cover
Contact Name
Husnul Fuadi
Contact Email
husnul.fuadi@unram.ac.id
Phone
+6282339952352
Journal Mail Official
husnul.fuadi@unram.ac.id
Editorial Address
Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram Jl. Majapahit No. 62 Mataram, Lombok, Indonesia
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Profesi pendidikan
Published by Universitas Mataram
ISSN : 25027069     EISSN : 26208326     DOI : https://doi.org/10.29303/jipp.v5i1
JIPP: Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan is a peer-reviewed journal published biannually by Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) University of Mataram, Mataram, Lombok, Indonesia. The journal publishes research and conceptual articles in the field of teaching and learning theories and activities focusing on science education, social science education, linguistics and literature education, language teaching and the like. This journal is published in both printed and online versions. JIPP is in the processes of being accredited and then become a member of cross-reference so that all the articles being published by JIPP will automatically have unique DOI number.
Articles 96 Documents
PENGARUH KARAKTERISTIK INDIVIDU DAN ORGANISASI TERHADAP KEMAMPUAN MANAJERIAL KEPALA MADRASAH TSANAWIYAH NEGERI SE KOTA MATARAM Zuhro, Marlia; Hadiwijaya, Aos Santoso; Syuaib, M. Zulfikar
Jurnal Ilmiah Profesi pendidikan Vol 1, No 1 (2016)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (136.772 KB) | DOI: 10.29303/jipp.v1i1.4

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh secara simultan dan parsial karaktristik individu dan karakteristik organisasi terhadap kemampuan manajerial kepala madrasah. Jenis  penelitian yang digunakan adalah penelitiansurvei, dengan populasi 102 orang terdiri dari staf dan guru PNS pada madrasah tsanawiyah negeri 1, 2 dan 3 Mataram. Penentuan jumlah sampel menggunakan rumus persamaan slovin dan pengambilan sampel secara simple random sampling sebanyak 50 orang. Teknik pengambilan data menggunakan angket, dan dianalisis menggunakan aplikasi program statistik. Berdasarkan hasil uji menunjukkan terdapat pengaruh variabel karakteristik individu dan karakteristik organisasi secara simultan terhadap kemampuan manajerial kepala madrasah tsanawiayah negeri se Kota Mataram, dengan koefisien determinasi atau R Square sebesar 0,634 atau 63,4%. Hasil uji secara parsial karakteristik individu terhadap kemampuan manajerial kepala madrasah tsanawiyah negeri se Kota Mataram diperoleh nilai koefisien determinasi sebesar 0,373 atau 37,3%. Hal ini menunjukan bahwa karakteristik individu dapat memberikan pengaruh terhadap kemampuan manajerial kepala madrasah sebesar 37,3%, sedangkan sisanya 62,7% dipengaruhi variabel yang tidak diteliti. Sedangkan pengaruh organisasi terhadap kemampuan manajerial kepala madrasah dengan nilai koefisien determinasi atau R Square sebesar 0,612 atau 61,2%. Hal ini menunjukan bahwa variabel yang diteliti karakteristik organisasi dapat memberikan pengaruh terhadap kemampuan manajerial kepala madrasah sebesar 61,2 %. Kata kunci : Karakteristik individu, karakteristik organisasi, kemampuan manajerial kepalamadrsah
PERAN KOMPETENSI MANAJERIAL KEPALA SEKOLAH DALAM PENINGKATAN PROFESIONALISME GURU Asmui, Asmui; Sudirman, Sudirman; Sridana, Sridana
Jurnal Ilmiah Profesi pendidikan Vol 4, No 1 (2019): Mei
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (482.197 KB) | DOI: 10.29303/jipp.v4i1.81

