cover
Contact Name
Muhammad Affan Ramadhana
Contact Email
madaniyapustaka@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
madaniyapustaka@gmail.com
Editorial Address
Divisi Jurnal Pusat Studi Bahasa & Publikasi Ilmiah Palopo, Sulawesi Selatan, Indonesia
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Madaniya
ISSN : -     EISSN : 27214834     DOI : -
Madaniya (ISSN 2721-4834) adalah jurnal ilmiah yang menerbitkan artikel tentang pengabdian kepada masyarakat dalam perspektif multidisiplin ilmu. Jurnal ini merupakan wadah untuk para akademisi, praktisi, dan masyarakat untuk mengeksplorasi isu-isu dan praktik yang berkaitan dengan penelitian, implementasi teknologi, dan kebijakan tentang pemberdayaan masyarakat.
Articles 17 Documents
Peningkatan Nilai Ujian Nasional melalui Pengayaan Materi Bahasa Indonesia di Sekolah SMA/MA Lombok Timur Tahun Akademik 2018/2019 Wijaya, Herman; Muttaqin, Zainul; Taufiq, Muh.
Madaniya Vol. 1 No. 1 (2020)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (241.68 KB)

Abstract

Pada umumnya, mahasiswa yang memilih jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia di perguruan tinggi adalah mereka yang memiliki dasar Bahasa dan Sastra Indonesia yang baik di SMA atau yang sederajat. Hal ini merupakan isu penting dalam rangka memaksimalkan potensi yang ada untuk memberikan perhatian lebih kepada siswa/siswi SMA atau sederajat yaitu dengan mengadakan program pengayaan persiapan ujian nasional (UN) bagi kelas XII. Program ini dilaksanakan di 2 sekolah yaitu MA NW Hizbul Wathan dan MA NW Wanasaba. Tujuan program ini adalah untuk meningkatkan kemampuan siswa dalam menjawab soal Bahasa Indonesia dalam menghadapi Ujian Nasional dan meningkatkan keterampilan berbahasa Indonesia dengan baik dan benar. Selain itu, tujuan program ini adalah memberikan kesadaran kepada siswa/I SMA sederajat bahwa keterampilan Berbahasa Indonesia merupakan hal yang dasar yang harus di miliki oleh setiap siswa untuk membantu mereka dalam memahami bidang ilmu yang lainnya.
Representasi Peran Guru Dalam Pembentukan Pendidikan Karakter Bagi Siswa Sekolah Dasar di SDN 3 Tonja Denpasar Wulandari, Riza; Dewi, Nyoman Ayu Nila; Lamopia, I Wayan Gede; Antari, Ni Nyoman Wulan
Madaniya Vol. 1 No. 1 (2020)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (882.578 KB)

