cover
Contact Name
Marudin
Contact Email
markmarudin88@gmail.com
Phone
+6287762226534
Journal Mail Official
jurnalbadaa@gmail.com
Editorial Address
Jl. TGKH M. Zainuddin Abdul Majid No. 134 Pancor, Kec. Selong Lombok Timur Nusa Tenggara Barat
Location
Kab. lombok timur,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Bada'a: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar
ISSN : 23563192     EISSN : 27147711     DOI : -
Core Subject : Education,
Badaa: Jurnal Pendidikan Dasar terbit sebagai sarana publikasi hasil pemikiran kritis dan ilmiah bagi semua kalangan dalam lingkup pendidikan dasar yang berisi gagasan konseptual, kajian dan aplikasi teori, tulisan praktis serta hasil penelitian pendidikan dan pengajaran sekolah dasar.
Articles 12 Documents
Implementasi Pendidikan Karakter di MIN 1 Leneng Praya Lombok Tengah dan MI Gelondong Panji Sari rachman, arif
Bada'a: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol 1 No 1 Juni (2019): BADA'A: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar
Publisher : Fakultas Tarbiah Institut Agama Islam (IAI) Hamzanwadi NW Pancor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu upaya pemerintah dalam rangka meningkatkan dan menghasilkan kader masa depan yang berkualitas dibidang ilmu, moral dan mental adalah pendidikan karakter. Pelaksanaan pendidikan karakter melalui lembaga-lembaga pendidikan diyakini sebagai langkah tepat untuk mengatasi persoalan yang menimpa generasi muda bangsa ini. Persoalan utama yang melanda generasi muda dewasa ini adalah terjadinya dekandensi moral yang mendesak lembaga-lembaga pendidikan melaksanakan pendidikan karakter mulai dari tingkat sekolah dasar hingga perguruan tinggi. Pendidikan karakter merupakan upaya sungguh-sungguh dalam rangka membantu individu bertindak dan berperilaku sesuai nilai-nilai etis baik di lingkungan sekolah maupun luar sekolah. Mengajarkan nilai tidak cukup dengan memperdengarkan nilai-nilai kepada peserta didik. Agar mereka benar-benar mempelajarinya, mereka harus mengalami dalam berbagai tindakan, serta menjadikan nilai-nilai tersebut sebagai bagian dari mereka Sementara, hasil penelitian berdasarkan fokus penelitian yang pertama  menunjukkan bahwa nilai-nilai karakter yang dikembangkan di MIN Leneng yaitu kejujuran, kerjasama, peduli sosial, peduli lingkungan, kewarganegaraan dan religius. Implementasi Melalui Kegiatan-Kegiatan Ekstrakurikuler, d). Implementasi Pendidikan Karakter melalui keteladanan.
Pembentukan Daya Kreatifitas Dan Karakter Siswa Melalui Pemanfaatan Sampah Dalam Pembuatan Boneka Kangtesboard hurunin, hurunin
Bada'a: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol 1 No 1 Juni (2019): BADA'A: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar
Publisher : Fakultas Tarbiah Institut Agama Islam (IAI) Hamzanwadi NW Pancor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sampah merupakan salah satu permasalahan dalam kehidupan. Tetapi walaupun demikian masih banyak masyarakat yang belum memahami tentang pemanfaatan sampah. Sampah kadang dibuang dan dibiarkan begitu saja tanpa memikirkan akibatnya. Pengelolaan dan pemanfaatan sampah memerlukan kemampuan berkreatifitas. Kurangnya kreatifitas dalam masyarakat khususnya siswa me nyebabkan pengelolaan dan pemanfaatan sampah kurang maksimal. Tujuan ditulisnya karya inovatif ini adalah dengan pemanfaatan sampah dalam membuat karya atau kerajinan tangan dapat membentuk daya kreatifitas dan karakter siswa. Sampah yang dikatakan tidak berguna akan menjadi karya ? karya yang kreatif, indah dan berguna. Manfaat yang diharapkan adalah agar siswa lebih kreatif dalam pemanfaatan sampah dan terbentuk karakter yang diarapkan. Sedangkan untuk guru, agar dapat lebih kreatif memanfaatkan sampah dalam mengembangkan pembelajaran Seni Budaya dan Prakarya ataupun pembelajaran lainnya. Subyek yang dilibatkan dalam penulisan karya inovatif ini adalah siswa kelas IVA SDN 3 Pancor. Karya inovatif ini bukan merupakan penelitian ilmiah, tapi dapat dikatakan berupa suatu ide atau gagasan yang dapat menambah khazanah tentang karya inovatif. Karena bukan bentuk penelitian ilmiah, maka evaluasi yang dilakukan tidak melalui tahapan tahapan, penilaian dilakukan hanya satu kali. Hasil penilaian untuk daya kreatif itas dalam aspek modifikasi 83%, gagasan 86%, kerapian 87%, dan produk 90%. Sedangkan hasil penilaian untuk karakter dalam aspek kejujuran 87%, kerjasama 87%, disiplin 76%, dan tanggung jawab 87%.
