cover
Contact Name
Robet Perangin-angin
Contact Email
robert.peranginangin@gmail.com
Phone
+6285280618599
Journal Mail Official
robert.peranginangin@gmail.com
Editorial Address
Politeknik Kelautan dan Perikanan Karawang Jl. Baru Tanjungpura-Klari, Kec. Karawang Barat, Kab. Karawang, Jawa Barat
Location
Kab. karawang,
Jawa barat
INDONESIA
PELAGICUS
ISSN : 27159620     EISSN : 27209512     DOI : http://dx.doi.org/10.15578/plgc
Core Subject : Agriculture, Social,
PELAGICUS merupakan jurnal ilmiah yang menyajikan hasil inovasi, teknologi dan kajian penelitian terapan di bidang perikanan dan kelautan perairan tropis.
Articles 14 Documents
ANALISIS USAHA PERIKANAN PURSE SEINE DI PERAIRAN KENDARI, PROVINSI SULAWESI TENGGARA Suharyanto, Suharyanto; Saputra, Rahmat Surya Hadi; Mufid, Muhammad Amin; Sutono, Dian
PELAGICUS Volume 1 Nomor 1 Januari 2020
Publisher : Politeknik Kelautan dan Perikanan Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (330.922 KB) | DOI: 10.15578/plgc.v1i1.8654

Abstract

Usaha perikanan purse seine diperairan Kendari Sulawesi Tenggara banyak diminati oleh nelayan dengan besar kapal ? 30 GT.  Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa kelayakan usaha perikanan purse seine di perairan Kendari. Secara keekonomian kegiatan perikanan tangkap KM. Tunas Harapan 99-02 dengan alat tangkap purse seine layak diusahakan, dengan beberapa parameter ekonomi masing-masing keuntungan sebesar Rp211.554.950,--; Net Present Value sebesar Rp816.808.430,--; Internal Rate of Return sebesar 23,35%; Net B/C Ratio 1,80 dan Payback Period  4 tahun 9 bulan 22 hari. Sehingga untuk meningkatkan kinerja usaha agar lebih besar disarankan dengan menambah jumlah hari setiap trip penangkapannya yang dapat menghemat waktu dan biaya operasional.
FRONT MATTER PELAGICUS VOL. 1 NO. 1 JANUARI 2020 Perangin-angin, Robet
PELAGICUS Volume 1 Nomor 1 Januari 2020
Publisher : Politeknik Kelautan dan Perikanan Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (904.73 KB) | DOI: 10.15578/plgc.v1i1.8939

Abstract

KANDUNGAN LOGAM BERAT PB PADA AIR LAUT, SEDIMEN DAN KERANG DARAH (ANADARA GRANOSA) DI PANTAI SAMPUR KABUPATEN BANGKA TENGAH Handayani, Pitria; Kurniawan, Kurniawan; Adibrata, Sudirman
PELAGICUS Volume 1 Nomor 2 Mei 2020
Publisher : Politeknik Kelautan dan Perikanan Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (368.617 KB) | DOI: 10.15578/plgc.v1i2.8910

Abstract

Pantai Sampur merupakan kawasan perikanan tangkap dan masih terdapat aktivitas pertambangan timah yang berdampak pada organisme dasar perairan, yakni kerang darah. Penelitian ini bertujuan menganalisis parameter lingkungan perairan, menganalisis kandungan logam berat Pb pada air laut, sedimen dan kerang darah (Anadara granosa) dengan ukuran yang berbeda di pantai Sampur. Kajian ini dilakukan dengan metode purposive sampling dan analisis data secara deskriptif komperatif. Hasil parameter lingkungan perairan masih berada pada kisaran normal dan dapat ditoleransi bagi kehidupan kerang darah. Hasil analisis logam berat Pb di air laut pada ketiga stasiun adalah 0,101?0,175 mg/l dan hasil dari pengukuran logam berat di sedimen adalah 12,840?13,487 ppm. Hasil analisis logam berat Pb pada kerang darah ukuran >3 cm pada ketiga stasiun adalah 0,324?0,436 mg/kg dan ukuran <3 cm pada ketiga stasiun adalah 0,472?0,576 mg/kg. Meskipun kandungan logam berat Pb berada dibawah baku mutu, namun konsumsi kerang darah dari pantai Sampur tetap harus dibatasi.
KESESUAIAN WISATA BAHARI DI PANTAI TANJUNG BENOA, PROVINSI BALI Alfiaturrohmaniah, Alfiaturrohmaniah; Amdani, Amdani; Djari, Anthon Anthonny
PELAGICUS Volume 1 Nomor 1 Januari 2020
Publisher : Politeknik Kelautan dan Perikanan Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (330.977 KB) | DOI: 10.15578/plgc.v1i1.8650

