cover
Contact Name
Iwan Tri Bowo
Contact Email
iwan13312229@gmail.com
Phone
+6285268719668
Journal Mail Official
lp3m@stikesmuh-pringsewu.ac.id
Editorial Address
Jl. KH. Ghalib No. 112 Pringsewu Lampung
Location
Kab. pringsewu,
Lampung
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Kesehatan
ISSN : 20896484     EISSN : 26558157     DOI : https://doi.org/10.35952/jik
Core Subject : Health,
Jurnal Ilmiah Kesehatan, This journal is intended as a medium for communication among stake holders on health research such as researchers, educators, students, practitioners of Health Office, Department of Health, Public Health Service center, as well as the general public who have an interest in the matter. with registered number ISSN ONLINE : 2655-8157, ISSN PRINT: 2089-6484. This journal contains a script on Health Sciences that includes: Nursing, Midwifery, Dental health, Pharmacy, Environmental Health, Nutrition, Health analyst, Labor Health, Public health.
Articles 117 Documents
Hubungan Pengetahuan Wanita Usia Subur Dengan Motivasi Melakukan Pemeriksaan PAP SMEAR. Adhyatma, Aminah Aatinaa
Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 8, No 2 (2019): Jurnal Ilmiah Kesehatan
Publisher : STIKes Muhammadiyah Pringsewu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35952/jik.v8i2.153

Abstract

Deteksi dini kanker serviks salah satunya melalui pemeriksaan Pap Smear, sebagai pemeriksaan sitologi untuk melihat adanya keganasan pada epitel serviks/ porsio. Salah satu masalah pelaksanaan Pap Smear umunya masih disebabkan karena masih rendahnya tingkat pendidikan dan pengetahuan penduduk Indonesia mengenai pemeriksaan Pap Smear. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan Wanita Usia Subur (WUS) dengan motivasi melakukan pemeriksaan Pap Smear di Desa Jetis Wilayah Kerja Puskesmas Jimbaran Tahun 2012. Desain penelitian yang digunakan adalah survey analitik secara Cross Sectional pada wanita usia subur usia 35-40 tahun di Desa Jetis sebanyak 87 responden diambil dengan teknik Simple Random Sampling. Pengumpulan data dengan menggunakan kuesioner serta analisis data dengan menggunakan uji korelasi KendallTau (?).Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar tingkat pengetahuan responden tentang Pap Smear kurang yaitu sebesar 62,1% sedangkan motivasi responden untuk melakukan pemeriksaan pap smear sebagian besar rendah yaitu sebesar 86,2%. Ada hubungan yang bermakna antara tingkat pengetahuan wanita usia subur dengan motivasi melakukan pemeriksaan pap smear (p value <0,05) dan nilai ? = 0,281 memiliki makna ada hubungan arah positif, hal ini berarti perubahan pengetahuan yang baik akan mempengaruhi motivasi yang tinggi untuk melakukan pemeriksaan pap smear.
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN TENTANG PERAWATAN LUKA DENGAN KEPATUHAN PERAWAT DALAM MELAKSANAKAN PROSEDUR PERAWATAN LUKA Yulianto, Andri
Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 5, No 10 (2016): Jurnal Ilmiah Kesehatan
Publisher : STIKes Muhammadiyah Pringsewu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35952/jik.v5i10.34

Abstract

Kepatuhan seorang perawat dalam melaksanakan prosedur perawatan luka tidak hanya diukur dari pengetahuan perawat tentang perawatan luka, akan tetapi didasarkan pada penilaian dan pengawasan tindakan prosedur. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan tentang perawatan luka dengan kepatuhan perawat dalam melaksanakan prosedur perawatan luka di ruang gelatik dan kutilang RSUD Dr. H. Abdul Moeloek Bandar Lampung tahun 2016. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif korelasi dengan pendekatancross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah perawat pelaksana di ruang rawat inap gelatik dan kutilang RSUD Dr. H. Abdul Moeloek Bandar Lampung dengan jumlah sampel 38 orang. Pengambilan sampel menggunakan totalsampling. Uji statistik yang digunakan adalah chi square. Hasil penelitian didapatkan sebagian besar responden memiliki tingkat pengetahuan baik sebanyak 31 (81,6%) dan patuh sebanyak 29 (76,3%), ada hubungan tingkat pengetahuan tentang perawatan luka dengan kepatuhan perawat dalam melaksanakan prosedur perawatan luka di ruang gelatik dan kutilang dengan nilai pvalue = 0,041 < ? (0,05). Disarankan kepada pihak rumah sakit agar meningkatan kualitas pelayanan khususnya praktik keperawatan melalui upayapenambahan dan pengembangan pengetahuan perawat disertai pendidikan dan pelatihan perawatan luka kepada semua perawat. 
Pengaruh Konsumsi Gula Pasir Dan Gula Aren Terhadap Kadar Gula Dalam Darah Pada Penderita Diabetes Millitus Di Desa Bulokarto Kecamatan Gadingrejo Kabupaten Pringsewu Tahun 2010 Fadhilah, Nur
Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 1, No 1 (2012): Jurnal Ilmiah Kesehatan
Publisher : STIKes Muhammadiyah Pringsewu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35952/jik.v1i1.111

