cover
Contact Name
Junaidi, S.Pd., M.Pd.
Contact Email
junaidi88@unram.ac.id
Phone
+6281917785594
Journal Mail Official
junaidi88@unram.ac.id
Editorial Address
l. Majapahit No. 62 Mataram, Nusa Tenggara Barat, Indonesia Lantai 2 gedung E, Program Studi S1 Pendidikan Matematika, FKIP Universitas Mataram
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Mandalika Mathematics and Educations Journal
Published by Universitas Mataram
ISSN : 27158292     EISSN : 27151190     DOI : 10.29303/mandalika
Core Subject : Education,
Mandalika Mathematics and Education Journal adalah Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika yang dikelola oleh Program Studi S1 Pendidikan Matematika FKIP Universitas Mataram. Fokus dan ruang lingkup dari jurnal ini adalah artikel ilmiah baik berupa hasil penelitian, review artikel maupun kajian pustaka khusus bidang Matematika dan Pendidikan Matematika.
Articles 11 Documents
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN MATEMATIKA BERBASIS GAME: STATISTICS IN ARCTIC Salsabila, Nilza Humaira; Setyaningrum, Wahyu
Mandalika Mathematics and Educations Journal Vol 1, No 1 (2019): Edisi Juni
Publisher : FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1457.865 KB) | DOI: 10.29303/jm.v1i1.1248

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengembangkan media pembelajaran matematika yang berbasis Game untuk siswa kelas VIII SMP. Media pembelajaran yang dikembangkan merupakan game smartphone pada materi statistika yang berjudul STATIC (Statistics in Arctic). Pengembangan Game STATIC dilakukan berdasarkan pada model ADDIE (Analyze-Design-Develop-Implement-Evaluate) dengan lima tahapan utama, yaitu analisis, perancangan, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Game STATIC yang dikembangkan harus memenuhi kriteria valid. Kevalidan dari media yang dikembangkan berdasarkan pada penilaian para ahli media. Instrumen untuk menilai kevalidan berupa lembar validasi media pembelajaran oleh ahli media. Hasil penilaian ahli media menunjukkan skor rata-rata sebesar 152 dengan klasifikasi sangat baik. Dapat disimpulkan bahwa media Game STATIC memenuhi kriteria valid dan layak untuk digunakan dalam pembelajaran matematika.
PERBEDAAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA DITINJAU DARI LEVEL GEOMETRI VAN HIELE SMP KELAS VII Anwar, Azwar
Mandalika Mathematics and Educations Journal Vol 1, No 2 (2019): Edisi Desember
Publisher : FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (374.616 KB) | DOI: 10.29303/mandalika.v1i2.1536

Abstract

This study aims to determine the distribution of student geometry levels based on Van Hiele's theory and find out the differences in students' mathematics learning outcomes in grade VII junior high school. The sampling technique is probability sampling and a sample of 182 students is obtained. Data collection techniques used were Van Hiele level geometry tests and test results. Data analysis used descriptive statistics and anova with a significance level of 5%. The results showed that only 170 students were included in the Van Hiele geometry level, namely 62 students were at level 0, 97 students were at level 1, 5 students were at level 2, and as many as 6 students are at level 3. In the inferential analysis based on analysis of variance (two-way anova) concludes that for learning outcomes based on Van Hiele level geometry obtained Fcount = 13.793 > Ftable = 9.28 means H0 is rejected means that there are differences in mathematics learning outcomes based on Van Hiele geometry level.AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui distribusi level geometri siswa berdasarkan teori Van Hiele dan mengetahui perbedaan hasil belajar matematika siswa di kelas VII SMP. Menggunakan teknik probability sampling dan diperoleh sampel sebanyak 182 siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah tes level geometri Van Hiele dan tes hasil belajar. Analisis data menggunakan statistik deskriptif dan anova dengan taraf signifikansi sebesar 5%. Hasil analisis data menunjukkan bahwa dari 182 sampel, hanya 170 siswa yang termasuk dalam level geometri Van Hiele yaitu 62 siswa berada pada level 0, sebanyak 97 siswa pada level 1, sebanyak 5 siswa pada level 2, dan  6 siswa pada level 3. Analisis anova dua arah diperoleh Fhitung = 13,793 > Ftabel = 9,28 berarti H0  ditolak yang artinya terdapat perbedaan hasil belajar matematika berdasarkan level geometri Van Hiele.
PENINGKATAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS VIII SMPN 13 MATARAM TAHUN AJARAN 2017/2018 MELALUI LESSON STUDY Baidowi, Baidowi; Amrullah, Amrullah; Hikmah, Nurul
Mandalika Mathematics and Educations Journal Vol 1, No 1 (2019): Edisi Juni
Publisher : FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (624.488 KB) | DOI: 10.29303/jm.v1i1.537

