cover
Contact Name
Pada Lumba
Contact Email
padalumba@gmail.com
Phone
+6282172150290
Journal Mail Official
apteknikft@gmail.com
Editorial Address
Jl. Tuanku Tambusai Desa Kumu, Rambah Hilir 28557 Rokan Hulu, Riau
Location
Kab. rokan hulu,
Riau
INDONESIA
APTEK
ISSN : 20852630     EISSN : 26559897     DOI : -
Core Subject : Engineering,
APTEK (Aplikasi Teknologi) menerbitkan manuskrip penelitian terkait dengan ilmu teknik. Tujuan jurnal ini adalah untuk menyebarluaskan hasil-hasil penelitian dan studi ilmiah yang berkontribusi pada pengembangan teori dan konsep-konsep ilmu pengetahuan serta penerapannya pada bidang teknik. Ketentuan penerbitan, manuskrip tidak pernah dipublikasikan atau tidak sedang diajukan di jurnal lain.
Articles 33 Documents
Aplikasi Sistem Fire Weather Index (Fwi) untuk Pendugaan Kelembaban Udara Dilahan Gambut Desa Rimbo Panjang Kampar, Pekanbaru khofifah, Saidatun; Juandi, M; Hamdi, M.; Malik, Usman
Aptek Vol 11 No 2 (2019): JURNAL APLIKASI TEKNOLOGI (APTEK)
Publisher : Aptek

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (263.056 KB)

Abstract

Aplikasi sistem Fire Weather Index (FWI) di daerah lahan gambut untuk pendugaan kelembaban udara di Desa Rimbo Panjang Kampar, Pekanbaru, dibimbing oleh Dr. Juandi M.Si dan Dr. M. Hamdi M.Si. Penelitian tentang aplikasi sistem Fire Weather Index (FWI) di daerah lahan gambut untuk pendugaan kelembaban udara didesa Rimbo Panjang Kampar, Pekanbaru telah berhasil dilakukan. Pendugaan kelembaban udara dilakukan dengan menggunakan Parameter kelembaban, kecepatan angin, suhu udara dan curah hujan. Data diambil menggunakan alat AutomaticWeatherSystem (AWS) yang telah dipasang di Desa Rimbo Panjang dengan ketinggian 200m, dan diletakkan ditempat terbuka, hal ini dilakukan agar diperoleh data secara maksimal. Data keluaran dari alat AWS  disimpan secara otomatis ke dalam mini PC berupa kecepatan angin (x1), suhu udara (x2), curah hujan (x3) dan kelembaban (y), kemudian  data yang diperoleh diolah menggunakan program SPSS dengan menggunakan persamaan regresi linier, kemudian memasukkan nilai kelembaban sebagi variabel dependent dan curah hujan, kecepatan angin dan suhu udara sebagai variabel independent, kemudian data diplot menggunakan persamaan regresi linier sehingga diperoleh nilai prediksikecepatan angin (b0= ), suhu udara (b1= ) dan curah hujan (b2= ). Kemudian data di masukkan kedalam persamaan regresi linier sehingga diperoleh model pendugaan kelembaban udara yaitu: y = . Berdasarkan hasil penelitian dapat di informasikan bahwa adanya hubungan antara kelembaban udara sangat berpengaruh terhadap kecepatan angin, suhu udara, dan curah hujan, bahwa semakin kecil kecepatan angin, suhu udara dan curah hujan maka kelembaban udara semakin besar, begitu pula sebaliknya semakin besar kecepatan angin, suhu udara dan kecepatan angin maka kelembabannya akan semakin kecil. Pengolahan data juga dilakukan menggunakan program surver guna mengetahui nilai sebaran kelembaban udara, hasil uji menggunakan program surver menjelaskan bahwa nilai kelembaban udara sangat besar dipengaruhi oleh kecepatan angin dan suhu udara, sedangkan nilai curah hujan sangat sedikit berpengaruh terhadap nilai kelembaban, hal ini dikarenakan nilai curah hujan sangat kecil, sehingga sangat sedikit berpengaruh terhadap nilai kelembaban.   Kata Kunci: kelembaban udara, kecepatan angin, suhu udara, curah hujan, regresi linier, SPSS.  
INTERPRETASI AKUIFER DANGKAL DAN DALAM DENGAN MENGGUNAKAN METODE INVERS SMOOTHNESS-CONSTRAINT LEAST SQUARES DATA GEOLISTRIK KONFIGURASI SCHLUMBERGER DI PLTU TENAYAN RAYA Susoso, Aji; Juandi, M; Dewi, Rahmi; Malik, Usman
Aptek Vol 11 No 2 (2019): JURNAL APLIKASI TEKNOLOGI (APTEK)
Publisher : Aptek