Abstract

Abstrak : Kepala sekolah sebagai pimpinan dalam sebuah organisasi memiliki peran dalam peningkatan profesionalisme guru. Adapun rumusan masalah penelitian yaitu bagaimanakah peran kepala sekolah, gambaran profesionalisme guru, dan peran kepala sekolah dalam peningkatan profesionalime guru di MA Darussholihin Kalijaga?. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran kepala sekolah, gambaran profesionalisme guru, dan peran kepala sekolah dalam peningkatan profesionalime guru di MA Darussholihin Kalijaga. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif (studi kasus). Teknik pengumpulan data dalam penelitian adalah teknik wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan studi dokumen. Informan diambil menggunakan teknik snowball sampling. Teknik analisis data dalam penelitian ini adalah reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Pemeriksaan keabsahan data dilakukan dengan cara kredibilitas, transferabilitas, dependabilitas, dan konfirmabilitas. Hasil penelitian bahwa MA Darussholihin Kalijaga melakukan: 1) Peran kepala sekolah di MA Darussholihin Kalijaga, yaitu a) demokratis leadership dan kerja sama, b) mendukung peningkatan profesi dengan inovasi proses pembelajaran, c) melibatkan guru dalam kegiatan sekolah guru, memberikan ide, diperkuat dana/anggaran dan menumbuhkan motivasi siswa. 2) Gambaran peningkatkan profesionalisme guru di MA Darussholihin Kalijaga, yaitu: a) Melakukan komunikasi positif dalam maupun diluar kelas, dan intens komunikasi dengan wali murid, b) Guru memiliki komitmen untuk meningkatkan IMTAQ, tanggung jawab pada tugas professional, c) Guru melakukan perencanaan, proses dan penilaian. 3) Peran kepala sekolah dalam peningkatkan profesionalisme guru di MA  Darussholihin Kalijaga, yaitu: a) Mengambil keputusan yang berani dan tegas secara psikologis, b) musyawarah mufakat, c) fokus program sekolah turunan visi misi sekolah, d) menjalin komunikasi dengan stakeholder, e) Kepala sekolah dan manajemen sekolah sebagai wadah pendukung proses terlaksananya sekolah yang baik, f) Kontrol kepala sekolah, g) Menjaga nama baik dan marwah sekolah, h) Imbalan/gaji yang cukup, i) Semua permasalahan diputuskan secara kekeluargaan, dan j) Membudaya pola komunikasi yang baik dengan top down buttom up.Kata Kunci : Kepala sekolah, Kompetensi Manajerial, Profesionalisme guru.
IMPLEMENTASI MULTIKULTURAL ANTAR UMAT BERAGAMA SEBAGAI PERWUJUDAN KARAKTER DI SMP 2 LINGSAR Wadi, Hairil; ZM, Hamidsyukri
Jurnal Ilmiah Profesi pendidikan Vol 4, No 1 (2019): Mei
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (680.434 KB) | DOI: 10.29303/jipp.v4i1.82

Abstract

Abstrak : Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui implementasi multikultural antar umat beragama dalam setiap aktivitas sekolah yang mampu mewujudkan karakter toleransi di SMP 2 Lingsar. Pendekatan penelitian kualitatif metode deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui pengamatan, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Subjek penelitian adalah warga sekolah SMP 2 Lingsar. Sementara informan adalah kepala sekolah dan wakil, guru-pegawai yang berbeda agama, dan siswa yang berbeda agama. Sedangkan analisis data dilakukan dengan model interaktif Miles dan Huberman meliputi reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan atau verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi multikultural antar umat beragama sebagai perwujudan  karakter di SMP Negeri  2 Lingsar dilakukan dengan melalui 1) program kegiatan sekolah seperti Iman takwa sekolah, kunjungan antar umat beragama, hari-hari besar keagamaan, kegiatan sosial antar umat beragama,  bakti sosial, perayaan hari-hari besar nasional, karnaval sekolah; 2) kegiatan pembelajaran di kelas seperti berdoa sebelum mulai pelajaran dan sesudah pelajaran berlangsung sesuai agama masing-masing, metode pembelajaran tanya jawab dan diskusi kelompok; 3) kegiatan ektrakurikuler siswa seperti bidang pramuka, seni musik dan tari, olahraga, dan organisasi siswa.Kata kunci : Implementasi,  Multikultural, Antar umat beragama, Karakter.ABSTRACT: The purpose of this research is to find out the implementation of multicultural  among religious people in every school activity that is able to realize the character of tolerance in Lingsar Middle School 2. The qualitative research approach is descriptive method with data collection techniques through observation, in-depth interviews, and documentation. The research subjects were residents of Lingsar Middle School 2. While the informants were principals and representatives, employees of different religions, and students of different religions. While data analysis is done with Miles and Huberman's interactive models including data reduction, data presentation, conclusion drawing or verification. The results showed that the actualization of multicultural values between religious communities as a manifestation of the character in Lingsar 2 Public Middle School was carried out through 1) school activity programs such as school piety faith, inter-religious visits, religious holidays, inter-religious social activities, social services, celebrations of national holidays, school carnivals; 2) learning activities in the classroom such as praying before starting the lesson and after the lesson takes place according to their respective religions, the question and answer learning method and group discussion; 3) student extracurricular activities such as scouting, music and dance, sports, and student organizations.Key Word: Implementation, Multicultural, Inter-religious people, Character
STRATEGI KEPENGAWASAN TUMPANG SARI MENUJU PAUD BERKUALITAS Yusuf, Suriati
Jurnal Ilmiah Profesi pendidikan Vol 4, No 2 (2019): November
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (356.72 KB) | DOI: 10.29303/jipp.v4i2.93

