cover
Contact Name
Euis Kurniati
Contact Email
euiskurniati@upi.edu
Phone
+62818630149
Journal Mail Official
edukid@upi.edu
Editorial Address
Departemen Pedagogik Program Studi PGPAUD Universitas Pendidikan Indonesia
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Edukids: Jurnal Pertumbuhan, Perkembangan, dan Pendidikan Anak Usia Dini
Core Subject : Education,
Jurnal Edukids bertujuan untuk memfasilitasi penyebaran penelitian tentang isu-isu yang berkaitan dengan pendidikan anak usia dini untuk menyelesaikan masalah dalam pendidikan dan pembelajaran. Jurnal ini berisi artikel penelitian yang diproses melalui blind peer review. Jurnal Edukids menerima artikel tentang pendidikan anak, perkembangan anak, kurikulum dan pembelajaran, ilmu pengetahuan dan teknologi untuk anak-anak, kebijakan yang berkaitan dengan anak-anak, pendidikan guru untuk anak usia dini, pengasuhan anak, ilmu pengetahuan dan teknologi untuk anak-anak, dan bidang lain yang berkaitan dengan anak usia dini. Jurnal Edukids dapat mengakomodasi para peneliti, dosen, pengamat pendidikan anak-anak, mahasiswa, praktisi di bidang pendidikan anak usia dini untuk mempublikasikan pekerjaan mereka secara luas.
Articles 60 Documents
PENATAAN KELAS PADA PAUD INKLUSI Yusra, Shofie Rizqita; Mariyana, Rita; Djohaeni, Henny
Edukids: Jurnal Pertumbuhan, Perkembangan, dan Pendidikan Anak Usia Dini Vol 16, No 2 (2019)
Publisher : Prodi PGPAUD

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (230.84 KB) | DOI: 10.17509/edukid.v16i2.21530

Abstract

Abstrak: Penerapan program sekolah inklusi pada Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) saat ini dirasa masih kurangnya kesiapan sekolah dalam menyenlenggarakan sistem inklusi. Salah satunya adalah penataan kelas di sekolah inklusi yang belum sepenuhnya inklusif. Penataan kelas inklusi baiknya yaitu dapat menciptakan dan menjaga komunitas kelas yang hangat, menerima keanekaragaman, dan menghargai perbedaan. Akan tetapi kemampuan guru dalam mengatur suasana kelas yang ramah untuk anak berkebutuhan khusus maupun anak regular seringkali masih kurang optimal. Untuk itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penataan kelas dan hambatan dalam penataan kelas inklusi di Taman Kanak-kanak Mutiara Bunda. Penelitian dilakukan menggunakan metode studi kasus dengan pendekatan kualitatif yang dilakukan di Taman Kanak-kanak Mutiara Bunda. Dengan menggunakan teknik pengumpulan data yaitu observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Adapun sebagai hasil temuan di lapangan sebagai berikut, penataan kelas indoor yang inklusi di PAUD yang inklusi yaitu adanya ruang stimulus sebagai tempat anak berkebutuhan khusus mendapatkan stimulasi yang sesuai dengan kebutuhannya, penataan kelas outdoor yang inklusi di PAUD yang inklusi yaitu adanya ruang,bahan yang aman dan aksesibilitas untuk anak berkebutuhan. Lingkup- lingkup yang terkait berupa pihak yang terlibat, desain dan sarana prasaana yang digunakan dalam penataan kelas serta SOP penataan kelas yang dimiliki TK Mutiara Bunda.
KECEPATAN MENAMBAH KOSAKATA BAHASA SUNDA ANAK MELALUI KEGIATAN NGAWIH PUPUH SUNDA Oktapiani, Cica Sri; Rudiyanto, Rudiyanto; Kurniawati, Leli
Edukids: Jurnal Pertumbuhan, Perkembangan, dan Pendidikan Anak Usia Dini Vol 15, No 1 (2018)
Publisher : Prodi PGPAUD

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (824.832 KB) | DOI: 10.17509/edukid.v15i1.20153

