cover
Contact Name
Atika Dini Savitri
Contact Email
atika.dini.savitri.20@gmail.com
Phone
+6285232734788
Journal Mail Official
ubtsaintek@gmail.com
Editorial Address
Gedung Rektorat Lantai 3, Jl. Amal lama No 1. Universitas Borneo Tarakan
Location
Kota tarakan,
Kalimantan utara
INDONESIA
Jurnal Borneo Saintek
ISSN : 2615434X     EISSN : 25993313     DOI : http://dx.doi.org/10.35334/borneo_saintek
Jurnal Borneo Saintek diterbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Borneo Tarakan (LPPM UBT). Jurnal Borneo Saintek merupakan jurnal yang memuat artikel-artikel ilmiah dari berbagai disiplin ilmu, diadopsi dari berbagai aktivitas penelitian dosen. Artikel-artikel yang dipublikasikan di Jurnal Borneo Saintek LPPM UBT terbit setahun 2 (dua) kali pada bulan April dan Oktober (E-ISSN 2599-3313 dan P-ISSN 2615-434X) meliputi hasil-hasil penelitian ilmiah asli, artikel ulasan ilmiah bersifat baru, atau komentar dan kritik terhadap tulisan maupun dalam terbitan berkala ilmiah bersifat baru, atau komentar dan kritik terhadap tulisan maupun dalam terbitan berkala ilmiah lainnya.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 93 Documents
KAJIAN RETENSIO URINE PASCA SALIN PERVAGINAM Padlilah, Rahmi
Jurnal Borneo Saintek Vol 1, No 1 (2017)
Publisher : LPPM Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (360.062 KB) | DOI: 10.35334/borneo_saintek.v1i1.885

Abstract

Retensio urine adalah suatu gangguan buang air kecil, dimana terjadi lemahnya pancaran urine, tidak lancar serta rasa ada yang tersisa dan tidak puas, dapat disertai keinginan untuk mengedan atau memberikan tekanan pada suprapubik saat buang air kecil. Volume urine didalam vesika urinaria lebih dari 200 ml. Angka terjadinya retensi urine potpartum berkisar 1,7 sampai dengan 17,9 %. Perubahan fisik yang fisiologis saat kehamilan berlangsung, paritas, epidural anastesi, lama persalinan dan cara persalinan merupakan predisposisi terjadinya gangguan berkemih (retensio urine) Serta episiotomi (p=0,017), tindakan dalam persalinan (38%), durasi persalinan(p<0,001), berat badan bayi saat dilahirkan(p<0,001), paritas(p=0,05) merupakn faktor resiko penyebab yang berhubungan dengan retensio urine. Retensio urine dapat mengakibarkan timbulnya infeksi traktur urinarius yang rekuren dengan kemungkinan gangguan pada traktur urinarius bagian atas. Pendeteksian terhadap kondisi tersebut merupakan hal yang penting untuk pencegahan kearah retensi kronik. Artikel ilmiah ini merupakan studi literatur (literature review) yang mencoba menggali lebih banyk mengenai retensio urine pasca persalinan, faktor-faktor yang menyebabkan retensio urine dan menggunakan jurnal penelitian yang berkaitan dengan retensio urine, keluhan yang paling umum dirasakan wanita dengan retensio urine adalah kesulitan buang air kecil. Terapi pengobatan dan perawatan bertujuan untuk menghindari infeksi urinarian, penurunan elastisitas urinaria dan mencegah terjadinya komplikasi yang lebih berat.
ANALISIS MODEL SIFAT PERTUMBUHAN DAN INDEKS KONDISI KEPITING BAKAU (Scylla serrata) YANG BERASAL DARI PERAIRAN ESTUARIA KOTA TARAKAN Salim, Gazali; Rachmawani, Dori; Septian, Doddy
Jurnal Borneo Saintek Vol 1, No 3 (2018)
Publisher : LPPM Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (412.919 KB) | DOI: 10.35334/borneo_saintek.v1i3.929

