cover
Contact Name
Ronasari Mahaji Putri
Contact Email
putrirona@gmail.com
Phone
+6282132872259
Journal Mail Official
putrirona@gmail.com
Editorial Address
Jl. Telaga Warna Tlogomas Malang Telp. 0341 565500 fax 0341 655522
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
JAPI (Jurnal Akses Pengabdian Indonesia)
ISSN : -     EISSN : 25483463     DOI : http://dx.doi.org/10.33366/japi.v4i1.1154
JAPI (Jurnal Akses Pengabdian Indonesia) ISSN 2548-3463 (online) adalah jurnal peer-review yang menerbitkan artikel tentang pengabdian masyarakat.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 71 Documents
IBM-PAGUYUBAN IBU-IBU KELURAHAN TEGALWERU: PERANCANGAN DESAIN PRODUCT LABEL DAN TRADEMARK OLEH-OLEH KHAS MALANG PRODUKSI DESA TEGALWERU KABUPATEN MALANG Rahmadianto, Sultan Arif; Kesuma, Ruth Febriana; Yuniati, Yuyun
JAPI (Jurnal Akses Pengabdian Indonesia) Vol 4, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (395.316 KB) | DOI: 10.33366/japi.v4i1.1229

Abstract

Program pemberdayaan masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan omset penjualan produk olahan oleh-oleh khas Malang yang diproduksi oleh paguyuban ibu-ibu Kelurahan Tegalweru, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang melalui perancangan desain product label dan trademark. Strategi untuk mencapai tujuan tersebut adalah melalui program IbM yang meliputi dua kegiatan, yaitu (1) sosialisasi materi pengantar desain sebagai alat pemasaran produk yang efektif dan (2) perancangan desain product label dan trademark produk olahan oleh-oleh khas Malang. Sasaran program ini adalah paguyuban ibu-ibu di kelurahan Tegalweru, Dau, Malang. Kegiatan sosialisasi materi pengantar desain sebagai alat pemasaran produk yang efektif dilaksanakan dalam satu kali pertemuan dengan pimpinan paguyuban ibu-ibu dalam bentuk presentasi dan diskusi. Adapun kegiatan perancangan desain product label dan trademark dilaksanakan selama kurang lebih 6 bulan dalam bentuk program pendampingan. Keberhasilan program pengabdian masyarakat ini ditentukan berdasarkan peningkatan wawasan tentang desain sebagai alat pemasaran produk yang efektif dan peningkatan omset dari penjualan produk olahan oleh-oleh khas Malang. Hasilnya adalah meningkatnya pengetahuan dan ketrampilan dalam bidang pengemasan produk olahan oleh-oleh khas Malang yang lebih menarik dan adanya desain product label dan trademark sebagai identitas produk olahan oleh-oleh khas Malang yang lebih menarik. Hasil ini menggambarkan bahwa program pengabdian pada masyarakat paguyuban ibu-ibu Kelurahan Tegalweru efektif untuk meningkatkan omset penjualan produk olahan oleh-oleh khas Malang.
STUDI KELAYAKAN USAHA PEMBUATAN BATA MERAH BERBAHAN BAKU SEDIMEN BENDUNGAN SENGGURUH Widowati, Widowati; Sinaga, Aldon
JAPI (Jurnal Akses Pengabdian Indonesia) Vol 1, No 1 (2016)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (427.475 KB) | DOI: 10.33366/japi.v1i1.458

Abstract

Pembuatan Bata Merah berbahan baku Sedimen Sengguruh memiliki karakteristik yang unik. Memanfaatkan masalah bendungan sengguruh atas sedimentasi yang terjadi, pengrajin bata merah sengguruh memperoleh peluang ekonomi. Hal ini yang mendorong tim IBM memilih kelompok ini sebagai mitra. Permasalahan utama dalam keberlanjutan usaha ini adalah kelayakan usaha ini secara ekonomi. Dari 5 skenario yang dirancang, dapat ditarik kesimpulan sebagai berikut : (1) Keuntungan, tertinggi ditunjukkan oleh kenario E dengan nilai keuntungan Rp. 121.253.422,-., (2) Efisiensi ekonomi yang dinyatakan dengan RCR, menunjukkan skenario E merupakan skenario paling ekonomis dengan nilai RCR 1,28, (3) Waktu pencapaian titik impas terbaik ditunjukan oleh skenario B, D dan E yang terjadi dalam waktu 2 tahun, (4). BEP Harga terbaik diperoleh skenario D dengan harga pokok produksi sebesar Rp. 324,- per batang, (5) Tingkat BCR terbaik diperoleh skenario E dengan nilai BCR 2,17
RANCANG BANGUN PERALATAN BANTU UNTUK PENINGKATAN MUTU PENGANYAM ROTAN KUALITAS UNGGUL Putra, Toni Dwi; Fatkhurohman, Fatkhurohman; Budiantono, Bambang
JAPI (Jurnal Akses Pengabdian Indonesia) Vol 3, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (378.799 KB) | DOI: 10.33366/japi.v3i2.1014

