cover
Contact Name
Karyadi
Contact Email
agromediastipf@gmail.com
Phone
+6224-8316051
Journal Mail Official
agromediastipf@gmail.com
Editorial Address
Jl. Pawiyatan Luhur IV/15 Bendan Duwur Semarang 50235
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
AGROMEDIA: Berkala Ilmiah Ilmu-ilmu Pertanian
ISSN : 27213153     EISSN : 27213080     DOI : -
Core Subject : Agriculture,
The articles published are the results of research on the theory and practice of the application of agricultural science which includes: 1. Plant Science 2. Agronomics 3. Agro-technology 4. Agro-Ecosystems and the Environment 5. fisheries and livestock 6. Food Science 7. Agricultural Business 8. Agricultural Socio-Economy, 9. Agricultural Information
Articles 9 Documents
Search results for , issue "Volume 38 No. 1 Maret 2020" : 9 Documents clear
Analisis Pendapatan dan Kelayakan Usahatani Cabai Rawit di Desa Kesambi Kecamatan Mejobo Kabupaten Kudus Saparto dan Sumardi, M. Faela Sofa,
AGROMEDIA: Berkala Ilmiah Ilmu-ilmu Pertanian Volume 38 No. 1 Maret 2020
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian Farming Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKPenelitian bertujuan untuk mengetahui pendapatan usahatani dan kelayakan finansial usahatani cabai rawit. Penelitian dilakukan di Ds Kesambi Kec Mejobo Kab Kudus bulan September 2018 s.d Juli 2019.  Jumlah petani + 130 orang dengan luas lahan berkisar 0,100 s.d. 0,500 ha. Survei dilakukan dengan metode sampling Stratified Random Sampling, jumlah sampel 25% atau 33 responden.  Pengumpulan data dengan wawancara dan pengamatan.  Data meliputi data biaya pengeluaran berupa biaya : bibit, pupuk, pestisida, tenaga kerja, penyusutan peralatan, sewa lahan, sewa mesin, dan pajak. Data penerimaan diperoleh dari data produksi dikalikan harga jual. Analisis data Pendapatan dianalisis dengan analisis biaya dan penerimaan; kelayakan dianalisis dengan RCR, BEP, dan ROI. Hasil penelitian : (1) Rata-rata pendapatan sebesar Rp. 42.499.673,-/ha; RCR = 2,10, BEP(Q) = 2.653,14 kg/ha (riil = 5.580,7), BEP(Rp) = Rp. 6.894,- (riil = Rp. 14.500,-), , ROI = 110,34% (bungan Bank = 12%/th).  (2) Kesimpulan : usahatani cabai rawit di Desa Kesambi Kecamatan Mejobo Kabupaten Kudus menguntungkan dan layak secara finansial. Kata kunci : pendapatan, kelayakan, cabai rawit
Peran Wanita Pedagang Sayur Terhadap Perekonomian Keluarga Di Pasar Pagi Desa Sumowono Kabupaten Semarang Dyah Mardinings, dan Wulan Sumekar, Noviya Endang Lestari,
AGROMEDIA: Berkala Ilmiah Ilmu-ilmu Pertanian Volume 38 No. 1 Maret 2020
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian Farming Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk 1) menganalisis peran wanita pedagang sayur dalam perekonomian keluarga dengan menggunakan pendapatan sebagai parameternya. 2) menganalisis pembagian peran berdasarkan gender 3) menganalisis curahan waktu kerja wanita pedagang sayur 4) akses dan kontrol wanita pedagang sayur di dalam keluarga. Penelitian ini dilaksanakan pada Bulan Desember 2018 di Pasar Pagi Desa Sumowono Kabupaten Semarang. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah survai. Metode penentuan sampel menggunakan purposive sampling dengan jumlah responden 34 orang pedagang dengan kriteria 1) pedagang sayur berjenis kelamin perempuan. 2) pedagang sayur memiliki suami yang masih aktif bekerja. 