cover
Contact Name
Andi Pujo Rahadi
Contact Email
pendmat.fkip@unai.edu
Phone
+6281222330068
Journal Mail Official
pendmat.fkip@unai.edu
Editorial Address
Departemen Pendidikan Matematika, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Universitas Advent Indonesia, Jalan Kolonel Masturi 288 Parongpong, Bandung Barat, Indonesia
Location
Kab. bandung barat,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Padegogik
ISSN : 26143267     EISSN : 27151069     DOI : 10.35974/jpd
Jurnal Padegogik is an online (e-ISSN 2715-1069) and printed (p-ISSN 2614-3267) journal, managed by the Mathematics Education Study Program, Faculty of Teacher Training and Education, Adventist University of Indonesia.
Articles 28 Documents
PENINGKATAN KEMAMPUAN KOMUNIKASI MATEMATIS SISWA SMP MELALUI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STUDENT TEAMS ACHIEVEMENT DIVISION DAN BUZZ GROUP (STUDI KOMPARATIF PADA KELAS VII SMPN 3 PARONGPONG, BANDUNG BARAT) Hutapea, Ellen Nadya; Tauran, Sonya Fanny
Jurnal Padegogik Vol 1 No 2 (2018): Jurnal Padegogik : Juli 2018
Publisher : LPPM Universitas Advent Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (468.711 KB) | DOI: 10.35974/jpd.v1i2.654

Abstract

This study aims to improve the mathematical communication ability of junior highschool students. Research using cooperative learning model type Student Teams AchievementDivision (STAD) and Buzz Group type. This research uses two classes namely class VII-A andVII-E SMPN 3 Parongpong, West Bandung. The test instrument is a test of mathematicalcommunication ability on the subject of data presentation. Non-test instruments are aquestionnaire of student responses to know their preferences and benefits for mathematicslearning. The test used is t-test at the 0.05 significance level. The results showed that: 1)Student's mathematical communication ability before obtaining cooperative learning typeStudent Teams Achievement Division (STAD) and Buzz Group type are not different and are inlow category. After the treatment of mathematical communication experience Improvement.Increased mathematical communication ability of students who obtained cooperative learningmodel type Student Teams Achievement Division (STAD) and Buzz Group type increased inhigh category, 2) There was no significant difference in the improvement of mathematicalcommunication ability between students who obtained cooperative learning model type StudentTeams Achievement Division (STAD) and Buzz Group type, 3) Student response indicates thatstudents are very fond of cooperative learning model of Student Teams Achievement Division(STAD) type and Buzz Group type.
MENINGKATKAN KEMAMPUAN PENALARAN MATEMATIS SISWA SMP MELALUI STRATEGI MULTI REPRESENTASI KLASIKAL DAN KELOMPOK KECIL Sihombing, Nopa
Jurnal Padegogik Vol 1 No 2 (2018): Jurnal Padegogik : Juli 2018
Publisher : LPPM Universitas Advent Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (290.793 KB) | DOI: 10.35974/jpd.v1i2.653

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan kemampuan penalaranmatematis siswa terkait dengan materi himpunan pada kelas VII SMP. Penelitian inimelibatkan dua kelompok siswa dengan desain komparatif. Sampel dalam penelitian ini adalahsiswa kelas VII-A, SMP Perguruan Advent Cimindi, Bandung Barat sebagai kelompok 1 dansiswa kelas VII-A SMPN 1 Parongpong, Bandung Barat sebagai kelompok 2. Kelompok 1diberi pembelajaran dengan strategi multi representasi klasikal dan kelompok kedua 2 diberipembelajaran dengan Strategi multi representasi (SMR) dalam kelompok kecil. Hasilpenelitian menunjukkan bahwa: (1) terdapat peningkatan kemampuan penalaran siswa setelahdiberi pembelajaran srategi multi representasi (SMR) klasikal dan strategi multi representasi(SMR) dalam kelompok kecil, (2) terlihat bahwa strategi multi representasi dapatmeningkatkan kemampuan penalaran matematis siswa baik yang diberi perlakuan dengan SMRklasikal maupun yang memperoleh SMR dalam kelompok kecil, dengan demikian strategimulti representasi dipertimbangkan dapat digunakan dalam SMR klasikal maupun SMR dalamkelompok kecil, (3) siswa memberikan respon yang positif
EFEKTIFITAS PENDEKATAN REALISTIK DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN PENALARAN MATEMATIK SISWA DI SEKOLAH MENENGAH ATAS NEGERI 1 TEMBILAHAN, INHIL, RIAU Ahmad, Herwati
Jurnal Padegogik Vol 1 No 1 (2018): Jurnal Padegogik : Januari 2018
Publisher : LPPM Universitas Advent Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (554.631 KB) | DOI: 10.35974/jpd.v1i1.644

