cover
Contact Name
Khoirul Fathoni
Contact Email
khoirulfathoni@iainponorogo.ac.id
Phone
+6285235594596
Journal Mail Official
edukasiajurnal@gmail.com
Editorial Address
Desa Janggan, Kecamatan Poncol Kabupaten Magetan
Location
Kab. magetan,
Jawa timur
INDONESIA
EDUKASIA: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran
ISSN : 27211150     EISSN : 27211169     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
Edukasia: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran mempunya dua versi, yaitu cetak dan online yang semuanya sudah terdaftar ISSN yang ditetapkan oleh Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) e-ISSN 2721-1169 (online) dan ISSN 2721-1150 (print). Edukasia: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran merupakan media untuk mempublikasikan hasil penelitian yang berkaitan hasil pemikiran dan penelitian para pakar, ilmuwan, praktisi, dan pengkaji dalam bidang ilmu kependidikan dan pembelajaran. Terbit dua kali dalam setahun, yaitu bulan Maret dan Agustus.
Articles 16 Documents
METODE PERMAINAN DENGAN PAPAN ANGKA DAN PENGARUHNYA TERHADAP MOTIVASI DAN PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA Handayani, Wuri; Rochmahwati, Pryla
EDUKASIA: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 1 No. 2 (2020): EDUKASIA: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran
Publisher : EDUKASIA: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (380.895 KB)

Abstract

This research is aiming at determining whether there is significant different grade on (1) learning motivation, (2) learning achievement and (2) learning motivation and achievement simultaneously on the students? who are taught by using games and board number on the topic multiplication and division for the fifth grade at MI Ma?arif Cekok Babadan Ponorogo. It employed pretest-posttest control group quasy experimental design. It was assigned 17 students in A class and 13 students in B class as sample by using cluster random sampling from 60 students as population. Test and questionnaire were utilized as data collection technique and its results was analyzed by T-test and MANOVA by using SPSS 23 for Windows. The finding showed that (1) there is significant different learning motivation from the students who are taught by using games and board number as proved by the result of significant value of t-test which is lower than 0.05 at the value of 0.038 partially (2) there is significant different learning achievement from the students who are taught by using games and board number as it is showed by significant point of t-test which is lower than 0.05 at the value of 0.037 partially, and (3) there is simultaneous significant different grade on learning motivation and learning achievement from the students who are taught by using games and board number as proved by the result of significant value of MANOVA which is lower than 0.05 at the value of 0.03 and 0.02 respectively. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya perbedaan (1) motivasi (2) prestasi dan (3) motivasi dan prestasi Matematika materi operasi hitung perkalian dan pembagian pada siswa yang diajarkan dengan menggunakan metode permainan dengan papan angka dengan yang tidak menggunakan pada kelas 5 di MI Ma?arif Cekok Babadan Ponorogo. Metode penelitian adalah kuantitatif eksperimen jenis experimental semu (pretestposttest control group design). Penentuan sampel menggunakan teknik cluster random sampling, dan hasilnya adalah kelas Va sebanyak 17 siswa sebagai kelas eksperimen, sedangkan kelas Vb sebanyak 13 siswa sebagai kelas kontrol. Pengumpulan data melalui tes dan angket. Sedangkan analisis data menggunakan uji T dan uji MANOVA yang dilakukan dengan bantuan komputer aplikasi SPSS 23 for windows 8. Berdasarkan analisis data diketahui (1) adanya perbedaan motivasi belajar antara kelas eksperimen dengan kelas kontrol dengan nilai signifikansi yang diperoleh lebih kecil dari taraf signifikansi yang telah ditetapkan, yaitu 0,038 < 0,05. (2) Adanya perbedaan prestasi belajar antara kelas eksperimen dengan kelas kontrol dengan nilai signifikansi yang diperoleh lebih kecil dari taraf signifikansi yang telah ditetapkankan, yaitu 0,037 < 0,05. (3) Adannya perbedaan motivasi dan prestasi belajar antara kelas eksperimen dan kelas kontrol yang diperoleh dalam uji MANOVA yaitu sebesar 0.03 untuk variabel motivasi, dan sebesar 0,02 untuk variabel prestasi belajar, dimana kedua nilai signifikansi tersebut lebih kecil dari taraf signifikansi yang telah ditentukan, yaitu 0,03 < 0,05 dan 0,02 < 0,05. 
STRATEGI DIFERENSIASI DALAM PENGEMBANGAN MADRASAH INSPIRATIF DI MAN 2 PONOROGO Ria, Halma Zanaratul; Mukhibat, Mukhibat
EDUKASIA: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 1 No. 2 (2020): EDUKASIA: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran
Publisher : EDUKASIA: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (275.859 KB)

