cover
Contact Name
Sari Yuniarti
Contact Email
sari.abdimas@unmer.ac.id
Phone
+623415080008
Journal Mail Official
abdimas@unmer.ac.id
Editorial Address
Jl. Terusan Raya Dieng No. 62-64, Malang, Indonesia, 65146
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Abdimas: Jurnal Pengabdian Masyarakat Universitas Merdeka Malang
ISSN : 2721138X     EISSN : 25487159     DOI : https://doi.org/10.26905/abdimas
Core Subject : Humanities,
ABDIMAS: Published by Institute for Research and Community Services (Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM)) University of Merdeka Malang as the implementation of science, technology, economics, environment, and social in empowering the community. ABDIMAS: Jurnal Pengabdian Masyarakat Universitas Merdeka Malang as part of the spirit of disseminating the results of community service. The ABDIMAS UNMER Malang Journal site provides journal articles for free download. ABDIMAS UNMER Malang Journal is a national scientific journal which is a reference source of academics in the field of Community Service.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 92 Documents
PENYEDIAAN SARANA AIR BERSIH KELOMPOK TANI MAWAR MAJU III DESA GUNUNGSARI, KECAMATAN BUMIAJI, KOTA BATU Choirotin, Ismi; Dewi, Cynthia Permata; Robbi, Nur
Jurnal Pengabdian Masyarakat Universitas Merdeka Malang Vol 4, No 2: Desember 2019
Publisher : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26905/abdimas.v4i2.3807

Abstract

Kelompok Tani Mawar Maju III adalah salah satu kelompok tani di Desa Gunungsari yang komoditi utamanya adalah bunga mawar potong. Kelompok tani ini memiliki permasalahan utama yaitu harus membeli air bersih dari desa lain untuk kebutuhan rumah tangga, dan harus mengeluarkan tenaga lebih untuk irigasi secara manual, padahal dibagian bawah lahan pertanian kelompok tani ini terdapat sumber mata air bersih dengan debit yang besar dan mengalir sepanjang tahun. Permasalahan lain yang dihadapi adalah adanya limbah berupa daun mawar yang tidak dikelola dan dimanfaatkan dengan baik, sehingga menimbulkan dampak pada lingkungan. Dari segi kelembagaan, masalah yang dihadapi oleh kelompok tani ini adalah kurangnya pengetahuan tentang teknologi dalam bidang pertanian dan rendahnya regenerasi dalam pengelolaan usaha pertanian mawar potong. Program Kemitraan Masyarakat ini akan memberi solusi berupa pemanfaatan pompa hidram dan pipanisasi untuk pengadaan air bersih dan irigasi, serta pengadaan sarana dan pelatihan pengomposan untuk mengolah limbah daun mawar. Dalam kelembagaan dan regenerasi, akan dilakukan penyuluhan dan kaderisasi terhadap generasi lapis sehingga keberlangsungan pertanian mawar potong ini akan berkelanjutan. Dengan adanya program ini, diharapkan akan memberi solusi bagi mitra berupa peningkatan perekonomian, peningkatan produktivitas lahan pertanian, peningkatan kualitas dan SDM berupa kemampuan pengolahan limbah pertanian, kemampuan dalam pemanfaatan dan perawatan penggunaan teknologi berupa pompa hidram , serta peningkatan kuantitas SDM produktif pada Kelompok Tani Mawar Maju III. Hasil fisik dari pelaksanaan Program Kemitraan Masyarakat ini adalah bangunan bendung air, pemasangan pompa hidram, pipanisasi dan bangunan tandon air sebagai bak tampung serta sarana pengomposan limbah daun mawar. Kualitas SDM juga mengalami peningkatan berupa pengetahuan dan skill anggota kelompok tani tentang teknologi pompa hidram dan perawatannya, serta proses pembuatan pupuk kompos. DOI: https://doi.org/10.26905/abdimas.v4i2.3807
PROGRAM KEMITRAAN MASYARAKAT USAHA KREATIF SARI KEDELAI ARSYA DESA NGIJO KECAMATAN KARANGPLOSO KABUPATEN MALANG Hermawan, Hendy; Hawa, Nur Laily
Jurnal Pengabdian Masyarakat Universitas Merdeka Malang Vol 4, No 2: Desember 2019
Publisher : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26905/abdimas.v4i2.3805

