cover
Contact Name
Fahmi Irfani
Contact Email
fikrah.uika@gmail.com
Phone
+6287877739806
Journal Mail Official
fikrah.uika@gmail.com
Editorial Address
Jl. Sholeh Iskandar, RT.01/RW.10, Kedungbadak, Kec. Tanah Sereal, Kota Bogor, Jawa Barat, 16162
Location
Kab. bogor,
Jawa barat
INDONESIA
Fikrah : Journal of Islamic Education
ISSN : 25991671     EISSN : 2599168X     DOI : 10.32507/fikrah
Fikrah: Journal of Islamic Education published twice a year since 2017 (June and December), is a multilingual (Bahasa and English), peer-reviewed journal, and specializes in Islamic Education. This journal is published by the Faculty of Islamic Studies, Ibn Khaldun University of Bogor, in partnership with in partnership with HSPAI (Scholars of Islamic Education), an affiliate of ISPI (Association of Indonesian Scholars of Education) and PSPII (Perkumpulan Sarjana Pendidikan Islam Indonesia). Editors welcome scholars, researchers and practitioners of Islamic Education around the world to submit scholarly articles to be published through this journal. All articles will be reviewed by experts before accepted for publication. Each author is solely responsible for the content of published articles.
Articles 33 Documents
KONTRIBUSI KOMITE SEKOLAH DALAM PENINGKATAN KUALITAS PENDIDIKAN DI MTs YAYASAN HUTAPUNGKUT KEC. KOTANOPAN Nur, Kholidah
Fikrah : Journal of Islamic Education Fikrah: Journal of Islamic Education, Vol. 1 No. 2 December 2017
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Ibn Khaldun Bogor, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (363.534 KB) | DOI: 10.32507/fikrah.v1i2.5

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kegiatan yang dilakukan komite sekolah/ madrasah dalam peningkatan kualitas pendidikan di MTs Yayasan Hutapungkut, dan untuk mengetahui keterlibatan komite sekolah/ madrasah dalam pendidikan formal dan non formal, serta untuk mengetahui kendala yang dihadapi komite sekolah/ madrasah dan cara mengatasinya dalam peningkatan kualitas pendidikan di MTs Yayasan Hutapungkut. Kec. Kotanopan. Kegiatan komite sekolah/ madrasah antara lain sebagai: Badan pertimbangan (advisory agency), Badan pendukung (supporting agency), Badan pengawas( controling agenci), Badan perantara(mediator), keterlibatan komite sekolah madrasah dalam pendidikan formal dan non formal serta kendala dan cara mengatasinya dalam menjalankan tugasnya. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan dapat di simpulkan bahwa komite sekolah/madrasah sangat berperan penting dalam peningkatan kualitas pendidikan di MTs Yayasan Hutapungkut.
HUBUNGAN ANTARA TEORI BELAJAR BEHAVIORISME DAN PERUBAHAN PERILAKU SERTA IMPLIKASINYA DALAM Yusup, Muhammad
Fikrah : Journal of Islamic Education Fikrah: Journal of Islamic Education, Vol. 2 No.2 December 2018
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Ibn Khaldun Bogor, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1019.362 KB) | DOI: 10.32507/fikrah.v2i2.407

Abstract

Teori belajar merupakan kumpulan prinsip umum yang saling berhubungan dan penjelasan atas sejumlah fakta serta penemuan yang berkaitan dengan peristiwa belajar. Dalam teori belajar Barat, terdapat tiga teori yang populer yang salah satunya adalah teori behavioristik. Fokus penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana teori belajar behavioristik? Bagaimana pula teori belajar akhlak dalam perspektif Islam? Serta bagaimana perbandingan dan sintesa teori belajar konvensional dengan teori belajar Islam? Hasil penelitian menunjukkan bahwa Barat yang mempunyai worldviewsekuler-positifistik-materialistik, membatasi teori belajar pada gejala-gejala yang berkaitan dengan peristiwa belajar yang bersifat empiris-rasional-kuantitaif. Hal ini berimplikasi bahwa teori belajar behavioristik mereduksi manusia hanya terbatas pada mekanikal-pragmatis dan menjadikan individu berorientasi pada materi. Sementara teori belajar yang ditawarkan Islam, tidak hanya bersifat rasional-empiris, melainkan juga bersifat normatif-kualitatif. Terdapat teori belajar dalam Islam yang sepadan dengan teori belajar behavioristik, yaitu: 1) teori belajar akhlaq yang menekankan pada pembentukan tingkah laku, yang terdiri dari tiga model; taqlid (imitasi), ta’wid (pembiasaan), dan tajribah wa khata’ (trial and error). Meskipun demikian, tidak semua konsep teori belajar behavioristik itu bersifat destruktif atau bertentangan dengan Islam. Di sisi lain, masih terdapat teori-teori belajar yang tidak bertentangan dengan Islam, sehingga perlu diadakan sintesa. Dari sintesa kedua teori belajar tersebut muncul teori belajar terpadu yang selaras dengan idealisme Islam, yaitu kumpulan dari beberapa prinsip yang berkaitan dengan belajar yang bersumber dari al-Qur’an, al-Sunah, khazanah pemikiran intelektual muslim, dan mengadopsi teori belajar Barat yang relevan dengan Islam. Teori belajar terpadu ini memberikan implikasi pada proses pembelajaran yang holistik, efektif dan efisien.
ANALISIS NILAI-NILAI PENDIDIKAN ISLAM DALAM LIRIK LAGU RHOMA IRAMA Umam, Khairul; Kamalludin, Kamalludin
Fikrah : Journal of Islamic Education Fikrah: Journal of Islamic Education, Vol. 2 No.1 June 2018
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Ibn Khaldun Bogor, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (36.599 KB) | DOI: 10.32507/fikrah.v2i1.264

