cover
Contact Name
Novi Savarianti Fahrani
Contact Email
novi.savarianti@gmail.com
Phone
+6281319402942
Journal Mail Official
novi.savarianti@gmail.com
Editorial Address
Pusat Pengkajian dan Penelitian Kepegawaian Badan Kepegawaian Negara Jl. Mayjen. Sutoyo No. 12 Cililitan-Jakarta Timur
Location
Kota adm. jakarta timur,
Dki jakarta
INDONESIA
Civil Service : Jurnal Kebijakan dan Manajemen PNS
ISSN : 19787103     EISSN : 25411276     DOI : -
Jurnal kebijakan dan manajemen pegawai negeri adalah jurnal peer-review yang diterbitkan dua kali setahun (Juni dan November). Isi jurnal berisi analisis penelitian yang dilakukan oleh semua lapisan aparatur PNS dengan substansi diskusi terkait isu-isu terkait pengelolaan PNS. Setiap diskusi memberikan perspektif kritis dan analisis yang meyakinkan sehingga dapat menjadi jalan keluar dari berbagai masalah yang telah dan sedang melalui kerja teoretis sebuah penelitian. Jurnal ini didedikasikan dan diterbitkan dalam upaya untuk meningkatkan kualitas pengorganisasian, perencanaan dan pelaksanaan birokrasi, serta kinerja tata kelola Aparatur Sipil Negara.
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol 12 No 1 Juni (2018): Jurnal Kebijakan dan Manajemen PNS" : 7 Documents clear
ANALISIS PEMBERIAN TUNJANGAN KINERJA DI LINGKUNGAN PEMERINTAH DAERAH Irfan, Muhlis
Jurnal Manajemen Kepegawaian Vol 12 No 1 Juni (2018): Jurnal Kebijakan dan Manajemen PNS
Publisher : Badan Kepegawaian Negara | The National Civil Service Agency

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (301.975 KB)

Abstract

Sebagai upaya untuk mewujudkan internal equity dalam pemberian tambahan penghasilan atau tunjangan kinerja PNS Daerah, perlu disusun suatu metode atau model yang tepat dan benar. Penelitian ini ditujukan untuk menyusun model yang dapat mempedomani Pemerintah Daerah dalam pemberian tambahan penghasilan atau tunjangan kinerja. Metode yang digunakan adalah metode penelitian kebijakan (policy research). Sedangkan, analisis data dilakukan secara kualitatif yang mendasarkan pada data-data sekunder yang berupa dokumen-dokumen regulasi yang diperoleh dari beberapa daerah. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disusun suatu metode atau model pemberian tunjangan kinerja yang mengacu pada dua variabel, yakni: variabel besaran tunjangan kinerja dan variabel pemberian tunjangan kinerja. Besaran tunjangan kinerja didasarkan pada penilaian beban pekerjaan, tanggungjawab dan resiko jabatannya. Sedangkan, pemberian tunjangan kinerja didasarkan atas penilaian kinerja atau prestasi kerja dan penilaian administrasi dari masing-masing PNS. Kata kunci: Tunjangan Kinerja, Model Pemberian Tunjangan Kinerja, PNS Daerah.
HUBUNGAN PERSEPSI DUKUNGAN ORGANISASI DAN KINERJA Manurung, Maria Gracia
Jurnal Manajemen Kepegawaian Vol 12 No 1 Juni (2018): Jurnal Kebijakan dan Manajemen PNS
Publisher : Badan Kepegawaian Negara | The National Civil Service Agency

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (287.43 KB)

Abstract

Program Keluarga Berencana dinilai belum berhasil di Pemerintah Provinsi J karena salah satu tujuan program belum tercapai sejak tahun 2012. Penyebabnya antara lain adalah menurunnya kinerja Penyuluh Keluarga Berencana (PKB) karena jumlah PKB yang berkurang dan belum bisa ditambah. Dinas XYZ sebagai pengelola PKB di Provinsi J mengalami reorganisasi dan pergantian pimpinan di tahun 2015 dan 2017 yang berdampak pada penambahan tugas pokok fungsi organisasi dan penambahan beban kerja. Pegawai juga merasakan perbedaan perlakuan dari organisasi, yaitu berkurangnya kepedulian dan penghargaan dari organisasi pada pegawai. Penelitian ini bertujuan melihat hubungan persepsi dukungan organisasi dan kinerja pada PKB. Dilakukan Survei Persepsi Dukungan Organisasi dan Kinerja pada 180 PKB. Dari hasil diperoleh hubungan yang signifikan antara persepsi dukungan organisasi dan kinerja pada PKB. Dengan demikian Dinas XYZ dalam menyusun program pembinaan SDM maupun penyusunan kebijakan penilaian kinerja perlu memuat unsur dukungan organisasi agar program dapat terlaksana dan target organisasi bisa tercapai. Kata kunci: persepsi dukungan organisasi, kinerja, penyuluh
PERAN MEDIASIRASA AMAN PSIKOLOGIS PADA KESIAPAN UNTUK BERUBAH DI LEMBAGA PEMERINTAH Trisari, Windy Dian
Jurnal Manajemen Kepegawaian Vol 12 No 1 Juni (2018): Jurnal Kebijakan dan Manajemen PNS
Publisher : Badan Kepegawaian Negara | The National Civil Service Agency

