cover
Contact Name
Bramantyo Adi Nugroho
Contact Email
bramantyo.adi.n@gmail.com
Phone
+6285246990880
Journal Mail Official
jurnal.riset.pembangunan@gmail.com
Editorial Address
Jl. MT. Haryono No. 126 RT. 10 Kelurahan Air Putih, Kecamatan Samarinda Ulu, Kota Samarinda, Provinsi Kalimantan Timur
Location
Kota samarinda,
Kalimantan timur
INDONESIA
Jurnal Riset Pembangunan
ISSN : 26543710     EISSN : 26547872     DOI : https://doi.org/10.36087
JRP memuat informasi di bidang pembangunan daerah berupa hasil riset orisinil, artikel ulasan ilmiah, studi kasus yang meliputi bidang: 1. Pemerintahan 2. Pemberdayaan Masyarakat 3. Kependudukan 4. Ekonomi dan Keuangan Daerah 5. Pengembangan Wilayah, Fisik dan Prasarana
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 15 Documents
ANALISIS KEBUTUHAN PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN BIDANG SOSIAL DAN PEMERINTAHAN PROVINSI KALIMANTAN TIMUR Purnomo, Adi Hendro; Hapsari, Pebiansyah
JURNAL RISET PEMBANGUNAN Vol 2, No 1 (2019)
Publisher : BADAN PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN DAERAH PROVINSI KALIMANTAN TIMUR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (665.362 KB) | DOI: 10.36087/jrp.v2i1.43

Abstract

ABSTRAKArtikel ini bertujuan untuk membahas kebutuhan kegiatan Kelitbangan di Kabupaten/Kota Provinsi Kalimantan Timur periode 2018-2023. Metode yang digunakan dalam melaksanakan kegiatan inventarisasi kebutuhan penelitian ini dengan cara melakukan analisis kebutuhan (need analisys) yang terdiri dari 2 (dua) tahapan: (1) Analisis situasi yaitu daftar karakteristik dari situasi 2018-2023 (visi-misi kepala Daerah, renstra, dan isu-isu strategis lingkungan berdasarkan investarisasi penelitian periode sebelumnya, dan 2) daftar kesenjangan penelitian yang diperlukan untuk mencapai tujuan masa depan (2018-2023). Penelitian menggunakan data primer dan sekunder, Data primer diperoleh dari wawancara  dan konsultasi dengan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) terkait di Kabupaten/kota terkait di Provinsi Kalimantan Timur. Data sekunder diperoleh dari studi dokumen instansi terkait. Hasil kegiatan merupakan inventarisasi kebutuhan penelitian kab/kota untuk periode 2018-2023.Kata Kunci: Analisis Kebutuhan Penelitian, Bidang Sosial dan Pemerintahan ABSTRACTThis article aims to discuss the research and development activities needs in the Regency / City of East Kalimantan Province for the period 2018-2023. The method used in this research is by conducting a needs analysis consisting of 2 (two) stages: (1) Situation analysis which is a list of characteristics of the situation 2018-2023 (Regional head's vision-mission, strategic plan, and environmental strategic issues based on previous period research investment, and 2) list of research gaps needed to achieve future goals (2018-2023). The study used primary and secondary data. Primary data were obtained from interviews and consultations with the relevant Regional Work Units (SKPD) in related Regencies / Cities in East Kalimantan Province. Secondary data was obtained from the study of relevant agency documents. The results of the activities were an inventory of district / city research needs for the period 2018-2023.Keywords: Research Needs Analysis, Social and Government Sector
PENGEMBANGAN DESAIN RUMAH KUTAI UNTUK DAERAH RAWA Rulia, Anna; Esfianto, Anton; N., Alfin Y.; A., M. Fikri; N., Sopian
JURNAL RISET PEMBANGUNAN Vol 1, No 2 (2019)
Publisher : BADAN PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN DAERAH PROVINSI KALIMANTAN TIMUR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (716.722 KB) | DOI: 10.36087/jrp.v1i2.32

