, Darmanto
CENDEKIA EKSAKTA Vol 1, No 2 (2016)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.3194/ce.v1i2.1724

Abstract

Dinamo meter adalah suatu mesin yang digunakan untuk mengukur torsi dan kecepatan putaran dari tenaga yang diproduksi oleh suatu mesin, motor atau penggerak berputar lainnya, dynamo meter juga dapat digunakan untuk menentukan tenaga dan torsi yang diperlukan untuk mengoperasikan suatu mesin. Penelitian ini berrtujuan untuk mengetahui pengaruh kecepatan dan jenis bahan bakar pertamax dan pertamax plus terhadap konmsumsi bahan bakar sepeda motor. Dari data yang diambil dalam penelitian ini menggunakan sepeda motor Honda Supra X 125, Suzuki Shogun 125 dan Yamaha Jupiter MX 135 denganmenggunakandinamometerchasis. Penelitian dilakukan pada Gigi 1, 2, 3 dan 4pada kecepatan 5, 10, 15, 20, 25, 30, 35, 40, 45, 50 km/jam. Dari hasil pengujian konsumsi bahan bakar pada 3 ( tiga ) sepeda motor dengan 2 ( Dua ) jenis bahan bakar yang berbeda yaitu pertamax dan pertamax plus menunjukan bahwa pertamax plus lebih hemat dibandingkan pertamax pada kecepatan dan beban yang sama. Urutan yang paling hemat adalah Honda Supra X 125, Yamaha Zupiter MX 135 dan Suzuki Shogun 125. Hasil dari penelitian menunjukan selisih penghematan konsumsi bahan bakar menggunakan pertamax dan pertamax plus pada Honda Supra X 125 gigi-1 12,28%, gigi-2 11,34%, gigi-3 11,48%, gigi-4 10,15%. Suzuki Shogun 125 pada gigi-1 10,60%, gigi-2 10,30%, gigi-3 9,37%, gigi-4 10,59%. Yamaha Jupiter MX135 pada gigi-1 10,89%, gigi-2 10,27%, gigi-3 9,83%, gigi-4 10,59%. Semakin tinggi kecepatan semakin hemat konsumsi bahan bakarnya dan semakin jauh jarak tempuhnya terjadi pada tiap gigi dengan 2 ( dua ) jenis bahan bakar yang berbeda yaitu pertamax dan pertamax plus.Kata kunci: Bahan bakar motor, jenis kendaraan dan konsumsi bahan bakar.
POTENSI EKSTRAK Stevia rebaudiana Bert PADA SEDIAAN KRIM TABIR SURYA Mutmainah, Mutmainah; Kusmita, Lia; Franyoto, Yuvianti Dwi; Suskawati, Ida; Martono, Yohanes
CENDEKIA EKSAKTA Vol 4, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.3194/ce.v4i1.2671

Abstract

Sinar UV diketahui memiliki potensi bahaya terhadap kulit manusia, sehingga dibutuhkan tabir surya yang dapat melindungi kulit dari bahaya radiasi sinar matahari Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat aktivitas biologis dan formulasi ekstrak yang dibuat dari daun Stevia rebaudiana Bert kering. Stevia rebaudiana Bert adalah daun yang memiliki aktivitas sebagai tabir surya. Daun, tetapi juga batang dan bunga stevia mengandung campuran kompleks glikosida diterpen manis, termasuk isosteviol, steviolbioside, stevioside, rebaudiosides (A, B, C, D, E dan F), dan dulcoside A. Selain glikosida, daun stevia juga mengandung komponen lainnya, seperti flavonoid, asam fenolik, asam lemak, protein dan vitamin. Stevia rebaudiana Bert diekstraksi dengan etanol selanjutnya diformulasikan dalam sediaan krim untuk dilihat potensi tabir surya. Hasil uji menunjukkan ekstrak Stevia rebaudiana Bert dalam sediaan krim memiliki efektifitas sebagai tabir surya pada panjang gelombang 290 nm dan memiliki potensi sebagai tabir surya dengan kategori proteksi ultra dengan nilai SPF > 15.  Keywords: Stevia rebaudiana Bert, tabir surya, krim .
STANDARISASI NON SPESIFIK EKSTRAK ETANOL DAUN DAN KULIT BATANG BERENUK (Crescentia cujete Linn) Hidayati, Devi Nisa; Sumiarsih, Cicih; Mahmudah, Umroh
CENDEKIA EKSAKTA Vol 3, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.3194/ce.v3i1.2139