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas pendekatan realistik dalam meningkatkan kemampuan penalaran Matematik (penalaran analogi dan generalisasi Matematik). Subjek penelitian ini melibatkan sebanyak 69 siswa kelas 10 di Sekolah Menengah Atas Negeri 1 Tembilahan, Inhil, Riau. Sebanyak 35 siswa (19 laki-laki& 16 perempuan) sebagai kelompok eksperimen yang mengikuti pembelajaran dengan menggunakan pendekatan realistiksedangkan 34 siswa (19 laki-laki& 15 perempuan) sebagai kelompok kontrol yang mengikuti pembelajaran dengan pendekatan tanpa realistik. Pengumpulan data dilakukan sebanyak dua kali yaitu pada ujian pretes dan postes. Pelaksanaan penelitian dilaksanakan selama delapanrata-rataggu. Kemampuan penalaran Matematik diukur dengan menggunakan ujian tertulis yang terdiri dari 16 item yaitu 8 item penalaran analogi Matematik dan 8 item penalaran generalisasi Matematik. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan kemampuan penalaran analogi dan generalisasi Matematik dengan menggunakan pendekatan realistik. Kemampuan penalaran Matematik lebih tinggi apabila menggunakan pendekatan realistik dibandingkan dengan tanpa realistik. Pendekatan realistik memberikan kesempatan kepada siswa untuk menjadi lebih aktif dalam pengajaran dan pembelajaran Matematika. Pembelajaran dengan menggunakan pendekatan realistik memberikan kesan yang baik terhadap diri siswa. Siswa menjadi lebih positif dalam pembelajaran dan mencari sendiri konsep Matematika dan bukan lagi merupakan pemberitahuan dari guru. Siswa itu sendiri yang aktif mengkonstruksi pengetahuannya. Siswa merasa diberi kesempatan untuk mengeksplor pemikirannya. Pendekatan realistik menjadikan pembelajaran berpusatkan siswa sehingga siswa merasa senang dalam pembelajaran Matematika dan ini secara tidak langsung dapat meningkatkan kemampuan Matematika kepada tahap yang lebih tinggi.Kata Kunci: Analogi, Generalisasi, Kemampuan Matematika, Pendekatan realistik
ANALISIS TERHADAP KEMANDIRIAN MAHASISWA DALAM BELAJAR STATISTIKA Saija, Louise M.
Jurnal Padegogik Vol 1 No 2 (2018): Jurnal Padegogik : Juli 2018
Publisher : LPPM Universitas Advent Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (291.002 KB) | DOI: 10.35974/jpd.v1i2.652

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana motivasi dan pembelajaranregulasi diri dan faktor manakah yang paling dominan pada motivasi dan strategi regulasi dirimahasiswa dalam belajar statistika. Sampel pada penelitian ini adalah 202 mahasiswa pesertakelas statistika pada program studi manajemen dan akuntansi di Universitas Advent Indonesia.Instrumen yang digunakan untuk mengukur strategi motivasi belajar adalah instrumen bakuMSLQ (Motivated Strategies for Learning Questionaire) dari Pintrich dan DeGroot. Faktorfaktordari motivasi dan pembelajaran regulasi diri adalah: Self Efficacy, Intrisic Factor, TestAnxiety, Cognitive Strategy Use, Self Regulation. Metode penelitian yang digunakan adalahmetode kuantitatif dengan analisa deskriptif dan analisa faktor. Hasil penelitian menunjukkanbahwa secara rerata, mahasiswa fakultas ekonomi di Universitas Advent Indonesia memilikiSelf-Efficacy, Intrisic Value, Cognitive Strategy Use dan Self-Regulation yang baik, serta TestAnxiety yang cukup baik. Selanjutnya ditemukan bahwa faktor Cognitive strategy use palingdominan dalam motivasi dan strategi regulasi diri mahasiswa fakultas ekonomi UniversitasAdvent Indonesia dalam belajar statistika.
PENERAPAN STRATEGI RECIPROCAL TEACHING UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN KONEKSI MATEMATIS SISWA SMP Sulistyarini, Dewi; Saija, Loise M.; Tauran, Sonya F.
Jurnal Padegogik Vol 1 No 1 (2018): Jurnal Padegogik : Januari 2018
Publisher : LPPM Universitas Advent Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (445.916 KB) | DOI: 10.35974/jpd.v1i1.643