Abstract

Penelitian bertujuan meningkatkan hasil belajar siswa  Kelas VIII SMPN 13 Mataram Tahun Ajaran 2017/2018 dan mengetahui tanggapan siswa terhadap implementasi pembelajaran berbasis lesson study. Penelitian dilakukan dengan tahapan-tahapan yang berlaku dalam pembelajaran berbasis lesson study. Pelaksanaannya berlangsung 3 siklus disesuaikan dengan alokasi waktu dan materi pokok bahasan yang dipilih. Tiap siklus terdiri dari plan, do dan see. Lokasi penelitian di SMPN 13 Mataram, pelaksanaan Juli ? November 2017. Subyek penelitian Siswa Kelas VIII SMPN 13 Mataram. Pegumpulan data dengan teknik dokumentasi, observasi, dan tes. Instrumen meliputi : lembar observasi, tes hasil belajar. Data hasil observasi dianalisis secara deskriptif untuk mengetahui kualitas proses belajar mengajar dan kemajuan hasil belajar. Sedang peningkatan penguasaan konsep dan psikomotorik dilakukan dengan membandingkan pencapaian skor individu maupun kelompok dari hasil tes. Adapun luaran yang diperoleh berupa perangkat pembelajaran yang mencerminkan penerapan pembelajaran berbasis lesson study dan publikasi ilmiah di jurnal
ANALISIS KESALAHAN NEWMAN DALAM MENYELESAIKAN SOAL CERITA MATERI TURUNAN PADA SISWA KELAS XII Fitri, Nurul Wahidatul; Subarinah, Sri; Turmuzi, Muhammad
Mandalika Mathematics and Educations Journal Vol 1, No 2 (2019): Edisi Desember
Publisher : FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (408.284 KB) | DOI: 10.29303/mandalika.v1i2.1559

Abstract

This study was conducted to determine each character of Newman?s error and its percentage on student class XII MAN 2 Mataram in academic year 2018/2019. Students? errors found through analyzing students answer in solving story question material of derivative. Based on the result of data analyzed and interview which has been done, it showed that no one of the students can answer all of the questions correctly. The population of this study was 215 students and the sample was 32 students. Analysis technique used for this study was descriptive analysis. Based on the result of the data, it can be found that reading error was on the lowest percentage that is 23%. Error in comprehension and transformation was on the medium percentage those are 44% and 49%. Error in processing skill was on the lower percentage that is 29%. The last is encoding error was on the highest percentage that is 78%.AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui kriteria masing-masing jenis kesalahan Newman dan persentasenya pada siswa kelas XII MAN 2 Mataram tahun pelajaran 2018/2019. Kesalahan-kesalahan siswa diketahui melalui analisis terhadap jawaban siswa dalam menyelesaikan soal cerita turunan. Berdasarkan hasil analisis data dan wawancara yang telah dilakukan menunjukkan bahwa tidak ada siswa yang dapat menjawab dengan benar semua soal yang telah diberikan. Populasi penelitian sebanyak 215 siswa dengan sampel penelitian 32 siswa. Teknik analisis yang digunakan adalah analisis deskriptif. Dari hasil penelitian diperoleh, bahwa kesalahan membaca berada dalam kriteria sangat rendah dengan persentase 23%. Kesalahan memahami soal dan transformasi berada dalam kriteria sedang dengan persentase berturut-turut 44% dan 49%. Kesalahan keterampilan proses berada dalam kriteria rendah dengan persentase 29%. Dan kesalahan penulisan jawaban berada dalam kriteria sangat tinggi dengan persentase sebesar 78%.
PENGARUH MOTIVASI DAN KEBIASAAN BELAJAR TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS XI SMAN 1 JONGGAT Sripatmi, Sripatmi; Baidowi, Baidowi; Fitriani, Fitriani
Mandalika Mathematics and Educations Journal Vol 1, No 2 (2019): Edisi Desember
Publisher : FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (394.512 KB) | DOI: 10.29303/mandalika.v1i2.1428