Abstract

Sari Kedelai Arsya merupakan bagian dari usaha kreatif rumahan yang didirikan oleh ibu Yesa sejak tahun 2014. Berbagai kendala hingga saat ini dialami ibu Yesa untuk mengembangkan usahanya, seperti terbatasnya kapasitas mesin dalam proses produksi, terbatasnya tempat penyimpanan hasil pengolahan setengah jadi kedelai yang sudah di rebus, sehingga membuat ibu Yesa membatasi proses produksinya, proses penyaringan dengan menggunakan alat yang sangat sederhana sehingga berakibat lambatnya proses produksi, juga terbatasnya kesediaan produk hanya dalam kemasan botol membuat usaha sari kedelai Arsya tidak maksimal dalam memenuhi kebutuhan pasar yang ada. Sedangkan masalah manajerial dalam bisnis ini belum dikelola dengan baik, keuangan tidak tercatat dengan baik, pemasaran khususnya promosi belum dilaksanakan dengan cara maksimal padahal peluang pasar masih terbuka lebar, sehingga permintaan masih belum bisa terpenuhi. Masalah manajerial ini masih belum menjadi perhatian utama tetapi menjadi masalah yang secara implisit akan mempengaruhi perhitungan keuntungan usaha. Tujuan program PKM ini adalah berupaya mengatasi beberapa masalah yang dihadapi sari kedelai Arsya, yaitu dengan cara: 1) mendesain dan merancang mesin produksi berupa mesin penghasil sari kedelai yang dapat langsung memenuhi standar mutu bahan baku sari kedelai, 2) mendesain dan merancang mesin untuk memisahkan sari kedelai dengan ampasnya, 3) mendesain dan merancang mesin untuk menyimpan kedelai, 4) mendesain dan merancang mesin sealer dalam bentuk gelas cup sebagai upaya diferensiasi kemasan, 5) memberikan pelatihan dan pendampingan dalam bidang manajemen usaha, pemahaman tentang jobdiskripsi, pembukuan sederhana, perhitungan harga pokok penjualah dan perhitungan BEP, penanganan pemasaran dan promosi. DOI: https://doi.org/10.26905/abdimas.v4i2.3805
PANORAMA JURANG TOLEH, JATIGUWI, SUMBERPUCUNG, KABUPATEN MALANG, JAWA TIMUR Widayati, Sri; Setyawan, Pungky Eka; Sonalitha, Elta
Jurnal Pengabdian Masyarakat Universitas Merdeka Malang Vol 4, No 2: Desember 2019
Publisher : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26905/abdimas.v4i2.3804

