cover
Contact Name
Antonius Prisma Jalu Permana
Contact Email
antonius.prisma@widyakarya.ac.id
Phone
+6281232754772
Journal Mail Official
asawika@widyakarya.ac.id
Editorial Address
Jln. Bondowoso No. 02 Kelurahan Gading Kasri, Kecamatan Klojen, Kota Malang 65115
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
ASAWIKA: Media Sosialisasi Abdimas Widya Karya
ISSN : 25977210     EISSN : 27214133     DOI : 10.37832
Core Subject : Humanities, Social,
ASAWIKA merupakan jurnal pengabdian masyarakat yang diterbitkan di bawah Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Katolik Widya Karya Malang. Jurnal ASAWIKA terbit sebagai wadah bagi para dosen / pengabdi baik dari dalam universitas maupun dari luar yang ingin untuk mempublikasikan karya pengabdian yang telah dilakukan.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 29 Documents
ASPEK LEGAL PRODUK PANGAN OLAHAN GUNA PENINGKATAN NILAI EKONOMI DI SMKN 3 MALANG Tri Swi Kristiyanti , Celina; Handini
ASAWIKA: Media Sosialisasi Abdimas Widya Karya Vol. 3 No. 02 (2018): ASAWIKA: Media Sosialisasi Abdimas Widya Karya
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1007.325 KB) | DOI: 10.37832/asawika.v3i02.17

Abstract

Indonesia saat ini sedang menggalakkan ekonomi kreatif. Salah satu bentuk ekonomi kreatif adalah di bidang kuliner. Bentuk usaha di bidang kuliner yakni berbentuk rintisan dan UMKM. Dalam perkembangan dunia kuliner di Indonesia sangat diminati oleh generasi muda, salah satu indikator terjadi peningkatan peminat bidang tata boga baik di tingkat sekolah kejuruan maupun pendidikan tinggi. Namun seiring majunya usaha pangan olahan marak pula permasalahan hukum terkait pangan olahan antara lain produk pangan tanpa ada izin, tidak ada merek, tidak ada komposisi dalam kemasan pangan olahan dan tidak ada jaminan keamanan pangan. Oleh karena itu pengabdian masyarakat ini merupakan bentuk kepedulian agar sejak dini pelaku usaha pangan olahan memahami aspek legalitas secara menyeluruh yang meliputi jaminan kualitas pangan serta keamanan pangan. Jika kualitas terjamin dan terjaga maka menjadi keniscayaan pelaku usaha akan memperoleh peningkatan nilai ekonomi. Sasaran pengabdian masyarakat ini pada siswa SMKN 3 Malang kelas XI jurusan tata boga. SMKN 3 Malang merupakan sekolah kejuruan favorit yang memiliki banyak prestasi baik di tingkat lokal, regional, nasional, maupun internasional. Tujuan kegiatan ini mendidik siswa semakin kompeten di bidang pangan olahan tanpa mengabaikan aspek legalitas. Sehingga setelah lulus dapat secara mandiri mengembangkan kompetensi dan meningkatkan nilai ekonomi dengan membuka rintisan usaha atau UMKM Pangan olahan tanpa melanggar aturan yang berlaku, sesuai standarisasi produk pangan olahan serta produk berkualitas layak kompetisi di era global.
PROGRAM PKM BAGI EKSISTENSI USAHA JAHIT PEREMPUAN DI KOTA MADIUN Ariyani, Vivi; Kurniawati, Dyah; Liris Widyaningrum, Theresia
ASAWIKA: Media Sosialisasi Abdimas Widya Karya Vol. 3 No. 02 (2018): ASAWIKA: Media Sosialisasi Abdimas Widya Karya
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (985.58 KB) | DOI: 10.37832/asawika.v3i02.16

Abstract

Program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) tujuannya adalah untuk membantu usaha mitra agar dapat meningkat dan berkembang lebih baik daripada sebelumnya. Pada Mitra Penjahit perempuan di Kota Madiun, Program PKM membantu mengembangkan usaha mitra melalui pelatihan teknik jahit dan penggunaan teknologi dalam membantu promosi produk agar lebih eksis atau lebih dikenal di masyarakat luas. Hal ini dilakukan dengan cara penguasaan manajemen sumber daya manusia yang dimiliki mitra secara efektif dan efisien, agar dapat meningkatkan manajemen produksi, manajemen pemasaran dan manajemen keuangan mitra. Dengan perbaikan dari pilar manajemen pada mitra akan membuat produk mitra semakin dikenal dan diakui oleh masyarakat.
PROGRAM PENGEMBANGAN KEWIRAUSAHAAN BAGI MAHASISWA DAN ALUMNI UNIKA WIDYA MANDALA MADIUN Agustini Srimulyani, Veronika; Rustiyaningsih, Sri; Ariyani, Vivi; Anang Setiyo Waluyo, Lorensius
ASAWIKA: Media Sosialisasi Abdimas Widya Karya Vol. 3 No. 02 (2018): ASAWIKA: Media Sosialisasi Abdimas Widya Karya
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1077.581 KB) | DOI: 10.37832/asawika.v3i02.15

