cover
Contact Name
Andri Pradipta
Contact Email
andri@ppi.ac.id
Phone
+6285736843439
Journal Mail Official
-
Editorial Address
Jl. Tirta Raya Kota Madiun, Jawa Timur
Location
Kota madiun,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Perkeretaapian Indonesia (Indonesian Railway Journal)
ISSN : 25501127     EISSN : 26568780     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Indonesian Railway Journal, e-ISSN 2656-8780 p-ISSN 2550-1127, is a research journal on railway engineering and technology that publishes articles in the field of mechanical railway engineering, electrical railway engineering, buildings and railway lines engineering, railway transportation management, Artificial intelligent of railway technology, Automation of railway engineering, Railway scheduling optimization and other relevan topics. It is a journal for academicians, professionals and student who want to publish and discuss their research. Author should prepare their manuscript in accordance with the instructions given in Author Guidelines before doing online submission. All submissions will be reviewed and evaluated based on originality, technical research, and relevance to journal contributions. Indonesian Railway Journal is published by Politeknik Perkeretaapian Indonesia Madiun (PPI Madiun) on Maret and September.
Articles 65 Documents
Perencanaan Dan Normalisasi Drainase Ring Dalam Kereta Api Di Akademi Perkeretaapian Indonesia Madiun Aghastya, Adya
Indonesian Railway Journal Vol 2 No 2 (2018): Jurnal Perkeretaapian Indonesia Volume 2 Nomor 2 Tahun 2018
Publisher : Politeknik Perkeretaapian Indonesia Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (885.36 KB)

Abstract

Prasarana perkeretaapian adalah jalur kereta api, stasiun kereta api dan fasilitas operasi kereta api agar kereta api dapat dioperasikan. Salah satu komponen penyusun prasarana perkeretaapian yakni drainase. Drainase jalan kereta api merupakan prasarana yang berfungsi mengalirkan air permukaan ke badan air dan atau ke bangunan resapan buatan. Pada penelitian di lapangan saat ini kondisi dari saluran drainase jalan kereta api di Akademi perkeretaapian Indonesia tidak dalam kondisi yang sesuai terjadi genangan dan endapan lumpur yang di campuri dengan tumbuh ya tanaman liar yang disebabkan karena bangunan drainase yang tidak sesuai dalam pemasangan dan tidak sesuai dengan topografi daerah tersebut. Dari fakta di lapangan dilakukan peninjauan terhadap masalah yang ada pada drainase tersebut. Pola aliran drainase jalan kereta api ini seharusnya di alirkan menuju danau yang mana merupakan saluran pembuangan akhir, namun kebutuhan ini belum terpenuhi sepenuhnya. Dari masalah diatas diambil alternatif untuk menyelesaikan masalah tersebut yang pertama yakni Perencanaan dan Normalisasi Saluran Drainase mencakup (pembersihan drainase, peninggian drainase, pembuatan drainase baru), solusi kedua yakni pembuatan bangunan penunjang mencakup pembuatan gorong-gorong, pembangunan pintu air dan pembuatan rumah pompa
Analisis Tingkat Kepuasan Pelanggan Kereta Api Angkutan Lebaran Di Pulau Jawa Adi, Wahyu Tamtomo; Aghastya, Adya; Fadilah, Lina Nur
Indonesian Railway Journal Vol 1 No 1 (2017): Jurnal Perkeretaapian Indonesia Volume 1 Nomor 1 Tahun 2017
Publisher : Politeknik Perkeretaapian Indonesia Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3047.501 KB)