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan ekstrak etanol daun dan kulit batang (Crescentia cujete Linn.) memenuhi parameter non spesifik dalam standarisasi ekstrak. Ekstrak etanol daun dan kulit batang (Crescentia cujete Linn.) diperoleh dengan metode maserasi. Ekstrak yang diperoleh diamati parameter non spesifik yang meliputi susut pengeringan, kadar air, kadar abu total, dan kadar abu tidak larut asam. Parameter non spesifik dibandingkan dengan acuan penetapan parameter standar. Hasil pengujian parameter non spesifik ekstrak etanol daun dan kulit batang berenuk dari Gunungpati didapatkan hasil susut pengeringan 10,76±0,33% dan 22,68±0,29%, kadar air 14,35±0,27% dan 25,48±0,23%, kadar abu total 3,65±0,28% dan 0,63±0,03%, kadar abu tidak larut asam 0,25±0,03% dan 0,54±0,02%. Berdasarkan hasil tersebut ekstrak daun berenuk memenuhi standar parameter susut pengeringan, kadar abu total dan kadar abu tidak larut asam. Sedangkan, ekstrak kulit batang berenuk memenuhi standar parameter kadar abu total dan kadar abu tidak larut asam. Kata kunci : daun dan kulit batang, Crescentia cujete Linn, Standarisasi non spesifik
AKTIVITAS ANTIBAKTERI BEBERAPA FRAKSI EKSTRAK DAUN JERUK NIPIS(Citrus aurantifolia Swingle) TERHADAP BAKTERI Escherichia coli dan Staphylococcus aureus Kunti Mulangsri, Dewi Andini; Laksanasari, Riza; Amaliyah, Rizqi; Fitri, Assyifatul; Kusumadewi, Awal P.
CENDEKIA EKSAKTA Vol 4, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.3194/ce.v4i1.2667

Abstract

Pertumbuhan bakteri S. aureus dan E. coli dapat dihambat oleh daun jeruk nipis (C. aurantifolia Swingle) berdasarkan laporan penelitian terdahulu. Fraksinasi dapat menarik senyawa-senyawa non polar, semi polar dan polar dalam ekstrak etanol 70% daun jeruk nipis. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui kemampuan antibakteri ketiga jenis fraksi  ekstrak daun jeruk nipis terhadap S. aureus dan E. coli.Ekstrak daun jeruk nipis diperoleh dengan metode perkolasi  menggunakan penyari etanol 70% dan difraksinasi bertingkat secara partisi cair?cair dengan penyarin-heksan, etil asetat dan air. Konsentrasi sampel uji yang digunakan adalah fraksi n-heksan dan fraksi air menggunakan konsentrasi yang sama yaitu 2000, 2500, 3000, 3500 dan 4000 µg/disk sedangkan fraksi etil asetat menggunakan konsentrasi 200, 400, 600, 800 dan 1000 µg/disk. Metode pengujianaktivitas antibakteri menggunakan difusi agar. Kontrol positif dan kontrol negatif yang digunakan berturut-turut adalah kloramfenikol 30 µg/disk dan DMSO 20%. Pengamatan dilakukan berupa zona hambat yang nampak, diukur menggunakan jangka sorong dan data yang diperoleh diinterpretasikan secara deskriptif. Hasil penelitian yang diperolehhanya fraksi etil asetat dari ekstrak etanol 70% daun jeruk nipis yang memiliki aktivitas antibakteri terhadap E. coli dan S. aureus pada semua konsentrasi uji dengan daya antibakteri sedang sampai kuat.  Sedangkan fraksi n-Heksan dan fraksi air ekstrak etanol 70%daun jeruk nipis tidak memiliki aktivitas antibakteri. Kata kunci : fraksi, daun jeruk nipis, antibakteri, Escherichia coli, Staphylococcus aureus
ANALISIS PENGARUH PROSES ANNEALING UNTUK MENGHILANGKAN TEGANGAN SISA AKIBAT PROSES PENGELASAN PADA PEMBUATAN DRUM KETEL UAP Purkuncoro, Aladin Eko
CENDEKIA EKSAKTA Vol 3, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.3194/ce.v3i2.2476