Abstract

Tujuan jangka pendek dan menengah dari PPK (Program Pengembangan Kewirausahaan) di Universitas Katolik Widya Mandala Madiun (WIMA) adalah menumbuhkan budaya kewirausahaan di WIMA melalui kegiatan memotivasi dan menumbuhkan mindset tenant, melatih (workshop/pelatihan kewirausahaan), kunjungan industri, mendampingi, agar tenant mendapatkan dan memiliki keahlian dan ketrampilan berwirausaha agar tenant memiliki keberanian untuk menjadi wirausaha dan berhasil menjadi wirausaha baru yang mandiri dan berkelanjutan, berwawasan knowledge based economy. Tujuan jangka panjang pendek dari PPK di WIMA menghasilkan wirausahawan diri profesional, tangguh dan humanis, membuka lapangan kerja, sehingga diharapkan akan berdiri unit usaha di WIMA dan di luar WIMA. Metode pelaksanaan PPK di WIMA dengan tahapan (1)fase penyadaran awareness (2) fase entrepreneurship capacity building dan (3) fase institutionalization usaha baru. Fase awareness dilakukan melalui recruitment test dan pelaksanaan perkuliahan, tes potensi kewirausahaan dan tes kepribadian, dan/atau seminar kewirausahaan (entrepreneurship). Fase capaciting meliputi: pelatihan penulisan business plan, diklat kewirausahaan, success story, kunjungan ke mitra industri, pelatihan   pembibitan ikan lele, pelatihan pembuatan batik ikat celup (tie dye), pelatihan manajemen usaha, fasilitasi pameran produk, pembimbingan/pendampingan usaha, dialog interaktif kewirausahaan, fasilitasi pameran produk, dan pembuatan website usaha. Fase institutionalization usaha baru berupa pendampingan usaha, pemberian dana bantuan peralatan penunjang/usaha, pengawasan, evaluasi, dan penyelesaian masalah yang dihadapi tenant.
PEMBANGUNAN SARANA MANDI CUCI KAKUS KOMUNAL DI DAERAH PASCA BENCANA, LOMBOK, NUSA TENGGARA BARAT A. Widriyakara S, Y.; Putri. N, Wilhelmina; Novemita. S, Angelina; Novita. A, Catherina
ASAWIKA: Media Sosialisasi Abdimas Widya Karya Vol. 4 No. 01 (2019): ASAWIKA: Media Sosialisasi Abdimas Widya Karya
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1809.975 KB) | DOI: 10.37832/asawika.v4i01.14

Abstract

Secara geografis Indonesia terletak di batas lempeng tektonik Eurasia dan Indo Australia. Hal ini membuat Indonesia  rawan  mengalami  bencana  alam  terutama  gempa bumi.  Gempa bumi  yang  terjadi  karena  adanya tumbukan antar dua lempeng tektonik tersebut menyebabkan kerusakan yang tidak sedikit. Kerusakan akibat gempa bumi  berdampak  pada  aktivitas  manusia  yang  tinggal  di  daerah  yang  dilalui  oleh  gempa.  Pulau  Lombok merupakan salah satu pulau yang terkena serangkaian bencana gempa bumi di Indonesia. Pembangunan kembali bangunan dan fasilitas umum memakan waktu yang cukup lama, akan tetapi kebutuhan manusia sehari-hari tidak dapat ditunda. Melalui metode pengamatan dapat terlihat bahwa kebutuhan manusia yang penting salah satunya adalah kesehatan.  Kesehatan  diperlukan  untuk keberlangsungan  hidup  mereka  pada  daerah  bencana.  Faktor penting untuk menunjang kesehatan para korban adalah dengan membangun sanitasi yang baik. Sarana sanitasi yang paling berpengaruh pada kesehatan adalah sarana mandi cuci kakus (MCK). Jika ditinjau dari jumlah pemakai yang membutuhkan, maka dapat disimpulkan masyarakat membutuhkan MCK komunal. MCK komunal merupakan fasilitas umum yang dipakai bersama untuk mandi, mencuci, dan buang air. MCK pada daerah pasca bencana harus dibangun sesuai dengan jumlah pemakai, lokasi, sistem penyediaan air bersih, dan sistem pembuangan air limbah. Kesimpulan yang dapat diambil adalah MCK komunal yang dibangun di Lombok sudah memenuhi standar yang ada.
IBDM PKK DESA PETUNGSEWU: PELATIHAN MERAJUT Yonda Asepta, Uki; Halim, Lidia; Sad Windu Wisnu Broto, Felik
ASAWIKA: Media Sosialisasi Abdimas Widya Karya Vol. 4 No. 01 (2019): ASAWIKA: Media Sosialisasi Abdimas Widya Karya
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1579.719 KB) | DOI: 10.37832/asawika.v4i01.13

