cover
Contact Name
Harun Joko Prayitno
Contact Email
harun.prayitno@ums.ac.id
Phone
+6285728557159
Journal Mail Official
m.syahriandi@ums.ac.id
Editorial Address
Jalan Ahmad Yani Pabelan, Surakarta, Jawa Tengah Indonesia 57162
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Buletin KKN Pendidikan
ISSN : -     EISSN : 27160327     DOI : 10.23917/bkkndik
Lingkup kajian Buletin KKN-Dik adalah kegiatan pengabdian masyarakat dan/atau KKN Dik yang dapat berupa: (a) penerapan ilmu pengetahuan, teknologi, seni, dan budaya untuk memecahkan berbagai permasalahan yang ada di lingkungan masyarakat pendidikan; (b) pemahaman kondisi pendidikan masyarakat di lingkungan masyarakat pendidikan terpencil, untuk menumbuhkan kepekaan dan kepedulian terhadap masyarakat pendidikan yang memerlukan bantuan pendidikan; (c) pelatihan dan pengembangan soft skills dan karakter mahasiswa di perguruan tinggi dan/atau peserta didik di sekolah; (d) pelatihan dan pengembangan life-skills mahasiswa di perguruan tinggi dan/atau peserta didik di sekolah; (e) penyiapan kader-kade muda untuk mengembangkan Amal Usaha (khususnya Amal Usaha Muhammadiyah; (f) penyiapan calon pemimpin bangsa yang berpihak kepada kejujuran, keadilan, kebenaran, dan kaum dhuafa; (g) pelatihan-pelatihan mahasiswa dalam mengembangkan kemampuan berkehidupan bermasyarakat dalam konteks Pendidikan, dan; penyiapan lulusan FKIP sebagai inisiator dan pejuang pendidikan.
Articles 23 Documents
MITOS DAN BUDAYA KAAPUNAN MASYARAKAT GANTUNG, BELITUNG TIMUR DI TENGAH MASYARAKAT GLOBAL-MULIKULTURAL Alfarisi, Alyza Satria; Firdayani, Farras Astri; Safitri, Anita Ayu; Ariyanti, Fifin; Pradana, Arga Bagus Handi
Buletin KKN Pendidikan Vol 1, No. 1, Juli 2019
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (193.841 KB) | DOI: 10.23917/bkkndik.v1i1.9283

Abstract

Budaya adalah salah satu bentuk keragaman yang sangat erat kaitannya dengan suatu daerah dan masyarakat tertentu. Budaya banyak memiliki daya tarik bagi siapapun yang mengilhaminya. Banyak daerah-daerah di Indonesia yang memiliki budaya yang sangat luar biasa indahnya. Dusun Rasau Desa Gantung Belitung Timur memiliki budaya yang unik serta menimbulkan rasa tidak percaya bagi siapapun yang baru mendengarnya. Dusun Rasau Desa Gantung senidri memiliki banyak mitos-mitos yang banyak menimbulkan rasa tak percaya, namun memberikan banyak pesan moral serta pelajaran hidup. Dari banyaknya mitos yang ada diceritakan, ada satu mitos atau kepercayaan masyarakat Desa Gantung yang ampuh dan benar-benar bias memberikan imbal balik. Mitos tersebut adalah ?kaapunan? yaitu tidak boleh menolak, tidak boleh takabur, tidakboleh mengatakan sesuatu dengan dilisankan atau diucapkan secara terang-terangan. Apabila hal tersebut dilanggar maka orang yang telah melanggar akan mendapatkan suatu musibah, entah itu jatuh, tenggelam atau musibah lain. Mitos tersebut amat sangat ditakuti oleh masyarakat disana, namun bukan dengan maksud yang negatif, masyarakat disana menghormati dengan apa yang ada, bahwa memang bersifat takabur adalah dilarang oleh agama.
IMPLEMENTASI PENDIDIKAN KARAKTER MELALUI KEGIATAN MUNAQOSAH TAHFIDZUL QUR’AN DI MIM KERTEN BANYUDONO, BOYOLALI Hariyatmi, Hariyatmi; Prasty, Marissa Oktavia; Andriyani, Fitriana; Nugroho, Muhammad Adha Bisma Cahyo; Ma?rifah, Qa?ilin; Khasanah, Nurul Uswatun; Wahyuni, Dian Tri; Raharjo, Wahyu Tri Budi; Ayu, Ernaningsih Diah; Dhamayani, Monica Elen
Buletin KKN Pendidikan Vol. 1, No. 2, Desember 2019
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (170.082 KB) | DOI: 10.23917/bkkndik.v1i2.10766