Abstract

Diabetes saat ini menjadi penyakit yang mulai menjangkiti penduduk di Negara-negara berkembang seperti Indonesia. World Healt Organitation (WHO) memperkirakan pada tahun 2030 nanti sekitar 21,3 juta orang Indonesia terkena diabetes. Tujuan penelitiari ini adalah untuk mengetahui perbedaan pengaruh konsumsigula pasir dan gula aren terhadap kadar gula darah pada diabetes melitus Di Desa Bulokarto Kecamatan Gatling Rejo Kabupaten Pringsewu Tahun 2010. Penelitian ini dilakukan dengan metode quasi eksperiment dengan sampel 44 penderita diabetes. Sampel diambil dengan teknik i7>tal sampling dengan cara acak dibagi dalam dua kelompok eksperiment, yaitu kelompok gula pasir dan kelompok gula aren. Pengaruh gula pasir dan gula aren didapat dengan menggunakan uji T dependent dan uji T i,1dependent.Distribusi rata - rata perubahan kadar gula pada kelompok gula aren 25,56 mg/dl dengan standar deviasi 11,74 mg/dL Sedangkan perubahan kadar gula darah pada kelompok gula pasir didapat rata - rata 45,80 mg/dl dengan standar deviasi 14,92 mg/dl. Dengan p value 0.00 maka dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan selisih peningkatan kadar gula yang signifikan antara konsumsi gula pasir dan gula aren terhadap kadar gula darah pada penderita diabetes mellitus di Desa Bulokarto Kecamatan Gadingrejo Kabupaten Pringsewu. Diharapkan penderita diabetes mellitus dapat mengganti pengunaan gula pasir dengan gula aren.
PEMBERIAN ASI ESKLUSIF BERHUBUNGAN DENGAN PENINGKATAN BERAT BADAN BAYI Widayati, Wahyu
Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 4, No 7 (2015): Jurnal Ilmiah Kesehatan
Publisher : STIKes Muhammadiyah Pringsewu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35952/jik.v4i7.40

Abstract

Tumbuh kembang bayi merupakan awal dari pertumbuhan bayi, baik pertumbuhan badan, otak maupun emosional. ASI eksklusif atau lebih tepat pemberian ASI secara eksklusif adalah Bayi hanya diberikan air susu tanpa makanan tambahan lain dianjurkan sampai 6 bulan dan di susui sedini mungkin. Tujuan dalampenelitian ini adalah Mengetahui Hubungan Pemberian ASI Esklusif Dengan Kenaikan Berat Badan Bayi Di BPS Langgeng Sri Asih Kec Pagelaran kab.         Pringsewu Lampung Tahun 2014. Penelitian ini menggunakan penelitiansurvey analitik dengan pendekatan cross sectional dengan total sampling. Besar sampel sebanyak 73 responden.penelitian ini menggunakan data sekunder. Instrumen yang digunakan yaitu cheklis.Hasil uji statistik yang dilakukandengan menggunakan komputerisasi menunjukkan bahwa pemberian ASI Eksklusif sebanyak 44 bayi (60,3%). Kenaikan berat badannya naik yaitu sebanyak 47 bayi (64,4%).Terdapat hubungan antara pemberian ASI esklusif dengan kenaikan berat badan dengan nilai Pvalue0,037.Diharapkan dapat dijadikanpetunjuk maupun panduan dalam pembinaan kesehatan terutama tentang manfaat pemberian ASI esklusif bagi kenaikan berat badan Bayi.
Hubungan Pengetahuan Dengan Kepatuhan Dalam Pembatasan Asupan Cairan Pada Klien Gagal Ginjal Kronik Dengan Hemodialisis Di Rumah Sakit Abdul Moeloek Bandar Lampung Tahun 2013 Sari, Rita
Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 3, No 5 (2014): Jurnal Ilmiah Kesehatan
Publisher : STIKes Muhammadiyah Pringsewu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35952/jik.v3i5.55

