cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
+6285223443950
Journal Mail Official
Jurnaledukasiunigal@gmail.com
Editorial Address
Jl. R. E. Martadinata No.150, Baregbeg, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat 46213
Location
Kab. ciamis,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Edukasi (Ekonomi, Pendidikan dan Akuntansi)
Published by Universitas Galuh
ISSN : 2355357X     EISSN : 25808818     DOI : -
Core Subject : Economy, Education,
Jurnal Edukasi Memuat hasil penelitian atau kajian teoritis yang berkaitan dengan pengembangan dan peningkatan professi Guru IPS, Kajian Perusahaan (BUMN dan BUMS), Perbankan, Ekonomi, dan Akuntansi.
Articles 12 Documents
Search results for , issue "Vol 5, No 1 (2017): Juni" : 12 Documents clear
PENINGKATAN HASIL BELAJAR IPS PADA KELAS VIIIC SMP NEGERI 1 CIASEM MELALUI MEDIA PEMBELAJARAN TEKA-TEKI SILANG (TTS) Sugianto, Dedi
Jurnal Edukasi (Ekonomi, Pendidikan dan Akuntansi) Vol 5, No 1 (2017): Juni
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (472.99 KB) | DOI: 10.25157/je.v5i1.264

Abstract

Hasil belajar siswa Kelas VIII SMP Negeri 1 Ciasem terhadap mata pelajaran IPS selama ini masih kurang dari 60% siswa yang dapat mencapai KKM. Berdasarkan keadaan tersebut, guru melakukan upaya agar hasil belajar siswa dapat meningkat, yaitu dengan melakukan tindakan berupa penggunaan media Teka-teki Silang (TTS) dalam kegiatan pembelajaran, sebagai media siswa dalam mengerjakan latihan soal-soal. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada Mata Pelajaran IPS yang dilakukan dengan metode Penelitian Tindakan Kelas. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan test dan non test, dengan alat pengumpul data berupa lembar tugas, lembar post test, dan lembar pengamatan baik oleh guru terhadap siswa maupun terhadap guru oleh kolaborator. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada peningkatan yang signifikan terhadap hasil belajar siswa Kelas VIII C setelah diadakan tindakan, bila dibandingan dengan hasil belajarnya sebelum diadaakan tindakan. Penggunaan Media Pembelajaran berupa TTS dapat meningkatkan Hasil Belajar IPS Siswa Kelas VIII A SMP Negeri 1 Ciasem. Karena melalui media TTS sebagai sarana dalam mengerjakan latihan soal-soal, siswa akan berusaha untuk menemukan jawaban soal-soal dalam mengisi TTS, sehungga siswa akan lebih mudah untuk memahami materi pelajaran. mereka tidak merasa bosan dalam mengikuti pelajaran dan akan lebih mudah mengingat materi yang telah dipelajari.
PENINGKATAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR IPA TENTANG BAGIAN-BAGIAN TUMBUHAN MELALUI PENDEKATAN CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING PADA SISWA KELAS IV SDN HEULEUT TAHUN PELAJARAN 2015/2016 Suprihatin, Entin
Jurnal Edukasi (Ekonomi, Pendidikan dan Akuntansi) Vol 5, No 1 (2017): Juni
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (604.636 KB) | DOI: 10.25157/je.v5i1.258

