cover
Contact Name
Teguh Wibowo
Contact Email
jec@walisongo.ac.id
Phone
+6285640307383
Journal Mail Official
jec@walisongo.ac.id
Editorial Address
Jl. Prof. Dr. Hamka Km. 02 Semarang, Indonesia
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Journal of Educational Chemistry (JEC)
Core Subject : Science, Education,
Journal of Educational Chemistry (JEC) is a journal managed by Program Studi Pendidikan Kimia Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang (the Chemistry Education Department of Science and Technology Faculty, Walisongo State Islamic University). This Journal aims to accommodate all the writings of theoretical studies and research in the field of chemical education. This journal is published twice a year. Researchers and educational practitioners are welcome to disseminate their writings through this journal. Scope of writings published in this journal include: Learning chemistry Evaluation of chemistry education Chemistry education policy Integrating islamic value in chemistry education
Articles 19 Documents
PENERAPAN MODEL BLENDED LEARNING UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN KONSEP TERMOKIMIA SISWA Subagiyo, Sidiq
JEC: Journal of Educational Chemistry Vol 1, No 1 (2019)
Publisher : Chemistry Education Department

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (365.265 KB) | DOI: 10.21580/jec.2019.1.1.3830

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penerapan model blended learning untuk meningkatkan pemahaman konsep termokimia pada siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah metode quasi experimental dengan Randomized Posttest Only Control Design. Subyek penelitian ini adalah siswa kelas XI MIPA SMA Negeri 1 Lasem. Data penelitian yang diambil berupa pemahaman konsep siswa melalui hasil belajar kognitif. Pengumpulan data dilakukan melalui tes, wawancara dan observasi. Pengambilan sampel menggunakan teknik random sampling. Teknik analisis data menggunakan analisis uji t-test related (Independent-Sample T-Test) dari hasil posttest kelas eksperimen dan kelas kontrol. Dari hasil dan analisis yang telah dilakukan menunjukkan bahwa penerapan model blended learning efektif untuk meningkatkan pemahaman konsep termokimia siswa. Hal ini ditunjukkan dengan rata-rata nilai evaluasi pemahaman konsep termokimia kelas eksperimen sebesar 77,3 dan kelas kontrol sebesar 69,7 dan pada pengujian juga didapatkan hasil yaitu thitung = -4,672 dan ttabel = -2,037 (? = 5%) sehingga thitung < ttabel.
EFEKTIVITAS PENGGUNAAN MULTIMEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS MULTI LEVEL REPRESENTASI (MLR) UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK PADA MATERI SISTEM KOLOID KELAS XI MAN KENDAL Dwi Astuti, Indah; Mulyatun, Mulyatun
JEC: Journal of Educational Chemistry Vol 1, No 2 (2019)
Publisher : Chemistry Education Department

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (4524.542 KB) | DOI: 10.21580/jec.2019.1.2.4357

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penggunaan pembelajaran multimedia berbasis MLR pada materi sistem koloid. Penelitian yang dilakukan adalah penelitian eksperimen dengan bentuk Pretest-posstest Control Group Design dengan pengambilan sampel dalam kelompok cluster random sampling. Nilai rata-rata hasil belajar yang diperoleh dari kelas eksperimen dan kelas kontrol berturut-turut adalah 74,85 dengan persentase ketuntasan 71% dan 65,97 dengan persentase ketuntasan 33%. Berdasarkan hasil uji t-test pada = 5% dan dk = 56 diperoleh thitung> ttabel = 4,475> 2,003, sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan rata-rata hasil belajar antara kelas eksperimen dan kontrol. Selanjutnya dari hasil analisis sisi kanan, diperoleh thitung> ttabel = 4,475> 1,672 dengan dk = 57 dan pada = 5%. Hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa pembelajaran kimia menggunakan multimedia berbasis pembelajaran MLR pada materi koloid efektif diterapkan pada pembelajaran kimia, dan dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas XI MIPA di MAN Kendal.
PENGUASAAN KONSEP DAN RETENSI MELALUI POGIL (PROCESS ORIENTED GUIDED INQUIRY LEARNING) BERMUATAN MULTIPLE LEVEL REPRESENTATION Khulliyah, Khulliyah; Fadlan, Andi
JEC: Journal of Educational Chemistry Vol 1, No 1 (2019)
Publisher : Chemistry Education Department

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1079.101 KB) | DOI: 10.21580/jec.2019.1.1.3942

