cover
Contact Name
Elika Kurniadi
Contact Email
-
Phone
+6285273102562
Journal Mail Official
lenterasriwijaya@fkip.unsri.ac.id
Editorial Address
Kampus FKIP Bukit Besar Jl. Srijaya Negara, Bukit Besar Palembang - 30139 Indonesia
Location
Kab. ogan ilir,
Sumatera selatan
INDONESIA
Lentera Sriwijaya : Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika
Published by Universitas Sriwijaya
ISSN : 26859564     EISSN : 26847175     DOI : https://doi.org/10.36706/jls
Core Subject : Education,
Lentera Sriwijaya : Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika (p-ISSN: 2685-9564 | e-ISSN: 2684-7175) merupakan jurnal ilmiah yang dikelola dan diterbitkan oleh Program Sarjana Pendidikan Matematika, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Sriwijaya. Jurnal ini memuat artikel hasil penelitian maupun kajian literatur dalam bidang Pendidikan Matematika yang terbit secara berkala 2 kali dalam setahun yaitu pada bulan Mei dan November.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 18 Documents
KEMAMPUAN GENERALISASI PADA MATERI PERSAMAAN GARIS LURUS DALAM PEMBELAJARAN PMRI DI SMP NEGERI 45 PALEMBANG Situmorang, Feralia Goretti; Zulkardi, Zulkardi
Lentera Sriwijaya : Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika Vol 1, No 1 (2019): May
Publisher : Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jls.v1i1.9570

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif yang bertujuan untuk mengetahui kemampuan generalisasi pada materi persamaan garis lurus dalam pembelajaran PMRI. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VIII.8 SMP Negeri 45 Palembang yang berjumlah 32 orang. Proses pembelajaran yang berlangsung disesuaikan dengan prinsip dan karakteristik pembelajaran dengan pendekatan PMRI. Teknik pengumpulan data yang digunakan pada penelitian ini adalah tes tertulis yang terdiri dari 3 soal uraian, observasi dan wawancara yang dibutuhkan untuk memperoleh data pendukung. Berdasarkan hasil penelitian, diperoleh gambaran kemampuan generalisasi matematika siswa pada materi persamaan garis lurus menggunakan pendekatan PMRI dengan rincian sebagai berikut Terdapat 5 orang siswa dengan kemampuan generalisasi rendah dengan rata-rata mencapai tahapan perception; 24 siswa dengan kemampuan generalisasi sedang dengan rata-rata mencapai tahap perception dan expression; 3 orang siswa dengan kemampuan generalisasi tinggi dengan rata-rata ketiga tahap generalisasi dapat muncul dengan baik.
PENGEMBANGAN KOMIK SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN MATEMATIKAPADA MATERI PERBANDINGAN KELAS VII SMP Witanta, Vivian Alfinia; Baiduri, Baiduri; Inganah, Siti
Lentera Sriwijaya : Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika Vol 1, No 1 (2019): May
Publisher : Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jls.v1i1.9565

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses pengembangan komik sebagai media pembelajaran matematikadan mendeskripsikan respon dan hasil belajar siswa setelah menggunakan komik sebagai media pembelajaran matematika pada materi perbandingan kelas VII SMP. Jenis penelitian yang digunakan adalah Reserach and Develop (R&D) dengan tahap penelitian 3-D, yaitu tahap pengembangan (define), tahap perancangan (design) dan tahap pengembangan (develop). Data dikumpulkan dengan instrument penelitian berupa angket terdiri atas lembar validasi dan angket respon siswa serta lembar tes yang selanjutnya dianalisis secara deskriptif. Validasi terdiri dari validasi materi yang menghasilkan nilai rata-rata total 3,625 dengan kategori sangat valid dan validasi media yang menghasilkan nilai rata-rata total 3,47 dengan kategori valid. Angket respon siswa dan lembar tes diberikan kepada subjek setelah uji coba menggunakan komik sebagai media pembelajaran matematika. Hasil yang diperoleh adalah sangat positif dengan persentase 92% untuk respon siswa dan seluruh siswa tuntas dalam tes hasil belajar dengan KKM 75.
PENERAPAN STRATEGI PROBING PROMPTING DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA MATERI RELASI DAN FUNGSI DI SMP Muthmainnah, Muthmainnah; Hapizah, Hapizah; Somakim, Somakim
Lentera Sriwijaya : Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika Vol 1, No 1 (2019): May
Publisher : Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jls.v1i1.9567