Abstract

Penyakit tidak menular menjadi penyebab utama kematian secara global, data WHO menunjukkan data dunia pada tahun 2008, sebanyak 36 juta atau hampir sepertiga kematian disebabkan oleh penyakit tidak menular. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pengetahuan terhadap kepatuhan dalam pembatasan asupan cairan pada klien gagal ginjal kronik diruangan hemodialisa dengan hemodialisis di RSUD Dr. H. Abdul Moeloek Bandar Lampung tahun 2013. Metodelogi penelitian ini mengunakan desain Survei Analitik dengan pendekatan Cross Sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah pasien gagal ginjal kronik yang menjalani hemodialisis di ruang Hemodialisa RSUD Dr. H. Abdul Moeloek Bandar Lampung sebanyak 110 orang, mengunakan teknik sampel Purposive Sampling. Analisis mengunakan uji Chi Square dengan tingkat kemaknaan p < 0,05. Hasil analisis bivariat pada penelitian ini menunjukkan bahwa pengetahuan keluarga memiliki tingkat signifikan 0,000. Saran bagi Rumah Sakit Dr. H. Abdul Moeloek untuk lebih mengintensifkan dalam memberikan asuhan keperawatan berupa tindakan keperawatan seperti menjelaskan alasan pembatasan asupan cairan yang harus dibatasi, mengatur alokasi waktu dan interval minum klien dalam waktu 24 jam, menyediakan wadah atau tempat air minum yang berukuran kecil untuk minum klien, menjelaskan cara pengontrolan rasa haus.
Informed Consent Pada Tingkat Kecemasan Pasien Pre – Operative Aggreswati, Shinta; Ardina, Rani; Sari, Rita; Vellyana, Diny
Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 7, No 2 (2018): Jurnal Ilmiah Kesehatan
Publisher : STIKes Muhammadiyah Pringsewu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35952/jik.v7i2.127

Abstract

Tindakan operasi merupakan pengalaman yang biasa menimbulkan kecemasan. kecemasan biasanya berhubungan dengan segala macam prosedur asing yang dijalani pasien dan juga ancaman terhadap keselamatan jiwa akibat prosedur pembedahan. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan penjelasan informed consent dengan tingkat kecemasan pada pasein pre operasi. Penelitian ini menggunakan metode survey analytic dengan pendekatan cross sectional dan analisis uji chi square. Sampel pada penelitian ini adalah pasien pre operasi. Pengumpulan data pada penelitian ini mengunakan kuisioner informed consent dan kecemasan HRS-A. Hasil analisis bivariat bahwa ada hubungan penjelasan informed consent dengan tingkat kecemasan pada pasein pre operasi. Diharapkan Petugas kesehatan sebaiknya lebih menekankan pada komunikasi timbal balik dalam pemberian informed consent pada pasien sehingga dapat memenuhi kebutuhan informasi pasien
PENGETAHUAN IBU TENTANG MAKANAN PENDAMPING ASI BERHUBUNGAN DENGAN PEMBERIAN MP-ASI PADA BAYI 0-6 BULAN Widayati, Wahyu; ., Istikomah
Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 4, No 8 (2015): Jurnal Ilmiah Kesehatan
Publisher : STIKes Muhammadiyah Pringsewu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35952/jik.v4i8.18

Abstract

Makanan pendamping ASI yang diberikan kurang dari 6 bulan, dapat menyebabkan gangguan di usus. Pemberian MP-ASI terlalu dini pada bayi akan menimbulkan dampak yang kurang baik. Salah satu faktor yang mempengaruhi yaitu pengetahuan, Tujuan dari penelitian ini adalah Mengetahui Hubungan Pengetahuan Ibu Tentang Makanan Pendamping ASI (MPASI) dengan pemberian MP-ASI Pada bayi 0-6 Bulan. Desain penelitian ini menggunakan survey analitik dengan pendekatan cross sectional. Sampel dalam penelitian ini adalah seluruh ibu menyusui yang memiliki bayi usia 0-6 bula di Desa Gumukmas Kec. Pagelara Kab. Pringsewu tahun yang berjumlah 32 orang, dan Instrumen dan alat yang di gunakan dalam penelitian ini adalah kuesioner dan Wawancara.Hasil penelitian dengan menggunakan uji Chi Square menghasilkanp value = 0,00 yang berarti ada Hubungan antara pengetahuan ibu tentang pemberian makanan pendamping ASI dengan pemberian MP-ASI pada bayi 0- 6 bulan di Desa Gumukmas kec. Pagelaran Kabupaten Pringsewu tahun 2013. Kata kunci : pengetahuan MP ASI, pemberian MP ASI
Pesan Kesehatan : Perilaku Hidup Bersih Dan Sehat (Phbs) Anak Usia Dini Dalam Kurikulum Pendidikan Anak Usia Dini Mardhianti, Retno
Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 2, No 3 (2013): Jurnal Ilmiah Kesehatan
Publisher : STIKes Muhammadiyah Pringsewu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35952/jik.v2i3.71