Abstract

This research aims to know the effect of learning motivation and learning habits on mathematics learning outcomes in class X SMAN 1 Jonggat in academic year 2018/2019. This research is Ex-Post Facto and the sample were 66 students of SMAN 1 Jonggat that was taken using Simple Random Sampling technique. Research data obtained using documentation and questionnaire. It had been anayzed using a simple linier regression and multiple regression tests. The result concluded that: (1) there is a positive and significant effect of learning motivation on students' mathematics learning outcomes with an effective contribution of 16.2%, (2) there is a positive and significant effect of learning habits on students' mathematics learning outcomes with an effective contribution of 16.1% (3) there is a positive effect of learning motivation and group learning habits on students' mathematics learning outcomes with an effective contribution of 25.2% and effective contribution of each variable 12.62% and 12.55%, respectively.AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh motivasi belajar dan kebiasaan belajar terhadap hasil belajar matematika siswa kelas X SMA Negeri 1 Jonggat tahun ajaran 2018/2019. Jenis penelitian ini adalah Ex Post Facto. Sampel penelitian adalah siswa kelas XI SMA Negeri 1 Jonggat sebanyak 66 orang yang diambil dengan teknik Simple Random Sampling. Data penelitian diperoleh menggunakan teknik dokumentasi dan angket, dianalisis dengan uji Regresi Linier Sederhana dan uji Regresi Ganda. Hasil analisis data menunjukkan bahwa: (1) Terdapat pengaruh positif dan signifikan motivasi belajar terhadap hasil belajar matematika sebesar 16,2%; (2) Terdapat pengaruh positif dan signifikan kebiasaan belajar terhadap hasil belajar matematika sebesar 16,1%; (3) Terdapat pengaruh positif dan signifikan motivasi belajar dan kebiasaan belajar siswa secara bersama-sama terhadap hasil belajar matematika dengan sumbangan efektif sebesar 25,2% dan sumbangan efektif masing-masing variabel berturut-turut 12,62% dan 12,55%.
EFEKTIVITAS METODE TRAPESIUM DAN SIMPSON DALAM PENENTUAN LUAS MENGGUNAKAN PEMROGRAMAN PASCAL Herfina, Nining; Amrullah, Amrullah; junaidi, Junaidi
Mandalika Mathematics and Educations Journal Vol 1, No 1 (2019): Edisi Juni
Publisher : FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (467.682 KB) | DOI: 10.29303/jm.v1i1.1242

Abstract

Berdasarkan hasil dan pembahasan yang diperoleh, maka dapat disimpulkan bahwa:Metode trapesium dan metode Simpson dapat diimplementasikan pada bahasa pemrograman Pascal sehingga diperoleh software penentuan luas daerah poligon dengan hasil yang sama dengan nilai eksak.Metode trapesium dan metode Simpson sama-sama efektif dalam penentuan luas daerah berbentuk poligon. Perhitungan menggunakan bahasa pemrograman Pascal antara metode trapesium dan metode Simpson menunjukkkan bahwa hasil luas daerah berbentuk poligon sama dengan nilai eksaknya (tidak ada galat) serta dalam mengeksekusi algoritma pada pemrograman pascal tersebut menunjukkan waktu eksekusi yang sama.
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR PENYEBAB TIMBULNYA RASA TAKUT SISWA AKAN KEGAGALAN DALAM MEMPELAJARI MATEMATIKA Jais, Ernawati; Rezky, Raizal; Siombiwi, Shinta
Mandalika Mathematics and Educations Journal Vol 1, No 2 (2019): Edisi Desember
Publisher : FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (492.191 KB) | DOI: 10.29303/mandalika.v1i2.1596