Abstract

Usaha penyamanan rotan merupakan profesi yang banyak ditekuni oleh sebagian masyarakat di Kelurahan Balearjosari Blimbing Kota Malang. Salah satu usahawan Bapak Sutikno dengan dengan label ?Teq Production? mendapat binaan dari Universitas Widyagama melalui Program Pengabdian kepada Masyrakat yang didanai DRPM Dikti.Pengusaha rotan ini diberi pendampingan berupa pelatihan ilmu tentang keterampilan menganyam, pendampingan : pemasaran produk, manajemen aliran dana dan barang produk, ilmu tentang hukum niaga, merek dagang, perpajakan, izin usaha, dan maintenance perawatan mesin las argon dan mesin potong rotary untuk bahan kayu dan aluminium (yang menggunakan bahan dasar kayu, rotan dan aluminium serta besi). Peralatan yang digunakan adalah alat kompresor angin, alat tembak paku dan keluwesan dalam menganyam. Jumlah penganyam rotan berjumlah 11 orang dengan latar belakang belakang pendidikan SD, SMP dan SMA. Kwalitas barang hasil olahan dari Cak Tik (Bapak Sutikno) sangat baik (pelanggan puas) dan selalu dipantau juga oleh Deperindak kota malang. Keterampilan dan keahlian Cak Tik ini juga dipakai oleh mahasiswa perguruan tinggi negeri dan swasta dalam membina kejuaraan membuat mini atur desain yang menggunakan bahan dari rotan dan kayu.. Penghasilan rata rata dari pekerja sudah baik yaitu rp 2 juta perbulan.Pembinaan pada cak tik (Teq Production) merupakan kelanjutan dari program pengabdian dari DRPM Dikti Jakarta mulai SKIM Iptek Bagi Produk Ekspor (IBPE) mulai tahun 2014, Iptek bagi Pengembangan Usaha Daerah (IbPUD) sampai dengan Program Pengembangan Produk Unggulan Daerah (PPPUD) yang akan berakhir ditahun 2019.
PELATIHAN TOEP BAGI MAHASISWA Lutviana, Rizky; Mafulah, Siti
JAPI (Jurnal Akses Pengabdian Indonesia) Vol 3, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (658.058 KB) | DOI: 10.33366/japi.v3i1.845

Abstract

Kemampuan berbahasa Inggris yang dibuktikan dengan sertifikat keahliah berbahasa Inggris seperti TOEP merupakan salah satu pesyaratan yang umum digunakan dalam rangka melamar pekerjaan ataupun melanjutkan studi ke jenjang yang lebih tinggi. Oleh karena itu, mahasiswa perlu diberikan bekal kemampuan berbahasa Inggris yang dibuktikan dengan sertifikat. Permasalahan yang dihadapi oleh mitra program pengabdian masyarkat ini adalah (1) Kurang tersedianya materi ajar yang up to date and lengkap, (2) materi kurang terkoordinir dengan baik, (3) tersedianya waktu yang singkat untuk pelatihan, dan (4) nilai rata-rata yang rendah. Solusi dari permasalahan tersebut adalah memberikan pelatihan TOEP secara rutin selama 2 minggu, 4 pertemuan setiap kelas yang berisikan (1) pemberian materi mengenai pentingya kemampuan bahasa Inggris dalam era saat ini, (2) pelatihan TOEP dengan menggunakan metode pengajaran note taking untuk Listening Section (3) pelatihan TOEP dengan menggunakan metode error analysis untuk Structure and Written Expression Section, dan (3) pelatihan TOEP dengan menggunakan metode metacognitive strategy untuk Reading Section
PKM KOPI RAKYAT KELOMPOK WANITA TANI (KWT) “NGUDI RAHAYU“ DESA KEBOBANG WONOSARI KABUPATEN MALANG Hidayatullah, Syarif Hidayatullah; Windhyastiti, Irany Windhyastiti; Aristanto, Eko Aristanto; Khouroh, Umu Khouroh; Rachmawati, Ike Kusdyah
JAPI (Jurnal Akses Pengabdian Indonesia) Vol 4, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (461.554 KB) | DOI: 10.33366/japi.v4i2.1583