3) pedagang sayur tidak dibantu orang karyawan dalam bekerja 4) khusus menjual sayuran hasil pertanian 5) tidak memiliki pekerjaan lain di sektor produktif. Analisis data secara deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa Sumbangan yang diberikan wanita pedagang sayur didalam perekonomian keluarga adalah 51,79%. Pembagian peran berdasarkan gender  pada sektor reproduktif yang terjadi pada lokasi penelitian didominasi oleh wanita pedagang sayur. Wanita pedagang sayur rata rata bekerja pada sektor Produktif selama 6 jam 7 menit per hari, atau sebesar 28%. Curahan waktu wanita pedagang sayur untuk pada sektor Reproduktif adalah sebesar 38% atau rata-rata selama 9 jam 11 menit per hari. Akses dan kontrol wanita pedagang sayur di dalam keluarga juga tidak terbatas dalam memutuskan penggunaan uang untuk dapat memenuhi kebutuhan keluarga.Kata Kunci : Wanita, pedagang sayur, perekonomian keluarga
Peran Wanita Tani Dalam Mendukung Pengembangan Desa Wisata Di Desa Kopeng Kecamatan Getasan Kabupaten Semarang Astrid Ekaningdyah, Sutopo,
AGROMEDIA: Berkala Ilmiah Ilmu-ilmu Pertanian Volume 38 No. 1 Maret 2020
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian Farming Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini dilaksanakan di Desa Kopeng Kecamatan Getasan Kabupaten Semarang pada bulan Juli sampai Agustus 2019 bertujuan untuk mendeskripsikan usaha tanaman hias wanita tani  sebagai pendukung pengembangan pariwisata, akses dan control wanita tani dalam usaha tanaman hias dan sumbangan pendapatan wanita tani dalam keluarga. Penelitian ini menggunakan metode survey. Dua belas wanita tani tanaman hias terpilih sebagai sampel dengan teknik purposive sampling. Data primer diperoleh dengan cara wawancara mendalam dan  observasi.  Data yang diperoleh dianalisis dengan teknik analisis deskriptif kualitatif.  Hasil penelitian menunjukan  bahwa tanaman hias yang dikembangkan dan diusahakan wanita tani  di desa Kopeng  dapat meningkatkan  daya tarik wisatawan, akses dan control wanita tani dalam usaha tanaman hias tinggi dan sumbangan pendapatan wanita tani dalam keluarga rata-rata sebesar Rp 2.245.000,- perbulan Kata Kunci : wanita tani, tanaman hias, pariwisata
Pengaruh Penambahan Kolin Klorida Pada Pakan Terhadap Lemak Dan Bahan Kering Tanpa Lemak Dari Susu Sapi Perah Friesian Holstein Priyo Sambodo dan Rudy Hartanto, Arief Wicaksono,
AGROMEDIA: Berkala Ilmiah Ilmu-ilmu Pertanian Volume 38 No. 1 Maret 2020
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian Farming Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji pengaruh penambahan kolin klorida dalam pakan terhadap produksi lemak susu dan bahan kering tanpa lemak (BKTL) sapi perah. Penelitian ini menggunakan sapi perah Friesian Holstein sebanyak 8 ekor pada bulan laktasi ke -3 dan ke-4 dengan periode laktasi ke-II. Rancangan percobaan yang digunakan adalah cross-over designs dengan 2 perlakuan (T0 dan T1) 4 ulangan dalam 2 periode. Perlakuan terhadap kosumsi bahan kering, pada periode satu T0 = 13,29%, T1 = 14,12% dan periode kedua T0 = 2,91%, T1 = 3,09%. Hasil ini tidak memberikan pengaruh nyata terhadap konsumsi BK. Hasil dari perlakuan T0 dan T1 diketahui bahwa penambahan kolin klorida dalam pakan yang sebanyak 30 g/ekor/hari tidak memberikan efek negatif terhadap bahan kering tanpa lemak (BKTL) susu yang dihasilkan oleh sapi perlakuan T1. Perbandingan perlakuan bahan kering tanpa lemak (BKTL) T0 = 8,85%, T1 = 9,00%. Berdasarkan hasil analisis ragam yang telah dilakukan terlihat bahwa dapat perbedaan yang nyata (P < 0,05%) pada kadar lemak susu yang terjadi terhadap kedua perlakuan, dengan rataan persentase peningkatan kadar lemak susu T0 yaitu 3,75% dan T1 yaitu 4,11%.  Kesimpulan penelitian adalah bahwa penambahan kolin klorida dalam pakan sebanyak 30 g/ekor/hari dapat meningkatkan kadar lemak dan tidak berpengaruh pada bahan kering tanpa lemak (BKTL) susu. Kata kunci: kolin klorida, bahan kering tanpa lemak, lemak susu, friesian holstein.
