cover
Contact Name
Eko Supraptono
Contact Email
eko@i-rpp.com
Phone
-
Journal Mail Official
eko@i-rpp.com
Editorial Address
Jalan Sampangan Baru IV B / 9 A Semarang
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Jurnal Penelitian Tindakan Sekolah dan Kepengawasan
ISSN : 23551410     EISSN : 23559683     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal ini menerima artikel berkualitas yang mengkaji tentang penelitian tindakan kelas dan kepengawasan sekolah
Articles 40 Documents
PEER TEACHING DALAM PENINGKATAN KEMAMPUAN GURU KELAS I SE SEKOLAH BINAAN IV MENERAPKAN PEMBELAJARAN TEMATIK TERPADU Rivai, Akhmad
Jurnal Penelitian Tindakan Sekolah dan Kepengawasan Vol 1, No 1 (2014): Juni 2014
Publisher : Jurnal Penelitian Tindakan Sekolah dan Kepengawasan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masalah yang ada adalah rendahnya kemampuan guru Kelas I se Sekolah Binaan IV menerapkan pendekatan pembelajaran tematik terpadu dalam proses pembelajaran. Tujuan yang ingin dicapai dalam Penelitian Tindakan Sekolah ini adalah untuk mengetahui efektifitas Peer Teaching  dalam meningkatkan kemampuan guru kelas I menerapkan pembelajaran tematik terpadu. Subyek penelitian adalah guru kelas I sejumlah 7 orang dari 7 SDN yang ada di Sekolah Binaan IV sekaligus sebagai tempat penelitian. Proses penelitian  dilaksanakan dalam 2 siklus, dimana  setiap siklus  meliputi kegiatan: a) Rencana (Planing), b) Pelaksanaan  (action), c) observasi, dan d).  Refleksi.  Dalam  pelaksanaan setiap siklus  ada beberapa kegiatan pelaksanaan: 1). Pendalaman  materi tentang implikasi pembelajaran tematik terpadu, 2) Menyusun  RPP, 3) Kegiatan Peer Teaching.Hasil penelitian siklus I ke siklus II menunjukkan suatu peningkatan , untuk minat guru, mencapai nilai rata-rata 90,2 dengan kategori ?Sangat Baik? ,pada kemampuan menerapkan pembelajaran Tematik Terpadu dengan nilai selisih skor dari akhir siklus II rata-rata 89,35 dari keadaan sebelum tindakan yaitu  49.
SUPERVISI AKADEMIK TERPROGRAM DALAM PENINGKATAN KOMPETENSI GURU PADA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN -, Darto
Jurnal Penelitian Tindakan Sekolah dan Kepengawasan Vol 1, No 1 (2014): Juni 2014
Publisher : Jurnal Penelitian Tindakan Sekolah dan Kepengawasan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian tindakan sekolah yang bertujuan meningkatkan kualitas kompetensi profesional guru dalam mengelola pembelajaran, menentukan langkah-langkah supervisi akademik terprogram secara berkelanjutan dalam menyusun rencana pelaksanaan pembelajaran, menentukan langkah-langkah supervisi akademik terprogram secara berkelanjutan dalam melaksanakan pembelajaran, menyusun langkah-langkah supervisi akademik terprogram secara berkelanjutan dalam menilai prestasi belajar. Masalah yang disajikan penulis merupakan fakta empirik di lapangan sebagaimana yang dipaparkan pada latar belakang masalah merupakan masalah yang menuntut adanya jawaban yang tepat dan akurat. Penelitian dilaksanakan selama 4 bulan mulai bulan September 2013 sampai bulan Desember 2013. Penelitian ini dirancang dengan 2 siklus dan masing-masing siklus terdiri dari 4 tahapan, yaitu perencanaan, tindakan, pengamatan, dan refleksi. Teknik pengumpulan data menggunakan tugas tertulis dan lembar observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa supervisi akademik terprogram yang dilakukan pada tiap siklus melalui Penelitian Tindakan Sekolah ternyata dapat meningkatkan kemampuan guru dalam pelaksanaan pembelajaran. Kemampuan guru dalam pelaksanaaan pembelajaran dari perencanaan sampai pada evalusi  dicapai oleh guru dengan kuantitas dan kualiatas yang baik. Semua guru telah membuat membuat dokumen kegiatan dengan 100% .dan kualitas pelaksanaan 85%.
