cover
Contact Name
Faris Faruqi
Contact Email
faris.faruqi@stei.ac.id
Phone
+62818106202616
Journal Mail Official
jurnal.stei@gmail.com
Editorial Address
Jl. Kayu Jati Raya No. 11A, Rawamangun 13320
Location
Kota adm. jakarta timur,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal STEI Ekonomi
ISSN : 08540985     EISSN : 25274783     DOI : https://doi.org/10.36406
Core Subject : Economy, Social,
Jurnal STEI Ekonomi has been published by the Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Indonesia Jakarta. JEMI published two times a year in June and December. Jurnal STEI Ekonomi (JEMI) focuses on issues pertaining empirical investigation on Indonesian economics, accounting and management. JEMI aimed to tie researchers to share high quality publication at national level through blind review process. The article published in JEMI are expected to cover wide range topics in economics, accounting and management and employs standard economics, accounting and management analysis tools focusing on Indonesian economy.
Articles 105 Documents
KONSERVATISMA, ASIMETRI INFORMASI DAN RELEVANSI NILAI INFORMASI AKUNTANSI Zufiati, Lies Zufiati
Jurnal STEI Ekonomi Vol 22 No 2 (2013): [Jurnal STEI Ekonomi - JEMI] Vol. 22 No. 2 (Des - 2013)
Publisher : Bagian Pengelolaan Jurnal dan Penerbitan - Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Indonesia (BPJP - STIE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36406/jemi.v22i2.34

Abstract

Penelitian ini memiliki dua tujuan, pertama yang examinethe hubungan konservatisme dengan asimetri informasi dan kedua untuk membuktikan secara empiris bagaimana konservatisme mempengaruhi relevansi nilai informasi akuntansi. Konservatisme akuntansi diukur dalam model yang dikembangkan oleh Khan dan Watts (2000) dan model berbasis pasar yang dikembangkan oleh Duellman (2007). Penelitian sebelum berhubungan dengan konservatisme dan asimetri informasi berasal dari dua aliran yang berbeda dari penelitian. Salah satu pandangan dari negara-negara kontrak yang dalam lingkungan dengan kontrak utang perusahaan cenderung lebih konservatif dalam rangka untuk meminimalkan asimetri informasi. Dalam hal ini konservatisme akan berdampak negatif terhadap asimetri informasi. Pandangan lain adalah berasal dari fungsi kerugian asimetris manajer dengan tidak adanya perspektif kontraktor. Penelitian perspektif penggunaan kontraktor ini untuk menjelaskan hubungan antara konservatisme dan asimetri informasi.             Hasil penelitian menunjukkan bahwa konservatisme memiliki dampak negatif pada asimetri informasi tetapi tidak signifikan. Dampak konservatisme dengan relevansi nilai informasi akuntansi diperiksa. Literatur sebelum berhubungan dengan konservatisme dan relevansi nilai informasi akuntansi Hasil penelitian menunjukkan campuran. Konservatisme ditingkatkan nilai relevansi atau memburuk itu. Menggunakan variabel dummy setidaknya quare hasilnya menunjukkan bahwa konservatisme dalam konteks Indonesia cenderung meningkatkan relevansi nilai informasi akuntansi
ANALISIS KINERJA KOPERASI JASA KEUANGAN PEMBERDAYAAN EKONOMI MASYARAKAT KELURAHAN (KJK-PEMK) PEMPROV DKI JAKARTA Yusuf, Muhammad Yusuf dan Apry Linda Diana
Jurnal STEI Ekonomi Vol 22 No 2 (2013): [Jurnal STEI Ekonomi - JEMI] Vol. 22 No. 2 (Des - 2013)
Publisher : Bagian Pengelolaan Jurnal dan Penerbitan - Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Indonesia (BPJP - STIE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36406/jemi.v22i2.35