Abstract

Munaqosah adalah penilaian kinerja untuk mengukur. proses dan produk. Munaqosah tahfidzul Qur?an merupakan pengukuran yang bertujuan untuk menguji kemampuan siswa dalam menghafal ayat-ayat Al-Qur?an. Kegiatan munaqosah tahfidzul Qur?an di MIM Kerten Banyudono Boyolali bertujuan untuk mengetahui implementasi tahfidz Al-Qur?an,  dan untuk mengetahui hasil capaian program pendampingan tahfidz Al-Qur?an, dan karakter siswa di MIM Kerten Banyudono melalui ujian munaqosah. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi dan wawancara dari 107 siswa setelah mengikuti Muraja?ah yang dibimbing guru. Hasil implementasi dan capaian program tahfidz Al-Qur?an terlihat saat ujian munaqosah yang dilaksanakan tanggal 11 Februari 2020 adalah Siswa yang mengikuti ujian munaqosah sebanyak 58%. 50 siswa tersaring untuk hafalan surah An-Naba dan 12 siswa untuk Surah Al-Mulk, serta dua orang tidak bersedia mengikuti ujian. Berdasarkan hasil dan pembahasan, simpulan yang dapat dikemukakan adalah 48 siswa dengan hafalan surah An-Naba dan 12 siswa dengan hafalan surah Al-Mulk dinyatakan lulus oleh TIM Munaqosah sehingga total keseluruhan sebanyak 60 siswa. Karakter yang muncul adalah Jujur, budaya antri, sabar, kreatif, tanggung jawab serta mandiri.
PENERAPAN PERMAINAN ORIGAMI UNTUK MENINGKATKAN KREATIVITAS SISWA DI MIM PEPE, KLATEN Wardhani, Puspita Indra; Urrochman, Agusta Aulia; Alimah, Anisa Nur; Fatmawati, Ida; Rifngatin, Ika; Dewi, Nur Baiti Sukma; Wibisono, Rizki Hendrawan; Andriani, Rossy; Pratiwi, Sendy
Buletin KKN Pendidikan Vol. 1, No. 2, Desember 2019
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (214.85 KB) | DOI: 10.23917/bkkndik.v1i2.10773

Abstract

Kreativitas anak tidak didapatkan sejak peserta didik lahir, namun kreativitas anak dapat dikembangkan melalui sebuah kegiatan atau pelatihan yang terbimbing. Meningkatkan kreativitas pada siswa sebagai suatu upaya untuk mengembangkan keterampilan dan memacu rasa ingin tahu anak. Peran Pendidikan formal di sekolah cukup besar dalam hal ini, dimana sekolah menjadi sarana pengembangan kreativitas anak yang tentunya tidak lepas dari peran pendidik. Oleh karena itu, pendidik berperan penting dalam pengembangan keterampilan siswa MIM PEPE dalam berkreativitas, didukung dan dikelola dengan baik. Hal ini dapat dicapai jika siswa dan guru dapat berkolaborasi secara baik untuk mencapai suatu tujuan yang dirancang bersama. Data menunjukkan bahwa banyak siswa MIM PEPE yang belum semua dapat mengembangkan kreativitas dan skillnya. Faktor utama yang mendorong keberanian siswa untuk meningkatkan kreativitasnya adalah bimbingan guru dan fasilitas yang memadai untuk pengembangan siswa. Rasa percaya diri pada siswa dalam meningkatkan skill personalnya merupakan tanggung jawab siswa itu sendiri dan tentunya didampingi oleh peran guru. Tujuan dari pengabdian ini adalah untuk meningkatkan kepercayaan diri siswa dalam mengembangkan kreativitasnya. Subjek dalam pengabdian yaitu siswa kelas 1, 2 dan 3. Adapun objek pengabdiannya adalah kemampuan kreativitas peserta didik. Hasil pengabdian ini menunjukkan bahwa kreativitas anak dapat berkembang disertai dengan peran guru.
PENGGUNAAN PENDEKATAN SAVI (SOMATIK AUDITORI VISUAL INTELEKTUAL) UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN PROSES SAINS SISWA SDN DONOYUDAN Aini, Sura Ichsanul Yusri Ima Nugrah; Firdiansyah, Bayu Arditya; Desta, Desta; Tamarani, Farditia Dora; Sistiasih, Vera Septi
Buletin KKN Pendidikan Vol 1, No. 1, Juli 2019
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (257.203 KB) | DOI: 10.23917/bkkndik.v1i1.9285