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (400.126 KB)

Abstract

Research of The Interpretation of shallow and deep aquifer by using inversion methods Smoothness-Constraint Least Squares Geoelectric Data Configuration Schlumberger At Tenayan Raya electric steam power Plan has been successfully done and get result. The study was conducted with the aim to analyze and know the potential of shallow and deep aquifer reserve in the area of Tenayan Raya electric steam power Plan. One way to find out the groundwater resources is by exploring using the Schlumberger geoelectric configuration method. This geoelectric method is used to find out the condition of groundwater presence in the location of Tenayan Raya electric steam power Plan with more accurate result. The deep aquifer (water carrier) obtained with the schlumberger geolistrik and then modeled with the Smoothness-Constraint Least Squares Inversion Method which has a smaller error rate. Measurements are made on three (3) stretches in The location of Tenayan Raya electric steam power Plan. The results obtained on the measurement shows the amount of groundwater potential at the location of Tenayan Raya electric steam power Plan at a depth ranging from 17 to 130 m for shallow aquifer Ana 240 m upward for a deep aquifer. The amount of water reserve in the area of Tenayan Raya electric steam power Plan until the depth is 11.300.000 m3 for shallow aquifer Ana for deep aquifer in The Mount of 11.000.000 m3. Keywords : Aquifer, Inversion, Smoothness, Geoelectric, Schlumberger
RESPONS RESPONS STRUKTUR SISTEM FLAT SLAB-DROP PANEL PADA GEDUNG BERTINGKAT TIDAK BERATURAN TERHADAP BEBAN GEMPA DENGAN ANALISIS RESPONS SPEKTRA Syarif, Harriad Akbar; Djauhari, Zulfikar
Aptek Vol 11 No 2 (2019): JURNAL APLIKASI TEKNOLOGI (APTEK)
Publisher : Aptek

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (139.037 KB)

Abstract

Penelitian ini berkaitan dengan sistem pelat lantai yang sering lakukan pada kegiatan konstruksi gedung. Sistem pelat lantai tersebut yaitu sistem balok-kolom dan sistem flat slab-drop panel. Dengan tipikal denah struktur yang sama, struktur dibagi menjadi dua model, yaitu Model A (kondisi eksisting) dan Model B (sistem flat slab-drop panel). Kedua model tersebut terletak di daerah Kota Pekanbaru dengan fungsi bangunan sebagai hotel, dan dimodelkan sebagai struktur rangka pemikul momen khusus (SRPMK). Analisis gempa menggunakan analisis dinamik respons spekta dengan bantuan softwere elemen hingga yang mengacu pada Tata Cara Perencanaan Ketahanan Gempa untuk Bangunan Gedung SNI 1726-2012. Hasil analisis respons struktur yang dilakukan berupa nilai displacement, gaya geser dan tingkat kekakuan. Model B memiliki respons yang baik terhadap gaya gempa yang bekerja. Model B tersebut memakai sistem flat slab-drop panel pada setiap lantainya. Sedangkan Model A memakai sistem gabungan antara flat slab-drop panel dengan balok-kolom (kondisi eksisting).
KLASIFIKASI PENGENDALIAN MATERIAL DALAM MENCEGAH KETERLAMBATAN PROYEK DI KABUPATEN ROKAN HULU Hidayat, Arifal; Suripto, Heri
Aptek Vol 11 No 2 (2019): JURNAL APLIKASI TEKNOLOGI (APTEK)
Publisher : Aptek

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (50.075 KB)