Abstract

Delivering Islamic educational materials can be delivered with the art of music, not to mention dangdut music. In the hands of Rhoma Irama, music is not only as a media entertainer, but has the meaning of life, which is related to the God, as well as good relationship to others, akidah as well akhlak. Therefore, this research is done by formulating two problems, namely the theme of what is contained in the Rhoma Irama songs and akidah akhlak value in it. This research is library research which is done using a theory akidah and akhlak perspective by Hamka. The primary data used is the whole of the Rhoma Irama songs which contains the value of akidah akhlak, which amounted to 78 songs by taking sample of 14 songs that best suits the object of research. Data collected, sorted, and interpreted, then concluded according to hamka’s perspective. This study found, that the theme of Rhoma Irama songs contains about the value of Islamic education in terms of akidah akhlak. The theme akidah discusses the problem of faith, while akhlak discuss about human relationships with others. This study also found, that Rhoma Irama songs contained the value of akidah akhlak. The value of faith that contains beliefs to God, doomsday, and takdir based rukun iman, is contained in the song Laa ilaaha illallah, Buta Tuli, Sebujur Bangkai, Roda Kehidupan, Pesta pasti Berakhir, Hari Berbangkit, and Ingkar. As for the akhlak values that describe the good relationship to others, are contained in the song Saleha, Kita Adalah Satu, Narkoba, Ghibah, Keramat, Kurang Garam, and Ukhuwah
HUBUNGAN LINGKUNGAN SEKOLAH DENGAN PEMBENTUKAN AKHLAK SISWA DI SMA NEGERI 10 KOTA BOGOR Silviana, Siti Fuadah
Fikrah : Journal of Islamic Education Fikrah: Journal of Islamic Education, Vol. 3 No.1 June 2019
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Ibn Khaldun Bogor, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (244.205 KB) | DOI: 10.32507/fikrah.v3i1.449

Abstract

abstrakAbstractThis study aims to determine the relationship of the school environment with the moral formation of students in the 10 City of Bogor High School. The problem in this study is the school environment that gives effect to the formation of attitudes and potential development of students, decreasing student morals and lack of teacher's attention to the moral formation of students in Bogor 10 Public High School. The method used in this study is descriptive method with a quantitative approach. The sample of this study were 39 students who were determined by simple random sampling technique. The instruments used in this study were interviews and questionnaires. The results of the data analysis showed that the school environment reached 37.05% with frequent answers. So it can be concluded that the school environment is said to be good. While the moral formation of students reaches 49.98% with very agree answers. So it can be concluded that the formation of morality of students is very good. The results of the product moment correlation of these two variables were obtained t count> t table (0.65> 0.32) at a significant level of 5%, whereas at a significant level of 1% obtained tcount> t table (0.65> 0.41), meaning an alternative hypothesis (Ha) accepted. So it can be concluded that there is a significant relationship between the school environment and the moral formation of students in Bogor City 10 Public High School.
PENGARUH SISWA YANG BERWIRAUSAHA TERHADAP PRESTASI BELAJAR SISWA DI MADRASAH ALIYAH NEGERI 1 KOTA BOGOR Hasanuddin, Nur; Ikhtiono, Gunawan; Hamdani, Ikhwan
Fikrah : Journal of Islamic Education Fikrah: Journal of Islamic Education, Vol. 2 No.1 June 2018
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Ibn Khaldun Bogor, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (259.679 KB) | DOI: 10.32507/fikrah.v2i1.268

