cover
Contact Name
Lilik Hanifah
Contact Email
pppm@stikesmus.ac.id
Phone
+6285725630249
Journal Mail Official
pppm@stikesmus.ac.id
Editorial Address
Jl. Ring Road No.Km 03, Mojosongo, Kec. Jebres, Kota Surakarta, Jawa Tengah 57127 | email : info@stikesmus.ac.id | web : www.stikesmus.ac.id
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Avicenna : Journal of Health Research
ISSN : 26156458     EISSN : 26156466     DOI : https://doi.org/10.36419
Core Subject : Health,
Avicenna : Journal of Health Research published by Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mamba’ul ‘Ulum Surakarta. Published twice a year in March and Oktober. Contains the writings of research results with the theme health. ISSN print: 2615-6458, ISSN Online: 2615-6466. Avicenna : Journal of Health focuses on the main problems like Midwifery, Nursing, Radiology, Physiotherapy, Health Analyst, Nutrition, Health Management, Health Psychology, Anastesiologi and other related thopics. Every article that goes to the editorial staff will be selected through Initial Review processes by Editorial Board. Then, the articles will be sent to peer reviewers and will go to the next selection by Blind Review Process. After that, the articles will be returned to the authors to revise. These processes take a month for a maximum time. For each manuscript, peer reviewers will rate the substantial and technical aspects, peer reviewers who collaborate with Avicenna : Journal of Health Research.
Articles 61 Documents
IDENTIFIKASI KROMATOGRAFI LAPIS TIPIS DAN EFEKTIVITAS EKSTRAK ETILASETAT DAUN TALOK (MUNTINGIA CALABURA L) SEBAGAI ANALGETIK Widyaningrum, Widyaningrum; Saptuti, Sri; Agustina, Veronika Tria; Sulistiyah, Wella
Avicenna : Journal of Health Research Vol 2, No 1 (2019): Maret
Publisher : STIKES Mamba'ul 'Ulum Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (546.956 KB) | DOI: 10.36419/avicenna.v2i1.263

Abstract

Latar Belakang : Kersen atau talok merupakan salah satu tanaman yang dapat berkhasiat sebagai analgetik, antiinflamasi dan antipiretik. Senyawa kimia yang terkandung di dalamnya antara lain flavonoid, polifenol, tannin, triterpen dan saponin. Tujuan : Untuk melakukan identifikasi profil kromatografi lapis tipis ekstrak etilasetat daun talok (EEADT) dan melakukan pengujian efektivitasnya sebagai analgetik melalui induksi kimia yang diberikan pada mencit jantan ras Swiss. Metode : Penyarian daun talok dilakukan dengan pelarut etilasetat menggunakan metode maserasi. Maserat kemudian diuji fitokimia dilanjutkan pengujian kromatografi lapis tipis (KLT). Selanjutnya dilakukan pengujian efektivitas EEADT sebagai analgetik menggunakan metode induksi kimia. Sampel hewan uji adalah mencit jantan, yang dibagi 5 kelompok perlakuan, yaitu kontrol negatif minyak goreng, kontrol positif asetosal dosis 65 mg/kgBB, kelompok 1 yaitu EEADT dosis 60 mg/kgBB, kelompok II yaitu EEADT dosis 120 mg/kgBB dan kelompok III adalah dosis 240 mg/kgBB. Induksi kimia menggunakan asam asetat 1% secara intraperitoneal kemudian diamati geliat yang timbul pada mencit. Data yang diperoleh kemudian dihitung daya analgetiknya lalu dianalisis menggunakan SPSS melalui uji ANOVA. Hasil : Hasil maserasi berupa ekstrak kental etilasetat dengan rendemen sebesar 8,41%. Hasil pengujian skrining fitokimia menunjukkan bahwa ekstrak etilasetat positif pada uji pendahuluan, kemudian uji lanjutan positif terhadap alkaloid, antrakinon, tannin, saponin dan flavonoid. Pada identifikasi KLT menunjukkan adanya bercak alkaloid, antrakinon dan flavonoid. Hasil pengujian efektivitas analgetik pada EEADT adalah berturut-turut asetosal, dosis 60mg/kgBB; 120 mg/kgBB dan 240 mg/kgBB yaitu 37,74%; 6,40%; 16,42% dan 32,09%. Simpulan : EEADT mengandung senyawa alkaloid, antrakinon dan flavonoid. EEADT memiliki efektivitas sebagai analgetik.
EFEKTIFITAS TEKNIK RELAKSASI PROGRESIF UNTUK MENGURANGI INSOMNIA PADA USIA LANJUT Sakitri, Ganik; Astuti, Ratna Kusuma
Avicenna : Journal of Health Research Vol 2, No 2 (2019): Oktober
Publisher : STIKES Mamba'ul 'Ulum Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (348.715 KB) | DOI: 10.36419/avicenna.v2i2.300

