cover
Contact Name
TRI SUTRISNO
Contact Email
trisutrisno@iainmadura.ac.id
Phone
+6282330601716
Journal Mail Official
mubtadijurnal@iainmadura.ac.id
Editorial Address
Jl. Raya Panglegur km. 04 Pamekasan East Java
Location
Kab. pamekasan,
Jawa timur
INDONESIA
Mubtadi : Jurnal Pendidikan Ibtidaiyah
ISSN : 27157067     EISSN : 27208850     DOI : DOI 10.19105
Untuk menjamin kualitas dari isi jurnal dan penyeragaman subtansi tulisan serta efektifitas, maka jurnal ini cukup menerbitkan seputar naskah yang berkaitan dengan keilmuan ke-MI/SD-an, baik dari sisi manajemen, pembelajaran, regulasi dan SDM di sekolah MI/SD. Adapun bentuk tulisannya bisa berupa hasil penelitian yang tentu dilengkapi dengan data, metode dan analisis yang benar; bentuk lain juga bisa berupa kajian analisis yang sangat kritis, idealis, produktif dan kontributif, dengan kaidah penulisan yang berlaku. Naskah belum pernah dimuat dimedia manapun.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 14 Documents
PENERAPAN HUKUMAN SEBAGAI ALAT PENDIDIKAN DALAM MENANAMKAN KEDISIPLINAN PADA PESERTA DIDIK DI MIN 1 PAMEKASAN Kholifa, Sitti
MUBTADI: Jurnal Pendidikan Ibtidaiyah Vol 1, No 1 (2019)
Publisher : MUBTADI: Jurnal Pendidikan Ibtidaiyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (77.833 KB) | DOI: 10.19105/mubtadi.v1i1.2998

Abstract

Abstrak Ada dua permasalahan yang menjadi Pokok kajian dalam penelitian pertama apakah penerapan hukuman efektif dalam membentuk kedisiplinan peserta didik di MIN I Pamekasan ? Kedua Bagaimana penerapan hukuman sebagai alat pendidikan dalam menanamkan kedisiplinan pada peserta didik di MIN I Pamekasan.Sedangkan pendekatan peneliti yang digunakan dalam penelitian ini yaitu pendekatan deskriptif. Informannya Kepala Sekolah, Guru dan Siswa. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Adapun teknik analisis datanya menggunakan reduksi data, penyajian data (display data), dan penarikan kesimpulan (verifikasi data). Sedangkan pengecekan keabsahan data dilakukan melalui perpanjang keikutsertaan, ketekunan pengamatan dan tringulasi.Dari hasil penelitian diperoleh kesimpulan sebagai berikut: pertama Kepala Sekolah dan guru-guru selalu menekankan kepada semua siswa supaya selalu disiplin setiap harinya. Penerapan hukuman dilaksanakan pada saat siswa tidak disiplin ketika proses belajar mengajar berlangsung maka saat itu juga hukuman tersebut diterapkan. Dan penerapan hukuman efektif dalam membentuk kedisiplinan peserta didik. Kedua pemberian hukuman merupakan upaya mendisiplinkan peserta didik terhadap peraturan yang berlaku di sekolah. Sebab dengan sadar pendidik memegang prinsip bahwa disiplin itu merupakan kunci sukses suatu sekolah. Seorang pendidik harus memiliki "keteladanan yang baik". Dengan adanya keteladanan yang baik itu, maka akan menumbuhkan hasrat bagi peserta didik untuk meniru dan mengikutinya. Di samping itu perlu adanya nasehat-nasehat dari pendidik kepada peserta didik agar peserta didik membiasakan perilaku disiplin. Dalam pelaksanaan tata tertib kedisiplinan, tata tertib tersebut disosialisasikan kepada peserta didik, ada pengawasan dan apabila terjadi pelanggaran diberikan tindakan dalam hal ini pemberian hukuman sesuai dengan pelanggaran yang dilakukan. Kata kunci:Penerapan Hukuman, Kedisiplinan Peserta Didik.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN COOPERATIVE LEARNING TIPE COURSE REVIEW HORAY UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN MATEMATIKA KELAS II MI ISLAMIYAH AMBAT TLANAKAN PAMEKASAN Firdaus, Anita
MUBTADI: Jurnal Pendidikan Ibtidaiyah Vol 1, No 1 (2019)
Publisher : MUBTADI: Jurnal Pendidikan Ibtidaiyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (107.924 KB) | DOI: 10.19105/mubtadi.v1i1.2997

