cover
Contact Name
J-Proteksion
Contact Email
j-proteksion@unmuhjember.ac.id
Phone
+6281217455000
Journal Mail Official
j-proteksion@unmuhjember.ac.id
Editorial Address
Jl. Karimata No. 49 Jember - Jawa Timur - Indonesia
Location
Kab. jember,
Jawa timur
INDONESIA
J-Proteksion
ISSN : 25286382     EISSN : 25413562     DOI : http://dx.doi.org/10.32528/jp
Jurnal Kajian Ilmiah dan Teknologi Mesin (J-Proteksion) adalah jurnal yang dikelola oleh Program Studi Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Muhammadiyah Jember, dan diterbitkan oleh Universitas Muhammadiyah Jember secara berkala (p-ISSN:2528-6382) dan (e-ISSN: 2541-3562). Artikel yang termuat adalah artikel hasil penelitian asli dan komprehensif dari kontributor yang telah melalui tahap review dalam bidang teknik mesin yang mencakup manufaktur, konversi energi, manajemen energi, analisis kegagalan, kontrol, korosi, energi terbarukan, dan ilmu material. Pertama kali terbit pada tahun 2016.
Articles 40 Documents
PENGARUH DIAMETER PORTING POLISH TERHADAP UNJUK KERJA MOTOR BAKAR 4 LANGKAH Taufik, Moch; Mufarida, Nely Ana; Finali, Asmar
J-Proteksion Vol 1, No 2 (2017): J-Proteksion
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/jp.v1i2.2172

Abstract

Kepala silinder dipasang di bagian atas blok silinder, kepala silinder terdapat ruang bakar, mempunyai saluran masuk dan buang. Sebagai tempat pemasangan mekanisme katup. Poros engkol dipasang pada dudukan blok silinder bagian bawah yang diikat dengan bantalan. Dipasang pula dengan batang piston  bersama piston dan kelengkapannya. Sedangkan roda penerus dipasang pada pangkal poros engkol (flens crank shaft). Roda penerus dapat menyimpan tenaga, membawa piston dalam siklus kerja motor, menyeimbangkan putaran dan  mengurangi getaran mekanik mesin. Upaya untuk mengatasi kurangnya daya atau tenaga pada motor bakar 4 langkah salah satunya dengan memodifikasi dimensi intake valve dengan diameter lebih besar dari ukuran standar (porting). Porting merupakan pembentukan ulang pada lubang in dan out agar volume udara dan bahan bakar yang masuk ke ruang bakar bertambah banyak dan dapat berjalan lancar untuk menghasilkan tenaga motor yang maksimal. Hasil pengujian maupun pembahasan performa motor 4 langkah silinder tunggal  100 cc dengan 5 variasi diameter porting intake dan exhaust (porting variasi 1, porting variasi 2, porting variasi 3, dan porting variasi 4) yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa hasil terbaik terdapat pada porting variasi 2 dengan daya rata-rata sebesar 2,887 HP, torsi rata-rata sebesar 4,804 N.m, tekanan efektif rata-rata mencapai 622,44 kPa, dan sfc terendah mencapai 0,093 kg/HP.jam.Kata Kunci: Porting Polish, Intake Valve, Daya, Torsi.
APLIKASI KOHONEN SELF ORGANIZING PADA TRAVELLING SALESMAN PROBLEM(TSP) DENGAN PROGRAM MATLAB Ah, Nurul Imamah
J-Proteksion Vol 1, No 1 (2016): J-Proteksion
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/jp.v1i1.188