Abstract

Koperasi Jasa Keuangan Kelurahan Pemberdayaan Masyarakat Ekonomi (KJK PEMK) adalah program desa program pemberdayaan masyarakat (PPMK) yang ditujukan semata-mata pada pembangunan ekonomi saja. Demikian pula, program pemberdayaan masyarakat desa (PPMK), Pemberdayaan Ekonomi Koperasi Jasa Keuangan Masyarakat Kelurahan (KJK PEMK-) bertujuan untuk membantu memberdayakan kaum miskin, terutama di Jakarta dengan menyediakan dana bergulir yang akan digunakan sebagai modal kerja untuk kesejahteraan masyarakat miskin di bidang usaha mikro di setiap desa dengan tujuan sebagai sarana bagi masyarakat miskin ke layanan keuangan dapat meningkatkan daya saing ekonomi anggota melalui penguatan modal, bimbingan dan mentoring yang dilakukan oleh kelompok-kelompok Islam serta nilai tambah prinsip mengekedepankan saling menguntungkan juga diharapkan dapat memberikan andil yang nyata untuk mengatasi masalah dan meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat.            Masalah yang terbatas dalam penelitian ini adalah observasi sistem akuntansi yang meliputi pencatatan, pengelolaan keuangan untuk pelaporan keuangan telah berjalan dan proses manajerial yang meliputi Perencanaan, Pengorganisasian, dan Pengendalian Actuating Pemberdayaan Ekonomi Koperasi Jasa Keuangan Masyarakat Kelurahan (KJK -PEMK). Periode yang digunakan dalam studi kasus pada Koperasi Jasa Keuangan Kelurahan Pemberdayaan Masyarakat Ekonomi (KJK- PEMK) adalah periode 2011-2012.             Dalam penelitian ini, yang dipilih menjadi objek penelitian adalah Koperasi Jasa Keuangan Desa (KJK PEMK-) di Kawasan DKI Jakarta pendapingan program yang dilakukan oleh Fund Management Unit Bergulir (UPDB) pada tahun fiskal 2011-2012. Ruang lingkup penelitian meliputi sistem informasi akuntansi yang meliputi proses pencatatan dan pelaporan proses keuangan dan manajerial yang meliputi perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan dan pengendalian dan kinerja periode 2011-2012.
EFFECT PAD, DAU, DBH, DAK ON CAPITAL EXPENDITURE ON LOCAL GOVERNMENTS AND THE CITY IN WEST JAVA PROVINCE Nursanita, Nursanita & Faisal
Jurnal STEI Ekonomi Vol 22 No 2 (2013): [Jurnal STEI Ekonomi - JEMI] Vol. 22 No. 2 (Des - 2013)
Publisher : Bagian Pengelolaan Jurnal dan Penerbitan - Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Indonesia (BPJP - STIE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36406/jemi.v22i2.36

Abstract

Desentralisasi fiskal memberi kebijakan otoritas kepada pemerintah daerah untuk mengelola pendapatan mereka dan pengeluaran dasar pada aturan hukum dan tentang karakteristik dan kebutuhan mereka. Penelitian ini bermaksud untuk mengetahui pengaruh pendapatan asli daerah (Pendapatan Asli Daerah) dan dana Transfer (Dana Alokasi Umum, Dana Bagi Hasil, Dan Dana Alokasi Khusus) menjadi belanja modal pemerintah subnasional ini. Penelitian ini menggunakan metode sensus yang menggunakan semua kabupaten dan kota di Provinsi Jawa Barat sebagai objek penelitian. Data dari penelitian ini adalah data sekunder yang diperoleh dari situs www.djpk.depkeu.go.id.            Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif yang menggunakan model data panel dan dianalisis dengan regresi linier berganda. Variabel independen terdiri dari PAD, DAU, DBH, dan DAK sedangkan belanja modal adalah variabel dependen. Penelitian ini membuktikan bahwa secara simultan PAD, DAU, DBH, dan DAK positif dan signifikan mempengaruhi belanja modal. Kemudian, pada uji parsial, PAD, DAU, dan DAK positif dan signifikan mempengaruhi belanja modal. Namun, DBH tidak mempengaruhi belanja modal karena beberapa dari mereka transfer bersyarat.
PENERAPAN DASAR AKUNTANSI AKRUAL BASIS DALAM PELAKSANAAN KEGIATAN PEMERINTAHAN DAERAH BERDASARKAN PP NO. 71 TAHUN 2010 DAN PMDN NO. 64 TAHUN 2013 Yuliansyah, Rahmat Yuliansyah
Jurnal STEI Ekonomi Vol 22 No 2 (2013): [Jurnal STEI Ekonomi - JEMI] Vol. 22 No. 2 (Des - 2013)
Publisher : Bagian Pengelolaan Jurnal dan Penerbitan - Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Indonesia (BPJP - STIE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36406/jemi.v22i2.37

