cover
Contact Name
Eko Supraptono
Contact Email
eko@i-rpp.com
Phone
-
Journal Mail Official
eko@i-rpp.com
Editorial Address
Jl. Sampangan Baru IV B / 9 A, SEMARANG, Jawa Tengah
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Jurnal Inovasi Pembelajaran Karakter
ISSN : 25410385     EISSN : 25410393     DOI : -
Core Subject : Education,
The journal acts as a medium of publication the result of research covering the learning innovation theme from the elementary to higher education level. The journal also acts as a medium of disseminating research thought conducted by teachers and lecturers. In substance, the articles published in the journal are projected to inspire circles of education in conducting innovation in the teaching and learning process.
Articles 110 Documents
PENINGKATAN HASIL BELAJAR MATA PELAJARAN BAHASA INGGRIS MELALUI MODEL PEMBELAJARAN CONTROVERSIAL ISSUES Rahayu, Dwi Budi
Jurnal Inovasi Pembelajaran Karakter Vol 5, No 2 (2020): Mei - Agustus 2020
Publisher : Jurnal Inovasi Pembelajaran Karakter

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih rendahnya hasil belajar speaking siswa dalam pembelajaran bahasa Inggris yang belum mencapai batas Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) yang ditetapkan. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan hasil belajar siswa dalam mata pelajaran bahasa Inggris pada aspek speaking di kelas XI IPS 4 SMA Negeri 6 Semarang dengan menerapkan model pembelajaran controversial issues. Metode penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Penelitian ini dilakukan sebanyak dua siklus tindakan. Secara umum prosedur dalam setiap siklus tindakannya meliputi: (1) perencanaan, (2) pelaksanaan, (3) observasi, (4) refleksi. Hasil penelitian ini adalah penerapan model controversial issues dapat meningkatkan aktifitas dan hasil belajar siswa, hal ini terbukti dengan meningkatnya aktifitas siswa selama proses pembelajaran setiap siklus dan meningkatnya rata-rata nilai siswa pada pra siklus sebesar 58,87 meningkat pada siklus I sebesar 70,77 dan pada siklus II sebesar 84,12 dengan prosentase ketuntasan  belajar pada pra siklus sebesar 27,78% naik menjadi 66,67% pada siklus I dan naik menjadi 100% pada siklus II. Adapun manfaat penelitian ini adalah sebagai pengalaman dan pedoman guru dalam melaksanakan proses pembelajaran bahasa Inggris pada materi speaking dengan menerapkan Model pembelajaran Controversial Issues yang dapat meningkatkan hasil belajar siswa.
IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN INKURI PADA MATERI AJAR KOMPETENSI DASAR PENEGAKAN HAM DAN IMPLIKASINYA Wathie, Ni Wayan Puspita
Jurnal Inovasi Pembelajaran Karakter Vol 5, No 2 (2020): Mei - Agustus 2020
Publisher : Jurnal Inovasi Pembelajaran Karakter

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam pelaksanaan proses pembelajaran sering kali guru kurang kreatif menerapkan strategi pembelajaran, yang dapat membangkitkan motivasi siswa khususnya pada mata pelajaran Kewarganegaraan. Hal ini terjadi karena pola pikir belajar diartikan sebagai perolehan pengetahuan, dan mengajar adalah memindahkan pengetahuan kepada siswa. Akibatnya guru terpaksa mengajar dengan sistem konvensional dengan penggunaan metode ceramah dan cara siswa belajar lebih dominan dengan menghafal. Penelitian tindakan kelas ini bertujuan meningkatkan profesionalisme guru dalam mengelola pembelajaran yang berkualitas dan meningkatkan hasil belajar siswa. Penelitian ini termasuk jenis penelitian tindakan kelas, yaitu dilaksanakan dengan dua siklus tindakan diperoleh gambaran dari hasil pengamatan sikap siswa saat mengikuti proses pembelajaran. Berdasarkan hasil pengamatan aktivitas pembelajaran yang dilakukan guru, selama tindakan kelas mengalami perbaikan dibandingkan dengan siklus I, aktivitas guru dalam proses pembelajaran pada siklus II mengalami perbaikan dibandingkan pada siklus I. Hal ini berdampak pada hasil belajar siswa yang menjadi lebih baik, yaitu mengalami peningkatan jumlah siswa yang mencapai KKM dan pencapaian nilai tertinggi menjadi lebih besar yaitu nilai 90. Pada siklus II siswa yang memiliki nilai yang di atas KKM menjadi sebanyak 33 orang (91,66%), sedangkan siswa yang tidak tuntas hanya 3 orang. Dengan demikian, melalui metode Inkuiri tersebut dapat memperbaiki proses pembelajaran dan meningkatkan hasil belajar siswa.
TINDAK TUTUR ESKPRESIF PERCAKAPAN ANAK USIA 4-5 TAHUN DI TK RAUDATUL ATHFAL BAITUL IMAN TEGAL DAN IMPLIKASINYA Saputri, Wijanti Dwi; Triana, Leli; Khotimah3, Khusnul
Jurnal Inovasi Pembelajaran Karakter Vol 5, No 2 (2020): Mei - Agustus 2020
Publisher : Jurnal Inovasi Pembelajaran Karakter