Abstract

Hakikat pembelajaran IPA adalah proses mencari tahu tentang alam secara sistematis, sehingga bukan hanya penguasaan kumpulan pengetahuan yang berupa fakta, konsep, atau prinsip saja tetapi juga merupakan suatu proses penemuan. Karena IPA merupakan ilmu yang bersifat empirik dan membahas tentang fakta serta gejala alam. Fakta dan gejala alam tersebut menjadikan pembelajaran IPA tidak hanya verbal tetapi juga faktual. Hal ini menunjukkan bahwa, hakikat IPA sebagai proses diperlukan untuk menciptakan pembelajaran IPA yang empirik dan faktual. Hakikat IPA sebagai proses diwujudkan dengan melaksanakan pembelajaran yang melatih ketrampilan proses bagaimana cara produk sains ditemukan. Tujuan penelitian yang dilakukan adalah 1) Perbaikan dan peningkatan layanan profesional guru dalam meningkatkan kualitas pembelajaran khususnya pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA). 2) Meningkatkan kualitas isi, masukan, proses, dan hasil pembelajaran mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam. 3) Meningkatkan dan menumbuhkan profesionalisme guru dan produktivitas penelitian tindakan kelas, sehingga guru mampu melaksanakan pelayanan pembelajaran yang bermutu. 4) Memberi kepercayaan kepada siswa untuk meningkatkan aktivitasnya dalam pembelajaran, sehingga para siswa dapat menguasai materi pelajaran secara optimal. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian tindakan kelas. Berdasarkan hasil penelitian tindakan kelas (PTK) dalam pembelajaran bagian-bagian tumbuhan pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam di kelas IV SDN Heuleut Kecamatan Kadipaten tahun pelajaran 2015/2016, penulis dapat menarik kesimpulan sebagai sebagai berikut : 1) Rata-rata skor aktivitas siswa dalam pembelajaran siklus pertama = 3,06 dan rata-rata skor aktivitas siswa dalam pembelajaran siklus = 4,03 kedua semua aspek yang diamati mengalami kenaikan yang sangat signifikan, yakni naik 0,96 poin. Ini menunjukkan bahwa tindakan yang dilaksanakan dalam upaya meningkatkan kualitas proses pembelajaran bagian-bagian tumbuhan pada mata pelajaran IPA dengan menerapkan pendekatan contextual teaching and learning. Hal tersebut berarti pendekatan contextual teaching and learning berhasil meningkatkan aktivitas belajar siswa. 2) Rata-rata nilai siswa pada siklus pertama sebesar 63,3 apabila dibandingkan dengan KKM yang ditetapkan sebesar 70,0, pembelajaran tersebut belum berhasil. Nilai tes akhir setelah pembelajaran pada siklus kedua, rata-rata nilai siswa sebesar 80,0 telah berhasil melampaui nilai KKM yang ditetapkan yaitu sebesar 70,0. Pendekatan contextual teaching and learning dapat meningkatkan aktivitas dan prestasi belajar siswa dalam pembelajaran bagian-bagian tumbuhan pada mata pelajaran IPA di kelas IV SDN Heuleut Kecamatan Kadipaten.
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA DALAM MATERI LEMBAGA NEGARA MELALUI MODEL MIND MAPPING (Penelitian Tindakan Kelas Pada Siswa Kelas VIII K SMP Negeri 1 Jalancagak Semester Ganjil Tahun Pelajaran 2016/2017) Susila, Agus
Jurnal Edukasi (Ekonomi, Pendidikan dan Akuntansi) Vol 5, No 1 (2017): Juni
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (632.939 KB) | DOI: 10.25157/je.v5i1.265

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya prosentase ketercapaian atas Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) yang diperioleh siswa kelas VIII K SMP Negeri 1 Jalancagak. Dari jumlah siswa 42 orang yang mengikuti post tes pada materi Lembaga Negara dengan pembelajaran Mind Mapping, hanya 5 orang yang dapat dinyatakan lulus (11,90%) dan sisanya sekitar 37 orang dinyatakan belum lulus (88,10%). Data tersebut menunjukkan bahwa hasil belajar dalam bahan ajar tersebut dapat dinyatakan belum tuntas. Oleh karena itu, untuk kasus tersebut perlu diadakan remedial klasikal. Proses remedial klasikal dalam kasus ini penulis lakukan melalui kegiatan penelitian tindakan kelas. Rumusan permasalahan penelitian ini adalah: ?Apakah Model Mind Mapping dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas VIII K dalam materi Lembaga Negara PKn?? Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan hasil belajar siswa dapat dilakukan dengan menerapkan model Mind Mapping. Hal ini terbukti dengan adanya peningkatan hasil belajar dari siklus 1 ke siklus 2. Hasil tes siklus 1 mencapai rata-rata sebesar 60 pada kategori rendah dan pada siklus 2 meningkat menjadi 79,76 pada kategori baik. Jadi hasil belajar mengalami peningkatan sebesar 19,76.
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI PEMBELAJARAN MENULIS PENGUMUMAN SEDERHANA MELALUI METODE PEMBERIAN TUGAS (Penelitian Tindakan Kelas di Kelas VI Semester II SD Negeri Buahkapas Tahun Ajaran 2015/2016) Suhaeti, Eti
Jurnal Edukasi (Ekonomi, Pendidikan dan Akuntansi) Vol 5, No 1 (2017): Juni
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (455.264 KB) | DOI: 10.25157/je.v5i1.256