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh permasalahan yang muncul pada anak-anak Kelompok B Kelas Ubur-Ubur TK Labortorium Percontohan UPI, yaitu masih rendahnya kosakata Bahasa Sunda anak yang terlihat dari hasil observasi bahwa 90% anak berada pada kategori kurang dan 10% berada pada kategori cukup. Karena pentingnya kosakata Bahasa Sunda anak dalam kehidupan sehari-hari maka diperlukan upaya untuk menambah kosakata bahasa sunda anak, salah satunya melalui kegiatan ngawih pupuh sunda. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah kegiatan ngawih pupuh sunda dapat menambah kosakata Bahasa Sunda anak pada Kelompok B Kelas Ubur-Ubur Tk Labortorium Percontohan UPI. Metode penelitian yag digunakan dalam penelitian ini adalah metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) kolaboratif anatara peneliti dan guru kelas. Penelitian ini mengadaptasi desain Kemmis dan McTaggart. Lokasi penelitian di laksanakan di Tk Laboratorium Percontoha UPI dengan partisipan sebayak 10 anak. Hasil penelitian yang di dapatkan pada kondisi awal menambah kosakata bahasa sunda menunjukan sebagian besar anak berada pada kategori kurang (K). pada akhir siklus I terlihat penambahan kosakata sebagan besar anak mulai berada pada kategori cukup (C). kemudian peningkatan yang signifikan muncul pada akhir siklus II yaitu sebagia besar anak berada pada kategori baik (B). kegiatan ngawih pupuh sunda ternyata dapat menambah kosakata bahasa sunda anak khususnya Kelompok B Kelas Ubur-Ubur Tk Labortorium Percontohan UPI.
PENGARUH PENGGUNAAN ALAT PERMAIANAN EDUKATIF BUSY BOOK TERHADAP PERKEMBANGAN KECERDASAN VISUAL-SPASIAL ANAK Annisa, R. Maryam Nur; Agustin, Mubiar; Eliyawati, Cucu
Edukids: Jurnal Pertumbuhan, Perkembangan, dan Pendidikan Anak Usia Dini Vol 14, No 1 (2017)
Publisher : Prodi PGPAUD

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (199.724 KB) | DOI: 10.17509/edukid.v14i1.17095

Abstract

The Influence Of Teaching And Learning Using Busy Book Educative Game On Children?s Visual-Spatial Intelligence. Visual-spatial intelligence is strongly linked to the cognitive aspect, because this intelligence hones thinking ability and concentration. Teaching and learning using busy book educative game stimulates children?s cognitive aspect, enabling them to have optimal activities and curiosity. The aim of this research is to describe the influence of busy book educative games on children?s visual-spatial intelligence. This research employed quasi-experimental design, more precisely Nonequivalent Control Group Design by conducting observation to the control and experimental groups before and after treatment. The data were collected through observation method. The sample consisted of 15 and 13 experimental and control groups, respectively. The calculation of independent t-test results in 0.000, where 0.000 0.05, so that Ho is rejected and Ha is accepted. Based on this finding, it is concluded that busy book educative game has influence on the visual-spatial intelligence of children in the orange group of TK Negeri Pembina Cimahi. Pengaruh Penggunaan Alat Permaianan Edukatif Busy Book Terhadap Perkembangan Kecerdasan Visual-Spasial Anak. Kecerdasan visual-spasial erat kaitannya dengan aspek kognitif  karena kemampuan yang ada pada kecerdasan visual-spasial ini mengasah kemampuan berfikir dan konsentrasi. Melalui pembelajaran dengan menggunakan Alat Permainan Edukatif busy book ini menstimulasi aspek kognitif anak memungkinkan anak menunjukan aktivitas dan rasa ingin tahu yang optimal. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan bagaimana pengaruh alat permainan edukatif busy book terhadap kecerdasan visual-spasial anak. Penelitian ini menggunakan desain penelitian Quasi-Experimental jenis Nonequivalent Control Group Design dengan melakukan observasi sebelum perlakuan dan sesudah perlakuan pada kelompok kontrol dan eksperimen. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode observasi. Sampel pada penelitian ini masing-masing berjumlah 15 anak dari kelompok eksperimen dan 13 anak dari kelompok kontrol. Berdasarkan hasil perhitungan menunjukkan bahwa hasil uji t independen adalah 0,000, yang artinya 0,000 0,05, maka Ho ditolak dan Ha diterima. Berdasarkan penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh Alat Permainan Edukatif (APE) busy book terhadap kecerdasan visual-spasial anak di kelompok jeruk di TK Negeri Pembina Cimahi. Rekomendasi dari penelitian ini adalah guru diharapkan dapat menggunakan alat permainan edukatif busy book untuk menstimulus perkembangan kecerdasan visual-spasial anak.
HUBUNGAN ANTARA KEMAMPUAN GURU DALAM MELAKUKAN PENGELOLAAN LINGKUNGAN BELAJAR DENGAN MOTIVASI BELAJAR ANAK USIA DINI Ramdhayani, Azmi Noor; Agustin, Mubiar; Mariyata, Rita
Edukids: Jurnal Pertumbuhan, Perkembangan, dan Pendidikan Anak Usia Dini Vol 13, No 2 (2016)
Publisher : Prodi PGPAUD