Abstract

PKK desa Petungsewu kecamatan Dau kabupaten Malang memiliki potensi yang besar untuk berkembang, baik dari  perspektif  organisasi  maupun  sumber  daya  manusia.  PKK  desa  Petungsewu  sebagai  sebuah  organisasi kemasyarakatan telah memiliki struktur organisasi yang mapan, sudah memiliki jobdescription masing-masing. Semuanya tertulis dalam buku pedoman yang pengurus susun. Agenda kegiatanpun sudah tertulis dalam program kerja tahunan. Program kerja tahunan yang telah disusun, dipajang di ruang PKK sehingga siapapun yang datang berkunjung akan dengan mudah melihatnya. Beberapa kegiatan rutin yang sudah diagendakan adalah arisan, pengumpulan dan pembagian sembako, pengajian bersama dan posyandu. Semua kegiatan terarah untuk orang lain belum ada untuk pengembangan diri. Oleh  karena  itulah Tim Ma Chung Abdimas hadir  di PKK untuk memberikan pelatihan merajut. Harapannya dengan kegiatan ini seluruh anggota PKK desa Petungsewu memiliki ketrampilan  untuk  mengembangkan  dirinya.  Selain  untuk  pengembangan  diri,  ketrampilan  merajut  dari  sisi ekonomi  bisa  menjadi  salah  satu  alternatif  untuk  mendapatkan  penghasilan  tambahan.  Setelah  melakukan beberapakali pertemuan, baik itu Focus Group Discussion (FGD), rapat koordinasi maupun kunjungan keluarga, akhirnya Tim Ma Chung Abdimas bersama mahasiswa mengadakan pelatihan merajut untuk anggota PKK desa Petungsewu. Ada 82 anggota PKK desa Petungsewu yang hadir untuk mengikuti pelatihan. Ada berbagai bentuk rajutan yang dihasilkan. Mulai dari yang sederhana seperti tatakan gelas sampai yang agak rumit seperti topi dan tempat HP. Diakhir pelatihan, peserta diminta untuk menunjukkan hasil karyanya di depan trainer
PELATIHAN STRATEGI PENGUASAAN READING EFEKTIF MENGHADAPI UNBK BAGI SISWA KELAS XII SMAK YOS SUDARSO KEPANJEN Endra Krisna, Andy; Susrijani, Rini
ASAWIKA: Media Sosialisasi Abdimas Widya Karya Vol. 4 No. 01 (2019): ASAWIKA: Media Sosialisasi Abdimas Widya Karya
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1222.723 KB) | DOI: 10.37832/asawika.v4i01.12