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (361.74 KB)

Abstract

Dalam rangka reformasi birokrasi, perubahan menjadi hal yang harus dihadapi oleh lembaga pemerintah agar dapat menunjukkan kinerja lebih baik yang diharapkan oleh masyarakat dan sesuai dengan semangat orientasi pelayanan, namun pada umumnya masih banyak lembaga yang belum berhasil melakukan perubahan karena kurangnya kesiapan untuk berubah dan adanya sikap negatif pegawai terhadap perubahan. Pegawai untuk menjadi siap dalam menghadapi perubahan memerlukan iklim psikologis yang aman.Rasa aman psikologis dapat memfasilitasi kebutuhan belajar dan berkembang melalui rasa aman pada pegawai untuk mengambil risiko dianggap salah atau tidak mampu oleh atasan dan lingkungan kemudian berani mengambil inisiatif untuk terlibat dalam perubahan. Untuk mendukung suasana rasa aman dibutuhkan gaya kepemimpinan pelayan. Kepemimpinan pelayan dipandang sebagai kepemimpinan yang bermanfaat melalui caranya dalam membangun, melibatkan, dan mengembangkan pegawai.Hal ini menjadi acuan dalam penelitian untuk melihat peran rasa aman psikologissebagai variabel penengah pada hubungan antara kepemimpinan pelayan dan kesiapan untuk berubah. Penelitian dilakukan kepada pegawai negeri sipil pada salah satu lembaga pemerintah dengan mengukur persepsi terhadap kepemimpinan pelayan, rasa aman psikologis dan kesiapan untuk berubah yang dirasakan oleh pegawai. Hasil penelitian menunjukkan rasa aman psikologis dapat berperan sebagai variabel penengah sebagian pada hubungan antara kepemimpinan pelayan dengan kesiapan untuk berubah. Dalam hal ini kepemimpinan pelayan memiliki efek langsung dan tidak langsung, yaitu melalui rasa aman psikologis, terhadap kesiapan untuk berubah. Kata kunci: kesiapan untuk berubah, rasa aman psikologis, kepemimpinan pelayan
ANALISIS KEBUTUHAN DIKLAT DI PEMERINTAHAN Ilona, Vetty
Jurnal Manajemen Kepegawaian Vol 12 No 1 Juni (2018): Jurnal Kebijakan dan Manajemen PNS
Publisher : Badan Kepegawaian Negara | The National Civil Service Agency

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (408.849 KB)

Abstract

Penelitian ini menggunakan metode kualitatif yang menekankan pada analisis data mengenai analisis kebutuhan diklat. Teknik yang digunakan adalah studi dokumen dan literature. DalamUU No 5 tahun 2014 pasal 70 ayat 1 dan 2 tentang Aparatur Sipil Negara yang menyatakan bahwa setiap pegawai ASN memiliki hak dan kesempatan untuk mengembangkan kompetensi.Pengembangan kompetensi sebagaimana dimaksud pada ayat (1) antara lain melalui pendidikan dan pelatihan, seminar, kursus, dan penataran. Sayangnya belum banyaknya ASN yang dipenuhi haknya. Pada tahun 1999 Amstrong menyampaikan bahwa pendidikan dan pelatihan adalah modifikasi perilaku secara sistematis melalui usaha pelatihan dan pengembangan sebagai hasil dari pendidikan, instruksi, pengembangan dan rencana pengalaman. Agar pendidikan dan pelatihan mendapatkan hasil yang diharapkan maka dilakukan analisis kebutuhan diklat. Noe di tahun 2010 membuat tiga analisis untuk mengetahui kebutuhan diklat yaitu dengan analisis organisasi, analisis tugas dan analisis individu. Yang menjadi pertanyaan dalam penelitian ini adalah bagaimana analisis kebutuhan diklat di pemerintahan? Kata kunci: Pendidikan dan Pelatihan, Analisis Kebutuhan Diklat
PENINGKATAN KINERJA APARATUR DESA DALAM MELAKSANAKAN TUGAS ADMINISTRASI DESA MELALUI PENDIDIKAN DAN PELATIHAN Atika, Nurul
Jurnal Manajemen Kepegawaian Vol 12 No 1 Juni (2018): Jurnal Kebijakan dan Manajemen PNS
Publisher : Badan Kepegawaian Negara | The National Civil Service Agency