Abstract

Dalam industri sekarang proses pengelasan banyak digunakan di bidang manufaktur (fabrikasi) dalam aplikasi engineering, misalnya untuk pembuatan drum ketel uap. Salah satu metode pengelasan yang sering dipakai oleh perusahaan industri, yaitu metode SMAW (Shelled Metal Arc Welding).Pengelasan ini juga disebut Las Busur Listrik.Pada pengelasan banyak faktor yang perlu diperhatikan diantaranya panas yang masuk, laju pendinginan dan material yang di las. Oleh karena itu prosedur pengelasan dari pembuatan drum ketel uap harus di perhatikan salah satu harus diberi perlakuan panas, dimana perlakuan panas tersebut akan mengurangi tegangan sisa dan mengubah sifat mekanis pada material drum ketel uap. Dalam penelitian ini saya akan membandingkan sifat mekanis dari material hasil pengelasan SA 516 gr 70 yang tanpa perlakuan panas dan pengelasan yang diberi perlakuan panas menggunakan heater electric dengan suhu 625°C untuk mengurangi tegangan sisa pada material pengelasan. Sedangkan untuk mengetahui sifat mekanik dengan melakukan pengujian kekerasan, pengujian impak dan pengujian tarik. Dari penelitian didapatkan hasil sebagai berikut : material pengelasan dengan perlakuan panas mempunyai sifat lebih baik dibandingkan pengelasan tanpa perlakuan panas, dimana perlakuan panas mempengaruhi nilai kekerasan menurun, kekuatan material meningkat dan tegangan sisaberkurang. Kata kunci :SMAW, drum ketel uap, tegangan sisa, suhu
KAJIAN ANTIHIPERGLIKEMIK ORAL PASIEN PROLANIS DENGAN KOMORBIT HIPERTENSI TAHUN 2017 Prasetyaningrum, Erna; Prasetyo, Eko Ferry; Prihartini, Hesti
CENDEKIA EKSAKTA Vol 3, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.3194/ce.v3i2.2470

Abstract

Penyakit diabetes mellitus banyak terjadi pada masa sekarang ini. Pasien penyandang Diabetes Melitus Tipe 2 termasuk dalam PROLANIS (Program Pengelolaan Penyakit Kronis). Diabetes mellitus memiliki banyak komorbiditas antara atherosclerosis, dislipidemia, hipertensi,  cardiovaskuler disorder. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pola pengobatan penggunaan obat hiperglikemik oral pasien diabetes mellitus tipe 2 dengan komorbiditas hipertensi peserta prolanis (program pengelolaan penyakit kronis) puskesmas Pandanaran  kota semarang 2017 meliputi profil jenis kelamin,  penggunaan obat hiperglikemik oral,  golongan obat hiperglikemik oral apa saja yang paling banyak digunakan, dosis penggunaan obat hiperglikemik oral, golongan obat hiperglikemik oral yang dikombinasi dengan obat hipertensi. Metode penelitian ini menggunakan  metode deksriptif analitik non eksperimental. Data diambil dari bulan oktober sampai desember 2017. Hasil penelitian didapatkan 82 sampel. Data penelitian didapatkan perempuan memiliki jumlah lebih besar  dibanding laki-laki yaitu 63,41 %, penggunaan obat hiperglikemik oral gabungan lebih besar dibandingkan tunggal, yaitu sebesar 86,59%, kombinasi golongan yang paling banyak sulfonilurea dan biguanit yaitu sebesar 86,59 %, kombinasi penggunaan obat hiperglikemia oral dengan hipertensi yang paling banyak adalah pemakaian  metformin, glimepirid, dan amlodipin sebanyak 73,17 %.  Kata kunci : diabetes mellitus tipe 2, hipertensi, pola pengobatan, prolanis
FORMULASI TABLET HISAP EKSTRAK ETANOL DAUN PARE (Momordica charantia L) DENGAN PEMANIS SUKROSA- LAKTOSA-ASPARTAM Wulandari, Atik; Sugiyono, Sugiyono
CENDEKIA EKSAKTA Vol 2, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.3194/ce.v2i1.1792

