cover
Contact Name
Karyadi
Contact Email
agromediastipf@gmail.com
Phone
+6224-8316051
Journal Mail Official
agromediastipf@gmail.com
Editorial Address
Jl. Pawiyatan Luhur IV/15 Bendan Duwur Semarang 50235
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
AGROMEDIA: Berkala Ilmiah Ilmu-ilmu Pertanian
ISSN : 27213153     EISSN : 27213080     DOI : -
Core Subject : Agriculture,
The articles published are the results of research on the theory and practice of the application of agricultural science which includes: 1. Plant Science 2. Agronomics 3. Agro-technology 4. Agro-Ecosystems and the Environment 5. fisheries and livestock 6. Food Science 7. Agricultural Business 8. Agricultural Socio-Economy, 9. Agricultural Information
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Volume 29, Nomor 1 Maret 2011" : 6 Documents clear
STATUS PERIKANAN DEMERSAL DI KABUPATEN BATANG ., Sulistyowati
AGROMEDIA: Berkala Ilmiah Ilmu-ilmu Pertanian Volume 29, Nomor 1 Maret 2011
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian Farming Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Riset  bertujuan untuk: (1) mengetahui pengaruh penggunaan jaring arad terhadap hasil tangkapan ikan demersal (2) mengetahui kondisi hasil tangkapan ikan demersal dengan penggunaan jaring arad dengan mesh size yang berbeda. Metode yang digunakan dengan  metode survey. Survey dilakukan dengan cara observasi dan wawancara langsung di lapangan, sampel yang digunakan sebanyak 20% dari populasi dengan cara snowball, data primer terdiri dari  ukuran perahu, ukuran jaring arad, panjang ikan, berat ikan, tingkat kematang gonad (TKG), untuk analisis data menggunakan analisis uji t untuk mengetahui apakah ada perbedaan penggunaan jaring arad dengan mesh size yang berbeda terhadap hasil tangkapan (n<100), dan penentuan tingkat kematangan gonad dilakukan dengan metode Holden dan Rait (1974). Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan antara mesh size jaring dengan hasil tangkapan, dan kondisi hasil tangkapan (panjang ikan demersal, berat ikan demersal, fekunditas: tingkat kematangan gonad).   Kata kunci: jaring arad, ikan demersal, tingkat kematangan gonat (TKG)
EKSPLORASI JAMUR ANTAGONIS SPESIFIK LOKAL UNTUK PENGENDALIAN JAMUR PATOGEN PENYEBAB BUSUK DAUN DAN UMBI TANAMAN KENTANG Umi Suryanti, Susiana Purwantisari, Harum Sitepu
AGROMEDIA: Berkala Ilmiah Ilmu-ilmu Pertanian Volume 29, Nomor 1 Maret 2011
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian Farming Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis-jenis jamur antagonis isolat lokal yang berasal  dari isolasi tanah di daerah  lahan pertanaman kentang Kecamatan Ngablak, Magelang. Kegiatan penelitian yang dilakukan meliputi isolasi dan identifikasi jamur antagonis indigenous. Dari hasil penelitian telah ditemukan sepuluh jenis jamur isolat lokal, dan yang telah teridentifikasi lima jamur antagonis yaitu Fusarium sp., Penicillium sp., Humicola sp., Rhizopus sp. dan Trichoderma sp., sedangkan yang lainnya belum teridentifikasi. Kesimpulan penelitian ini adalah dari hasil isolasi tanah dari lahan pertanaman kentang telah teridentifikasi lima jenis jamur antagonis isolat lokal di daerah  lahan pertanaman kentang Kecamatan Ngablak, Magelang.   Kata kunci: eksplorasi, jamur antagonis, isolat lokal
POLA PENYEDIAAN HIJAUAN PAKAN TERNAK RUMINANSIA KECIL DI DESA PANTAI SIDOHARJO, KECAMATAN PACITAN, KABUPATEN PACITAN M. Agus Setiana, Agustina Sulastri Ningsih
AGROMEDIA: Berkala Ilmiah Ilmu-ilmu Pertanian Volume 29, Nomor 1 Maret 2011
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian Farming Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ternak ruminansia kecil (domba dan kambing) banyak dipelihara masyarakat sebagai usaha sampingan, 44% usaha utama peternak di desa Sidoharjo adalah pedagang. Peran ternak lebih sebagai tabungan keluarga yang dapat digunakan pada saat dibutuhkan antara lain biaya kenduri atau keperluan sekolah anak. Penelitian dilaksanakan pada bulan Februari 2010 di desa Sidoharjo, Kecamatan Pacitan, kabupaten Pacitan dengan metode survei. Sampel sebanyak 50 peternak (30%).  Tujuan penelitian untuk mengetahui pola penyediaan hijauan pakan yang dilakukan peternak dan tingkat ketersediaanya. Sistem pemeliharaan ternak 96% secara intensif dimana ternak dikandangkan sepanjang hari. Penyediaan hijauan pakan dengan cara mengarit di lahan umum (79,17%), di kebun rumput milik sendiri (8,33%) atau membeli (12,50%). Frekuensi pemberian pakan per hari, 62,5% satu kali dan 37,5% dua kali. Pemberian hijauan pakan pada pukul 08.00 WIB atau 16.00 WIB.  Peternak (4%) menggembalakan pada pukul 11.00-16.00 WIB. Waktu mengarit pagi hari pukul 10.00-13.00 WIB dan siang hari pukul 13.00-15.00 WIB. Penggembalaan terbatas hanya pada musim kemarau (April-Oktober). Berdasarkan perhitungan, nilai KPPTR desa Sidoharjo negatif (-177,38 ST) atau  termasuk padat ternak. Dalam jangka panjang dapat mengakibatkan kerusakan ekosistem dan produktivitas ternak. Pola penyediaan hijauan pakan di desa Sidoharjo sebagian besar secara   cut & carry dengan ternak dikandangkan sepanjang hari. Sebagian kecil peternak dengan pola penggembalaan terbatas yaitu dikandangkan malam hari dan penggembalaan hanya dalam musim kemarau. Jenis hijauan pakan yang dimanfaatkan ternak beragam yang  terdiri dari rumputan (famili Poaceae/Gramineae), kacangan (famili Leguminoceae) dan ramban (selain keduanya).   Kata kunci : hijauan pakan, KPPTR,  ruminansia kecil