Abstract

Abstract : Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) merupakan pendidikan yang paling fundamental karena perkembangan anak di masa selanjutnya akan sangat ditentukan oleh berbagai stimulasi bermakna yang diberikan sejak usia dini. Awal kehidupan anak merupakan masa yang paling tepat dalam memberikan dorongan atau upaya pengembangan agar anak dapat berkembang secara optimal. Undang-undang Nomor 20 Tahun 2003 mengamanatkan bahwa pendidikan harus dipersiapkan secara terencana dan bersifat holistik sebagai dasar anak memasuki pendidikan lebih lanjut. Masa usia dini adalah masa emas perkembangan anak dimana semua aspek perkembangan dapat dengan mudah distimulasi. Masa emas ini hanya berlangsung satu kali sepanjang rentang kehidupan manusia. Oleh karena itu, pada masa usia dini perlu dilakukan upaya pengembangan menyeluruh yang melibatkan aspek pengasuhan, kesehatan, pendidikan, dan perlindungan.Keywords : Strategi pengawasan, pengawasan tumpang sari, PAUD
HUBUNGAN ANTARA SUPERVISI KEPALA SEKOLAH DAN PERSEPSI GURU TERHADAP PROFESI DENGAN KUALITAS PEMBELAJARAN DI SEKOLAH DASAR NEGERI SE-KECAMATAN MATARAM Aminah, Siti; Wildan, Wildan; Sridana, Nyoman
Jurnal Ilmiah Profesi pendidikan Vol 1, No 1 (2016)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1194.154 KB) | DOI: 10.29303/jipp.v1i1.3

Abstract

ABSTRAK: Tujuan penelitian ini adalahuntuk mengetahui hubungan antara pelaksanaan supervisi kepala sekolah dan persepsi guru terhadap profesi baik secara parsial maupun secara bersama-sama dengan kualitas pembelajaran pada sekolah dasar negeri se-Kecamatan Mataram. Untuk memperoleh data dalam penelitian adalah menggunakan metode survei. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh guru sekolah dasar negeri se-Kecamatan Mataram. Sampel penelitian sebanyak 60 orang guru yang ditentukan dengan teknik simple random sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner. Analisis data menggunakan uji regresi dan korelasi dengan taraf signifikan 0,05. Hasil penelitian menemukan ada hubungan positif dan signifikan antara supervisi kepala sekolah, persepsi guru terhadap profesi dengan kualitas pembelajaran serta supervisi kepala sekolah dan persepsi guru terhadap profesi secara bersamasama dengan kualitas pembelajaran pada sekolah dasar negeri se-Kecamatan Mataram. Dapat direkomendasikan dari uji komparasi dan uji statistik ternyata secara bersama-sama supervisi kepala sekolah dan persepsi guru terhadap profesi memberikan kontribusi yang lebih signifikan daripada secara parsial. Kata kunci : kualitas pembelajaran, supervisi kepala sekolah, persepsi guru
PENGARUH KUALITAS KEHIDUPAN KERJA DAN KINERJA GURU TERHADAP KEPUASAN KERJA GURU SMA NEGERI DI KOTA MATARAM Hamidi, Hamidi; Jufri, A. Wahab; Karta, Wayan
Jurnal Ilmiah Profesi pendidikan Vol 1, No 2 (2016)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (397.031 KB) | DOI: 10.29303/jipp.v1i2.14