Abstract

Guru merupakan tenaga pendidik yang berperan penting dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Pada jenjang pendidikan mulai dari pendidikan formal, pendidikan dasar, dan pendidikan menengah guru memiliki pengaruh bagi siswa siswi yang diajarkan dalam sebuah metode pembelajaran atau dalam hal berperilaku. Falsafah jawa mengatakan bahwa Guru merupakan singakatan dari “Digugu lan Ditiru”, maka dari itu peran guru sangat besar dalam pembentukan pola pikir serta karakter anak didik. Mitra dalam kegiatan ini adalah SD Negeri 3 Tonja. Di era kini, guru dituntut untuk memaksimalkan perannya sebagai tenaga pendidik dalam melakukan proses belajar mengajar. Guru diharapkan memiliki inovasi pada model pembelajaran yang aktif, inovatif dan mampu menanamkan pendidikan karakter dalam proses belajar. Namun hal tersebut masih menjadi kendala bagi guru di SD Negeri 3 Tonja. Guru masih menggunakan metode pembelajaran yang ada dan masih belum mampu untuk mencari ide inovatif sebagai bentuk pendidikan karakter siswa yang aktif. Oleh karena itu, untuk meningkatkan integritas guru sebagai tenaga pendidik serta meningkatkan kepemahaman dan implementasi dari pentingnya pendidikan karakter guru sebagai bekal berkualitas untuk anak didik, maka pada kesempatan ini kami mengusulkan kegiatan pengabdian pada masyarakat berupa sosialisasi peran guru dalam pembentukan pendidikan karakter siswa di SD N 3 Tonja Denpasar. Kegiatan yang dilakukan berupa materi tentang pendidikan karakter, games dan modul pembelajaran tentang pendidikan karakter untuk guru. Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan manfaat bagi Guru dalam memberikan pengajaran berupa sikap, sifat dalam kehidupan yang ada di sekolah dan pelajaran berupa materi agar siswa siswi mengetahui pentingnya penanaman pendidikan melalui karakter untuk kehidupan mereka mendatang. Proses pelatihan berjalan dengan baik. Hasil quisioner evaluasi juga menyatakan bahwa para guru merasa pelatihan tersebut sangat memberikan manfaat bagi mereka tentang ketidakpahaman dan jalan buntu menerapkan peran mereka dalam proses pembentukan karakter anak di era yang serba modern dan berbahaya bagi generasi bangsa jika tidak terfilter dengan baik.
Sosialisasi Arti Penting Pendidikan di MTs YMI PT. INECDA Kecamatan Rengat Barat Kabupaten Indragiri Hulu Fitrio, Tomy; Alviani, Devi
Madaniya Vol. 1 No. 1 (2020)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (154.7 KB)

Abstract

Dunia terus berubah dengan cepat, begitu juga dengan dunia kerja, saat ini dibutuhkan pekerja yang mempunyai kemampuan kognitif yang bagus dan juga didukung oleh kemampuan non kognitif. Permasalahan yang muncul adalah motivasi dari siswa/pelajar yang semakin turun, mereka menganggap dunia pendidikan hanya sekedar untuk mendapatkan ijazah saja. Motivasi mereka dalam belajar dan mengembangkan diri sangat kurang. Dilatar belakangi masalah tersebut maka diadakanlah Pengabdian pada masyarakat di Desa Tani Makmur Kecamatan Rengat Barat bekerjasama dengan mahasiswa KKN-PPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Indragiri (STIE-I) Rengat. Acara ini diadakan pada hari Jumat tanggal 22 Februari 2019 di MTs YMI PT. INECDA yang dihadari oleh siswa kelas IX MTs YMI. Acara ini juga dihadiri oleh Kepala Sekolah MTs YMI dan staff pengajar pada MTs YMI.
Pemasangan dan Penyuluhan Perawatan Instalasi Listrik dan Sarana Wudhu di Masjid Baetul Mumin Setiawan, Jan; Baskhara, Hedy Aditya; Nurtiyanto, Woro Agus; Triyanto, Aripin; Irwansyah, Nurkahfi
Madaniya Vol. 1 No. 1 (2020)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1107.815 KB)

Abstract

Fasilitas wudhu di Masjid Baetul Mumin saat ini belum memadai syarat bersuci dan pemenuhan kebutuhan jamaah. Untuk menyelesaikan solusi tersebut, kegiatan pengabdian masyarakat yang diakan dilakukan di Masjid Baetul Mumin adalah memasang sistem instalasi listrik dan distribusi air wudhu sehingga air wudhu yang digunakan dapat dijamin kadar kesuciannya dan akses jamaah untuk memperoleh air wudhu dengan efisien. Kegiatan yang dilakukan untuk memenuhi hal tersebut adalah memasang tangki air yang tertutup. Kemudian pipa saluran air yang dilengkapi dengan beberapa keran air. Untuk mendukung penampungan air ke tangki air tertutup, digunakan pompa air dengan daya yang telah disesuaikan dengan daya listrik yang tersedia. Program pengabdian ini disusun berdasarkan hasil survey pendahuluan oleh TIM PKM ke lokasi DKM Masjid Baetul Mumin serta wawancara kepada kepada anggota DKM. Metode yang akan digunakan dalam pengabdian masyarakat ini adalah melalui kegiatan: Pembuatan design rangkaian sistem instalasi listrik dan distribusi air, menyusun dan peralatan bahan yang diperlukan, implementasi perencanaan serta penyuluhan perawatan sistem yang dibangun. Pemasangan instalasi listrik memerlukan perhatian khusus, karena lokasi pemasangan yang dekat dengan sumber air, kondisi ruangannyapun relatif lembab. Oleh sebab itu, untuk penempatan sambungan dan konektor listrik diusahakan diletakkan pada lokasi yang kelembabannya tidak terlalu tinggi dan jauh dari jangkauan air.
Sinergi dan Penguatan Kegiatan Tri Dharma Perguruan Tinggi Bersama Lembaga Sosial Desa (LSD) Desa Anjani Susanti, Teni; Saputra, Didin Hadi; Syah, Lily Suryani; Nilayati, Peni; Raehan, Siti
Madaniya Vol. 1 No. 1 (2020)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (107.031 KB)