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengkaji tentang tindak tutur ekspresif percakapan anak usia 4-5 tahun di TK Baitul Iman Kota Tegal dan implikasinya terhadap dalam bahasa Indonesia di SMA. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan tindak tutur ekspresif pada percakapan anak usia 4-5 tahun di TK Raudatul Athfal Baitul Iman Pesurungan Lor, Margadana, Kota Tegal dan mendeskripsikan implikasi hasil penelitian terhadap pembelajaran bahasa Indonesia di SMA. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Sumber data penelitian ini adalah bentuk tuturan siswa yang berusia 4-5 tahun, sedangkan wujud data berupa tuturan yang mengandung tindak tutur ekspresif. Teknik penyediaan data menggunakan teknik simak libat cakap (SLC) dan dilanjutkan teknik catat. Analisis data menggunakan metode padan dengan teknik daya pilah unsur penentu. Penyajian hasil analisis data secara informal. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tindak tutur ekspresif pada anak usia 4-5 tahun di TK Raudatul Athfal Baitul Iman Pesurungan Lor, Margadana, Kota Tegal terdapat 40 data tindak tutur ekspresif. Keempat puluh data tersebut terbagi dalam lima tindak tutur, yaitu tindak tutur ekspresif menyalahkan, tindak tutur ekspresif mengeluh, tindak tutur ekspresif marah, tindak tutur ekspresif bahagia, tindak tutur ekspresif memuji. Penelitian ini dapat diimplikasikan ke dalam pembelajaran bahasa Indonesia jenjang SMA kelas X (Sepuluh) pada materi debat.
PENINGKATAN AKTIVITAS DAN KETUNTASAN HASIL BELAJAR PEMAHAMAN KONSEP IPA MELALUI METODE PEMBELAJARAN INKUIRI -, Nurhidayah
Jurnal Inovasi Pembelajaran Karakter Vol 5, No 2 (2020): Mei - Agustus 2020
Publisher : Jurnal Inovasi Pembelajaran Karakter

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Metode pembelajaran yang dipilih guru saat ini belum membawa dampak signifikan untuk mencapai kompetensi pemahaman konsep IPA. Berdasarkan hasil penilaian harian mata pelajaran IPA kelas VIII, masih terdapat 28,95 % peserta didik yang prestasi belajarnya belum mencapai Kriteria Ketuntasan Minimal yang ditentukan. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa  melalui metode pembelajaran Inkuiri. Metode penelitian adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Prosedur penelitian ini adalah perencanaan, tindakan, observasi, refleksi. Hasil penelitian penggunaan model pembelajaran inkuiri dapat meningkatkan aktivitas dan ketuntasan belajar siswa. Hal ini terbukti dengan pencapaian persentase ketuntasan belajar siswa setiap siklusnya. Pada Siklus I, hasil belajar 36 peserta didik terdapat 10 peserta didik belum mencapai KKM atau 27,22% dan 26 peserta didik tuntas dengan nilai di atas 72,78%. Pada siklus II, hasil belajar 36 peserta didik terdapat 2 peserta didik sekitar 5,56% dan sebanyak 34 orang peserta didik dinyatakan tuntas dengan nilai di atas KKM sebanyak 94,44%. Manfaat penelitian ini bagi siswa dapat meningkatkan motivasi dan keaktifan dalam belajar sehingga hasil meningkat, selain itu bagi guru diharapkan dapat memberikan pengalaman dan pengetahuan dalam menerapkan metode inkuiri untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar.
ANALISIS BAHASA GAUL PENYIAR RADIO ANITA FM TEGAL DAN IMPLIKASINYA DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA DI SMA Riyanto, Kurniawan Budi; Triana, Leli; Nirmala, Afsun Aulia
Jurnal Inovasi Pembelajaran Karakter Vol 5, No 2 (2020): Mei - Agustus 2020
Publisher : Jurnal Inovasi Pembelajaran Karakter