Abstract

Tidak hanya kecerdasan, sikap mulia dan kekuatan spiritual, Pendidikan juga menekankan untuk membentuk keterampilan yang nantinya dapat berguna bagi siswa. Supaya pembelajaran berjalan dengan baik guru harus mampu memahami karakteristik siswanya yang berbeda-beda begitu pula dengan gaya belajar yang dimiliki setiap siswanyasalah satunya dengan penerapan Pendekatan SAVI untuk dapat meningkatkan keterampilan proses siswa dalam belajar terutama pada pembelajaran Sains. Metode penelitian yang digunakan dalam artikel ini adalah studi literatur. Peneliti mengumpulkan data yang bersumber dari buku-buku, jurnal dan skripsi Selanjutnya Peneliti akan membandingkan mencari kesimpulan dari penelitian yang telah dilakukan apakah Pendekatan SAVI efektif digunakan dalam pembelajaran dan apakan Keterampilan Proses Sains dapat ditingkatkan melalui penggunaan Pendekatan SAVI.
PENINGKATAN ANTUSIASME DAN PEMAHAMAN SISWA DALAM PBM MELALUI METODE TALKING STICK DI MIM JATISARI KEDUNGDOWO, BOYOLALI Sabardila, Atiqa; Fachri, Arif Rahman; Santoso, Eric; Aini, Ninik Nur; Safitri, Mila; Putri, Dita Meinindya; Damayanti, Novita Aisah; Hermawati, Linda; Pratiwi, Adisti Nur; Safira, Ria
Buletin KKN Pendidikan Vol. 1, No. 2, Desember 2019
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (176.008 KB) | DOI: 10.23917/bkkndik.v1i2.10765

Abstract

Proses belajar-mengajar merupakan suatu cara guru dan murid berinteraksi dengan menciptakan suasana kelas yang kondusif dan menarik minat belajar siswa. Untuk itu, guru sangat penting memilih metode pembelajaran supaya siswa semangat dan termotivasi untuk belajar di sekolah. Metode talking stick yang telah diterapkan di MIM Jatisari, Kedongdowo, Boyolali merupakan metode yang tepat dalam meningkatkan antusiasme dan pemahaman belajar siswa. Aplikasi metode ini telah menjadikan siswa dengan mudah memahami apa yang mereka pelajari, membuat siswa aktif di dalam kelas, mendapat kesempatan yang sama karena mendapat giliran memegang tongkat yang mengharuskan mereka menjawab pertanyaan guru, dan berpengalaman mengekspresikan pendapatnya di kelas. Metode ini berbeda dengan metode yang biasa digunakan oleh guru di MIM Jatisari tersebut. Metode ini lebih santai dan sesuai untuk siswa yang sulit memahami materi, serta dapat merangsang keingintahuan siswa dalam mendalami pengetahuan. Hal tersebut diharapkan mampu mengembalikan fokus siswa dalam belajar dan membuat siswa dapat memahami materi dengan mudah.
PENGEMBANGAN PSIKOMOTORIK PESERTA DIDIK MELALUI KEGIATAN OUTING CLASS DI BA AISYIYAH BULAKREJO 2, SUKOHARJO Widiasari, Choiriyah; Almahi, Humaam; Prasetyoningrum, Dewi; Rohmatika, Nisa Laili; Sendy, Evera Niara; Satria, Yudhistira Laksamana; Permatasari, Jati Ayu Nurma; Grandis, Rosalia Tunika; Astara, Ara Reda; Kurniawan, Muhammad Edi
Buletin KKN Pendidikan Vol. 1, No. 2, Desember 2019
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (229.824 KB) | DOI: 10.23917/bkkndik.v1i2.10775