Abstract

Rendahnya hasil belajar peserta didik pada materi hidrolisis khususnya pada level mikroskopik dan proses pembelajaran yang masih menggunakan metode pembelajaran konvesional di MA Uswatun Hasanah. Melalui model POGIL (Process Oriented Guided Inquiry Learning) bermuatan Multiple Level Representation diharapkan dapat mengetahui tingkat penguasaan konsep dan retensi peserta didik MA Uswatun Hasanah pada materi hidrolis. Data penelitian diperoleh dengan metode dokumentasi untuk mendapatkan daftar nama-nama peserta didik kelas XI jurusan IPA MA Uswatun Hasanah dan metode tes untuk memperoleh data hasil belajar peserta didik yang diperoleh dari nilai pre-test, post-test, dan retest. Penelitian ini menunjukkan bahwa pembelajaran melalui model POGIL bermuatan Multiple Level Representation dapat meningkatkan tingkat penguasaan konsep dan retensi peserta didik kelas XI IPA MA Uswatun Hasanah. Terdapat 30% peserta didik mengalami peningkatan penguasaan konsep kategori tinggi, 40% pada kategori sedang, dan 30% pada kategori rendah. Adapun tingkat retensi peserta didik adalah 92,7% yang tergolong tinggi. 
PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN PADA MATA KULIAH KIMIA DASAR BERDASARKAN KURIKULUM KKNI Siregar, Anggi Desviana
JEC: Journal of Educational Chemistry Vol 2, No 1 (2020)
Publisher : Chemistry Education Department

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (941.955 KB) | DOI: 10.21580/jec.2020.2.1.5512

Abstract

Perangkat pembelajaran merupakan salah satu faktor penting dalam mempengaruhi keberhasilan pembelajaran terutama diperguruan tinggi. Dengan meningkatkan kualitas perangkat pembelajaran, maka dapat memudahkan mahasiswa dalam memahami materi termasuk materi pembelajaran kimia. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan perangkat pembelajaran berupa Rencana Pembelajaran Semester (RPS) dan Rancangan Tugas Mahasiswa (RTM) sesuai kurikulum kerangka kualifikasi nasional indonesia (KKNI). Pengembangan ini dilakukan pada mata kuliah kimia dasar dijurusan Teknik kimia Institut Teknologi Medan (ITM).  Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian pengembangan model 4-D oleh Thiangarajan, namun pada penelitian ini hanya sampai pada 3 tahap yaitu tahap pendefinisian, tahap perancangan, dan tahap pengembangan. Validator yang terlibat pada penelitian ini adalah validator ahli pengembangan dan ahli materi. Hasil validasi perangkat pembelajaran diperoleh nilai rata-rata kedua perangkat adalah 3,75 (kriteria sangat layak). Hal ini berarti perangkat pembelajaran yang dibuat sudah sesuai dengan kerangka kualifikasi nasional Indonesia.
KETERAMPILAN PROSES SAINS PESERTA DIDIK KELAS X UNGGULAN BILINGUAL CLASS SYSTEM (BCS) PADA PRAKTIKUM LARUTAN ELEKTROLIT DAN NONELEKTROLIT Nuzul, Ilyana Rohmatin; Nirwana, Ratih Rizqi; Kholiq, Abdul
JEC: Journal of Educational Chemistry Vol 1, No 1 (2019)
Publisher : Chemistry Education Department

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (416.388 KB) | DOI: 10.21580/jec.2019.1.1.3780

Abstract

Perkembangan ilmu di bidang sains tidak luput dari kegiatan observasi (pengamatan), penelitian, dan uji coba. Kegiatan ini disebut juga sebagai keterampilan proses sains dalam dunia pendidikan. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui deskripsi keterampilan proses sains peserta didik kelas X unggulan Bilingual Class System (BCS) MAN 2 Kudus pada praktikum larutan elektrolit dan nonelektrolit. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif. Data penelitian diperoleh melalui teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peserta didik kelas X unggulan Bilingual Class System (BCS) mempunyai keterampilan proses sains dasar pada aspek mengamati sebesar 77% (Baik), keterampilan mengukur sebesar 82% (Baik), keterampilan mengklasifikasi sebesar 92% (Sangat Baik), keterampilan mengkomunikasi sebesar 87% (Sangat Baik), dan keterampilan menyimpulkan sebesar 69% (Cukup). Sedangkan keterampilan proses sains terpadu pada aspek merencanakan percobaan sebesar 88% (Sangat Baik), keterampilan menganalisis data sebesar 70% (Cukup), dan keterampilan memperoleh dan menyajikan data sebesar 72% (Cukup). Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa Persentase tertinggi keterampilan proses sains dasar adalah keterampilan mengklasifikasi, sedangkan persentase terendah adalah keterampilan menyimpulkan. Persentase tertinggi keterampilan proses sains terpadu adalah keterampilan merencanakan percobaan, sedangkan persentase terendah adalah keterampilan menganalisis data.
PENGEMBANGAN MODUL BERMUATAN PENDIDIKAN KARAKTER MATERI ELEKTROKIMIA PROGRAM KEAHLIAN TEKNIK INSTALASI TENAGA LISTRIK Aeni, Nur
JEC: Journal of Educational Chemistry Vol 1, No 2 (2019)
Publisher : Chemistry Education Department