Abstract

Travelling salesman problem is a problem that founded with sales that must go to many city and rest in a other city until back to the first city. Travelling salesman problem need an optimal ways with minimum scale, untill the process didnt need much money and others. The process to get optimal ways is too difficult, so this article will give the sollution to get an optimal ways with kohonen self organizing and using MATLAB to get an easy program of kohonen self organizing. From the discussion about travelling salesman problem using kohonen self organizing with 10 city and the space, we get minimum space that needed to walk in all the city is 2.6907 meter.Keywords:Travelling Salesman Problem, Kohonen Self Organizing, Matlab
VARIASI KADAR TINER DAN TEMPERATUR PENGERINGAN TERHADAP KUALITAS HASIL PENGECATAN BODI KENDARAAN BERBAHAN ABS Tyagita, Dicky Ady; Pratama, Aditya Wahyu; Aprianto, Darno Bagus
J-Proteksion Vol 4, No 1 (2019): J-Proteksion
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/jp.v4i1.3017

Abstract

Pengecatan adalah suatu proses aplikasi cat dalam bentuk cair pada sebuah obyek, untuk membuat lapisan tipis yang kemudian membentuk lapisan keras atau lapisan cat. Faktor-faktor yang mempengaruhi kualitas pengecatan adalah bahan yang digunakan, temperatur saat pengecatan, serta keahlian dalam mengecat. Penelitian ini meneliti tentang daya lekat dan daya kilap cat denganvariasi temperatur pengecatan dan viskositas cat yang diterapkan pada bodi kendaraan berbahan ABS. Penelitian daya kilap cat dilakukan di PT Mataram Paint Surabaya, sedangkan pengujian daya lekat cat dan pembuatan spesimen dilakukan di laboratorium otomotif Politeknik Negeri Jember. Hasil pengujian nilai daya kilap terendah sebesar 67,48 GU terdapat pada temperatur 32 °C denganperbandingan antara volume cat dan tiner 1:1, sedangkan nilai daya kilap tertinggi sebesar 89,35 GU terdapat pada suhu 70 °C dengan perbandingan 1:1,3 antara volume cat dan tiner. Hasil pengujian daya lekat cat rata-rata semua komponen memiliki daya lekat yang baik dan termasuk dalam kelas 5B. Semakin tinggi viskositas cat menyebabkan kadar nitroselulosa dalam cat semakin tinggi sehingga menyebabkan nilai daya kilap semakin rendah namun daya tahan cat terhadap goresan meningkat. Sebaliknya viskositas cat semakin rendah menyebabkan kadar nitroselulosa dalam cat semakin rendah menyebabkan nilai daya kilap semakin tinggi, namun daya tahan catterhadap goresan menurun
ANALISIS PRESTASI KERJA MESIN MENGGUNAKAN CAMPURAN BAHAN BAKAR BENSIN PERTAMAX DAN METHANOL (CH3OH) PADA MOTOR BAKAR BENSIN 4 LANGKAH Lestar, Beni Pamuji; Mufarida, Nely Ana; Irawan, Andik
J-Proteksion Vol 3, No 1 (2018): J-Proteksion
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/jp.v3i1.2277