Abstract

Penerapan akuntansi berbasis akrual dilakukan sesuai dengan Peraturan Menteri Dalam Negeri (RMI) No. 64 tahun 2013 tentang Pelaksanaan Standar Akuntansi Pemerintahan (GAS) akrual berdasarkan pemerintah daerah. Peraturan ini menjadi pedoman bagi pemerintah daerah dalam melaksanakan akuntansi akrual secara penuh paling lambat tahun fiskal 2015.            Penerapan akuntansi akrual dalam kegiatan pemerintah yang diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 71 Tahun 2010 Pasal 7 yang menjelaskan bahwa: (a) Pelaksanaan akrual berdasarkan GAS dapat diimplementasikan dalam tahapan pelaksanaan kas berbasis GAS menuju ke aplikasi akrual accrual- GAS berbasis, (b) Ketentuan lebih lanjut mengenai pelaksanaan GAS akrual berdasarkan pemerintah pusat diatur secara bertahap dengan Peraturan Menteri Keuangan, (c) Ketentuan lebih lanjut mengenai pelaksanaan akrual berdasarkan GAS secara bertahap kepada pemerintah daerah diatur oleh Menteri Dalam Negeri. Dasar akuntansi yang digunakan dalam pencatatan transaksi dan penyajian kegiatan pengelolaan dana akuntabilitas organisasi adalah dasar dari kas (cash basis) dan dasar akrual (accrual basis).            Penggunaan basis akuntansi akrual dalam kegiatan pencatatan transaksi sesuai dengan Peraturan 71 tahun 2010 yang berkaitan dengan jurnal Pernyataan Operasional, yang mencatat transaksi dalam manfaat sesuai yang telah diterima atau dikeluarkan tanpa memperhitungkan uang tunai atau tidak transaksi tersebut nya. Jurnal Pernyataan operasional yang terkait dengan unit kerjanya adalah Satuan Wilayah Kerja (SKPD) dan Area Management Officer Keuangan (PPKD) yang mencatat transaksi seperti akrual federal dan: pendapatan, biaya, piutang dan utang RK-SKPD, RK-PPKD dan lain-lain. Sesuai dengan Peraturan 71 dari 2010, penggunaan basis akuntansi kas, yang mencatat transaksi sesuai dengan yang sebelumnya diterima atau yang telah dikeluarkan secara tunai. Pencatatan transaksi yang berkaitan dengan jurnal anggaran dan jurnal Anggaran Pernyataan Realisasi (LRA). Jurnal anggaran dicatat dengan menggunakan akun Estimasi Pendapatan dan Pembiayaan di sisi debit, sedangkan account Alokasi Belanja dan Pembiayaan dalam jumlah sisi kredit anggaran, dan menyumbang Perkiraan rekaman Surplus Anggaran Balance (SAL) perubahan akan menyeimbangkan debit atau sisi kredit. Jika surplus anggaran, maka Perkiraan perubahan SAL akan dicatat di sisi kredit. Namun, jika defisit anggaran, maka Perkiraan perubahan SAL akan dicatat di sisi debit.
Pengaruh Inflasi, Suku Bunga Dan Nilai Tukar Terhadap Harga Saham Studi Kasus Pada Perusahaan Manufaktur Otomotif Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia Tahun 2012- 2017 Maronrong, Ridwan Maronrong; Nugrhoho, Kholik
Jurnal STEI Ekonomi Vol 26 No 2 (2017): [Jurnal STEI Ekonomi - JEMI] Vol. 26 No. 2 (Des - 2017)
Publisher : Bagian Pengelolaan Jurnal dan Penerbitan - Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Indonesia (BPJP - STIE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (614.588 KB) | DOI: 10.36406/jemi.v22i2.38