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat respons dan hasil belajar siswa setelah diterapkan strategi probing prompting dalam pembelajaran matematika materi relasi dan fungsi di SMP. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dan kualitatif, dengan teknik pengumpulan data terdiri dari observasi, tes, dan wawancara. Subjek penelitian adalah siswa kelas VIII.3 di SMP Negeri 1 Indralaya Selatan. Hasil penelitian menyatakan bahwa respons siswa dalam pembelajaran matematika materi relasi dan fungsi tergolong Baik dengan rata-rata 71,19. Siswa telah mampu memberikan tanggapan dan menjawab dengan baik setiap pertanyaan yang dikemukakan oleh guru. Hasil belajar siswa tergolong Baik dengan rata-rata 71,92. Siswa sudah bisa menjawab soal dengan level C1 dan C2, walaupun masih mengalami kesulitan pada saat menyelesaikan soal dengan level C4.
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA PADA MATERI ARITMATIKA SOSIAL MELALUI MODEL DOUBLE LOOP PROBLEM SOLVING DI KELAS VII SMP NEGERI 1 CILENYI TAHUN PELAJARAN 2017/2018 Kusmiati, Eti
Lentera Sriwijaya : Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika Vol 1, No 2 (2019): November
Publisher : Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jls.v1i2.9885

Abstract

Data awal menunjukkan bahwa hasil belajar siswa kelas VII dalam pembelajaran matematika pada materi aritmatika sosial kurang dari 50% yang mencapai ketuntasan.Salah satu upaya yang bisa dilakukan untuk meningkatkan proses dan hasil belajar siswa dalam pembelajaran matematika pada materi aritmatika sosialadalah dengan menerapkan pendekatan belajar yang dapat mendorong siswa untuk aktif membangun pengetahuannya sendiri serta mengembangkan kemampuan dalam memecahkan masalah. Salah satu pendekatan belajar yang memiliki karakteristik demikian adalah model dlps (double loop problem solving).Mengacu pada latar belakang masalah yang telah dipaparkan, peneliti merumuskan permasalahan yang akan diangkat dan menjadi fokus pada penelitian ini. Adapun rumusan masalah dari penelitian ini dijabarkan dalam bentuk pertanyaan sebagai berikut.?apakah model double loop problem solving dapat meningkatkan hasil belajar siswa dalam pembelajaran matematika di kelas VII SMPN 1 Cilenyi pada materi aritmatika sosial??.Adapun kesimpulan dari penelitian ini adalah sebagai berikut. Model Double Loop Problem Solving dapat meningkatkan hasil belajar siswa dalam pembelajaran matematika di kelas VII SMPN 1 Cilenyi pada materi aritmatika sosial. Hal ini dibuktikan dengan adanya peningkatan hasil belajar siswa dari siklus 1 ke siklus 2. Hasil belajar siswa pada siklus 1 mencapai Nilai rata-rata 73 dengan ketuntasan sebesar 73%. Sedangkan pada siklus 2 hasil belajar siswa mencapai Nilai rata-rata 82 dengan ketuntasan sebesar 93%. Secara keseluruhan dapat disimpulkan bahwa telah terjadi peningkatan hasil belajar dan Ketuntasan Belajarsiswa dalam pembelajaran matematika di kelas VII SMPN 1 Cileunyi pada materi aritmatika sosial.
PENINGKATAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI FUNGSI KUADRAT MELALUI PENERAPAN MODEL INKUIRI TERBIMBING DI KELAS IX.4 SMP NEGERI 1 PALEMBANG Hiltrimartin, Cecil; Pratiwi, Yanti
Lentera Sriwijaya : Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika Vol 1, No 2 (2019): November
Publisher : Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jls.v1i2.10099

Abstract

Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas yang bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar matematika siswa melalui penerapan  model inkuiri terbimbing pada pembelajaran matematika di Kelas IX.4 SMP Negeri 1 Palembang.  Prosedur pelaksanaan tindakan merupakan siklus kegiatan yang terdiri dari empat tahap, yaitu (1) perencanaan, (2) pelaksanaan, (c) observasi, dan  (d) evaluasi dan refleksi. Data yang diperoleh adalah hasil belajar yang dianalisis secara deskriptif. Berdasarkan hasil analisis data diperoleh petunjuk bahwa terjadi peningkatan persentase ketuntasan hasil belajar matematika siswa dari Siklus I sebanyak 48,07%, sedangkan pada siklus kedua jumlah siswa yang memenuhi criteria keberhasilan mencapai 76,67% dan pada siklus ketiga 93,36%. Oleh karena itu model pembelajaran inkuiri terbimbing ini dapat digunakan sebagai alternative bagi guru untuk meningkatkan hasil belajar matematika siswa SMP.
PENINGKATAN HASIL BELAJAR SISWA MATERI LIMIT FUNGSI ALJABAR MENGGUNAKAN DISCOVERY LEARNING DI SMAN 10 PALEMBANG Sukma, Yovika; Supriyono, Agus
Lentera Sriwijaya : Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika Vol 1, No 2 (2019): November
Publisher : Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jls.v1i2.10041

