cover
Contact Name
Sumarli
Contact Email
91sumarli@gmail.com
Phone
+6285310307312
Journal Mail Official
variabel.stkipskw@gmail.com
Editorial Address
STKIP SIngkawang, Jalan STKIP - Kelurahan Naram Singkawang, Kalimantan Barat, INDONESIA, 79251
Location
Kota singkawang,
Kalimantan barat
INDONESIA
Variabel
Published by STKIP Singkawang
ISSN : 2599302X     EISSN : 25993038     DOI : http://dx.doi.org/10.26737/var
Core Subject : Science, Education,
Variabel is a peer-reviewed scientific open access, with e-ISSN: 2599-3038 and p-ISSN: 2599-302X published by Institute of Managing and Publication of Scientific Journals at STKIP Singkawang. Variabel is firstly published in 2018 and periodically published twice per year on April and October. Variabel is available for free (open access) to all readers. Variabel publishes both the research and theoretical study (no longer than 5 years after the draft proposed) in terms of pure Mathematics and Science, and also Mathematics and Science Education includes Physics, Chemistry, Biology, and Science in school and educational institutions. All finding in scientific paper can be published in this journal.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 28 Documents
ANALISIS KOMPETENSI STRATEGIS MATEMATIS SISWA PADA SISTEM PERSAMAAN LINIER TIGA VARIABEL (SPLTV) KELAS X SMK NEGERI 3 SINGKAWANG Sigit, Junaidi; Utami, Citra; Prihatiningtyas, Nindy Citroresmi
Variabel Vol 1, No 2 (2018): OCTOBER 2018
Publisher : STKIP Singkawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (509.264 KB) | DOI: 10.26737/var.v1i2.811

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan kemampuan, bentuk kesalahan, dan factor penyebab kompetensi strategis matematis siswa. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif kualitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas X SMK Negeri 3 Singkawang dengan jumlah 30 siswa. Pengambilan data menggunakan instrumen berupa tes uraian yang disesuaikan dengan kemampuan kompetensi strategis matematis dan telah diuji menggunakan validasi isi, validasi konstruk, reliabilitas, daya pembeda, dan tingkat kesukaran. Teknik analisis data yang digunakan adalah penskoran, pedeskripsian data, dan wawancara. Hasil Penelitian menunjukan bahwa tingkat kemampuan strategis matematis siswa kelas X SMK Negeri 3 Singkawang pada materi Sistem persamaan linier tiga variabel secara keseluruhan berada pada kategori sedang dengan rata-rata persentase nilai sebesar 52,84%. Bentuk kesalahan siswa dalam menyelesaikan soal sistem persamaan linier tiga variabel kelas X SMK Negeri 3 Singkawang yaitu kesalahan konsep (salah memahami dan menerjemahkan soal dalam kalimat matematika), kesalahan prinsip (Salah dalam memilih rumus dan jawaban akhir), dan kesalahan operasi (salah melakukan operasi hitung). Faktor yang mempengaruhi kemampuan kompetensi strategis matematis siswa pada materi sistem persamaan linier tiga variabel kelas X SMK Negeri 3 Singkawang berasal dari faktor kognitif yaitu kesalahan konsep (tidak memahami perintah soal), kesalahan prinsip (tidak mampu mengembangkan ide), dan kesalahan operasi (ketelitian).
KEMAMPUAN REPRESENTASI MATEMATIS SISWA SMP PADA MODEL LEARNING CYCLE 7E DAN PROBLEM BASED LEARNING PADA MATERI STATISTIKA Nur, Muhammad Sidiq; Prihatiningtyas, Nindy Citroresmi; Rosmaiyadi, Rosmaiyadi
Variabel Vol 3, No 1 (2020): APRIL 2020
Publisher : STKIP Singkawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (371.712 KB) | DOI: 10.26737/var.v3i1.1317

