cover
Contact Name
Ahmad Muhajir
Contact Email
ahmadmuhajir@fkip.uisu.ac.id
Phone
+6285358481818
Journal Mail Official
mukadimah@fkip.uisu.ac.id
Editorial Address
Program Studi Pendidikan Sejarah, FKIP - Universitas Islam Sumatera Utara Kampus Induk UISU Jl. Sisingamangaraja XII Teladan, Medan
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
MUKADIMAH: Jurnal Pendidikan, Sejarah, dan Ilmu-ilmu Sosial
ISSN : 26141159     EISSN : 26221373     DOI : https://doi.org/10.30743/mkd
Jurnal ini mempublikasikan artikel dengan tema-tema yang berkaitan dengan pendidikan, sejarah, dan ilmu-ilmu sosial baik lingkup lokal dan nasional, akademik, maupun lingkup umum. Jurnal ini terbit dua kali dalam setahun, yaitu pada bulan Februari dan Agustus.
Articles 38 Documents
Jejak Islam di Kota Binjai, Sumatera Utara Tanjung, Yushar
MUKADIMAH: Jurnal Pendidikan, Sejarah, dan Ilmu-ilmu Sosial Vol 2, No 1 (2018)
Publisher : Prodi Pendidikan Sejarah Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Islam Sumatera

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (584.091 KB) | DOI: 10.30743/mkd.v2i1.683

Abstract

Kajian ini difokuskan pada proses awal masuknya agama Islam di Kota Binjai dan proses perkembangannya. Untuk mengetahui tokoh-tokoh yang berpengaruh dalam perkembangan agama Islam di Kota Binjai, untuk mengetahui bangunan-bangunan peninggalan komunitas Islam Binjai dan untuk mengetahui peninggalan Islam yang masih terdapat sekarang. Pembahasan ini dilaksanakan dengan pendekatan historis dengan menggunakan metode Library Research (metode penelitian kepustakaan) dan Field Research (metode penelitian lapangan) dengan melakukan wawancara selain pengumpulan data secara telaah pustaka Teknik pengumpulan data yang dilakukan dengan mengumpulkan dokumentasi terhadap peninggalan-peninggalan jejak Islam di Kota Binjai. Hasil yang diperoleh dari penelitian penyebaran Islam di Kota Binjai ini tidak terlepas dari peran yang besar dalam penyebaran agama Islam dari Kesultanan Langkat yang berkedudukan di Kota Binjai karena Binjai merupakan bagian dari kesultanan Langkat sebelum akhirnya membentuk daerahnya sendiri. Bahwa peran para tokoh sangat tinggi dalam proses Islamisasi melalui lembaga pendidikan yang dibuktikan derngan peninggalan Islam di Kota Binjai berupa masjid, makam, sekolah Islam dan karya para ulama.Kata kunci: Islamisasi, tokoh ulama, Kota Binjai.
Afdeeling Berbek Pasca Pemindahan Ibukota: Tinjauan Historis Perkembangan Nganjuk sebagai Pusat Pemerintahan Baru, 1880-1901 Siswanto, Depy Tri Budi; Lestari, Siska Nurazizah
MUKADIMAH: Jurnal Pendidikan, Sejarah, dan Ilmu-ilmu Sosial Vol 2, No 1 (2018)
Publisher : Prodi Pendidikan Sejarah Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Islam Sumatera

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (662.039 KB) | DOI: 10.30743/mkd.v2i1.656