Abstract

Abstrak : Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh kualitas kehidupan kerja dan kinerja guru terhadap kepuasan kerja guru SMA Negeri di Kota Mataram. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode ex-post facto. Populasi penelitian ini adalah seluruh guru SMA Negeri di Kota Mataram yang berjumlah 580. Sampel penelitian berjumlah 85 guru yang diambil dengan teknik proportionate random sampling. Hasil penelitian adalah: 1) terdapat pengaruh kualitas kehidupan kerja sebesar 9,2% terhadap terhadap kepuasan kerja guru SMA Negeri di Kota Mataram, 2) terdapat pengaruh kinerja guru sebesar 9,5% terhadap kepuasan kerja guru SMA Negeri di Kota Mataram, 3) terdapat pengaruh kualitas kehidupan kerja dan kinerja guru secara bersama-sama sebesar 17,7% terhadap kepuasan kerja guru SMA Negeri di Kota Mataram. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa semakin baik kualitas kehidupan kerja dan kinerja guru, kepuasan kerja guru SMA Negeri di Kota Mataram akan semakin meningkat. Kata Kunci: Kualitas Kehidupan Kerja, Kinerja Guru, dan Kepuasan Kerja Guru
UPAYA MENINGKATKAN MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR FISIKA POKOK BAHASAN GAYA PEGAS MELALUI PENDEKATAN COOPERATIVE LEARNING (CL) TIPE JIGSAW SISWA KELAS XI IPA 6 DI SEKOLAH MENENGAH ATAS NEGERI 2 MATARAM TAHUN PELAJARAN 2016/2017 Alaydrus, Abdul Kadir
Jurnal Ilmiah Profesi pendidikan Vol 3, No 2 (2018)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (726.679 KB) | DOI: 10.29303/jipp.v3i2.31

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan motivasi dan hasil belajar Fisika pokok bahasan Gaya Pegas Siswa XI IPA 6 Sekolah Menengah Atas Negeri 2 Mataram Melalui Pendekatan Cooperatife Learning Tipe Jigsaw Tahun Pelajaran 2016/2017. Jenis penelitian merupakan penelitian tindakan kelas (PTK), dilakukan dalam dua siklus yang terdiri dari perencanaa, pelaksanaan, observasi, evaluasi dan refleksi. Penelitian ini dilakukan pada  siswa Kelas XI IPA 6  SMAN 2 Mataram yang berjumlah 40 orang, 20 orang perempuan dan 20 orang laki-laki,  pokok bahasan Gaya Pegas Tahun Pelajaran 2016/2017. Data motivasi siswa diperoleh melalui angket yang dianalisis dengan sturges dan hasil belajar siswa diperoleh melalui tes berupa tes objektif (pilihan ganda).  Hasil penelitian menunjukan bahwa motivasi  belajar  siswa dengan menggunakan pendekatan Cooperative Learning tipe Jigsaw mengalami peningkatan prosentase motivasi tinggi dari siswa sebesar 27,5 %  pada siklus  I   menjadi 65 % pada silus  II dan penurunkan prosentase siswa yang bermotivasi rendah dari 57,5 % pada siklus I menjadi 17,7 % pada siklus II. Rata-rata hasil belajar siswa meningkat dari 64,85  pada siklus I menjadi 94,00 pada siklus II, dan  ketuntasan klasikal  juga  meningkat dengan menggunakan pendekatan Coopertive Learning tipe Jigsaw sebesar 52,5 % pada siklus  menjadi 90,0 %. pada siklus II.
MODEL PEMBELAJARAN HOLISTIK INTEGRATIF DI PAUD UNTUK MENGEMBANGKAN POTENSI DASAR ANAK USIA DINI Suarta, I Nyoman; Rahayu, Dwi Istati
Jurnal Ilmiah Profesi pendidikan Vol 3, No 1 (2018)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (274.183 KB) | DOI: 10.29303/jipp.v3i1.48

