cover
Contact Name
Sugeng Maryanto
Contact Email
sugengmaryanto99@gmail.com
Phone
+6281225183599
Journal Mail Official
sugengmaryanto99@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
JURNAL GIZI DAN KESEHATAN
ISSN : 19780346     EISSN : 25803751     DOI : 10.35473
Jurnal Gizi dan Kesehatan adalah terbitan berkala nasional yang memuat artikel penelitian (research article) di bidang gizi dan kesehatan. Jurnal Gizi dan Kesehatan diharapkan dapat menjadi media untuk menyampaikan temuan dan inovasi ilmiah di bidang gizi dan kesehatan kepada para praktisi di bidang gizi, baik yang bergerak di bidang pendidikan gizi maupun yang bergerak di bidang pelayanan gizi di rumah sakit dan puskesmas, serta para praktisi gizi di dinas kesehatan maupun institusi-institusi lain.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 66 Documents
THE RELATONSHIP BETWEEN THE INTAKE OF ENERGY,PROTEIN, VITAMIN A AND ZINC (Zn) AND STUNTING IN THE AGE OF EARLY PERIOD IN ENTERING SCHOOL IN CANDIREJO VILLAGE Kumaladewi, Desy; Maryanto, Sugeng; Septiar Pontang, Galeh
JURNAL GIZI DAN KESEHATAN Vol 7 No 16 (2015): JURNAL GIZI DAN KESEHATAN
Publisher : UNIVERSITAS NGUDI WALUYO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (310.591 KB) | DOI: 10.35473/jgk.v7i16.1

Abstract

Stunting is one of the effects of lack of nutrients that lasts a long time. Stunting can occur due to deficiency of macronutrients and macronutrients that play a role in the growth, such as energy, protein, vitamin A and zinc (Zn). The aim of this study was determine the relationship between the intake of energy, protein, vitamin A and zinc (Zn) and the incidences of stunting in children of school age in Candirejo Village This research was The study correlation with cross sectional approach. The population in this study were all first year students in Candirejo village. It obtained 56 children with total sampling method. Method of data taking used microtoise, digital scale and FFQ. Bivariate analysis used Pearson product moment and alternative test of Spearman rho (?=0,05) The average energy intake in children was 86.5% RDA. The average protein intake in children was 106.3% RDA. The average intake of vitamin A in children was 111.9% RDA. The average intake of zinc in children was 64.4% RDA. From 56 childs 37,5% was stunting and 62,5% no stunting. There was no relationship between the intake of energy, protein and vitamin A with the incidences of stunting (p = 0.129, p = 0.139, p = 0.200), and there was a correlation between zinc intake with the incidences of stunting (p = 0.014) There was no relationship between the intake of energy, protein and vitamin A with the incidences of stunting in children of school-age in Candirejo village. There was a relationship between zinc intake with the incidences of stunting in school-age children in the Candirejo village.
THE RELATIONSHIP BETWEEN THE INTAKE OF ANIMAL AND VEGETABLE PROTEIN AND STUNTING IN CHILDREN AGED 3-5 YEARS OLD IN PENAWANGAN VILLAGE, PRINGAPUS SUBDISTRICT, SEMARANG REGENCY Agnes Setiana, Dwi; Maryanto, Sugeng; Mulyasari , Indri
JURNAL GIZI DAN KESEHATAN Vol 7 No 16 (2015): JURNAL GIZI DAN KESEHATAN
Publisher : UNIVERSITAS NGUDI WALUYO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (525.762 KB) | DOI: 10.35473/jgk.v7i16.2