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar matematika peserta didik melalui model Discovery Learning pada materi Limit Fungsi Aljabar di kelas XI MIA 5 SMA Negeri 10 Palembang Tahun Ajaran 2018/2019. Penelitian ini adalah jenis penelitian tindakan kelas dengan indikator keberhasilan dilihat dari meningkatnya hasil ketuntasan belajar klasikal peserta didik dengan nilai ketuntasan belajar klasikal yang diperoleh minimal 85% dari banyaknya peserta didik. Instrumen yang digunakan adalah instrumen tes berupa soal evaluasi materi matriks berbentuk uraian. Berdasarkan hasil tes pada siklus pertama diperoleh ketuntasan belajar klasikal peserta didik sebesar 58,82%. Kemudian pada siklus kedua, ketuntasan belajar peserta didik meningkat menjadi 88,24%. Dengan demikian pembelajaran model Discovery Learning dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik pada materi Limit Fungsi Aljabar
PENERAPAN PENDEKATAN PROBLEM CENTERED LEARNING UNTUK MENINGKATKAN PERSISTENCE (KEGIGIHAN) MATEMATIS SISWA DI SMP Arsisari, Ayen
Lentera Sriwijaya : Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika Vol 1, No 2 (2019): November
Publisher : Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jls.v1i2.9848

Abstract

Penelitian ini didasarkan pada permasalahan rendahnya kegigihan (persistence) matematis siswa SMP dalam pelajaran matematika.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan kegigihan (persistence) matematis antara siswa yang memperoleh pendekatan PCL (Problem Centered Learning) dan pembelajaran konvensional.Penelitian ini merupakan penelitian kuasi eksperimen dengan desain kelompok control non-equivalent design menggunakan teknik purposive sampling dengan mengambil subjek penelitian adalah siswa salah satu SMP Negeri di Kota Bandung.Sedangkan sampel penelitiannya adalah siswa kelas eskperimen dengan jumlah 34 siswa dan siswa kelas kontrol dengan jumlah 34 siswa.Instrumen yang digunakan adalah tes kemampuan awal matematis, Angket kegigihan dan lembar observasi aktifitas guru dan siswa.Analisis kuantitatif dilakukan dengan menggunakan uji perbedaan rata-rata dan uji Anova dua jalur. Hasil penelitian menunjukkan (1) Tidak terdapat perbedaan yang signifikan kegigihan (persistence) matematis antara siswa yang mendapatkan pembelajaran pendekatan PCL dan pembelajaran konvensional; (2) Terdapat perbedaan kegigihan (persistence) matematis anatara siswa yang memperoleh pembelajaran dengan pendekatan PCL ditinjau dari kemampuan awal (tinggi, sedang, rendah); (3) Tidak terdapat interaksi antara pendekatan pembelajaran yang digunakan (PCL, Konvensional dengan KAM (tinggi sedang, rendah) terhadap peningkatan kegigihan (persistence) matematis siswa.
ANALISIS KESALAHAN SISWA DALAM MENYELESAIKAN SOAL CERITA MATEMATIKA BERDASARKAN PROSEDUR NEWMAN Magfirah, Magfirah; Maidiyah, Erni; Suryawati, Suryawati
Lentera Sriwijaya : Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika Vol 1, No 2 (2019): November
Publisher : Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jls.v1i2.9707