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengetahui peningkatan kemampuan representasi matematis siswa yang mendapatkan model Learning Cycle 7E dan model Problem Based Learning; (2) mengetahui perbedaan peningkatan kemampuan representasi matematis siswa yang diajar dengan menggunakan model Learning Cycle 7E dan Problem Based Learning; (3) mengetahui motivasi belajar siswa yang diajar menggunakan model Problem Based Learning apakah lebih baik daripada model Learning Cycle 7E. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan bentuk two group pretest-posttest design. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Singkawang yang terdiri dari kelas eksperimen 1 dan kelas eksperimen 2. Teknik sampling yang digunakan adalah simple random sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu tes kemampuan representasi matematis dan angket motivasi. Teknik analisis data untuk mengetahui peningkatan kemampuan representasi matematis siswa menggunakan n-gain, untuk mengetahui perbedaan peningkatan kemampuan representasi matematis siswa menggunakan Man Whitney U-test, dan untuk mengetahui motivasi belajar siswa menggunakan Man Whitney U-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) kemampuan representasi matematis siswa yang mendapatkan model Learning Cycle 7E dan model Problem Based Learning sama-sama berada pada interpretasi gain score tinggi dengan nilai n-gain sebesar 0,744 dan 0,735; (2) hasil Man Whitney U-test sampel diperoleh Zhitung = ?0,037 ? ?Ztabel = ?1,96 yang menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan peningkatan kemampuan representasi matematis siswa yang mendapatkan model Learning Cycle 7E dan model Problem Based Learning; (3) hasil Man Whitney U-test sampel diperoleh Zhitung = ?1,5 ? ?Ztabel = ?1,96 yang menunjukkan bahwa motivasi belajar siswa pada kelas yang menggunakan model Problem Based Learning tidak lebih baik daripada kelas yang menggunakan model Learning Cycle 7E. Secara umum dapat disimpulkan bahwa model Learning Cycle 7E dan Problem Based Learning dapat meningkatkan kemampuan representasi matematis siswa SMP pada materi statistika.
ANALISIS KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIS SISWA DALAM MENYELESAIKAN SOAL OPEN-ENDED PADA MATERI LINGKARAN DITINJAU DARI MINAT BELAJAR Sapitri, Yesi; Utami, Citra; Mariyam, Mariyam
Variabel Vol 2, No 1 (2019): APRIL 2019
Publisher : STKIP Singkawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (351.235 KB) | DOI: 10.26737/var.v2i1.1028

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa dalam menyelesaikan soal open-ended pada materi lingkaran ditinjau dari minat belajar. Metode penelitian ini merupakan penelitian  deskriptif kualitatif. Subjek penelitian adalah siswa kelas VIIIE SMP Negeri 3 Singkawang. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini berdasarkan angket minat belajar, tes kemampuan pemecahan masalah matematis dan wawancara. Teknik analisis data yang digunakan adalah Model Miles dan Huberman, yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, 1) kemampuan pemecahan masalah matematis siswa dalam menyelesaikan soal open-ended pada materi lingkaran ditinjau dari minat belajar tinggi mempunyai rata-rata sebesar 52,34 yang berada pada kategori sedang, 2) kemampuan pemecahan masalah matematis siswa dalam menyelesaikan soal open-ended pada materi lingkaran ditinjau dari minat belajar sedang mempunyai rata-rata sebesar 37,08 yang berada pada kategori sedang, dan 3) kemampuan pemecahan masalah matematis siswa dalam menyelesaikan soal open-ended pada materi lingkaran ditinjau dari minat belajar rendah mempunyai rata-rata sebesar 45,23 yang berada pada kategori sedang.
PROFILE OF MATHEMATICS EDUCATION STUDENTS’ UNDERSTANDING WITH MODERATE MATHEMATICS ABILITY IN THE ASPECT OF DISSECTION OF GROUP Jafar, Jafar; Budayasa, I Ketut; Juniati, Dwi
Variabel Vol 1, No 1 (2018): APRIL 2018
Publisher : STKIP Singkawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (534.834 KB) | DOI: 10.26737/var.v1i1.514

Abstract

One aspect that can be used to identify the completeness of the students? understanding to a concept is by doing dissection to the concept. This is a case study on the students of mathematics education who had moderate ability, and the objective was to obtain the profile of students? understanding towards group concept on the aspect of dissection. The students? understanding to the concept is needed very much to build foundation for understanding to other concepts in abstract algebra. Based on the result of the study, it was obtained that although the dominant elements that build the concept of group can be identified well but qualitatively the understanding of the students who have moderate ability in mathematics to the group concept is still weak. One of the causes is the mathematics logic as an instrument in managing information in group concept is not used accurately and tightly.
KOMUNIKASI MATEMATIS SISWA DENGAN MODEL PEMBELAJARAN STUDENT FACILITATOR AND EXPLAINING BERBANTUAN ALAT PERAGA DINDING DIAGRAM (DINGGRAM) VENN Prihatiningtyas, Nindy Citroresmi; Buyung, Buyung; Januarsi, Resi
Variabel Vol 2, No 2 (2019): OCTOBER 2019
Publisher : STKIP Singkawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (362.315 KB) | DOI: 10.26737/var.v2i2.1818

