cover
Contact Name
Nurul Auliasari
Contact Email
nurul@uniga.ac.id
Phone
+6281394557094
Journal Mail Official
nurul@uniga.ac.id
Editorial Address
Jl. Jati No.42B, Kecamatan Tarogong Kaler, Kabupaten Garut 44151
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Farmako Bahari
Published by Universitas Garut
ISSN : 20870337     EISSN : 27159949     DOI : -
Core Subject : Health, Science,
Jurnal Ilmiah Farmako Bahari fokus pada bidang Farmasi.
Articles 60 Documents
FORMULASI EMULGEL EKSTRAK DAUN JAMBU AIR (Syzygium aqueum (Burm.f.) Alston) SEBAGAI ANTIOKSDIAN Auliasari, Nurul; Gozali, Dolih; Santiani, Anis
Jurnal Ilmiah Farmako Bahari Vol 7, No 2 (2016): Jurnal Ilmiah Farmako Bahari
Publisher : Jurnal Ilmiah Farmako Bahari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (598.961 KB)

Abstract

Antioksidan adalah senyawa yang mampu menangkal atau meredam dampak negatif oksidan dalam tubuh. Antioksidan bekerja dengan cara mendonorkan satu elektronnya kepada senyawa yang bersifat oksidan sehingga aktivitas senyawa oksidan tersebut bisa dihambat. Penggunaan senyawa antioksidan semakin berkembang, baik untuk makanan maupun untuk pengobatan seiring dengan bertambahnya pengetahuan tentang aktivitas radikal bebas. Telah dilakukan penelitian formulasi emulgel ekstrak daun jambu air (Syzygium aqueum (Burm.f.) Alston) sebagai antioksidan. Penelitian ini bertujuan untuk megetahui apakah formuasi emulgel yang mengandung ekstrak etanol daun jambu air dalam konsentrasi yang bervariasi, yaitu 5xIC50 (0.005%), 10xIC50 (0.01%), dan 15xIC50 (0.015%), memiliki aktivitas antioksidan dan stabilitas fisik. Penentuan aktivitas ekstrak dan sediaan emulgel dilakukan dengan menggunakan metode peredaman radikal DPPH. Hasil penelitian menunjukkan bahwa emulgel ekstrak daun jambu air 0.015% memiliki aktivitas antioksidan paling tinggi yaitu 39.906 ppm bila dibandingkan dengan emulgel 0.01% (39.906 ppm); 0.005% (45.958 ppm) dan pembanding vitamin C (29.564 ppm). Emulgel ekstrak daun jambu air stabil secara fisik pada penyimpanannya.
FORMULASI EMULGEL EKSTRAK ETANOL DAUN KERSEN (Muntingia calabura Linn.) DAN EVALUASI AKTIVITASNYA SEBAGAI ANTIACNE TERHADAP Propionibacterium acnes Hanifa, Hanina Liddini; Diaz, Evelin; Handayani, Retty
Jurnal Ilmiah Farmako Bahari Vol 10, No 2 (2019): Jurnal Ilmiah Farmako Bahari
Publisher : Jurnal Ilmiah Farmako Bahari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (545.89 KB)