Abstract

Siswa umumnya mengalami kesulitan dalam menyelesaikan soal matematika berbentuk cerita, khususnya pada bidang geometri. Hal tersebut disebabkan siswa belum terlatih menyelesaikan soal berbentuk cerita. Newman menyatakan untuk menyelesaikan soal cerita menggunakan 5 langkah: (1) membaca soal, (2) memahami masalah, (3) transformasi, (4) keterampilan proses, (5) penulisan jawaban. Penelitian ini bertujuan mengetahui kesalahan serta penyebab terjadinya kesalahan siswa dalam menyelesaikan  soal cerita matematika pada materi luas permukaan bangun ruang sisi datar berdasarkan prosedur Newman di MTsN Model Banda Aceh. Pendekatan yang digunakan ialah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Teknik purposive sampling digunakan dalam pemilihan subjek, dipilih 7 dari 33 siswa kelas IX-2 yakni  2 kelompok berkemampuan tinggi dan sedang, dan 3 kelompok berkemampuan rendah. Pengumpulan data dilakukan menggunakan tes dan wawancara.  Analisis data dilakukan  dengan cara reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil dari penelitian ini adalah siswa telah berusaha mengimplementasikan prosedur Newman, namun terdapat beberapa kesalahan. Kesalahan transformasi yang dilakukan oleh 6 siswa. 1 subjek penelitian melakukan kesalahan keterampilan proses. 1 subjek penelitian melakukan kesalahan penulisan jawaban.
PENERAPAN MODEL GENERATIVE LEARNING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK PADA MATERI LIMIT KELAS XI MIPA 1 SMA NEGERI 2 PALEMBANG Nurdiyanto, Tito; Rafida, Inda; Zulkardi, Zulkardi
Lentera Sriwijaya : Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika Vol 1, No 1 (2019): May
Publisher : Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jls.v1i1.9568

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar peserta didik melalui model generative learning pada materi limit di kelas XI MIPA 1 SMA Negeri 2 Palembang. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas, yang dilakukan dalam dua siklus dan setiap siklus terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah peserta didik kelas XI MIPA 1 SMA Negeri 2 Palembang tahun pelajaran 2018/2019 yang berjumlah 36 peserta didik, yang terdiri dari 16 laki-laki dan 20 perempuan. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan hasil tes belajar, yang didukung oleh observasi, dan wawancara untuk memperoleh data tambahan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persentase pencapaian ketuntasan hasil belajar peserta didik pada siklus I secara klasikal adalah 72,22% (20 peserta didik) dengan rata-rata mencapai 80,83. Sedangkan persentasi pencapaian ketuntasan hasil belajar pada siklus II adalah 100% (36 peserta didik) dengan rata-rata mencapai 88,94. Sedangkan hasil observasi dan wawancara menyatakan peserta didik dapat mengikuti pembelajaran dengan baik. Dapat disimpulkan bahwa penerapan model generative learning dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik pada materi limit di kelas XI MIPA 1 SMA Negeri 2 Palembang.
ANALISIS KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH PESERTA DIDIK DALAM MENYELESAIKAN SOAL PISA Mita, Desi Syaras; Tambunan, Linda Rosmery; Izzati, Nur
Lentera Sriwijaya : Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika Vol 1, No 2 (2019): November
Publisher : Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jls.v1i2.10025

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk Mendeskripsikan kemampuan pemecahan masalah peserta didik dalam menyelesaikan soal PISA. Jenis penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif kualitatif. Subjek penelitian ini adalah peserta didik kelas VII A SMP Negeri 5 Tanjungpinang yang berjumlah 35 peserta didik. Dari 35 peserta didik yang mengikuti tes dipilih satu peserta didik yang mewakili kelompok tinggi, dua peserta didik yang mewakili kelompok sedang dan satu peserta didik yang mewakili kelompok rendah. Kedudukan kelompok tersebut ditentukan berdasarkan standar deviasi. Teknik pengumpulan data menggunakan tes, wawancara dan dokumentasi. Analisis data dalam penelitian ini ialah menggunakan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil dalam penelitian ini pada tahap pertama pemecahan masalah menurut tahapan Newman ialah membaca masalah dengan presentase maksimum 98,60%. Kemudian untuk tahap kedua ialah memahami masalah dengan presentase maksimum 78,60%. Tahap ketiga yaitu tahap mentransformasikan masalah memiliki presentase maksimum 65,58%. Tahapan keempat dan kelima yaitu melakukan keterampilan proses dan melakukan penulisan jawaban akhir memiliki presentase yang sama yaitu 63,26%. Hasil menunjukan membaca masalah dan memahami masalah sebagian peserta didik dapat melakukannya dengan baik. Kemudian peserta didik tampak susah dalam melakukan tahapan ketiga yaitu mentransformasikan masalah. Dan lebih sedikit lagi peserta didik yang melakukan tahapan terakhir dengan benar yaitu melakukan keterampilan proses dan melakukan penulisan jawaban akhir.

Page 1 of 2 | Total Record : 18