Abstract

Dalam pemecahan masalah matematika, salah satu kemampuan yang perlu dimiliki siswa adalah kemampuan koneksi matematis. Koneksi matematis merupakan kemampuan siswa menghubungkan matematika secara internal maupun eksternal baik dengan ilmu pengetahuan yang diluar matematika maupun dalam kehidupan sehari-hari. Namun kemampuan koneksi matematis siswa SMP di Indonesia saat ini, masih rendah. Hal ini ditunjukkan dari hasil penelitian Association for the Evaluiation of Educational Achievement Study Center Boston College pada Trends in Mathemathics and Science Study (TIMMS) pada tahun 2011. Untuk mengatasi hal ini maka penerapan strategi reciprocal teaching merupakan salah satu solusi yang dapat dilakukan. Pada penelitian ini, strategi reciprocal teaching telah dilakukan pada siswa SMP PGRI 4 CIMAHI, Bandung Barat. Desain penelitian ini adalah pretest-posttest Control Group Design. Hasil penelitian ini bahwa siswa yang memperoleh pembelajaran dengan strategi reciprocal teaching peningkatan kemampuan koneksi matematis yang secara signifikan lebih baik daripada siswa yang memperoleh pembelajaran konvensional. Selanjutnya, siswa memberikan respon sangat senang terhadap strategi reciprocal teaching. Jadi, strategi reciprocal teaching dapat dijadikan suatu alternatif untuk meningkatkan kemampuan koneksi matematis siswa.Kata-kata kunci: Strategi reciprocal teaching, koneksi matematis
KAJIAN TEORI PENYELESAIAN MASALAH JARAK DAN SUDUT PADA BANGUN RUANG DIMENSI TIGA MENGGUNAKAN PENDEKATAN VEKTOR Rahadi, Andi Pujo
Jurnal Padegogik Vol 1 No 1 (2018): Jurnal Padegogik : Januari 2018
Publisher : LPPM Universitas Advent Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (328.258 KB) | DOI: 10.35974/jpd.v1i1.642

Abstract

Materi utama dalam bab Geometri Dimensi Tiga di tingkat SMA/MA adalah penghitungan jarak dan sudut antara unsur-unsur ruang, yaitu titik, garis, dan bidang. Sedangkan materi yang dibahas dalam bab Vektor meliputi: penambahan, perkalian titik, perkalian silang, dan proyeksi orthogonal. Penulis mengamati bahwa dua bab tersebut direspon secara berbeda oleh siswa SMA/MA. Masalah jarak dan sudut pada bangun ruang dimensi tiga merupakan masalah yang dirasakan sulit oleh mayoritas siswa SMA . Di sisi lain, konsep dan rumus-rumus vektor relatif lebih mudah dipahami. Adapun kesulitan yang dirasakan siswa ketika menghadapi masalah jarak atau sudut dimensi tiga adalah kesulitan spasial. Artinya, siswa seringkali tidak berhasil membayangkan secara tepat posisi bidang-bidang, garis-garis, maupun titik-titik yang perlu dihitung jarak atau sudutnya. Dalam paper ini, akan dikembangkan suatu pendekatan vektor untuk menyelesaikan masalah jarak dan sudut pada bangun ruang dimensi tiga, baik itu kubus, balok, maupun limas. Dengan menggunakan pendekatan vektor, diharapkan siswa dapat lebih mudah memahami konsep ruang dimensi tiga dan mampu lebih cepat dalam menyelesaikan penghitungan jarak maupun sudut.Kata kunci : Geometri, Bangun Ruang, Dimensi Tiga, Vektor, Jarak, Sudut.
STRATEGI MULTI REPRESENTASI DENGAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIS SISWA Hutagaol, Kartini
Jurnal Padegogik Vol 1 No 1 (2018): Jurnal Padegogik : Januari 2018
Publisher : LPPM Universitas Advent Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (787.772 KB) | DOI: 10.35974/jpd.v1i1.636

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) membangun kepercayaan, kebebasan dalam diri siswa melalui bentuk representasi yang dipilihnya, (2) mengetahuipeningkatan (gain) kemampuan pemecahan masalah matematis siswa, dan (3) mengetahui interaksi antara faktor pembelajaran dengan gain kemampuan pemecahan masalah matematis siswa. Penelitian ini adalah penelitian eksperimen dengan desain kelompok kontrol, pretes dan postes. Populasi penelitian ini adalah siswa SMP Kabupaten Bandung Barat. Sedangkan sampelnya adalah diambil dua kelas secara acak siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Cisarua mewakili sekolah level sedang dan dua kelas siswa kelas VIII SMP Negeri Satu Atap Kertawangi mewakili siswa sekolah level rendah. Hasil temuan dalam penelitian ini adalah bahwa peningkatan atau gain siswa yang belajar dengan strategi multi representasi berbeda secara signifikan dibandingkan dengan gain kemampuan pemecahan masalah matematis siswa yang belajar dengan konvensional. Siswa yang berpengetahuan awal tinggi lebih memilih representasi aljabar dan lebih terampil dalam menggunakan berbagai bentuk reprentasi, siswa yang berpengetahuan awal sedang lebih memilih representasi tabel dan siswa yang berpengetahuan awal rendah lebih menyukai representasi skema. Selanjutnya interaksi yang terjadi lebih efektif pada siswa yang berpengetahuan awal sedang dan rendah.Kata Kunci: Strategi Multi Representasi, Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis siswa.
ANALYSIS ON THE USE OF ENGLISH IN ECONOMIC MATHEMATICS TEACHING AND LEARNING (EXPERIMENTAL STUDY IN UNIVERSITAS ADVENT INDONESIA) Saija, Louise M; Sihotang, Ronny B
Jurnal Padegogik Vol 1 No 1 (2018): Jurnal Padegogik : Januari 2018
Publisher : LPPM Universitas Advent Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (355.836 KB) | DOI: 10.35974/jpd.v1i1.638