Abstract

Stunting is one of the consequences that arises from a state of malnutrition that lasts a long time. One of the lack of nutrients is proteins. The deficit of intake of animal and vegetable protein will impact on growth. The aim of this study was known the relationship between the intake of animal and vegetable protein and stunting in children aged 3-5 years old in Penawangan Village, Pringapus Subdistrict, Semarang regency. This research was Correlational study with cross-sectional approach. The population in this study was all mothers and children aged 3-5 years old in Penawangan village, Pringapus subdistrict, Semarang regency. It obtained the samples of 64 children with proportional random sampling method. Data collecting used microtoise, bath room scales, and semi-quantitative FFQ. Bivariate analysis used spearman rho (?= 0,05). Most animal protein intake was in the category of severe deficit which was 39.1%, the category of moderate deficit which was 1.6%, the category of mild deficit which was 3.1%, the category of normal which was 37.5%, the category of over which was 18.8%. The intake of vegetable protein was mostly in the category of severe deficit which was 51.6%, the category of moderate deficit which was 32.8%, the category of mild deficit which was 14.1%, the category of normal which was 1.6%. The incidences of stunting were in 33 children (51.6%) and unstunting were in 31 children (48.4%). There was a relationship between the intake of animal protein with the incidences of stunting (p = 0.0001, r = 0.798). There was a relationship between the intake of vegetable protein with the incidences of stunting (p = 0.0001, r = 0.560). There was a relationship between the intake of animal and vegetable protein with stunting in children aged 3-5 years old in Penawangan village, Pringapus subdistrict, Semarang regency.
HUBUNGAN ANTARA SENAM HAMIL DENGAN PROSES PERSALINAN PADA IBU BERSALIN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SUMOWONO KABUPATEN SEMARANG Diarini, Dwi Okta; Siswanto, Yuliaji; Pranoto, Heni Hirawati
JURNAL GIZI DAN KESEHATAN Vol 7 No 16 (2015): JURNAL GIZI DAN KESEHATAN
Publisher : UNIVERSITAS NGUDI WALUYO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (331.203 KB) | DOI: 10.35473/jgk.v7i16.3

Abstract

Senam hamil adalah terapi latihan gerak untuk mempersiapkan ibu hamil secara fisikatau mental, agar persalinannya dapat berjalan secara spontan. Proses persalinan merupakanproses pengeluaran janin dari dalam rahim ke luar rahim melalui jalan lahir. Penelitian inibertujuan untuk mengetahui hubungan antara senam hamil dengan proses persalinan pada ibubersalin.Jenis penelitian ini deskriptif korelatif. Desain yang digunakan cross sectional. Teknikpengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling Populasi penelitian seluruh ibubersalin yang mengikuti senam hamil periode Januari- Desember 2014 di wilayah KerjaPuskesmas Sumowono Kabupaten Semarang. Besar sampel 132 responden. Analisis datamenggunakan uji Chi Square.Hasil penelitian yang mengikuti senam hamil teratur dan proses persalinannya spontan88,2%. Sedangkan yang mengikuti senam hamil teratur dan proses persalinannya tidakspontan 56,4%. (0,05). Melalui uji Chi Square didapatkan nilai p-value 0,000<? (0,05)sehingga dapat disimpulkan terdapat hubungan yang signifikan antara senam hamil terhadapproses persalinan pada ibu bersalin di wilayah kerja Puskesmas Sumowono KabupatenSemarang.Hal ini menunjukkan dengan melakukan senam hamil secara teratur dapat membantuproses persalinan. Untuk itu setiap ibu hamil diharapkan dapat mengikuti kelas senam hamildi lingkungan tempat tinggalnya.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPEGARUHI IBU DALAM PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF PADA BAYI 6-12 BULAN DI RW 05 DESA KARANGJATI WILAYAH KERJA PUSKESMAS BERGAS KABUPATEN SEMARANG Sari, Dini Mega
JURNAL GIZI DAN KESEHATAN Vol 7 No 16 (2015): JURNAL GIZI DAN KESEHATAN
Publisher : UNIVERSITAS NGUDI WALUYO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (478.793 KB) | DOI: 10.35473/jgk.v7i16.4