Abstract

Masalah dalam penelitian ini adalah mayotitas siswa beranggapan bahwa mata pelajaran matematika merupakan mata pelajaran yang tidak disenangi dan ditakuti dan juga dianggap sebagai mata pelajaran yang rumit dan sulit untuk dipahami. Disamping itu pemilihan metode atau model mengajar oleh guru yang tidak tepat sangat mempengaruhi hasil belajar siswa, seperti model pembelajaran ekspoitori. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk meningkatkan hasil belajar matematika siswa kelas II MI Islamiyah Ambat melaui penerapan model cooperatif learning tipe course review horay dan untuk mengetahui faktor pendukung dan penghambat dalam penerapan model cooperatif learning tipe course review horay.Penelitian ini dilaksanakan di MI Islamiyah Ambat. Subjek penelitian adalah siswa kelas II MI Islamiyah Ambat Tlanakan Pamekasan, yang berjumlah 20 siswa; 10 siswa dan 10 siswi. Jenis penelitian yang digunakan adalah PTK dengan tahap setiap siklusnya terdiri dari tahap: perencanaan, implementasi tindakan, obsevasi dan interpetasi, analisis dan refleksi. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan teknik tes dan teknik non tes. Teknik analisis data berupa analisis data kualitatif dan analisis data kuantitatif. Alat pengumpulan data yang digunakan berupa lembar observasi dan soal tes formatif.Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model cooperatif learning tipe course review horay dapat meningkatkan hasil belajar matematika. Presentase ketuntasan belajar secara klasikal pada pre test dan post test pada siklus I menunjukkan hasil 20% dan 40% dengan katagori ?Kurang Tercapai?, kemudian pada pre tes dan post test siklus II mengalami peningkatan menjadi 55% dan 85% dengan katagori ?Baik Sekali?. Adapun faktor pendungkung penerapan model pembelajaran CRH yaitu, keoptimalan guru dalam menerapkan model pembelajaran CRH, penggunaan media pembelajaran, pemberian rewed sebagai bentuk motivasi, menerikkan yel-yel saat proses pembelajaran sangat berpengaruh bagi siswa. Sedangkan faktor penghambat penerapan model pembelajaran CRH yaitu, Kebiasaan siswa yang mengganggu siswa yang lain dapat menghambat jalanya proses pembelajaran, siswa yang nakal biasanya suka membangkang dengan perintah yang diajukan oleh guru, ketika disuruh berdiskusi kelompok, mereka malah tidak melaksanakan perintah dari guru, melainkan malah sibuk mengganggu temannya yang sedang memperhatikan materi yang disampaikan oleh guru maupun menganggu temannya yang bekerja sama/kelompok.
PENERAPAN LAYANAN ORIENTASI PADA MATERI PENGENALAN TATA TERTIB SEKOLAH DALAM UPAYA MENINGKATKAN KEDISIPLINAN SISWA Sutrisno, Tri
MUBTADI: Jurnal Pendidikan Ibtidaiyah Vol 1, No 1 (2019)
Publisher : MUBTADI: Jurnal Pendidikan Ibtidaiyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (180.319 KB) | DOI: 10.19105/mubtadi.v1i1.2989