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (412.383 KB) | DOI: 10.17509/edukid.v13i2.16916

Abstract

Abstrak  :  The  Relationship  Between  the  Ability  of  Teachers  in  Managing  the Learning  Environment  to  Early  Childhood  Learning  Motivation. This  study  aims to determine the  relationship between the ability of teachers in managing the learning environment to early childhood learning motivation.  This research using correlational. The  study  subjects  were  13  teachers.  Data  collection  techniques  in  this  research thorough  a  questionnaire  containing  the  ability  of  techers  in  managing  the  laerning environment  and  a  questionnaire  about  the  child?s  learning  motivation.  The  data analisys  technique  used  quantitative  desciptive  data  analysis  with  several  stages including  the  validation  peocess,  realibilitas,  correlation  analysis  and  conclusion.  The results showed a 100%  ability of techers in managing the learning environment in both categories.  Both  the  magnitude  of  correlation  0,584  so  it  can  be  concluded  there  is  a positive  relationship  between  the  ability  of  teachers  in  managing  the  learning environment to the children?s learning motivation. Recommendations given to teachers, teachers  are  expected  to  further  enhance  their  ability  to  manage  the  learning environment  because  it  is  not  directly  the  ability  of  techers  in  managing  the  learning environment influence the creation of early childhood?s learning motivation.Abstrak:  Hubungan  Antara  Kemampuan  Guru  dalam  Melakukan Pengelolaan Lingkungan Belajar dengan Motivasi Belajar Anak Usia Dini. Penelitian  ini  bertujuan  untuk  mengetahui  hubungan  antara  kemampuan  guru dalam melakukan pengelolaan lingkungan belajar dengan motivasi belajar anak usia  dini.  penelitian  ini  menggunakan  metode  korelasional.  Subjek  penelitian berjumlah 13 orang guru. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini, yaitu melalui  angket  yang  berisi  kemampuan  guru  dalam  melakukan  pengelolaan lingkungan  belajar  dan  angket  mengenai  motivasi  belajar  anak.  teknik  analisis data yang digunakan adalah analisis data deskriptif kuantitatif dengan beberapa tahapan  diantaranya  adalah  proses  validasi,  reliabilitas,  analisis  korelasi,  dan penarikan  kesimpulan.  Hasil  penelitian  menunjukkan  100%  kemampuan  guru dalam  melakukan  pengelolaan  lingkungan  belajar  dalam  kategori  baik,  dan 100%  motivasi  belajar  anak  usia  dini  dalam  kategori  baik.  Besarnya  korelasi keduanya    yaitu  sebesar  0,854    sehingga  dapat  disimpulkan  terdapat  hubungan yang positif  antara kemampuan guru dalam melakukan pengelolaan lingkungan belajar  dengan  motivasi  belajar  anak.  Rekomendasi  yang  diberikan  untuk  guru yaitu  guru  diharapkan  lebih  meningkatkan  lagi  kemampuan  guru  dalam melakukan  pengelolaan  lingkungan  belajar  karena  secara  tidak  langsung kemampuan  guru  dalam  melakukan  pengelolaan  lingkungan  belajar  ikut mempengaruhi terciptanya motivasi belajar anak.
KETELIBATAN ORANGTUA DALAM MENGOPTIMALKAN KEMAMPUAN BELAJAR ANAK Asmawati, Asmawati; Listiana, Aan; Romadona, Nur Faizah
Edukids: Jurnal Pertumbuhan, Perkembangan, dan Pendidikan Anak Usia Dini Vol 15, No 2 (2018)
Publisher : Prodi PGPAUD