Abstract

Abstract: This study aims to describe deeply about the low morale of adolescents such as promiscuity, drug abuse, and fighting. Based on these problems, MAN 2 Ponorogo develops madrassas with a vision of RUBI (Religious, Excellent, Cultured, Integrity).This research uses a qualitative approach. Data collection through interviews, observation, and documentation. Data analysis techniques include data reduction, presentation, and verification. The results of this study: (1) The stage of differentiation strategy planning begins with the madrasa head creative thinking that is motivated by learning theory. Next, the vision formulation stage which includes the preparation of RKM, RKTM, and RKATM; (2) The stage of implementing the differentiation strategy includes the implementation of activities in madrasas based on RUBI; (3) Evaluation stage, which includes monitoring and evaluation by the team chosen by the madrasa head, so that results are obtained in the form of obstacles in each aspect of RUBI along with solutions for its resolution. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan secara mendalam tentang rendahnya moral remaja seperti pergaulan bebas, penyalahgunaan narkoba, dan tawuran. Berdasarkan permasalahan tersebut, MAN 2 Ponorogo mengembangkan madrasah dengan visi RUBI (Religius, Unggul, Berbudaya, Integritas). Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data meliputi reduksi, penyajian, dan verifikasi data. Hasil penelitian ini: (1)Tahap perencanaan strategi diferensiasi diawali berpikir kreatif kepala madrasah yang dilatarbelakangi teori pembelajaran. Selanjutnya, tahap perumusan visi yang meliputi penyusunan RKM, RKTM, dan RKATM; (2)Tahap pelaksanaan strategi diferensiasi meliputi implementasi kegiatan di madrasah berdasarkan RUBI; (3)Tahap evaluasi, meliputi monitoring dan evaluasi oleh tim yang dipilih kepala madrasah, sehingga didapatkan hasil berupa kendala pada setiap aspek RUBI beserta solusi penyelesaiannya.
INTERKONEKSI PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DAN SAINS DI SMA ISLAM AL AZHAR 09 YOGYAKARTA Salim, Ahmad; Mukhibat, Mukhibat
EDUKASIA: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 1 No. 2 (2020): EDUKASIA: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran
Publisher : EDUKASIA: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (367.145 KB)

Abstract

Abstract: The aim of this study is to describe the interconnection between Islamic Religious Education and science to enlarge the student?s quality achivement at SMA Islam Al Azhar 09 Yogyakarta. It is used Amin Abdullah?s discourse (interconnected), data were collected by observation and in-depth interview toward selected respondents. The result of research reveal it is run according to the goal and curriculum, students have holistic competency in PAI dan science, although obstacles were encountered in its aplication. Abstrak: Artikel ini bertujuan mendiskripsikan interkoneksi Pendidikan Agama Islam dan sain guna peningkatan kualitas out put siswa di SMA Islam Al Azhar 09 Yogyakarta. Memanfaatkan kajian teorinya Amin Abdullah (Interconnected) data dikumpulkan melalui observasi dan wawancara mendalam terhadap responden yang terpilih. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses interkoneksi PAI dan sain di SMA Islam ini telah berjalan sesuai tujuan dan kurikulum yang ada, sehingga siswa dapat memiliki out put yang holistik terkait dengan pemahaman PAI dan sain, meskipun juga ditemui beberapa kendala terhadap penerapannya.
HUBUNGAN PEMBINAAN MENTAL DAN PRESTASI AKADEMIS DENGAN KOMPETENSI TARUNA DI BALAI PENDIDIKAN DAN PELATIHAN ILMU PELAYARAN (BP2IP) TANGERANG, BANTEN Suriadi
EDUKASIA: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 1 No. 2 (2020): EDUKASIA: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran
Publisher : EDUKASIA: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (237.937 KB)