Abstract

Pelaksanaan proyek-proyek infrastruktur terutama untuk konstruksi jalan sering menimbulkan permasalahan yang dapat mengakibatkan waktu penyelesaian proyek tidak sesuai dengan rencana sehingga mengalami keterlambatan yang dapat mengakibatkan kerugian bagi pihak kontraktor. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mengidentifikasi pendapat para pelaku konstruksi jalan tentang langkah-langkah pengendalian material untuk mencegah keterlambatan pada proyek-proyek konstruksi jalan di Kabupaten Rokan Hulu. Penelitian dilakukan dengan menyebarkan kuesioner kepada pihak penyedia jasa kontraktor yang memegang jabatan sebagai Project Manager, Site Manager, Pelaksana, Quality, Surveyor. Dari pengambilan sampel di lapangan dikumpulkan sebanyak 30 responden. Data yang telah terkumpul dihitung indeks kepentingan dan di analisis peringkat (ranking) dari langkah-langkah pengendalian material. Hasil penelitian ini diperolah langkah-langkah pengendalian material untuk mencegah keterlambatan proyek konstruksi jalan di Kabupaten Rokan Hulu adalah sebagai berikut: (1) Penentuan kebutuhan jenis material, (2) Penentuan waktu kedatangan material, (3) Pemeriksaan kesesuaian kuantitas material yang diterima dengan pemesanan, (4) Pemberian persetujuan kualitas sampel yang sesuai dengan spesifikasi, (5) Penentuan waktu pengiriman, (6) Penjagaan gudang untuk melindungi material dari cuaca dan pencurian, (7) Pembuatan laporan pengambilan material dari gudang, (8) Perhitungan pemakaian, dan (9) Untuk material fabrikasi khusus dengan sistem kontrak lengkap dengan harga yang ditetapkan diawal.
PENENTUAN STATUS MUTU DAN TINGKAT CEMARAN AIR SUNGAI rahmi, Alfi; Lumba, Pada
Aptek Vol 11 No 2 (2019): JURNAL APLIKASI TEKNOLOGI (APTEK)
Publisher : Aptek

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (705.823 KB)

Abstract

Air sungai Batang Lubuh digunakan sebagai sumber bahan baku air minum bagi PDAM begitu juga air sungai Pawan merupakan sumber air bersih bagi PAB. Sedangkan pada kenyataannya Sungai-sungai tersebut tidak terlepas dari pencemaran lingkungan sekitarnya, baik itu dari limbah domestik maupun limbah industri. Sekitar sepuluh tahun terakhir banyak industri-industri besar maupun kecil dibangun disekitaran sungai Batang Lubuh dan hampir setiap saat air pasang besar limbah-limbah pabrik ini meluap ke batang air sungai Batang lubuh, hal tersebut tentu saja berakibat membuat kualitas air menurun. Penelitian ini dilakukan pada dua stasiun monitoring pada sungai Batang lubuh dan satu pada sungai pawan. Data yang digunakan adalah data hasil penelitian laboratorium dari BLH dengan Parameter berdasarkan Peraturan Pemerintah No. 82/2001 tentang Pengelolaan Kualitas Air dan Pengendalian Pencemaran Air sungai. Kemudian menentukan tingkat cemaran dengan menggunakan metode Indeks Pencemaran (IP). Dari hasil analisa data didapat  dari 14 parameter terukur secara keseluruhan air sungai Batang Lubuh dan Sungai Pawan masih dalam ambang baku mutu namun ada beberapa parameter yang melebihi ambang baku mutu air kelas I sampai air kelas IV. Berdasarkan Permen Lingkungan Hidup No.115 Tahun 2003 tentang pedoman penentuan status mutu air dengan menggunakan Metode Indeks Pencemaran didapat nilai IP kedalam tingkat tercemar ringan.    
Analisis Kecepatan Masuk Sudut Runner Turbin Cross flow dengan Simulasi CFD Suripto, Heri; Hidayat, Arival
Aptek Vol 12 No 1 (2020): JURNAL APTEK
Publisher : Aptek

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (595.722 KB)