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (269.049 KB) | DOI: 10.17509/edukid.v15i2.20603

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran keterlibatan orangtua dalam mengoptimalkan kemampuan belajar anak Se-Kecamatan Sukasari Kota Bandung  Tahun Ajaran 2018/2019. Metode penelitian yang digunakan adalah survey dengan menggunakan pendekatan kuantitatif. Sampel penelitian ini adalah orang tua yang mempunyai anak  berusia TK di kelompok B Se-Kecamatan Sukasri Kota Bandung dengan jumlah sampel 120 orang tua. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan teknik Simple Random Sampling. Instrumen yang digunakan adalah berupa kuesioner/angket dengan hasil uji reabilitas dan validasi yang telah dilakukan dengan hasil baik tentang keterlibatan orang tua yang dikembangkan sendiri oleh peneliti. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterlibatan orang tua di kecamatan Sukasari Kota Bandung secara umum berada pada persentase sedang yaitu 62,50%. Adapun bentuk keterlibatan orangtua dilingkungan rumah  yaitu pada aspek memberikan pengasuhan diperoleh sebesar 47,50%, menjalin komunikasi sebesar 63,30%, membelajarkan anak dirumah sebesar 53%, dan berkolaborasi dengan masyarakat  sebesar 32,80%. bentuk keterlibatan orangtua dilingkungan sekolah yaitu berperan mengambil keputusan disekolah sebesar 45%, menjalin komunikasi antara orangtua dan guru disekolah sebesar 40,80%, menjadi sukarelawan disekolah  sebesar 60,84%. Rekomendasi bagi orangtua sebaiknya dapat berperan aktif melibatkan diri dalam mengoptimalkan kemampuan belajar anak. Bagi guru PAUD diharapkan dapat berkolaborasi dengan orangtua dalam mengoptimalkan kemampuan belajar pada anak. Bagi peneliti selanjutnya yang meneliti dengan topik yang sama, dapat melakukan penelitian dengan menggunakan metode yang berbeda.
MENINGKATKAN KECERDASAN KINESTETIK MELALUI PEMBELAJARAN SENI PENCAK SILAT Dwidana, Rizki; Komang, I Gusti; Gustiana, Asep Deni
Edukids: Jurnal Pertumbuhan, Perkembangan, dan Pendidikan Anak Usia Dini Vol 14, No 2 (2017)
Publisher : Prodi PGPAUD

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (689.53 KB) | DOI: 10.17509/edukid.v14i2.20026

Abstract

Pelaksanaan pembelajaran di PAUD GAMUS Bandung lebih didominasi dengan metode konvensional yang mengakibatkan anak kurang aktif dalam bergerak. Maka tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kondisi objektif kecerdasan kinestetik anak, mendeskripsikan pelaksanaan pembelajaran seni pencak silat dan untuk mengetahui peningkatan kecerdasan kinestetik anak setelah dilaksanakan pembelajaran tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas (PTK) pada 18 anak di PAUD GAMUS Bandung. Desain pembelajaran seni pencak silat yang digunakan mengacu pada desain pembelajaran seni tari untuk anak usia dini meliputi (a) tujuan; (b) materi pembelajaran; (c) metode; (d) sarana dan prasarana; (e) proses pembelajaran; dan (f) evaluasi telah tercapai pada setiap siklus. Pada pra siklus, terdapat 14 anak (77,78%) yang memiliki kecerdasan kinestetik pada kategori kurang, 4 anak (22,22%) pada kategori cukup dan 0 anak (0,00%) pada kategori baik. Pada akhir siklus, terdapat 0 anak (0,00%) yang memiliki kecerdasan kinestetik pada kategori kurang, 3 anak (16,67%) pada kategori cukup dan 14 anak (83,33%) pada kategori baik. Kesimpulan dari hasil penelitian ini adalah pembelajaran seni pencak silat dapat meningkatkan kecerdasan kinestetik anak.
PENGARUH PERMAINAN TRADISIONAL ANJANG-ANJANGAN TERHADAP KARAKTER TANGGUNG JAWAB ANAK USIA DINI Kusmiati, Mia; kurniati, Euis; Aryaprasetya, I Gusti Komang
Edukids: Jurnal Pertumbuhan, Perkembangan, dan Pendidikan Anak Usia Dini Vol 13, No 2 (2016)
Publisher : Prodi PGPAUD