Abstract

Abstrak Penelitian yang dilakukan menggunakan pendekatan penelitian tindakan bimbingan konseling (PTBK) dengan subjek penelian siswa kelas X Keperawatan SMK Kesehatan Mulia Husada Sumenep. Penelitian dilaksanakan dalam tiga siklus, menggunkan instrument berupa RPBK, lembar observasi aktivitas siswa, lembar observasi aktivitas guru BK dan angket respon siswa terhadap penerapan teknik layanan orientasi. Kesimpulan hasil penelitian ini adalah (1) melalui siklus tindakan bimbingan konseling dapat ditemukan langkah-langkah efektif penerapan layanan orientasi terhadap keisiplinan siswa. (2) Melalui siklus tindakan bimbingan konseling penerapan layanan orientasi terbukti dapat meningkatkan kedisiplinan siswa. Berdasarkan hasil kesimpulan penelitian ini, direkomendasikan: (1) Tujuan pokok layanan orientasi materi tatatertib dapat digunakan untuk mendisiplinkan siswa. Oleh sebab itu guru BK sebagai penyelenggara layanan bimbingan konseling harus mengutamakan proses yang mendukung terciptanya suasana komunikatif, interaktif dan kerja kelompok dalam pelaksanaannya itu. (2) Guru BK masih perlu terus menerus untuk membuktikan penerapan layanan orientasi materi tata tertib sekolah jikalau ada siswa yang kurang disiplin. Kata Kunci: layanan orientasi, tata tertib, kedisplinan
PENERAPAN METODE PEMBELAJARAN KOOPERATIF MODEL NUMBERED HEAD TOGETHER DALAM MENINGKATKAN HASIL PEMBELAJARAN PKN SISWA KELAS VI SDN TANJUNG KECAMATAN SARONGGI ., ismail
MUBTADI: Jurnal Pendidikan Ibtidaiyah Vol 1, No 1 (2019)
Publisher : MUBTADI: Jurnal Pendidikan Ibtidaiyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (108.211 KB) | DOI: 10.19105/mubtadi.v1i1.2988

Abstract

Abstrak Sudah seyogyanya kegiatan belajar mengajar juga lebih mempertimbangkan siswa. Siswa bukan sebuah botol kosong yang bisa diisi dengan  muatan-muatan  informasi  apa saja yang dianggasp perlu oleh guru. Selain itu, alur proses belajar tidak harus berasal dari guru menuju siswa. Siswa bisa juga saling mengajar dengan sesama siswa  yang lainnya. Bahkan, banyak penelitian menunjukkan bahwa pengajaran  oleh rekan sebaya (peer teaching)  ternyata lebih efektif dari pada pengajaran oleh guru. system pengajaran   yang memberikan  kesempatan kepada anak didik untuk bekerjasama dengan sesame siswa dalam tugas ?tugas yang terstruktur disebut sebagai system ? pembelajaran gotong royong? atau  cooperative learning? Dalam  system ini, guru bertindak sebagai fasilitator. Penelitian ini berdasarkan permasalahn (a) Apakah pembelajaran kooperatif model Numbered Head Together berpengaruhi terhadap hasil belajar PKN ? (b)  seberapa tinggi tingkat penguasaan materi pelajaran PKn  dengan diterapkannya metode pembelajaran kooperatif model Numbered Head Together. Sedangkan tujuan dari penelitian ini adalah (a) ingin mengetahui pengaruh pembelajaran kooperatif model Numbered Head Together terhadap hasil belajar pelajaran PKn  setelah diterapkannya pembelajaran kooperatif model Numbered Head Together. Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan (action research)  sebanyak tiga putaran. Setiap putaran terdiri dari empat tahap  yaitu : rancanan, kegiatan dan pengamatan, refleksi dan r efisi. Sasaran penelitian ini adalah siswa kelas  VI SDN Tanjung Kecamatan Saronggi Kabupaten Sumenp pada semester I Tahun pelajaran 2016-2017 data yang diperoleh berupa hasil tes formatif, lembar observasi kegiatan belajar mengajar. Dari hasil analis didapatkan bahwa prestasi belajar siswa mengalami peningkatan dari siklus I sampai siklus III yaitu, siklus I (67,44%), siklus II (81,39%), siklus III (94,74%). Simpulan dari  penelitian ini adalah metode pembelajaran kooperatif dapat berpengaruh positif terhadap prestasi dan motivasi belajar siswa kelas  VI SDN Tanjung Kecamatan Saronggi  Kabupaten Sumenp pada semester I Tahun pelajaran 2016-2017  serta model pembelajarasn  ini dapat digunakan sebagai salah satu alternative pembelajaran Kewarganegaran Kata Kunci          : Kooperatif, NHT, Hasil Pembelajaran
PENINGKATAN PRESTASI BELAJAR PKN MELALUI PENERAPAN MODEL PENGAJARAN TERARAH PADA SISWA KELAS V SDN LONGOS III KECAMATAN GAPURA ., Riwayanto
MUBTADI: Jurnal Pendidikan Ibtidaiyah Vol 1, No 1 (2019)
Publisher : MUBTADI: Jurnal Pendidikan Ibtidaiyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (97.833 KB) | DOI: 10.19105/mubtadi.v1i1.2999