Abstract

Dengan meningkatnya perkembangan sektor transportasi darat yang pesat, maka pemanfaatan dan peningkatan kualitas minyak bumi terus menerus dilakukan. Perbaikan kualitas bahan bakar dilakukan bermacam-macam cara, antara lain dengan penambahan zat aditif, meliputi : TEL (Tetra Ethyl Lead), TML (Tertra Methyl Lead), MMT (Methilcyclopentadienyl Manganese Tricarbonyl). Penambahan aditif ini diharapkan dapat menaikkan nilai oktan, salah satu contohnya adalah bahan bakar bensin pertamax yang mempunyai nilai oktan 91,5 didapat dari hasil pencampuran bensin premium dengan MTBE (Methyl Tertiary Buthyl Ether) sebanyak 10%. Selain itu dapat juga ditambahkan hidro karbon ringan. Penambahan atau pencampuran bahan bakar murni dengan hidro karbon lebih dirasakan aman bagi lingkungan, beda halnya dengan penggunaan zat aditif diatas yang mempunyai kadar timbal (Pb) dan juga mangan. Pada penelitian ini penulis mencoba mencampur bahan bakar bensin pertamax murni 100% dengan senyawa hidro karbon yaitu methanol (CH3OH), penelitian ini dilakukan dengan membandingkan bahan bakar bensin murni (pertamax) dengan berbagai campuran methanol yaitu 5% sampai 25% methanol dengan range 5% terhadap prestasi mesinnya. Dalam melakukan penelitian ini posisi throttle terbuka penuh, kemudian menetapkan variasi putaran mesin yang berubah-ubah (dari 1000 rpm s/d 70000 rpm), sehingga didapatkan sebuah data untuk mengetahui prestasi mesin. Dari hasil pengujian emisi gas Buang Karbon Monoksida (CO) dan Hidrokarbon (HC) rata-rata tertinggi pada rpm rendah (1000 rpm) dan penambahan methanol dapat mengurangi kadar CO pada rpm tinggi (4000 - 7000 rpm) dengan kadar CO tertinggi 6,66% dan terendah 0,08%, untuk HC tertinggi 759 ppm dan terendah 29 ppm. Torsi dan daya tertinggi diperoleh pada variasi pertamax 75% : 25% methanol, sehingga penambahan methanol bisa meningkatkan torsi dan daya. Penggunaan methanol untuk campuran bahan bakar, meskipun bisa menurunkan kadar CO dan HC, tapi untuk adanya methanol berakibat turunnya daya dan torsi.
PENGARUH PROSENTASE PENAMBAHAN ETHANOL PADA BAHAN BAKAR PERTALITE TERHADAP DAYA DAN TORSI PADA MESIN MOTOR MATIC 125 CC Wahyu, Muh Andrea; Mufarida, Nely Ana; Kosjoko, Kosjoko
J-Proteksion Vol 3, No 2 (2019): J-Proteksion
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/jp.v3i2.2248

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penambahan ethanol dengan pertalite pada torsi dan daya sepeda motor matic 125cc. Penelitian ini merupakan eksperimen. Sampel diambil dengan menggunakan teknik pengambilan sampel standart. Sampel penelitian adalah sepeda motor Matic 125cc. Data torsi dan daya diperoleh dengan menggunakan Dynotest Sportdyno V3.3. Data penelitian adalah, daya dan torsi dari variasi campuran ethanol 0%, 10%, dan 20%. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa pertama, penambahan ethanol pertalite dapat mengurangi torsi dan daya sepeda motor. kedua, torsi tertinggi dari pengujian yaitu 12,52 Nm, ditemukan untuk penambahan ethanol 10% dengan pemanasan bahan bakar, sedangkan torsi terendah, yaitu 6.78 Nm, ditemukan dengan variasi penambahan ethanol 0%, dan ketiga, daya tertinggi yaitu 8,4 HP, ditemukan dengan variasi penambahan ethanol 10%, sedangkan daya terendah, yaitu 2,6 HP, ditemukan dengan penambahan ethanol 0%.
PENGARUH VARIASI KECEPATAN MOTOR PADA MESIN PENGHALUS PERMUKAAN TIPE DISC DAN BELT TERHADAP TINGKAT KEKASARAN PERMUKAAN BENDA KERJA Noval, Moh Hasan; Mufarida, Nely Ana; Finali, Asmar
J-Proteksion Vol 2, No 2 (2018): J-Proteksion
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/jp.v2i2.2227