BIMBINGAN TERPROGRAM DALAM PENINGKATAN KEMAMPUAN GURU MENYUSUN RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN Rahmawati, Erna
Jurnal Penelitian Tindakan Sekolah dan Kepengawasan Vol 1, No 1 (2014): Juni 2014
Publisher : Jurnal Penelitian Tindakan Sekolah dan Kepengawasan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian tindakan sekolah yang bertujuan untuk mendiskripsikan bimbingan terprogram untuk dapat meningkatkan aktivitas serta kemampuan guru dalam menyusun Rencana Pelaksanaan Pembelajaran di SD Negeri Pesantunan 02. Rumusan masalah yang tersusun dalam penelitian ini adalah apakah melalui bimbingan terprogram dapat meningkatkan aktivitas kemampuan guru dalam menyusun Rencana Pelaksanaan Pembelajaran di SD Negeri Pesantunan 02 Kecamatan Wanasari. Penelitian tindakan sekolah ini dilaksanakan selama 4 bulan, yaitu dimulai bulan September 2013 sampai bulan Desember 2013. Subyek dari penelitian ini adalah guru-guru SD Negeri Pesantunan 02 yang berjumlah 8 orang. Penelitian ini dirancang dengan 3 siklus  dan masing-masing siklus terdiri dari 4 tahapan, yaitu perencanaan, tindakan, pengamatan, dan refleksi. Teknik pengumpulan data menggunakan tugas tertulis dan lembar observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan menyusun RPP dari siklus I sampai siklus III mengalami peningkatan yang signifikan. Hal ini ditunjukkan dari data yang diperoleh selama melaksanakan siklus I sampai siklus III. Dimana hasil akhiir yang diperoleh dari penelitian ini adalah 86 % atau sangat baik. Saran berkaitaan dengaan penelitian ini antara lain bagi guru hendaknya harus menguasai dan memahami pembuatan rencana pelaksanaan pembelajaran dengan baik.
SUPERVISI BERBASIS WORK SHOP DALAM PENINGKATAN KINERJA GURU DI SEKOLAH BINAAN VI -, Muhtriyo
Jurnal Penelitian Tindakan Sekolah dan Kepengawasan Vol 1, No 1 (2014): Juni 2014
Publisher : Jurnal Penelitian Tindakan Sekolah dan Kepengawasan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kompleknya masalah yang muncul berkaitan dengan Kinerja Guru di sekolah binaan 6 UPTD Pendidikan Kecamaan Wanasari Kabupaten Brebes, dua tahun ini sangat rendah. Berdasarkan latar belakang masalah, maka dapat diasumsikan bahwa terdapat permasalahan yang perlu dikaji melalui penelitian, Tujuan penelitian ini untuk mengetahui peningkatan kemampuan kinerja guru dalam melaksanakan kegiatan KBM di depan kelas pada tahun 2013, dan memberi masukan kepada guru untuk meningkatkan kinerjanya sesuai dengan harapan peneliti,  untuk membuktikan hipotesis tersebut diadakan suatu penelitian pada guru dengan sampel 42 guru pria 19 dan wanita 23. Penelitian dilaksanakan melalui 2 siklus, yang tiap siklusnya terdiri dari 4 tahap yaitu perencanaan, pelaksanaan ,pengamatan dan refleksi.Semua data yang diperoleh dalam penelitian selanjutnya dianalisa menggunanakan analisa kuantitatif dan kualitatia. Adapun hasil penelitian menunjukan kompetensi kinerja guru terjadi peningkatan yang signifikan, dimana rata-rata kenaikan kinerja guru pada pada siklus I Kinerja guru dengan kata gori: sangat baik 0%; baik 39,6%; cukup 52,1%; kurang 8,3 %;sangat kurang 0%, sedangkan pada siklus II terjadi perubahan yang sangat signifikan yaitu Kinerja guru dengan  kata gori: sangat baik 41,7%; baik 35,4%; cukup 22,9%; kurang 0%; sangat kurang 0%. Dari diklus I dan II dapat dilihat bahwa telah terjadi peningkata kinerja guru di sekolah binaan 6 Unit Pelaksana Tehnis Pendidikan Kecamatan Wanasari.
KEGIATAN WORKSHOP TERPROGRAM DAPAT MENINGKATKAN KOMPETENSI GURU MENYUSUN RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN -, Muslim
Jurnal Penelitian Tindakan Sekolah dan Kepengawasan Vol 1, No 1 (2014): Juni 2014
Publisher : Jurnal Penelitian Tindakan Sekolah dan Kepengawasan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini untuk mendiskripsikan kegiatan workhsop terprogram dapat meningkatkan aktifitas dan kompetensi guru dalam menyusun rencana pelaksanaan pembelajaran di SD Negeri Dukuhringin 02 Kecamatan Wanasari Kabupaten Brebes. Subyek penelitian  ini adalah guru SD Negeri Dukuhringin 02 yang terdiri dari 4 laki-laki dan 4 perempuan. Penelitian dilaksanakan pada bulan September 2013 ? Desember 2013 semester ganjil tahun pelajaran 2013/2014. Penelitian dilakukan dalam 2 siklus dengan prosedur penelitian tindakan sekolah model Kurt Lewis dimana ini merupakan model yang tidak terlalu sulit untuk dilaksanakan. Model ini terdiri dari empat tahap, yaitu planning, acting, observasing, dan reflecting. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan guru dalam membuat rencana pelaksanaan pembelajaran melalui kegiatan workshop terprogram pada siklus I menghasilkan nilai rata-rata 77,12%, sedangkan untuk keaktifan guru dalam siklus I rata-rata 79,6% dalam kategori baik. Nilai rata-rata kemampuan dan keaktifan guru pada Siklus II dalam menyusun RPP mencapai 89,3% atau dalam kategori amat baik dan keaktifan guru 89,6 kategori amat baik.