Abstract

Abstract: Central Education Science and Training Service (BP2IP) Tangerang is a government institution under the Board of Education and Training Ministry of Transportation and technically built by Center for Education and Training of the Sea (Pusdiklat), which has  a goal to educate and assist candidates with the benefits of sea competitiveness of competence, according to standard national and Internasional. to achieve this are required to BP2IP Tangerang can result student in the field of service with the students competency with high standards, according to the observation that the author student Competency will influenced by the Development of Mental and Moral. Research is focused on analyzing the data and facts on the ground about the influence of Mental and Moralof student competence in BP2IP Tangerang. Unit of analysis in this research is the student of BP2IP Tangerang. Research method used is descriptive analytical that is using a method that is verifikatif with the goal to test a hypothetical, the research that takes a sample from one population and the use of questionnaires as a means of primary data collectors, data analysis in accordance with the most problems is the analysis and correlation regression, where variables of Mental and Moral as independent variables, and the Quality of Competency as dependent variables. Abstrak Balai Pendidikan dan Pelatihan Ilmu Pelayaran (BP2IP) Tangerang merupakan salah satu lembaga pemerintah di bawah Badan Pendidikan dan Pelatihan Departemen Perhubungan yang secara teknis dibina oleh Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia (PPSDM) Perhubungan Laut, yang mempunyai tujuan untuk mendidik serta membina calon- calon pelaut dengan keunggulan daya saing kompetensi, sesuai standar national dan Internasional. Untuk mencapai tujuan tersebut BP2IP Tangerang dituntut untuk dapat menghasilkan Taruna di bidang pelayanan dengan standar Kompetensi Taruna yang tinggi. Hal inilah yang menarik untuk diteliti secara stastik. Unit analisis dalam penelitian  ini adalah adalah Taruna BP2IP Tangerang. Metode penelitian yang digunakan adalah menggunakan deskriptif analitis yaitu suatu metode yang bersifat verifikatif dengan tujuan untuk menguji suatu hipotesis, yaitu penelitian yang mengambil sampel dari satu populasi dan menggunakan kuesioner sebagai alat pengumpul data yang pokok, Analisis data yang paling sesuai dengan permasalahan adalah analisis korelasi dan regresi, dimana variabel Pembinaan Mental dan Prestasi Akademis sebagai variabel independen, dan Kualitas Kompetensi Taruna sebagai variabel dependen.
IMPLEMENTASI BUDAYA MADRASAH DALAM MEMBANGUN SIKAP MODERASI BERAGAMA Yulianto, Ridwan
EDUKASIA: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 1 No. 1 (2020): EDUKASIA: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran
Publisher : EDUKASIA: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (356.767 KB)

Abstract

Abstract: Diversity in religion is a necessity, it cannot be eliminated. Extremism, radicalism, hate speech, to the breaking of relations between religious communities, are a major problem for the nation that must obtain intelligent solutions.This research is included in library research, therefore the steps to be taken are exploration of a number of data from various literatures, both primary data and secondary data. The method of data collection is done by collecting books, articles, journals, scientific opinions in which reveal and examine the madrasas and wasatiyahThe purpose of strengthening religious moderation-based religious education in madrasa are some values which are the foundation of behavior, tradition, and doing daily habits that are practiced in madrasas. Values and beliefs will not be present in a short time, it needs a long and continuous process. Abstrak: Keragaman dalam beragama itu sebuah keniscayaan, tidak mungkin dihilangkan.Ekstremisme, radikalisme, ujaran kebencian (hate speech), hingga retaknya hubungan antar umat beragama, merupakan problem besar bangsa yang harus mendapatkan solusi cerdas. Penelitian ini termasuk library research, karena itu langkah-langkah yang akan dilakukan adalah eksplorasi terhadap sejumlah data dari berbagai literatur, baik data primer, maupun data sekunder. Metode pengumpulan data dilakukan dengan mengumpulkan buku-buku, artikel, jurnal, opini ilmiah yang didalamnya mengungkap dan mengkaji wasatiyah dan budaya madrasah. Tujuan dari penguatan pendidikan moderasi beragama berbasis budaya madrasah adalah beberapa nilai yang menjadi pondasi berperilaku, bertradisi, dan melakukan kebiasaan keseharian yang di praktekkan di madrasah.Nilai-nilai dan keyakinan tidak akan hadir dalam waktu singkat, maka perlu proses panjang dan berkesinambungan.
PERAN MADRASAH DALAM MEMBANGUN MODERASI AGAMA DI INDONESIA DI ERA MILINEAL Prihatin, Basuki
EDUKASIA: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 1 No. 1 (2020): EDUKASIA: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran
Publisher : EDUKASIA: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (323.237 KB)