Abstract

Amplas atau disebut kertas pasir yaitu sejenis kertas yang digunakan untuk membuat permukaan benda-benda menjadi lebih halus. Mesin penghalus otomatis dibuat untuk mengedepankan keunggulan tingkat akurasi dan presisi yang lebih tinggi sehingga mempermudah hasil yang diperoleh. Spesifikasi dari alat tersebut adalah dengan menggunakan driver motor AC untuk mengatur kecepatan putaran motor AC (dynamo). Untuk bahan pengujian menggunakan 9 kubus kayu berukuran sisi 30 mm. Pengujian dilakukan untuk mengetahui tingkat kekasaran permukaan benda kerja pada masing-masing kecepatan 1100 RPM, 1300 RPM dan 1500 RPM. Selanjutnya akan dicari nilai rata-rata dari setiap kecepatan putaran motor yang berbeda-beda untuk mengetahui besar dari nilai kekasaran dan keausan pada benda kerja. Nilai kecepatan putaran diukur menggunakan Tachometer sedangkan output tegangan listrik diukur menggunakan AVO meter digital. Setelah diukur data akan ditulis untuk mengetahui variasi kecepatan putaran motor yang diatur menggunakan driver motor.
ANALISIS KEKASARAN PERMUKAAN PROSES SAND BLASTING DENGAN VARIASI TEKANAN, WAKTU DAN SUDUT MENGGUNAKAN METODE TAGUCHI Sugiantoro, Sugiantoro; Dwi Laksana, Dedi; Jatisukamto, Gaguk
J-Proteksion Vol 2, No 1 (2017): J-Proteksion
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/jp.v2i1.2222

Abstract

Sand blasting merupakan suatu proses yang digunakan untuk merubah karakteristik suatu permukaan. Kekasaran permukaan perlu diperhatikan untuk meningkatkan daya rekat lapisan cat terhadap permukaan material. Proses ini dilakukan denan cara menyemprotkan pasir silika ke suatu permukaan baja dengan kecepatan yang relatif tinggi . Tujuan dari penelitian ini adalah dapat mengetahui pengaruh tekanan, waktu dan sudut terhadap kekasaran permukaan baja SS400 serta untuk mendapatkan parameter yang sesuai pada proses sand blasting. Penelitian ini menggunakan desain eksperimen orthogonal array pada metode taguchi. Parameter yang divariasikan yaitu tekanan udara sebesar 3, 4 dan 5 bar dengan waktu penyemprotan 4, 8, dan 12 detik juga sudut penyemprotan sebesar 30°,60° dan 90°. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa variasi tekanan memiliki pengaruh lebih besar dibandingkan waktu dan sudut. Sedangkan kombinasi parameter yang optimal yaitu tekanan 3 bar, waktu 8 detik dan sudut 60° dengan nilai kekasaran permukaan 54,82 ?m dan tingkat kebersihan SA 2,5.
ANALISIS PENGARUH KETINGGIAN STEP PADA MESO SCALE COMBUSTOR DENGAN SUDDEN EXPANSION TERHADAP KARAKTERISTIK NYALA API TERHADAP ROLLING RESISTANCE Rezak, Muhammad; Rosyadi, Ahmad Adib; Laksana, Dedi Dwi
J-Proteksion Vol 1, No 2 (2017): J-Proteksion
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/jp.v1i2.2201

Abstract

Micro power generator (MPG) merupakan sebagian teknologi yang saat ini sedang dalam proses pengembangan. MPG merupakan teknologi dengan menggunakan peralatan pembakaran didalam sebuah combustor yang memiliki ukuran kecil (micro / mesoscale combustor) dengan menggunakan bahan bakar hidrokarbon. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan combustor dengan material tembaga dengan bahan bakar LPG yang memvariasikan ukuran diameter outlet dengan ukuran 5 mm, 5.5 mm, dan 6 mm, sedangkan untuk diameter inlet digunakan ukuran diameter yang konstan yaitu 4.5 mm. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memperoleh nyala api yang paling stabil ditunjukan dengan grafik flammability limit dan visualisasi nyala api akibat dari proses pembakaran yang dilakukan didalam messo scale combustor dengan sudden expansion. Penelitian ini dilakukan di Laboratorium Konversi Energi Jurusan Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Jember. Hasil yang diperoleh pada penelitian ini yaitu pada combustor dengan ukuran diameter inlet yang konstan 4,5 mm dan dengan variasi diameter outlet dapat diketahui jika semakin besar rentang nilai kecepatan reaktan (v) dan nilai rasio equivalen (?) maka nyala api yang dihasilkan akan lebih stabil. Pada penelitian ini combustor dengan variasi outlet 6 mm memiliki nilai rentang kecepatan rektan (v) dan equivalen rasio (?) yang lebih besar dibandingkan lainnya, pada variasi ukuran diameter outlet 5 mm kecepatan reaktan (v) = 15.46 - 47.74 cm/s dan rasio equivalen (?) = 1.10 - 1.61, pada variasi ukuran diameter outlet 5,5 mm kecepatan reaktan (v) = 15.28 - 49.49 cm/s dan rasio equivalen (?) = 1.08 - 1.63, dan pada variasi ukuran diameter outlet 6 mm kecepatan reaktan (v) = 15.18 - 52.04 cm/s dan rasio equivalen (?) = 1.06 - 1.68.
KARAKTERISTIK ALIRAN FLUIDA PADA LENGKUNGAN S (DUA ELBOW 90°) DENGAN VARIASI JARAK ANTARA ELBOWDAN ARAH KELUARAN Chairil Ghozali, Digdo Listyadi
J-Proteksion Vol 1, No 1 (2016): J-Proteksion
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/jp.v1i1.192