Peran Dan Tanggung Jawab Kepala Sekolah Dan Guru Dalam Pengembangan Kurikulum juahab, juahab
Bada'a: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol 1 No 1 Juni (2019): BADA'A: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar
Publisher : Fakultas Tarbiah Institut Agama Islam (IAI) Hamzanwadi NW Pancor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peran adalah sebuah perilaku yang diharapkan dapat menerangkan yang harus dilakukan dalam suatu situasi tertentu baik secara formal maupun informal. Sedangkan tanggung jawab adalah suatu kewajiban untuk melakukan peran atau tingkah laku yang disengaja maupun tidak disengaja menurut cara tertentu. Peran kepala sekolah dalam pengembangan kurikulum yaitu sebagai menejer, dan leader (pemimpin). Sedangkan tanggung jawabnya sebagai kepala sekolah yaitu sebagai pengelola pendidikan dan sebagai pemimpin formal. Peran guru dalam pengembangan kurikulum, menurut Murry Print ada 4 level yaitu sebagai pengembang kurikulum atau designing, peneliti kurikulum atau planning, implementers, dan adapter atau evaluating. Sedangkan dari segi pengelolaannya, peran guru dalam pengembangan kurikulum itu dapat dibedakan antara tiga sifat yaitu yang bersifat sentralilasi,desentralisasi dan sentral desentral. Adapun tanggung jawab guru dalam pengembangan kurikulum yaitu sebagai pengajar, pembimbing, pengembang kurikulum, pengembang profesionalnya dan dapat membina hubungan dengan masyarakat.
Pengembangan Kurikulum Berbasis Pendidikan Karakter andiatma, andiatma
Bada'a: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol 1 No 1 Juni (2019): BADA'A: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar
Publisher : Fakultas Tarbiah Institut Agama Islam (IAI) Hamzanwadi NW Pancor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengembangan kurikulum berbasis karakter adalah sebagai kegiatan yang berupaya untuk menyusun/ merancang (desain) kurikulum baru, mengubah dan menyempur-nakan/memperbaiki kurikulum, implementasi kurikulum, serta pengendalian kurikulum pendidikan Dasar.  Pengendalian ini  meliputi monitoring dan evaluasi kurikulum, serta penyempurnaan kurikulum berdasarkan masukan dari hasil monitoring dan evaluasi terhadap kurikulum pendidikan dasar yang  telah dipraktikkan di jalur institusi pendidikan sekolah maupun luar sekolah dengan berbagai jenis dan ragamnya Nilai nilai yang dijadikan pijakan dalam pengembangan kurikulum haruslah bersumber dari nilai agama, pancasila, budaya, dan tujuan pendidikan nasional. Nilai nilai yang bersumber dari empat pilar tersebut diejawanthakan dalam 18 nilai yaitu Religius, Jujur, Toleransi, Disiplin, Kerja Keras, Kreatif, Mandiri, Demokratis, Rasa Ingin Tahu, Semangat Kebangsaan, Cinta Tanah Air, Menghargai Prestasi, Bersahabat/Komunikatif, Cinta Damai, Gemar Membaca, Peduli Lingkungan, Peduli Sosial, dan Tanggung-jawab.