Abstract

This research aimed to analyze customer satisfaction level of Lebaran trains in Java Island. Data collection was done through observation and spreading of questionnaires. The sample of this data collection is 206 respondents who traveled during  Lebaran with  train  in  Java  Island.  The  result  of the research by using Importance Performance Analysis method shows that the  respondent's expectation for the train service is 82.8 percent while the respondent's  satisfaction  level  is  65.4 percent. Customer Satisfaction Index for all attributes studied was 71.4 percent.  Some  of  the  attributes  that  need  prioritized  for  improvement  are  considered  inconsistent  with  the  expectations of passengers: cleanliness and comfort toilets in  the  station  and  on the  train,  availability  of facilities for the disabled, affordability of ticket prices and suitability of ticket prices with services. Other attributes that are important and considered satisfactory by  respondens  are  information  boards, station staff  friendliness,  cleanliness  and  convenience  at  the  station,  ticket  service  counter,  train staff  friendliness,  cleanliness  and  convenience  in  trains,  on-time  departure  train,  punctuality   of train arrival, travel time and ease of getting tickets.
Peningkatan Keamanan Perjalanan Kereta Api Dengan Penggunaan Sistem Axle Counter Dan Media Transmisi Fiber Optic Untuk Hubungan Blok Di Persinyalan VPI (Studi Kasus Hubungan Blok Stasiun Surodadi - Pemalang) Darmawan, Arief; Yudhanto, Bagoes Eko; ,, Sunaryo; Oktaria, Dhina Setyo
Indonesian Railway Journal Vol 1 No 1 (2017): Jurnal Perkeretaapian Indonesia Volume 1 Nomor 1 Tahun 2017
Publisher : Politeknik Perkeretaapian Indonesia Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3152.022 KB)

Abstract

Penelitian ini disusun untuk membuat suatu alternatif penyelesaian gangguan pada  peralatan  blok Stasiun Surodadi dan Pemalang dalam rangka meningkatkan keamanan perjalanan kereta api  di Stasiun Surodadi-Pemalang. Penelitian ini menggunakan landasan teori  dan  peraturan  yang mendukung penyelesaian masalah dengan pengkajian melalui aspek teknis, aspek operasional dan aspek keselamatan. Hasil  penelitian  ini  menunjukkan  bahwa  sistem  axle  counter  relatif  lebih hemat, aman dan efisien dibandingkan track circuit. Sistem transmisi fiber opticlebih efisien dan menguntungkan dibanding sistem transmisi kabel. Sebagian keterlambatan  juga  diakibatkan  gangguan peralatan  persinyalan  dan  salah  satunya  adalah  gangguan  hubungan  blok.  Dalam keadaan hubungan blok terganggu, pemberangkatan kereta dengan sinyal darurat memungkinkan terhadinya kecelakaan yang diakibatkan oleh faktor kelelahan dan kondisi psikologis PPKA. Guna mengurangi keterlambatan  kereta  api,  mengurangi  resiko  kemungkinan  terjadinya   kecelakaan akibat pemberian bentuk darurat 1 (D.1) secara bersamaan oleh  PPKA  kedua  stasiun  yang terganggu hubungan bloknya dan meningkatkan keamanan perjalanan kereta api, sebaiknya track circuit petak jalan diganti dengan dua buah axle counter  yang  dipasang  di sinyal  masuk  stasiun untuk mendeteksi  keberadaan  bakal  pelanting  di  petak  jalan,  penelitian  ini  juga merekomendasikan agar penggunaan kabel fisik diganti menjadi kabel fiber optic.
Perancangan Sistem Otomatis Pendeteksi Perawatan Sarana Kereta Api Rachman, Natriya Faisal; Darmawan, Arief
Indonesian Railway Journal Vol 2 No 2 (2018): Jurnal Perkeretaapian Indonesia Volume 2 Nomor 2 Tahun 2018
Publisher : Politeknik Perkeretaapian Indonesia Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (885.36 KB)