Abstract

- Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh Inflasi, Suku Bunga dan Nilai Tukar terhadap Harga Saham studi kasus pada perusahaan manufaktur otomotif terdaftar di bursa efek indonesia tahun 2012 ? 2017, baik secara simultan maupun parsial. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan kuantitatif. Sampel penelitian yang digunakan yaitu PT. Astra Internasional Tbk. dan PT. Indomobil Sukses Internasional Tbk.. Data yang digunakan adalah data selama 6 tahun yaitu dari tahun 2012 sampai dengan 2017. Data kuantitatif yang digunakan dalam penelitian adalah data inflasi, suku bunga, nilai tukar dan harga saham PT. Astra Internasional Tbk. dan PT. Indomobil Sukses Internasional Tbk. dengan data per bulan. Teknik analisis data yang digunakan yaitu analisis regresi liniear berganda menggunakan SPSS 24.00. Pengujian hipotesis menggunakan uji t (uji parsial) dan Uji F (uji simultan). Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial Inflasi dan Suku Bunga tidak berpengaruh signifikan terhadap harga saham dan Nilai Tukar berpengaruh terhadap harga saham PT. PT. Astra Internasional Tbk. dan PT. Indomobil Sukses Internasional Tbk. tahun 2012-2017, sedangkan secara simultan menunjukkan bahwa Inflasi, Suku Bunga, dan Nilai Tukar berpengaruh signifikan terhadap harga saham PT. PT. Astra Internasional Tbk. dan PT. Indomobil Sukses Internasional Tbk. tahun 2012-2017.
ANALISIS PENGARUH MEKANISME GOOD CORPORATE GOVERNANCE TERHADAP PRAKTIK MANAJEMEN LABA PADA PERUSAHAAN PERBANKAN YANG TERDAFTAR PADA BURSA EFEK INDONESIA (BEI) TAHUN 2010-2012” Idawati, Wiwi Idawati & Oktaviana
Jurnal STEI Ekonomi Vol 22 No 2 (2013): [Jurnal STEI Ekonomi - JEMI] Vol. 22 No. 2 (Des - 2013)
Publisher : Bagian Pengelolaan Jurnal dan Penerbitan - Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Indonesia (BPJP - STIE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36406/jemi.v22i2.39

Abstract

        Pelaksanaan mekanisme tata kelola perusahaan yang baik di perbankan di Indonesia masih lemah, ada beberapa kasus penipuan dalam laporan keuangan, dan para pemangku kepentingan untuk mendapatkan informasi keuangan yang tidak relevan dan dapat diandalkan. Oleh karena itu tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh dan menganalisis kepemilikan institusional, kepemilikan manajerial, proporsi direksi independen, dan ukuran komite audit dari praktek manajemen laba. Dan untuk menyelidiki dan menganalisis pengaruh mekanisme good corporate governance pada praktik manajemen laba. Jenis penelitian dalam penelitian ini adalah penelitian kuantitatif. Data diambil dari data sekunder dapat diakses di www.idx.co.id.          Analisis data yang digunakan adalah statistik deskriptif, uji asumsi klasik, analisis regresi dengan uji t dan uji F pengolahan data dalam penelitian ini menggunakan SPSS (Produk statistik dan Layanan Solusi) versi 21,0. Penelitian ini terdiri dari sebelas (11) sampel perusahaan perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) dianalisis selama periode tiga tahun dari 2010 ke 2012. Pengujian dilakukan secara parsial dan simultan. Dari semua variabel independen uji parsial pada manajemen laba, kepemilikan manajerial hanya berpengaruh signifikan (0,05?0,003), sedangkan yang lain (0,05?sig). Pengujian secara bersamaan mendapatkan hasil yang mekanisme tata kelola perusahaan yang baik proxy untuk kepemilikan institusional, kepemilikan manajerial, komisaris independen, dan ukuran komite audit berpengaruh signifikan terhadap praktik manajemen laba oleh 36,90%, sedangkan 63,10% dipengaruhi oleh variabel lain.
HUBUNGAN PEMAKAIAN CELEBRITY ENDORSER DALAM IKLAN TELEVISI DENGAN IMPULSE BUYING PENGGUNA PEMBALUT WANITA CHARM BODY Sumirat, Pepen Sumirat
Jurnal STEI Ekonomi Vol 22 No 2 (2013): [Jurnal STEI Ekonomi - JEMI] Vol. 22 No. 2 (Des - 2013)
Publisher : Bagian Pengelolaan Jurnal dan Penerbitan - Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Indonesia (BPJP - STIE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36406/jemi.v22i2.40