Abstract

ASI eksklusif adalah pemberian ASI saja tanpa memberikan makanan atau minumanlain sampai bayi berusia 6 bulan. Namun kenyataannya, pemberian ASI secara eksklusif baikdi Indonesia maupun di Kabupaten Semarang masih rendah. Hal ini ada banyak faktor yangmempengaruhi, diantaranya: pengetahuan, pendidikan, pekerjaan, sikap ibu, dan faktoreksternal yaitu promosi susu formula, dukungan, sosial budaya, sumber informasi danpenolong persalinan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yangmempengaruhi ibu menyusui terhadap pemberian ASI eksklusif pada bayi 6-12 bulan di DesaKarangjati Wilayah kerja Puskesmas Bergas Kabupaten Semarang.Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif korelasi dengan pendekatan crosssectional. Populasinya adalah seluruh ibu yang memiliki anak usia 6-12 bulan di DesaKarangjati dengan jumlah 76 orang. Pengambilan sampel menggunakan teknik total sampel,sehingga jumlah sampel yang digunakan adalah sama dengan jumlah populasi, yaitu 76 orang.Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak ada hubungan secara bermakna antarapendidikan dengan pemberian ASI eksklusif dengan p-value 0,720 >? (0,05), ada hubungansecara bermakna antara pekerjaan dengan pemberian ASI eksklusif dengan p-value 0,007 <?(0,05), dan ada hubungan secara bermakna antara pengetahuan dengan pemberian ASIeksklusif dengan p-value 0,020 <? (0,05).
GAMBARAN INDIKATOR KEPUASAN PASIEN DALAM PELAYANAN KESEHATAN DI RUANG RAWAT INAP HOSPITAL REFERAL BAUCAU TIMOR LESTE Ximenes, Claudino; Aniroh, Umi; Aini, Faridah
JURNAL GIZI DAN KESEHATAN Vol 7 No 16 (2015): JURNAL GIZI DAN KESEHATAN
Publisher : UNIVERSITAS NGUDI WALUYO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (332.09 KB) | DOI: 10.35473/jgk.v7i16.5

Abstract

Kepuasan pasien adalah suatu tingkat perasaan pasien yang timbul sebagai akibat darikinerja pelayanan kesehatan yang diperoleh setelah pasien membandingkan dengan apa yangdiharapkan atas pelayanan kesehatan. Adapun indikator kepuasan pasien antara lainprofesionalisme, sikap dan perilaku, kemudahan akses, keandalan, perbaikan mutu, reputasidan kredibel. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk melihat gambaran kepuasan pasien diHospital Referal Baucau Timor Leste.Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah survey deskriptif , yaituadalah suatu metode penelitian yang dilakukan dengan tujuan utama untuk membuatgambaran atau deskriptif tentang suatu keadaan secara objektif. Penelitian ini untukmengetahui bagaimana gambaran mengenai kepuasan pasien terhadap pelayanan kesehatan diruang rawat inap Hospital Referal Baucau.Kesimpulan dari hasil penelitian secara umum menunjukkan bahwa responden yangmenyatakan tidak puas (50% ) dan yang menyatakan puas (50%) dari 48 responden yangrawat inap di Hospital Referal Baucau Timor Leste. Sebagian besar (85,4%) respondenmenyatakan puas untuk indikator sikap dan perilaku, sedangkan (66,7%) respondenmenyatakan tidak puas untuk indikator kemudahan akses.
HUBUNGAN KEBIASAAN MEMBACA DENGAN PENURUNAN KETAJAMAN PENGLIHATAN ANAK SEKOLAH DI SD SANTO ANTONIUS 02 BANYUMANIK SEMARANG Rozi, Ahmad Fahrur; Rosalina, Rosalina; Novitasari, Dwi
JURNAL GIZI DAN KESEHATAN Vol 7 No 16 (2015): JURNAL GIZI DAN KESEHATAN
Publisher : UNIVERSITAS NGUDI WALUYO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (400.691 KB) | DOI: 10.35473/jgk.v7i16.6

Abstract

Penurunan tajam penglihatan pada anak usia sekolah merupakan masalah kesehatanyang penting. Kelainan refraksi biasa disebabkan oleh adanya faktor kebiasaan membacaterlalu dekat, pencahayaan, durasi, posisi sehingga menyebabkan kelelahan pada mata.Penelitian ini bertujuan untuk Mengetahui hubungan kebiasaan membaca denganketajaman penglihatan pada anak usia sekolah SD Santo antonius Banyumanik,Semarang.Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Penelitian casecontrol atau kasus control. Penelitian telah dilakukan di SD Santo AntoniusBanyumanik, Semarang pada agustus 2015 dengan jumlah popolasi 490 denganmengunakan teknik Sampling Purposive di dapatkan sampel 84 responden Alatpengambilan data menggunakan kartu snellen dan kuesioner. Analisa data yangdigunakan adalah Chi Square .Hasil uji Chi Square didapatkan p value 0,047?0,05 sehingga ada hubungan yangsignifikan antara Kebiasaan Membaca Dengan Penurunan Ketajaman Penglihatan di SDSanto Antonius 02 Banyumanik Semarang.Berdasarkan hasil penelitian diharapkan siswa siswi SD Santo Antonius 02Banyumanik Semarang mengubah kebiasaan membacanya yang salah menjadi benar danberkurang angka kejadian anak mengalami penurunan ketajaman penglihatan.
Hubungan antara Pengetahuan Tentang Gizi Seimbang dengan Perilaku Pemenuhan Gizi Seimbang pada SiswaKelas XI SMA Negeri 1 Ungaran Winarni , Puji; Pranoto, Heni Hirawati; Afriani, Luvi Dian
JURNAL GIZI DAN KESEHATAN Vol 7 No 15 (2015): JURNAL GIZI DAN KESEHATAN
Publisher : UNIVERSITAS NGUDI WALUYO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (113.33 KB) | DOI: 10.35473/jgk.v7i15.8