Abstract

Latar Belakang : Tidur merupakan kebutuhan manusia yang teratur. Akan tetapi, sekitar 65 % usia lanjut mengalami insomnia. Insomnia pada usia lanjut dapat diatasi dengan cara non medikasi, salah satunya dengan tehnik relaksasi progresif. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas tehnik relaksasi progresif untuk mengurangi insomnia pada usia lanjut di Posyandu usia lanjut desa Buntalan. Metode : Jenis penelitian ini adalah quasi eksperimen dengan two group pretest and postest. Populasi dalam penelitian ini adalah usia lanjut yang mengikuti kegiatan posyandu lansia di desa buntalan. Tehnik pengambilan sampel menggunakan total populasi dengan jumlah responden sebanyak 30 orang dan terbagi menjadi 2 kelompok. Kelompok A dilakukan tehnik relaksasi progresif setiap hari dan kelompok B dilakukan tehnik relaksasi progresif 3 kali seminggu. Pengumpulan data yang dilakukan pada saat sebelum dan sesudah dilakukan tehnik relaksasi progresif dengan menggunakan Insomnia Rating Scale. Analisa data statistik menggunakan uji Chi Square Hasil : Tehnik relaksasi progresif yang dilakukan setiap hari efektif untuk mengurangi insomnia pada usia lanjut. Hal ini dapat dilihat dari penurunan jumlah responden yang mengalami insomnia, pada kelompok sebanyak 23,08 % dan kelompok B sebanyak 61,54 %. Hasil uji statistik menunjukkan nilai ?2 hitung = 2,521 sedangkan harga ?2 tabel = 3,841 pada derajat kebebasan (df) 1, pada taraf signifikansi 0,05 maka Ho diterima artinya tehnik relaksasi progresif efektif untuk mengurangi insomnia pada usia lanjut di Posyandu usia lanjut desa Buntalan. Simpulan: Tehnik relaksasi progresif tidak efektif untuk mengurangi insomnia pada usia lanjut di Posyandu usia lanjut desa Buntalan.
PENGARUH KONSUMSI JUS JAMBU TERHADAP KADAR HEMOGLOBIN PADA MAHASISWI ASRAMA MAMBA’UL ULUM SURAKARTA Iswahyuni, Sri; Sunaryanti, Sri Sayekti Heni
Avicenna : Journal of Health Research Vol 1, No 1 (2018): MARET 2018
Publisher : STIKES Mamba'ul 'Ulum Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (606.566 KB) | DOI: 10.36419/avicenna.v1i1.194