Abstract

This study aims to describe the factors that caused the fear of class VIII students to fail in learning mathematics at Baubau State Middle School 18. This research is a qualitative descriptive study. The data sources in this study were VIII grade students at Baubau 18 Public Middle School who had a mathematical value of ? 65 and the sample used was taken by Cluster Random Sampling technique. The research instruments used in the study were observation sheets, questionnaire sheets, and interview guidelines. Data collection techniques were carried out through observation, questionnaires, and interviews. The data analysis technique used in this study is data reduction, data display, and conclusion. The results of the study showed that i.e. (1) the factors of associating friends, obtained a percentage of 81.08% indicating that the factors of associating with the emergence of fear of students' failure to learn mathematics were classified as very high; (2) teacher factors obtained percentage of 80.71% which is also classified as very high; (3) Factors related to self-motivation obtained a percentage of 70.92%, this shows that self-motivation factors towards the emergence of fear of students will fail in learning mathematics, relatively high.AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan faktor-faktor penyebab timbulnya rasa takut siswa kelas VIII akan kegagalan dalam mempelajari matematika di SMP Negeri 18 Baubau. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Sumber data dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII di SMP Negeri 18 Baubau yang memiliki nilai matematika  dan sampel yang digunakan diambil dengan teknik Cluster Random Sampling. Instrument penelitian yang digunakan dalam penelitian adalah lembar observasi, lembar angket, dan pedoman wawancara. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui metode observasi, angket, dan wawancara. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu reduksi data, display data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) faktor teman bergaul, diperoleh presentase sebesar 81,08% menunjukkan bahwa faktor teman bergaul terhadap timbulnya rasa takut siswa akan kegagalan dalam mempelajari matematika tergolong sangat tinggi; (2) faktor guru diperoleh presentase sebesar 80,71% yang juga tergolong sangat tinggi; (3) Faktor yang berkaitan dengan motivasi diri sendiri diperoleh presentase sebesar 70,92%, hal ini menunjukkan bahwa faktor motivasi diri sendiri terhadap timbulnya rasa takut siswa akan kegagalan dalam mempelajari matematika, tergolong tinggi.
COMPARATIVE JUDGEMENT (CJ) Riantini, Ni Komang; Apsari, Ratih Ayu Ayu
Mandalika Mathematics and Educations Journal Vol 1, No 1 (2019): Edisi Juni
Publisher : FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (495.28 KB) | DOI: 10.29303/jm.v1i1.1241