Abstract

Abstrak Perangkat pembelajaran yang menyangkut matri, metode, media alat peraga dan sebagainya harus juga mengalami perubahan kearah pembaharuan ( inovasi). Dengan adanya inovasi tersebut diatas dituntut seorang guru untuk lebih kreatif dan inovatif, terutama dalam menentukan model dan metode yang tepat akan sangat menentukan keberhasilan siswa. Pembelajaran PKn di kelas V SDN Longos III Kecamatan Gapura telah disampaikan dengan baik , namun prestasi belajar siswa kelas V ini masih jauh dari KKM yang diharapkan, oleh karenanya diperlukan suatu penyelesaian melalui penelitian tindakan kelas, dan manakala selesai pelaksanaan penelitian ini KKM yang telah ditentutukan telah tercapai atau lebih. Penelitian ini berdasarkan permasalahn (a) Bagaimanakah peningkatan  prestasi belajar PKn dengan diterapkannya model Pengajaran Terarah pada siswa kelas V SDN Longos III Kecamatan  Gapura  Kabupaten Sumenep, semester II tahun pelajaran 2015-2016 (b) Bagaimanakah pengaruh Model Pengajaran Terarah terhadap motivasi belajar PKn pada siswa kelas kelas V SDN Longos III Kecamatan  Gapura  Kabupaten Sumenep, semester II tahun pelajaran 2015-2016. Sedangkan tujuan dari penelitian ini adalah (a) ingin mengetahui peningkatan prestasi belajar PKn setelah diterapkannya  model Pengajaran Terarah(b) Ingin mengetahui pengaruh motivasi belajar PKn setelah diterapkan model pengajaran Terarah. Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan (action research)  sebanyak tiga putaran. Setiap putaran terdiri dari empat tahap  yaitu : rancanan, kegiatan dan pengamatan, refleksi dan refisi. Sasaran penelitian ini adalah siswa kelaskelas V SDN Longos III Kecamatan  Gapura  Kabupaten Sumenep, semester II tahun pelajaran 2015-2016 Data yang diperoleh berupa hasil tes formatif, lembar observasi kegiatan belajar mengajar. Dari hasil analis didapatkan bahwa prestasi belajar siswa mengalami peningkatan dari siklus I sampai siklus III yaitu, siklus I (73,17%), siklus II (82,93%), siklus III (95,12%), Penelitian selanjutnya tidak perlu dilaksanan karena KKM telah tercapai. Kesimpulan dari  penelitian ini adalah metode pembelajaran kooperatif dapat berpengaruh positif terhadap prestasi dan motivasi belajar siswa kelas V SDN Longos III Kecamatan Gapura Kabupaten Sumenep, serta model pembelajarasn  ini dapat digunakan sebagai salah satu alternative pembelajaran PKn. Kata Kunci          : Prestasi, Pengajaran, Terarah
PENGARUH PROFESIONALISME GURU TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA DI SDN BRANTA PASESER III TLANAKAN PAMEKASAN Khasanah, Uul
MUBTADI: Jurnal Pendidikan Ibtidaiyah Vol 1, No 1 (2019)
Publisher : MUBTADI: Jurnal Pendidikan Ibtidaiyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (127.441 KB) | DOI: 10.19105/mubtadi.v1i1.3000

