cover
Contact Name
Rafaizan Khairan
Contact Email
amirhsb84@gmail.com
Phone
+6285275777277
Journal Mail Official
amirhsb84@gmail.com
Editorial Address
Jl. Kl. Yos Sudarso No. 224 MEDAN 20115, Sumatera Utara, Indonesia. Tel / fax : (061) 6615 190
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
SABILARRASYAD
ISSN : 25482203     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
Salah satu poin penting dalam menjalankan fungsi Tridharma Perguruan Tinggi oleh dosen adalah melaksanakan penelitian dan mempublikasikan hasil pemikiran serta analisisnya tersebut. Kinerja dosen yang selanjutnya menjadi kinerja jurusan, fakultas dan perguruan tinggi sangat dipengaruhi oleh seberapa luas dan berkualitasnya publikasi para dosen tetapnya. Tuntutan publikasi yang dilakukan komunitas akademik Perguruan Tinggi memberikan dampak yang cukup besar terhadap kesadaran para dosen pentingnya melakukan kajian, penelitian serta menulis karya ilmiah. Perkembangan karya ilmiah di Indonesia relatif makin baik, terutama sejak diberlakukannya regulasi pemerintah, yang mewajibkan mahasiswa S1, S2 hingga S3 untuk menulis artikel di jurnal ilmiah sebagai salah satu prasyarat kelulusan. Dosen tentunya semakin besar tuntutannya untuk aktif menulis di jurnal ilmiah baik di tingkat nasional terakreditasi maupun jurnal internasional bereputasi.
Articles 96 Documents
KEWAJIBAN BELAJAR DALAM TINJAUAN HADITS RASULULLAH SAW. Sari, Rika Kumala
Jurnal Sabilarrasyad Vol 2, No 1 (2017): SABILARRASYAD: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Kependidikan
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tulisan ini bertujuan untuk mendeskripsikan tentang kewajiban belajar menurut persfektif Islam dalam hal berfokus pada hadits Rasulullah mengenai kewajiban belajar. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kajian pustaka. Fokus penelitian ini adalah kewajiban belajar menurut persfektif Islam, yang dirinci menjadi tiga subfokus, yaitu (1) kewajiban belajar menurut pandangan hadits Rasulullah Saw, (2) kewajiban belajar menurut ulama atau cendekiawan musli, (3) kewajiban belajar dalam persfektif umum. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa Islam mewajibkan umatnya untuk belajar dan menuntut ilmu baik laki-laki dan perempuan, sejak lahir hingga meninggal dunia. Islam memberikan motivasi yang kuat kepada umatnya agar selalu belajar dan menuntut ilmu berupa derajat yang tinggi disisi Alah, dimudahkan menuju surga, disenangi oleh para malaikat, dimohonkan ampun oleh makhluk Allah yang lain, lebih utama dari ahli ibadah dan menjadi pewaris. Dengan belajar seseorang mengetahui akidah yang benar dan cara-cara beribadah yang benar serta mengenalkan dirinya kepada Rabbnya.
THE LINGUISTIC REALIZATION OF ILLOCUTIONARY ACT OF TOBA BATAK CULTURAL VALUES IN TOBA BATAK WEDDING CEREMONY Silaban, Roikestina
Jurnal Sabilarrasyad Vol 1, No 1 (2016): SABILARRASYAD: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Kependidikan
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan realisasi linguistic dari tindak tutur ilokusi dalam pernikahan Batak Toba, mendeskripsikan realisasi linguistik dari nilai-nilai budaya pernikahan Batak Toba, dan untuk menjelaskan mengapa realisasi linguistik dari tindak tutur ilokusi dihadirkan dengan cara seperti itu. Karena hasil dari penelitian ini ditemukan ada lima tipe tindak tutur yang digunakan dalam pernikahan Batak Toba. Hal ini sesuai dengan teori yang diungkapkan oleh Austin pada tahun (1979), dan dalam penelitian ini juga ditemukan tiga tipe dari nilai budaya Batak Toba dalam pernikahan tersebut.