Abstract

Anak yang mendapatkan pendidikan dan pembinaan sejak dini tentang kesehatan, diharapkan akan dapat memiliki kebiasaan sehat, pengetahuan tentang kesehatan dan dapat bertanggungjawab untuk berperilaku sehat ketika anak tersebut beranjak dewasa. Perilaku kesehatan saat dewasa berhubungan dengan pendidikan kesehatan yang diterima oleh seseorang ketika masa kecil. Perilaku hidup bersih dan sehat (PBHS) bertujuan membentuk perilaku yang bersifat preventive terhadap penyakit. Penelitian ini menggunakan Quota sampling dengan jumlah sample sebanyak 94 orang. Penelitian bersifat deskriptif dengan data kuantitatif. Hasil menunjukkan ada sepuluh materi pesan pendidikan kesehatan yang paling banyak dipilih oleh Guru PAUD untuk dimasukkan ke dalam kurikulum pendidikan anak usia dini yaitu Merawat rambut, membuang sampah di tempat sampah, fungsi olah raga, merawat kuku, jajan makanan sehat. perilaku yang dapat merusak telinga, perilaku yang dapat merusak mata, penting makan sayur, perilaku yang dapat merusak hidung, dan merawat gigi. Saran penelitian ini pemberian pesan kesehatan anak usia dini segera dilakukan melalui kurikulum pendidikan anak usia dini.
Tingkat Stress Lansia Berpengaruh Terhadap Kejadian Hipertensi ., Rudiyanto
Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 6, No 2 (2017): Julnal Ilmiah Kesehatan
Publisher : STIKes Muhammadiyah Pringsewu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35952/jik.v6i2.94

Abstract

Hipertensi dapat menyerang hampir semua golongan masyarakat diseluruh dunia, jumlah masyarakat yang terserang hipertensi terus bertambah dari tahun ke tahun. Hipertensi adalah suatu keadaan ketika tekanan darah di pembuluh darah meningkat secara kronis yang didasarkan pada dua fase dalam setiap denyut jantung yaitu fase sistolik dan diastolic. Salah satu faktor yang dihubungkan dengan kejadian hipertensi adalah stress. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui hubungan tngkat stress dengan kejadian hipertensi. Jenis penelitian yang digunakan adalah survey analitik dangan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah lansia diwilayah kerja puskesmas Rejosari sebanyak 112 lansia. Pengambilan sampel dengan cara sampel random sampling yaitu dengan pengambilan secara acak. Sampel dalam penelitian ini yaitu sebanyak 88 orang . Untuk mengukur tingkat stress menggunakan skala HARS dan terdapat 14 item pertanyaan. Pada penelitian ini uji statistik yang digunakan adalah uji chi-square. Hasil uji statistik dengan chi square (X2) diperoleh p-value = 0,001 < ? = 0,05. Hal ini menyatakan bahwa Ha diterima dan H0 ditolak, yang artinya ada hubungan antara tingkat stress dengan kejadian hipertensi pada lansia dengan nilai Odds Ratio sebesar 4.773 yang berarti bahwa lansia yang mengalami tingkat stres sedang 4.773 kali lebih besar terkena resiko hipertensi dibandingkan lansia yang mengalami stres ringan.
Asuhan Kebidanan Akseptor Pil Kombinasi Pada Ny.T Dengan Gangguan Sakit Kepala Astuti, Eka Rati
Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 8, No 2 (2019): Jurnal Ilmiah Kesehatan
Publisher : STIKes Muhammadiyah Pringsewu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35952/jik.v8i2.148

Abstract

Kontrasepsi pil oral kombinasi memiliki efek samping salah satunya yaitu pusing/sakit kepala yang disebabkan karena tingginya kadar hormon estrogen dan progesteron  didalam tubuh sehingga ada beberapa tubuh yang tidak dapat menyesuaikan diri sehingga terjadilah efek samping seperti sakit kepala. Tujuan : Dapat melaksanakan Manajemen Asuhan Kebidanan Akseptor pil  pada Ny. ?T?  dengan gangguan sakit kepala di BPM Yeti Susmiarti Bengkulu Selatan dengan penerapan manajemen asuhan kebidanan sesuai wewenang Bidan. Metode : Studi kasus ini akan dilakukan di BPM Yeti Susmiarti Desa Karang Indah dan waktu penelitian ini akan dilakukan pada bulan Juli 2018. Subjek studi kasus ini adalah Akseptor pil oral kombinasi  Ny.T usia 26 tahun  dengan Gangguan sakit kepala. Hasil : Setelah dilakukan penatalaksanaan pada Ny. T selama 5 hari,  ibu  tidak merasa sakit kepala Kesimpulan : Asuhan sudah dilakukan dan keadaan ibu tidak merasa sakit kepala.

Page 1 of 12 | Total Record : 117