Abstract

English language is an International language. This makes the use of English in teaching-learning process in countries, where English is generally not a local medium of communication, become important. Mathematics is also very important for every student, but several previous research showed that students had difficulty in learning this subject. The purpose of this experimental study is to see the effectiveness of the use of English in teaching-learning process of economic mathematics towards economic undergraduate students. The result shows us that students who learn mathematics with English-medium system have better achievement than students who learn mathematics with local language. Another finding was students learn mathematics more enthusiastic when the teaching-learning process is made with the language they chose.Keyword: English language, economic mathematics, teaching learning.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN PROJECT BASED LEARNING TERHADAP PENINGKATAN KEMAMPUAN SELF-REGULATED LEARNING MAHASISWA UNIVERSITAS ADVENT INDONESIA Susilowaty, Nora
Jurnal Padegogik Vol 3 No 1 (2020): Jurnal Padegogik: Februari 2020
Publisher : LPPM Universitas Advent Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1193.592 KB) | DOI: 10.35974/jpd.v3i1.2235

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas model pembelajaran project based learning terhadap peningkatan kemampuan self regulated learning mahasiswa UNAI. Penelitian ini merupakan pre eksperimental dengan menggunakan one group pretest-postest design sebagai desain penelitian. Sampel penelitian ini adalah satu kelas mahasiswa fakultas ekonomi yang mengambil mata kuliah statistik bisnis I di Universitas Advent Indonesia dengan menggunakan teknik purposive sampling. Pengambilan data dilakukan dengan menggunakan tes angket skala self regulated learning mahasiswa yang sudah diuji validitasnya dan melalui wawancara. Skala likert ini diubah menjadi skor baku z yang selanjutnya dianalisis dengan menggunakan uji statistik non parametrik Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil penelitian menyatakan bahwa kemampuan self-regulated learning mahasiswa sesudah diterapkan Project Based Learning  lebih baik dibandingkan sebelum diterapkan Project Based Learning. Berdasarkan hasil analisis data penelitian, disarankan bahwa model pembelajaran project based learning dapat dijadikan salah satu pilihan pembelajaran dikelas untuk mengembangkan kemampuan self regulated learning mahasiswa ataupun kemampuan kognitif, afektif, juga kemampuan lainnya. Selain itu dapat juga diterapkan pada mata kuliah lainnya.  Hasil wawancara menunjukkan mahasiswa yang diwawancarai menyatakan bahwa mereka menjadi lebih mandiri dan lebih siap dalam belajar statistik di kelas.
PENINGKATAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIS SISWA SMA MELALUI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE GI DAN LAPS – HEURISTIK Sanaki, Febi Yolanda
Jurnal Padegogik Vol 3 No 1 (2020): Jurnal Padegogik: Februari 2020
Publisher : LPPM Universitas Advent Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1146.041 KB) | DOI: 10.35974/jpd.v3i1.2236

Abstract

Penelitian ini merupakan studi komparatif yang bertujuan untuk membandingkan peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa dengan dua model pembelajaran yang berbeda. Sampel penelitian ini adalah dua kelas di SMA Pasundan 8 Bandung, yaitu kelas XI IPA 1 dan XI IPA 3. Instrumen yang digunakan adalah tes kemampuan pemecahan masalah berupa soal uraian dan angket respon siswa. Hasil dari penelitian ini adalah (1) Peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa yang memperoleh pembelajaran dengan model Group Investigation dan Logan Avenue Problem Solving (LAPS) ? Heuristik   tergolong dalam   kategori   sedang. (2) Terdapat   perbedaan yang signifikan terhadap peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematis antara siswa yang memperoleh model pembelajaran Group Investigation dan siswa yang memperoleh model pembelajaran Logan Avenue Problem Solving (LAPS) ? Heuristik. (3) Siswa suka terhadap pembelajaran matematika dengan menggunakan model pembelajaran Group Investigation (GI) dan Logan Avenue Problem Solving (LAPS) ? Heuristik.

Page 1 of 3 | Total Record : 28