Abstract

Potensi terbesar dari desa Jatiguwi adalah Ikan Air Tawar yang setiap hari panen ikan. Hasil panen langsung dijual di pasar atau didistribusikan ke beberapa tempat penjualan ikan air tawar di wilayah Kota dan Kabupaten Malang. Ikan langsung dibeli oleh para pelanggan yang datang ke tempat-tempat penjualan ikan tersebut, sedangkan Desa Jatiguwi sendiri sebagai penghasil ikan air tawar Karamba terbesar di wilayah Kabupaten Malang justru tidak memiliki tempat penjualan ikan air tawar secara khusus. Hasil panen ini langsung dibeli oleh para pelanggan yang datang ke tempat-tempat penjualan ikan tersebut. Namun, Ikan-ikan air tawar ini dijual langsung tanpa diolah terlebih dahulu, sehingga harga nya relatif murah dan keuntungan yang diterima nelayan sangatlah sedikit. Dibutuhkan suatu metode yang dapat mengangkat nilai jual dari hasil panen ikan air tawar tersebut. Potensi lain dari desa ini adalah keindahan sunset dan keramba-keramba dengan pemandangan yang indah, pemandangan ini jika dimanfaatkan dengan baik akan menjadi daya Tarik wisata yang unik. Desa masih kesulitan untuk maengembangkan potensi ini menjadi obyek wisata untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Mitra ingin mewujudkan pengembangan lokasi menjadi wisata edukasi yang menarik perhatian wisatawan dan dapat meningkatkan nilai jual tempat wisata tersebut. Mitra membutuhkan pendampingan dan pelatihan-pelatihan dalam mewujudkan desa wisata yang layak. Di desa jatiguwi terdapat banyak lahan kosong milik pemerintah desa yang layak dijadikan area-area edukasi atau area wisata kuliner hasil panen air tawar. Dari beberapa permasalahan mitra yang ada, Solusi yang ditawarkan adalah (1) Pendampingan pembenahan area wisata dari bangunan-bangunan yang kurang layak, merapikan area, mengorganisasi sampah, dan penyediaan sarana dan prasana yang dibutuhkan oleh sebuah desa wisata pelatihan (2) Pelatihan tentang excellent service yaitu pembinaan, pengajaran dan pembimbingan masyarakat bagaimana memberikan pelayanan yang ramah dan pintar kepada wisatawan sehingga wisatawan sehingga dapat merasa nyaman dan senang telah berkunjung di desa Jatiguwi (3) Pelatihan untuk sumber daya manusia tentang tata kelola atau manajemen eco Wisata (4) Publikasi eco wisata Jatigui secara online yang bertujuan memasarkan tempat wisata agar lebih dikenal wisatawan, baik dalam negeri maupun luar negeri. DOI: https://doi.org/10.26905/abdimas.v4i2.3804
PENINGKATAN PRODUKTIVITAS UKM HANDICRAFT DENGAN ALAT PLONG KERTAS BERTENAGA DONGKRAK (STUDI KASUS: UKM GIFT BOX DI KOTA MALANG) Budiyanto, Hery; Winansih, Erna; Brimantyo, Herril; Iqbal, Muhammad
Jurnal Pengabdian Masyarakat Universitas Merdeka Malang Vol 4, No 2: Desember 2019
Publisher : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26905/abdimas.v4i2.3803

Abstract

Persaingan ekonomi global menjadi tantangan untuk UKM produk kreatif bidang kerajinan. Permasalahan yang sering dihadapi adalah kapasitas produksi yang minim bila dibandingkan dengan permintaan konsumen terutama terkait dengan peralatan produksi dan desain produk. Masalah lain adalah media pemasaran yang kurang akan mempengaruhi minat konsumen untuk mendapatkan produk UKM produk kreatif bidang kerajinan. Untuk itu perlu adanya pengembangan produk kreatif UKM yang mempunyai nilai ekonomi dan daya saing tinggi serta mampu menyerap tenaga kerja sehingga dapat menekan angka pengangguran dan kemiskinan. Usaha skala Kecil dan Menengah punya potensi untuk dikembangkan dengan memanfaatkan semua sumber daya yang dimiliki baik sumber daya alam, sumber daya manusia dan budaya lokal, sehingga menjadi kekuatan ekonomi masyarakat setempat.  Salah satu UKM Industri kreatif bidang kerajinan yang berkembang di Kota Malang adalah UKM yang memproduksi Gift Box yang dipilih sebagai mitra dalam Program Kemitraan Masyarakat (PKM) dengan fokus pembinaan pada aspek produksi, desain dan pemasaran. Pendampingan mitra UKM pada aspek telah meningkatkan produktivitas melalui pembuatan alat plong karton/kertas dengan tenaga dongkrak yang meningkatkan produksi hingga 2 kali lipat dibanding proses pemotongan manual. DOI: https://doi.org/10.26905/abdimas.v4i2.3803
BIMBINGAN TEKNIS DASAR-DASAR PROSES PEMBUATAN KOMPONEN SEPATU REM SEPEDA MOTOR DENGAN MODEL HIGH PRESSURE DIE CASTING BERBAHAN SKRAP ALUMINIUM BAGI IKM LOGAM DISPERINDAG KABUPATEN MALANG Andrijono, Djoko; ., Sufiyanto
Jurnal Pengabdian Masyarakat Universitas Merdeka Malang Vol 4, No 2: Desember 2019
Publisher : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26905/abdimas.v4i2.3801