SUPERVISI AKADEMIK BERNASIS OPEN CLASS DALAM PEMBELAJARAN TEMATIK TERPADU Ginawati, Sopiyah
Jurnal Penelitian Tindakan Sekolah dan Kepengawasan Vol 1, No 1 (2014): Juni 2014
Publisher : Jurnal Penelitian Tindakan Sekolah dan Kepengawasan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas Supervisi Akademik berbasis Open Class dalam meningkatkan kemampuan guru kelas I-IV menerapkan pembelajaran tematik terpadu. Proses penelitian tindakan sekolah (PTS) dilakukan di SDN Klampok 01 dengan subyek penelitian sejumlah 8 orang. Penelitian dilakukan  dalam 2 siklus yang setiap siklusnya ada 4 kegiatan, yaitu : a) Rencana (Planing), b) Pelaksanaan  (action), c) observasi dan evaluasi, dan d).  Refleksi.  Kegiatan pelaksanaan setiap siklus mencakup 4 materi, yaitu: 1).Pendalaman  materi tentang implikasi pembelajaran tematik terpadu, 2) mencermati / menyempurnakan RPP tematik terpadu, 3) Kegiatan Open Class   4) observasi Pelaksanakan  pembelajaran tematik terpadu. Melalui  pelaksanaan 2 siklus diperoleh hasil untuk kemampuan guru menerapkan pendekatan tematik terpadu dalam proses pembelajaran : rata-rata siklus I = 66,45, rata-rata hasil Siklus II = mencapai 87,58 dari kondisi sebelum tindakan yang hanya = 49,2. Sedangkan selisih skor yang dicapai dari sebelum tindakan sampai selesai tindakan (akhir siklus II ) adalah = 78 %  . Analisa data menyatakan penelitian akan dikatakan berhasil  bila ada selisih skor sebelum dan sesudah tindakan mencapai > 50 %. Dari data tersebut dapat disimpulkan bahwa ?Melalui supervisi akademik berbasis Open Class kemampuan guru  kelas I-IV menerapkan pendekatan Tematik terpadu dalam proses pembelajaran dapat ditingkatkan?
PEMBINAAN BERKELANJUTAN DALAM PENINGKATAN KEMAMPUAN GURU MENYUSUN RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN Naela, Sri
Jurnal Penelitian Tindakan Sekolah dan Kepengawasan Vol 1, No 1 (2014): Juni 2014
Publisher : Jurnal Penelitian Tindakan Sekolah dan Kepengawasan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian tindakan sekolah yang bertujuan untuk mendeskripsikan pembinaan berkelanjutan dapat meningkatkan aktivitas serta kemampuan guru dalam menyusun RPP di SD Negeri Siasem 02. Rumusan masalah yang tersusun dalam penelitian ini adalah apakah melalui pembinaan berkelanjutan dapat meningkatkan aktivitas serta kemampuan guru dalam menyusun Rencana Pelaksanaan Pembelajaran. Penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan selama 4 bulan yaitu pada bulan Oktober sampai dengan bulan Desember 2013 Siklus I dilaksanakan pada tanggal 9 September 2013 dan Siklus II pada tanggal 20 Oktober 2013. Penelitian ini dirancang dengan dua siklus, masing-masing siklus terdiri dari 4 tahapan, yaitu perencanaan, tindakan, pengamatan, dan refleksi. Teknik pengumpulan data menggunakan tugas tertulis dan lembar observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan menyusun RPP dari siklus I dan siklus II mengalami peningkatan. Hal ini ditunjukkan dari data diperoleh selama melaksanakan siklus I aktivitas guru sebesar 3 orang atau 27,27% kategori sangat aktif , sebanyak 5 orang atau 45,46% kategori aktif, sebanyak 3 orang atau 27,27% dan siklus II sebesar 3 orang atau 27,27% sangat aktif, sebanyak 8 orang atau 72,73% kategori aktif, serta kemampuan guru dalam menyusun RPP dalam siklus I sebesar 2 orang dan siklus II sebesar 6 orang yang ditunjukkan dengan pencapaian nilai 71 ? 85.