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1141.5 KB) | DOI: 10.21580/jec.2019.1.2.4321

Abstract

Penelitian ini didasarkan pada masih ditemukannya kasus degradasi  moral di kalangan peserta didik seperti kasus tawuran dan kebiasaan mencontek, kurangnya sumber belajar kimia SMK serta sumber belajar yang tersedia belum terintegrasi dengan program keahlian peserta didik. Tujuan penelitian ini yaitu untuk menghasilkan modul pembelajaran elektokimia bermuatan pendidikan karakter program keahlian Teknik Instalasi Tenaga Listrik (TITL). Penelitian pengembangan ini menggunakan metode Research and Development dengan model 4D dari Thiagarajan. Subjek dari penelitian ini adalah peserta didik kelas X program keahlian TITL SMK N 5 Semarang. Karakteristik modul Hasil uji kualitas modul menurut ahli materi dan media pada tahap 1 menunjukkan bahwa modul cukup layak dengan skor rerata 0,76. Pada tahap 2 mengalami peningkatan sebesar 0,8 dengan kategori sangat layak. Persentase respon/tanggapan peserta didik sebesar 85,3% dengan kategori sangat valid. Berdasarkan data hasil uji validasi dan tanggapan peserta didik maka dapat disimpulkan bahwa modul kimia bermuatan pendidikan karakter program keahlian Teknik Instalasi Tenaga Listrik layak dan dapat digunakan sebagai sumber belajar peserta didik.
PENGARUH MODEL PROBLEM BASED LEARNING TERINTEGRASI STEM TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA Ariyatun, Ariyatun; Octavianelis, Dissa Feby
JEC: Journal of Educational Chemistry Vol 2, No 1 (2020)
Publisher : Chemistry Education Department

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (758.472 KB) | DOI: 10.21580/jec.2020.2.1.5434

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model problem based learning terintegrasi STEM terhadap kemampuan berpikir kritis siswa. Metode penelitan menggunakan control group pretest-postest design. Analisis data menggunakan uji uji N-gain untuk mengetahui peningkatan kemampuan berpikir kritis siswa dan uji t untuk mengetahui pengaruh model problem based learning terintegrasi STEM terhadap kemampuan berpikir kritis siswa. Sampel dalam penelitian ini diperoleh dengan teknik cluster random sampling dari populasi seluruh siswa SMA N 1 Weleri. Hasil uji N-gain kelas eksperimen sebesar 0,56 (skategori sedang) lebih tinggi dari pada kelas kontrol sebesar 0,33 (kategori sedang). Uji hipotesis dengan menggunakan uji 1 pihak kanan dengan kriteria Ha diterima jika t hitung > t tabel dan Ha ditolak jika t hitung ? t tabel. Hasil uji t menunjukkan t hitung 8,23 > t kritis 1,98 dengan taraf signifikansi 5%. Berdasarkan hasil uji hipotesis t hitung > t tabel maka penelitian tersebut dapat disimpulkan penerapan model problem based learning terintegrasi STEM mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap kemampuan berpikir kritis siswa.
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR KIMIA BERBASIS INTEGRASI ISLAM-SAINS MATERI MINYAK BUMI SEBAGAI IMPLEMENTASI PENDIDIKAN KARAKTER faeha, ana; Wahid, Abdul; Udaibah, Wirda
JEC: Journal of Educational Chemistry Vol 1, No 1 (2019)
Publisher : Chemistry Education Department

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (358.831 KB) | DOI: 10.21580/jec.2019.1.1.3937