Abstract

Latar belakang :anemia merupakan penyakit akibat kurangnya sel darah merah. Pada mahasiswi/remaja perempuan sering mengalami anemia karena peningkatan kebutuan sel darah merah untuk pertumbuhan dan kehilangan darah karena mentruasi setiap bulan. Anemia pada remaja perempuan dapat berdampak panjang untuk dirinya dan juga untuk anak yang ia lahirkan kelak. Sel darah merah tersusun atas hemoglobin, yang berperan penting dalam mendukung fungsi darah sebagai Anemia karena kekurangan zat besi dipengaruhi juga oleh vitamin C. Jambu biji merupakan buah yang banyak mengandung antioksidan, seperti likopen, vitamin C dan pectin. Vitamin C dan pectin.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konsumsi jus jambu biji terhadap kadar hemoglobin pada mahasiswi asrama Mamba?ul ?Ulum Surakarta. Metode :Penelitian ini adalah penelitian analitik eksperimental dengan desainPretes-postest with Control.Populasi penelitian ini adalah mahasiswi asrama Mamba?ul ?Ulum Surakarta. Sampel di tentukan dengan purposisive sampling diperoleh sejumlah 26 mahasiswa. Metode pengumpulan data dengan kuisioner dan pemeriksaan hemoglobin sebelum dan sesudah pemberian jus jambu biji merah pada kelompok perlakuan dan pemberian sirup rendah gula pada kelompok kontrol. Hasil :ada pengaruh konsumsi jus jambu biji merah dengan korelasi sebesar 0,922 dengan signifikansi 0,000. Karena signifikansi < 0,05 maka dapat disimpulkan terdapat hubungan yang signifikan antara kadar Hemoglobin sebelum dan sesudah pemberian jus jambu biji merah. Dari rata-rata (mean) diketahui bahwa rata-rata kadar hemoglobin mahasiswi setelah pemberian jus jambu lebih tinggi daripada sebelum pemberian jus jambu. Kesimpulan : pemberian jus jambu dapat meningkatkan kadar hemoglobin mahasiswi warga Asrama Mahasiswa Mamba?ul ?Ulum Surakarta. Kata kunci : Pengaruh, Jus jambu biji merah, Hemoglobin.
PENETAPAN KADAR PEMANIS BUATAN (NA-SIKLAMAT) PADA BEBERAPA MINUMAN SERBUK INSTAN DI KOTA SURAKARTA Novitasari, Meliana; Rahma, Nova; Puspitasary, Kiki
Avicenna : Journal of Health Research Vol 2, No 2 (2019): Oktober
Publisher : STIKES Mamba'ul 'Ulum Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (255.135 KB) | DOI: 10.36419/avicenna.v2i2.309

Abstract

Latar Belakang : Bahan kimia merupakan sesuatu yang tak pernah lepas dari kehidupan sehari-hari yang sebagai bahan tambahan pada makanan dan minuman. Bahan tambahan merupakan bahan yang sengaja ditambahkan kedalam makanan dan minuman untuk mendapatkan kualitas yang lebih baik. Tujuan : Untuk mengetahui kadar pemanis buatan Na-siklamat yang terdapat dalam beberapa minuman serbuk instan. Metode : Rancangan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian eksperimen laboratorium. Hasil : Penetapan kadar pemanis buatan (Na-siklamat) pada beberapa minuman serbuk instan dikota Surakarta. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui berapa kadar pemanis buatan Na-siklamat dengan metode alkalimetri yang meliputi : Uji kualitatif yang dapat mengidentifikasi Natrium siklamat dalam sampel dengan menggunakan BaCl2, HCl pekat dan NaNO2 10% akan terjadi endapan yang menunjukan adanya siklamat, uji kuantitatif yang dapat menetapkan kadar pada tiap sampel dilakukan titrasi dengan larutan NaOH 0,1 N dan akan terjadi perubahan warna pada masing-masing sampel. Simpulan : Hasil penelitian menunjukan bahwa pada 3 sampel minuman serbuk instan dengan merek berbeda yang di ambil di Kota Surakarta, semuanya mengandung Natrium siklamat dengan kadar Sampel A 0,058% atau 0,0058 gram, Sampel B 0,052% atau 0,0052 gram dan Sampel C 1,03% atau 0,0103 gram. Dari hasil yang diperoleh kadar yang paling tinggi Natrium siklamatnya ialah Sampel C, yang dimana dari ketiga sampel tersebut masih memenuhi syarat kadar yang sudah ditetapkan dalam peraturan Mentri Kesehatan RI.
HUBUNGAN USIA IBU DENGAN POLA TIDUR PADA IBU HAMIL PRIMIGRAVIDA DI PUSKESMAS PAJANG SURAKARTA Prananingrum, Ratih; Hidayah, Nur
Avicenna : Journal of Health Research Vol 1, No 2 (2018): OKTOBER 2018
Publisher : STIKES Mamba'ul 'Ulum Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (275.013 KB) | DOI: 10.36419/avicenna.v1i2.231