Abstract

Kebijakan pengembangan dan pembangunan berbasis ekonomi rakyat di pedesaan, sudah lama dijalankan oleh Pemerintah, baik itu Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi, Pemerintah Kabupaten/Kota dan pemerintah Desa melalui berbagai program. Kebijakan pengembangan dan pembangunan berbasis ekonomi rakyat di pedesaan, sudah lama dijalankan oleh Pemerintah, baik itu Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi, Pemerintah Kabupaten/Kota dan pemerintah Desa melalui berbagai program. Salah satunya melalui Lembaga Sosial Desa (LSD). Seiring dengan fenomena tersebut, lembaga sosial desa (LSD) yang berada di Desa Anjani merupakan lembaga sosial atau dikenal juga sebagai lembaga kemasyarakatan salah satu jenis lembaga yang mengatur rangkaian tata cara dan prosedur dalam melakukan hubungan antar manusia saat mereka menjalani kehidupan bermasyarakat dengan tujuan mendapatkan keteraturan hidup. Metode atau langkah pelaksanaan yang dilakukan yakni tahap persiapan tahap survey lokasi atau observasi, tahap pelaksanaan, serta tahap penyusunan laporan. Hasil pengabdian yakni sepakat untuk menjalin kerjasama berkelanjutan untuk memetakan dan menyusun bersama grand design atau design utama seperti apa yang butuhkan dalam rangka menguatkan posisi LSD sebagai salah satu wadah untuk menopang aktivitas masyarakat Desa Anjani agar menghasilkan tata sosial masyarakat yang baik dan utuh serta komprehensif.
Branding dan Product Inovation Pada Usaha Mikro Kecil Menengah Krupuk Bawang Desa Mrahu Kartoharjo Magetan Fauzi, Rizal Ula Ananta; Kadi, Dian Citaningtyas Ari; Utomo, Rahmat Cahyo; Dewi, Lisnawati; Muhtar, Samsur Rizal
Madaniya Vol. 1 No. 1 (2020)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (394.221 KB)

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat merupakan kegiatan yang dilakukan sebagai implementasi Tridarma perguruan tinggi untuk membantu masyarakat. Kegiatan pengabdian masyarakat ini mencoba untuk menemukan permasalahan yang dihadapi UMKM pembuatan kerupuk bawang tradisional “Bu Dami” yang berada di Desa Mrahu, Kecamatan Kartoharjo, Kabupaten Magetan. Kerupuk Bawang “Bu Dami” saat ini masih dalam pengemasan yang sederhana, tanpa label sehingga sulit untuk berkembang bahkan mengalami tantangan dalam persaingan. Tujuan dari pengabdian ini berusaha memberikan masukan dan inovasi produk dengan cara branding (memberikan label) dan inovasi produk supaya mampu berkembang, meningatkan pemasaran dan bersaing dengan para usaha lainnya. Metode pelatihan dilakukan kepada UMKM krupuk bawang Bu Dami. kegiatan pengabdian ini dibantu oleh para mahasiswa sekaligus sebagai pembelajaran kewirausahaan bagi mahasiswa sebagai pengetahuan berwirausaha. Inovasi yang dilakukan adalah pengemasan produk dengan mengganti kemasan yang sebelumnya hanya plastik sederhana kemudian diberi dengan plastik yang tebal dan di-press agar membuat produk terlihat lebih menarik dan unik serta memberi label yang menarik hal ini bertujuan agar produk mudah dikenal dan diingat oleh konsumen. Pengembangan hasil produk dengan menjual krupuk bawang yang sudah digoreng dengan memberikan varian rasa untuk meningkatkan minat beli konsumen.
Penerapan Label Produk Sebagai Identitas Mitra Pada Usaha Konveksi di Yeti Susanti Kebaya Bali Suwirmayanti, Ni Luh Gede Pivin; Hadi, Rosalia; Prayoga, I Putu Aditya Artha
Madaniya Vol. 1 No. 1 (2020)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (275.988 KB)