Abstract

Peningkatan keberhasilan belajar siswa diantaranya dapat dilakukan melalui upaya memperbaiki proses pembelajaran diantaranya melalui penggunaan metode pembelajaran. Setiap pembelajaran menuntut strategi tertentu yang memiliki hubungan erat dengan metode pembelajaran. Dengan demikian nampak bahwa metode pembelajaran yang digunakan dalam suatu pembelajaran sangat penting karena setiap metode memiliki karakteristik tersendiri yang akan memberikan hasil memuaskan apabila ditetapkan dalam strategi pembelajaran yang cocok sesuai dengan tujuan, situasi dan kondisi yang dihadapinya. Tujuan penelitian yang dilakukan adalah untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada perencanaan dan pelaksanaan pembelajaran menulis pengumuman sederhana dengan menggunakan metode pemberian tugas. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian tindakan kelas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: Hasil menulis siswa setelah diberikan tindakan pembelajaran pada siklus II, menunjukkan adanya peningkatan kemampuan menulis pengumuman sederhana dari siklus I. hasil menulis pengumuman sederhana pada siklus II sangat baik, walaupun ada beberapa pengumuman sederhana siswa yang berkategori cukup. Dengan demikian pemberian tindakan pada siklus I, dan II, pembelajaran menulis pengumuman sederhana dengan menggunakan metode pemberian tugas terbukti mampu 80% meningkatkan kemampuan menulis pengumuman sederhana siswa.
PENGGUNAAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE JIGSAW UNTUK MENINGKATKAN MINAT SISWA BELAJAR PPKN (Penelitian Tindakan Kelas di Kelas VII-B SMPN 1 Tanjungsiang) Hidayat, Taufik
Jurnal Edukasi (Ekonomi, Pendidikan dan Akuntansi) Vol 5, No 1 (2017): Juni
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (834.479 KB) | DOI: 10.25157/je.v5i1.261

Abstract

Alternatif  kreatif untuk itu adalah pembelajaran yang mampu menyeimbangkan kerja belahan otak kiri dan belahan otak kanan. Otak kiri memainkan peranan penting dalam pemrosesan logika, kata-kata, matematika dan urutan atau yang disebut sebagai otak yang berkaitan dengan pembelajaran akademis. Sedangkan otak kanan berkaitan dengan irama, musik, gambar, warna, ruang dan imajinasi atau yang disebut sebagai otak yang berkaitan dengan aktivitas kreatif. Kombinasi kerja kedua belahan otak dalam suatu pembelajaran inilah yang dapat mereproduksi kreativitas penguasaan konsep pembelajaran. Impelementasi media pembelajaran yang tepat untuk itu adalah Audio Visual. Media ini merupakan teknik yang paling baik dalam membantu proses berfikir otak secara teratur karena menggunakan teknik grafis yang berasal dari pemikiran manusia yang bermanfaat untuk menyediakan kunci-kunci universal sehingga membuka potensi otak. Sehingga materi pelajaran yang diringkas menjadi terpola secara visual dan grafis yang akhirnya dapat membantu merekam, memperkuat, dan mengingat kembali informasi yang telah dipelajari. Penelitian ini dilaksanakan di kelas VII-B, dengan data hasil pembelajaran sebagai berikut : 1) rata-rata minat pada siklus dua   adalah  91%, dan berkategori tinggi; 2) rata-rata aktivitas / keterampilan proses pada dua siklus berkategori sangat tinggi; 3) persepsi baik siswa terhadap pembelajaran adalah sebagian besar siswa sangat setuju (65,14%). Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Jigsaw terbukti mampu meningkatkan minat belajar PPKn dan aktivitas siswa di kelas VII-B SMPN 1 Tanjungsiang, pada materi ? Tentang Kepatuhan Terhadap Norma?.
IMPLEMENTASI PENGGUNAAN MODEL COOPERATIVE LEARNING PADA MATA PELAJARAN PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN (Penelitian Tindakan Kelas di Kelas VIII-d SMPN 6 Subang) Badrisyeh, Edi
Jurnal Edukasi (Ekonomi, Pendidikan dan Akuntansi) Vol 5, No 1 (2017): Juni
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (567.468 KB) | DOI: 10.25157/je.v5i1.266