Abstract

Gizi Seimbang merupakan makanan sehari-hari yang mengandung zat-zat gizi dalam jenisdan jumlah yang sesuai dengan kebutuhan tubuh. Dampak dari tidak terpenuhinya gizi seimbangpada remaja dapat mengakibatkan terjadinya obesitas ataupun KEK (kurang energi kronis). Tujuanpenelitian untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan tentang gizi seimbang dengan perilakupemenuhan gizi seimbang pada siswa kelas XI SMA Negeri 1 Ungaran.Desain penelitian ini adalah studi korelasi dengan pendekatan cross sectional. Populasinyaadalah siswa kelas XI di SMA Negeri 1 Ungaran pada tahun ajaran 2013/2014 sebanyak 288 siswa.Sampel diambil dengan teknik stratified random sampling, sehingga sampel sebanyak 75responden. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner. Analisis data dilakukandengan analisa univariat dan bivariat dengan uji Kendall Tau.Pengetahuan responden terbanyak dalam kategori cukup yaitu 37 siswa (49,3%) danperilaku responden dalam pemenuhan gizi seimbang dalam kategori kurang baik sebanyak 39 siswa(52%). Dan hasil analisa data dengan uji Kendall Tau didapatkan hasil p value 0,000 < ? (0,05).Kesimpulan: ada hubungan yang signifikan antara pengetahuan tentang gizi seimbangdengan perilaku pemenuhan gizi seimbang pada siswa kelas XI SMA Negeri 1 Ungaran.
HUBUNGAN BERAT BADAN LAHIR DAN PEMBERIAN MP ASI DENGAN KEJADIAN STUNTING PADA ANAK USIA 6–24 BULAN DI KELURAHAN LANGENSARI KECAMATAN UNGARAN KABUPATEN SEMARANG Mardianti, Wiwit; Maryanto, Sugeng; Purbowati
JURNAL GIZI DAN KESEHATAN Vol 11 No 25 (2019): JURNAL GIZI DAN KESEHATAN
Publisher : UNIVERSITAS NGUDI WALUYO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (576.98 KB) | DOI: 10.35473/jgk.v11i25.9

Abstract

Latar Belakang: Anak yang lahir dengan berat badan lahir rendah (BBLR) memiliki pertumbuhan dan perkembangan cenderung lebih lambat dibandingkan anak yang lahir dengan berat badan normal. Rendahnya mutu MP ASI dan tidak sesuainya frekuensi yang diberikan sehingga beberapa zat gizi tidak dapat mencukupi kebutuhannya, sehingga berdampak terhadap status gizi salah satunya stunting. Tujuan penelitian ini adalah Mengetahui hubungan berat badan lahir dan pemberian MP ASI dengan kejadian stunting pada anak usia 6?24 bulan di Kelurahan Langensari Kecamatan Ungaran Kabupaten Semarang. Metode: penelitian ini merupakan penelitian deskriptif korelasi, dengan pendekatan cross sectional. Sampel terdiri dari 76 anak di Kelurahan Langensari yang diambil dengan teknik purposive sampling. Pengumpulan data menggunakan Kuesioner, baby scale, timbangan digital, length board dan form recall 24 jam. Analisis data menggunakan chi square (? = 0,05). Hasil: Ada hubungan antara berat badan lahir dan pemberian MP ASI dengan kejadian stunting (? = 0,001 dan ? = 0,013). Simpulan: Ada hubungan antara berat badan lahir dan pemberian MP ASI dengan kejadian stunting pada anak usia 6-24 bulan di Kelurahan Langensari Kecamatan Ungaran Kabupaten Semarang.
HUBUNGAN ASUPAN ENERGI DAN ASUPAN AIR PUTIH DENGAN PERSEN LEMAK TUBUH PADA REMAJA DI SMK HIDAYAH SEMARANG Riagustin, Ovyka; Purbowati; Pontang , Galeh Septiar
JURNAL GIZI DAN KESEHATAN Vol 11 No 25 (2019): JURNAL GIZI DAN KESEHATAN
Publisher : UNIVERSITAS NGUDI WALUYO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (405.322 KB) | DOI: 10.35473/jgk.v11i25.11