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (489.795 KB) | DOI: 10.17509/edukid.v13i2.16921

Abstract

The  Influence  Of  Anjang-anjangan  Traditional  Game  On  Young Children?s  Character  Trait  Of  Responsibility.  The  research  intends  to  find  the influence  of  anjang-anjangan  traditional  game  on  young  children?s  character  trait  of responsibility. It adopted quasi-experimental method with nonequivalent control group design.  The  research  was  conducted  to  Group  B  of  State  Kindergarten  Centeh, Bandung City, with a number of 14 and 17 children as the sample for the experimental and control groups, respectively. Data were collected using a research instrument in the form of observation guidelines. The results of the pretest show that 25% of the children in the experimental group had shown an emerging character trait of responsibility and the  rest  75%  had  not;  meanwhile,  36%  of  the  children  in  the  control  group  had demonstrated  an  emerging  character  trait  of  responsibility,  and  the  rest  64%  had  not. After  treatment,  results  of  the  posttest  show  that  the  number  of  children  in  the experimental  group  showing  the  emergence  of  responsibility  character trait  was 73%, and those who did not 27%, whereas in the control group the percentages of children who  showed  and  did  not  show  emerging  responsibility  character  trait  were  61%  and 39%,  respectively.  With  the  result  of  t-test  showing  that  p  (0.038)    0.05,  Ha  was accepted,  meaning  that  there  was  a  significant  difference  in  the  character  trait  of responsibility between the experimental and control groups. Based these findings, it is recommended  that  teachers  of  young  children  employ  anjang-anjangan  traditional game  as  one  of  the  alternative  methods  to  develop  young  children?s  responsibility character trait.    Abstrak: Pengaruh Permainan Tradisional Anjang-anjangan Terhadap Karakter Tanggung  Jawab  Anak  Usia  Dini.  Penelitian  ini  bertujuan  untuk  mengetahui pengaruh  permainan  tradisional  anjang-anjangan  terhadap  karakter  tanggung  jawab anak  usia  dini.  Metode  penelitian  yang  digunakan  adalah  kuasi  eksperimen  dengan desain  penelitian  nonequivalent  control  group  desain.  Penelitian  ini  dilakukan  pada kelompok  B  di  Taman  Kanak-kanak  Negeri  Centeh  Kota  Bandung,  dengan  jumlah sampel kelompok eksperimen sebanyak 14 orang dan kontrol sebanyak 17 orang. Data penelitian  diperoleh  menggunakan  instrumen  penenlitian  berupa  pedoman  observasi. Berdasarkan  hasil  penelitian  bahwa  data  pretest  pada  kelompok  eksperimen menunjukkan anak yang muncul karakter tanggung jawabnya sebanyak 25% dan yang belum muncul sebanyak 75%, pada kelompok kontrol  menunjukkan anak yang muncul karakter  tanggung  jawabnya  sebanyak  36%  dan  yang  belum  muncul  sebanyak  64%. Setelah  dilakukan  treatment  hasil  akhir  pada  data  posttest  kelompok  eksperimen menunjukkan anak yang muncul karakter tanggung jawabnya sebanyak 73% dan yang belum muncul sebanyak 27%, pada kelompok kontrol menunjukkan anak yang muncul karakter  tanggung  jawabnya  sebanyak  49%  dan  yang  belum  muncul  sebanyak  51%, dengan  perolehan  akhir    uji  t  menunjukkan  P  (0,038)    0,05  maka  Ha  diterima,  yang artinya  terdapat  perbedaan  yang  signifikan  karakter  tanggung  jawab  antara  kelompok eksperimen  dengan  kelompok  kontrol.  Berdasarkan  hasil  penelitian  tersebut  peneliti merekomendasikan  kepada  pendidik  anak  usia  dini  supaya  permainan  tradisional anjang-anjangan  dijadikan  sebagai  metode  alternative  mengembangkan  karakter tanggung jawab pada anak usia dini.   
EFEKTIVITAS PENGGUNAAN BUSY BOOK TERHADAP KECERDASAN LOGIKA MATEMATIKA ANAK USIA DINI Ezkanandyta, Nurul; Rachmawati, Yeni; Mariyana, Rita
Edukids: Jurnal Pertumbuhan, Perkembangan, dan Pendidikan Anak Usia Dini Vol 16, No 1 (2019)
Publisher : Prodi PGPAUD