Abstract

Latar Belakang : Kehamilan ideal usia 25- 0,05 dan p=0.104). Penelitian mendapatkan perijinan KEPK FK UMS No.1183/B.2/KEPK-FKUMS/IV/2018. Simpulan : Kesimpulan tidak ada hubungan berarti antara usia dan Pola Tidur Dengan Loving Massage In Pregnancy pada Ibu Hamil. Kata kunci : Umur, Pola Tidur, Pijat Cinta Dalam Kehamilan
ANALISIS KUALITAS PELAYANAN ANTENATAL OLEH BIDAN Andriyani, Annisa; Indarwati, Indarwati; Yuniarti, Tri
Avicenna : Journal of Health Research Vol 3, No 1 (2020): MARET
Publisher : STIKES Mamba'ul 'Ulum Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (398.131 KB) | DOI: 10.36419/avicenna.v3i1.343

Abstract

Latar Belakang : Kualitas pelayanan ibu di Kabupaten Sukoharjo pada tahun 2012 ditunjukkan dengan data K1 sebesar 101,4 %, K4 sebesar 95,9 %, FE1 sebesar 100,59 % dan cakupan TT2 di Kabupaten Sukoharjo sangat bagus 208,07 % serta bumil resti yang ditangani sebesar 85,56 %. Namun demikian AK1 dikabupaten ini sebesar 9 selama tahun 2012. Tujuan : Mendiskripsikan karakteristik bidan diwilayah kerja Puskesmas Kartasura Kabupaten Sukoharjo menganalisa kompetensi teknik bidan di wilayah Puskesmas Kartasura kabupaten Sukoharjo dan menganalisa sarana dan prasarana dalam pelayanan ANC di wilayah kerja Puskesmas Kartasura, Kabupaten Sukoharjo. Metode penelitian : Diskriptif dengan pendekatan kualitatif dan observasi langsung tentang teknis pelayanan ANC dengan system acak kepada bidan di wilayah Kartasura tanpa diketahui oleh subyek penelitian. Hasil penelitian : Keberadaan SOP sebenarnya sudah ada. 2) Bidan sudah tahu tujuan dan manfaat SOP pelayanan antenatal care. 3) bidan belum melakukan langkah-langkah pelayanan antenatal dengan benar sesuai standart yang telah ada. 4) Kendala dalam pelayanan antenatal seperti sarana prasarana, pengetahuan, managemen waktu. 5) Belum patuh terhadap standar yang ditetapkan. Hasil observasi teknik pelayanan antenatal care 100% yang tidak dilaksanakan yaitu pemeriksaan panggul, genetalia, kepala,rambut, leher, dada, LILA, Leopod I 42,9%, Leopod 3 dan 4 33,3%. Temu wicara komprhensif 9,5%. Udema kaki 23,8 %, reflekpattela 33,3% Tinggi badan 23,8 % dan pemberian Fe oleh bidan secara benar 38%. Simpulan : Pelayanan antenatal belum memenuhi standart.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PENGGUNAAN MOP (VASEKTOMI) DI PUSKESMAS TUNGGAK JATI KABUPATEN KARAWANG TAHUN 2016 Wariyah, Wariyah
Avicenna : Journal of Health Research Vol 2, No 1 (2019): Maret
Publisher : STIKES Mamba'ul 'Ulum Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (376.747 KB) | DOI: 10.36419/avicenna.v2i1.258