Abstract

Penggunaan android saat ini tidak hanya berperan sebagai sarana komunikasi bagi masyarakat,namun juga sangat berperan aktif dalam penyebaran informasi dengan cepat dan mudah. Dengan keadaansekarang yang serba praktis maka pada penelitian ini dibuat perancangan database riwayat perawatanmotor wesel menggunakan metode QRcode berbasis android. Karena sebelumnya pelaksana masihmenggunakan lembaran check list, dengan adanya perancangan dengan metode barcode berbasis androidmaka pelaksana tidak perlu melihat data di arsip ataupun menambah data melalu lembaran chect list.Dilakukan perancangan database riwayat perawatan motor wesel berbasis andoid dibuat dengan tiga tahapyaitu pembuatan database dengan mengunakan Firebase. Pembuatan android sebagai interface denganmenggunakan Android Studio dan pembuatan pemindaian code dengan QRcode. Data yang ditampilkansecara realtime,yaitu data dapat melakukan pembaruan data yang dilakukan perangkat lain secara otomatissehingga data dapat tercatat dan tersimpan. Data dapat dibuka pada lebih dari dua perangkat yang sudahterpasang aplikasi, dengan ketentuan perangkat harus melakukan pemindaian code pada QRcode. Darihasil pengujian terhadap perancangan database yang telah dibuat, dapat diambil kesimpulan bahwa sistemdatabase berbasis android dapat mempercepat proses pengambilan data dibanding dengan pengambilanabsensi secara manual yaitu arsip hasil perawatan.Sistem ini hanya dapat digunakan apabila perangkatyang digunakan berada pada koneksi jaringan internet.
Analisis Perhitungan Teknis Brake Cylinder 10 inch dan 12 inch Pada Gerbong Terbuka (Studi Kasus : Gerbong Terbuka Di Balai Yasa Surabaya Gubeng) Wahjono, Hari Boedi; Zulkarnain, Akbar; Rukai, Royyan
Indonesian Railway Journal Vol 2 No 1 (2018): Jurnal Perkeretaapian Indonesia Volume 2 Nomor 1 Tahun 2018
Publisher : Politeknik Perkeretaapian Indonesia Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (328.238 KB)

Abstract

Penelitian ini disusun dengan tujuan untuk mengetahui pengaruh perubahan brake cylinder dari ukuran 10 inch menjadi 12 inch pada Gerbong Terbuka, karena Gerbong Terbuka ini merupakan satu ? satunya gerbong yang memiliki dua buah brake cylinder berbeda dengan gerbong yang lainnya. Penelitian dilakukan dengan menghitung presentase pengereman pada penggunaan brake cylinder tipe ukuran 10 inch dan 12 inch pada gerbong Terbuka yang digunakan di Balai Yasa Surabaya Gubeng. Menghitung waktu kerja dan waktu release pada brake cylinder dengan ukuran 10 inch dan 12 inch dari tekanan 0,4 ? 3,8 kg/cm2. Menghitung jarak pengereman dengan asumsi jenis lokomotif dan jumlah gerbong yang ditarik sama. Penelitian menghasilkan waktu kerja dan waktu release mendapat hasil yang bervariasi yaitu waktu kerja lebih cepat pada BC 12 inch dan waktu release lebih cepat pada BC 10 inch. Hasil presentase pengereman yang sudah didapatkan dari penghitungan dengan standar presentase pengereman adalah 40 % <l£ 120 %. Dari standar yang ditentukan sesuai UIC, pada penggunaan brake cylinder 10 inch tidak memenuhi syarat pada hasil perhitungan presentase pengereman saat muatan penuh, dan untuk brake cylinder dengan ukuran 12 inch dapat memenuhi persyaratan yang sudah ditentukan. Hasil presentase tekanan blok rem yang sudah didapatkan dari penghitungan dengan standar presentase pengereman adalah 30% <þ£85 %. Dari standar yang ditentukan sesuai UIC, pada penggunaan brake cylinder 10 inch tidak memenuhi syarat pada hasil perhitungan presentase tekanan blok rem muatan penuh, sedangkan untuk brake cylinder dengan ukuran 12 inch memenuhi. Jarak pengereman yang diperoleh dari hasil simulasi hitungan dengan faktor yang sudah ditentukan memperoleh hasil dengan jarak pengereman untuk BC 12 inch lebih dekat daripada yang menggunakan BC 10 inch. Untuk menyempurnakan hasil penelitian ini perlu dilakukan pengujian terhadap komponen brake cylinder secara dinamis.
Implementasi Peraturan Menteri Perhubungan No. 10 Tahun 2011 Tentang Persyaratan Teknis Peralatan Persinyalan Perkeretaapian Terhadap Teknologi Communication Base Train Control (CBTC) Di PT. MRT Jakarta Oktaria, Dhina Setyo
Indonesian Railway Journal Vol 2 No 1 (2018): Jurnal Perkeretaapian Indonesia Volume 2 Nomor 1 Tahun 2018
Publisher : Politeknik Perkeretaapian Indonesia Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (91.587 KB)