Abstract

Pantai Tanjung Benoa merupakan salah satu objek wisata yang memiliki potensi besar sebagai salah satu kawasan wisata bahari di Kabupaten Badung, Provinsi Bali. Kajian ini bertujuan untuk menganalisis kesesuaian wisata bahari (kategori banana boat dan kategori parasailing) berdasarkan parameter biofisik perairan. Parameter kesesuaian pantai diperoleh dengan melakukan pengukuran kedalaman perairan, jenis pantai, kecerahan, lebar pantai, jenis substrat, tingkat penutupan lahan pantai, suhu, serta kecepatan arus, angin dan gelombang. Data tersebut dianalisis dengan menggunakan analisis kesesuaian wisata dengan mengacu pada matriks kesesuaian lahan untuk wisata banana boat dan parasailing, sedangkan untuk mengetahui sistem pengelolaan diperoleh dengan melakukan analisis persepsi wisatawan.  Hasil kajian ini menunjukkan bahwa persepsi wisatawan tentang daya tarik wisata bahari di Pantai Tanjung Benoa, Provinsi Bali termasuk dalam kategori menarik; persepsi wisatawan tentang potensi wisata termasuk dalam kategori baik; persepsi wisatawan tentang perkembangan wisata termasuk dalam kategori baik; persepsi tentang tingkat keindahan kawasan yang masuk dalam kategori indah, dan persepsi terhadap tingkat kenyamanan yang masuk dalam kategori nyaman. Kondisi fisik perairan Pantai Tanjung Benoa berpotensi sebagai kawasan wisata pantai berdasarkan nilai IKW sebesar 90,27%, dengan kategori S2 (cukup sesuai). Nilai IKW untuk kegiatan banana boat masuk dalam kategori kelas S2 (sesuai), sedangkan nilai IKW untuk kegiatan parasailing masuk dalam kategori kelas S1 (sangat sesuai). Analisis kesesuaian baku mutu kualitas air laut, Tanjung Benoa memiliki kualitas perairan yang sesuai untuk wisata bahari. Sehingga, kawasan perairan Pantai Tanjung Benoa termasuk dalam kawasan perairan yang sesuai untuk wisata banana boat dan parasailing.
BACK MATTER PELAGICUS VOL. 1 NO. 1 JANUARI 2020 Perangin-angin, Robet
PELAGICUS Volume 1 Nomor 1 Januari 2020
Publisher : Politeknik Kelautan dan Perikanan Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (730.538 KB) | DOI: 10.15578/plgc.v1i1.8900

Abstract

STUDI ALTERNATIF BANGUNAN PENGAMAN PANTAI DI PESISIR KABUPATEN KARAWANG Pasaribu, Roberto Patar; Irwan, Asep; Soeprijadi, Liliek; Pattirane, Chrisoetanto
PELAGICUS Volume 1 Nomor 2 Mei 2020
Publisher : Politeknik Kelautan dan Perikanan Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (65.016 KB) | DOI: 10.15578/plgc.v1i2.8875

Abstract

Dinamika oseanografi pantai Karawang sangat dipengaruhi oleh gelombang dari Laut Jawa. Proses hidro-oseanografi ini menyebabkan kerusakan di beberapa tempat di Pantai Utara Karawang. Penyebab kerusakan yang paling utama adalah gelombang laut yang datang dari arah timur laut. Gelombang ini menyebabkan adanya arus sejajar pantai dan tegak lurus pantai yang menyebabkan terjadinya abrasi dan sedimentasi pantai. Kerusakan pantai dapat dicegah dengan mendirikan bangunan pengaman pantai. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan jenis bangunan pengaman pantai sebagai salah satu cara mencegah kerusakan pantai di pesisir kabupaten Karawang dengan cara mengumpulkan, mengolah dan menganalisis data batimetri, angin dan pasang surut.  Berdasarkan analisis data pasang surut dapat menentukan elevasi bangunan, dari pengolahan data angin diperoleh peramalan gelombang berupa tinggi, periode, dan arah gelombang. Hasil analisis gelombang, batimetri dan topografi, diperoleh bahwa jenis bangunan pantai yang sesuai untuk pengaman pantai di pesisir kabupaten Karawang adalah bangunan breakwater dan groin. Breakwater dan groin dipilih untuk pengaman pantai di pantai Karawang karena dapat mengurangi limpasan gelombang yang terjadi, sehingga dapat melindungi pantai dari gempuran gelombang supaya tidak terjadi abrasi.
PERBEDAAN PENGGUNAAN EKSTRAK NANAS DAN DIAMONIUM FOSFAT TERHADAP MUTU NATA DE SEAWEED (GRACILARIA SP.) Sya, Ghayah Fattaah; Permadi, Aef; Adi, Catur Pramono
PELAGICUS Volume 1 Nomor 1 Januari 2020
Publisher : Politeknik Kelautan dan Perikanan Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (229.857 KB) | DOI: 10.15578/plgc.v1i1.8306