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bahasa gaul adalah ragam bahasa Indonesia yang digunakan dalam bahasa pergaulan. Penggunaan bahasa gaul oleh masyarakat luas menimbulkan dampak negatif terhadap perkembangan bahasa Indonesia sebagai identitas negara. Di dalam sebuah acara radio terjadi komunikasi antara penyiar dan pendengar radio. Komunikasi tersebut di antaranya dalam acara yang mengupas tentang remaja atau pemutaran lagu-lagu. Peneliti memiliki tujuan dalam penelitian ini sebagai berikut, mendeskripsikan bentuk bahasa gaul penyiar Radio Anita Fm Tegal, mendeskripsikan faktor yang menyebabkan digunakannya bahasa gaul penyiar Radio Anita FM Tegal, mendeskripsikan implikasi hasil penelitian dalam pembelajaran bahasa Indonesia di SMA. Metode yang digunakan untuk memperoleh data yang relevan adalah metode simak dengan teknil lanjutannya menggunakan teknik simak bebas libat cakap, rekam, dan catat. Metode yang digunakan untuk menganalisis data menggunakan metode padan dengan teknik hubung banding. Sedangkan metode penyajian data menggunakan metode informal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahasa gaul penyiar Radio Anita FM Tegal berbentuk: penggantian fonem, penambahan fonem, penghilangan fonem, pengantian diftong, pemakaian pronomina dialek Jakarta, pemakaian kosakata dialek Jakarta. penanggalan afiks, penambahan sufiks.. Faktor penyebab penggunaan bahasa gaul penyiar Radio Anita FM Tegal yaitu faktor situasional. Dalam penelitian ini ditemukan bahwa bahasa gaul yang digunakan oleh penyiar Radio Anita FM Tegal berjumlah dua puluh dua data. Implikasi hasil penelitian ini dalam pembelajaran bahasa Indonesia di SMA. Diimplikasikan dalam kompetensi dasar 1.1 menanggapi siaran atau informasi dari media elektronik (berita atau non berita). Penelitian ini dapat menambah wawasan serta pengetahuan pembaca dan dapat dijadikan sumber referensi yang relevan untuk penelitian selanjutnya.
PENERAPAN MODEL COOPERATIVE LEARNING TIPE SNOW BALLING UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENGIDENTIFIKASI SIFAT-SIFAT ALLAH SWT Apriyati, Sri
Jurnal Inovasi Pembelajaran Karakter Vol 5, No 2 (2020): Mei - Agustus 2020
Publisher : Jurnal Inovasi Pembelajaran Karakter