Abstract

Pelaksanaan  Pengabdian  Pada  Masyarakat  pada  siswa-siswi  kelas  XII  SMA  Katolik  Yos  Sudarso  Kepanjen Kabupaten Malang  bertujuan meningkatkan  pemahaman  dan  penguasaan  siswa  dalam  materi  reading  dalam UNBK. Kegiatan pengabdian pada masyarakat ini dilakukan dengan metode bimbingan belajar dengan menggunakan modul reading yang dibuat beserta tips-tips praktis dalam mengerjakan dan cara menggunakannya. Kelompok sasaran adalah siswa-siswi kelas XII SMA Katolik Yos Sudarso Kepanjen, Malang, dan pihak guru sekolah terkait. Kelompok sasaran siswa-siswi berjumlah 55 orang dari kelas XII IPA dan IPS SMAK Yos Sudarso Kepanjen, Kabupaten Malang. Metode pelaksanaan kegiatan ini adalah tahap persiapan meliputi diskusi dengan guru pengajar mengenai metode yang biasa dilakukan, penyusunan modul, dan tahap pelaksanaan berupa bimbingan belajar soal-soal reading. Hasil yang dicapai kegiatan ini adalah : a)  tersusunnya Modul materi bimbingan belajar reading yang dirancang sebagai materi pendukung yang dapat digunakan oleh guru sekolah dalam pelajaran yang biasa; b) para siswa memahami  cara-cara  mengerjakan  soal-soal  reading  yang  lebih  efektif;  c)    para  siswa  mendapat  motivasi tambahan dengan kegiatan bimbingan belajar ini sehingga lebih siap untuk menghadapi soal-soal reading dalam UNBK.
IBM TKK SANTO YUSUP 1: IMPLEMENTASI PERMAINAN TRADISIONAL Sad Windu Wisnu Broto, Felik
ASAWIKA: Media Sosialisasi Abdimas Widya Karya Vol. 4 No. 01 (2019): ASAWIKA: Media Sosialisasi Abdimas Widya Karya
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1372.173 KB) | DOI: 10.37832/asawika.v4i01.10

Abstract

Ada banyak nama yang disandang oleh manusia, salah satunya adala homo sociale. Kata sociale berasal dari bahasa Latin yang artinya teman. Homo Sociale bisa diartikan secara sederhana sebagai mahkluk yang berteman. Mahkluk yang memiliki kodrat berteman, memiliki kecenderungan hidup bersama orang lain. Dalam dunia pendidikan, sosialitas dimulai sejak anak menginjak bangku sekolah di taman kanak-kanak. Anak-anak sudah diajari bagaimana dia harus berteman, bersosialisasi bersama teman-temannya yang lain. Paradoksnya, ketika anak-anak di sekolah diajar untuk berteman (bersosialisasi), justru di rumah anak-anak disuguhi permainan- permainan game online yang bisa menggiring anak pada mentalitas asosial. Berangkat dari realitas inilah penulis mengajukan program pengabdian untuk menghidupkan kembali permainan-permainan tradisional, sebagai tindak lanjut dari penelitian yang menyimpulkan bahwa permainan tradisional ini justru mendukung anak untuk mampu bersosialisasi dengan orang lain. Permainan tradisional yang sudah diimplementasikan dalam progam pengabdian ini adalah permainan cublak-cublak suweng, jamuran, dakon, engklek, gobak sodor, bekelan, Gasing, ular naga, petak umpet, dan patil lele. Dari hasil pengabdian ini diketahui bahwa anak-anak yang mengikuti kegiatan permainan tradisional memiliki kemampuan bersosialisasi yang lebih baik.
PELATIHAN PEMBUATAN VIDEO PROFILE DESA MENGGUNAKAN HANDPHONE BAGI GENERASI MUDA DI DESA CURAH COTTOK, SITUBONDO Sitepu, Rasional; Rathodirdjo Angka, Peter; Gunadhi, Albert; Andiardja, Widya; Agustine, Lanny; Yuliati; Joewono, Andrew; Lestariningsih, Diana; Pranjoto, Hartono
ASAWIKA: Media Sosialisasi Abdimas Widya Karya Vol. 4 No. 01 (2019): ASAWIKA: Media Sosialisasi Abdimas Widya Karya
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1806.219 KB) | DOI: 10.37832/asawika.v4i01.11