Abstract

Model Ccoperative Learning adalah suatu model pembelajaran di mana siswa belajar dalam kelompok kecil yang terdiri dari 4-6 orang untuk membantu siswa belajar memecahkan suatu masalah. Model pembelajaran kooperatif dikembangkan untuk mencapai setidak-tidaknya 3 tujuan yaitu: a. hasil belajar Akademik, meskipun pembelajaran kooperatif meliputi berbagai macam tujuan sosial,pembelajaran kooperatif juga bertujuan untuk menciptakan kinerja siswa dalam tugas-tugas akademik dan perubahan norma yang berhubungan dengan hasil belajar.; b. penerimaan terhadap perbedaan individu, efek penting yang kedua dari pembelajaran kooperatif adalah penerimaan yang luas terhadap orang yang berbeda menurut ras, budaya, kelas sosial, kemampuan maupun ketidakmampuan pembelajaran kooperatif memberi peluang kepada siswa yang berbeda latar belakang dan kondisi untuk bekerja saling bergantungan satu sama lain atas tugas-tugas bersama, dan melalui struktur penghargaan kooperatif, belajar untuk menghargai satu sama lain, c. pengembangan ketrampilan social, untuk mengajarkan kepada siswa ketrampilan kerjasama dan kolaborasi, ketrampilan ini sangat penting untuk dimiliki dalam masyarakat dimana banyak aktifitas sebagian besar dilaksanakan dalam organisasi yang saling bergantung satu sama lain dalam masyarakat dengan budaya yang saling beragam. Penelitian ini dilaksanakan di kelas VIII-d, dengan data hasil pembelajaran sebagai berikut: Pada siklus II terlihat bahwa kemampuan siswa dalam menguasai materi sudah mengalami peningkatan. Hal ini dapat dilihat dari pencapaian hasil rata-rata kelas siklus II yaitu (79,83) antara siklus I ke siklus II mengalami peningkatan sebesar (5,39) dan prosentase ketuntasan belajar klasikal II yaitu (94,4 %) antara siklus I ke siklus II mengalami peningkatan sebesar (5,55 %). Hal ini berarti bahwa dalam siklus II ini sudah sesuai dengan tujuan yang diharapkan. Berdasarkan hasil penelitian tindakan kelas yang telah dilaksanakan dapat disimpulkan bahwa: a. Penggunaan model kooperatif learning pada mata pelajaran PKn dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Peningkatan ini disebabkan karena adanya keaktifan siswa baik aktif bertanya maupun mengeluarkan pendapatnya. b. Pelaksanan pembelajaran dengan menggunakan model kooperatif learning dengan pokok bahasa kedaulatan rakyat dan sistem pemerintahan di Indonesia dapat meningkatkan keaktifan siswa dalam bertanya maupun mengemukakan pendapatnya.
MENINGKATKAN KECAKAPAN SISWA KELAS VIII DALAM MENULIS PUISI MELALUI PENERAPAN PENDEKATAN RESPONS PEMBACA (Penelitian Tindakan Kelas di Kelas VI SD Negeri Balagedog Kecamatan Sindangwangi Kabupaten Majalengka Semester II Tahun Ajaran 2015/2016) Juriah, Juriah
Jurnal Edukasi (Ekonomi, Pendidikan dan Akuntansi) Vol 5, No 1 (2017): Juni
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (456.917 KB) | DOI: 10.25157/je.v5i1.255