DIMENSI-DIMENSI MANUSIA MENURUT ALQURAN Suhendri, Suhendri
Jurnal Sabilarrasyad Vol 3, No 2 (2018): SABILARRASYAD: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Kependidikan
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Manusia adalah makhluk yang dimuliakan Allah Swt. Alquran sebagai pedoman hidup manusia telah memberikan informasi yang lengkap tentang dimensi-dimensi manusia. Kelengkapan informasi ini diyakini, bila dijadikan panduan arah akan membuat manusia tetap menjadi makhluk mulia. Dimensi-dimensi manusia dalam Alquran diwakili oleh terma al-Basyar, al-Nas, Bani Adam dan al-Insan. Terma-terma tersebut menjelaskan hakikat manusia secara utuh dalam Islam.     Kata kunci: jati diri, dimensi-dimensi manusia, Alquran
MANAJEMEN PENDIDIKAN DAN BUDAYA PERADABAN BERSIH DALAM PEMBENTUKAN AKHLAK DI SEKOLAH DASAR Tumiran, Tumiran
Jurnal Sabilarrasyad Vol 2, No 2 (2017): SABILARRASYAD: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Kependidikan
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Manajemen Pendidikan dan Budaya Peradaban Bersih dalam Pembentukan Akhlak di Sekolah Dasar sangat penting untuk membangun sumber daya manusia pada usia dini. Manajemen pendidikan di Sekolah Dasar memberikan kontribusi yang tinggi terhadap pembentukan akhlak kepada peserta didik. Budaya peradaban bersih yang menjadi suatu nilai-nilai yang terbangun secara positif bagi para siswa, guru, dan lingkungan sekolah dasar menjadi pondasi menyongsong hidup masa depannya yang semakin besar kompetitif. Peradaban budaya bersih bagi peserta didik di sekolah dasar yang menjadi harapan besar masa depannya akan membiasakan pada lingkungannya para guru, dan stake holder dengan cara : (1) Membantu dan melatih anak untuk dapat berakhlak mulia kepada Allah, dan lingkungannya; (2) Senantiasa mebiasakan kepada siswa secara mandiri untuk membuang sampah pada tempatnya; (3) Guru wajib menasehati, membimbing,mengawasi, mengevaluasi siswa dalam aktivitas berkaitan dengan pandabsih; (4) Mencatat siswa di buku pelanggaran tentang pendabsih; (5) Memberi sanksi tersendiri terhadap siswa yang membuang sampah sembarangan; (6) Petugas piket pada hari itu juga membersihkan kelas dan lingkungan sekitar; (7) Memberi reward kepada siswa yang baik melakukan padabsih.
PANDANGAN QURAISY SHIHAB TENTANG KONSEP ADIL DALAM PRAKTIK POLIGAMI Imran, Zufi
Jurnal Sabilarrasyad Vol 2, No 1 (2017): SABILARRASYAD: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Kependidikan
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Konsep keadilan yang ditekankan M. Quraish Shihab dalam poligami sesuai dengan prinsip Islam yang sangat mengutamakan keadilan. Gagasannya tentang keadilan poligami yang menyangkut keadilan terhadap anak yatim ini merupakan pemikiran yang progresif karena selama ini kebanyakan para pelaku poligami hanya menitikberatkan keadilan mereka kepada istri-istri yang dipoligami. Penyempitan makna keadilan yang hanya dipahami sebagai keadilan dalam memperlakukan istri-istri menjadi persoalan yang dijawab oleh M. Quraish Shihab yang menyatakan bahwa keadilan poligami juga menyangkut keadilan terhadap anak yatim. Pemikiran ini dihasilkan dari metode tafsir maudhu?iy dalam menafsirkan ayat-ayat Al-Qur?an, yang diantara tahap-tahapnya adalah melakukan munasabah (pengkorelasian ayat-ayat sebelumnya dengan ayat yang sedang dikaji) serta melihat asbabunnuzul surat An-Nisâ? ayat 3 yaitu banyaknya janda-janda dan anak yatim setelah terjadinya perang Uhud. Selain keadilan menyangkut anak yatim, keadilan poligami menurut M. Qurasish Shihab adalah adil dalam bidang bidang materi saja, bukan termasuk dalam bidang immaterial (kasih sayang).