Abstract

AbstrakPenelitian ini dilakukan mengingat tentang pentingnya peran guru dalam proses pendidikan. Fasilitas pendidikan yang lengkap dan canggih, namun tidak didukung oleh keberadaan guru yang berkualitas dan profesional, maka mustahil akan menghasilkan proses belajar dan pembelajaran yang maksimal. Profesionalisme merupakan kata yang tepat untuk menggambarkan kualitas pendidikan di suatu lembaga, hal tersebut diyakini, bahwa bangsa yang maju merupakan bangsa yang setiap warganya, dalam tingkah lakunya mencerminkan pribadi yang terdidik, dan untuk mewujudkan hal tersebut sangat diperlukan tenaga pengajar yang professional atau menguasai bidangnya. Penelitian ini membahas tentang: Pengaruh Profesionalisme Guru terhadap HasilBelajar siswa di SDN Branta Paseser III Tlanakan Pamekasan. Adapun sub masalah pokok dalam pembahasanini adalah; Bagaimana pengaruh profesionalisme guru terhadap hasil belajar diSDN Branta Paseser III Tlanakan Pamekasan, dan seberapa besar  pengaruh profesionalisme guru terhadap hasil belajar siswadi SDN Branta Paseser III Tlanakan Pamekasan.Tujuan penyusunan skripsi ini untuk; a) mengetahui pengaruh profesionalisme guru terhadap hasil belajar siswadi SDN Branta Paseser III Tlanakan Pamekasan,dan b) mengetahui seberapa besar pengaruh profesionalisme guruterhadap hasil belajar siswa di SDN Branta Paseser III Tlanakan Pamekasan.Dalam penelitian ini yang menjadi populasi adalah siswa kelas I, II, III, IV, V, dan VI yaitu lebih dari 100 siswa. Jumlah sampel dalam penelitian ini 37 siswa. Adapun teknik penarikan sampel penelitian ini dilakukan dengan metode random sampling atau sampel bertingkat. Teknik pengmpulan data dilakukan dengan observasi, angket dan dokumentasi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu kuantitatif deskriptif yang berupa analisis data statistik, dengan menggunakan pendekatan korelasional dan teknik korelasi product moment. Salah satu tujuan dari penelitian korelasi ini yaitu untuk mencari bukti apakah memang benar antara dua variabel yaitu variabel X (profesionalisme guru) dan variabel Y (hasil belajar)  terdapat hubungan atau korelasi.Berdasarkan hasil analisis data penelitian yang telah dilakukan menunjukkan bahwa uji koefisien korelasi (rxy) yang terdiri dari 24 soal angket dan 10 bidang studi instrumen penelitian dan dijawab oleh 37 responden, didapatkan hasil bahwa rxy(0,648) lebih tinggi dari tabel ?r? (0,325) ditingkat signifikan 5% (r11?r_t). Berarti terdapat hubungan antara variabel X dan variabel Y. Hasil nilai 0,648 memiliki rentang nilai antara 0,40 ? 0,70, dalam tabel interprestasi korelasi termasuk kategori sedang atau cukup.Kata Kunci: profesionalisme guru, hasil belajar
PENINGKATAN KEMAMPUAN MEMBACA CEPAT SISWA KELAS VI MELALUI PENERAPAN PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL ELEVEN AUTHENTIC ASSESSMENT DI SDN PAKAMBAN LAOK KECAMATAN PRAGAAN Ahmad Nursobah, Leli Lestari
MUBTADI: Jurnal Pendidikan Ibtidaiyah Vol 1, No 1 (2019)
Publisher : MUBTADI: Jurnal Pendidikan Ibtidaiyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (129.613 KB) | DOI: 10.19105/mubtadi.v1i1.3001

Abstract

Abstrak Kecepatan dan pemahaman dalam membaca sebuah teks masih sangat kurang maksimal dibandingkan dengan sekolah yang lain. Kecepatan membaca siswa Kelas VI SDN Pakamban Laok Kecamatan Pragaan masih dalam tingkat lambat, yaitu berkisar antara 90-170 kata per menit. Demikian pula dengan pemahaman bacaan hanya mampu memahami sebesar 60%. Selain itu. Berdasrkan rumusan masalah dalam penelitian ini ádalah (1) Bagaimanakah peningkatan kemampuan membaca cepat siswa Kelas VI SDN Pakamban Laok Kecamatan Pragaan dengan menerapkan pembelajaran kontekstual elemen authentic assessment ? (2) Bagaimanakah perubahan perilaku siswa Kelas VI dengan diadakan membaca cepat dengan pembelajaran kontekstual elemen authentic assessment ?   Sedangkan Tujuan yang diharapkan dapat tercapai dalam penelitian ini adalah (a) Mendeskripsikan peningkatan kemampuan membaca cepat siswa Kelas VI setelah menerapkan pembelajaran kontekstual elemen authentic assessment. (b) Mendeskripsikan perubahan perilaku siswa Kelas VI setelah diadakan membaca cepat dengan pembelajaran kontekstual elemen authentic assessment. Pendekatan  yang  digunakan  dalam  penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan menggunakan   metode   penelitian   tindakan  kelas.  Rancangan  penelitian disusun   dalam   satuan  siklus   secara   berdaur,   yang   meliputi   (1)  perencanaan, mendeskripsikan   strategi  pembelajaran  yang  dikembangkan   untuk   memecahkan  masalah  yang  telah  ditetapkan,  dengan   strategi   pembelajaran   mulai   dari  awal sampai  akhir, (2) pelaksanaan,  dalam  hal  ini  memuat  penjelasan  rencana  strategi pembelajaran yang disusun, (3) observasi, merupakan instrumen pengumpul data dan cara  menggunakannya, dan (4) perefleksian, kegiatan  perefleksian  dilakukan setiap  akhir siklus yang kemudian dijadikan dasar penentuan tindakan suatu siklus  berikutnya. Tahap pelaksanaan  dilaksanakan   secara  kolaboratif   antara peneliti  dan  guru  kelas. Berdasarkan analisa pada siklus I para siswa mencapai rata-rata 73,08 %, termasuk kategori baik, sedangkan pada siklus II mencapai rata-rata 82,05 %. Dalam aspek pemahaman para siswa mengalami kenaikan sebesar 8,97(12,27%). Kata Kunci            : Membaca cepat, Kontekstual, EAA
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF DALAM MEMAHAMI CERITA PADA SISWA KELAS V SDN CANGKRENG I KECAMATAN LENTENG Sutrisno, Tri
MUBTADI: Jurnal Pendidikan Ibtidaiyah Vol 1, No 2 (2020)
Publisher : MUBTADI: Jurnal Pendidikan Ibtidaiyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (464.841 KB) | DOI: 10.19105/mubtadi.v1i2.3014