Abstract

Tarakan memiliki potensi yang cukup tinggi pada sumberdaya hayati salah satunya adalah kepiting bakau (Scylla cerrata). Tujuan penelitian yaitu untuk menganalisis model pertumbuhan allometri dan indeks kondisi serta rasio kelamin dari kepiting bakau (S.serrata) yang berasal dari perairan Estuaria disekitar kota Tarakan. Metode penelitian Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Pengambilan sampel kepiting bakau (S.serrate) bersifat purposive sampling dengan mengikuti nelayan yang biasa menangkap kepiting S.serrate di habitatnya.  Pengambilan sampel dilakukan sebanyak 2 periode yaitu saat pasang dan surut dengan menggunakan alat tangkap ambau kurung sebanyak 35 unit beserta umpan ikan belut yang dikeringkan. Hasil Penelitian mengenai model pertumbuhan allometri berdasarkan antara dimensi karapas (panjang, lebar dan tebal karapas) denganb berat total dari kepiting bakau (Scylla serrata) jenis kelamin jantan dan betina memiliki pertumbuhan bersifat allometri negatif.  Indeks kondisi antara dimensi cangkang (panjang karapas) dengan berat total untuk jantan dan betina di dominasi bentuk tubuh gemuk sedangkan untuk indeks kondisi antara dimensi cangkang (lebar dan tebal karapas) dengan berat total untuk jantan di dominasi bentuk tubuh kurus dan untuk betina didominasi bentuk tubuh gemuk. Rasio kelamin betina lebih banyak dibandingkan dengan jantan.
PENYELESAIAN MINIMUM SPANNING TREE DENGAN ALGORITMA BERBASIS SOFT COMPUTING DAN APLIKASINYA PADA MASALAH LOGISTIK Kismanti, Shinta Tri; Mukhlash, Imam
Jurnal Borneo Saintek Vol 1, No 1 (2017)
Publisher : LPPM Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (191.044 KB) | DOI: 10.35334/borneo_saintek.v1i1.880

Abstract

Masalah optimasi jaringan adalah pencarian nilai terkecil pada suatu keadaan jaringan. Salah satu masalah optimasi jaringan adalah minimum spanning tree (MST). Masalah MST bertujuan untuk menghubungkan seluruh simpul dalam jaringan sehingga total panjang cabang tersebut dapat diminimumkan. Dalam paper ini, akan ditelaah mengenai penelitian peningkatan solusi paa MST dengan pendekatan soft computing dan aplikasinya pada system logistic. Secara umum solusi penyelesaian MST dapat dilakukan dengan metode eksak dan metode heuristik.
PENERAPAN METODE PERBANDINGAN EKSPONENSIAL PADA SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN PEMBERIAN KREDIT PADA BANK XYZ Yunita, Yunita; Qomariah, Siti; Masdar, Masdar
Jurnal Borneo Saintek Vol 1, No 2 (2018)
Publisher : LPPM Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (358.348 KB) | DOI: 10.35334/borneo_saintek.v1i2.911

Abstract

Sistem Pendukung keputusan (SPK) adalah salah satu perangkat lunak yng dikembangkan sebagai bahan pertimbangan untuk pengambilan sebuah keputusan tertentu. Sistem pendukung keputusan ini menggunakan metode yang akan membantu melakukan proses analisis kredit, melakukan perubahan kriteria, perubahan nilai bobot dan menentukan alternatif yang tepat sasaran. Untuk itu penelitian ini mencoba menggunakan metode The Five C?s Credit Analysis yaitu Character (Keadaan Watak), Capacity (Kemampuan), Capital (Modal), Condition (Kondisi Sosial Ekonomi) dan Collateral (Barang yang diserahkan kreditur yang bersangkutan) dikombinasikan dengan metode MPE (metode perbandingan eksponensial). Perangkat lunak yang dihasilkan dikembangan dengan tahapan metode protyping sehingga menghasilkan sistem yang dinamis karena faktor-faktor baru dan nilai bobotnya dapat diubah dan ditambah sesuai dengan kebutuhan. Hasil penilaian pemilihan nasabah yang diperoleh dari sistem ini dapat memberikan penilaian dan status layak tidak layaknya calon nasabah bagi pimpinan selaku pengambil keputusan.
PEMAHAMAN SISWA SMP DALAM MEMECAHKAN MASALAH ALJABAR DITINJAU DARI KECERDASAN SPASIAL SEDANG Rahayu, Setia Widia
Jurnal Borneo Saintek Vol 2, No 2 (2019)
Publisher : LPPM Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (609.549 KB) | DOI: 10.35334/borneo_saintek.v2i2.1027