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (245.207 KB)

Abstract

Aparat pemerintah desa memiliki peranan yang penting dalam menentukan maju mundurnya suatu unit pemerintahan. Untuk menyelenggarakan administrasi desa yang efektif diperlukan pendidikan, dan pelatihan yang dilakukan oleh pemerintah desa terhadap aparatur pemerintah desa, sedangkan di kantor desa ini masih terdapat beberapa permasalahan diantaranya kurangnya penguasaan terhadap teknologi, rendahnya pelayanan publik serta kurangnya kedisiplinan kerja aparatur. Metode penelitian yang digunakan ialah pendekatan kualitatif yang merupakan metode untuk memahami makna dari sejumlah individu atau kelompok orang yang dianggap berasal dari masalah sosial dan kemanusiaan, untuk mengetahui hasil kinerja aparatur serta faktor-faktor pendukung dan penghambat dalam meningkatkan kinerja aparatur desa sungai teluk setelah dilakukannya pendidikan dan pelatihan dapat disimpulkan hal-hal sebagai berikut : Kualitas dan kuantitas kinerja aparatur desa sungai teluk sudah dikategorikan memuaskan namun terkendala oleh fasilitas yang kurang memadai, Aparatur masih kurang teliti dalam melakukan pelayanan, Aparatur desa kurang memiliki rasa tanggung jawab, Aparat desa sungai teluk bekerja sesuai dengan kemampuan masing-masing, Motivasi sangat dibutuhkan untuk meningkatkan semangat kerja aparatur desa sungai teluk, Faktor pendidikan sangat berpengaruh dalam kinerja seseorang, Kurangnya kedisiplinan, Kurangnya fasilitas dikantor desa sungai teluk, Kurangnya jumlah aparatur desa serta terlambatnya gaji aparatur desa Sungai Teluk Kecamatan Sangkapura Kabupaten Gresik. Kata kunci: Kinerja, Aparatur Desa, Administrasi, Pendidikan, Pelatihan.
IMPLEMENTASI PENGALIHAN JABATAN STRUKTURAL KE JABATAN FUNGSIONAL MELALUI INPASSING/PENYESUAIAN (STUDI KASUS DI UNIVERSITAS PADJADJARAN) Rohida, Leni
Jurnal Manajemen Kepegawaian Vol 12 No 1 Juni (2018): Jurnal Kebijakan dan Manajemen PNS
Publisher : Badan Kepegawaian Negara | The National Civil Service Agency

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (321.121 KB)

Abstract

Tujuan dari penelitian ini menganalisis mengenai implementasi pengalihan jabatan struktural ke jabatan fungsional melalui inpassing/penyesuaian, hal ini merupakan salah satu sumber penting dalam pengembangan sumber daya manusia ASN Universitas Padjadjaran yang profesionalisme, Secara khusus, melalui riset ini diharapkan dapat mengungkapkan mekanisme secara berkesinambungan proses sinkronisasi tata kelola dan distribusi jabatan fungsional sesuai dengan kompetensinya. Pola inpassing dinilai sebagai salah satu bentuk pengisian jabatan fungsional yang strategis agar terjadi distribusi pemerataan pegawai pada jabatan fungsional dan terjadi mobilitas ASN baik secara vertikal maupun horizontal berbasiskan kualifikasi dan kompetensi yang memadai. Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Metode kualitatif ini merupakan prosedur penelitian yang menghasilkan data deskriptif berupa kata-kata tertulis atau lisan dari orang-orang dan perilaku yang dapat diamati . Hasil dari penelitian ini diharapkan dapat memberikan informasi mengenai Perencanan jumlah dan kualifikasi SDM fungsional tertentu; program pendidikan dan pelatihan, pengembangan dan jenjang karir SDM fungsional tertentu; Pengelolaan dan perencanan sistem kompetensi dan kinerja SDM fungsional tertentu dan Penyusunan sistem dan SOP SDM sehingga menghasilkan jabatan fungsional yang profesional.
STRATEGI PENGEMBANGAN KOMPETENSI WIDYAISWARA MELALUI KNOWLEDGE SHARING Mundiarsih, Alfiah Pra
Jurnal Manajemen Kepegawaian Vol 12 No 1 Juni (2018): Jurnal Kebijakan dan Manajemen PNS
Publisher : Badan Kepegawaian Negara | The National Civil Service Agency