Abstract

Preferensi penggunaan obat herbal meningkat sebagai antiacne untuk melengkapi terapi yang ada. Daun kersen (Muntingia calabura Linn.) berpotensi sebagai antiacne karena memiliki aktivitas antiinflamasi dan antibakteri. Penelitian ini bertujuan untuk optimasi formulasi emulgel ekstrak daun kersen dan pengujian aktivitasnya sebagai antiacne terhadap P. acnes. KHM dari ekstrak etanol daun kersen ditentukan dengan metode difusi padat. KHM digunakan untuk menentukan kekuatan sediaan emulgel. Optimasi formulasi emulgel dilakukan pada variasi penggunaan Carbopol 940 (0,5; 1,0; dan 1,5%) sebagai gelling agent dan variasi penggunaan konsentrasi ekstrak etanol daun kersen (3; 4,5; dan 6%). Evaluasi sediaan emulgel yang dilakukan meliputi pengamatan organoleptic, uji homogenitas, pengukuran pH, penentuan viskositas, uji sentrifugasi, uji freeze-thaw, uji daya sebar, dan uji iritasi. Pengujian aktivitas antiacne emulgel dilakukan menggunakan metode difusi agar. Nilai rata-rata zona hambat pertumbuhan bakteri dari sampel uji dibandingkan dengan zona hambat dari gel klindamisin sebagai pembanding. Hasil optimasi menunjukkan formula emulgel F3 dengan penggunaan Carbopol 940 1,5% dan kandungan ekstrak etanol daun kersen 6%. Hasil uji aktivitas antiacne emulgel yang mengandung ekstrak etanol daun kersen dengan konsentrasi 3; 4,5; dan 6% menghasilkan zona hambat pertumbuhan P. acnes dengan diameter 16,12 ± 0,13; 18,20 ± 0,35; dan 19,35 ± 0,28 mm. Kata kunci: Muntingia calabura Linn., Antiacne, Emulgel
PENGARUH PEMBERIAN BERULANG EKSTRAK ETANOL KACANG KORO BENGUK (Mucuna pruriens (L.) DC.) TERHADAP DARAH/HEMATOLOGI TIKUS PUTIH GALUR WISTAR Ibrahim, Susania
Jurnal Ilmiah Farmako Bahari Vol 7, No 1 (2016): Jurnal Ilmiah Farmako Bahari
Publisher : Jurnal Ilmiah Farmako Bahari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (657.305 KB)

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang pengaruh pemberian berulang ekstrak etanol kacang koro benguk (Mucuna pruriens (L.) DC.) terhadap darah tikus putih galur Wistar melalui pemeriksaan parameter hematologi yang meliputi kadar hemoglobin, jumlah eritrosit, jumlah leukosit, jumlah trombosit, kadar hematokrit dan indeks eritrosit yaitu Mean Corpuscular Volume(MCV), Mean Corpuscular Hemoglobin Concentration(MCHC), dan Mean Corpuscular Hemoglobin (MCH). Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak etanol kacang koro benguk (Mucuna pruriens (L.) DC.) dosis 50, 400, dan 1000 mg/Kgbb memiliki pengaruh terhadap parameter hematologi hewan uji (tikus), terutama dosis 1000 mg/Kgbb menyebabkan penurunan pada kadar hemoglobin, kadar MCHC dan kadar MCH tikus jantan dan tikus betina,namun menyebabkan peningkatan pada jumlah eritrosit, jumlah trombosit, dan kadar hematokrit tikus jantan dan tikus betina serta peningkatan jumlah leukosit pada tikus betina. Peningkatan dan penurunan pada parameter hematologi kembali normal setelah penghentian pemberian sediaan uji. Kata Kunci: Kacang Koro Benguk, Uji Toksisitas Subkronis, Hematologi.
PENENTUAN SENYAWA POTENSIAL DARI BUAH SEMANGKA (Citrullus Lanatus) SEBAGAI KANDIDAT OBAT DISLIPIDEMIA Fauzi, Muhammad; Junaedi, Effan Cahyati; Rusdin, Agus
Jurnal Ilmiah Farmako Bahari Vol 10, No 1 (2019): Jurnal Ilmiah Farmako Bahari
Publisher : Jurnal Ilmiah Farmako Bahari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (571.161 KB)