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif yang bertujuan untuk mendeskripsikan pemahaman siswa SMP dalam memecahkan masalah aljabar ditinjau dari kecerdasan spasial. Subjek penelitian ini terdiri 1 siswa kelas VIII. Penelitian ini dimulai dengan menentukan subjek dengan menggunakan instrumen tes kecerdasan majemuk, kemudian dilanjutkan dengan pemberian TPM dan wawancara. Pengecekan keabsahan data menggunakan triangulasi waktu.Hasil penelitian menunjukkan bahwa subjek yang memiliki tingkat kecerdasan sedang Subjek dalam membaca dan menggali masalah memiliki jenis pemahaman formal. Di  tahap ini subjek terlebih dahulu membaca secara teliti permasalahan yang diberikan, kemudian menuliskan yang diketahui dan ditanyakan, menyatakan kembali apa yang diketahui dan ditanyakan, selain itu subjek menggunakan bahasa simbol dan menyatakan informasi yang diperoleh dengan disertai penalaran logis yang menghubungkan konsep-konsep ke dalam bentuk aljabar. Sedangkan di tahap membuat rencana, subjek memiliki jenis pemahaman relasional. Subjek ketika di tahap ini menyebutkan rencana pemecahan yang akan digunakan, selain itu subjek memiliki pengalaman menyelesaikan masalah yang mirip dengan masalah yang diberikan dan berhasil memecahkan masalah tersebut. Selanjutnya subjek mampu menyebutkan metode yang akan digunakan untuk memecahkan permasalahan yang diberikan berdasarkan cara yang pernah diterapkan dan berhasil digunakan. Pada tahap melaksanakan rencana pemecahan masalah, subjek memiliki jenis pemahaman relasional. Di tahap ini subjek melaksanakan rencana yang telah dirancang untuk memecahkan masalah dan subjek mampu menjelaskan langkah-langkah penyelesaian yang digunakan, tetapi subjek tidak memaknai simbol/notasi yang digunakan dalam pemecahan masalah. Untuk tahap melihat kembali dan merefleksi, subjek memiliki jenis pemahaman relasional, karena subjek memeriksa jawaban yang diperoleh dengan memperhatikan langkah-langkah yang diterapkan apakah sudah sesuai rencana.
IDENTIFIKASI KECERDASAN LOGIS MATEMATIS SISWA KELAS IX SMPN 12 KOTA TARAKAN Widya Rahayu, Setia; Junarto, Tri
Jurnal Borneo Saintek Vol 2, No 1 (2019)
Publisher : LPPM Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (606.535 KB) | DOI: 10.35334/borneo_saintek.v2i1.635

Abstract

Dalam pembelajaran matematika didukung oleh 2 faktor, yaitu faktor eksternal dan faktor internal. Salah satu faktor internal yang mendukung siswa dalam mempelajari matematika adalah kecerdasan logis matematis. Oleh karena itu peneliti tertarik untuk melakukan penelitian pada siswa kelas IX SMPN 12 Tarakan. Adapun tujuan penelitian ini untuk mengidentifikasi kecerdasan logis matematis siswa kelas IX SMPN 12 Kota Tarakan. Metode penelitian yang dilakukan dengan menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilaksanakan diperoleh kecerdasan logis matematis siswa kelas IX SMPN 12 Tarakan berada pada kategori Tinggi sebesar 10%, Sedang 30% dan Rendah 60%. Siswa dengan kategori kecerdasan logis matematis tinggi mampu membuat klasifikasi tentang informasi-informasi, membadingkan informasi dan strategi untuk memecahkan masalah dengan tepat, mengolah bilangan-bilangan dan menggunakan pemikiran induktif maupun deduktif. Siswa dengan kategori kecerdasan logis matematis sedang, mmpu mengklasifikasi informasi-informasi, membandingkan informasi dan strategi untuk memecahkan masalah dengan tepat, tetapi masih kurang tepat dalam mengolah bilangan-bilangan dan mengungkapkan pemikiran induktif dan deduktif. Sedangkan siswa dengan kecerdasan logis matematis kategori rendah, kurang mampu untuk membuat klasifikasi tentang informasi-informasi, membadingkan informasi dan strategi untuk memecahkan masalah dengan tepat, mengolah bilangan-bilangan dan menggunakan pemikiran induktif maupun deduktif.
ANALISIS KINERJA RUAS JALAN ARTERI TERHADAP PENGARUH HAMBATAN SAMPING DIKOTA TARAKAN (Studi Kasus : Jalan Mulawarman) Mansur, Achmad Zultan; Nawir, Daud; Ariani, Ariani
Jurnal Borneo Saintek Vol 1, No 2 (2018)
Publisher : LPPM Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (162.873 KB) | DOI: 10.35334/borneo_saintek.v1i2.906