Desain Pengembangan Kurikulum Pendidikan Dasar masdiono, masdiono
Bada'a: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol 1 No 1 Juni (2019): BADA'A: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar
Publisher : Fakultas Tarbiah Institut Agama Islam (IAI) Hamzanwadi NW Pancor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Desain harus mendorong guru mempertimbangkan berbagai pengalaman belajar anak yang diperoleh diluar sekolah dan mengaitkannya dengan kegiatan belajar di sekolah. Desain harus menyediakan pengalaman belajar yang berkesinambungan. Kurikulum harus di desain agar dapat membantu siswa mengembangkan watak, kepribadian, pengalaman, dan nilai-nilai demokrasi yang menjiwai kultur.Desain kurikulum harus realistis, layak, dan dapat diterima. Tahapan Desain Pengembangan Kurikulum, Mengidentifikasikan misi institusi dan kebutuhan para pengguna pendidikan. Penilaian kebutuhan pembelajar. Menetapkan tujuan kurikulum. Pemilihan strategi pendidikan. Implementasi kurikulum yang baru. Evaluasi dan umpan balik untuk memperbaiki kurikulum.
Internalisasi Nilai-Nilai Islam Dalam Membentuk Sikap Sosial Siswa Melalui Pembelajaran Akidah Akhlak Kelas VA Di MI Bustanul Ulum Pesanggrahan Batu Marudin, Marudin; Gozali, Munawir
Bada'a: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol 1 No 2 Desember (2019): BADA.'A: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar
Publisher : Fakultas Tarbiah Institut Agama Islam (IAI) Hamzanwadi NW Pancor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sikap sosial merupakan tujuan pendidikan nasional dan menjadikan karakter bangsa yang berpradaban. Pelajaran akidah akhlak menjadi salah satu pendidikan wajib untuk membentuk sikap sosial siswa melalui internalisasi nilai ilahiyah dan insaniyah. Untuk mewujudkan sikap sosial diperlukannya desain internalisasi nilai-nilai Islam yang terdapat dalam pembelajaran akidah akhlak.  Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mendeskripsikan sikap social  siswa di MI Bustanul Ulum Pesanggrahan Batu yang dilakukan pada  (1) Bagaimana desain internalisasi nilai-nilai Islam  melalui  pembelajaran akidah akhlak (2) Bagaimana implementasi desain pembelajaran akidah akhlak dalam membentuk sikap sosial siswa (3) Bagaimana hasil implementasi internalisasi nilai-nilai Islam dalam membentuk sikap sosial siswa melalui pembelajaran akidah akhlak. Pendekatan penelitian menggunakan kualitatif diskriptif. Subjek penelitian yaitu kepala sekolah, waka kurikulum, guru akidah akhlak. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan reduksi data, penayjian data dan kesimpulan. Hasil penelitian Pertama menggunakan desain secara makro melalui kerja sama dengan semua komponen yang ada di sekolah, dukungan orang tua dan masyarakat, mikro yaitu melalui proses pembelajaran dalam kelas dan luar kelas, dengan melakukan tahapan perencanaan, transfer pengetahuan, keteladanan, pembiasaan, trainternalisasi dan evaluasi. Kedua implementasi desain dengan cara (1) membuat RPP yang mengacu pada Kopetensi inti dan Kompetensi dasar berpedoman pada Kurikulum 2013 (2) transfer pengetahuan dengan nilai ilahiyah dan nilai insaniyah mencakup pada nilai keimanan, ketakwaan, kejujuran, kedisiplinan, amanah, tanggung jawab, tolong menolong, peduli kebersihan (3) keteladanan di dalam kelas dan luar kelas .(4) pembiasaan dengan kegiatan keagamaan di sekolah dan dalam KBM dengan menggunakan metode pembelajaran (5) trainternalisasi dengan pengawasn, memberikan nasehat, teguran dan sanksi (6) evaluasi dengan ulangan harian,  UTS, UAS. Ketiga  hasil implementasi internalisasi  dapat dilihat dengan terciptanya keadaan kelas dan sekolah yang riligius, siswa yang disiplin, jujur, bertanggung jawab.