KAJIAN DEGRADASI ASAM SIANIDA PADA BERBAGAI METODE PROSES PEMBUATAN TEPUNG MOKAL Haslina, Sri Budi Wahyuningsih
AGROMEDIA: Berkala Ilmiah Ilmu-ilmu Pertanian Volume 29, Nomor 1 Maret 2011
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian Farming Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui degradasi HCN pada pembuatan tepung mokal dengan menggunakan berbagai metode proses menggunakan ubi kayu varietas pahit (daplang). Rancangan percobaan yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) 1 faktor, yaitu U1 = tepung  yang dibuat dengan penambahan enzim dengan fermentasi 3 jam, U2 = tepung  yang dibuat dengan cara diiris dan  fermentasi kering  3 hari, U3 = tepung  yang dibuat dengan cara diparut dan fermentasi kering 3 hari, U4 = tepung yang dibuat tanpa fermentasi/tepung kasava dan U5 = tepung yang dibuat dengan cara diiris dan fermentasi basah 3 hari. Masing-masing perlakuan diulang sebanyak 4 kali ulangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metoda pembuatan tepung mokal berpengaruh nyata terhadap pH dan  kadar HCN (hasil fermentasi dan tepung). Hasil terbaik diperoleh dari tepung yang dibuat dengan cara fermentasi basah selama 3 hari (U5) menghasilkan HCN (hasil fermentasi yaitu 8,47 ppm dan tepung yaitu 4,94 ppm dan pH 5,63.   Kata kunci: degradasi, enzim, fermentasi, tepung mokal
OPTIMALISASI BUDIDAYA UDANG PUTIH (Litopenaeus vannamei) MELALUI PENINGKATAN KEPADATAN PENEBARAN DI TAMBAK PLASTIK ., S u p o n o
AGROMEDIA: Berkala Ilmiah Ilmu-ilmu Pertanian Volume 29, Nomor 1 Maret 2011
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian Farming Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Evaluasi budaya udang putih (Litopenaeus vannamei) dengan meningkatkan padat tebar dalam kolam berjajar. Udang putih yang berasal dari Amerika Tengah, diperkenalkan ke Indonesia awal tahun 2000 dan mendapat hasil yang sukses. Beberapa tambak udang telah mencoba untuk udang budaya putih untuk meningkatkan produktivitas tambak mereka. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi manajemen akuakultur dengan meningkatkan padat tebar udang putih. Penelitian dilakukan di Tulang Bawang, Provinsi Lampung. Data dikumpulkan dari 15-intensif tumbuh kolam dengan padat tebar dari 76 pcs/m2 (5 kolam), 95 pcs/m2 (5 kolam), dan 115 pcs/m2 (5 kolam). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepadatan Stocking dari 115 pcs/m2 hasil tertinggi dihasilkan (9.678 kg) dengan berat badan rata-rata 18,3 g, dan tingkat kelangsungan hidup 92%. Kata kunci: Stocking density, udang putih, kolam intensif
KAJIAN PENGGUNAAN DAGING IKAN MAS (Cyprinus Carpio Linn) TERHADAP TEKSTUR DAN CITA RASA BAKSO DAGING SAPI Rini Rusnawati, Endah Hasrati
AGROMEDIA: Berkala Ilmiah Ilmu-ilmu Pertanian Volume 29, Nomor 1 Maret 2011
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian Farming Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh penggunaan daging ikan mas terhadap tekstur dan cita rasa bakso daging sapi. Rancangan Acak Lengkap digunakan dalam penelitian ini dengan lima perlakuan, yaitu:T0 = 100% daging sapi + 0% daging ikan mas ;T1 = 87,5% daging sapi + 12,5% daging ikan mas; T2 = 75% daging sapi + 25% daging ikan mas; T3 = 62,5% daging sapi + 37,5% daging ikan mas dan T4 = 50% daging sapi + 50% daging ikan mas, yang masing-masing perlakuan dinilai oleh 25 panelistsis berdasarkan Scoring Test dari tekstur (kekenyalan), aroma dan rasa bakso daging sapi. Uji organoleptik yang dilakukan meliputi Uji Perbedaan dan Uji Kesukaan terhadap tekstur, aroma dan rasa.Data yang diperoleh, diolah dengan analisis sidik ragam (ANOVA)  dan untuk mengetahui signifikansi perbedaan antar perlakuan dilakukan dengan prosedur Tukey (Uji Beda Nyata Jujur) pada taraf a : 0,05. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa:(1) Penggunaan daging ikan mas lebih dari 12,5 % dalam adonan bakso, dapat mempengaruhi tekstur bakso daging sapi, namun tekstur bakso yang dicampur daging ikan mas sampai level 37,5 %, masih disukai panelis (2) Penggunaan daging ikan mas dalam adonan bakso dapat mempengaruhi aroma, namun panelis masih menyukainya, dan (3) Bakso daging sapi yang dicampur dengan daging ikan mas sebanyak 12,5 % hingga 50 % tidak mempengaruhi selera dan cita rasa panelis.  Kata kunci: Daging Sapi, Daging Ikan Mas, Bakso, Tekstur, Cita Rasa.

Page 1 of 1 | Total Record : 6