Abstract

Perkembangan transportasi perkeretaapian yang semakin pesat perlu dilakukan ketetapan yang dapat menunjang keselamatan salah satunya ditetapkan dalam peraturan menteri perhubungan Nomor 10 Tahun 2011 tentang Persyaratan Teknis Peralatan Persinyalan Perkeretaapian Communication Based Train Control (CBTC) yang akan diterapkan di PT MRT Jakarta sehingga perlu dilakukan penelitian untuk menguji relevansi dari peraturan tersebut. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Yuridis Normatif yaitu Metode penelitian hukum normatif atau metode penelitian hukum kepustakaan adalah metode atau cara yang dipergunakan di dalam penelitian hukum yang dilakukan dengan cara meneliti bahan pustaka yang ada. Data yang telah terkumpul dianalisis dengan membandingkan antara peraturan yang berlaku sekarang dengan teknologi CBTC yang akan diterapkan di PT. MRT Jakarta. Hasil dari penelitian ini dapat diketahui bahwa terdapat beberapa spesifikasi peralatan yang sesuai, tidak sesuai dan bahkan ada juga yang berbeda sama sekali antara ketentuan dalam PM No. 10 Tahun 2011 tentang Persyaratan Teknis Persinyalan.
Elastisitas Jasa Kereta Api Bandara Kualanamu (Airport Railink Service) Puspitasari, Mariana Diah; Istiantara, Dedik Tri
Indonesian Railway Journal Vol 2 No 1 (2018): Jurnal Perkeretaapian Indonesia Volume 2 Nomor 1 Tahun 2018
Publisher : Politeknik Perkeretaapian Indonesia Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (334.45 KB)

Abstract

In July 25th, 2013 Indonesia for the first time provided rail link service from and to an airport. It particularly was operated from and to Kualanamu International Airport (KNIA), Deli Serdang, North Sumatera, which was also operated for the first time on that date. Managing the airport rail link service, a private company namely PT. Railink basically is the subsidiary company of PT. Angkasa Pura II (Persero) and PT. Kereta Api Indonesia (Persero). The price of train ticket, in fact, is getting higher as time goes by. It is noted that the ticket price has increased from IDR 80K to IDR 100K since January 15th, 2015. Concerning this situation, this study is conducted to investigate the demand elasticity of the airport rail link service from and to Kualanamu International Airport as well as factors in taking the airport rail link. The result of the study reveals that the demand of airport rail link service as the impact of the increasing of the ticket price is inelastic since its value of elasticity reaches -0.38. The other result, moreover, finds six reasons influencing people to go with airport rail link: comfort, punctuality, speed or travel time, practicality, access to train station, and other modes? tariff.
Analisis Persepsi Keselamatan Perjalanan Kereta Api Terhadap Stres Kerja Masinis Di Stasiun Tugu Yogyakarta Damayanti, Ajeng Tyas
Indonesian Railway Journal Vol 2 No 1 (2018): Jurnal Perkeretaapian Indonesia Volume 2 Nomor 1 Tahun 2018
Publisher : Politeknik Perkeretaapian Indonesia Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (224.214 KB)