Korelasi Kegiatan Ekstrakurikuler Seni Kaligrafi Dengan Bakat Seni Rupa Siswa MI Miftahul Huda Tanjunganom Diwek Jombang Andreastya, Vian Hanes; Almuhtadin, Iqbal Fidi
Bada'a: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol 1 No 2 Desember (2019): BADA.'A: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar
Publisher : Fakultas Tarbiah Institut Agama Islam (IAI) Hamzanwadi NW Pancor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan ekstrakurikuler seni kaligrafi merupakan serangkaian program kegiatan belajar mengajar yang fokus pada pelatihan dan pengembangan tentang seni kaligrafi. Sedangkan bakat merupakan sebuah potensi tersembunyi bawaan dari lahir yang perlu dilakukan latihan dan pengembangan, dengan adanya bakat maka siswa akan mudah serta lebih cepat dalam memahami apa yang dipelajari. Usia anak sekolah dasar merupakan usia perkembangan, yang mana pihak sekolah harus memperkenalkan suatu kegiatan yang dapat memunculkan minat bakat setiap individu siswa, hal tersebut sesuai dengan pendapat Ulin Nuha yang menyatakan ?tidak semua orang mampu menguasai khat/kaligrafi dengan baik, karena kemampuan tersebut sangat erat kaitannya dengan bakat yang dimiliki oleh masing-masing individu?. Penelitian ini dilakukan untuk (1) mendeskripsikan bagaimana pelaksanaan kegiatan ekstrakurikuler seni kaligrafi di MI Miftahul Huda Tanjunganom. (2) mendeskripsikan bakat seni rupa siswa MI Miftahul Huda Tanjunganom. (3) mendeskripsikan korelasi kegiatan ekstrakurikuler seni kaligrafi dengan bakat seni rupa siswa MI Miftahul Huda Tanjunganom. Penelitian ini menggunakan desain penelitian Expostfacto. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas 3,4 dan 5 MI Miftahul Huda dan teknik pengambilan sampelnya menggunakan Stratified Random Sampling. Sampel penelitian ini adalah siswa kelas 3, 4 dan 5 dimana pada setiap kelas akan diambil sebanyak 10 siswa untuk dijadikan sebagai sampel penelitian, sehingga diharapkan mampu mewakili jumlah populasi. Teknik pengumpulan data menggunakan angket, observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan untuk menguji hipotesis menggunakan teknik korelasi Spearman Rank. Setelah dilakukan analisis hubungan maka dapat diketahui nilai Sig 0,046 ? 0,05 sehingga H0 ditolak dan Ha diterima, maka dari itu dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan antara variabel X dengan variabel Y. Kemudian dari R (koefisien korelasi) bernilai 0,366 (positif), maka korelasi antara X dengan Y termasuk jenis korelasi positif (sebanding).
Peran Pembelajaran Akidah Akhlak Dalam Pengembangan Nilai-nilai Akhlak Siswa di MIN 13 Hulu Sungai Utara Rifa'i, Ahmad; Hayati, Rosita
Bada'a: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol 1 No 2 Desember (2019): BADA.'A: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar
Publisher : Fakultas Tarbiah Institut Agama Islam (IAI) Hamzanwadi NW Pancor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengemukakan tentang peran pembelajaran akidah akhlak dalam pengembangan nilai-nilai akhlak siswa kelas IV di MIN 13 Hulu Sungai Utara. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui secara mendalam terkait proses pembelajaran akidah akhlak di MIN 13 Hulu Sungai Utara, meliputi pelaksanaan atau proses pembelajaran akidah akhlak dan faktor-faktor pendukung dan penghambat pembelajaran akidah akhlak dalam pengembangan nilai-nilai akhlak siswa.Subjek penelitian ini adalah guru mata pelajaran akidah akhlak atau pendidik, siswa atau peserta didik kelas IV.  Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Pengumpulan data dalam penelitian ini adalah metode pengamatan atau observasi, wawancara atau interview, dan dokumentasi. Proses analisis data yakni dengan menelaah seluruh data dari hasil observasi, hasil wawancara, dan dokumenter yang berhubungan dengan pembelajaran akidah akhlak dalam, pengecekan keabsahan temuandilakukan dengan cara keikutsertaan peneliti. Penelitian yang lakukan dapat disimpulkan bahwasanyaproses pembelajaran akidah akhlak guru menjalankan tugasnya sesuai dengan kurikulumyang berlaku,dimana terlihat ketika siswa mampu membiasakan mengucakan salam dan menjawab salam, serta mampu melafalkan asma? al husna. Dalam pengembangan nilai-nilai akhlak siswa dipengaruhi oleh beberapa faktor diantaranya adalah faktor keluarga, lingkungan sekolah dan masyarakat.