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Student Facilitator and Explaining berbantuan alat peraga Dingram Venn terhadap kemampuan komunikasi matematis siswa pada materi himpunan di kelas VII SMP Negeri 8 Singkawang. Penelitian ini menggunakan desain Quasi Eksperimental.Populasi dalam penelitian ini adalah semua siswa kelas VII yang terdiri dari lima kelas yang berjumlah 130 siswa. Sampel diambil dengan teknik purposive sample. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini berupa tes kemampuan komunikasi matematis siswa (posttest), lembar aktivitas dan lembar angket motivasi belajar. Teknik analisis data yang digunakan adalah uji Independent Sample T-Test, uji Effect Size, menghitung rata-rata persentase dari tiga pengamat dan menghitung rata-rata skor motivasi belajar seluruh siswa pada setiap indikator motivasi. Hasil penelitian menunjukkan: (1) terdapat perbedaan kemampuan komunikasi matematis siswa antara kelas yang menggunakan model pembelajaran Student Facilitator and Explaining berbantuan alat peraga dinggram venn dengan kelas yang menggunakan model pembelajaran langsung; (2) pengaruh model pembelajaran Student Facilitator and Explaining berbantuan alat peraga dinggram venn terhadap kemampuan komunikasi siswa tergolong tinggi; (3) aktivitas belajar siswa tergolong sangat aktif; (4) motivasi belajar siswa tergolong sangat tinggi.
PENERAPAN MODEL PROJECT BASED LEARNING UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN SISWA PADA MATERI RUMUS SENYAWA DAN TATA NAMA SENYAWA KIMIA Wahyuni, Haryanti Tri
Variabel Vol 3, No 1 (2020): APRIL 2020
Publisher : STKIP Singkawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (320.041 KB) | DOI: 10.26737/var.v3i1.1714

Abstract

Penelitian ini dilakukan bertujuan untuk mengetahui peningkatan pemahaman dan aktivitas siswa dalam menyusun rumus dan memberi nama senyawa kimia dengan model Project Based Learning. Metode penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilakukan dalam dua siklus pembelajaran dengan tahapan: perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas X MIPA 4 SMA Negeri 1 Wirosari. Data dikumpulkan melalui teknik tes berupa tes hasil belajar siswa dan teknik non tes berupa observasi dan wawancara. Data dianalisis secara persentase deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat peningkatan ketuntasan belajar siswa dari 13,89% siswa yang tuntas pada prasiklus menjadi 19,44% pada siklus-1 dan mengalami kenaikan yang signifikan pada siklus-2 menjadi 80,56% dan terdapat peningkatan aktivitas siswa dimana saat pembelajaran siswa lebih aktif. Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa penerapan model Project Based Learning (PjBL) dapat meningkatkan pemahaman siswa pada materi rumus senyawa dan tata nama senyawa kimia.
KETERAMPILAN PROSES SAINS SISWA (KPS) DENGAN MODEL PREDICT OBSERVE AND EXPLAIN (POE) PADA MATERI ENERGI Sulistri, Emi; Rosdianto, Haris; Lestari, Wulan
Variabel Vol 1, No 2 (2018): OCTOBER 2018
Publisher : STKIP Singkawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (507.685 KB) | DOI: 10.26737/var.v1i2.812

Abstract

Tujuan penelitian ini, untuk mendeskripsikan peningkatan keterampilan proses sains siswa setelah diterapkan model pembelajaran Predict Observe And Explain (POE) pada materi energi. Jenis penelitian kuantitatif yang menggunakan metode Pre-Eksperimental Design dengan one group pre-test post-test design. Seluruh siswa kelas VIII di salah satu SMP Negeri Kota Singkawang menjadi populasi dalam penelitian ini dengan teknik pengambilan sampel yaitu purposive sampling. Sampel terdiri dari 30 siswa. Instrumen yang digunakan berupa tes soal pilihan ganda beralasan tentang KPS. Hasil N-gain sebesar 0,4 menandakan terjadinya peningkatan KPS siswa dengan kategori sedang. Kategori yang diperoleh menyatakan bahwa model POE baik dan layak digunakan dalam proses pembelajaran, sehingga dapat dijadikan salah satu pilihan model bagi guru dalam melaksanakan pembelajaran fisika khususnya pada materi energi.
EKPLORASI ETNOMATEMATIKA DEKSPLORASI ETNOMATEMATIKA DALAM MOTIF TENUN KAIN LUNGGI SAMBAS KALIMANTAN BARAT DAN IMPLIKASINYA TERHADAP PEMBELAJARAN MATEMATIKAALAM MOTIF TENUN KAIN LUNGGI SAMBAS KALIMANTAN BARAT DAN IMPLIKASINYA TERHADAP PEMBELAJARAN Purnama, Rulli; Utami, Citra; Prihatiningtyas, Nindy Citroresmi
Variabel Vol 3, No 1 (2020): APRIL 2020
Publisher : STKIP Singkawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (872.754 KB) | DOI: 10.26737/var.v3i1.1307