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan pengaruh penggunaan ekstrak nanas dengan diamonium fosfat (DAP) terhadap mutu nata de seaweed. Penelitian dilakukan dari bulan Maret - Mei 2019 di Balai Besar Pengujian Penerapan Hasil Perikanan. Perlakuan yang digunakan pada penelitian ini adalah penambahan ekstrak nanas dan DAP dengan nata de coco sebagai kontrol. Peubah mutu produk nata de seaweed yang dilakukan yaitu uji fisik, hedonik, proksimat, dan kadar logam berat. Hasil uji hedonik nata de seaweed dengan penambahan ekstrak nanas lebih baik dari DAP. Kadar protein, lemak, serta kadar abu nata de seaweed dengan penambahan ekstrak nanas lebih tinggi dari nata de seaweed dengan penambahan DAP dan kontrol, namun berkadar air lebih rendah dari nata de seaweed dengan penambahan DAP dan kontrol. Kadar serat nata de seaweed dengan penambahan ekstrak nanas lebih rendah dari kontrol. Kadar logam berat pada ketiga perlakuan menunjukkan nilai yang masih berada pada batas minimal.
BACK MATTER PELAGICUS VOL. 1 NO. 2 MEI 2020 Perangin-angin, Robet
PELAGICUS Volume 1 Nomor 2 Mei 2020
Publisher : Politeknik Kelautan dan Perikanan Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (670.742 KB) | DOI: 10.15578/plgc.v1i2.9021

Abstract

KAJIAN HIDRO-OSEANOGRAFI DI PERAIRAN KABUPATEN KARAWANG Agus, Firman; Soeprijadi, Liliek; Pasaribu, Roberto
PELAGICUS Volume 1 Nomor 1 Januari 2020
Publisher : Politeknik Kelautan dan Perikanan Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (673.411 KB) | DOI: 10.15578/plgc.v1i1.8653

Abstract

Pantai Karawang merupakan salah satu wilayah yang memiliki kesuburan perairan dan potensi sumber daya ikan yang cukup baik. Kondisi hidro-oseanografi yang meliputi arus laut, gelombang laut, dan pasang surut sampai saat ini belum dipublikasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengamati kondisi hidro-oseanografi wilayah tersebut. Pengamatan kondisi hidro-oseanografi dilaksanakan pada bulan September 2017 di 3 kecamatan. Secara umum perairan kabupaten Karawang mempunyai kedalaman berkisar antara 0-20 meter. Pada bagian pinggir pantai mempunyai kedalaman antara 0-5 meter. Peta batimetri perairan kabupaten Karawang memperlihatkan morfologi yang berbentuk punggungan berselingan dengan cekungan kemiringan lereng yang relatif datar. Berdasarkan pengamatan dan hasil pengolahan data, parameter hidro-dinamika di perairan kabupaten Karawang memiliki tinggi gelombang laut antara 2,0-3,0 m dengan arah dari timur menuju Barat, kecepatan arus antara 0,125-0,167 m/detik dengan arah arus membentang dari Timur-Barat sedangkan rata-rata ketinggian pasang 0,446 m dan surut 0,349 m.
STUDI RANCANG BANGUN KONTRUKSI RUMPON LUBUK LARANGAN DI KABUPATEN BUNGO PROVINSI JAMBI Kholis, Muhammad Natsir; Amrullah, Mohd. Yusuf; Martasuganda, Sulaeman; Saputra, Filhamdi
PELAGICUS Volume 1 Nomor 2 Mei 2020
Publisher : Politeknik Kelautan dan Perikanan Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (120.207 KB) | DOI: 10.15578/plgc.v1i2.8919

Abstract

Perkembangan teknologi kontruksi rumpon dapat dibuat dengan memodifikasi komponen utama atau membuat kontruksi baru sesuai tujuan dan fungsi rumpon. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Desember 2019 di Laboratorium Terpadu Fakultas Perikanan Universitas Muara Bungo. Tujuan dari penelitian ini untuk merancang bangun kontruksi rumpon yang dioperasikan di lubuk larangan Kabupaten Bungo Provinsi Jambi. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode eksperimen (skala laboratorium). Hasil penelitian menunjukan bahwa rumpon lubuk larangan memiliki kontruksi berbentuk persegi panjang menyerupai balok, dengan pelampung berdiameter 1 m dan tinggi 40 cm, tali berbahan PE dengan panjang 1.94 m berdiameter 1 cm, badan rumpon terbuat dari rangka besi berukuran panjang 1.4 m, lebar 54 cm dan tinggi 1.94 m. Atraktor rumpon terdiri dari tali rapia dan paralon serta pemberat berbahan semen cor. Ketahanan rumpon terhadap arus sebesar 37.2914 Kgf dan terhadap angin sebesar 49.5215 Kgf.

Page 1 of 2 | Total Record : 14