Abstract

Kebaya adat Bali kini memiliki banyak modifikasi mulai dari jenis kainnya yang beragam, warna yang semakin menarik dan banyak pilihan model yang bisa kita jumpai. Banyaknya permintaan dengan kebaya adat bali membuat peluang bisnis bagi masayakarat yang mampu mendesain dan menjarit kebaya untuk mengembangkan potensi yang dimiliki. Salah satu UKM yang memproduksi kebaya adat bali adalah Ibu Yeti Susanti, yang beralamat di BTN panti residance blok E No. 3, Kediri, Tabanan. Hasil produksi kebaya adat Bali dipasarkan hanya di daerah produksi yaitu daerah Banjar Panti Kediri dan sekitarnya, mitra belum memiliki media pemasaran online seperti media sosial yang khusus untuk penyebaran informasi kebaya yang diproduksi. Produk yang dihasilkan berupa kebaya adat Bali, dimana mitra belum menyertakan desain kemasan dalam hal ini berupa label kebaya untuk pengenalan produk kebaya mitra, serta belum memiliki papan nama usaha, sehingga belum ada pengenal usaha di lokasi produksi. Berdasarkan permasalahan prioritas yang harus ditangani maka beberapa solusi yang ditawarkan dalam pengabdian masyarakat ini diantaranya menambah keterampilan terkait dengan pelatihan desain kemasan berupa label produk kebaya sebagai indentitas mitra untuk pengenalan usaha mitra ke masyarakat luas, pemberian papan nama usaha untuk penyampaian informasi lokasi mitra sebagai wadah mempromosikan dan menyebaran informasi kebaya adat bali yang diporduksi mitra.
Pelatihan Literasi Digital dan Similarity Check Untuk Pembuatan Karya Ilmiah Hasil Penelitian Guru Sekolah Kejuruan Somantri, Oman; Al Farizi, Musyafa
Madaniya Vol. 1 No. 2 (2020)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (498.137 KB)

Abstract

Saat ini guru dihadapkan pada kondisi yang dituntut untuk dapat menguasai kemampuan kompetensi lain selain mengajar, salah satunya adalah dapat menggunakan teknologi informasi sebagai sumber informasi pengajaran serta dapat memebuat sebuah karya ilmiah dari hasil penelitian yang dilakukannya. Keadaan inilah yang saat ini menjadi permasalahan hampir semua guru, yaitu terkait dengan pemahaman dan keterampilan dalam pemanfatan teknologi informasi yang dijadikan sebagai literasi digital dan kurang pehamanan terhadap similarity check. Solusi yang disusulkan pada kegiatan pengabdian ini adalah sebuah pelatihan yang diberikan kepada guru sekolah dalam terkait dengan literasi digital dan similarity check. Metode pelaksaan pada kegiatan pengabdian ini adalah dimulai dari tahapan perencanaan, assessment permasalahan mitra, pelaksanaan kegiatan, tahapan pendampingan, dan terakhir adalah evaluasi kegiatan sebagai tolak ukut tingkat keberhasilan program. Pada kegiatan pelatihan ini para peserta kegiatan mendapat peningkatan pengetahuan yang lebih dibandingkan sebelum pelaksanaan pelitahn diberikan, hasil pelatihan menunjukan bahwa 77,9% peserta kegiatan mengatakan bahwa kegiatan pelatihan terkait dengan literasi digital dan cek similarity adalah baik.
Penyuluhan Larangan Pembakaran Hutan di Kampung Pinang Sebatang Berdasarkan Undang-Undang Kehutanan Ardiansah, Ardiansah; Kadaryanto, Bagio; Oktapani, Silm
Madaniya Vol. 1 No. 2 (2020)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (328.486 KB)

