cover
Contact Name
Febi Dwi Widayanti
Contact Email
febidwi07@gmail.com
Phone
+6281334744616
Journal Mail Official
febidwi07@gmail.com
Editorial Address
Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Wisnuwardhana Malang Jl. Danau Sentani No. 99 Malang
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Likhitaprajna: Jurnal Ilmiah Fakultas Keguruan Ilmu Pendidikan Universitas Wisnuwardhana Malang
ISSN : 14108771     EISSN : 25804812     DOI : 10.37303/likhitaprajna
Core Subject : Education,
Jurnal Likhitaprajna merupakan jurnal open access yang dipublikasikan dua kali setahun dan diterbitkan oleh Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Wisnuwardhana Malan. Jurnal ini merupakan hasil penelitian atau kajian teori tentng pendidikan dan pembelajarannya.
Articles 121 Documents
PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA DALAM MASYARAKAT MULTIKULTURAL Setiawan, Iwan
Jurnal Likhitaprajna Vol 17 No 1 (2015)
Publisher : FKIP Universitas Wisnuwardhana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (652.985 KB) | DOI: 10.37303/likhitaprajna.v17i1.2

Abstract

Indonesia adalah salah satu negara multikultural terbesar di dunia (Yaqin, 2005:3). Kemajemukan tersebut baik secara horizontal maupun vertikal. Keragaman budaya merupakan khasanah bangsa yang sangat bernilai, tetapi di sisi lain, keragaman yang tidak terkelola akan dapat menimbulkan berbagai persoalan seperti yang sering dihadapi bangsa ini. Pembelajaran Bahasa Indonesia hendaknya dikembangkan dengan pendekatan kontekstual. Pembelajaran-pembelajaran bahasa perlu dikaitkan dengan konteks yang ada, baik konteks verbal maupun konteks nonverbal. Dengan pembelajaran yang kontekstual, anak didik akan terbiasa peka dengan situasi, suasana pembicaraan, lawan bicara dan penutur lain.
PROSES BERPIKIR REFRAKSI SISWA DALAM MENYELESAIKAN MASALAH MATEMATIKA TENTANG KESAMAAN Prayitno, Anton
Jurnal Likhitaprajna Vol 17 No 1 (2015)
Publisher : FKIP Universitas Wisnuwardhana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (908.35 KB) | DOI: 10.37303/likhitaprajna.v17i1.4

Abstract

Salah satu konsep dasar untuk memahami aljabar dan banyak mendapatkan perhatian adalalah kesetaraan khususnya tentang tanda sama dengan (=). Tanda sama dengan sering disajikan dalam konteks umum yaitu operasi-sama dengan-jawaban (seperti, 5+4=9) dan jarang disajikan dalam konteks hasil pada kedua sisi (seperti, 5+4=7+2). Terkadang tanda sama dengan disajikan pula dalam konteks yang tidak umum lainnya (seperti, 9=9). Pada siswa sekolah menengah, berpikir operasional dalam menafsirkan tanda sama dengan dalam konteks operasi-sama dengan-jawaban akan tetapi siswa berpikir relasional dari tanda sama dengan dalam konteks kesetaraan. Dalam kemampuan berpikirnya, siswa cenderung bersifat linear yaitu apa yang diketahui dan diterima dari pengalamannya akan lebih sering langsung digunakan dalam menyelesaikan masalah. Berfikir linear akan mengakibatkan siswa untuk tidak dapat berfikir kreatif. Dalam pembelajaran matematika, siswa cenderung mengalami kesulitan mengerjakan masalah matematika apabila masalah yang diberikan guru tidak sama pada saat guru memberikan contoh atau bahkan hasil kerja siswa akan selalu sama pada saat guru mengajar. Mengingat pentingnya berpikir relasional dalam mengkonstruksi kesamaan sebagai pondasi dasar belajar aljabar, maka pengajar perlu membantu siswa dalam belajar. Proses refraksi membantu siswa memahami dan mengidentifikasi proses intermediate belajar dalam membantu mengembangkan keterampilan berpikir. Refraksi adalah pengetahuan transformatif yang terjadi yang memvalidasi penggunaan analisis kritis dan pemecahan masalah yang menyediakan interpretasi dan menyimpulkan dari isu-isu penting dan situasi dengan mempertimbangkan konten dan konteks. Kata kunci: refraksi, berpikir, tanda sama dengan.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF STAD UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENDESKRIPSIKAN PERUBAHAN SOSIAL BUDAYA PADA MASYARAKAT SISWA KELAS IX-D SMP NEGERI 1 KOTA KEDIRI Insiyah, Siti
Jurnal Likhitaprajna Vol 17 No 1 (2015)
Publisher : FKIP Universitas Wisnuwardhana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (556.697 KB) | DOI: 10.37303/likhitaprajna.v17i1.5