PENGGUNAAN SUPERVISI KLINIS DALAM PENINGKATAN KEMAMPUAN PEMBELAJARAN TEMATIK GURU KELAS RENDAH -, Suhartati
Jurnal Penelitian Tindakan Sekolah dan Kepengawasan Vol 1, No 1 (2014): Juni 2014
Publisher : Jurnal Penelitian Tindakan Sekolah dan Kepengawasan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan kemampuan guru-guru kelas rendah dalam pembelajaran tematik melalui supervisi klinis. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode penelitian tindakan sekolah (PTS). Subyek penelitian ini adalah guru-guru SD Klampok 02 sejumlah 8 orang. Teknik pengumpulan data melalui dokumen kegiatan pembelajaran dan observasi (pengamatan) pembelajaran yang dilakukan oleh peneliti. Hasil penelitian menunjukan kemampuan guru meningkat, setelah dilakukan siklus I secara baik 14% pada siklus II meningkat 85% penelitian ini dapat tercapai setelah dilakukan supervisi klinis dengan lebih mempertajam indikator-indikator yang belum tercapai, berdasarkan analisis maka dapat disimpulkan bahwa supervisi klinis: 1. Dapat meningkatkan pembelajaran tematik guru-guru kelas rendah, 2. Dapat meningkatkan kemampuan guru dalam melaksanakan pembelajaran tematik, 3. Dapat memotifasi guru mengembangkan kemampuannya melaksanakan pembelajaran tematik.
SUPERVISI AKADEMIK BERKELANJUTAN DALAM PENINGKATAN KOMPETENSI GURU MENYUSUN RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN -, Tasjid
Jurnal Penelitian Tindakan Sekolah dan Kepengawasan Vol 1, No 1 (2014): Juni 2014
Publisher : Jurnal Penelitian Tindakan Sekolah dan Kepengawasan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Melalui penelitian tindakan sekolah ini, peneliti berupaya memperoleh data dan informasi tentang kemampuan guru di SD Negeri Sawojajar 03 Kecamatan Wanasari  dalam melakukan penilaian proses pembelajaran.Penelitian Tindakan Sekolah ini dilakukan dalam dua siklus yang terdiri dari tahap-tahap yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Dari hasil wawancara dengan guru dan isian daftar angket yang diberikan serta observasi kegiatan belajar mengajar di tambah dengan data menunjukkan bahwa guru di Negeri Sawojajar 03 Kecamatan Wanasari belum seluruhnya membuat Silabus dan RPP.Terlihat pada awal kegiatan  guru sebagian besar mengajar tanpa membuat silabus dan RPP  sehingga pembelajaran tidak terprogram secara baik. Hal ini berakibat tujuan dan hasil yang diharapkan tidak tercapai maksimal.Setelah bimbingan dan arahan diberikan kepada guru serta dilakukan supervisi akademik berkelanjutan   terjadi peningkatan kemampuan guru dalam kegiatan pembelajaran terutama dalam pembuatan silabus dan RPP. Pada awal kegiatan data diperoleh rata-rata kemampuan guru dalam pembuatan silabus dan RPP berkisar 62.5 % dan 50 % .Setelah melalui sepervisi akademik berkelanjutan sampai pada akhir kegiatan penelitian tindakan sekolah terjadi perubahan signifikan terhadap kemampuan guru dalam penyusunan silabus dan RPP yaitu menjadi 87,5 %.
PEMBINAAN BERKELANJUTAN DALAM PENINGKATAN KEMAMPUAN GURU MEMBUAT RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN -, Warjoko
Jurnal Penelitian Tindakan Sekolah dan Kepengawasan Vol 1, No 1 (2014): Juni 2014
Publisher : Jurnal Penelitian Tindakan Sekolah dan Kepengawasan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendiskripsikan pembinaan berkelanjutan dapat meningkatkan aktifitas dan ketrampilan guru dalam menyusun rencana pelaksanaan pembelajaran di SD Negeri Pesantunan 01 Kecamatan Wanasari Kabupaten Brebes. Subyek penelitian  ini adalah guru SD Negeri Pesantunan 01 yang terdiri dari 3 laki-laki dan 5 perempuan. Penelitian dilaksanakan pada bulan September 2013 ? Desember 2013 semester ganjil tahun pelajaran 2013/2014. Penelitian dilakukan dalam 2 siklus dengan prosedur penelitian tindakan sekolah model Kurt Lewis dimana ini merupakan model yang tidak terlalu sulit untuk dilaksanakan. Model ini terdiri dari empat tahap, yaitu planning, acting, observasing, dan reflecting. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan guru dalam membuat rencana pelaksanaan pembelajaran melalui pembinaan berkelanjutan pada siklus I menghasilkan nilai rata-rata 66,6% dalam kategori cukup baik. Nilai rata-rata kemampuan dan keaktifan guru pada Siklus II dalam pembuatan RPP mencapai 90 % atau dalam kategori sangat baik.

Page 1 of 4 | Total Record : 40