Abstract

Meskipun pemerintah telah memberlakukan Undang-Undang Nomor 41 Tahun 199 tentang Kehutanan, namun kenyataannya masih terjadi kebakaran hutan di Provinsi Riau sejak Januari hingga Maret 2019 seluas 1.178 hektar. Hal ini disebabkan masyarakat belum memahami aturan dan sanksi yang berlaku. Metode pengabdian kepada masyarakat ini dalam bentuk ceramah. Sebelum dan sesudah penyuluhan, peserta diminta mengisi kuesioner pre-test dan post-test. Berdasarkan hasil kegiatan tampak bahwa meningkat pemahaman masyarakat mengenai larangan membakar hutan. Hal ini terlihat dari hasil penilaian kuesioner dan tanggapan peserta. Peserta telah memahami pengertian hutan larangan membakar hutan, penyebab kebakaran hutan, sanksi pidana dan denda bagi pelaku pembakaran hutan, dan sebagainya. Kegiatan seperti ini perlu dilakukan secara rutin agar masyarakat lebih memahami ketentuan Undang-Undang Kehutanan.
Upaya Mengembalikan Budaya Temong Sebagai Media Rekonsiliasi Sangketa Petani Suku Abui - Desa Mataru Utara, Kecamatan Mataru, Kabupaten Alor, Nusa Tenggara Timur Plaimo, Paulus Edison; Alelang, Isak; Laoepada, Setia Budi; Tanglaa, Thomas John; Maruli, Elia
Madaniya Vol. 1 No. 2 (2020)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (347.859 KB)

Abstract

Budaya temong merupakan media rekonsiliasi, walaupun budaya temong sangat bermanfaat dalam menyelesaikan pertikaian tetapi budaya ini mulai ditinggalkan karena tergerus oleh kemajuan zaman setiap persoalan langsung dilimpahkan ke kepolisian. melalui metode wawancara dan diskusi bersama sesama anggota temong, tokoh adat, tokoh masyarakat, tokoh agama dan pemerintah ditemukan pola dan faktor-faktor yang mendorong peristiwa rekonsiliasi. adapun pola yang mendorong peristiwa rekonsiliasi antara lain: (a) saat kegiatan temong berlangsung ada ikatan emosional, merasa senasib dan sepenanggungan sehingga perasan bathin antar sesama anggota temong lebih terbuka; (b) ketika kegiatan temong berlangsung ada perasaan sukacita, bergembira bersama sehingga melalui kebersamaan yang ada, suasana bathin para anggota lebih ebih menerima satu dengan yang lain dan saling memaafkan jika ada pertikaian mealui guyonan, berbalas berpantun; (c) setelah kegiatan temong berakhir dilanjutkan dengan makan bersama sehingga jika masih ada persoalan yang tersimpan dibathin dapat segera lebur karena semua anggota saling melayani, menerima kekurangan dan kelebihan antar anggota. selanjutnya ditemukan faktor yang mendorong peristiwa rekonsiliasi dapat berlangsung, seperti (a) keinginan memegang teguh nilai adatia yang diwariskan oleh leluhur melalui budaya temong; (b) apabila rekonsiliasi berhasil dengan mendamaikan pertikaian oleh beberapa pihak saat pelaksanaan kegiatan temong biasanya akan menghasilkan hasil panen yang melimpah; (c) apabila rekonsiliasi berhasil dengan mendamaikan pertikaian oleh beberapa pihak saat pelaksanaan kegiatan temong, di ladang (kebun) tersebut biasanya terbebas dari hama yang dapat merusak tanaman perkebunan. melalui kegiatan pengabdian masyarakat, kami melakukan pendampingan kepda masyarakat untuk tetap menggunakan budaya temong sebagai media rekonsiliasi.

Page 1 of 2 | Total Record : 17