Abstract

Hasil nilai korelasi parsial endorser variabel celebrity (X1) dengan variabel membeli impuls (Y) dari 0,453, yang menunjukkan hubungan antara penggunaan celebrity endorser dalam iklan televisi dengan impulse buying (brand image konstan) adalah moderat, positif dan arah . Ini berarti bahwa jika penggunaan celebrity endorser dalam iklan televisi meningkat, akan meningkatkan impulse buying. Nilai korelasi variabel citra merek parsial (X2) dengan impuls variabel pembelian (Y) dari 0.680, yang menunjukkan hubungan antara citra merek dengan impulse buying (celebrity endorser konstan) adalah kuat, positif dan arah. Ini berarti bahwa ketika citra meningkat merek, akan meningkatkan impulse buying. Hasil perhitungan koefisien korelasi berganda diperoleh nilai 0,881, yang menunjukkan hubungan antara celebrity endorser dan citra merek dengan impulse buying sangat kuat dengan hubungan yang positif dan arah. Ini berarti bahwa jika celebrity endorser dan citra merek secara bersama-sama diberikan oleh baik, maka pembelian impuls akan naik dan sebaliknya.            Berdasarkan pengujian hipotesis secara parsial celebrity endorser dan citra merek dengan membeli diperoleh P-nilai impuls dari 0,000, kurang dari tingkat nyata atau 0,000 <0,05, yang berarti bahwa H0 ditolak atau Ha diterima dengan memiliki hubungan dan arah yang positif. Hasil pengujian hipotesis secara simultan diperoleh nilai F 0,000 <0,05 sehingga H0 ditolak atau Ha diterima yang berarti ada secara bersamaan hubungan yang positif dan arah antara celebrity endorser dan citra merek dengan impulse buying. Ini berarti secara bersamaan meningkatkan dan mengurangi penggunaan celebrity endorser dalam iklan televisi dan citra merek akan memiliki dampak positif pada peningkatan dan penurunan impulse buying.
PENGARUH CITRA OBJEK WISATA TERHADAP WORD OF MOUTH COMMUNICATION DI KEBUN RAYA BOGOR Sukmadi, Sukmadi
Jurnal STEI Ekonomi Vol 23 No 1 (2014): [Jurnal STEI Ekonomi - JEMI] Vol. 23 No. 1 (Juni - 2014)
Publisher : Bagian Pengelolaan Jurnal dan Penerbitan - Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Indonesia (BPJP - STIE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36406/jemi.v23i1.41

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisiscitra objek wisata, word of mouth communication dan pengaruh citra objek wisata terhadap word of mouth communication di Kebun Raya Bogor.Metode penelitian yang digunakan ialah penelitian penjelasan pada 60 wisatawan yang berkunjung pada objek wisata Kebun Raya Bogor secara kebutulan dengan menggunakan analisis regresi.Hasil penelitian menunjukkan bahwa citra objek wisata Kebun Raya Bogor berada dalam kategori baik. Hal tersebut dapat dilihat dari segi personality, reputation, value dan identity destination. Dilihat dari personality  maka wisatawan cukup memahami dengan baik karakteristik dari objek wisata Kebun Raya Bogor.  Dari aspek reputation maka objek wisata Kebun Raya Bogor memiliki reputasi yang baik di mata para wisatawan. Kemudian dari aspek value maka wisatawan mempunyai persepsi bahwa nilai-nilai atau budaya pada objek wisata secara umum dapat mendorong kemajuan yang lebih baik lagi. Sementara itu, pada aspek destination identity maka objek wisata memilki identitas perusahaan yang baik yang berperan penting dalam meningkatkan promosi pada wisatawan.Word of mouth communication berada dalam kategori baik. Hal ini dapat dilihat dari WOM Intensity dan Positive Valence WOM yang cukup sering dilakukan oleh pengelola objek wisata untuk mengenalkan objek wisata pada wisatawan. Dari aspek negative valence WOM  maka wisatawan mengemukakan hal-hal yang bersifat negatif sebagai masukan pada objek wisata. Selain itu, dilihat dari WOM content maka isi pesan yang disampaikan oleh pengelola objek wisata mengungkapkan keistimewaan objek wisata. Selanjutnya, citra objek wisata memiliki pengaruhterhadap word of mouth communication sebesar 68,3%
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MINAT NASABAH MENABUNG PADA PT BANK MUAMALAT INDONESIA, Tbk Sunarsih, Uun Sunarsih & Dewi Wulandari
Jurnal STEI Ekonomi Vol 23 No 1 (2014): [Jurnal STEI Ekonomi - JEMI] Vol. 23 No. 1 (Juni - 2014)
Publisher : Bagian Pengelolaan Jurnal dan Penerbitan - Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Indonesia (BPJP - STIE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36406/jemi.v23i1.42