Abstract

Comparative judgement (CJ), merupakan suatu penilaian yang secara penuh hanya dilakukan oleh ahli di bidang keahliannya. Dalam penilaian CJ pengaturan ahli tidak menggunakan rubrik untuk menghitung skor untuk setiap siswa, sebaliknya ahli hanya memandang sekumpulan pekerjaan siswa dan mengidentifikasi mana yang lebih baik berdasarkan rubrik yang telah ditentukan dan mengidentifikasi jawaban siswa yang lebih baik dalam satu tes dengan membandingkan dua jawaban siswa kemudian mengurutkan peringkat dari yang terbaik sampai yang sangat kurang. Dalam makalah ini dipilih tiga ahli untuk membandingkan keduan jawaban siswa, dengan tes yang digunakan berupa tes essay. Subjek yang digunakan dalam makalah ini adalah siswa kelas XI AP 4 SMK Negeri 2 Singaraja dengan jumlah siswa 40 orang yang terdiri dari 25 siswa laki-laki dan 15 siswa perempuan. Potensi untuk CJ sebagai alat untuk kolaborasi internasional dalam penilaian, mengevaluasi pembelajaran siswa disekolah, keterlibatan, dan pengalaman siswa. Hasil yang didapatkan menunjukkan bahwa penilaian dengan menggunakan CJ menunjukkan hasil yang sangat positif dan efektif dalam memfasilitasi penilaian siswa untuk mencapai solusinya dan meningkatkan pemahaman konsep matematika siswa.Kata kunci: Comparative Judgement (CJ), Penilaian Ahli
PROFIL KEMAMPUAN KOMUNIKASI VISUAL-VERBAL DALAM PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA Silviana, Dewi; Hadi, Arnasari Merdekawati
Mandalika Mathematics and Educations Journal Vol 1, No 2 (2019): Edisi Desember
Publisher : FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (524.919 KB) | DOI: 10.29303/mandalika.v1i2.1570

Abstract

This research aim to discusses the profile of visual-verbal communication ability in mathematical problem solving from students' mathematics learning achievement. The instruments in this study were the researchers themselves, visual-verbal communication mathematics problem solving test and interview guidelines. Subjects in this study were 2 students with high learning achievement (PBT), 2 students with moderate learning achievement (PBS), and 2 students with low learning achievement (PBR). The results showed that students with high learning achievement improve verbal communication and mathematical communication skills that are more complicated than students with learning achievement who are solving mathematical problems. Meanwhile, students with low learning achievement solve problems by communicating verbal mathematical symbol. AbstrakPenelitian ini bertujuan mengungkap profil kemampuan komunikasi visual-verbal dalam pemecahan masalah matematika dilihat dari prestasi belajar matematika siswa. Instrumen dalam penelitian ini adalah peneliti sendiri, tes pemecahan masalah matematika komunikasi visual-verbal dan pedoman wawancara. Subjek penelitian terdiri dari 2 orang siswa prestasi belajar tinggi (PBT), 2 orang siswa prestasi belajar sedang (PBS), dan 2 orang siswa prestasi belajar rendah (PBR). Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa dengan prestasi belajar tinggi meningkatkan kemampuan komunikasi visual dan matematis verbal yang lebih rumit dari siswa dengan prestasi belajar sedang memecahkan masalah matematika. Sementara, siswa dengan prestasi belajar rendah memecahkan masalah dengan komunikasi simbol matematis verbal. Siswa prestasi belajar rendah memecahkan masalah dengan komunikasi simbol matematis verbal. 
PROFIL ARGUMENTASI MAHASISWA DALAM MELAKUKAN PEMBUKTIAN PADA TOPIK ANALISIS KOMPLEKS Hapipi, Hapipi; Azmi, Syahrul; Turmuzi, Muhammad
Mandalika Mathematics and Educations Journal Vol 1, No 1 (2019): Edisi Juni
Publisher : FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (785.033 KB) | DOI: 10.29303/jm.v1i1.1243

Abstract

Tulisan ini merupakan bagian dari penelitian yang dimaksudkan untuk mendapatkan gambaran tentang profil argumentasi mahasiswa Matematika FKIP Unram dalam melakukan pembuktian matematik. Tulisan ini hanya fokus pada data responden dalam mengembangkan argumen pembuktian pada topik Analisis Kompleks. Hasil analisis menunjukkan bahwa mahasiswa masih mengalami kesulitan dalam menyajikan argumen pembuktian yang valid. Dari 62 responden dalam membuktikan dua pernyataan matematik, diketahui bahwa hanya 24.2% argumen valid, sedangkan sisanya tidak valid, bahkan 14.5% diantaranya tidak menjawab. Kelemahan argumen yang dikembangkan diakibatkan oleh kombinasi antara tidak tepatnya Data maupun Warrant yang digunakan.

Page 1 of 2 | Total Record : 11