Abstract

Dislipedemia merupakan penyakit yang disebabkan oleh abnormalitas pada metabolisme lipid. Sampai saat ini simvastatin masih menjadi lini pertama dalam pengobatan dislipidemia. Namun selain mengggunakan obat sintetis, bahan alam juga dapat dimanfaatkan dalam mengatasi kolesterol tinggi sebagai alternatif menurunkan kadar kolesterol. Salah satunya adalah buah semangka (Citrullus lanatus) yang mengandung senyawa arginine, betain, sitrulin, kukurbitasin, likopen dan pekin. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode penambatan molekuler (molecular docking) yang digunakan untuk menyeleksi senyawa berdasarkan interaksinya dengan protein target dan prediksi biovaibilitasnya.. Tujuan penelitian ini adalah mencari potensi senyawa dari buah semangka untuk dijadikan kandidat obat dislipidemia. Molecular docking terhadap simvastatin sebagai obat pembanding memberikan energi bebas sebesar -9.05 kkal/mol dengan asam amino yang terikat adalah LYS692, ALA751, LYS735, ARG590, SER684, LYS691, ASN755. Serin (SER684) merupakan asam amino kunci dan sering memainkan peran penting dalam katalisator enzim. Hasil pengujian terhadap 6 senyawa yang terkandung didalam buah semangka, terdapat dua senyawa potensial yaitu sitrulin dan pektin. Senyawa sitrulin memberikan energi bebas -5.67 kkal/mol dengan asam amino yang terikat adalah GLU559, ARG590, LYS735, SER684, LYS692, ASP690. Senyawa pektin memberikan energi bebas -7.27 kkal/mol dengan asam amino yang terikat adalah ARG590, SER684, LYS692, ASP690, LYS691. Artinya senyawa tersebut mampu menghambat biosintesis kolesterol. Penentuan prediksi sifat biovaibilitas menunjukkan semua senyawa memenuhi parameter Lipinski?s rule of five sehingga kedua senyawa tersebut berpotensi sebagai kandidat obat dislipidemia. Kata kunci: Buah Semangka, Dislipidemia, Molecular Docking
FORMULATION OF LIQUID LIPSTICK FROM TURMERIC (Curcuma longa L.) AND CINNAMON (Cinnamomum burmanni) EXTRACT Nurhabibah, Nurhabibah; Sriarumtias, Framesti Frisma; Rizqi, Sri
Jurnal Ilmiah Farmako Bahari Vol 8, No 1 (2017): Jurnal Ilmiah Farmako Bahari
Publisher : Jurnal Ilmiah Farmako Bahari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (465.695 KB)

Abstract

Lipstik merupakan salah satu kosmetik dekoratif yang digunakan untuk memperindah bibir dengan warna yang menarik, melindungi bibir agar tidak kering, dan dapat menyamarkan sisi buruk pada bentuk bibir. Tujuan penelitian ini adalah untuk membuat dan melakukan uji stabilitas fisik sediaan lipstik cair yang mengandung ekstrak kunyit dan kayu manis sebagai pewarna. Ekstrak kunyit dan kayu manis dibuat dengan metode maserasi menggunakan pelarut etanol, pemilihan basis lipstik dan formulasi lipstik cair serta uji stabilitas lipstik cair. Pembuatan basis lipstik cair yaitu dengan membandingkan basis dengan perbedaan konsentrasi zinc oxide 8%, 10%, dan 12%. Formulasi lipstik cair dibuat dengan variasi perbandingan ekstrak kunyit dan kayu manis 1 : 3, 1 : 5, dan 1 : 10. Evaluasi fisik sedian meliputi uji organoleptik, homogenitas, daya oles, stabilitas, viskositas, pH, kesukaan dan uji iritasi yang dilakukan terhadap 20 orang sukarelawan. Hasil optimasi basis, digunakan konsentrasi zinc oxide 12%. Hasil dari formula F3 (1:10) uji organoleptik, homogenitas, daya oles, stabilitas, viskositas, pH, kesukaan dan uji irtasi menunjukan bahwa lipstik cair stabil selama penyimpanan, disukai dan tidak menyebabkan irtasi terhadap panelis.
AKTIVITAS ANTIOKSIDAN BUAH PINING (Hornstedtia alliacea) DENGAN MENGGUNAKAN METODE DPPH Gustaman, Firman; Wulandari, Winda Trisna; Nurviana, Vera; Idacahyati, Keni
Jurnal Ilmiah Farmako Bahari Vol 11, No 1 (2020): JURNAL ILMIAH FARMAKO BAHARI
Publisher : Jurnal Ilmiah Farmako Bahari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (679.48 KB)