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan mengkaji pengaruh penggunaan model pembelajaran berbasis masalah terhadap kemampuan berpikir kreatif pada pembelajaran bahasa Indonesia. Obyek penelitian dalam penelitian ini adalah kelas V SDN Kolor II Sumenep. Meliputi 2 kelas yang digunakan dalam penelitian ini diantaranya, VA sebagai kelompok eksperimen, dan VB sebagai kelompok control. Kelas V SDN cangkreng I sebagai kelas uji coba, dimaksudkan kelas yang digunakan untuk menguji instrumen yang akan digunakan untuk mengambil data kemampuan berpikir kreatif siswa.   Penelitian yang berpendekatan kuantitatif ini, ditinjau dari sudut perolehan nilai tes kemampuan berpikir kreatif yang skor atau nilainya dijumlahkan dan dianalisis menggunakan uji t-2 sampel independent. Pada uji validitas diperoleh r-hitung ? r kreatif (0,349) maka instrument dikatakan valid dan dapat digunakan. Pada uji reliabel r-hitung > r kreatif (0,60), yaitu nilai Alpha sebesar 0,966 yang berarti lebih besar dari 0,60. Dengan demikian keseluruhan item instrumen adalah reliabel. Hasil pengujian hipotesis dapat diketahui dari data yang telah dianalisis dengan t hitung 3,730 > t-tabel 2,00 (?=0,05). Dapat disimpulkan bahwa probabilitas kesalahan dalam penelitian ini masih di bawah 0,05. Pengujian hipotesis dapat diputuskan, bahwa dengan tingginya harga t-hitung sebesar 3,730 memiliki taraf signifikansi 0,000 yang ternyata kedudukannya masih jauh berada di bawah nilai ? = 0,05. Dengan demikian penelitian ini berhasil menolak H0 pada taraf signifikansi 5%. Selanjutnya dapat disimpulkan bahwa H1 terbukti benar. Mean pada kelompok eksperimen pretes adalah 54,38 kelompok eksperimen postes adalah 74,38. Sedangkan mean kelompok kontrol pretes adalah 51,94 kelompok Postes adalah 66,94. Hal ini membuktikkan bahwa terjadi peningkatan pada kelas eksperimen yang telah diberikan perlakuan dengan model pembelajaran berbasis masalah. Dengan demikian dapat disimpulkan kemampuan berpikir kreatif siswa pada kelompok eksperimen lebih tinggi daripada kelompok kontrol. Model pembelajaran berbasis masalah berpengaruh positif terhadap kemampuan berpikir kreatif siswa.Kata-kata Kunci: berpikir kreatif, cerita, model pembelajaran berbasis masalah This study aims to assess the effect of the use of problem solving based learning model for creative thinking skills  in Indonesian language. Object of this research is a class V  SDN Kolor II Sumenep. Includes 2 classes used in this study include, V A as an experimental group and a control group VB SDN Kolor I . V SDN Cangkreng I class as a class I trial Class tests are intended class is used to test the instruments to be used to retrieve data creative thinking skills of students. This quantitative research approaches , the terms of the acquisition value of the test 's ability to creative thinking skills scores or values are summed and analyzed using t-test two independent samples. On the validity of the test obtained count ? r r - critical ( 0.349 ), the instrument as valid and can be used. In the test reliably count r > r critical ( 0.60 ) , namely Alpha value of 0.966 which means greater than 0.60. Thus the entire item instrument is reliable. Results of hypothesis testing can be seen from the data that has been analyzed by t 3.730 > t-table 2.00 (? = 0.05). It can be concluded that the probability of error in this study still below 0.05. Hypothesis testing can be decided, that with the high price of 3.730 t-test has significance level of 0.000, which turned out to be his position is still far below the value of ? = 0.05. This study therefore managed to reject H0 at significance level of 5 % . Furthermore, it can be concluded that the H1 was proved right. Mean in the experimental group pretest posttest experimental group is 54.38 is 74.38. While the control group mean pretest is 51.94. Postes group is 66.94. This is evidence that an increase in the experimental class that has been given treatment with problem based learning model. Thus we can conclude creative thinking skills  abilities of students in the experimental group was higher than the control group. Problem based learning model a positive effect on students' ability to creative  thinking skills.  Key Word : Model problem beased learning, Creative Thinking Skills
STUDI KORELASI SERTIFIKASI GURU DENGAN PROFESIONALISME GURU DI MI MIFTAHUL ULUM JARIN PADEMAWU PAMEKASAN Masruroh, Siti
MUBTADI: Jurnal Pendidikan Ibtidaiyah Vol 1, No 2 (2020)
Publisher : MUBTADI: Jurnal Pendidikan Ibtidaiyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (63.96 KB) | DOI: 10.19105/mubtadi.v1i2.3015