Abstract

Penelitian historis ini menjelaskan perkembangan Nganjuk sebagai ibukota baru Afdeeling Berbek. Berbek merupakan daerah di bawah kekuasaan Keresidenan Kediri. Pada tahun 1830 hingga 1880, ibukota pemerintahan afdeeling ini berada di Berbek, lokasinya berada di lereng Gunung Wilis yang terisolasi. Pada tahun 1878, terjadi pergantian kekuasaan di Berbek, yaitu diangkatnya Sosrokoesomo III sebagai bupati baru. Pemikirannya yang revolusioner, mencetuskan suatu ide pemindahan pusat pemerintahan. Pertimbangan utamanya adalah terisolasinya wilayah Berbek, untuk itu dipilihlah Nganjuk sebagai ibukota baru. Nganjuk dipilih sebagai pusat pemerintahan baru karena jalur kereta api Surabaya-Solo melewati kota ini dan sangat potensial untuk dijadikan sebagai ibu kota. Sejak ibukota dipindahkan ke Nganjuk pada tahun 1880, perkembangan kota berlangsung secara luar biasa. Pembangunan Nganjuk bukan semata tentang estetika ibu kota yang baru, namun juga untuk mempermudah administrasi pemerintahan. Pembangunan kota Nganjuk mempengaruhi kehidupan sosial-ekonomi masyakrakat hingga sekarang.Kata kunci: Afdeeling Berbek, pemindahan ibukota, Nganjuk, Sosrokoesomo III.
Romantika Sejarah Kejayaan Islam di Spanyol Napitupulu, Dedi Sahputra
MUKADIMAH: Jurnal Pendidikan, Sejarah, dan Ilmu-ilmu Sosial Vol 3, No 1 (2019)
Publisher : Prodi Pendidikan Sejarah Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Islam Sumatera

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1104.421 KB) | DOI: 10.30743/mkd.v3i1.886

Abstract

Spanyol merupakan titik barat paling ujung yang ditaklukkan umat Islam, selain itu Spanyol merupakan representasi dari peradaban dunia Barat. Sehingga penaklukannya memiliki level kultural tersendiri. Tulisan ini menjadi lebih penting bahwa ternyata peradaban Islam di Spanyol banyak menghasilkan pencapaian sosial budaya serta kemajuan di bidang ilmu pengetahuan yang sampai hari ini menjadi refrensi peradaban. Betapapun sesungguhnya sejarah juga mencatat bahwa Islam di Spanyol berakhir dengan tragis, bahkan hampir seperti tidak menyisakan apa-apa. Dengan menggunakan teknik analisis pustaka, rangkaian paragraf berikut ini akan menguraikan pembahasan pada Dinasti Umayyah di Andalusia, perkembangan peradaban serta kebudayaan Islam yang terjadi di Spanyol, serta kejatuhan dan sebab-sebab berakhirnya pemerintahan Islam di sana.Kata kunci: Sejarah, kejayaan Islam, Islam di Spanyol.
Situs Arkeologis Kota Rentang dan Jejak Kemaritiman Masa Lampau Gultom, Adam Zaki
MUKADIMAH: Jurnal Pendidikan, Sejarah, dan Ilmu-ilmu Sosial Vol 2, No 1 (2018)
Publisher : Prodi Pendidikan Sejarah Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Islam Sumatera

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (612.391 KB) | DOI: 10.30743/mkd.v2i1.658

