cover
Contact Name
Koko Tampubolon
Contact Email
koko.tampubolon@gmail.com
Phone
+6285276304246
Journal Mail Official
agrinula@utnd.ac.id
Editorial Address
Fakultas Pertanian dan Peternakan Universitas Tjut Nyak Dhien Jl. Rasmi No. 28 Medan Telp/Fax. (061) 8451508 / (061) 4534731 Email : agrinula@utnd.ac.id
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
AGRINULA: Jurnal Agroteknologi dan Perkebunan
ISSN : -     EISSN : 26557673     DOI : 10.36490/agri
AGRINULA: Journal of Agrotechnology and Plantations is a scientific publication for lecturers and other researchers which contains information on the results of research in agriculture and plantations. The AGRINULA: Journal of Agrotechnology and Plantations contains scientific articles from research both in the form of basic research, applied and community service as well as ideas that contain information on agriculture, especially in the fields of Horticulture, Food Science, Agronomy, Weed Science, Soil Science, Plant Protection, Plant Breeding, Seed Technology and Plantation Science. The AGRINULA: Journal of Agrotechnology and Plantations has published 2 (two) issues in a year (April and October).
Articles 7 Documents
KAJIAN GULMA ELEUSINE INDICA SEBAGAI FITOREMEDIATOR LOGAM BERAT Tampubolon, Koko; Zulkifli, Tengku Boumedine Hamid; Alridiwirsah, Alridiwirsah
AGRINULA: Jurnal Agroteknologi dan Perkebunan Vol 3 No 1 (2020): AGRINULA: Jurnal Agroteknologi dan Perkebunan
Publisher : Fakultas Pertanian dan Peternakan, Universitas Tjut Nyak Dhien

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (438.23 KB) | DOI: 10.36490/agri.v3i1.82

Abstract

Pendahuluan: Gulma telah dilaporkan merugikan bagi pertanian, namun menguntungkan bai lingkungan. Laporan gulma Eleusine indica sebagai fitoremediasi logam berat pada lahan bekas tambang masih tergolong sedikit. Tujuan review artikel ini adalah mengkaji mekanisme gulma Eleusine indica dalam fitoremediasi beberapa logam berat. Hasil kajian: Gulma Eleusine indica tergolong tumbuhan hiperakumulator dikarenakan mampu meremediasi beberapa logam berat. Berdasarkan penelitian sebelumnya, bahwa gulma Eleusine indica memiliki mekanisme fitostabilisasi dan fitoekstraksi dalam meremediasi beberapa logam berat.
EKSPLORASI MAKROFAUNA TANAH DI TANAMAN KAKAO PADA MUSIM KEMARAU Sijabat, Octanina Sari; Berliana, Yunida; Nadhira, Ahmad
AGRINULA: Jurnal Agroteknologi dan Perkebunan Vol 3 No 1 (2020): AGRINULA: Jurnal Agroteknologi dan Perkebunan
Publisher : Fakultas Pertanian dan Peternakan, Universitas Tjut Nyak Dhien

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (549.748 KB) | DOI: 10.36490/agri.v3i1.83

Abstract

Pendahuluan: Tujuan penelitian ini untuk mengidentifikasi jenis makrofauna tanah yang ada pada tanaman kakao yang menghasilkan dan tanaman kakao yang belum menghasilkan. Metode Penelitian: Penelitian ini dilaksanakan di kebun kakao rakyat, Kabupaten Langkat, dan dilanjutkan identifikasi serangga di Laboratorium Hama Tanaman, Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara, Medan dari bulan April sampai Mei 2019. Penelitian ini menggunakan metode deksriptif kuantitatif. Hasil Penelitian: terdapat beberapa ordo Hymenoptera, Orthoptera, Coleoptera, Oligochaeta, dan Araneae dengan jumlah makrofauna yang berbeda.
PENGGUNAAN KOMPOS SAMPAH KOTA DALAM UPAYA MEREHABILITASI TANAH SAWAH TERDEGRADASI DI DESA ARAS KABU KECAMATAN BERINGIN KABUPATEN DELI SERDANG Harahap, Fitra Syawal; Walida, Hilwa; Dalimunthe, Badrul Ainy; Rauf, Abdul; Sidabuke, Simon Haholongan; Hasibuan, Rosmidah
AGRINULA: Jurnal Agroteknologi dan Perkebunan Vol 3 No 1 (2020): AGRINULA: Jurnal Agroteknologi dan Perkebunan
Publisher : Fakultas Pertanian dan Peternakan, Universitas Tjut Nyak Dhien

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (388.002 KB) | DOI: 10.36490/agri.v3i1.85