Abstract

Pendidikan karakter sangat penting dalam membentuk perilaku peserta didik khususnya anak-anak dan remaja yang sangat dipengaruhi oleh dampak negatif perkembangan zaman. Pendidikan karakter yang paling dasar ditanamankan sejak dini khususnnya di bangku sekolah adalah budaya 5S (Salam, Senyum, Sapa, Sopan, Santun). Kegiatan ini bertujuan untuk menguatkan pendidikan karakter siswa di MTs Muhammadiyah 9 Mondokan, Sragen. Dengan adanya program 5S (Salam, Senyum, Sapa, Sopan, dan Santun) ini dapat disimpulkan bahwa kegiatan berlangsung dengan efektif dan tepat sasaran, apabila seluruh warga sekolah saling memiliki sikap peduli akan pendidikan karakter. Sehingga Tidak hanya siswa yang wajib berperilaku baik, tetapi guru sebagai salah satu faktor pendukung  juga harus mampu menjadi suri tauladan bagi siswanya. Kegiatan 5S (Salam, Senyum, Sapa, Sopan, dan Santun) paling tidak mencerminkan pengembangan karakter religius, bersahabat atau komunikatif, dan peduli sosial. Kesemuanya ini akan lebih baik jika dilakukan secara rutin dan berkelanjutan.
KEGIATAN BIMBINGAN BELAJAR DALAM MENINGKATKAN MINAT BELAJAR SISWA DI KELURAHAN BOLONG KARANGANYAR Prasetya, Ikrama; Ulima, Elmira Tita; Jayanti, Ira Dwi; Pangestu, Septia Gendis; Anggraeni, Riska; Arfiah, Sri
Buletin KKN Pendidikan Vol 1, No. 1, Juli 2019
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (230.274 KB) | DOI: 10.23917/bkkndik.v1i1.9286

Abstract

Bimbingan Belajar sangat berperan penting bagi perkembangan belajar anak, karena tidak hanya apa yang diperoleh di sekolah saja, pembelajaran diluar sekolah mempunyai dampak yang cukup besar dan berpengaruh bagi motivasi belajar siswa. Pendidikan Non Formal diharapkan dapat menambah minat atau ketertarikan siswa dalam belajar. Didalam pendidikan non formal siswa di ajak belajar dengan metode yang berbeda dengan pendidikan formal pada umumnya, pendidikan non formal lebih santai dan atraktif dengan mengenalkan suatu hal baru atau apa yang mereka tidak paham dengan hal menarik, berbeda dengan pendidikan formal, belajar lebih menyenangkan dengan bermain game sebagai selingan dan juga sisipan dalam belajar. Siswa tidak hanya dituntut bisa menghafal tetapi juga harus paham dan tertarik, karena dengan tertarik siswa dengan sendirinya mencari tahu apa yang mereka tidak tahu. Untuk itu diterapkannya pembelajaran dengan metode belajar dan bermain sehingga dapat memotivasi siswa dalam pembelajaran agar menjadi individu yang lebih kreatif dan juga aktif dalam berfikir dan juga memecahkan masalah.
PENINGKATAN SISTEM MOTORIK ANAK USIA PRASEKOLAH MELALUI KEGIATAN OUTBOUND DI KB AISYIYAH JONGGRANGAN, KLATEN Wardhani, Puspita Indra; Sarjono, Ardi Ade; Prahesti, Faricha Sarah; Hajandi, Femilla Aphrodite Wido; Ariesta, Wiwik; Ardiansyah, Juanda; Noviyanti, Hanik; Nurdeni, Rizka Arti; Listiawati, Yulli
Buletin KKN Pendidikan Vol. 1, No. 2, Desember 2019
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (239.255 KB) | DOI: 10.23917/bkkndik.v1i2.10772

Abstract

Masa prasekolah termasuk masa-masa bermain untuk anak. Belajar sambil bermain pun dapat berpengaruh terhadap perkembangan sistem motorik anak, terutama pada anak usia prasekolah. Maka, dibuatlah metode pembelajaran yang menarik agar anak merasa senang dan semangat untuk belajar, yaitu metode Outbound. Selain dapat meningkatkan sistem motorik anak, metode ini dibuat untuk mengenalkan anak pada lingkungan sekitar. Pengabdian ini bertujuan memaparkan dampak atau pengaruh adanya kegiatan Outbound dan cara mengembangkan sistem motorik melalui permainan di dalam Outbound. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa adanya permainan dalam kegiatan Outbound yang dilakukan KB Aisyiyah Jonggrangan, Klaten Utara memberikan pengaruh yang signifikan terhadap hasil belajar dan perkembangan sistem motorik anak. Pengabdian ini penting dilakukan sebagai bentuk upaya yang dapat dilakukan dalam pengembangan metode pembelajaran, karena pada dasarnya pembelajaran bisa dilakukan di mana saja, baik di dalam maupun di luar ruangan atau alam terbuka.
REALISASI LITERASI LINGKUNGAN MELALUI WORKSHOP MIKRO ORGANISME LOKAL (MOL) Kusmanto, Hari; Darmawan, Rohmad; Kisnaria, Bella; Setiyadi, Yulianto Bambang
Buletin KKN Pendidikan Vol 1, No. 1, Juli 2019
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (233.249 KB) | DOI: 10.23917/bkkndik.v1i1.9281