Abstract

Entrepreneurship is business which does someone for innovate produce a profit or loss in his life and can create jobs for other people. With entrepreneurship students can help lighten up school fees and needs of his family. With entrepreneurship then slowly can grow attitude of students independence and not burdening his parents, they do entrepreneurs which really on their own initiative not by command or coercion from his parents, they do the entrepreneurship with pleasure, no load a little bit in their minds. This research aims for know the influence entrepreneur of students on learning achievement, and want know how much influence entrepreneur of students on students learning achievement in the MAN 1 Bogor City. Type of research used in this research is quantitative research.  in this research used instruments questionnaire with likert scale. Analysis of data used is test validity and reliability. After calculating with correlation pearson acquired rxy of 0,49. On the index 0,40 – 0,70 which mean there is correlation which medium or enough between variable X and variable Y. Evidently rxy ≥ rtabel amount 0,3 so the hypothesis  zero (Ho) rejected and alternative hypothesis (Ha) accepted.  This means there is influence which medium or enough which significant between entrepreneur of students (Variabel X) on student learning achievement (Variabel Y) in the MAN 1 Bogor City
URGENSI MEDIA CERITA GAMBAR BERSERI DALAM MENSTIMULASI PERILAKU DISIPLIN ANAK USIA DINI Pratiwi, Eka; Dhieni, Nurbiana; Supena, Asep
Fikrah : Journal of Islamic Education Fikrah: Journal of Islamic Education, Vol. 3 No. 2 December 2019
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Ibn Khaldun Bogor, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (263.292 KB) | DOI: 10.32507/fikrah.v3i2.584

Abstract

This research is a literature study. During a child's growth and development, one of the things that needs to be built is character. The character that is embedded in the child will affect resilience until adulthood. One of the characters that needs to be built early on is discipline behavior. Discipline aspects that can be applied to children include obedience and order. The activities that can be carried out obey the applicable regulations, complete the given task, put the object back in its place, and patiently wait their turn during the activity. The teacher can use interesting media to stimulate the discipline of children. The use of media can build interaction with children. One of the media that can stimulate disciplinary behavior is a serial picture story media.
KAJIAN HISTORIS PENGEMBANGAN PENDIDIKAN ISLAM DI INDONESIA Albantani, Azkia Muharom
Fikrah : Journal of Islamic Education Fikrah: Journal of Islamic Education, Vol. 1 No. 2 December 2017
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Ibn Khaldun Bogor, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (412.81 KB) | DOI: 10.32507/fikrah.v1i2.1

Abstract

Artikel ini menjelaskan perjalanan panjang suka dan duka yang dialami pendidikan Islam di Indonesia, mulai dari munculnya pondok pesantren, sekolah Islam, dan madrasah. Asal usul lembaga-lembaga tersebut pun tak luput dari pembahasan di dalam artikel ini sehingga dapat diketahui karakteristik masing-masing lembaga pendidikan Islam. Ketiga lembaga tersebut memiliki andil yang sangat besar dalam pengembangan pendidikan Islam di Indonesia. Kebijakan pemerintah pusat yang berkaitan dengan pendidikan juga memiliki pengaruh yang sangat besar dalam perkembangan ketiga lembaga tersebut. Penulis pun sekilas membahas beberapa contoh dari pengelolaan lembaga pendidikan Islam saat ini. Dalam rangka mewujudkan lembaga pendidikan Islam yang bermutu, berbagai lembaga tersebut harus tetap mempertahankan nilai-nilai khas yang dimiliki dengan tetap menyelenggarakan pendidikan Islam sesuai dengan acuan Standar Nasional Pendidikan yang menjadi pedoman utama pendidikan nasional.
TELAAH INTERDISIPLINER KONSEP KECERDASAN INTELEKTUAL Syarif, Fajar
Fikrah : Journal of Islamic Education Fikrah: Journal of Islamic Education, Vol. 3 No.1 June 2019
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Ibn Khaldun Bogor, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (305.282 KB) | DOI: 10.32507/fikrah.v3i1.446