Abstract

Pendahuluan: Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji alternatif pengelolaan lahan sawah melalui pemberian pupuk organik kompos sampah kota di Desa Aras Kabu, Kecamatan Beringin, Kabupaten Deli Serdang. Metode Penelitian: Penelitian ini dilaksanakan di Desa Aras Kabu Kecamatan Beringin, Kabupaten Deli Serdang dengan ketinggian 11 meter diatas permukaan laut. Analisa tanah dilaksanakan di Laboratorium Fisika Tanah, Konservasi Tanah & Air, dan Laboratorium Riset Teknologi, Fakultas Pertanian Universitas Sumatera Utara. Penelitian ini dilaksanakan pada Maret-Juli 2017. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok non-faktorial dengan dosis bahan organik (B) kompos sampah kota, yaitu B0 = kontrol, B1 = 1,5% (28,70 ton/ha), B2 = 3,0% (57,40 ton/ha), B3 = 4,5% (96,10 ton/ha), B4 = 6,0% (104,80 ton/ha). Hasil Penelitian: Pemberian kompos sampah kota sebanyak 96,10 - 104,80 ton/ha dapat memperbaiki sifat tanah di Desa Aras Kabu, Kecamatan Beringin hingga kandungan bahan organik tanah mencapai 3%.
RESPON PEMBERIAN ZPT AUKSIN DAN BERBAGAI MEDIA TANAM TERHADAP BIBIT KELAPA SAWIT (ELAEIS GUINEENSIS JACQ) DI PEMBIBITAN AWAL (PRE NURSERY) Razali, Razali; Siregar, Hasby Agung Prabowo
AGRINULA: Jurnal Agroteknologi dan Perkebunan Vol 2 No 1 (2019): AGRINULA: Jurnal Agroteknologi dan Perkebunan
Publisher : Fakultas Pertanian dan Peternakan, Universitas Tjut Nyak Dhien

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (153.672 KB) | DOI: 10.36490/agri.v2i1.37

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji Pengaruh Pemberian ZPT Auksin dan Berbagai Media Tanam terhadap Bibit Kelapa Sawit (Elaeis guineensis Jacq) Di Pembibitan Awal (Pre Nursery). Metode yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) Faktorial terdiri dari dua factor yaitu: Faktor pertama: Pemberian Ragam Media Tanam 3 taraf : M0 = Top Soil 100%, M1= Top Soil 50%, Blotong Tebu 50%. M2= Blotong Tebu 70%, Top Soil 30%. Faktor kedua : Pemberian ZPT Auksin 4 taraf : A0= tanpa ZPT Auksin, A1= 10 ml/ liter, A2= 15 ml/liter, A3= 20 ml/liter. Ragam media tanam yang diberikan adalah media tanam yang sesuai dengan perlakuan yakni M0 = Top Soil 100%. M1= Top Soil 50%, Blotong Tebu 50%. M2 = Blotong Tebu 70%, Top Soil 30%. Blotong Tebu yang diberikan adalah Blotong yang telah siap pakai. Pemberian ZPT Auksin ke media tanaman topsoil sesuai dengan perlakuan yakni A0 = tanpa ZPT Auksin, A1 = 10 ml/liter, A2= 15 ml/liter, A3= 20 ml/liter. Pemberian ZPT Auksin diberikan satu bulan setelah tanam (5 MST) atau 2 kali penyiraman yakni 5 MST dan 7 MST. Hasil penelitian menunjukkan pemberian ragam media tanam (top soil 100%, top soil 50%, Blotong Tebu 50% dan Blotong Tebu 70%, top soil 30%), ZPT Auksin (A0= tanpa ZPT Auksin, ZPT Auksin 10 ml/ liter air, ZPT Auksin 15 ml/liter air dan ZPT Auksin 20 ml/liter), dan interaksinya memberikan hasil yang tidak nyata pada semua parameter pengamatan tinggi tanaman luas daun, diameter batang umur serta bobot basah tanaman dan berat kering.
PENGARUH INTERVAL PENYIRAMAN DAN PEMBERIAN MIKORIZA TERHADAP PERTUMBUHAN BIBIT KAKAO (THEOBROMA CACAO L.) PADA BERBAGAI MEDIA TANAM Kurniawan, Dedi
AGRINULA: Jurnal Agroteknologi dan Perkebunan Vol 3 No 1 (2020): AGRINULA: Jurnal Agroteknologi dan Perkebunan
Publisher : Fakultas Pertanian dan Peternakan, Universitas Tjut Nyak Dhien

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (492.746 KB) | DOI: 10.36490/agri.v3i1.80

Abstract

Pendahuluan: Tujuan penelitian ini untuk menentukan interval penyiraman, pemberian mikoriza, serta media tanam terbaik pada pembibitan kakao. Metode Penelitian: Penelitian ini dilaksanakan di rumah kassa Balai Penelitian Tebu dan Tembakau Deli (BPTD) Medan Propinsi Sumatera Utara, dari bulan September sampai Desember 2017. Rancangan penelitian yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok Faktor pertama adalah interval penyiraman, dengan tiga taraf yaitu penyiraman 1, 3, dan 5 hari sekali. Faktor kedua adalah mikoriza, yang terdiri dari tiga taraf yaitu tanpa mikoriza, mikoriza 50 gr/tan, dan mikoriza 100 gr/tan. Faktor ketiga adalah media tanam, dengan empat taraf yaitu media tanam tanah, tanah + serat, tanah + TKKS, dan tanah + sludge. Hasil Penelitian: Interval penyiraman 3 hari sekali dengan pemberian mikoriza konsentrasi 100 gr/tan pada media tanah + serat merupakan perlakuan yang terbaik untuk pertumbuhan bibit kakao yaitu pada diameter batang dan jumlah daun.
KAJIAN VARIASI JARAK TANAM DAN DOSIS PUPUK DOLOMIT TERHADAP PERTUMBUHAN KACANG TANAH (ARACHYS HIPOGEAE L) DI LAHAN PASANG SURUT Zulkifli, Tengku Boumedine Hamid; Putra, Irwan Agusnu
AGRINULA: Jurnal Agroteknologi dan Perkebunan Vol 2 No 1 (2019): AGRINULA: Jurnal Agroteknologi dan Perkebunan
Publisher : Fakultas Pertanian dan Peternakan, Universitas Tjut Nyak Dhien