Abstract

Hambatan samping adalah dampak terhadap kinerja lalu lintas dari aktifitas samping segmen jalan. Banyaknya aktifitas samping jalan sering menimbulkan berbagai konflik yang sangat besar pengaruhnya terhadap kelancaran lalu lintas. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh hambatan samping terhadap kinerja ruas jalan Mulawarman serta untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi kinerja ruas jalan Mulawarman. Penelitian ini menggunakan metode MKJI 1997 (Manual Kapasitas Jalan Indonesia) dan program SPSS versi 16. Dari hasil perhitungan analisis regresi tentang hubungan hambatan antara kinerja jalan dengan hambatan samping di dapat satu model persamaan yang baik yaitu model linier pangkat, untuk hubungan kecepatan dengan hambatan samping, dan nilai R2 sebesar 0.659, untuk hubungan volume dengan hambatan samping. Faktor dominan dari hubungan kecepatan dengan hambatan samping dari yang pengaruhnya tinggi sampai pengaruhnya terendah adalah pejalan kaki, kendaraan lambat, kendaraan berhenti lalu kendaraan keluar masuk. Sedangkan faktor dominan dari hubungan volume lalu lintas dengan hambatan samping dari yang pengaruhnya tinggi sampai pengaruhnya terendah adalah  pejalan kaki, kendaraan lambat, kendaraan berhenti, kendaraan keluar masuk.
KEANEKARAGAMAN BAKTERI PADA PERAIRAN DI KAWASAN KONSERVASI MANGROVE DAN BEKANTAN (KKMB) KOTA TARAKAN Yulma, Yulma; Ihsan, Burhanuddin; Rafikah, Anisah
Jurnal Borneo Saintek Vol 1, No 3 (2018)
Publisher : LPPM Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (168.313 KB) | DOI: 10.35334/borneo_saintek.v1i3.935

Abstract

Bakteri di perairan merupakan komponen biotik yang penting pada proses dekomposisi sebagai sumber penyedia zat hara. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui keanekaragaman bakteri pada perairan di Kawasan Konservasi Mangrove dan Bekantan (KKMB) Kota Tarakan. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Maret sampai Mei 2018 dengan menggunakan metode deskriptif dengan melakukan identifikasi bakteri pada perairan melalui beberapa tahapan pengujian yaitu uji gram, uji utama dan uji lanjut yang dilakukan di laboraturium Stasiun Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan kelas II Tarakan. Hasil penelitian menunjukkan keanekaragaman bakteri pada perairan sebanyak 9 bakteri (Genus) yaitu Bacillus spp., Corynebacterium spp., Listeria spp., Enterobacteria spp., Pseudomonas spp., Aeromonas spp., Micrococcus spp.,  Staphylococcus spp., dan Actinobacillus spp., dan yang paling dominan ditemukan adalah Bacillus spp.
TINGKAT MOTIVASI PETANI DAN KUALITAS PELAYANAN PENYULUHAN PERTANIAN di KAWASAN PERBATASAN (STUDI KASUS di KECAMATAN KRAYAN KABUPATEN NUNUKAN) Mulyani, Sekar Inten; Sulistyo, Anang; Jafar, Rayhana
Jurnal Borneo Saintek Vol 2, No 1 (2019)
Publisher : LPPM Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (662.817 KB) | DOI: 10.35334/borneo_saintek.v2i1.629