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembelajaran Aqidah Akhlaq yang dirasakan selama ini belum menunjukkan pembelajaran yang bermakna, siswa tidak mampu menghafal dan memahami isi materi, sehingga sebagian besar hasil belajar yang diperoleh siswa masih sangat rendah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses pembelajaran dan menganalisis penerapan model cooperative learning tipe snow balling terhadap peningkatan hasil belajar Aqidah Akhlaq materi Mengidentifikasi sifat-sifat Allah Nafsiyah, Salbiyah, Ma?ani, Ma?nawiyah. Pelaksanaan penelitian dilakukan dalam dua siklus. Setiap siklus melalui empat tahap, meliputi perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Teknik pengumpulan data penelitian melalui hasil tes, pengamatan aktivitas belajar siswa  dan  dokumentasi. Subjek penelitian adalah siswa kelas VII-A yang berjumlah 28 siswa. Setelah diadakan penerapan model cooperative learning tipe snow balling untuk meningkatkan kemampuan  mengidentifikasi sifat-sifat Allah SWT hasil belajar siswa tiap siklusnya yaitu pra siklus ada 10 siswa atau 36%, Siklus I ada 19 siswa atau 68% dan pada siklus II sudah mencapai 25 siswa atau  89%, hasil tersebut sudah sesuai indikator yang ditentukan. Kesimpulan penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran cooperative learning tipe snow balling dapat meningkatkan hasil belajar Aqidah Akhlaq.
UPAYA PENINGKATAN KOMPETENSI GURU MENDAYAGUNAKAN & MEMANFAATKAN LINGKUNGAN SEKOLAH SEBAGAI SUMBER BELAJAR -, Sumaryati
Jurnal Inovasi Pembelajaran Karakter Vol 5, No 2 (2020): Mei - Agustus 2020
Publisher : Jurnal Inovasi Pembelajaran Karakter

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemanfaatan lingkungan sekolah sebagai sumber belajar merupakan bentuk pembelajaran yang berpihak penggalian dan penemuan (experiencing) serta keterkaitan (relating) antara materi pelajaran dengan konteks pengalaman kehidupan nyata melalui kegiatan proyek. Dari wawancara yang dilakukan peneliti, sebagian besar guru mengaku enggan mengajak siswa belajar di luar kelas, karena alasan susah mengawasi. Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah untuk meningkatkan Kompetensi guru Sekolah Dasar Sidoharjo. Penelitian ini berbentuk Penelitian Tindakan Sekolah, yang dilakukan dalam dua siklus, setiap siklus dalam penelitian meliputi empat langkah yaitu perencanaan (planning), pelaksanaan (acting), observasi (observing), dan refleksi (reflecting). Peningkatan pada ketuntasan klasikal pencapaian target indikator keberhasilan sangat signifikan. Aktivitas dan kompetensi pada aspek perencanaan pembelajaran, pelaksanaan pembelajaran, dan kemampuan dalam mengevaluasi hasil belajar siswa mengalami peningkatan. Peningkatan dari pra siklus 0% menjadi 100% pada akhir kegiatan siklus II, peningkatan skor perencanaan pembelajaran pada pra siklus 57,00, menjadi 79,50 setelah akhir kegiatan siklus II.
PENINGKATAN KOMPETENSI PASSING BAWAH BOLA VOLI MELALUI TEACHING GAMES FOR UNDERSTANDING (TGFU) Astuti, Anjar Tri
Jurnal Inovasi Pembelajaran Karakter Vol 5, No 2 (2020): Mei - Agustus 2020
Publisher : Jurnal Inovasi Pembelajaran Karakter

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh penggunaan metode mengajar permainan bola voli yang monoton dan tidak tepat sehingga menyebabkan siswa tidak aktif dan kurang tertarik dengan pembelajaran bola voli. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil pembelajaran passing bawah bola voli melalui pendekatan Teaching Games for Understanding (TGfU). Penelitian ini terasuk dalam penelitian tindakan kelas yang terdiri atas dua siklus yang meliputi 1) perencanaan, 2) tindakan, 3) observasi dan 4) refleksi. Subjek penelitian pada ini adalah siswa berjumlah 36 siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan ini dapat meningkatkan proses pembelajaran passing bawah. Hasil penelitian tindakan kelas ini menunjukkan bahwa (1) siswa menjadi lebih aktif, senang dan tertarik untuk mengikuti pembelajaran bola voli, (2) Hasil belajar yang dicapai siswa meningkat dengan nilai rata-rata kelas 76,5 % (Sangat Baik) dan hasil observasi keaktifan siswa dengan skor total 9 (Baik). Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa pendekatan TGFU dapat meningkatkan kompetensi passing bawah bola voli pada siswa.
IDENTIFIKASI KESALAHAN PESERTA DIDIK DALAM MENYELESAIKAN SOAL INDUKSI MATEMATIKA DENGAN TEKNIK ANALISIS MILES DAN HUBBERMAN Rusdiantoro, Achmad
Jurnal Inovasi Pembelajaran Karakter Vol 5, No 2 (2020): Mei - Agustus 2020
Publisher : Jurnal Inovasi Pembelajaran Karakter