Abstract

Lengkungan S adalah lengkungan berbentuk S pada pipa yang digunakan untuk meningkatkan fleksibilitas yang terjadi akibat adanya pemanasan dan pendinginan pada sistem perpipaan. Lengkungan S sendiri dapat menimbulkan head lossesyang menyebabkan terjadinya penurunan tekanan (pressure drop) pada sistem perpipaan. Penelitian ini menggunakan fluida udara yang dialirkan ke dalam pipa berbentuk S dengan menempatkan titik pengukuran sebelum elbow90°, di antara elbow90°, dan sesudah elbow90°. Penelitian dilakukan dengan memvariasikan panjang jarak antara elbow90° 3D, 5D dan 7D dan variasi arah keluaran sudut 0°, 45°, dan 90°. Kecepatan rata-rata fluida keluaran tertinggi terjadi pada variasi 5D arah keluaran 45° sebesar 16,67 m/s pada titik pengukuran III, sedangkan tekanan rata-rata terendah terjadi pada variasi 3D arah keluaran 45° sebesar 79,21 N/m2 pada titik pengukuran III. Head lossestotal yang paling rendah terjadi pada variasi 3D dan arah keluaran sudut 0° sebesar 14,40 m sedangkan untuk head lossestotal yang paling tinggi terjadi pada variasi 7D dan arah keluaran 90° sebesar 16,09 m.Kata kunci: Elbow90°, head losses, lengkungan S, dan penurunan tekanan.
PENGARUH KADAR PARTIKEL ADITIF MONTMORILLONITETERHADAP SIFAT MEKANIK SIKLUS TERMAL KOMPOSIT POLYESTER SERAT KAYU KOPI Rosyadi, Ahmad Adib
J-Proteksion Vol 1, No 1 (2016): J-Proteksion
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/jp.v1i1.187

Abstract

Komposit merupakan kombinasi dua material atau lebih sehingga memberikan sifat yang lebih baik dari material penyusunnya. Penelitian ini menggunakan penguat serat kayu kopi yang masih muda dan Resin polyester Yukalac BQTN?EX 157 sebagai matriks. Pemilihan serat kayu kopi sebagai penguat karena sifatnya yang ringan dan banyaknya dahan kopi yang dibuang menjelang berbuah. Ranting kopi biasanya dibakar atau dibiarkan supaya menjadi kompos. Penelitian ini bertujuan meningkatkan nilai ekonomi dari dahan kayu kopi yang dibuang tersebut. Penambahan aditif montmorillonitediharapkan memberikan sifat tahan panas pada material yang dibuat. Sedangkan siklus termal digunakan untuk mengetahui seberapa tahan material tersebut menerima perubahan temperatur secara ekstrim.Kata kunci: serat kayu kopi, montmorillonite, siklus termal

Page 1 of 4 | Total Record : 40