Abstract

Kelompok Wanita Tani (KWT) Ngudi Rahayu Dusun Lopawon Desa Kebobang Kabupaten Malang diprakarsai oleh Ibu Partini berdiri sejak tahun 2016. Awal pendiriannya KWT Ngudi Rahayu ini masih beranggota 12, namun seiring dengan perkembangan dan kegiatan usaha yang ada saat ini KWT Ngudi Rahayu sudah memiliki 27 orang. Desa Kebobang merupakan salah satu desa di Kabupaten Malang yang memiliki perkebunan kopi yang cukup luas namun, pengolahan proses produksi kopi yang ada masih belum dikelola dengan maksimal seperti masih dilakukan secara individu dan penggunaan teknologi tepat guna yang masih sederhana. Kelompok Wanita Tani ini awalnya dibentuk untuk pengolahan kopi yang tidak bisa dilakukan secara individu bisa dilakukan secara berkelompok. Namun Masih ada beberapa kendala yang dihadapi oleh KWT Ngudi Rahayu, yaitu Peralatan yang digunakan masih secara tradisional/manual sehingga jumlah produksi yang dihasilkan masih relatif terbatas selain itu masih belum meratanya semangat dan motivasi dalam peningkatan usaha kelompok kerja, Lamanya waktu proses produksi, kualitas hasil, belum ada kemasan serta kualitas produk menjadi permasalahan yang butuh sentuhan bantuan pada mitra. Beberapa hal ini yang menjadi keterbatasan KWT Ngudi Rahayu, untuk itu hal ini sangat membutuhkan tambahan ketrampilan dan motivasi guna menumbuhkan minat aktifitas usaha/bisnis .Melihat dari kondisi yang ada pada mitra pengabdi merasa penting untuk membantu dan mencari solusi serta penentuan prioritas program dari beberapa permasalahan yang dialami mitra. Pelaksanaan kegiatan pada Mitra KWT Ngudi Rahayu adalah Peningkatan kapasitas proses produksi dengan pengadaan alat bantu mesin semi otomatis., Perluasan pangsa pasar dengan mengadakan pembuatan Web Blog promosi serta Peningkatan minat dan motivasi berwirausaha dengan pelatihan manajemen bisnis usaha. Melalui program PKM yang sedang berjalan ini. Sesuai dengan jadwal yang disepakati dengan Mitra KWT Ngudi Rahayu , pelatihan akan dilaksanakan pada Bulan Juli dan Agustus. Kegiatan yang saat ini sedang dilakukan adalah: persiapan dalam pengadaan mesin penggoreng kopi semi otomatis, Pelatihan yang sudah selesai dilakukan adalah pelatihan pembuatan label produk , meningkatkan kapasitas dan efisiensi produksi, pendampingan dan implementasinya, serta penetapan Standard operating procedure dan pengenalan promosi produk lewat media online. Luaran kegiatan pengabdian kepada masyarakat sampai disusunya laporan kemajuan ini adalah berupa: (1) Bantuan peralatan mesin penggoreng kopi semi otomatis; (2) Pembuatan media pemasaran online dengan blog (3) publikasi media massa (4) Publikasi Ilmiah
PEMANFAATAN AMPAS TAHU UNTUK OLAHAN PANGAN DARI LIMBAH PENGOLAHAN INDUSTRI TAHU DI KELURAHAN TUNGGULWULUNG KOTA MALANG Wirawan, Wirawan; Suliana, Gatut; Iskandar, Taufik
JAPI (Jurnal Akses Pengabdian Indonesia) Vol 2, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (377.686 KB) | DOI: 10.33366/japi.v2i1.605