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (65.605 KB) | DOI: 10.17509/edukid.v16i1.20874

Abstract

Anak usia dini adalah sosok individu yang sedang menjalani suatu proses perkembangan dengan pesat dan fundamental bagi kehidupan selanjutnya. Tugas-tugas perkembangan menjadi jalan untuk pemberian menstimulasi dan memberikan kegiatan atau aktivitas yang akan menghasilkan kemampuan dan keterampilan anak yang berguna bagi masa depannya dalam mencegah anak kesulitan berkomunikasi,. Kecerdasan logika matematika pada anak diharapkan terstimulasi dengan baik dengan harapan anak memiliki mental dan pemikiran cerdas, kreatif, dinamis, inovatif, mandiri, kritis, komunikatif, disiplin dan bertanggung jawab. mampu untuk menyelesaikan masalah, berpikir secara logis, serta terampil dalam mengolah angka. keberhasilan dalam menstimulasi kecerdasan logika matematika tergantung pada alat permainan edukatif yang digunakan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas penggunaan alat permainan edukatif busy book terhadap kecerdasan logika matematika anak usia dini. Metode penelitian yang digunakan adalah kuasi eksperimen dengan sampel penelitian yaitu kelompok B di TK Labschool UPI Bandung. Hasil penelitian diperoleh signifikansi sebesar 0,00 0,05 yang menunjukkan terdapat perbedaan profil kecerdasan logika matematika anak usia dini yang signifikan setelah menerapkan treatment pada kelompok eksperimen. Dengan demikian terdapat efektivitas dalam penggunaan alat permainan edukatif busy book. Analisis yang digunakan untuk memperkuat penelitian ini menggunakan grafik, tabel dan hasil uji statisika. Diharapkan pada penelitian selanjutnya dapat inovasi dan alat permainan edukatif yang variatif serta memiliki landasan teori yang kuat dalam penelitian.
PENGGUNAAN MEDIA TORSO MODEL GIGI UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MERAWAT GIGI DAN MULUT ANAK Wildan, Shofia Purnama
Edukids: Jurnal Pertumbuhan, Perkembangan, dan Pendidikan Anak Usia Dini Vol 14, No 2 (2017)
Publisher : Prodi PGPAUD

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (203.287 KB) | DOI: 10.17509/edukid.v14i2.20032

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih rendahnya kemampuan anak dalam merawat kesehatan gigi dan mulut. Terihat dari beberapa anak yang mengalami penyakit gigi, belum biasa merawat gigi dengan baik dan belum memeriksakan gigi secara rutin. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui penggunaan media torso model gigi dalam meningkatkan kemampuan merawat gigi anak kelompok B di TK. Dalam penelitian ini metode yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas dengan pendekatan kualitatif. Subjek penelitian anak kelompok B berjumlah 20 anak yang terdiri atas 6 anak laki ? laki dan 14 anak perempuan. Analisis data diperoleh melalui hasil observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat peningkatan kemampuan menggosok gigi / merawat kesehatan gigi dan mulut setelah menggunakan media Torso Gigi pada anak kelompok B. Pada penelitian siklus I akhir menunjukan peningkatan yang optimal yaitu pada umumnya anak dalam kategori B (Baik) sebanyak 30% dan pada sikus II akhir mengalami peningkatan yang sangat baik dengan dengan ketercapaian kategori B sebanyak 70%. Adapun rekomendasi bagi guru yaitu para guru perlu mengembangankan dan menciptakan media ? media pembelajaran anak yang menarik, salah satunya media torso. Media torso gigi dapat menjadi bahan pertimbangan bagi sekolah sebagai salah satu media pembelajaran yang dapat dikembangkan, sehingga dapat mengembangkan dan mengoptimalkan kemampuan anak dalam kemampuannya menggosok gigi.
GAMBARAN KETERAMPILAN SOSIAL EMOSI ANAK AUTISM SPECTRUM DISORDER (ASD) DI SEKOLAH PAUD INKLUSI BUNDA GANESA Dewi, Aulia Rahmawati; Juhanaini, Juhanaini; Listiana, Aan
Edukids: Jurnal Pertumbuhan, Perkembangan, dan Pendidikan Anak Usia Dini Vol 14, No 1 (2017)
Publisher : Prodi PGPAUD