Abstract

Penelitian tindakan kelas ini bertujuan untuk mengetahui penerapan pembelajaran model STAD yang dapat meningkatkan aktivitas pembelajaran dan hasil belajar peserta didik. Penelitian ini menggunakan rencana model Kemmis dan Taggart. Subjek penelitian adalah siswa kelas IX-D SMP Negeri 1 Kota Kediri tahun pelajaran 2013/2014 yang berjumlah 26 siswa. Penelitian tindakan kelas ini dilakukan sebanyak 3 siklus dan menggunakan instrumen berupa: (1) Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), (2) Bahan Ajar, (3) Lembar Kerja Siswa, (4) Format Observasi Pelaksanaan Pembelajaran, dan (5) Naskah Soal Uraian. Kriteria refleksi untuk aktivitas pembelajaran menggunakan skor hasil pengamatan, sedangkan kriteria refleksi untuk hasil belajar peserta didk menggunakan KKM klasikal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) penerapan model pembelajaran kooperatif STAD pada mata pelajaran IPS siswa kelas IX-D SMP Negeri 1 Kota Kediri dapat meningkatkan aktivitas pembelajaran; (2) penerapan model pembelajaran kooperatif STAD pada mata pelajaran IPS siswa kelas IX-D SMP Negeri 1 Kota Kediri dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik. Kata kunci: model pembelajaran, STAD, aktivitas pembelajaran, hasil belajar
PEMBENTUKAN GURU IDEAL Kustyarini, Kustyarini
Jurnal Likhitaprajna Vol 17 No 1 (2015)
Publisher : FKIP Universitas Wisnuwardhana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (544.035 KB) | DOI: 10.37303/likhitaprajna.v17i1.6

Abstract

Pendidikan di Indonesia termasuk tertinggal dalam deretan pendidikan Asia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Indonesia berada dalam urutan ke 41 dan 43 negara yang diteliti. Untuk meningkatkan mutu pendidikan di Indonesia, pemerintah telah menetapkan Undang-Undang Sistem Pendidikan. Undang-Undang Sistem Pendidikan menjelaskan bahwa setiap pembaruan sistem pendidikan nasional untuk memperbarui visi, misi, dan srategi pembangunan pendidikan nasional. Visi pendidikan nasional di antaranya adalah (1) mengupayakan perluasan dan pemerataan kesempatan memperoleh pendidikan yang bermutu bagi seluruh rakyat Indonesia, (2) membantu dan memfasilitasi pengembangan potensi anak bangsa secara utuh sejak usia sampai akhir hayat dalam rangka mewujudkan masyarakat belajar, (3) meningkatkan kesiapan masukan dan kualitas proses pendidikan untuk mengoptimalkan pembentukan kepribadian yang bermoral, (4) meningkatkan keprofesionalan dan akuntabilitas lembaga pendidikan sebagai pusat pembudayaan ilmu pengetahuan, keterampilan, pengalaman, sikap, dan nilai berdasarkan standar nasional dan global, dan (5) memberdayakan peran serta masyarakat dalam penyelenggaraan pendidikan berdasarkan prinsip otonomi dalam konteks Negara Kesatuan RI. Kata kunci: pembentukan, guru, ideal
ESTETIKA LIRIK LAGU-LAGU CHRISYE Ikawati, Any
Jurnal Likhitaprajna Vol 17 No 1 (2015)
Publisher : FKIP Universitas Wisnuwardhana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1141.817 KB) | DOI: 10.37303/likhitaprajna.v17i1.7

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan (1) keindahan unsur lahiriah yang meliputi (a) bunyi, (b) diksi, (c) citraan, dan (d) sarana retorika dalam lirik lagu-lagu Chrisye, (2) keindahan unsur batiniah yang meliputi makna satuan, makna totalitas, tema, pesan dan nilai dalam lirik lagu-lagu Chrisye dan (3) (dominance) unsur keindahan lahiriah dan batiniah lirik lagu Chrisye. Kata Kunci: estetika, lirik, lagu-lagu, Chrisye
PENINGKATAN KUALITAS PEMBELAJARAN MAHASISWA PENDIDIKAN MATEMATIKA MENGGUNAKAN PRESENTASI KELOMPOK DAN JURNAL METAKOGNITIF Widayanti, Febi Dwi
Jurnal Likhitaprajna Vol 17 No 1 (2015)
Publisher : FKIP Universitas Wisnuwardhana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (234.579 KB) | DOI: 10.37303/likhitaprajna.v17i1.8

Abstract

Presentasi secara berkelompok bermanfaat untuk melatih para mahasiswa bertanggung jawab akan pembelajaran mereka sendiri, serta membelajarkan rekan-rekannya. Mahasiswa yang lebih cepat memahami materi (high achiever student) akan membantu rekannya yang lambat (low achiever student). Pada pembelajaran dengan pendekatan metakognitif mahasiswa dikondisikan untuk dapat aktif dan dilatih untuk menyelesaikan masalah dengan caranya sendiri sesuai dengan pengetahuan yang dia miliki. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan kualitas pembelajaran mahasiswa pendidikan matematika dengan pemberian tugas presentasi kelompok dan penulisan jurnal metakognitif. Penelitian ini menggunakan rancangan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilakukan terhadap mahasiswa Program Studi Pendidikan Matematika Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Wisnuwardhana Malang. Berdasarkan hasil analisis dan refleksi rerata skor yang diperoleh pada siklus I adalah 66,41 yang merupakan rerata nilai presentasi dan hasil tes siklus I. Rerata skor yang diperoleh pada siklus II adalah 80,59 yang merupakan rerata nilai presentasi dan hasil tes siklus 2. Hasil belajar mereka menunjukkan peningkatan yang signifikan. Kata kunci: presentasi kelompok, jurnal metakognitif, pendidikan matematika
MANAJEMEN LESSON STUDY BERBASIS SEKOLAH (LBSS) Suryanti, Eny Wahyu
Jurnal Likhitaprajna Vol 17 No 1 (2015)
Publisher : FKIP Universitas Wisnuwardhana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (900.794 KB) | DOI: 10.37303/likhitaprajna.v17i1.9