Abstract

Indonesia merupakan negara kepulauan yang berada pada zona khatulistiwa dan terkenal memiliki keanekaragaman jenis tanaman, tetapi potensi ini belum semuanya dapat dimanfaatkan sebagai bahan industri khususnya tanaman berkhasiat obat. Buah Pining (Hornstedtia alliacea) merupakan tanaman yang masih sedikit dimanfaatkan dalam bidang kesehatan dikarenakan masih minimnya informasi mengenai fitokimia dari tanaman tersebut. Dilakukan skrining fitokimia tanaman buah pining (Hornstedtia alliacea), untuk mengetahui kandungan senyawa alkaloid, triterpenoid/steroid, flavonoid, tanin, dan saponin, serta pengujian aktivitas antioksidan menggunakan metode DPPH. Hasil skrining fitokimia yang diperoleh menunjukkan hasil positif untuk flavonoid, kuinon, monoterpen dan seskuiterpen pada ekstrak etanol, etil asetat dan N-Heksan. Pada pengujian antioksidan, ekstrak etil asetat memiliki potensi antioksidan yang paling kuat dengan nilai IC50 sebesar 23,43 ppm yang tergolong antioksidan kuat.
AKTIVITAS SITOTOKSIK FRAKSI ETIL ASETAT DAUN KELOR (MORINGA OLEIFERA) DAN PENGARUHNYA TERHADAP INDUKSI APOPTOSIS PADA SEL KANKER PAYUDARA T47D Apriani, Riza; Gaffar, Shabarni; Herlina, Tati
Jurnal Ilmiah Farmako Bahari Vol 10, No 1 (2019): Jurnal Ilmiah Farmako Bahari
Publisher : Jurnal Ilmiah Farmako Bahari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (563.646 KB)

Abstract

Tanaman kelor (Moringa oleifera) adalah salah satu tanaman yang telah banyak digunakan dalam industri pengobatan tradisional. Beberapa penelitian telah melaporkan bahwa ekstrak daun M. oleifera memiliki aktivitas antiproliferatif pada beberapa sel kanker, di antaranya terhadap sel kanker hati HepG2, sel kanker paru A549, sel kanker kolon Caco-2 dan sel kanker payudara MDA-MB-231, namun penelitian terhadap sel kanker payudara T47D belum dilakukan. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antikanker daun M. oleifera terhadap sel kanker payudara T47D. Ekstrak daun M. oleifera diperoleh dengan cara ekstraksi menggunakan pelarut etanol, kemudian difraksionasi dengan pelarut n-heksana dan etil asetat. Uji sitotoksik yang dilakukan pada penelitian ini menggunakan metode MTT assay. Pengujian terhadap induksi apoptosis dilakukan dengan metode pewarnaan Annexin V-PI dan dianalisis dengan flow cytometry. Kajian molekular juga dilakukan melalui pengamatan protein regulator apoptosis, yaitu Bcl-2 dengan metode imunositokimia. Berdasarkan hasil dari MTT assay, sel T47D yang diberi perlakuan dengan fraksi etil asetat daun M. oleifera menunjukkan aktivitas medium sebagai antikanker dengan nilai IC50 sebesar 243,58 ?g/mL. Pengujian terhadap apoptosis menunjukkan bahwa fraksi etil asetat daun M. oleifera dapat menginduksi apoptosis. Hasil pengamatan dengan imunositokimia menunjukkan bahwa pemberian fraksi etil asetat daun M. oleifera mampu menurunkan ekspresi protein Bcl-2. Kata kunci: Apoptosis, Moringa oleifera, kanker payudara, sel T47D
FORMULASI SPLASH MASK KULIT JERUK KEPROK (Citrus reticulata Blanco.) SERTA EFEKNYA SEBAGAI ANTIOKSIDAN Sriarumtias, Framesti Frisma; Nafisah, Finny Nurul; Gozali, Dolih
Jurnal Ilmiah Farmako Bahari Vol 10, No 2 (2019): Jurnal Ilmiah Farmako Bahari
Publisher : Jurnal Ilmiah Farmako Bahari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (641.557 KB)