ANALISIS KOMPETENSI PROFESIONAL GURU BIOLOGI MADRASAH ALIYAH NEGERI DI KOTA MEDAN Huda, Nurul
Jurnal Sabilarrasyad Vol 1, No 1 (2016): SABILARRASYAD: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Kependidikan
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kompetensi profesional guru biologi Madrasah Aliyah Negeri di kota Medan dalam aspek penguasaan bahan pengajaran, penyusunan program pengajaran, pelaksanaan program pengajaran, dan menilai hasil dan proses belajar-mengajar yang telah dilaksanakan. Populasi penelitian ini adalah seluruh guru biologi Madrasah Aliyah Negeri di kota Medan. Sampel penelitian dipilih secara acak sebanyak 16 orang guru yang berasal dari empat madrasah yang ditentukan secara purposive sampling berdasarkan masa tugas. Data dikumpulkan dengan cara pemberian uji kompetensi penguasaan bahan pengajaran, pengkajian dokumen RPP, pengamatan dan penilaian pelaksanaan pengajaran, dan kuesioner menilai hasil dan proses belajar- mengajar yang telah dilaksanakan; selanjutnya dianalisis secara statistik deskriptif. Hasil analisis data menunjukkan aspek penguasaan bahan pengajaran dengan nilai rata-rata 71,75, penyusunan program pengajaran dengan nilai rata-rata 95,40, pelaksanaan program pengajaran dengan nilai rata-rata 91.30, dan menilai hasil dan proses belajar-mengajar yang telah dilaksanakan dengan nilai rata-rata 63,10. Secara keseluruhan nilai rata-rata kompetensi profesional guru biologi Madrasah Aliyah Negeri di kota Medan 80,34 dengan kategori sangat tinggi.
MANAJEMEN KEUANGAN DAN PEMBIAYAAN Mayasari, Renny; Shopiana, Shopiana; Julham, Toni
Jurnal Sabilarrasyad Vol 3, No 2 (2018): SABILARRASYAD: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Kependidikan
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakTujuan penelitian ini dilakukan untuk mengetahui manajemen keuangan dan pembiayaan dalam pendidikan. Penelitian ini merupakan penelitian kepustakaan (library research) dengan metode tematik (maudu?iy) dan teknik literatur yaitu mengumpulkan bahan-bahan pustaka yang berkesinambungan (koheren) dengan objek pembahasan yang diteliti. Adapun tujuan dari manajemen keuangan dan pembiayaan adalah untuk memperoleh, dan mencari peluang sumber-sumber pendanaan bagi kegiatan sekolah, agar bisa menggunakan dana secara efektif dan tidak melanggar aturan, dan membuat laporan keuangan yang transparan dan akuntabel. Dalam pendidikan uang memainkan peran dalam tiga area; pertama, ekonomi pendidikan dalam kaitannya dengan pengeluaran masyarakat secara keseluruhan; kedua, keuangan sekolah kaitannya dengan kebijakan sekolah untuk menerjemahkan uang terhadap layanan kepada peserta didik; dan ketiga, pajak administrasi bisnis sekolah yang harus diorganisir secara langsung berkaitan dengan tujuan kebijakan. Untuk itu, prinsip manajemen keuangan dan pembiayaan yang harus diterapkan meliputi transparansi, akuntabilitas, efektifitas, efisiensi dan keadilan. Biaya (dana) pendidikan meliputi biaya langsung dan biaya tak langsung. Dalam hal menghimpun dana (raising funds), pada dasarnya dapat digali dari dua sumber, yaitu dari lembaga sendiri (intern) dan melalui pihak luar (ekstern) seperti: pemerintah dan masyarakat, wakaf, zakat, dan sumber dana lain yang tidak mengikat. Kata Kunci:  Manajemen, Keuangan dan Pembiayaan
MEMBANGUN GREAT TEAM DAN GREAT PLAYERS MENUJU PERUBAHAN YANG INOVATIF DAN KREATIF DI SATUAN PENDIDIKAN ISLAM Akmalia, Rizki
Jurnal Sabilarrasyad Vol 3, No 1 (2018): SABILARRASYAD: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Kependidikan