Abstract

Peradaban pesisir timur Sumatera terjadi akibat dari aktivitas perdagangan yang terjadi di kawasan sepanjang pesisir. Peradaban masa lampau tentulah meninggalkan jejak-jejak kehidupannya berupa fragmen keramik, tembikar, bangunan, bata, nisan dan sebagainya. Di Pesisir timur Sumatera Utara terdapat satu kawasan situs, yaitu Situs Kota Rentang yang dahulunya merupakan kawasan perdagangan yang aktif pada masa lampau. Kawasan ini menjadi salah satu poros peradaban di Sumatera Utara selain Pulau Kampai dan Situs Kota Cina. Dengan banyaknya temuan arkeologis di kawasan ini membuktikan bahwa kawasan ini dahulunya ramai didatangi pedagang-pedagang luar nusantara untuk melakukan proses niaga dengan pedagang setempat. Hal ini tentu saja membuat terjadinya interaksi lokal dengan internasional, yang mempengaruhi cerita sejarah di Sumatera Utara.Kata kunci: situs arkeologis, Kota Rentang, kemaritiman.Peradaban pesisir timur Sumatera terjadi akibat dari aktivitas perdagangan yang terjadi dikawasan sepanjang pesisir. Peradaban masa lampau tentulah meninggalkan jejak-jejakkehidupannya berupa fragmen keramik, tembikar, bangunan, bata, nisan dan sebagainya. DiPesisir timur Sumatera Utara terdapat satu kawasan situs, yaitu Situs Kota Rentang yangdahulunya merupakan kawasan perdagangan yang aktif pada masa lampau. Kawasan inimenjadi salah satu poros peradaban di Sumatera Utara selain Pulau Kampai dan Situs KotaCina. Dengan banyaknya temuan arkeologis di kawasan ini membuktikan bahwa kawasan inidahulunya ramai didatangi pedagang-pedagang luar nusantara untuk melakukan proses niagadengan pedagang setempat. Hal ini tentu saja membuat terjadinya interaksi lokal denganinternasional, yang mempengaruhi cerita sejarah di Sumatera Utara.Kata kunci: situs arkeologis, Kota Rentang, kemaritiman.
Usaha Mengatasi Ancaman Disintegrasi Bangsa dalam Rangka Memupuk Persatuan dan Kesatuan Bangsa Pasca Kemerdekaan Pianto, Heru Arif
MUKADIMAH: Jurnal Pendidikan, Sejarah, dan Ilmu-ilmu Sosial Vol 1, No 2 (2018)
Publisher : Prodi Pendidikan Sejarah Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Islam Sumatera

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (845.353 KB) | DOI: 10.30743/mkd.v1i2.517

Abstract

Pemilihan topik kegiatan ini didasarkan pada perhatian penulis terhadap perkembangan generasi muda pada era sekarang ini yang sangat memprihatinkan. Pengetahuan terhadap suatu nilai kesejarahan sudah mulai menurun drastis. Mereka sebagian besar hanya membicarakan masalah kekinian saja serta mengesampingkan masa lalu. Sejarah mereka anggap hanya sebagai barang antik yang harus dimuseumkan. Kalangan generasi muda sekarang banyak yang mengidap penyakit amnesia sejarah. Padahal apabila kita amati secara cermat banyak sekali persoalan sekarang ini yang bisa diselesaikan dengan sejarah. Kembali pada tujuan awal bahwa belajar sejarah itu bukan hanya saja untuk mengetahui masa lampau, tetapi lebih dari itu, yaitu untuk melatih manusia lebih bersikap bijaksana dalam menyelesaikan persoalan. Persoalan bangsa selama ini menjadi suatu penghambat dalam majunya suatu negara. Lalu dengan kompleksnya persoalan negara itu, selanjutnya mau dibawa ke arah mana negara ini di masa depan. Semua itu tentunya tugas generasi muda sebagai generasi penerus bangsa. Metode penelitian yang digunakan dalam penyusunan karya ilmiah ini adalah metode penelitian sejarah, dengan cara merekonstruksi masa lampau melalui proses pengujian dan analisis secara kritis terhadap rekaman dan peninggalan masa lampau. Secara garis besar penelitian sejarah terbagi menjadi empat tahapan yaitu, heuristik, kritik, interpretasi dan historiografi.Kata kunci: Disintegrasi, Bangsa, Pasca Kemerdekaan.
Jilbab dan Reproduksi Identitas Mahasiswi Muslimah di Ruang Publik Kesuma, Sapta
MUKADIMAH: Jurnal Pendidikan, Sejarah, dan Ilmu-ilmu Sosial Vol 1, No 2 (2018)
Publisher : Prodi Pendidikan Sejarah Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Islam Sumatera

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (874.914 KB) | DOI: 10.30743/mkd.v1i2.513