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh banyaknya peserta didik yang melakukan kesalahan dalam menyelesaikan soal induksi matematika, di mana mereka tidak tahu letak kesalahan dalam menjawab soal-soal tersebut. Hal ini menyebabkan perolehan hasil belajar peserta didik pada materi induksi matematika rendah dan belum mencapai ketuntasan belajar klasikal yang ditentukan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan jenis kesalahan yang dilakukan peserta didik dalam menyelesaikan soal-soal materi induksi matematika. Metode Penelitian ini adalah adalah penelitian kualitatif deskriptif bersifat eksploratif. Analisis data terdiri dari reduksi data, penyajian data, dan verifikasi. Berdasarkan hasil analisis data dengan menggunakan teknik Miles dan Hubberman diperoleh data bahwa kesalahan terbanyak yang dilakukan peserta didik dalam menyelesaikan soal induksi matematika adalah kesalahan prosedural dalam menjawab soal dan kesimpulan yang hilang. Pada kelompok atas, kecenderungan mengalami kesalahan pada kategori adanya kesimpulan yang hilang. Kelompok sedang mengalami kesalahan pada kategori kesimpulan hilang, data hilang dan masalah hirarki keterampilan. Untuk kelompok bawah, kesalahan yang dilakukan meliputi kategori prosedur tidak tepat, data hilang, kesimpulan hilang, masalah hirarki keterampilan dan kesalahan selain ketujuh kategori. Manfaat penelitian ini bagi siswa sebagai bahan evaluasi dalam menyelesaikan soal matematika, sedangkan bagi guru untuk memperbaiki pembelajaran terutama penanaman konsep sehingga peserta didik tidak mengalami kesalahan yang sama dalam menyelesaikan soal induksi matematika.
PENINGKATAN KEMAMPUAN GURU DALAM IMPLEMENTASI KURIKULUM TAHUN 2013 MELALUI STRATEGI PEMBIMBINGAN KOLABORASI Yusuf, Moh. Safii Ash?ari
Jurnal Inovasi Pembelajaran Karakter Vol 5, No 2 (2020): Mei - Agustus 2020
Publisher : Jurnal Inovasi Pembelajaran Karakter

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Proses pembelajaran yang dilakukan guru SD Negeri Lebakwangi 02 belum mencapai standar proses pembelajaran yang berkualitas. Perencanaan pembelajaran belum sesuai dengan Kurikulum 2013 sehingga proses pembelajaran tidak terlaksana dengan baik. Berdasarkan kondisi demikian, perlu adanya perlakuan untuk mengatasi permasalahan tersebut. Oleh karena itu, penulis menerapkan strategi pendampingan kolaborasi untuk meningkatkan kemampuan guru dalam mengimplementasikan Kurikulum 2013. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan sekolah yang dilaksanakan selama dua siklus. Teknik pengumpulan data yang dilakukan yaitu dokumentasi yang berasal dari data supervisi, observasi selama perencanaan maupun pelaksanaan pembelajaran, dan angket. Instrumen data yang digunakan yaitu lembar dokumentasi, pedoman observasi, dan lembar angket. Teknik analisis data dilakukan dengan menggunakan deskripsi kualitatif. Hasil penelitian pada siklus I sudah lumayan baik tetapi masih ada kekurangan karena ada beberapa komponen yang belum dicapai guru secara optimal sehingga dilanjutkan pada siklus II. Hasil siklus II menunjukkan kemampuan guru dalam merencanakan dan melaksanakan pembelajaran meningkat. Hal ini menunjukkan bahwa strategi pendampingan kolaborasi guru dapat meningkatkan kemampuan guru dalam mengimplementasikan Kurikulum 203.

Page 1 of 11 | Total Record : 110