Abstract

Bank syariah adalah bank menggunakan sistem berbasis syariah onislamic. Sedangkan prinsip-prinsip syariah Islam didasarkan pada prinsip-prinsip islam agrement antara bank dan nasabah. Sistem perbankan syariah berdasarkan tingkat suku bunga non. Konsep ini belum familiar bagi masyarakat muslim. Pertumbuhan produk dan jasa kegiatan usaha relatif rendah.            Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengakui pengaruh faktor-faktor untuk kepentingan pelanggan yang nasabah di bank Muamalat, Rawamangun Jakarta. Instrumen penelitian ini usingmultiple analisis regresi linier. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa religiusitas, layanan dan nisbah bagi hasil tidak berpengaruh untuk kepentingan dalam menyelamatkan tapi dan kualitas produk telah siginificant dan positif efek bunga tabungan, itu dibuktikan dengan perhitungan koefisien determinasi sekitar 0.358 ( 35,8%) sedangkan sisanya 64,2%. Dijelaskan faktor lain yang mempengaruhi minat nasabah.
PENGGUNAAN SOCIAL MEDIA BAGI UKM (USAHA KECIL MENENGAH PADA ONLINE MARKET PLACE) Permana, Ervian Permana
Jurnal STEI Ekonomi Vol 23 No 1 (2014): [Jurnal STEI Ekonomi - JEMI] Vol. 23 No. 1 (Juni - 2014)
Publisher : Bagian Pengelolaan Jurnal dan Penerbitan - Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Indonesia (BPJP - STIE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36406/jemi.v23i1.43

Abstract

Usaha Kecil Menengah (UKM) yang dikenal sebagai salah satu kontributor utama bagi pertumbuhan ekonomi, pembangunan dan pekerjaan. Tulisan ini akan membahas bagaimana menggunakan media sosial untuk UKM di pasar online. Hubungan pelanggan yang baik 'adalah penting untuk keberhasilan usaha kecil dan media sosial menfasilitasi pengembangan hubungan. UKM memiliki dua masalah, yaitu masalah internal dan eksternal. Perusahaan dapat menggunakan jaringan sosial untuk membentuk hubungan dengan pelanggan. Namun, E-Commerce di Indoinesia belum dapat benar-benar membantu bisnis karena faktor-faktor seperti sumber daya terdidik dan informasi, kesadaran, adopsi rendah, infrastruktur teknologi terbatas dan pengetahuan individu. Kegiatan pemasaran melalui aplikasi online yang memungkinkan produksi informasi dan menjadi berkolaborasi antara pengguna (Kaplan dan Haenlein, 2010) dan mobile dan berbasis web teknologi leverage untuk membuat media interaktif di mana pengguna dan kelompok berbagi anggota, co-menciptakan, membahas, dan memodifikasi dikenal sebagai user-generated content (Kietzmann, dkk, 2011). Faktor-faktor yang mempengaruhi adopsi media sosial di UKM kemudahan, fleksibilitas, dan biaya. Namun, penggunaan media sosial juga Ancamannya untuk perusahaan, pertama, perusahaan ini tidak siap dengan keluhan pelanggan Memberikan melalui media sosial. Kedua, pelanggan menyoroti produk berbahaya melalui media sosial, dan banyak praktik yang tidak etis yang yang dilakukan oleh perusahaan

Page 1 of 11 | Total Record : 105