Abstract

Sebagian besar siswa mengalami banyak kesulitan dalam mengembangkan ide atau gagasan dan kebingungan dalam pemilihan kata (diksi). Kesulitan yang dialami siswa juga pada umumnya berkaitan dengan tema, cara penulisan, menentukan kata (diksi), menentukan amanat, rima yang terkandung dalam puisi, penentuan imaji, majas dan kata konkret. Penelitian Tindakan Kelas ini bertujuan untuk mendeskripsikan perencanaan, pelaksanaan, dan hasil pembelajaran menulis puisi dengan menggunakan Pendekatan Respons Pembaca. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian tindakan kelas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Pembelajaran dimulai dengan pemberian beberapa teks puisi atau buku kumpulan puisi kemudian siswa membacanya; 2) Setelah membaca, siswa diminta untuk mengungkapkan pendapatnya, menyatakan apa saja yang ada dipikirannya. 3) Siswa menuangkan gagasan atau ide yang telah mereka dapat dari respons ke dalam menulis puisi baru. Pemberian tindakan pada siklus I, dan II, pembelajaran menulis puisi dengan menggunakan pendekatan respons pembaca terbukti mampu 80% meningkatkan kemampuan menulis puisi siswa.
PENGGUNAAN METODE INKUIRI UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN SISWA TENTANG KELILING DAN LUAS LINGKARAN DI SDN GARDUSAYANG I KECAMATAN CISALAK KABUPATEN SUBANG Susana, Anna
Jurnal Edukasi (Ekonomi, Pendidikan dan Akuntansi) Vol 5, No 1 (2017): Juni
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (462.643 KB) | DOI: 10.25157/je.v5i1.260

Abstract

Penelitian Tindakan Kelas ini bertujuan untuk membantu meningkatkan pemahaman siswa tentang keliliing dan luas di SD Negeri Gardusayang I Kecamatan Cisalak Kabupaten Subang dengan menggunakan metode inkuiri. Selain itu untuk memperoleh angka kredit pengembangan profesi sebagai salah satu persyaratan dalam kenaiakan jenjang kepangkatan dari golongan ruang IV a Ke IV b. Subyek dari penelitian ini adalah siswa kelas VI SDN Gardusayang I Kecamatan Cisalak Kabupaten Subang. Kesimpulan dari penelitiana ini adalah dengan atau melalui metode inkuiri dapat meningkatkan pemahaman siswa dan keberanian bertanya, menjawab, cakap. Sehingga hal ini dapat dijadikan sebagai alternative pemecahan masalah siswa dalam meningkatkan prestasi belajar siswa terutama dalam pembelajaran Matematika.
PENGGGUNAAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE KEPALA BERNOMOR TERSTRUKTUR (KBT) DALAM MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA SISWA SMP Suprayogi, Sri
Jurnal Edukasi (Ekonomi, Pendidikan dan Akuntansi) Vol 5, No 1 (2017): Juni
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (686.976 KB) | DOI: 10.25157/je.v5i1.267