Abstract

ABSTRAK: Sertifikasi merupakan salah satu terobosan untuk meningkatkan profesionalisme guru. Hal ini sama seperti yang dilakukan oleh guru bersertifikasi di Mi Miftahul Ulum Jarin Pademawu Pamekasan yang sebagian besar telah mengikuti sertifikasi. Berdasarkan latar belakang tersebut penulis mengajukan sebuah penelitian dengan judul ?Studi korelasi sertifikasi guru dengan profesionalisme guru di MI Miftahul Ulum Jarin Pademawu Pamekasan?. Ada dua permasalahan yang menjadi kajian pokok dari penelitian ini yaitu: pertama, adakah hubungan sertifikasi guru dengan profesionalisme guru di MI Miftahul Ulum Jarin Pademawu Pamekasan; kedua, seberapa besar hubungan sertifikasi guru dengan profesionalisme guru di MI Miftahul Ulum Jarin Pademawu Pamekasan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Sedangkan subjek dalam penelitian ini ialah guru bersertifikasi yang berjumlah 13 orang. Instrumen yang digunakan dalam pengumpulan data adalah angket, observasi dan dokumentasi. Selain itu teknik analisis data yang digunakan adalah analisis data statistik korelasional product-moment. Dari hasil data yang menggunakan metode statistic dengan rumus product moment diperoleh angka sebesar 0,6398. Dengan demikian maka hipotesis kerja diterima. Untuk mengetahui seberapa besar korelasi antara sertifikasi guru dengan profesionalisme guru di MI Miftahul Ulum Jarin Pademawu Pamekasan, diketahui ?r? kerja yang diperoleh yakni 0,6398. Kemudian dikonsultasikan dengan tabel interval nilai ?r? product moment yaitu nilai ?r? kerja 0,6398 berada diantara angka 0,600-0,799 dengan interpretasi kuat/tinggi.  Kata Kunci : Sertifikasi Guru, Profesionalisme Guru ABSTRACT: Certification is one of the breakthroughs to improve teacher professionalism. This is the same as what has been done by certified teachers at Mi Miftahul Ulum Jarin Pademawu Pamekasan, who have mostly been certified. Based on this background the authors propose a study entitled "Study the correlation of teacher certification with teacher professionalism at MI Miftahul Ulum Jarin Pademawu Pamekasan". There are two main issues that become the main study of this research: first, is there a relationship between teacher certification and teacher professionalism at MI Miftahul Ulum Jarin Pademawu Pamekasan; second, how big is the relationship between teacher certification and teacher professionalism at MI Miftahul Ulum Jarin Pademawu Pamekasan. This study uses a quantitative approach. While the subjects in this study were 13 certified teachers. The instruments used in data collection were questionnaires, observations and documentation. Besides the data analysis technique used is the product-moment correlational statistical data analysis. From the results of data using the statistical method with the product moment formula obtained figures of 0.6398. Thus the working hypothesis is accepted. To find out how big is the correlation between teacher certification and teacher professionalism at MI Miftahul Ulum Jarin Pademawu Pamekasan, it is known that the "r" of work obtained is 0.6398. Then consult with the interval table "r" product moment value that is the value of "r" work 0.6398 are between the numbers 0.600-0.799 with strong / high interpretation  Keywords: Teacher Certification, Teacher Professionalism
UPAYA MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR SISWA PADA BIDANG STUDI MATEMATIKA MATERI SIFAT-SIFAT BANGUN DATAR MELALUI PENERAPAN METODE JIGSAW KELAS V MI AL-KHALILI SUMBER BUNGUR PAKONG ., Riskiyah
MUBTADI: Jurnal Pendidikan Ibtidaiyah Vol 1, No 2 (2020)
Publisher : MUBTADI: Jurnal Pendidikan Ibtidaiyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (52.028 KB) | DOI: 10.19105/mubtadi.v1i2.3016