Penerapan Metode Bernyanyi Pada Pembelajaran Tajwid Di Rumah Qur’an An-nur Banjarmasin Ansari, Muhammad Iqbal
Bada'a: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol 1 No 2 Desember (2019): BADA.'A: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar
Publisher : Fakultas Tarbiah Institut Agama Islam (IAI) Hamzanwadi NW Pancor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu kesulitan peserta didik dalam belajar ilmu tajwid adalah ketidak sesuaian gaya belajarnya dengan metode yang diterapkan. Olehsebabitu guru harus mengajar dengan metode yang mengakomodasi berbagai gaya belajar. Metode yang dianggap sangat representative adalah metode bernyanyi. Penelitian  ini bertujuan mendeskripsikan penerapan metode bernyanyi pada pembelajaran tajwid di Rumah Qur?an An-Nur Banjarmasin serta mengungkap kendala yang dihadapi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenisstudi kasus. Data primer yang digunakan ialah narasumber, aktivitas, dan lokasi.Analisis dilakukan melalui proses pengumpulan, reduksi, paparan, verifikasi data,dilanjutkan pengambilan kesimpulan. Validitas data dilakukan dengan triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem pembelajaran terdiri dari:1) perencanaan melalui penunjukkan beberapa guru mengikuti pelatihan pembelajaran tajwid dengan metode bernyanyi Fun Tahsin,2) Pengorganisasian dilakukan dengan memberikan tanggung jawab kepada guru yang diberi pelatihan menjadi Divisi Akademik dan mengajarkan metode bernyanyi kepada guru lainnya, 3) pelaksanaan pembelajaran dilakukan dengan metode sam?iyyah syafawiyyah yaitu dengan memperdengarkan materi lagu dan dilanjutkan dengan menyanyikan materi yang didengar oleh peserta didik, dan 4) evaluasi yang dilaksanakan dengan 2 cara, yaitu formatif dan sumatif. Kendala yang dihadapi pada proses pembelajaran dengan metode bernyanyi ialah ketidakhadiran peserta didik dan guru yang masih kurang ekspresif dan malu-malu mengajar dengan cara bernyanyi.
Penerapan Model Pembelajaran Picture And Picture Untuk Meningkatkan Minat Belajar Siswa Pada Pembelajaran Aqidah Akhlak Kelas IV Di MI NW Rumbuk Tahun Pelajaran 2019/2020 Yuliana, Elfa
Bada'a: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol 1 No 2 Desember (2019): BADA.'A: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar
Publisher : Fakultas Tarbiah Institut Agama Islam (IAI) Hamzanwadi NW Pancor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan minat belajar siswa pada mata pelajaran Akidah Akhlak di kelas IV MI NW Rumbuk Tahun Ajaran 2019/2020. Dengan menggunakan model pembelajaran picture and picture dapat meningkatkan minat belajar siswa di kelas IV pada pembelajaran Akidah Akhlak  MI NW Rumbuk Tahun Pelajaran 2019/2020.Jenis penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Penelitian ini meliputi empat tahapan yaitu Perencanaan, Pelaksanaan, Observasi dan Refleksi. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, angket dan tes. Data yang diperoleh dianalisis secara kualitatif untuk menentukan ketuntasan individual dan ketuntasan klasikal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 20 peserta didik pada siklus I pembelajaran menggunakan model pembelajaran picture and picture terdapat masih banyak siswa kelas 4 MI NW Rumbuk, yang tidak tuntas secara individual sehingga ketuntasan klasikal yang dicapai pada siklus I mencapai 60% dan belum mencapai ketuntasan yang ditetapkan yaitu 70%. Jumlah siswa yang tuntas sebanyak 12 siswa (60%) dan siswa yang tidak tuntas sebanyak 8 siswa (40%) dengan nilai rata-rata 74,75%.   Hasil tersebut menunjukkan bahwa pada siklus I secara klasikal peserta didik belum tuntas sebab peserta didik yang memperoleh nilai 60% jauh lebih kecil dari presentasi ketuntasan klasikal yang dikehendaki yaitu 70%. Pada siklus II diperoleh data ketuntasan klasikal sebesar 85% atau 17 orang siswa memperoleh nilai 85% dengan rata-rata hasil belajar 76,5. Hasil pada siklus II tersebut menunjukkan secara klasikal siswa sudah tuntas, sebab siswa yang memperoleh nilai KKM 70% lebih besar dari ketuntasan klasikal yang dikehendaki yaitu 85%. Berdasarkan hasil penelitian di atas dapat disimpulkan bahwa dengan menggunakan model pembelajaran Picture and Picture dapat meningkatkan minat belajar siswa pada mata pelajaran Akidah Akhlak di kelas IV MI NW Rumbuk Tahun Pelajaran 2019/2020.

Page 1 of 2 | Total Record : 12