Abstract

UKM Pengolahan Bapak Agus bertempat tinggal di Desa Tunggulwulung Kecamatan Lowokwaru Kota Malang merupakan UKM yang sudah berproduksi dalam pengolahan tahu lebih dari 20 tahun. Selama ini hanya menghasilkan tahu putih dan tahu gembos. Sedangkan UKM tricah telah memproduksi olahan pangan dari bahan baku kedelai seperti susu kedelai, lumpiah tahu dan kue kering. Keuntungan yang tidak terlalu besar menyebabkan UKM ini tidak berkembang sejak pertama kali berdiri. Pemasaran tahu hanya berkisar di pasar sekitar seperti pasar Merjosari dan sekarang meluas ke daerah karangploso Kabupaten Malang. Industri Tahu yang dijalankan di area perkotaan yang padat penduduk. Industri tahu menghasilkan limbah cair dan padat, seringkali menimbulkan bau yang tidak sedap terutama limbah padat dan seringkali mendapatkan keluhan dari warga. Limbah padat yang dihasilkan dijual dengan harga yang relatif rendah yaitu Rp. 20.000 / karung atau kapasitas 40 Kg. Selama ini pemanfaatan ampas tahu hanya di gunakan untuk campuran pakan maupun tempe bongkrek. Solusi yang ditawarkan atas semua permasalah yang dihadapi oleh kedua Mitra/UKM akan disesuaikan dengan tujuan yaitu : adanya keberpihakan yang ditujukan langsung kepada masyarakat melalui fasilitasi peralatan proses produksi untuk olahan pangan dan tepung serta memberikan ketrampilan kepada UKM dan kelompok warga dalam mengolah limbah / hasil samping dari ampas tahu menjadi produk yang mempunyai nilai ekonomi yang lebih besar. Bentuk Kegiatan yang akan dikerjakan adalah 1) Fasilitasi alat penggiling pengolahan ampas tahu menjadi tepung, 2) Fasilitasi alat pengolahan dari tepung ampas tahu menjadi produk olahan pangan seperti nungget ampas, lumpia dan kerupuk, 3) Pelatihan dan pendampingan kepada UKM tentang proses produksi roti dan kerupuk, 4) Pelatihan manajemen usaha, pemasaran dan kemasan.
PEMBINAAN SAPTA USAHA PETERNAKAN KAMBING JAWARANDU DESA PAMBON, BRONDONG, KABUPATEN LAMONGAN Ali, Usman; Arifin, Rois
JAPI (Jurnal Akses Pengabdian Indonesia) Vol 4, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (237.254 KB) | DOI: 10.33366/japi.v4i1.1227

Abstract

Program Kemitraan Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan peternak kambing dalam berbagai aspek produksi dan manajemen peternakan sistem intensif mengacu pada sapta usaha peternakan. Target khusus program PKM adalah peternak kambing dapat memanfaatkan limbah agroindustri lokal (ampas tahu, kulit daging kelapa, tongkol jagung ampas kecap dan bekatul) yang difermentasi untuk meningkatkan kualitas pakan sebagai pakan konsentrat serta melakukan reboisasi untuk menjaga lingkungan yang asri dengan penanaman sistem tiga strata (STS) pada lahan pertanian dan menggunakan pupuk organik dari kotoran kambing. Untuk pencapaian tujuan dan target PKM, maka tim pengabdi menggunakan berbagai metode yaitu penyuluhan, pelatihan dan demo pembuatan fermentasi dan formulasi limbah agroindustri sebagai pakan konsentrat dan model penanaman STS, pembinaan dan pendampingan usaha. Program PKM ini direspon peternak kambing yang proaktif dalam semua kegiatan penyuluhan, pelatihan dan pelatihan fermentasi pakan dan pendampingan usaha. Sebelumnya peternak kambing memberikan pakan hijauan digantung, maka dengan dibuatkan palungan dan bantuan mesin copper, maka pemberian hijauan dicacah dahulu dan dimasukkan dalam palungan sehingga pakan tidak tercecer dan lebih efisien. Selain itu dibantu kambing pejantan unggul dari luar mengurangi inbreeding. Selanjutnya peternak mengaplikasikan ilmu yang diperoleh dengan memperbaiki manajemen produksi peternakan kambing sistem intensif yang menggunakan bahan pakan lokal dari limbah agroindustri yang difermentasi dahulu agar lebih berkualitas, bergizi dan palatabel yang dapat meningkatkan produktifitas ternak kambing sehingga pendapatan dan keuntungan peternak bertambah. Luaran program PKM ini adalah metode fermentasi pakan, formulasi pakan konsentrat dari limbah agroindustri lokal, model penanaman sumber hijauan dalam STS dan artikel jurnal pengabdian masyarakat ISSN. Kesimpulan program PKM ini yaitu peternakan kambing menuju intensif dan mengacu pada sapta usaha peternakan.
ANALISIS TEKNOLOGI MESIN PENGOLAH DAN NILAI TAMBAH KERIPIK SALAK PONDOH PADA KELOMPOK SRIKANDI KELURAHAN SUMBERGONDO KECAMATAN BUMIAJI KOTA BATU Arvianti, Eri Yusnita; Sasmito, Cahyo; Setyowati, Karunia
JAPI (Jurnal Akses Pengabdian Indonesia) Vol 2, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (318.071 KB) | DOI: 10.33366/japi.v2i1.593