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (396.919 KB)

Abstract

Bagi organisasi publik yang berbasis pendidikan dan pelatihan, knowledge sharing antar pegawai menjadi sangat penting dalam mengembangkan potensinya. Dalam penyelenggaraan diklat, Widyaiswara menjadi salah satu unsur penting dalam transfer knowledge. Tugas utama Widyaiswara adalah melaksanakan pendidikan, pengajaran dan pelatihan Pegawai Negeri Sipil, evaluasi dan pengembangan pelatihan di Lembaga Pelatihan Pemerintah. Pengembangan kompetensi berbasis pengetahuan menjadi kunci bagi Widyaiswara untuk dapat menghasilkan aparatur yang kompeten dan profesional di bidangnya. Permasalahan yang timbul sejauh ini yaitu kompetensi dan pengetahuan yang dimiliki Widyaiswara masih belum sesuai dengan yang diharapkan. tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis strategi pengembangan kompetensi Widyaiswara melalui knowledge sharing. Penelitian ini merupakan studi pustaka yang menggunakan data sekunder berdasarkan buku dan karya ilmiah. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa peningkatan kompetensi Widyaiswara melalui knowledge sharing dapat dikembangkan dengan tiga hal, yaitu pertama melalui pertemuan baik formal maupun informal, kedua melalui dukungan pimpinan dalam hal fasilitas ruangan dan teknologi untuk berbagi pengetahuan serta membangun kepercayaan dan ketiga melalui penghargaan baik materi maupun non materi. Kata kunci: Knowledge sharing, Widyaiswara, Kompetensi

Page 1 of 1 | Total Record : 7


Filter by Year

2018 2018


Filter By Issues
All Issue Vol 13 No 2 Nov (2019): Jurnal Kebijakan dan Manajemen PNS Vol 13 No 1 Juni (2019): Jurnal Kebijakan dan Manajemen PNS Vol 12 No 2 November (2018): Jurnal Kebijakan dan Manajemen PNS Vol 12 No 1 Juni (2018): Jurnal Kebijakan dan Manajemen PNS Vol 11 No 2 November (2017): Jurnal Kebijakan dan Manajemen PNS Vol 11 No 1 Juni (2017): Jurnal Kebijakan dan Manajemen PNS Vol 10 No 2 November (2016): Jurnal Kebijakan dan Manajemen PNS Vol 10 No 1 Juni (2016): Jurnal Kebijakan dan Manajemen PNS Vol 9 No 2 November (2015): Jurnal Kebijakan dan Manajemen PNS Vol 9 No 1 Juni (2015): Jurnal Kebijakan dan Manajemen PNS Vol 8 No 2 November (2014): Jurnal Kebijakan dan Manajemen PNS Vol 8 No 1 Juni (2014): Jurnal Kebijakan dan Manajemen PNS Vol 7 No 2 November (2013): Jurnal Kebijakan dan Manajemen PNS Vol 7 No 1 Juni (2013): Jurnal Kebijakan dan Manajemen PNS Vol 6 No 2 November (2012): Jurnal Kebijakan dan Manajemen PNS Vol 6 No 1 Juni (2012): Jurnal Kebijakan dan Manajemen PNS Vol 5 No 2 November (2011): Jurnal Kebijakan dan Manajemen PNS Vol 5 No 1 Juni (2011): Jurnal Kebijakan dan Manajemen PNS Vol 4 No 2 November (2010): Jurnal Kebijakan dan Manajemen PNS Vol 4 No 1 Juni (2010): Jurnal Kebijakan dan Manajemen PNS Vol 3 No 2 November (2009): Jurnal Kebijakan dan Manajemen PNS Vol 3 No 1 Juni (2009): Jurnal Kebijakan dan Manajemen PNS Vol 2 No 2 November (2008): Jurnal Kebijakan dan Manajemen PNS Vol 2 No 1 Juni (2008): Jurnal Kebijakan dan Manajemen PNS Vol 1 No 2 November (2007): Jurnal Kebijakan dan Manajemen PNS Vol 1 No 1 Juni (2007): Jurnal Kebijakan dan Manajemen PNS More Issue