Abstract

abstrakBerdasarkan fakta sejarah, kecerdasan akal manusia mulai mendapatkan perhatian yang serius pada tahun 1905, melalui tes kecerdasan (IQ) yang pertama kali dilakukan oleh Alfred Binet (Seorang pakar psikologi dari Peran c i s) yang diperuntukkan bagi anak yang berumur 2 sampai 15 tahun. Sedangkan tes yang diperuntukkan bagi orang dewasa disusun oleh Wechsler pada tahun 1939 dengan nama Wechsler Adult Intelligence Scale (WAIS). Terlebih dengan temuan teori kecerdasan majemuk (multiple intelligence) yang sudah diteliti oleh Howard Gardner.Namun ironisnya potensi-potensi tersebut belum dimaksimalkan betul oleh para pelajar Indonesia, sehingga mengakibatkan kecerdasan mereka masih sering dipertanyakan. Padahal mulai 14 abad yang lalu al-Qur'an mengingatkan bahwa setiap orang sebetulnya berpotensi untuk menjadi pribadi yang sempurna, yakni sebagai pribadi yang mencegah dari keburukan, pribadi yang berilmu, mempunyai saripati akal, mempunyai pandangan tajam dan mempunyai daya tahan. Tentu kesempurnaan itu akan dirasakan apabila pribadi seseorang mampu memaksimalkan betul potensi akal yang menjadi esensi tunggal yang bertugas untuk berfikir, merenung, menganalisis, menalar, memahami, mengerti, mengingat dan menyebut kekuatan besar (Tuhan) dibalik kekuatan yang diberikan kepadanya (akal). 
ALQURAN, HADIS, DAN IJTIHAD SEBAGAI SUMBER PENDIDIKAN ISLAM Rozak, Abd
Fikrah : Journal of Islamic Education Fikrah: Journal of Islamic Education, Vol. 2 No.2 December 2018
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Ibn Khaldun Bogor, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (668.609 KB) | DOI: 10.32507/fikrah.v2i2.403

Abstract

Pendidikan Islam yang bersumber kepada Alquran dan as-sunnah adalah menjadi pendidikan yang sangat jelas bagi seluruh manusia melalui syariat Islam, karena akal manusia dengan kelebihannya mampu menggapai kebenaran, tetapi akal tetaplah sebagai alat yang kadang-kadang berada pada kebenaran dan pada kesalahan, hal itu terjadi karena pengaruh pengalaman, lingkungan, dan berbagai informasi yang diterima. Nabi Muhammad SAW, pernah memberikan sabda tentang pendidikan yang artinya “Didiklah anak-anakmu sekalian karena mereka diciptakan untuk pada masa mereka bukan untuk masa kamu” (Al-Hadis).
MELAKSANAKAN HAK-HAK ANAK DALAM PERSPEKTIF ISLAM SEBAGAI UPAYA PENDIDIKAN AGAMA PADA ANAK Lisawati, Santi
Fikrah : Journal of Islamic Education Fikrah: Journal of Islamic Education, Vol. 1 No. 2 December 2017
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Ibn Khaldun Bogor, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (307.909 KB) | DOI: 10.32507/fikrah.v1i2.6

Abstract

Anak memiliki keistimewaan tersendiri. Ajaran Islam memiliki kesempurnaan dalam memberikan hak-hak terhadap anak. Hak-hak anak memiliki cakupan yang luas dan unik. Merujuk kepada sumber ajaran yaitu Quran dan Hadits. Pada Quran terdapat sumber ajaran yang hakiki dan tidak terbantahkan, dari yang Maha Memahami akan apa yang diciptakan-Nya. Serta sumber ajaran hadis, dari segenap perilaku sosok yang dianggap sebagai Quran berjalan. Melaksanakan hak-hak pada anak menjadi bagian dalam pendidikan agama pada anak. Dari keluasan hak anak dalam Islam, secara garis besar dapat dikatagorikan; 1) hak anak sebelum dilahirkan dan 2) hak anak saat dilahirkan. Sebelum anak dilahirkan, maka anak berhak untuk mendapat perlakuan dari calon ayah atau ibunya dengan jalan, ayah memilihkan ibu yang baik dan begitu juga ibu, memilih pasangan yang baik yang kelak akan menjadi ayah dari anak yang dikandungnya. Saat anak dilahirkan maka sejumlah hak anak dalam ajaran Islam telah dicontohkan Rasulullah Saw serta diisyaratkan dalam Quran. Di antara hak anak saat dilahirkan yaitu; disunnahkan membaca azan dan iqomat di telinga bayi, memberi nama yang baik, pentingnya pemberian ASI, nutrisi dari nafkah yang halal dan baik, metahnik bayi, mencukur rambut, melaksanakan aqiqah, khitan, dan memberikan pendidikan dan mengembangkan potensi sesuai dengan fase-fase perkembanganya.

Page 1 of 4 | Total Record : 33