Abstract

Sepatu rem merupakan elemen mesin menyatu dengan kampas rem yang terpasang di dalam tromol. Saat dilakukan pengereman timbul gesekan antara permukaan kampas rem dengan dinding bagian dalam tromol, sehingga  menimbulkan keausan pada kampas rem, akibatnya diperlukan penggantian kampas rem termasuk sepatu rem. Jumlah penduduk Indonesia tahun 2018 mencapai 260 juta dan kepemilikan sepeda motor mencapai 137,7 juta artinya jumlah sepeda motor tersebut, sudah mencapai separuh dari jumlah penduduk Indonesia, sehingga kebutuhan sepatu rem sangat dituntut tersedia dipasaran, karena kampas rem yang sudah aus harus diganti. Kondisi tersebut, memberi peluang bisnis bagi para IKM logam untuk mendirikan industri pengecoran, khususnya di bidang pembuatan sepatu rem. Dipilihnya proses pengecoran tersebut, karena proses pengecoran dapat digunakan untuk proses remelting dan mampu memproduksi  dengan geometri produk cor yang rumit dan kompleks serta dapat digunakan untuk produksi massal. Bahan dasar sepatu rem dapat memanfaatkan limbah logam bukan besi jenis skrap aluminium yang memiliki sifat dapat dilebur kembali  dan salah satu cara untuk memperoleh produk sepatu rem secara massal tanpa diperlukan proses pengerjaan lanjut dapat menggunakan proses pengecoran jenis HDPC, karena HDPC menggunakan cetakan yang memiliki tingkat kepresisian yang tinggi dan proses pencetakannya dapat dilakukan secara berulang-ulang dengan bentuk dan ukuran produk yang sama. DOI; https://doi.org/10.26905/abdimas.v4i2.3801
PERAN UNIVERSITAS DALAM PENGEMBANGAN INDUSTRI KECIL UNTUK MENINGKATKAN DAYA SAING EKONOMI LOKAL DI POLEHAN MALANG Purnamasari, Vidya; Qurrata, Vika Annisa; ,, Sudjatmiko
Jurnal Pengabdian Masyarakat Universitas Merdeka Malang Vol 4, No 2: Desember 2019
Publisher : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26905/abdimas.v4i2.3560

Abstract

The majority of Small and Medium Enterprises (SMEs) in Malang is facing several problems, namely the lack of technology and innovation in terms of quality in production and marketing. In order to improve the competitiveness of the local economy of SMEs in Polehan Village, Malang State University through DRPM funding, it provides facilities assistance, online marketing training and business management. This activity is carried out with the intention that SMEs can be more competitive and independent for business development. In detail, the form of activities is to increase the application of science and technology in society through the design of operational training for large ball sewing machines, marketing through the Tokopedia marketplace, and business management. The results that have been achieved are increased marketing so that products / goods in the form of: footwear made from cow, sheep and snake skin can be distributed evenly through e-commerce. E-commerce used is the marketplace and Google MyBusiness which are currently in great demand by consumers. DOI: https://doi.org/10.26905/abdimas.v4i2.3560  
PKM : PEMBUATAN ALAT CETAK DAN LEMARI PENGERING BRIKET ARANG TONGKOL JAGUNG Akili, Muhammad Sudirman; Pratiwi, Amelya Indah; Asri, Muhammad
Jurnal Pengabdian Masyarakat Universitas Merdeka Malang Vol 4, No 2: Desember 2019
Publisher : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26905/abdimas.v4i2.3513