Abstract

Proses pembelajaran yang dilakukan pendidik PAUD masih dominan merupakan kegiatan mengajar yang berpusat pada guru. Anak didik nampaknya aktif tetapi sesungghnya anak didik mengerjakan tugas yang telah dicontohkan oleh guru. Tugas yang dikerjakan anak masih bersifat parsial. Hal ini belum  memenuhi prinsip pembelajaran di PAUD yaitu pendidikan bersifat menyeluruh yang mencakup semua aspek perkembangan dan terintegrasi. Akibatnya pengembangan karakter menjadi belum optimal. Model pembelajaran Holistik Integratif merupakan salah satu solusi permasalahan tersebut. Pembelajaran holistik integratif merupakan model pembelajaran yang mengaplikasikan prinsip-prinsip perkembangan anak usia dini, melalui kegiatan bermain yang sekaligus merupakan proses belajar bagi anak didik. Proses pembelajarannya menekankan pada aktifitas pembelajaran berpusat pada anak. Stimulasi tumbuh kembang anak dilakukan secara simultan dan berkesinambungan. Stimulasi mencakup enam aspek perkembangan  yaitu nilai agama dan moral, fisik/motorik, kognitif, bahasa, sosial emosional dan seni. Pengembangan aspek perkembangan anak akan dapat optimal bila proses pendidikannya memberikan kesempatan pada anak untuk mengalami secara langsung dalam proses pembelajaran.   Kegiatan main anak lebih mengoptimalkan pemanfaatan Alat Permainan Edukatif (APE)  dan memadukan beberapa APE yang dimiliki agar anak bermain lebih asyik dan berproses secara alami. Proses  bermain yang dilakukan dengan mengoptimalkan pemanfaatan APE akan dapat mengembangkan karakter anak. Model pembelajaran Holistik Integratif memberikan cara dan tahapan yang dilakukan dalam pengelolaan pembelajaran, proses pembelajaran dan proses pengembangan perencanaan pembelajarannya. Penerapan model pembelajaran holistik integratif akan menjadi landasan untuk proses stimulasi tumbuh kembang anak sebagai dasar perkembangan kecerdasan dan pendidikan anak selanjutnya.
KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH DALAM MENCIPTAKAN IKLIM SEKOLAH YANG KONDUSIF DI SMK NEGERI 2 MATARAM Eddy, Andy; Syafruddin, Syafruddin; Sudirman, Sudirman
Jurnal Ilmiah Profesi pendidikan Vol 2, No 2 (2017)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (213.795 KB) | DOI: 10.29303/jipp.v2i2.64

Abstract

SMK Negeri 2 Mataram merupakan salah satu sekolah rujukan yang memiliki iklim sekolah yang kondusif. Terciptanya iklim sekolah yang kondusif diyakini erat hubungannya dengan kepemimpinan kepala sekolah. Oleh karena itu, penelitian ini difokuskan pada kepemimpinan kepala sekolah dalam menciptakan iklim sekolah yang kondusif di SMK Negeri 2 Mataram, dengan rumusan masalah, yaitu: bagaimana gaya kepemimpinan kepala sekolah dalam menciptakan iklim sekolah yang kondusif di SMK Negeri 2 Mataram ?. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tentang gaya kepemimpinan kepala sekolah dalam menciptakan iklim sekolah yang kondusif di SMK Negeri 2 Mataram. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Subjek penelitian adalah kepala sekolah, dan informan terdiri dari unsur manajerial, unsur pelaksana, dan unsur stakeholder sekolah. Hasil penelitian menemukan bahwa upaya kepala sekolah dalam menciptakan iklim sekolah yang kondusif di SMK Negeri 2 Mataram ialah melakukan perencanaan secara partisipatif, memberikan tugas secara proporsional, membuat raport guru, mengunjungi kelas, membangun kebersamaan, memberi contoh teladan, mendorong studi lanjut, melakukan studi banding, dan memberikanreward.
THE IMPORTANCE OF NEEDS ANALYSIS IN MATERIALS DEVELOPMENT Desi Rizma Yanti, Azis Hariyadi,
Jurnal Ilmiah Profesi pendidikan Vol 4, No 2 (2019): November
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (531.785 KB) | DOI: 10.29303/jipp.v4i2.88

Abstract

Abstract : There is an issue which can be the subject of a further research that is: most learners of EFL do not actually have any needs at all. They are learning English because they have to rather than because they want or need to. This is particularly true of young learners, who are not going to need to communicate in English for many years to come (if at all). In such cases, the teacher is unlikely to be able to create much intrinsic motivation to learn English in general but can create the need in an engaging classroom task in which the students need to find a way of communicating in English in order to successfully complete the task. This can lead to readiness for acquisition provided the students are motivated by the teacher to read extensively as well. Thus, there should be more place for needs analysis because when we do not run the first principle to create and produce better materials, the rest will always be under great doubt. Every new teacher should consider starting their year applying needs analysis in small scales and then decide what the best is for themselves and their learners.Keywords : Needs analysis, material development

Page 1 of 10 | Total Record : 96