Abstract

satu efek buruk dari sinar matahari yaitu merusak kulit. Antioksidan diperlukan untuk meminimalkan kerusakan akibat sinar matahari. Salah satu jenis tanaman yang telah banyak digunakan sebagai antioksidan adalah jeruk keprok, karena mengandung banyak vitamin C dan senyawa flavonoid sebagai agen antioksidan. Pemanfaatan jeruk keprok hanya terbatas pada buah, sedangkan kulitnya hanya merupakan limbah. Tujuan dari penelitian ini adalah memanfaatkan limbah kulit jeruk keprok (Citrus reticulata Blanco.) dari Garut untuk sesuatu yang bermanfaat. Kulit jeruk keprok diekstraksi dengan metode maserasi. Formulasi yang akan dibuat adalah splash mask yang mengandung ekstrak kulit jeruk keprok yang memiliki efek antioksidan. Hasil penelitian ini adalah uji aktivitas antioksidan yang diperoleh nilai IC50 adalah 237.938 ppm, kemudian dibuat splash mask dengan konsentrasi 1000x IC50. Evaluasi yang dilakukan selama 28 hari menunjukkan bahwa sediaan yang dibuat secara stabil secara farmasetika dengan nilai IC50 244.664 ppm dengan kategori antioksidan sedang. Diharapkan penelitian ini dapat meningkatkan nilai guna kulit jeruk keprok. Kata kunci: antioksidan, Citrus reticulata Blanco. kulit jeruk keprok, splash mask
PENGUKURAN KADAR BETAKAROTEN DAN FENOL TOTAL BUAH PEPINO KUNING (Solanum muricatum Aiton) PADA TINGKAT KEMATANGAN YANG BERBEDA Sriarumtias, Framesti Frisma
Jurnal Ilmiah Farmako Bahari Vol 7, No 2 (2016): Jurnal Ilmiah Farmako Bahari
Publisher : Jurnal Ilmiah Farmako Bahari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (700.265 KB)

Abstract

Penelitian mengenai pengukuran aktivitas antioksidan serta penetapan kadar betakaroten dan fenol total ekstrak etanol buah pepino kuning (Solanum muricatum Aiton) pada tiga tingkat kematang berbeda telah dilakukan. Tingkat kematangan ditentukan berdasarkan perbedaan warna buah pepino (hijau, kekuningan, dan kuning). Buah pepino segar diekstrak dengan metode maserasi menggunakan pelarut etanol 70%. Penetapan kadar betakaroten dilakukan dengan mengekstraksi sampel dengan n-heksana dan pengukuran absorbansi pada panjang gelombang 450 nm. Penetapan kadar fenol total dilakukan dengan bantuan Reagen Follin-Ciocalteau dan pengukuran absorbansi pada panjang gelombang 765 nm. Pengukuran kadar betakaroten dan fenol total menujukan bahwa kadar tertinggi betakaroten dan fenol total terdapat pada buah kuning yaitu sebesar 12x10-3% and 0,49% berturut-turut. Pengukuran aktivitas antioksidan mennunjukan bahwa nilai EC50 tertinggi terdapat pada buah pepino kekuningan, yaitu sebesar 1198,89 ppm. Kata Kunci: Solanum muricatum Aiton , Buah pepino kuning, betakaroten, fenol total, aktivitas antioksidan, Follin-Ciocalteau,DPPH (1,1-difenil-2-pikrilhidrazil)
KO-KRISTAL: NIKOTINAMID SEBAGAI KOFORMER Hairunnisa, Hairunnisa; Sopyan, Iyan; Gozali, Dolih
Jurnal Ilmiah Farmako Bahari Vol 10, No 2 (2019): Jurnal Ilmiah Farmako Bahari
Publisher : Jurnal Ilmiah Farmako Bahari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (372.216 KB)

Abstract

Kokristal merupakan cara alternatif yang dapat dilakukan untuk meningkatkan kemampuan melarut obat yang sukar larut dalam air dan meningkatkan bioavailabilitas obat yang buruk. Ada berbagai teknik yang dapat dilakukan dalam pembuatan kokristal seperti Hot Melt Extrusion, solvent evaporation, solvent drop grinding, slurry. Nikotinamid telah banyak digunakan sebagai koformer dalam pembentukan ko-kristal. Berdasarkan struktur kimianya, nikotinamid memiliki peluang besar untuk membentuk ko-kristal dengan berbagai macam bahan aktif farmasi. Modifikasi kokristal bahan aktif farmasi juga dapat maningkatkan laju disolusi dari bahan aktif farmasi itu sendiri dibandingkan kecepatan disolusi bahan aktif farmasi murninya Kata kunci: kokristal, nikotinamid, disolusi