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat ini berfokus pada 2 (dua) kegiatan yaitu yang pertama, (1). Membentuk kelompok multimedia desa dan membuat video profile desa, (2).memberikan motivasi dan pelatihan pada kelompok karang taruna untuk bisa mengolah informasi-informasi perkembangan desa untuk disebarluaskanpada masyarakat melalui sarana internet. Tim abdimas yang akan melaksanakan langsung ke Mitra di desa Curah Cottok ini terdiri dari para mahasiswaJurusan Teknik Elektro, mahasiswa Program Studi Program Profesi Insinyur dan Dosen Teknik Elektro - Fakultas Teknik (FT) UKWMS. Abdimas ini merupakan salah satu realisasi dari bentuk kerjasama antara UKWMS dengan desa mitra sekaligus dapat meningkatkan internalisasi dan penerapan nilai PeKA untuk dosen dan mahasiswa.Metode abdimas yang dipergunakan diawali  dengan pelatihan  terlebih  dahulu, kemudian dilanjutkan langsung dengan praktek pembuatan video profil, dimulai dari pengambilan obyek video, editing (pengolahan), rendering (pengemasan video), dan sharing ke jaringan internet, berdasarkan kelompok karang taruna yang sudah dibentuk.Model pendampingan ini mengikuti pola pendampingan dan pengembangan yang telah dilakukan oleh tim abdimas Jurusan Teknik Elektro UKWMS dalam bidang pembuatan pompa air dengan panel tenaga surya ? hybrid untuk menarik air dari kedalaman 40 m.Sesuai dengan uraian butir-7 pada halaman-iv bahwa Desa Curah Cottok mempunyai  program ?Cottok Innovation  Park  (CIP)  atau  menjadi  tempat  inovasi  wisata?  yaitu mengembangkan wisata pendidikan, maka para generasi muda dilatih untuk dapat membuat dokumentasi kegiatan dalam bentuk video dan dapat disharingkan melalui jaringan internet, sehingga informasi-informasi pengembangan dan kegiatan-kegiatan desa, dapat diketahui oleh masyarakat luas.
PELATIHAN PENGOLAHAN KERUPUK KULIT PISANG DI DESA PAGELARAN KECAMATAN PAGELARAN KABUPATEN MALANG Handini; Prisma Jalu Permana, Antonius
ASAWIKA: Media Sosialisasi Abdimas Widya Karya Vol. 4 No. 02 (2019): ASAWIKA: Media Sosialisasi Abdimas Widya Karya
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2138.779 KB) | DOI: 10.37832/asawika.v4i02.8

Abstract

Kulit pisang merupakan limbah dari buah pisang yang melimpah dan masih jarang dimanfaatkan. Kulit pisang sementara ini hanya digunakan sebagai pakan ternak atau dibuang begitu saja yang dapat menimbulkan masalah lingkungan, sehingga diperlukan penelitian lebih lanjut untuk dapat meningkatkan nilai guna dari limbah kulit pisang. Selain dimanfaatkan sebagai bahan baku pada makanan, kulit pisang bisa juga memperbaiki kandungan gizi bila diolah menjadi makanan. Sasaran pengabdian ini bersama Kelompok Tani ?Anggrek? Desa Pagelaran Kecamatan Pagelaran Kabupaten Malang. Tujuan kegiatan ini adalah menjadikan limbah kulit pisang sebagai produk olahan menjadi kerupuk kulit pisang, sehingga menjadi produk pangan yang lebih awet, murah, mudah dikonsumsi, mempunyai nilai jual tinggi serta penyuluhan tentang pemasaran produk online.
PELATIHAN PENGOLAHAN ABON JAMUR TIRAM PADA GAPOKTAN MULYO SANTOSO KELURAHAN SUKUN KECAMATAN SUKUN KOTA MALANG Handini; Puri Nurani, Maria
ASAWIKA: Media Sosialisasi Abdimas Widya Karya Vol. 4 No. 01 (2019): ASAWIKA: Media Sosialisasi Abdimas Widya Karya
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1725.502 KB) | DOI: 10.37832/asawika.v4i01.9

Abstract

Jamur tiram putih (Pleurotus Ostreatus) merupakan salah satu jenis jamur konsumsi yang cukup digemari masyarakat dan juga berguna bagi tubuh karena bergizi tinggi dan rendah lemak. Jamur tiram termasuk bahan pangan yang mudah rusak, seperti jenis sayuran lainnya. Beberapa hari setelah panen, mutu jamur tiram turun dengan cepat sampai tidak layak dikonsumsi. Perubahan mutu jamur tiram antara lain layu, warna menjadi coklat, lunak dan cita rasanya berubah, di mana untuk mempertahankan keawetan jamur tiram perlu adanya inovasi menjadi produk pangan olahan. Oleh karena itu kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini merupakan bentuk kepedulian agar sejak dini pihak terkait dapat membuat olahan pangan guna peningkatan nilai ekonomi. Sasaran pengabdian ini bersama ibu-ibu PKK RT 10 RW 07 Kelurahan Sukun, Kecamatan Sukun Kota Malang dengan alasan wilayah ini yang paling sukses sehingga sangat potensial karena sebagian besar penduduknya berpotensi menanam jamur tiram. Tujuan kegiatan ini adalah menjadikan jamur tiram sebagai produk olahan menjadi abon jamur tiram, sehingga menjadi produk pangan yang lebih awet, murah, mudah dikonsumsi, serta mempunyai nilai jual tinggi.

Page 1 of 3 | Total Record : 29