Abstract

Abstrak ? Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis pengaruh kemiringan sudut runner turbin jenis cross flow yang digunakan untuk pembangkit listrik tenaga mikro hidro dengan daya 34,3 kW. Penentuan besar sudut runner turbin yang tepat dapat meningkatkan efisiensi turbin. Metode penelitian yang digunakan adalah dengan metode simulasi Computational Fluid Dynamic (CFD) dengan model turbulens k-ipsilon. Langkah simulasi CFD meliputi simulasi dengan memvariasikan besar sudut runner turbin yang digunakan. Hasil simulasi menunjukan bahwa sudut 30o dapat menghasilkan kecepatan sebesar 48,67 pada parametric  distance 19 simulasi ini menunjukan kecepatan masuk sudut turbin mengalami peningkatan. Simulasi dilakukan pada keadaan steady state dengan kecepatan masuk turbin dibuat tetap.
MODEL PREDIKSI KEDALAMAN MUKA AIR TANAH PADA LAHAN GAMBUT TROPIS Putra, Niko Erdi; Sutikno, Sigit; Fauzi, Manyuk
Aptek Vol 11 No 2 (2019): JURNAL APLIKASI TEKNOLOGI (APTEK)
Publisher : Aptek

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1480.92 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk membuat model prediksi kedalaman muka air tanah pada lahan gambut tropis menggunakan metode regresi dengan model konseptual dan memprediksi elevasi muka air tanah untuk waktu kedepan dengan rentang waktu tertentu. Sasaran dari penelitian ini adalah mampu menganalisa serta memprediksi tinggi muka air tanah yang akurat, relatif cepat dan biaya yang relatif terjangkau. Pengembangan dari penelitian ini adalah salah satu dasar dalam pengelolaan tata air ekosistem gambut. Penelitian ini mengacu pada data cuaca yang telah direkam melalui alat SESAME. Data yang dapat direkam melalui alat SESAME adalah data curah hujan, data suhu, dan data elevasi muka air tanah yang berbentuk file csv beserta grafik. Analisis yang dilakukan pada penelitian ini berdasarkan 4 skenario permodelan, yaitu (1) dengan menggunakan panjang data 1 bulan, (2) dengan menggunakan panjang data 3 bulan, (3) dengan menggunakan panjang data 6 bulan, (4) dengan menggunakan panjang data 12 bulan. Dari 4 skenario tersebut, dapat diketahui yang lebih akurat dalam memprediksi elevasi muka air tanah untuk rentang waktu kedepan adalah dengan menggunakan panjang data 3 bulan dengan nilai korelasi (R) = 0, 77 atau 77% dengan prilaku intensitas curah hujan rendah dibulan juni dan juli, intensitas curah hujan tinggi dibulan agustus. Dengan menggunakan panjang data 3 bulan, permodelan menggunakan metode regresi mampu memprediksi tinggi muka air tanah untuk waktu 3 bulan ke depan secara akurat dengan nilai korelasi (R) = 0,98 atau 98%. Dalam studi ini dapat disimpulkan bahwa metode regresi dengan model konseptual mampu membuat permodelan dalam prediksi elevasi muka air tanah untuk waktu kedepan dengan rentang waktu tertentu.
PENGGUNAAN ERT (ELECTRICAL RESISTIVITY TOMOGRAPHY) UNTUK ANALISIS KARAKTERISTIK GAMBUT DAN CADANGAN KARBON DI PULAU BENGKALIS Frisnel, Wahyu; Sutikno, Sigit; Yusa, Muhamad
Aptek Vol 11 No 2 (2019): JURNAL APLIKASI TEKNOLOGI (APTEK)
Publisher : Aptek

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (295.383 KB)