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengembangkan desain rumah Kutai sebagai solusi alternatif dalam pembangunan perumahan pada daerah rawa. Desain yang berkembang saat ini umumnya merupakan model rumah-rumah beton yang berpotensi membuat banjir akibat tertutupnya jalur air sebagai konsekuensi penimbunan lahan. Rumah Kutai memiliki karakter sederhana namun mengandung estetika yang memberi jati diri kelokalan. Pengembangan model konstruksi juga dapat dilakukan seiring perkembangan teknologi. Penelitian ini menggunakan pendekatan metode perancangan arsitektur lima langkah meliputi perhitungan kebutuhan ruang, menentukan modul bangunan, mengembangkan pilihan desain, menetapkan desain terpilih serta membuat gambar arsitekturalnya. Lokasi perancangan adalah di Kalimantan Timur. Target capaian adalah dihasilkannya pengembangan desain rumah Kutai yang dapat menjadi alternatif solusi perumahan di daerah rawa yang tetap memperhatikan unsur estetika sekaligus sebagai usaha pelestarian kekayaan arsitektur Indonesia.Kata kunci: Rumah, Kutai, desain, daerah rawa, arsitektur ABSTRACTThis research aims to develop the Kutai house design as an alternative solution for housing on the swampy area. The current design is generally a model of concrete houses that have the potential to cause flooding due to the closure of waterways as a consequence of landfilling. Despite its simplicity, Kutai house design has aesthethic value and strong local characteristic. Design can also be developed in the building technology. This reseach used the five steps of architectural design method that includes calculating space requirements, determining building modules, developing design choices, setting selected designs and making architectural drawings. Located in Kalimantan Timur, the output of this research is not only can be seen as an alternative housing design solution in swamp areas but also can be considered as an effort to preserve the wealth of Indonesian architecture.Keywords: House, Kutai, design, swampy area, architecture
EVALUASI PENGGUNAAN LAHAN PADA SUB DAERAH ALIRAN SUNGAI KARANG ASAM KECIL Budiman, Puput Wahyu
JURNAL RISET PEMBANGUNAN Vol 1, No 1 (2018)
Publisher : BADAN PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN DAERAH PROVINSI KALIMANTAN TIMUR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1208.252 KB) | DOI: 10.36087/jrp.v1i1.22

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi karakteristik Sub Daerah Alirah Sungai Karang Asam Kecil (Sub DAS) dengan menggunakan analisis deskriptif yaitu analisis karakteristik wilayah studi, analisa tinjauan kebijakan dan analisa photo mapping, kemudian untuk mengetahui penggunaan lahan dan luasan lahan terdampak, digunakan analisa deskriptif evaluatif yaitu analisis spasial dengan teknik area serta analisa spasial dengan teknik buffer dan intersect menggunakan software ArGis. 10.4 dengan basis data Foto Udara Kota Samarinda Tahun 2016. Dari hasil analisa luasan guna lahan dengan teknik spasial area diketahui bahwa terdapat guna lahan permukiman sebesar 4,92 Ha yang terletak pada sempadan sungai karang asam kecil sejauh 10 meter dari tepi sungai yang tidak sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 38 Tahun 2011 mengenai Sungai. Terdapat guna lahan permukiman sebesar 1,95 Ha yang terletak pada sempadan sungai karang asam kecil sejauh 5 meter dari tepi sungai yang merupakan kawasan perlindungan setempat yangi tidak sesuai dengan arahan dalam RTRW Kota Samarinda Tahun 2014 ? 2034 (Perda Kota Samarinda Tahun 2014). Arahan penggunaan lahan pada wilayah studi ialah mengidentifikasi  secara detail bangunan yang masuk kawasan sempadan sungai, melakukan penertiban bangunan, serta meningkatkan partisipasi masyarakat dalam mengelola sungai.
PEMODELAN KEBIJAKAN PUBLIK: TINJAUAN DAN ANALISIS UNTUK RISALAH KEBIJAKAN PEMERINTAH Andhika, Lesmana Rian
JURNAL RISET PEMBANGUNAN Vol 2, No 1 (2019)
Publisher : BADAN PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN DAERAH PROVINSI KALIMANTAN TIMUR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1046.652 KB) | DOI: 10.36087/jrp.v2i1.45

Abstract

ABSTRAK Artikel penelitian ini menyajikan pemodelan kebijakan dalam risalah kebijakan, dan menentukan rekomendasi untuk pilihan kebijakan secara politis. Pemodelan dalam kebijakan dapat mengenali perubahan struktur kebijakan secara eksogen terhadap obyek kebijakan. Pemodelan dalam risalah kebijakan menginformasikan keputusan kebijakan yang didasari oleh fenomena masalah tertentu atau keseluruhan, dan kebutuhan untuk mempercepat perubahan mendasar menuju analisis kebijakan yang lebih dinamis. Meta-theory (the analysis of theory) digunakan untuk meninjau dan menganalisis pemodelan kebijakan yang terdapat pada risalah kebijakan dari beberapa temuan literatur yang relevan. Artikel penelitian ini menunjukkan bahwa pemodelan kebijakan mesti dilakukan dengan isu masalah yang kompleks, memilih model, menentukan pemodelan berdasarkan input pemodelan, dan objek kebijakan. Pemodelan dipandang sebagai keharusan dalam menghadapi sistem pengaturan kepentingan pemerintah yang sangat kompleks. Keuntungan dan kerugian dari implementasi kebijakan mesti diperhatikan, agar kebijakan tersebut dapat berjalan sesuai dengan norma dan sampai kepada tujuan nya. Oleh karena itu risalah kebijakan dapat merangsang pengajuan kebijakan yang berkualitas, dengan pemodelan kebijakan sebagai alat memberikan rekomendasi yang tepat terhadap pilihan kebijakan. Disamping itu risalah kebijakan yang di tulis oleh para peneliti dan akademisi menjadi alternatif informasi primer bagi pembuat kebijakan. Akhir nya bagi peneliti masa depan, minimal artikel ini dapat menjadi penelitian pendahuluan (preliminary research) agar dapat menguraikan pemodelan kebijakan dalam konteks empiris.Kata kunci: Risalah kebijakan; Kebijakan publik; Pembuat pebijakan; PemerintahABSTRACTThis research article presents policy modeling in policy briefs, and determines the recommendation for political policy option. Modeling in policy can recognize changes in a policy structure exogenous towards the policy object. Modeling in policy briefs informs policy decisions that are based on the phenomenon of a particular or overall problem, and the need to accelerate fundamental changes towards more dynamic policy analysis. Meta-theory (the Analysis of theory) is used to review and analyze the policy modeling contained in the policy brief of some relevant literature. This research article describes that policy modeling must be carried out with complex problem issues, selecting models, determining to a model based on modeling inputs, and policy objects. Modeling is seen as a necessity in the face of a very complex system of regulating government interests. The advantages and disadvantages of implementing the policy must be considered, so that the policy in accordance with the norms for reach its objectives. Therefore policy briefs can stimulate a quality policy submissions, with policy modeling as a tool providing appropriate recommendations for policy choices. In addition, the policy briefs are written by researchers and academics become alternative primary information for policy makers. Finally, for future researchers, at least this article can be a preliminary research in order to describe policy modeling in an empirical context.Keywords: Policy briefs; Public policy; Policymakers; Government
STRATEGI PEMASARAN AGROINDUSTRI SEBAGAI UPAYA MENDUKUNG INVESTASI DAERAH DI PROVINSI KALIMANTAN TIMUR Fitrian, Zhikry; Santi, Eka Nor; Putranto, Fajar Febrian
JURNAL RISET PEMBANGUNAN Vol 1, No 2 (2019)
Publisher : BADAN PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN DAERAH PROVINSI KALIMANTAN TIMUR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (601.257 KB) | DOI: 10.36087/jrp.v1i2.39