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (80.282 KB) | DOI: 10.36490/agri.v2i1.36

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jarak tanam dan pemberian dolomite di Lahan Pasang Surut. Penelitian ini dilaksanakan lahan pasang surut yang ada di Desa Sei Ular , Kecamatan Secanggang, Kabupaten Langkat dengan ketinggian tempat ± 1 m dpl selama 4 bulan Juni - September 2014). Tujuan jangka panjang dari penelitian ini adalah dapat kiranya ditentukan diharapkan dapat menekan Na+ dalam tanah, sehingga dapat pH Tanah menjadi sesuai bagi tanaman kacang tanah. Penelitian dilakukan dengan menggunakan rancangan acak kelompok (RAK) Faktorial terdiri dari dua faktor yaitu : Faktor pertama : Variasi Jarak Tanam (J) yakni :J0 = Jarak Tanam 20 cm x 20 cm, J1 = Jarak Tanam 30 cm x 20 cm J2 = Jarak Tanam 40 cm x 20 cm. Faktor Kedua : Pupuk Dolomit (D), yakni D0 = 0/plot, D1 = 3 ton/ha, D2= 6 ton/ha D3= 9 ton/ha. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan hasil produksi yang nyata . Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian perlakuan jarak tanam dan pupuk dolomite pada tanaman kacang tanah memberikan hasil yang nyata pada beberapa pengamatan. Pemberian pupuk dolomite mampu memberikan tekanan atau mengurangi kadar Na di lahan pasang surut.
PENERAPAN LIMBAH KOTORAN SAPI DAN KAPUR KALSIUM OKSIDA (CAO) PADA PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI TANAMAN KACANG PANJANG (VIGNA SINENSIS L.) Fauzi, Rezki; Zulkifli, Tengku Boumedine Hamid; Tampubolon, Koko; Putra, Irwan Agusnu; Berliana, Yunida; Kurniawan, Dedi; Razali, Razali; Sijabat, Octanina Sari
AGRINULA: Jurnal Agroteknologi dan Perkebunan Vol 3 No 1 (2020): AGRINULA: Jurnal Agroteknologi dan Perkebunan
Publisher : Fakultas Pertanian dan Peternakan, Universitas Tjut Nyak Dhien

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (421.48 KB) | DOI: 10.36490/agri.v3i1.86

Abstract

Pendahuluan: Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan dosis yang sesuai dari limbah kotoran sapi, kapur kalsium oksida maupun interaksinya dalam meningkatkan pertumbuhan dan produksi tanaman kacang panjang. Metode Penelitian: Penelitian dilaksanakan di Desa Secanggang, Kecamatan Secanggang, Kabupaten Langkat pada Juni-September 2017. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok Faktorial, faktor pertama (limbah kotoran sapi) dosis L0 = 0 ton/ha; L1 = 10 ton/ha; dan L2 = 20 ton/ha. Faktor kedua (kapur kalsium oksida) dosis K0 = 0 ton/ha; K1 = 3 ton/ha; K2 = 6 ton/ha; dan K3 = 9 ton/ha. Data dianalisis uji F dan dilanjutkan uji DMRT 5% menggunakan software IBM SPSS Statistic v.20. Hasil Penelitian: Limbah kotoran sapi dosis 10-20 ton/ha signifikan meningkatkan tinggi tanaman umur 4 Minggu Setelah Tanam (MST) dan produksi tanaman/plot kacang panjang masing-masing berkisar 2,14-2,50% dan 13,00-15,98%, serta dosis 20 ton/ha signifikan meningkatkan produksi tanaman/sampel sebesar 17,44% dibandingkan kontrol. Aplikasi kapur kalsium oksida dosis 9 ton/ha signifikan meningkatkan tinggi tanaman kacang panjang pada umur 4 MST sebesar 2,46%, dan dosis 6-9 ton/ha siginifikan meningkatkan produksi tanaman/sampel dan produksi tanaman/plot, namun tertinggi terdapat pada dosis 6 ton/ha masing-masing sebesar 13,51% dan 20,16% dibandingkan kontrol. Interaksi limbah kotoran sapi dengan kapur kalsium oksida berpengaruh tidak nyata terhadap pertumbuhan dan produksi kacang panjang.

Page 1 of 1 | Total Record : 7