Abstract

Ekstrak etanol daun pare (Momordica charantia L.) secara empiris dimanfaatkan sebagai obat batuk khususnya mukolitik. Agar praktis digunakan dan menutupi rasa pahit dari ekstrak, maka dibuat tablet hisap menggunakan pemanis sukrosa-laktosa-aspartam. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui perbedaan sifat fisik tablet hisap dan tanggapan responden pada tablet hisap ekstrak etanol daun pare dengan pemanis sukrosa-laktosa-aspartam. Ekstrak etanol daun pare dibuat secara maserasi dengan etanol 70%. Tablet hisap ekstrak etanol daun pare dibuat dengan metode granulasi basah dalam 5 formula yang mengandung 0,3% ekstrak dengan kombinasi pemanis sukrosa-laktosa- aspartam (F1 0%-82%-10%, FII 20,5%-61,5%-10%, FIII 41%-41%-10%, FIV 61%-20,5%-10%, FV 82%-0%-10%. Tablet hisap diuji sifat fisiknya yang meliputi keseragaman bobot, kekerasan, kerapuhan, waktu melarut, dan uji tanggap rasa. Data yang diperoleh dibandingkan dengan persyaratan dalam pustaka serta dianalisis secara statistik.Hasil tanggap rasa dianalisis secara deskriptif. Analisis statistik terhadap kekerasan dan kerapuhan menggunakan ANOVA satu jalan, untuk uji kerapuhan dilanjukan uji Tuckeydengan taraf kepercayaan 95%. Analisis keseragaman bobot dan waktu melarut tablet dianalisis dengan Kruskal Wallis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kombinasi pemanis sukrosa-laktosa-aspartam menghasilkan perbedaan kerapuhan tablet hisap pada FI. Tablet hisap ekstak etanol daun pare yang dapat diterima sebanyak 80% responden adalah FIV dengan kombinasi sukrosa-laktosa-aspartam (61%-20,5%-10%). Kata kunci : Ekstrak Etanol Daun Pare, Sukrosa-Laktosa-Aspartam, Tablet hisap.
DISOLUSI DAN KARAKTER FISIKOKIMIA ASAM FENOFIBRAT DALAM DISPERSI PADAT PERMUKAAN DENGAN SODIUM STARCH GLYCOLATE Windriyati, Yulias Ninik; Shabrina, Ayu
CENDEKIA EKSAKTA Vol 4, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.3194/ce.v4i1.2673

Abstract

Asam fenofibrat merupakan antihiperlipidemia yang sangat sukar larut dalam air sehingga disolusinya ditingkatkan dengan pembentukan dispersi padat permukaan untuk meningkatkan bioavailabilitasnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui disolusi dan karakter fisikokimia asam fenofibrat dalam sistem dispersi padat permukaan dengan sodium starch glycolate. Dispersi padat permukaan dibuat dengan metode co-evaporation dan hasilnya diuji disolusi dalam medium dapar fosfat pH 6,8. Karakterisasi partikel dilakukan dengan SEM, XRD, DTA dan FTIR. Disolusi asam fenofibrat meningkat setelah berada dalam sistem dispersi padat permukaan dengan sodium starch glycolate. Foto SEM menunjukkan terjadi perubahan habit kristal setelah mengalami rekristalisasi dalam etanol 96%. Analisis XRD membuktikan terjadi penurunan kristalinitas partikel asam fenofibrat dan hasil uji DTA tidak menunjukkan transformasi polimorf dalam sistem dispersi padat permukaan. Sedangkan analisis FTIR menunjukkan tidak terjadi interaksi kimia antara asam fenofibrat dengan sodium starch glycolate.  Kata kunci: asam fenofibrat, sodium starch glycolate, dispersi padat permukaan