Abstract

Pencapaian prestasi belajar siswa yang sesuai dengan tujuan pembelajaran merupakan harapan dari semua guru, tetapi kadang-kadang kontradiksi dengan kenyataan dalam hal ini tidak semua siswa mencapai prestasi belajar yang sesuai dengan harapan. Salah satu penyebabnya adalah kebanyakan pengetahuan yang dimiliki siswa diperoleh dengan cara ditransfer dari guru bukan belajar dengan cara menemukan sendiri pengetahuannya sehingga siswa cenderung menghapal akibatnya sulit untuk mengembangkan dan mudah lupa. Untuk itu perlu dicari alternatif model pembelajaran yang berpusat pada siswa, salah satunya adalah model pembelajaran kooperatif tipe KBT. Penelitian ini berjudul: ?Penggunaan Model Pembelajaran Kooperatif tipe Kepala Bernomor Tersruktur Dalam Meningkatkan Prestasi Belajar Siswa SMP. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan prestasi belajar siswa dan aktivitas pembelajaran yang berpusat pada siswa serta tanggapan siswa pada pembelajaran lingkaran setelah menggunakan model Kooperatif Tipe KBT. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas terhadap siswa kelas VIII.G SMP Negeri 1 Jalancagak Kabupaten Subang yang berjumlah 40 orang. Penelitian dilakukan dalam empat siklus tindakan pembelajaran, dengan langkah-langkah penelitian meliputi orientasi lapangan, pengumpulan data melalui tes formatif, tes blok, jurnal harian siswa, observasi dilakukan tiap akhir siklus tindakan sedangkan angket siswa dan wawancara dilakukan setelah semua siklus dilaksanakan, selanjutnya semua data yang diperoleh dianalisis Berdasarkan hasil analisis data yang meliputi aktivitas siswa, daya serap, ketuntasan belajar, tanggapan siswa yang ditulis pada jurnal harian, angket siswa dan dari hasil wawancara dapat disimpulkan bahwa aktivitas belajar siswa mengalami peningkatan dampaknya hasil belajar dan prestasi belajar siswa meningkat tiap siklusnya sedangkan tanggapan dari sebagian besar siswa terhadap proses pembelajaran adalah positif.
PENERAPAN METODE EKSPERIMEN UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA TENTANG STRUKTUR BUNGA DAN FUNGSINYA PADA MATA PELAJARAN IPA DI KELAS IV SD NEGERI BUAHKAPAS KECAMATAN SINDANGWANGI KABUPATEN MAJALENGKA Komarosidah, Komarosidah
Jurnal Edukasi (Ekonomi, Pendidikan dan Akuntansi) Vol 5, No 1 (2017): Juni
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (471.443 KB) | DOI: 10.25157/je.v5i1.254

Abstract

Pembelajaran IPA di SD saat ini, peran guru dalam proses pembelajaran masih bersifat dominan. Dalam pembelajarannya guru menyampaikan materi ajar di depan kelas dengan menggunakan metode ceramah saja sementara murid hanya duduk, mendengarkan dan mencatat apa yang menjadi materi dalam pembelajaran IPA tersebut. Kondisi pembelajaran seperti itu mengakibatkan siswa kurang aktif dan tidak terlibat langsung dalam menemukan makna pembelajaran yang ingin dicapai. Selain itu siswa tidak memperoleh kesempatan dalam mengembangkan kreatifitasnya untuk mendapatkan hasil belajar yang optimal. Tujuan penelitian yang dilakukan adalah untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas IV SDN Buahkapas Kecamatan Sindangwangi Kabupaten Majalengka pada mata pelajaran IPA materi struktur bunga dan fungsinya melalui metode eksperimen. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian tindakan kelas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Dalam penelitian ini, terdapat kekhasan yang terdapat dalam RPP yang dibuat oleh peneliti karena perencanaan pembelajaran IPA pada materi struktur bunga dan fungsinya dikembangkan berdasarkan tahapan-tahapan metode eksperimen. Adapun tahapan-tahapan pembelajarannya terdiri dari tahap persiapan eksperimen, tahap pelaksanaan eksperimen dan tahap tindak lanjut eksperimen. Selain itu tahapan tersebut dijadikan sebagai acuan untuk mengobservasi guru terhadap keterlaksanaan kegiatan pembelajaran dengan menggunakan metode pembelajaran eksperimen. 2) Pelaksanaan pembelajaran dengan menggunakan metode eksperimen ini dilakukan dalam 2 siklus. Pelaksanaan pembelajaran dengan menerapkan metode eksperimen mengacu pada RPP yang dikembangkan berdasarkan tahapan-tahapan metode eksperimen dalam kegiatan pembelajarannya. Siswa terlibat secara aktif dan antusias dalam melakukan eksperimen selama kegiatan pembelajaran berlangsung. 3) Hasil belajar siswa mengalami peningkatan setelah menerapkan metode eksperimen dalam pembelajaran IPA pada materi struktur bunga dan fungsinya. Nilai rata-rata yang diperoleh siswa pada pra siklus adalah 56,11, setelah siklus 1 nilai rata-rata yang diperoleh 60,84, dan setelah siklus 2 nilai rata-rata yang diperoleh 75,26. Selain itu persentase keberhasilan siswa pun meningkat, nilai rata-rata pada pra siklus persentase mencapai 42% setelah siklus 1 mencapai 68,42%, dan setelah siklus 2 mencapai 100%.

Page 1 of 2 | Total Record : 12