Abstract

Artikel ini mengulas persoalan perilaku pemakaian Jilbab di kalangan mahasiswi muslimah di ruang publik dan hubungannya dengan reproduksi identitas bagi yang memakainya. Jilbab telah mengalami pergeseran makna dari sebuah perintah agama Islam untuk menutup aurat perempuan menjadi pakaian yang mencerminkan berbagai identitas pemakainya. Jilbab dipakai dengan berbagai macam cara dan gaya oleh kalangan mahasiswi muslimah yang dipengaruhi oleh perkembangan dakwah Islam dan tren busana. Terdapat tiga kelompok pemakai Jilbab yang berhasil diidentifikasi di lingkungan kampus UISU dan UIN-SU, yaitu muslimah fenomenal, muslimah toleran, dan muslimah fashionable. Perilaku pemakai Jilbab di kedua kampus tersebut menunjukkan perbedaan. Kelompok muslimah fenomenal dominan di UIN-SU dan kelompok muslimah fashionable dominan di UISU, sedangkan dominasi muslimah toleran di UISU mengungguli UIN-SU. Identitas yang direproduksi oleh ketiganya disebut sebagai identitas hibrid yang ditampilkan ditentukan oleh pandangan agama dan motif berpakaian yang dikonstruksi oleh budaya dan lingkungan di sekitarnya. Jilbab tidak hanya sekadar berfungsi sebagai pakaian khas muslimah, melainkan juga berfungsi menampilkan simbol-simbol dan karakter pemakainya.Kata kunci: Jilbab, reproduksi identitas, mahasiswi muslimah, ruang publik.
Ahok dan Habib Rizieq Shihab dalam Isu Foto Hoax: Opini PGI dan HKBP di Kota Medan Rozi, Fakhrur; Firman, Rizky N.
MUKADIMAH: Jurnal Pendidikan, Sejarah, dan Ilmu-ilmu Sosial Vol 2, No 1 (2018)
Publisher : Prodi Pendidikan Sejarah Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Islam Sumatera

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (691.183 KB) | DOI: 10.30743/mkd.v2i1.670

Abstract

Kasus penistaan agama yang dilakukan oleh Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) pada tahun 2016 menjadi isu nasional dan menimbulkan pro-kontra. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif-kualitatif yang bertujuan mendeskripsikan kasus penistaan agama di media sosial yang melahirkan opini mayor dan opini minor di masyarakat. Artikel ini menguraikan opini minoritas lebih pada ormas agama Kristen tentang foto hoax Ahok dan Habieb Rizieq Shihab yang beredar di Instagram dengan Teori Spiral Keheningan. Penelitian ini menghasilkan temuan: Pertama, opini mayoritas terhadap foto hoax pada akun @aganharahap terkait mengakibatkan opini minoritas cenderung bungkam. Kedua, PGI dan HKBP menyadari sebuah foto hoax Ahok dan Habib Rizieq Shihab tidak memiliki unsur kebencian dan tidak perlu dikhawatirkan. Ketiga, bentuk perlawanan opini minoritas terlihat dalam Aksi Seribu Lilin untuk Ahok.Kata kunci: Opini publik, foto hoax, Instagram.
Penggunaan Teknik Simulasi dalam Mengefektifkan Hasil Belajar PKN Kompetensi Mendeskripsikan Negara Kesatuan Republik Indonesia Siswa Kelas V SD Negeri 060937 Medan Johor Arih, Sada
MUKADIMAH: Jurnal Pendidikan, Sejarah, dan Ilmu-ilmu Sosial Vol 2, No 2 (2018)
Publisher : Prodi Pendidikan Sejarah Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Islam Sumatera

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1191.82 KB) | DOI: 10.30743/mkd.v2i2.1990