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi etnomatematika yang terdapat pada motif tenun kain Lunggi Sambas Kalimantan Barat dan implikasinya terhadap pembelajaran matematika. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif dalam desain etnografi. Subjek pada penelitian ini adalah para pengrajin kain tenun desa Sumber Harapan dusun Semberang kabupaten Sambas Kalimantan Barat dengan narasumber sebanyak 4 orang yang dipilih melalui teknik snowball sampling. Teknik pengumpulan data dengan observasi, wawancara, studi dokumentasi dan studi pustaka yang kemudian dianalisis dengan teknik reduksi data, penyajian data dan menarik kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa: 1) etnomatematika dalam proses pembuatan motif tenun kain Lunggi adalah transformasi (transformasi dari objek nyata menjadi bentuk motif tenun, konsep geometri, refleksi, dan skala), pengukuran (estimasi), ketepatan (akurasi) serta kesetaraan; 2) etnomatematika dalam motif tenun kain Lunggi adalah geometri dimensi satu berupa garis dan titik, geometri dimensi dua berupa bidang persegi panjang, segitiga, jajar genjang, segi banyak dan belah ketupat, serta geometri transformasi meliputi refleksi, rotasi, transalasi, dilatasi; dan 3) implikasi dari penelitian ini adalah etnomatematika yang ditemukan dapat dijadikan perangkat pembelajaran matematika di sekolah contohnya berupa Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) berbasis etnomatematika pada materi geometri transformasi.
PENGARUH PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN ATTENTION, RELEVANCE, CONFIDENCE, SATISFACTION (ARCS) TERHADAP MOTIVASI BELAJAR DAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI KALOR DI KELAS X Yulianti, Yulianti; Murdani, Eka; Kusumawati, Intan
Variabel Vol 2, No 1 (2019): APRIL 2019
Publisher : STKIP Singkawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (288.264 KB) | DOI: 10.26737/var.v2i1.1029

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui motivasi dan hasil belajar siswa setelah diterapkan model pembelajaran ARCS pada materi kalor. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan bentuk quasi eksperiment. Rancangan penelitian ini berupa non equivalent pre-test and post-test control group design. Sampel dalam penelitian ini adalah kelas XA sebagai kelas eksperimen dan kelas XD sebagai kelas kontrol, dengan teknik pengambilan sampel berupa purposive sampling. Motivasi belajar awal siswa diukur menggunakan angket motivasi berupa 10 pernyataan dan diperoleh nilai probabilitas sebesar 0,229. Hasil belajar awal siswa diukur menggunakan alat ukur tes berupa 18 soal pilihan ganda tentang hasi belajar ranah kognitif yang sebelumnya telah diuji cobakan dengan reliabilitas 0,91 berada pada kategori sangat baik. Perbedaan motivasi belajar siswa pada kelas eksperimen dan kontrol sebesar 5,88 berada pada kriteria tinggi. Perbedaan hasil belajar siswa pada kelas eksperimen dan kontrol sebesar 2,738 berada pada kriteria tinggi. Pengaruh motivasi belajar siswa kelas eksperimen diperoleh nilai probabilitas sebesar 0,029. Pengaruh hasil belajar siswa kelas eksperimen diperoleh nilai probabilitas sebesar 0,000. Terdapat pengaruh yang signifikan pada penerapan model pembelajaran ARCS terhadap motivasi belajar dan hasil belajar siswa.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM SOLVING UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN KOMUNIKASI MATEMATIS SISWA DI SMP Husna, Nurul; Munawarah, Munawarah
Variabel Vol 1, No 1 (2018): APRIL 2018
Publisher : STKIP Singkawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (317.362 KB) | DOI: 10.26737/var.v1i1.575

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menerapkan model pembelajaran problem soving untuk dapat melihat perbedaan peningkatan kemampuan komunikasi matematis siswa pada kelas eksperimen dengan kelas kontrol, dan untuk melihat keterlaksanaan model pembelajaran problem solving dalam pembelajaran di kelas VII MTs Ushuluddin Singkawang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen dengan Pretest-Posttest  Control Design. Adapun yang menjadi kelas sampel adalah kelas VII D sebagai kelas ekperimen dan kelas VII E sebagai kelas kontrol yang dipilih dengan teknik  probability sampling. Instrumen pengumpulan data menggunakan soal kemampuan komunikasi matematis dan lembar observasi. Berdasarkan hasil analisis data dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran problem solving dapat meningkatkan kemampuan komunikasi matematis siswa pada materi himpunan di kelas VII MTs Ushuluddin Singkawang. Hal tersebut ditunjukkan dengan terdapat perbedaan peningkatan kemampuan komunikasi matematis antara siswa yang diberi pembelajaran model problem solving dengan siswa yang diberi pembelajaran yang konvensional, serta model problem solving  terlaksana sangat baik dalam pembelajaran matematika dengan persentase 87,61% untuk pertemuan pertama dan  92,28% untuk pertemuan kedua.

Page 1 of 3 | Total Record : 28