Abstract

Abstract: This study aims to describe the pattern of the spread of radicalism in madrasa by using descriptive-qualitative research. The data used include two things, namely primary data and secondary data. Data collection techniques such as documentation, interviews, observations. The results of this study indicate that radicalism enters madrasas through (1) classroom learning activities by teachers, (2) through textbooks that are suspected to contain intolerance content and (3) weak principal / foundation policies in preventing the influence of radicalism. Whereas the strategy offered is to make (1) the Teacher as a Role Mode to inculcate religious tolerance and moderation for students and have a good national outlook. (2) Critical Learning. Learning practices that are interesting, creative, critical thinking and student-centered. Teachers must be able to design learning that inspires students' reasoning; critical learning (critical thinking & critical pedagogy) and problem based learning. (3) Teacher Development, the Ministry of Religion has compiled modules that will be intended for the guidance of teachers and education personnel in the madrasa environment. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pola penyebaran paham radikalisme di madrasah dengan menggunakan penelitian deskriptif-kualitatif. Data yang digunakan meliputi dua hal, yakni data primer dan data sekunder. Teknik pengumpulan data berupa dokumentasi, wawancara, observasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa radikalisme masuk ke madrasah adalah melalui (1) aktivitas pembelajaran di kelas oleh guru, (2) melalui buku pelajaran yang diduga memuat konten intoleransi dan (3) lemahnya kebijakan kepala sekolah/yayasan dalam mencegah masuknya pengaruh radikalisme. Sedangkan strategi yang ditawarkan adalah menjadikan (1) Guru sebagai Role Mode penanaman sikap toleransi dan moderasi beragama bagi anak didik serta berwawasan kebangsaan dengan baik. (2) Pembelajaran Kritis. Praktik pembelajaran yang menarik, kreatif, berpikir kritis dan berpusat pada siswa. Guru harus mampu mendisain pembelajaran yang menggugah nalar siswa; pembelajaran kritis (critical thinking & critical pedagogy) dan problem based learning. (3) Pembinaan Guru, Kementrian Agama telah menyusun modul yang akan diperuntukkan bagi pembinaan guru dan tenaga pendidikan di lingkungan madrasah.
MODERASI ISLAM: UNTUK PERADABAN DAN KEMANUSIAAN Sudarji, Sudarji
EDUKASIA: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 1 No. 1 (2020): EDUKASIA: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran
Publisher : EDUKASIA: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (467.217 KB)

Abstract

Abstract: Islam is inseparable from al-Qur'an and al-Hadith as a source of legal resources. But on the other hand, Islam is stigmatized as an extreme religion, in the name of religion originating from the Qur'an and as-Sunnah. This study aims to describe and track the moderation of Islam for civilization and humanity. This research includes qualitative research in the form of library research, which is descriptive through logical analysis. While the technique used in raising the data is by way of research or library research. study that Islam is a religion that wasathan. Moderate Islam that is reflected in the social organization of diversity in Indonesia has made a valuable contribution to the survival of the national level in particular and the world at large. Evidenced by the dialogue between organizations and religious social cooperation able to become a prototype in the public as a community of Muslims who provide fresh air for a harmonious and peaceful survival in reaching a civilized nation under the auspices of an earthly normative concept. Abstrak: Islam tidak terlepas dari al-Qur?an dan al-Hadits sebagai pijakan sumber hukum. Namun di sisi lain, Islam distigmakan sebagai agama yang ekstrim, dengan mengatasnamakan agama yang bersumber dari al-Qur?an dan as-Sunnah. Kajian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan melacak moderasi Islam untuk peradaban dan kemanusiaan.Penelitian ini termasuk penelitian kualitatifdalam bentukpenelitian kepustakaan (Library Research), yang bersifat deskriptif melalui analisis logis.Sementara teknik yang digunakan dalam mengangkat datanya adalah dengan caraBookResearch atau studi kepustakaan.Berdasarkan pada hasil kajian bahwa Islam adalah agama yang wasathan.Islam moderat yang tercermin dalam organisasi sosial keagaman di Indonesia telah memberikan sumbangsih yang berharga bagi kelangsungan hidup bertolerasi di kancah nasional khususnya dan dunia pada umumnya. Terbukti dengan adanya dialog antar organisasi dan kerjasama sosial keagamaan mampu menjadi prototype di kalayak publik sebagai ummatan wasathan yang memberikan angin segar bagi kelangsungan hidup yang rukun dan damai dalam menggapai bangsa yang beradab di bawah naungan konsep normatif yang membumi.
MEMPERTEGAS VISI PENDIDIKAN ISLAM SEBAGAI PENDIDIKAN MULTIKULTURAL Fathonah, Siti
EDUKASIA: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 1 No. 1 (2020): EDUKASIA: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran
Publisher : EDUKASIA: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (314.917 KB)