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada aspek kognitif kompetensi mendeskripsikan Negara Kesatuan Republik Indonesia serta untuk meningkatkan keterampilan guru dalam menggunakan teknik simulasi. Pelaksanaan penelitian dilaksanakan selama dua siklus. Setiap siklus terdiri dari 4 tahap yaitu perencanaan, tindakan, pengamatan dan refleksi/evaluasi. Instrumen penelitian menggunakan lembar pengamatan pelaksanaan pembelajaran kontekstual, lembar catatan lapangan, dan tes objektif dalam bentuk esay tes. Hasil penelitian diperoleh rata-rata nilai pada saat pretes sebanya 26 orang sebesar 52% dan meningkat dengan nilai 38 sebesar 76% pada siklus I kemudian pada hasil tes siklus II meningkat nilai 47 sebesar 94%. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penggunaan model pembelajaran kontekstual dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada aspek kognitif kompetensi mendeskripsikan Negara Kesatuan Republik Indonesia di kelas V SD Negeri 060937 Medan Johor.Kata Kunci: Teknik Simulasi, Efektivitas Hasil Belajar, Deskripsi NKRI.
Peran HKBP Sihorbo Tanjung dalam Penyebaran Agama Kristen Protestan di Desa Rura Tanjung Kecamatan Pakkat Kabupaten Humbang Hasundutan, 1956-2018 Sipahutar, Monika; Hutauruk, Ahmad Fakhri; Asnewastri, Asnewastri
MUKADIMAH: Jurnal Pendidikan, Sejarah, dan Ilmu-ilmu Sosial Vol 3, No 2 (2019)
Publisher : Prodi Pendidikan Sejarah Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Islam Sumatera

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1094.459 KB) | DOI: 10.30743/mkd.v3i2.1687

Abstract

Setelah dilakukannya zending RMG ke wilayah Nusantara, maka tak luput pula RMG masuk ke Tanah Batak. Diawali dengan berdirinya gereja di Tarutung hingga meluas ke seluruh wilayah Tanah Batak. Zendeling Pekabaran Injil Zending Batak yang pertama sekali diutus oleh Zending HKBP ke Desa Rura Tanjung adalah Gr Ogus Hutagalung sejak tahun 1920. Gr Ogus Hutagalung berhasil menyebarkan agama Kristen Protestan terutama kepada penduduk yang belum menganut agama. Penelitian ini menggunakan metode penelitian sejarah. Adapun hasil penelitian yang diperoleh bahwa berdirinya HKBP Sihorbo Tanjung tidak terlepas dari pengaruh pengembangan Zending atau Pekabaran Injil ke berbagai daerah sebagi indikator panggilan gereja yang hidup seperti Zending Batak yang datang ke Rura Tanjung. Peranan HKBP Sihorbo Tanjung dalam menyebarkan agama Kristen Protestan di Rura Tanjung semakin berkembang hingga sampai sekarang (2018) terlihat dari berbagai bidang misalnya: bidang pendidikan, bidang Diakoni (pelayanan sosial), bidang kesehatan, bidang ekonomi.
Potensi Radikal-Terorisme dalam Paham Teologi Salafiyah: Studi Kasus terhadap Yayasan Minhaj As-Sunnah Medan, Sumatera Utara Adenan, Adenan; Matondang, Husnel Anwar
MUKADIMAH: Jurnal Pendidikan, Sejarah, dan Ilmu-ilmu Sosial Vol 3, No 1 (2019)
Publisher : Prodi Pendidikan Sejarah Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Islam Sumatera

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1126.253 KB) | DOI: 10.30743/mkd.v3i1.1000

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk menjawab kecurigaan sebagian anggota masyarakat terhadap Salafiyah secara umum. Salah satu yayasan berfahan salafi, yaitu Yayasan Minhaj as-Sunnah, dijadikan sebagai objek penelitian. Fokus masalahnya adalah apa yang melatarbelakangi Yayasan Minhaj As-Sunnah menjadikan Salafiyah sebagai dasar teologis keagamaannya dihubungkan dengan pemahaman radikalisme-terorisme. Hasil temuan dari penelitian ini adalah Manhaj Salafiyah menggunakan metodologi penafsiran teks Al-Quran dan Sunnah yang disusun para salaf untuk membentengi Islam dari penafsiran-penafsiran keliru dan menyesatkan yang didasari oleh kepentingan hawa nafsu. Yayasan Minhaj As-Sunnah memahami bahwa Manhaj Salafiyah tidak memiliki hubungan dengan gerakan dan pemahaman radikal-terorisme.Kata kunci: Salafiyah, Minhaj As-Sunnah, radikalisme, terorisme.

Page 1 of 4 | Total Record : 38