Abstract

Desa Buloila di Kabupaten Gorontalo Utara merupakan salah satu desa yang warganya memiliki mata pencaharian sebagai pembuat briket arang tongkol jagung. Proses pengolahan tongkol jagung menjadi briket arang masih dilakukan secara manual yakni proses pencetakan briket dengan menggunakan potongan pipa dengan berbagai ukuran dan proses pengeringan briket yang masih bergantung dengan kondisi cuaca. Metode pemprosesan seperti ini tentu saja kurang efisien dan tidak efektif yang berdampak pada produksi briket yang kurang maksimal bila dibandingkan dengan ketersediaan bahan baku tongkol jagung yang melimpah di desa Buloila. Melalui penerapan teknologi tepat guna ini, di buat Alat pencetak dan Lemari Pengering Batagung. Alat pencetak briket dirancang dengan sistem screw press yang dilengkapi dengan tuas pemutar setiap alat terdapat 5 cetakan sehingga lebih efisien waktu yang digunakan untuk mencetak briket, lebih banyak adonan yang tercetak dalam satu waktu dan mengurang keluhan fisik pekerja. Lemari pengering dirancang dengan 4 tingkatan rak pengerng dan satu ruang pembakaran serta otomatis membuka maupun menutup ketika terdeteksi turun hujan. DOI: https://doi.org/10.26905/abdimas.v4i2.3513
PKM-KELOMPOK TANI ALAM SUBUR DI DESA NDUARIA KECAMATAN KELIMUTU KABUPATEN ENDE NUSA TENGGARA TIMUR Puu, Yustina; Mutiara, Charly; Pande, Yohanes
Jurnal Pengabdian Masyarakat Universitas Merdeka Malang Vol 4, No 2: Desember 2019
Publisher : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26905/abdimas.v4i2.3480

Abstract

Partners in this PKM is Alam Subur Farmers in Nduaria Village that has fifteen members. Based on the results of a survey conducted, it is known that the problems faced by partners are lack of counseling and assistance to farmer groups in the use of inputs and fertilizers and pesticides, the price of chemical fertilizers and pesticides is very expensive and very complicated to obtain, farmers do not know how to make organic fertilizers and pesticides that use plants around the farmers' land, farmers do not know how to control pests and diseases in cabbage and mustard plants, the statutes and bylaws of the group are not legally strong, and group management is still weak. The solution provided to overcome the problems of partners is to provide knowledge and skills to farmers in this group about the facilities and infrastructure used in aquaculture activities, the correct use of fertilizers and pesticides in aquaculture activities, making organic fertilizers and vegetable pesticides from plants around farmer's land, control of pests and diseases in cultivated plants and good group management by making a statute and bylaws. Output targets to be achieved in PKM activities include a scientific article published through an ISSN journal, an article in print media, a video of PKM activity, and farmers can make organic fertilizer and pesticides from plants around their land. The methods that will be used in achieving the above objectives are counseling and training. The results achieved are 90% of farmers have understood and can make organic fertilizers and pesticides. DOI: https://doi.org/10.26905/abdimas.v4i2.3480
PKM INDUSTRI KRUPUK LEMPENG DI BANTUL Setyowati, Sri; Iskandar, Edi
Jurnal Pengabdian Masyarakat Universitas Merdeka Malang Vol 4, No 2: Desember 2019
Publisher : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26905/abdimas.v4i2.3450