Abstract

ABSTRAKLatar belakang penelitian ini adalah prestasi belajar siswa pada bidang studi matematika masih di bawah KKM yang ditetapkan. KKM yang ditetapkan adalah 70. Proses pembelajaran yang digunakan di MI Al-Khalili adalah pembelajaran yang masih berpusat pada guru (teacher oriented). Siswa masih belum aktif dalam kegiatan pembelajaran karena selama pembelajaran guru menyampaikan materi menggunakan metode ceramah dan menulis dipapan tulis. Oleh karena itu salah satu upaya untuk meningkatkan prestasi belajar siswa menggunakan penerapan metode jigsaw.Berdasarkan hal tersebut, maka ada dua permasalahan yang menjadi kajian pokok dalam penelitian ini, yaitu: pertama, bagaimana penerapan metode jigsaw dalam meningkatkan prestasi belajar siswa di kelas V MI Al-Khalili Sumber Bungur Pakong; kedua, bagaimana gambaran keberhasilan peningkatan prestasi belajar siswa di kelas V MI Al-Khalili Sumber Bungur Pakong setelah diterapkannya metode jigsaw.Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK), subjek penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V MI Al-Khalili Smber Bungur pakong yang berjumlah 20 orang. Model penelitian ini menggunakan model yang dikembangkan oleh Stephen Kemmis dan Robbin MC Taggart yang terdiri dari dua siklus yaitu siklus I dan siklus II. Setiap siklus terdiri dari 4 tahapan yaitu perencanaan (planning), pelaksanaan (action), observasi (observation), dan refleksi (reflection). Sebelum diterapkanya siklus tersebut diadakan sebuah pre-test untuk mengukur tingkat prestasi belajar siswa kelas V MI Al-Khalili Sumber Bungur. Penelitian ini dalam pengumpulan data menggunakan metode wawancara, observasi, dokumentasi, dan tes. Teknik analisis data yang digunakan reduksi data dan penarikan kesimpulan berupa persentase antar siklus. Hasil penelitian ini menunjukkan ada peningkatan prestasi belajar siswa dalam penerapan metode jigsaw pada bidang studi Matematika materi sifat-sifat bangun datar. Pada siklus I ketuntasan belajar siswa masih 60% sehingga masih membutuhkan ketelitian dan penyesuaian terhadap kemampuan peserta didik. Akan tetapi pada siklus II penerapan metode jigsaw setelah diperbaiki dapat meningkatkan prestasi belajar siswa di Kelas V MI Al-Khalili Sumber Bungur Pakong. Hal ini terlihat dari persentase siswa yang tuntas belajar diatas KKM yaitu 80% pada siklus II.Kata kunci: Jigsaw,  Prestasi Belajar Siswa

Page 1 of 2 | Total Record : 14


Filter by Year

2019 2020