Abstract

Pengolahan buah salak pondoh dapat meningkatkan nilai jual dan pendapatan produsen. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui teknologi pengolahan keripik salak dan menganalisis nilai tambah keripik salak pada kelompok Srikandi kelurahan Sumbergondo Malang. Metode penelitian yang digunakan adalah metode studi kasus, responden yang dipilih adalah kelompok Srikandi yang merupakan gabungan ibu rumah tangga pengrajin keripik salak. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan data sekunder, data dianalisis dengan menggunakan analisis deskriptif dan analisis nilai tambah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa teknologi pengolah keripik salak yang bagus dan menghasilkan keripik salak yang berkualitas bernilai jual tinggi di kelompok Srikandi adalah melalui mesin penggoreng vacuum frying (mesin penggoreng hampa udara). Nilai tambah keripik salak pondoh adalah sebesar Rp 861/Kg.
PEMBENTUKAN SRIKANDI ASI KELOMPOK PENDUKUNG ASI EKSKLUSIF (KP-ASI) DALAM GERAKAN GEMAR ASI EKSKLUSIF MELALUI KADER POSYANDU DI DESA SAMBIGEDE KECAMATAN SUMBERPUCUNG KABUPATEN MALANG Mayasari, Senditya Indah; Jayanti, Nicky Danur
JAPI (Jurnal Akses Pengabdian Indonesia) Vol 4, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (233.647 KB) | DOI: 10.33366/japi.v4i1.1154

Abstract

Permasalahan pemberian ASI eksklusif dipengaruhi oleh beberapa faktor, diantaranya masih sangat terbatasnya tenaga konselor ASI (KP-ASI), belum adanya peraturan perundangan tentang pemberian ASI, belum maksimalnya kegiatan pemberian konseling / edukasi, sosialisasi, advokasi, dan kampanye terkait pemberian ASI maupun MP-ASI, masih kurangnya ketersediaan sarana dan prasarana, serta belum optimalnya pembina kelompok pendukung ASI. Faktor lain adalah faktor sosial budaya seperti dukungan suami, ketidaktahuan masyarakat, gencarnya promosi susu formula, dan kurangnya fasilitas menyusui di tempat kerja. Tujuan pembentukan dan peningkatan ketrampilan Srikandi ASI sebagai motivator KP-ASI Eksklusif oleh kader posyandu sehingga mampu memberikan berbagi pengalaman tentang menyusui kepada ibu menyusui lainnya. Peningkatan kualitas pendampingan melalui pelatihan belum pernah dilakukan sehingga dapat memberikan solusi bagi permasalahan yang dihadapi masyarakat yang berhubungan dengan pemberian ASI Eksklusif. Solusi yang ditawarkan adalah pembentukan Srikandi ASI Kelompok Pendukung ASI Eksklusif (KP-ASI) oleh kader posyandu di Desa Sambigede Kec. Sumberpucung. Meningkatan peran dan fungsi kader posyandu melalui pelatihan konselor ASI. Pendampingan pada kader posyandu selama proses pelaksanaan kegiatan. Monitoring dan evaluasi oleh bidan pelaksana terhadap KP-ASI yang telah dibentuk. Rangkaian kegiatan ini dilakukan selama 1 bulan (Agustus-September 2018). Kegiatan ini mencapai hasil terbentuknya Kader KP-ASI dengan adanya komitmen bersama dan terlaksananya pendampingan Kader KP-ASI selama 4 hari.
PEMBERDAYAAN WANITA PADA DUA KELOMPOK IBU RUMAH TANGGA BHAKTI LUHUR DAN SEKARWANGI DALAM MEMBANTU PENINGKATAN PENDAPATAN KELUARGA Arvianti, Eri Yusnita; Suroto, Karunia Setyowati; Situmeang, Tourusman
JAPI (Jurnal Akses Pengabdian Indonesia) Vol 1, No 1 (2016)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (461.37 KB) | DOI: 10.33366/japi.v1i1.454

Abstract

Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap pengetahuan usaha kerajinan rumahan disektor informal yaitu pemanfaatan kertas koran bekas untuk kerajinan tangan yang beraneka ragam. Selama ini sampah dari kertas koran dianggap sebagai barang yang tidak memiliki nilai jual. Kegiatan ini berusaha memotivasi ibu-ibu rumah tangga yang ada dikelompok Bhakti Luhur dan Sekarwangi untuk mengubah pola pikir ibu-ibu agar mereka mau memanfaatkan kertas koran bekas yang ada dijadikan kerajinan tangan dalam rangka meningkatkan pendapatan keluarga. Metode yang diterapkan pada kedua kelompok ini adalah metode pemberdayaan masyarakat, melalui kegiatan pelatihan, penyuluhan, dan pendampingan dengan pengenalan teknologi daur ulang sampah dari kertas koran menjadi kerajinan tangan yang beraneka ragam