Abstract

Latar belakang : MOP adalah cara KB permanen bagi pria. Masalah utama yang dihadapi saat ini adalah rendahnya partisipasi pria dalam pelaksanaan program KB. Partisipasi suami dalam penggunaan MOP masih relatif rendah. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan perilaku suami dalam penggunaan MOP oleh PUS di Wilayah Kerja Puskesmas Tunggak Jati, Kabupaten Karawang tahun 2016. Metode penelitian yang digunakan adalah survey analitik dengan case control, Sampel dalam penelitian ini adalah Pasangan Usia Subur ( PUS ) khususnya Suami yang ada di Wilayah Kerja Puskesmas Tunggak Jati, Kabupaten Karawang yang menggunakan MOP (vasektomi) maupun yang tidak menggunakan MOP (vasektomi). Besar sampel pada penelitian ini menggunakan perbandingan kasus terhadap kontrol dengan ratio 1 : 4 . untuk kasus diambil dari semua pengguna MOP (vasektomi) yang berjumlah 29 responden sedangkan untuk kontrolnya adalah sebanyak 116 responden yang diambil secara sistematik random sampling Hasil dari hasil penelitian didapat kelompok kasus sebanyak 29 responden (20%), kelompok konrol sebanyak 116 responden (80%). Dari Analisa bivariat dari 5 variabel yang diteliti ada 4 variabel yang mempunyai hubungan bermakna yaitu pengetahuan (P : 0.00), pendidikan (P : 0.00), persepsi (P : 0.00),dukungan istri (P : 0.00), dan 1 variabel tidak ada hubungan yang bermakna yaitu sumber informasi (P : 0.76). Simpulan yang berhubungan dengan vasektomi adalah pengetahuan, pendidikan, persepsi, dan dukungan istri. Disarankan kepada institusi terkait untuk lebih meningkatkan lagi penyuluhan kepada masyarakat tentang MOP.
GAMBARAN PENGETAHUAN KADER TENTANG GIZI KURANG PADA BALITA DI KELURAHAN REJOSO KLATEN Sari, Ajeng Novita; Riawati, Danik
Avicenna : Journal of Health Research Vol 2, No 1 (2019): Maret
Publisher : STIKES Mamba'ul 'Ulum Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (302.43 KB) | DOI: 10.36419/avicenna.v2i1.267

Abstract

Latar Belakang : Upaya penanggulangan gizi kurang sebenarnya sudah dilakukan melalui pembinaan kader-kader posyandu, dan juga melalui penyuluhan gizi. Pentingnya pengetahuan kader tentang gizi kurang adalah agar kader mampu memberikan penyuluhan secara langsung pada ibu balita yang balitanya mengalami gizi kurang. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran pengetahuan kader tentang gizi kurang pada balita di Kelurahan Rejoso Klaten. Metode : Jenis penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah semua kader di Kelurahan Rejoso Klaten dengan jumlah 30 kader. Alat pengumpulan data menggunakan kuesioner. Analisis data menggunakan jenis distribusi frekuensi Hasil : Penelitian menunjukkan bahwa tingkat pengetahuan kader mayoritas berpengetahuan cukup sejumlah 24 kader (80%). Berdasarkan karakteristiknya sebagian besar kader berumur 36-45 tahun sejumlah 11 responden (36,7%), berpendidikan SD sejumlah 13 responden (43,3%), lama menjadi kader 6-10 tahun sejumlah 18 responden (60%), dan pekerjaan nya tidak bekerja sebanyak 21 responden (70%). Simpulan : Dalam penelitian ini pengetahuan kader tentang gizi kurang pada balita di Kelurahan Rejoso Klaten termasuk dalam kategori cukup.
PENGARUH PROGRAM LIMBAT (LIMBAH SEHAT) TERHADAP KUALITAS KESEHATAN MASYARAKAT PEDESAAN Putri, Anggie Pradana; Yuniarti, Tri; Susanto, Herry
Avicenna : Journal of Health Research Vol 2, No 2 (2019): Oktober
Publisher : STIKES Mamba'ul 'Ulum Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (345.97 KB) | DOI: 10.36419/avicenna.v2i2.304