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (119.858 KB) | DOI: 10.17509/edukid.v14i1.17088

Abstract

The Description of Social Emotional Skills Children with Autism Spectrum Disorder (ASD) in Paud Inklusi Bunda Ganesha.  Much research on emotional-social skills has been done; however, there is limited research on the emotional-social skills and stimulations for young children, especially those with Autism Spectrum Disorder (ASD). Therefore, the writer attempts to conduct research on ASD children focusing on their emotional-social skills. The problem in this research is formulated this way: ?How are the emotional-social skills of children with Autism Spectrum Disorder in Bunda Ganesa Early Childhood Education School described?? The research adopted a descriptive method with the qualitative approach. Qualitative research was selected because this research emphasizes investigative efforts to (naturally) study the on-going phenomena in the finding of the emotional-social skills of children with ASD at Bunda Ganesa Early Childhood Education School. The research involved a four-year-old boy diagnosed with ASD. The research was conducted from October 1 ? November 7, 2014. The findings show that children with ASD experience some obstacles, which support the existing theories, where children with ASD have difficulties in communicating, tend to avoid eye contact (not focused), and have difficulties in using gestures to communicate. In addition, children with ASD are inclined to enjoy being alone and become disinterested in playing with their friends. In the field, it is not impossible that the writer finds obstacles and problems during the writing of this undergraduate thesis. Teachers and schools are recommended to pay more attention and help improve the development of children with ASD because children have much potential to develop. Gambaran Keterampilan Sosial Emosi Anak Autism Spectrum Disorder (ASD) di Sekolah PAUD Inklusi Bunda Ganesa. Berbagai Penelitian Keterampilan Sosial emosional telah banyak dilakukan, namun dalam penjelasan tentang keterampilan sosial emosional serta stimulasi bagi anak usia dini masih sangat terbatas terutama bagi anak ASD. Untuk itu penulis mencoba meneliti anak ASD mengenai keterampilan sosial emosinya. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah Bagaimana Gambaran Keterampilan Sosial Emosi Anak Autism Spectrum Disorder di Sekolah PAUD Inklusi Bunda Ganesa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Penelitian kualitatif atau kajian kualitatif digunakan dalam penelitian ini karena penelitian ini menekankan pada upaya investigatif untuk mengkaji secara ( alamiah), fenomena yang tengah terjadi dalam mengetahui keterampilan sosial emosi anak Autism Spectrum Disorder (ASD) di sekolah PAUD Inklusi Bunda Ganesa. Subjek penelitian yang terlibat dalam penelitian ini adalah Anak laki-laki yang berusia 4 tahun yang di diagnosa mengalami Autism Spectrum Disorder (ASD). Pelaksanaan dimulai dari tanggal 1 Oktober -7 November 2014. Hasil Penelitian yang ditemukan anak ASD ini mengalami beberapa hambatan yang sesuai dengan teori yang sudah ada, dimana anak yang mengalami ASD akan mengalami kesulitan berkomunikasi, ia akan menghindari kontak mata (tidak fokus), kesulitan dalam menggunakan sikap tubuh untuk berkomunikasi. Dan cenderung anak yang mengalami ASD ini lebih senang untuk menyendiri dan tidak tertarik untuk bermain bersama teman-temannya. Dalam pelaksanaan di lapangan penulis tidak menutup kemungkinan penulis menemui hambatan dan kendala-kendala yang muncul pada saat melakukan penulisan skripsi ini. Rekomendasi untuk Orangtua, Lembaga sekolah sebaiknya lebih memperhatikan dan membantu meningkatkan perkembangan anak ASD. Karna  ada beberapa perkembangan anak yang dapat terus dimotivasi agar berkembang.