Abstract

Latar Belakang :Persen lemak tubuh sebagai indikator status gizi. Prevalensi gizi lebih pada remaja cenderung meningkat setiap tahunnya. Kelebihan energi disimpan tubuh sebagai cadangan energi dalam bentuk glikogen sebagai cadangan energi jangka pendek dan dalam bentuk lemak sebagai cadangan jangka panjang. Konsumsi air putih dapat dikaitkan dengan penurunan persen lemak tubuh Tujuan :Untuk mengetahui hubungan asupan air putih dan asupan energi dengan persen lemak tubuh pada remaja di SMK Hidayah Semarang. Metode : Jenis penelitian ini merupakan studi korelasi menggunakan pendekatan cross sectional dengan populasi siswa SMK Hidayah Semarang. Sampel sebanyak 85 responden diambil menggunakan metode proporsional random sampling. Asupan energi dan asupan air putih responden diukur menggunakan FFQ semi kuantitatif. Persen lemak tubuh responden diukur menggunakan BIA (Bioelectricallmpedance Analysis). Analisis bivariat menggunakan uji pearson (?=0,0001). Hasil : Kategori tingkat kecukupan energi terbanyak dengan kategori normal dan defisit ringan sebanyak 27 siswa (31,8%) dan persentase terkecil dengan kategori defisit berat sebanyak 2 siswa (2,4%). Kategori asupan air putih terbanyak dengan kategori cukup sebanyak 56 siswa (64,7%) dan persentase terkecil dengan kategori kurang sebanyak 30 siswa (35,3%). Kategori persen lemak tubuh terbanyak dengan kategori normal sebanyak 39 siswa (45,9%) dan persentase terkecil dengan kategori unnderfat sebanyak 0 siswa (0%). Terdapat hubungan yang bermakna antara asupan energi dan asupan air putih dengan persen lemak tubuh (p=0,0001, p=0,0001) Simpulan : Terdapat hubungan antara asupan energi dan asupan air putih dengan persen lemak tubuh.
HUBUNGAN ASUPAN KARBOHIDRAT SEDERHANA DAN LEMAK JENUH DENGAN KADAR TRIGLISERIDA PADA TENAGA KERJA PRIA DI CV LAKSANA KAROSERI Pangesti, Nurma Bela; Mulyasari, Indri; Anugrah , Riva Mustika
JURNAL GIZI DAN KESEHATAN Vol 11 No 25 (2019): JURNAL GIZI DAN KESEHATAN
Publisher : UNIVERSITAS NGUDI WALUYO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (495.33 KB) | DOI: 10.35473/jgk.v11i25.12

Abstract

Latar Belakang : Salah satu penyebab meningkatnya kadar trigliserida adalah asupan tinggi karbohidrat sederhana dan lemak jenuh. Hipertrigliseridemia pada pekerja merupakan masalah kesehatan yang harus diperhatikan dan berdampak pada produktivitas karyawan dan perkembangan perusahaan. Tujuan: Mengetahui hubungan asupan karbohidrat sederhana dan lemak jenuh dengan kadar trigliserida di CV. Laksana Karoseri. Metode: Jenis penelitian ini adalah cross sectional. Subjek 96 orang laki-laki berusia 25-56 tahun. Diambil menggunakan Random Sampling. Asupan karbohidrat sederhana dan lemak jenuh di ukur dengan menggunakan metode Recall 3x24 jam. Uji normalitas menggunakan Spearman Rho. (? = 0,05) Hasil: Rerata kadar trigliserida subjek yaitu 180 mg/dl± 81.4 mg/dl, rerata asupan karbohidrat sederhana yaitu 27.18gr ± 9.9, rerata asupan lemak jenuh 38 gr± 18.2. ada hubungan antara asupan karbohidrat sederhana dengan kadar trigliserida (p= 0.040). Ada hubungan lemak jenuh dengan kadar trigliserida (p=0,014). Kesimpulan: Ada hubungan karbohidrat sederhana dengan kadar trigliserida. Ada hubungan lemak jenuh dengan kadar trigliserida