Abstract

Krayan merupakan salahsatu Kecamatan yang ada di Kabupaten Nunukan yang berbatasan langsungdengan Malaysia. Sebagian besar penduduknya bermata pencaharian petani, sehingga perlumengoptimalkan kegiatan penyuluhan pertanian agar dapat meningkatkan pengetahuan,sikap danketerampilan petani dalam berusahatani. Tujuan penelitian ini adalah :1) Mengetahui tingkat motivasipetani mengikuti penyuluhan pertanian di Kecamatan Krayan ;2) Mengetahui kualitas Pelayananpenyuluhan pertanian di Kecamatan Krayan dan 3) Menganalisis hubungan antara motivasi petani dankualitas pelayanan penyuluhan di Kecamatan Krayan. Penelitian ini dilaksanakan di Kecamatan KrayanKabupaten Nunukan pada Bulan Agustus sampai dengan November 2018. Tujuan pertama dan keduadianalisis menggunakan metode deskritif kuantitatif yaitu menggunakan bantuan kuesioner kemudiandata diolah dengan metode skoring berdasarkan skala likert dan dari hasil tabulasi data akandideskripsikan mengenai tingkat motivasi petani dan kualitas pelayanan penyuluhan pertanian diKecamatan Krayan.Tujuan ketiga menggunakan analisis korelasi Spearman Rank (?) dengan bantuanSPSS untuk menganalisis hubungan antara motivasi petani dan kualitas pelayanan penyuluhan diKecamatan Krayan. Responden yang diambil sebanyak 40 petani dengan metode quota sampling.Tingkat motivasi dengan indikator motivasi intrinsik dan ekstrinsik. Tingkat kualitas pelayananpenyuluhan dilihat dari lima dimensi yaitu aspek fisik (tangible), kehandalan (reliability), daya tanggap(responsiviness), jaminan (assurance) dan empati (emphaty). Hasil penelitian menunjukkan tingkatmotivasi petani 60% dalam kategori tinggi dan 40% sangat tinggi. Persepsi petani mengenai tingkatkualitas pelayanan penyuluhan adalah 5% menyatakan cukup, 42,5% baik dan 52,5% sangata baik.Hubungan antara tingkat motivasi dan tingkat kualitas pelayanan penyuluhan sebesar 0,566 (korelasisedang) dengan signifikansi 0,000 (signifikan).
ASOSIASI MAKROALGA DENGAN LAMUN DI PERAIRAN PULAU PANJANG Roem, Muhamad; Wiharyanto, Dhimas; Darnawati, Darnawati
Jurnal Borneo Saintek Vol 1, No 1 (2017)
Publisher : LPPM Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (728.199 KB) | DOI: 10.35334/borneo_saintek.v1i1.886

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi ekologi makroalga dan lamun seperti persentase penutupan, kerapatan, komposisi jenis serta asosiasi makroalga dengan lamun di Perairan Pulau Panjang. Penelitian ini dilaksanakan, pada Bulan Desember 2016 ? April 2017 bertempat di perairan Pulau Panjang. Dalam penelitian ini digunakan metode transek kuadrat secara sistematis sampling pada ekosistem lamun. Transek kuadrat yang digunakan adalah transek kuadrat berukuran 0,5 x 0,5 m dengan masing-masing 6 stasiun yang terdiri 3 sub stasiun dan masing-masing sub stasiun terdiri dari 5 pengulangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa di perairan Pulau Panjang ditemukan 13 jenis makroalga yakni : Hypnea pannosa, Halimeda simulans, Padina boergensenii, Halimeda opantia, Cystoseira sp, Caulerpa sp, Halimeda cylindraca, hypnea sp, Codium sp dan Clorodesmis fastigiata, Sargassum sp, Avrainvillea ercta, Amphiroa sp, dan Caulerpa sp, sedangkan jenis lamun yang ditemukan ada 6 jenis yakni : Cymodocea rotundata, Thalassia hemprichi, Halophila ovalis, Halodule uninervis, Syringodium isoetifolium dan Enhalus acoroides. Kerapatan makroalga yang ditemukan berkisar 10.4 tegakan/m2, sedangkan lamun terdapat pada jenis Thalassia hemprichi dengan kisaran antara 634 tegakan/m2. Penutupan makroalga dan lamun pada perairan Pulau Panjang termasuk dalam kondisi baik/kaya. Asosiasi makroalga dengan lamun yang didapatkan di perairan Pulau Panjang yaitu bernilai negatif artinya saling berkompetensi (bersaing).

Page 1 of 10 | Total Record : 93