Abstract

Karak atau krupuk lempeng atau krupuk nasi atau juga biasa disebut gendar merupakan kerupuk yang sangat familiar dan digemari oleh sebagian besar masyarakat terutama di Yogyakarta dan di pulau Jawa. Salah satu sektor industri kecil menengah yang berada di Kabupaten Bantul adalah industi krupuk lempeng atau karak yang tersebar diseluruh wilayah Bantul, terutama di Kecamatan Sewon dan menjadi salah satu penopang perekonomian masyarakat. Sektor usaha yang menjadi mitra dalam kegiatan PKM ini adalah Industri ?Kerupuk Lempeng Mbak Gendhuk? yang terletak di Dusun Kepek I Timbulharjo Sewon Bantul Yogyakarta. Permasalahan yang dapat diidentifikasi dari pengrajin kerupuk lempeng tersebut antara lain yaitu : 1) Keterbatasan modal, 2) Keterbatasan, 3) Penggunaan alat tradisional dan manual terutama alat pemotong krupuk, 4) Produksi masih memakai bahan tambahan boraks atau bleng, 5) Hasil produksi dikemas seadanya dan belum ada ijin PIRT, 6) Kurangnya pengetahuan pemilik dan tenaga kerja terhadap teknologi informasi sehingga sarana pemasaran terbatas. Untuk meningkatkan nilai ekonomi dari industi krupuk lempeng terutama dalam hal penggunakaan alat tekhnologi tepat guna dan penggunaan bahan tambahan makanan yang sehat diperlukan pendampingan. Dalam PKM ini akan dilakukan beberapa kegiatan yaitu : 1) Penerapan teknologi tepat guna, 2) Pelatihan pembuatan krupuk lempeng dengan bahan tambahan pangan STTP (Sodium tripolifosfat) sebagai pengganti boraks, 3) Pengemasan produk dan IRT dan  4) Penerapan teknologi informasi terutama dalam memperluas jangkauan pemasaran. DOI: https://doi.org/10.26905/abdimas.v4i2.3450
UPAYA PENINGKATAN PENGETAHUAN KADER SANTRI HUSADA POSKESTREN AL HIKAM BANGKALAN TENTANG KESEHATAN REPRODUKSI REMAJA Bintarti, Tri Wahyuni; ., Handayani; Budiarti, Rizqi Putri Nourma; Masithah, Dewi
Jurnal Pengabdian Masyarakat Universitas Merdeka Malang Vol 4, No 2: Desember 2019
Publisher : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26905/abdimas.v4i2.3443

Abstract

Pondok Pesantren Al Hikam Bangkalan memiliki POSKESTREN dan Kader Santri Husada yang terdiri atas santri berusia SMP dan SMA. Pondok pesantren Al Hikam Bangkalan memiliki dua asrama besar untuk putra dan putri. Kedua asrama ini masih dalam satu area dan berdekatan. Ketertarikan dengan lawan jenis pada usia remaja masih harus dengan bimbingan orang tua. Perlu diketahui bahwa tingkat aborsi di kalangan remaja diperkirakan sekitar 700 ribu kasus per tahun atau sekitar 30 persen dari seluruh kasus aborsi per tahun di Indonesia (Hidayangsih, 2014). Penyuluhan tentang kesehatan reproduksi remaja dilakukan agar remaja di AlHikam Bangkalan memiliki wawasan tentang pentingnya menjaga kesehatan reproduksi di usia remaja. Penyuluhan berlangsung secara tertib dengan jumlah peserta sebanyak 50 orang dari kader santri husada poskestren pondok pesantren Al Hikam Bangkalan. Kegiatan ini cukup mendapatkan perhatian dan antusias dari santri, hal ini terlihat dengan jumlah peserta dan keaktifan diskusi saat penyuluhan berlangsung. Kegiatan penyuluhan ini juga menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan pada kader santri husada poskestren pondok pesantren Al Hikam Bangkalan. Hal ini di tunjukkan dengan hasil peningkatan post-test lebih tinggi dari hasil pre-test DOI: https://doi.org/10.26905/abdimas.v4i2.3443

Page 1 of 10 | Total Record : 92