Abstract

Lesson Study berbasis Sekolah (LSBS) adalah salah satu model pembinaan profesi pendidik melalui pengkajian pembelajaran secara kolaboratif dan berkelanjutan berlandaskan pada prinsip-prinsip kolegalitas dan mutual learning untuk membangun komunitas belajar yang mencakup semua mata pelajaran dan melibatkan semua guru di sekolah. Manajemen lesson study berbasis sekolah merupakan proses kegiatan pengelolaan lesson study meliputi perencanaan, pelaksanaan, dan pengevaluasian yang bertujuan meningkatkan profesionalisme guru dan kualitas pembelajaran. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian adalah pendekatan kualitatif dengan rancangan studi multisitus. Lokasi penelitian adalah SMA Laboratorium UM dan SMA Negeri 1 Grati Pasuruan. Teknik pengumpulan data dengan wawancara mendalam, observasi peran serta, dan dokumentasi. Kata kunci: manajemen, lesson study berbasis sekolah
ALGORITMA GENETIKA YANG DIAUTOMASI UNTUK OPTIMASI FUNGSI UJI DEJONG DAN ACKLEY Mahardhika, Liza Tridiana
Jurnal Likhitaprajna Vol 17 No 1 (2015)
Publisher : FKIP Universitas Wisnuwardhana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (580.361 KB) | DOI: 10.37303/likhitaprajna.v17i1.10

Abstract

Algoritma genetika adalah metode optimasi yang memiliki kelebihan dapat menemukan solusi yang baik secara cepat tetapi juga memiliki kelemahan, yaitu dapat mencapai kondisi konvergen meskipun tidak dapat dipastikan bahwa solusi yang diperoleh merupakan solusi optimal. Untuk mengatasi masalah tersebut diperlukan sebuah prosedur automasi yang didasarkan pada barisan Fibonacci untuk memanggil algoritma genetika sampai kriteria kekonvergenan terpenuhi. Dengan menggunakan beberapa fungsi uji Dejong dan Ackley diketahui bahwa algoritma genetika yang diautomasi dapat menemukan solusi optimal dengan waktu komputasi yang relatif singkat. Kata kunci: optimasi, algoritma genetika, barisan Fibonacci, fungsi tes
MODEL-MODEL PEMBELAJARAN MORAL DALAM PKN (Salah Satu Wahana untuk Mengembangkan Karakter Bangsa) Mukiyat, Mukiyat
Jurnal Likhitaprajna Vol 17 No 1 (2015)
Publisher : FKIP Universitas Wisnuwardhana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1271.439 KB) | DOI: 10.37303/likhitaprajna.v17i1.11

Abstract

Secara historis pembelajaran moral/pembinaan moral ini sudah ada sejak jaman nabi-nabi dulu, sebab para nabi diutus/diturunkan oleh Tuhan di dunia ini untuk menyiarkan agama dan memperbaiki akhlak, moral, dan perilaku manusia. Pendidikan moral bertujuan untuk mengembangkan watak yang berakhlak (berkarakter). Pengembangan ini tidak hanya mengubah sikap dalam arti sempit, dan sementara waktu. Melalui pendidikan, salah satunya PKn dengan menerapkan model-model pembelajaran moral untuk membina dan mengembangkan moral/karakter siswa sesuai dengan nilai budaya dan nilai Pancasila. Kata kunci: model pembelajaran, moral, karakter bangsa
PROFESIONALITAS DOSEN DALAM MENGIMPLEMENTASIKAN PENDIDIKAN BUDI PEKERTI PADA PERGURUAN TINGGI (Studi Multikasus pada Universitas Wisnuwardhana Malang dan Universitas Islam Raden Rahmat Kepanjen) AS, M. Busyairi; Pribadi, Nukhan Wicaksana
Jurnal Likhitaprajna Vol 17 No 2 (2015)
Publisher : FKIP Universitas Wisnuwardhana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1701.983 KB) | DOI: 10.37303/likhitaprajna.v17i2.12

Abstract

Perilaku budi pekerti luhur, sangat didambakan oleh setiap insan dalam perikehidupan berbangsa, bernegara, maupun bermasyarakat, karena pada prakteknya justru sangat sulit untuk ditemukan siapa sebenarnya yang bisa dikategorikan sebagai model yang bisa diteladani yang mempunyai perilaku berbudi pekerti luhur itu. Kata kunci: profesionalitas, budi pekerti 

Page 1 of 13 | Total Record : 121