Abstract

Latar Belakang : Indonesia Sehat yang paripurna berada dalam perjalanan realisasinya. Salah satu program yang dicanangkan pemerintah Indonesia untuk pencapaian target nasional tersebut adalah dengan membiasakan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). Berdasarkan hasil Riskesdas 2017 proporsi nasional rumah tangga dengan PHBS baik adalah 32,3%. Propinsi Jawa Tengah masih merupakan salah satu propinsi yang masih berada di bawah target pelaksanaan PHBS yang baik. Kabupaten Boyolali menjadi bagian dari salah satu kabupaten berkembang di Jawa Tengah. Komposisi masyarakatnya yang majemuk dengan region yang maju menjadikan pembentukan pola kehidupan sehari-harinya beragam. Temuan terkait jamban yang kurang sehat, pengelolaan limbah ternak yang kurang baik hingga mencemari air untuk kebutuhan sehari-hari, pengelolaan sampah rumah tangga yang belum maksimal karena masih banyak ditemukan masyarakat membuang sampah di pekarangan rumah; masih menjadi pekerjaan dari tenaga kesehatan untuk mewujudkan perubahan perilaku kesehatan masyarakat Cabean Kunti, Boyolali ke arah yang lebih sehat. Inovasi pengelolaan limbah rumah tangga dan ternak yang lebih baik serta sehat (LIMBAT) diimplementasikan untuk solusi masalah tersebut. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh LIMBAT terhadap kualitas kesehatan masyarakat pedesaan. Metode : Penelitian ini merupakan penelitian quasi-experiment dengan rancangan pretest-posttest with control group. Populasi penelitian ini adalah seluruh warga dukuh Rejosari, kelurahan Cabean Kunti, kecamatan Cepogo, kabupaten Boyolali. 114 kepala keluarga menjadi subyek penelitian ini. Peneliti menggunakan kuesioner untuk pengumpulan data, sebelumnya dilakukan uji validitas dan realibilitas. Analisa data dalam penelitian ini menggunakan pairing t-test. Hasil : Terdapat perubahan kualitas kesehatan antara sebelum perlakuan (pre-test) dan setelah perlakuan (post-test) pada kelompok kontrol (p0.000. Simpulan: Terdapat pengaruh program LIMBAT (Limbah Sehat) terhadap kualitas kesehatan masyarakat pedesaan.
HUBUNGAN KEAKTIFAN PRAKTIKUM DENGAN HASIL EVALUASI UJIAN ANTENATAL CARE PADA MAHASISWA PRODI DIII KEBIDANAN STIKES MAMBA’UL ‘ULUM SURAKARTA Lieskusumastuti, Anita Dewi; Riawati, Danik
Avicenna : Journal of Health Research Vol 1, No 1 (2018): MARET 2018
Publisher : STIKES Mamba'ul 'Ulum Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (683.656 KB) | DOI: 10.36419/avicenna.v1i1.198

Abstract

Latar Belakang: Antenatal Care merupakan pelayanan yang diberikan tenaga profesional yang diberikan pada ibu hamil sesuai dengan standar pelayanan antenatal. Mahasiswa Diploma III Kebidanan juga diharapkan mempunyai kemampuan dalam memberikan pelayanan kehamilan yang berkualitas. Proses belajar akan berlangsung dengan baik, apabila mahasiswa aktif. Bahwa segala pengetahuan dan keterampilan harus diperoleh sendiri melalui pengamatan, pengalaman, penyelidikan, dengan bekerja sendiri dan fasilitas yang diciptakan sendiri dalam hal kegiatan belajar meliputi keaktifan praktikum peserta didik di laboratorium. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara keaktifan praktikum dengan hasil evaluasi ujian antenatal care pada mahasiswa Prodi DIII Kebidanan STIKES Mamba?ul ?Ulum Surakarta. Metode: Penelitian ini menggunakan metode deskriptif korelatif dengan pendekatan potong lintang. Populasi penelitian ini adalah semua mahasiswa semester V Prodi DIII Kebidanan STIKES Mamba?ul ?Ulum Surakarta Tahun Akademik 2017-2018 sebanyak 34 responden. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah Sampling Jenuh. Alat pengumpulan data berupa cheklist. Analisa data menggunakan uji Pearson Product Moment. Hasil: Keaktifan praktikum Mahasiswa mayoritas termasuk kategori tinggi sebanyak 32 responden (88,2%). Hasil evaluasi ujian ANC Mahasiswa mayoritas termasuk kategori baik sebanyak 16 responden (47,1%). Ada hubungan signifikan antara keaktifan praktikum dengan hasil evaluasi ujian ANC Pada Mahasiswa Prodi DIII Kebidanan STIKES Mamba?ul ?Ulum Surakarta yaitu dengan nilai p (0,000)