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Satuan pendidikan Islam telah menyelenggarakan pendidikan dari jenjang pendidikan anak usia dini hingga jenjang pendidikan tinggi. Baik formal, informal maupun non formal. Tujuannya adalah pembentukan akhlaqul karimah. Mengingat telah  banyaknya  minat  masyarakat  dalam  memasukkan  anak-anaknya  ke  dunia pendidikan  Islam,  maka  satuan  pendidikan  islam  dewasa  ini  harus  senantiasa melakukan  pengembangan  dan  senantiasa  memperbaharui  lebih  kepada  akhlak islami  agar  tidak  ketinggalan  dengan  satuan  pendidikan  umum.  Atas  dasar  itu, diperlukan inovasi dan kreasi dalam mendukung hal ini di satuan pendidikan islam. Tak hanya itu saja, orang-orang yang berkompeten dan  memiliki keahlian tinggi juga sangat dibutuhkan dalam  menciptakan  generasi cerdas, berkualitas, berilmu dan  berakhlak  mulia.  Bahkan  pemimpin  lembaga  pun  juga  harus  orang  yang memiliki tingkat profesionalisme yang tinggi sehingga mampu menciptakan sebuah tim  yang  kuat.  Ada  tujuh  karakteristik  dari  great  team  players,  yaitu:  (1). memahami  peran  masing-masing,  (2).  merangkul  kolaborasi,  (3). bertanggungjawab  atas  diri  sendiri,  (4).  komitmen  pada  tim,  (5).  fleksibel,  (6). optimis dan fokus pada masa depan, dan (7). m encadangkan tujuan dengan aksi. Dalam  membangun  great  team  dan  great  players,  pemimpin  yang  di  tunjuk haruslah visioner. Kata Kunci: Great Team, Great Players, Inovatif, Kreatif
PENDIDIKAN MULTIKULTURAL: UPAYA MEMBANGUN KEBERAGAMAN INKLUSIF DI MADRASAH/SEKOLAH Herlina, N. Hani
Jurnal Sabilarrasyad Vol 2, No 2 (2017): SABILARRASYAD: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Kependidikan
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia adalah salah satu negara multikultural terbesar di dunia. Kenyataan ini dapat dilihat dari kondisi sosio-kultural maupun geografis yang begitu beragam dan luas. Keragaman ini diakui atau tidak akan dapat menimbulkan berbagai persoalan, seperti korupsi, kolusi, nepotisme, kemiskinan, kekerasan, perusakan lingkungan, separatisme, dan hilangnya rasa kemanusiaan untuk menghormati hak-hak orang lain, merupakan bentuk nyata sebagai bagian dari multikulturalisme tersebut. Berkaitan dengan hal ini, pendidikan multikultural menawarkan satu alternatif melalui penerapan strategi dan konsep pendidikan yang berbasis pada pemanfaatan keragaman yang ada di masyarakat, khususnya yang ada pada siswa seperti keragaman etnis, budaya, bahasa, agama, status sosial, gender, kemampuan, umur, dll. Karena itulah yang terpenting dalam pendidikan multikultural adalah seorang guru atau dosen tidak hanya dituntut untuk menguasai dan mampu secara profesional mengajarkan mata pelajaran atau mata kuliah yang diajarkan. Lebih dari itu, seorang pendidik juga harus mampu menanamkan nilai-nilai inti dari pendidikan multikultural seperti demokrasi, humanisme, dan pluralisme atau menanamkan nilai-nilai keberagamaan yang inklusif pada siswa. Pada gilirannya, out-put yang dihasilkan dari sekolah/universitas tidak hanya cakap sesuai dengan disiplin ilmu yang ditekuninya, tetapi juga mampu menerapkan nilai-nilai keberagamaan dalam memahami dan menghargai keberadaan para pemeluk agama dan kepercayaan lain.
UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA DENGAN MENGGUNAKAN POWER POINT PADA PELAJARAN IPA KOMPETENSI DASAR PERKEMBANGBIAKAN MANUSIA KELAS VI SDN 132409 TANJUNGBALAI Rismawati, Rismawati
Jurnal Sabilarrasyad Vol 1, No 1 (2016): SABILARRASYAD: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Kependidikan
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil belajar siswa dengan menggunakan power point pada pelajaran IPA. Metode penelitian ini dengan menggunakan PTK. Sedangkan hasil penelitian sebagai berikut: 1) belajar itu adalah suatu hasil nyata yang dicapai oleh siswa dalam usaha menguasai kecakapan jasmani dan rohani di sekolah yang diwujudkan dalam bentuk angka atau nilai raport pada setiap semester; 2) Untuk menjelaskan hal-hal yang masih bersifat tabu, harus menggunakan berbagai pendekatan, salah satu adalah pendekatan keagamaan dan memperkenalkan kompetensi dasar ini secara arif dan bijak kepada anak-anak

Page 1 of 10 | Total Record : 96