Abstract

The availability of qualified human resources will affect the safety of rail travel. Guaranteed safety of this trip materialized from the minimum number of train accidents that occurred. In identifying the causes of train accidents, the human error factor is largely the main cause. This is what causes human resources to become an important concern in the operation of trains. Data were collected by using questionnaires consisting of perception questionnaire on railway safety and work stress. Interviews were used to complete the questionnaire results. Data analysis was done by regression analysis to know the influence of safety perception to work stress. The results showed that 77% of the respondents had low safety perception, while the other 23% had high perception of safety. As many as 70% of machinists have high work stress, while 30% have low work stress. Safety perception proved to be related to work stress experienced by machinist. This is indicated by a variable of -, 338 which states that the relationship between perception of safety proved to have a relationship with job stress of 0.338 with a negative relationship. This relationship analysis is evidenced by Pearson Correlation. Regression analysis obtained correlation coefficient of 0.114 which states that 11.4% work stress is influenced by the perception of safety
Pengembangan Alternatif Transportasi Berbasis Cable Train Untuk Solusi Sistem Pengangkutan (Studi Kasus Angkutan Penumpang Dan Barang Di Area Gunung Ijen) ., Jamaludin; Fadilah, Lina Nur
Indonesian Railway Journal Vol 1 No 1 (2017): Jurnal Perkeretaapian Indonesia Volume 1 Nomor 1 Tahun 2017
Publisher : Politeknik Perkeretaapian Indonesia Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2779.546 KB)

Abstract

This scientific focus on development system of cable train  building  in  Ijen   Mountain  area, Banyuwangi Regency, East Java that is functioned as supporter of goods  and  passanger?s  transport that is expected become the solution  for  problem  solving  of goods  transport  like  the  sulphur  that has been left behind, can attract the interest  of tourist from inside and outside of country,  increase the  region  income  and  increase  economic  quality  of  people  around  Ijen  Mountain.  This  scientific is appliying for comparation research of  methodology.  The  result  of  this scientific suggesst that cable train can be build immediately in Ijen Mountain, government pay more attention of transport system in Ijen Mountain that has been left behind  and  consider  to   build  cable  train  in  Ijen mountain.
Pengembangan Potensi Desa Di Kecamatan Slahung Dengan Reaktivasi Jalur Exsisting Madiun - Slahung Zulkarnain, Akbar; Budi, Hari; Priwardana, Faizal Riko
Indonesian Railway Journal Vol 1 No 1 (2017): Jurnal Perkeretaapian Indonesia Volume 1 Nomor 1 Tahun 2017
Publisher : Politeknik Perkeretaapian Indonesia Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2530.09 KB)

Abstract

Slahung Subdistrict in Ponorogo  District,  East  Java  Province, has  great  potency  in  agriculture.  Most of the crops can not be utilized optimally for  economic  growth  in  the  Sub-district  due  to limited access of roads, therefore the study analised  development  of  trains  for  optimizing  the  potency of Slahung by using literature study and field survey  along  the  existing  route  Madiun- Slahung. Data was collected from the Slahung District Office and from a  survey  of  railway conditions along the track. The results obtained  are (1) Comparison of energy  consumption  shows  that train is superior at Rp 14, 87 Km / ton and 0.0025 liter / km / ton for freight transport. (2) By utilizing paddy and sugar cane production in Slahung area, Slahung will earn a profit of Rp 2,468,542,182,850.00 per year when selling the  crop  in  Madiun  City.  (3)  The  survey  estimates that 61% of the Madiun -  Slahung railway line  in good  condition and  39% in poor condition,  some of the track located in the middle of agricultural land which will make it easier for farmers  to distribute their harvest to the trading center.  (4)  The  survey  results  show  that  the  Slahung community needs a cheap and fast mode of transportation  that  overide  convenience  factor,  so  that the train with its characteristics can be accepted by the community.