Abstract

Rendahnya hasil belajar peserta didik pada materi hidrolisis khususnya pada level mikroskopik dan proses pembelajaran yang masih menggunakan metode pembelajaran konvensional di MA Uswatun Hasanah, sehingga dilakukan penelitian ini. Model POGIL (Process Oriented Guided Inquiry Learning) bermuatan Multiple Level Representation diharapkan dapat mengetahui tingkat penguasaan konsep dan retensi peserta didik MA Uswatun Hasanah pada materi hidrolisis. Metode: Penelitian ini menggunakan satu sampel untuk memperoleh data penelitian yaitu kelas XI jurusan IPA. Data penelitian diperoleh dengan metode dokumentasi untuk mendapatkan daftar nama-nama peserta didik kelas XI jurusan IPA MA Uswatun Hasanah dan metode tes untuk memperoleh data hasil belajar peserta didik yang diperoleh dari nilai pretest, posttest, dan retest. Hasil penelitian : Penelitian ini menunjukkan bahwa pembelajaran melalui model POGIL bermuatan Multiple Level Representation dapat meningkatkan tingkat penguasaan konsep dan retensi peserta didik kelas XI IPA MA Uswatun Hasanah. Terdapat 30% peserta didik mengalami peningkatan penguasaan konsep kategori tinggi, 40% peserta didik mengalami peningkatan penguasaan konsep kategori sedang, dan 30% mengalami peningkatan penguasaan konsep kategori rendah. Adapun tingkat retensi peserta kelas XI IPA MA Uswatun Hasanah adalah 92,7% yang tergolong tinggi. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa Pembelajaran dengan menggunakan model POGIL bermuatan Multiple Level Representation dapat meningkatkan tingkat penguasaan konsep dan retensi peserta didik kelas XI IPA MA Uswatun Hasanah.
KETERAMPILAN BERPIKIR TINGKAT TINGGI PESERTA DIDIK KELAS XI DENGAN MODEL (EXPERIENTIAL LEARNING) PADA MATERI TITRASI ASAM BASA khoirussaadah, khoir saadah; Hakim, Fachri
JEC: Journal of Educational Chemistry Vol 1, No 2 (2019)
Publisher : Chemistry Education Department

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1060.293 KB) | DOI: 10.21580/jec.2019.1.2.4260

Abstract

Tren dalam studi matematika dan sains internasional menunjukkan 95% peserta didik Indonesia berada pada kemampuan berpikir tingkat tinggi yang rendah. Upaya untuk menyikapi hal ini, perlu dilakukan inovasi untuk meningkatkan berpikir tingkat tinggi peserta didik. Model pembelajaran (Experiential Learning) merupakan salah satu model pembelajaran yang menciptakan suasana pembelajaran yang kondusif, dan pembelajaran yang dikaitkan dengan pengalaman lansung mampu meningkatkan penguasaan konsep peserta didik dan akan berpengaruh terhadap berpikir tingkat tinggi peserta didik. Jenis penelitian eksperimen, sampel penelitian yaitu peserta didik kelas XI IPA 1 kelas kontrol dan kelas XI IPA 2 kelas eksperimen. Instrumen pengumpulan data berupa soal pretest, posttest dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan terdapat perbedaan berpikir tingkat tinggi peserta didik yang menggunakan model pembelajaran berbasis pengalaman (Experiential Learning) dengan peserta didik yang menggunakan metode konvensional. Hal tersebut sesuai dengan hasil pretest  peserta didik mampu  menjawab 25% soal jenjang  C4, 51%  soal jenjang C5, dan 52% soal jenjnag C6, setelah   menggunakan model pembelajaran berbasis pengalaman (Experiential Learning) mengalami kenaikan dimana peserta didik kelas eksperimen mampu menjawab 44% soal jenjang C4, 74% soal jenjang C5, dan 72% jenjang soal C6.
PENINGKATAN HASIL BELAJAR DAN KEAKTIFAN BELAJAR KIMIA MELALUI MODEL PEMBELAJARAN DISCO WINSHOP Lestari, Sri
JEC: Journal of Educational Chemistry Vol 1, No 2 (2019)
Publisher : Chemistry Education Department

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1025.088 KB) | DOI: 10.21580/jec.2019.1.2.4557

Abstract

Penelitian Tindakan Kelas (PTK) ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan model pembelajaran Disco Winshop terhadap peningkatan hasil belajar dan keaktifan peserta didik kelas X MIPA 2 pada materi Ikatan Kimia di SMA Negeri 1 Pamotan. Penelitian ini dilakukan pada 2 siklus, tiap siklus terdiri atas empat tahapan, yaitu perencanaan, tindakan, observasi dan refleksi. Subjek Penelitian adalah peserta didik kelas X MIPA 2 SMA Negeri 1 Pamotan yang berjumlah 35 orang yang terdiri dari 12 peserta didik laki-laki dan 23 peserta didik perempuan. Analisis data menggunakan Teknik deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar dan keaktifan peserta didik pada materi ikatan kimia. Pada siklus I diperoleh skor rata-rata hasil belajar 64, ketuntasan klasikal 57%, dan aktivitas peserta didik 81,71%. Pada siklus II diperoleh skor rata-rata hasil belajar 85, ketuntasan klasikal 74%, dan aktivitas peserta didik 91,33%.

Page 1 of 2 | Total Record : 19