Abstract

ABSTRAK  Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur melalui Visi Kaltim Maju 2018, yakni Mewujudkan Kaltim Sejahtera yang Merata dan Berkeadilan Berbasis Agroindustri dan Energi Ramah Lingkungan, berupaya untuk mengubah perekonomiannya yang semula berdasarkan pada unrenewable resources menjadi renewable resources berbasis agroindustri. Walaupun agroindustri menjadi visi utama Provinsi Kalimantan Timur namun dalam kurun waktu 2014-2017 peningkatan PDRB dari Sektor Pertanian hanya terjadi di bawah angka 1%. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis investasi di sektor agroindustri di provinsi Kalimantan Timur dalam pemasaran daerah. Pasca desentralisasi, pemerintah daerah harus dapat menarik investasi di daerah. Khususnya, Provinsi Kalimantan Timur yang memiliki visi untuk menjadi provinsi agroindustri, memerlukan kiat-kiat khusus bagi investor yang mau menanamkan modalnya di Kalimantan Timur pada sektor agroindustri. Analisis yang digunakan adalah segmentasi pasar, analisis SWOT, diferensiasi dan bauran pemasaran. Hasil dari artikel ini adalah bahwa pasar membutuhkan konsistensi dan kerja keras oleh para pemangku kepentingan. Semua aspek potensi pemasaran daerah harus dioptimalkan penggunaannya karena mereka tidak bisa berdiri sendiri. Daerah tidak bisa hanya mengandalkan keuangannya sendiri untuk mengembangkan daerahnya. Upaya daerah harus memiliki kreatif dan inovatif dalam memenuhi peluang bisnis di daerah. Tren persaingan antardaerah dalam menarik investasi, terutama di sektor agroindustri di provinsi Kalimantan Timur perlu didukung dengan data dan potensi pengembangan strategi masing-masing daerah.Kata kunci: pemasaran daerah, agroindustri, investasi, Kalimantan Timur ABSTRACT The East Kalimantan Provincial Government through the East Kalimantan Vision 2018, namely To Realize a Equitable and Fair Prosperous East Kalimantan Based on Agroindustry and Environmentally Friendly Energy, strives to change its economy which was originally based on unrenewable resources into agroindustry-based renewable resources. Although agroindustry is the main vision of East Kalimantan Province, in the period of 2014-2017 the increase in GDRP from the Agriculture Sector only occurred below 1%. This article aims to analyze the investment in agroindustry sector in the province of East Kalimantan in the regional marketing. Post decentralization, local governments should be able to attract investment in the region. Specially, Eastern Kalimantan Province that has a vision to become the province of agroindustry, required special tips for investors willing to invest their capital in East Kalimantan on the agroindustry sector. The analysis used is market segmentation, SWOT analysis, differentiation and marketing mix. The results of this article is that the market takes consistency and hard work by the stakeholders. All aspects of the marketing potential of the region should be optimized usage because they can not stand on their own. Regions can not simply rely on its own finances to develop their regions. Regional efforts should have a creative and innovative in meeting the business opportunities in the area. The trend in interregional competition in attracting investment, especially in the agroindustry sector in the province of East Kalimantan needs to be supported with data and strategy development potential of each region.Keywords: regional marketing, agroindustry, investment, East Kalimantan.

Page 2 of 2 | Total Record : 15