Abstract

Penelitian ini berkaitan dengan penggunaan ERT(Electrical Resistivity Tomography) untuk analisis karakteristik gambut dan cadangan karbon.  Penggunaan ERT pada kegitan ini dibantu oleh GPS RTK untuk mengetahui koordinat dan elevasi titik yang disurvei, dan bor tangan untuk mengetahui kedalaman gambut. Penggunaan ERT dilapangan menerapkan metode transek, sehingga didapat data koordinat dan ketebalan gambut akan dapat digambarkan peta kontur ketebalan gambutnya. Hasil analisis pada 12 titik di teliti,  memiliki rata-rata ketebalan gambutnya  6,19 meter. data elevasi IPP,ketebalan gambut menunjukkan bahwa ada korelasi yang relatif kuat antara elevasi tanah dan kedalaman gambut dengan R = 0,8964 dan koefisien determinasi R2 = 0,7205. Ada 72% dari elevasi tanah ditentukan oleh kedalaman gambut yang mendalam, dan 28% ditentukan oleh variabel lain. Ditemukan beberapa hasil survey geolistrik tidak sama dengan hasil bor tangan dilapangan. Cadangan karbon di pulau Bengkalis tersimpan 214,34371 Ton/ha di setiap ketebalan 50 cm. Ketebalan gambut berpengaruh terhadap muka air tanah sebesar 2,8%. Sedangkan sisanya 77,2% dipengaruhi oleh faktor lain. Nilai resistivity berpengaruh terhadap kematangan gambut sebesar 3,6%. Sedangkan sisanya 96,6% dipengaruhi oleh faktor lain.
Saiful Bachelor of Engineering Anwar, Saiful; Rizal, Yose; ., Aprizal
Aptek Vol 11 No 2 (2019): JURNAL APLIKASI TEKNOLOGI (APTEK)
Publisher : Aptek

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (410.071 KB)

Abstract

Abstrak? Seiring bertambahnya  ilmu pengetahuan khususnya dibidang permesinan, terutama pada pembubutan radius pada Mesin Bubut konvensional dengan kelemahan: Contour yang dihasilkan kurang akurat, Ukuran cutter radius memiliki keterbatasan, Setiap pergantian ukuran radius yang dibubut membutuhkan waktu rata-rata 10 (sepuluh) menit, pada saat pembubutan radius dalam, pengasahan pahat cukup rumit, penentuan start dan end point radius cukup rumit. penelitian kali ini akan merancang penjepit pahat radius pada bagian Holder toolpost. Hasil dari perancangan  menunjukkan bahwa desain radius tool post yang terbaik yang akan dirancang. Alat ini juga mampu menghasilkan radius ukuran besar hingga R100,  keakurasian (Rmax) alat dapat mencapai kurang dari 100 mikron dengan waktu yang diperlukan pada saat setting pergantian ukuran radius adalah hanya 25 detik.  
PENGARUH VARIASI WAKTU PROSES HARD CHROME PADA SPROCKET GEAR DEPAN SEPEDA MOTOR TERHADAP NILAI KEAUSAN Rizal, Yose; Fathoni, Ahmad; Daulay, Efwin Anggi Muliya
Aptek Vol 12 No 1 (2020): JURNAL APTEK
Publisher : Aptek

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (501.878 KB)

Abstract

Sprocket gear adalah salah satu suku cadang sepeda motor yang mempunyai usia habis pakai. Dalam pengoperasiannya sprocket gear selalu bergesekan dengan rantai, khususnya untuk sprocket gear depan memiliki beban kerja yang lebih besar dari sprocket gear belakang. Dari gesekan dan beban kerja yang besar tersebut menyebabkan keausan dan berkurangnya umur pakai. Maka dibutuhkan ketahanan aus sprocket gear yang tinggi. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan ketahanan aus sprocket gear sepeda motor dengan melakukan electroplating hard chrome. Electroplating hard chrome merupakan sebuah nama yang diadopsi oleh industri untuk proses pelapisan listrik menggunakan chromium. Parameter yang digunakan yaitu variasi waktu lama pelapisan 30, 45 dan 60 menit. Metodologi yang digunakan dalam penelitian ini adalah melakuan electroplating hard chrome dengan variasi lama waktu pelapisan 30, 45 dan 60 menit dan menguji nilai keuasan menggunakan alat uji aus type YC90S-4 standard ISO 9001 CE sesuai dengan ASTM G65. Hasil pengujian keausan yang dilakukan menunjukkan bahwa keausan pada sprocket gear yang telah dilakukan proses hard chrome mengalami penurunan nilai keausan tertinggi terhadap spesimen dasar terjadi pada lama waktu pelapisan 60 menit yaitu sebesar 0,00013289 gram/km atau 60,03%.

Page 1 of 4 | Total Record : 33