Abstract

Abstract: Indonesia is a compound country. The diversity of the Indonesian nation on the one hand is a treasure that should be maintained and provide dynamics for the nation, but on the other hand can also be a source of disputes and conflicts. This research uses the hermeneutic method with a philosophical approach. The concept of multicultural Islamic religious education is a division of the concept of multicultural, religious education needs to use the multicultural paradigm as the main foundation for teaching and learning. Multicultural Islamic education is very important because it offers a role model of education that specifically introduces multiculturalism that is beneficial for the inculcation of inclusivemulticulturalistic Islamic values in Indonesia. Abstrak: Indonesia adalah negara majemuk. Keragaman bangsa indonesia disatu sisi merupakan suatu khazanah yang patut dipelihara dan memberikan dinamika bagi bangsa, namun disisi lain dapat pula menjadi sumber perselisihan dan konflik. Penelitian ini dengan menggunakan metode hermeneutik dengan pendekatan filosofis. Konsep pendidikan agama Islam multikultural merupakan devisi dari konsepnya tentang pendidikan agama berwawasan multikultural perlu menggunakan paradigma multikultural sebagai landasan utama penyelenggaraan belajar mengajar. Pendidikan islam multikultural keberadaanya sangat penting lantaran menawarkan role model pendidikan yang secara spesifik mengintrodusisasi multikulturalisme yang bermanfaat bagi penanaman nilai-nilai islam yang inklusifmultikulturalistik di Indonesia.
PENGEMBANGAN HANDOUT MODEL SAINS TEKNOLOGI MASYARAKAT (STM) DI SMA 1 NEGERI ENAM LINGKUNG PADANG PARIAMAN Erlinda, Nelfi; Lelfita, Lelfita
EDUKASIA: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 1 No. 1 (2020): EDUKASIA: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran
Publisher : EDUKASIA: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (330.675 KB)

Abstract

This study aims to develop teaching materials in the form of high school physics technology handouts in the Science Technology Society (STM) model on straight motion material. This type of research is research and development that uses six steps of research, namely potential problems, information gathering, product design, design validation, design improvement, and product trials. The research instrument used was a questionnaire. Based on the analysis of the validation of the handout by the lecturer, an average value of 79% and an analysis of 88.5% of teachers showed that the handout was valid, and the practicality value of two teachers by 89% showed that the handout was very practical to use. Based on the analysis of the data above, it can be concluded that the handout of the STM model is valid and very practical to be used as teaching material for class X high school semester
PEMIKIRAN PENDIDIKAN ISLAM KH. ABDURRAHMAN WAHID TENTANG MODERASI ISLAM Nasrowi, Bagas Mukti
EDUKASIA: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 1 No. 1 (2020): EDUKASIA: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran
Publisher : EDUKASIA: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (360.768 KB)

Abstract

Abstract: This scientific study describes the strategic steps to moderate Islamic education by de-radicalizing and de-idealizing. One prominent figure who is concerned and concerned with expressing moderate Islam is KH. Abdurrahman Wahid. His ideas and ideas deserve to be interpreted in the perspective of Islamic education. The focus of the problem was emphasized on Gus Dur's thoughts on Islamic education, and then formulated in a model of deradicalization through education. The method used is a literature study with content analysis. The results of the study found that Gus Dur's thinking had implications for Islamic education which in its implementation was characterized by Neo-Modernist, liberation-based, multicultural-based Islamic Education, inclusive Islamic Education, and Humanist Islamic Education. The five approaches have supported the central structure of Islamic education rahmatan lil 'alamin which underlies the model of de-radicalization and de-ideology of Islamic education. Abstrak: Kajian ilmiah ini menjelaskan tentang langkah strategis moderasi pendidikan Islam dengan melakukan deradikalisasi dan deideologisasi. Salah satu tokoh yang inten dan concern dalam mengeksprsikan Islam yang moderat ialah KH. Abdurrahman Wahid. Ide dan gagasan beliau patut untuk diinterpretasikan dalam perspektif pendidikan Islam. Fokus permasalahan ditekankan pada pemikiran Gus Dur mengenai pendidikan Islam, untuk kemudian dirumuskan dalam suatu model deradikalisasi melalui pendidikan. Metode yang digunakan adalah studi kepustakaan dengan analisis isi (content analysis). Hasil penelitian menemukan bahwa pemikiran Gus Dur berimplikasi terhadap pendidikan Islam yang pada implementasinya bercorak Pendidikan Islam berbasis Neo-Modernis, berbasis pembebasan, berbasis multikultural, Pendidikan Islam yang inklusif, serta Pendidikan Islam humanis. Kelima pendekatan tersebut telah menopang struktur sentral pendidikan Islam rahmatan lil ?alamin yang mendasari model deradikalisasi dan deideologisasi pendidikan Islam.

Page 1 of 2 | Total Record : 16