Abstract

Studi ini bertujuan untuk mendekripsikan strategi, pengaruh, dan kelebihan serta kekurang MOL sebagai pupuk cair. Langkah-langkah yang dilakukan meliputi: (1) persiapan meliputi (a) Persiapan Media; (b) Persiapan Tanaman. (2) Penanaman; (3) Pemberian MOL Bonggol Pisang Dan Buah; (4) Pemeliharaan; dan (5) Pemanenan. Hasil studi menunjukkkan (1) strategi yang dapat dilakukan untuk menekan biaya produksi pertanian dengan cara pemanfaatan MOL sebagai penguat pupu kimia; (2) meningkatkan kualitas tanaman Tanaman menjadi lebih kuat, sehat, daun tanaman menjadi lebih hijau sehingga tidak memerlukan pupuk daun; akar menjadi lebih kuat; memperbanyak jumlah bulir padi sehingga hasil panen lebih banyak; menyiapkan tanaman berbungan dan berbuah agar buah bagus (3) kelebihan MOL diantaranya (a) Meningkatkan kesuburan tanah dan memperbaiki kondisi biologi, fisika dan kimia tanah sehingga unsur-unsur hara dalam tanah bisa dimanfaatkan tanaman secara maksimal; (b) Membantu peningkatan hasil panen 20-30% gabah kering per 100 bata; (c) Dapat menghemat penggunaan pupuk kima 25-50%; (d) Membantu penguraian racun dalam tanah; dan (e) Membantu meningkatkan kesuburan tanah. (4) Kekurangan mol diantaranya sebagai berikut (a) belum adanya penjual yang menjual MOL sehingga petani harus membuat sendiri; (b) Manfaat MOL dapat di peroleh setelah penggunaan mol secara bertahap artinya dalam satu kali penggunaan mol kemungkinan besar dampaknya atau pengaruhnya belum terlihat atau belum dapat dirasakan.
REVITALISASI PERPUSTAKAAN UNTUK MENINGKATKAN MINAT LITERASI SISWA DI SD MUHAMMADIYAH NURUL ILMI, KLATEN Agustina, Lina; Arffianto, Arief; Khalishah, Salsabila Hasna; Indarwati, Lusi; Putri, Dwindi Roseana; El-Majid, Sheila Erdi; Rahayu, Kartina Setia; Nurleli, Dicki Yustika; Agung, Wahyu; Sholihah, Imroatus
Buletin KKN Pendidikan Vol. 1, No. 2, Desember 2019
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (174.184 KB) | DOI: 10.23917/bkkndik.v1i2.10771

Abstract

Salah satu keterampilan yang harus dimiliki di abad 21 ialah keterampilan literasi. Penyediaan bahan bacaan melalui perpustakaan merupakan upaya yang dapat dilakukan sekolah untuk meningkatkan minat literasi siswa. Kegiatan revitalisasi perpustakaan dilaksanakan di SD Muhammadiyah Nurul Ilmi, desa Karangdowo, kecamatan Karangdowo, kabupaten Klaten.  Fungsi awal perpustakaan digunakan untuk menyimpan buku SD dan SMP, buku administrasi alat olah raga, peralatan Hizbul Wathan, dan alat peraga pembelajaran. Kondisi yang tidak terawat membuat siswa enggan berkunjung ke perpustakaan. Tujuan yang akan dicapai dalam kegiatan ini ialah mengfungsikan perpustakaan dan meningkatkan minat baca siswa. Tujuan pengabdian ini ialah melaksanakan proses revitalisasi perpustakaan dan meningkatkan minat baca siswa. Metode pengumpulan data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan reduksi data, pemaparan data, dan penarikan kesimpulan. Pengabdian dilakukan dengan tiga tahap, yaitu perencanaan, pelaksanaan, dan pelaporan. Hasil pengabdian ini: 1) Revitalisasi perpustakaan, dilakukan dengan mendekorasi ulang perpustakaan, menyortir buku SMP dan mengklasifikasikan dan melabeli buku, dan membuat buku kunjungan perpustakaan. Berdasarkan klasifikasi, terdapat 156 buku bacaan siswa, 27 ensiklopedia, 314 buku penngetahuan umum, 89 buku guru, dan 814 buku pelajaran KTSP dan kurikulum 2013; 2) Minat baca meningkat dengan rata-rata jumlah siswa yang menginjungi perpustakaan setiap harinya ialah 30 siswa; 3) Perpustakaan difungsikan sebagai tempat alternatif pembelajaran. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa revitalisasi perpustakaan dapat meningkatkan minat baca siswa dan perpustakaan berfungsi sebagaimana mestinya.

Page 1 of 3 | Total Record : 23