Biaya Dan Pendapatan Usahatani Pembenihan Lele Sangkuriang (Clarias gariepinus) (Studi kasus Di Desa Ngijo Kecamatan Gunungpati Kota Semarang) ., Sulistyowati
AGROMEDIA: Berkala Ilmiah Ilmu-ilmu Pertanian Volume 38 No. 1 Maret 2020
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian Farming Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK             Penelitian ini bertujuan untuk: 1) mengetahui besarnya biaya, penerimaan, dan pendapatan dari petani pembenihan ikan lele sangkuriang di desa Ngijo kecamatan Gunungpati, 2) mengkaji usia, pendidikan dan luas lahan terhadap pendapatan. Penelitian dilakukan pada bulan Oktober- Desember 2017. Metode penelitian digunakan metode deskriptif dan sensus artinya populasi sejumlah 32 orang  semua dipakai sebagai responden. Data yang dikumpulkan dalam penelitian ini adalah data kuantitatif dan data kualitatif, sedangkan sumber data terdiri dari data primer dan sekunder. Hasil penelitian menunjukkan 1) Biaya produksi rata-rata per m2  pembenihan ikan lele sangkuriang, sebesar Rp 4.927.676,92, penerimaan sebesar Rp 13,843,384.62,- dan pendapatan sebesar 8.915.707,69,-, biaya produksi (biaya indukan, biaya pakan, biaya tenaga kerja dan biaya listrik) berpengaruh sangat signifikan terhadap pendapatan; 2) Usia petani pembenihan ikan lele sangkuriang rata-rata usia tua, dengan pendidikan yang cukup baik dengan luas lahan ± 100 m2. Kesimpulan 1) Penggunaan biaya produksi berkaitan dengan luas lahan, semakin luas lahan semakin besar biaya produksi sehingga pendapatan juga semakin meningkat, 2) Pada umumnya petani pembenihan ikan lele sangkuriang di desa Ngijo usianya tergolong usia tua , pendidikannya tergolong cukup sehingga lebih cepat menguasai dan menerapkan teknologi yang diterima dengan luas kepemilikan lahan yang tidak begitu luas ± 100 m2. Kata kunci : Lele sangkuriang, pembenihan, pendapatan usahatani
Analisis Usahatani Brokoli Organik (Brassica oleracea L.var. botrytis L.) Di Kelompok Tani Bangkit Merbabu Desa Batur Kecamatan Getasan Kabupaten Semarang R. Pramono, dan Harum Sitepu, Ahmat Yusub,
AGROMEDIA: Berkala Ilmiah Ilmu-ilmu Pertanian Volume 38 No. 1 Maret 2020
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian Farming Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar pendapatan usahatani brokoli organik, kelayakan usahatani brokoli organik, mengetahui pengaruh biaya sarana produksi dan tenaga kerja terhadap pendapatan usahatani brokoli organik. Penelitian dilaksanakan pada bulan Juli sampai dengan September 2017. Metode Penelitian dilakukan berdasarkan deskriptif analisis dan  ex post facto, penentuan sampel menggunakan metode sensus dengan 20 responden, pengumpulan data mengunakan data primer dan data sekunder. Metode analisis data yang digunakan adalah : pendapatan usahatani dan kelayakan usahatani dengan (RCR, BEP, dan ROI) menggunakan analisis matematis. Untuk  mengetahui pengaruh biaya sarana produksi dan tenaga kerja menggunakan model regresi linier berganda (uji F dan uji t) Hasil penelitian menunjukkan pendapatan usahatani brokoli organik sebesar Rp. 51.467.650,00/ha/musim, dengan nilai RCR (2,02), , BEP (Q) 4.026,25 kg (riil 8.143,67 kg), BEP(Rp) 6.185,76 (riil Rp. 12.500), dan nilai ROI (102,24%). Maka usahatani di kelompok tani Bangkit Merbabu desa Batur kecamatan Getasan kabupaten Semarang menguntungkan dan layak diusahakan, ada pengaruh sangat nyata biaya pupuk, pestisida nabati  dan mulsa terhadap pendapatan usahatani brokoli organik.  Persamaan regresi linear diperoleh persamaan Y = -181000000– 8,563X1 – 1,751X2* + 2,935X3**– 1,186X4** + 5,716X5 + 8,726X6 dimana Y = pendapatan, X1 = benih, X2 = pupuk, X3 = pestisida nabarti, X4 = mulsa, X5 = wrapping dan X6 = tenaga kerja. Kesimpulan : Usahatani brokoli organik di Kelompok tani Bangkit Merbabu desa Batur kecamatan Getasan kabupaten Semarang menguntungkan dan layak diusahakan, dan sarana produksi serta tenaga kerja sangat nyata berpengaruh terhadap pendapatan.Kata kunci: Kelayakan; Usahatani; Brokoli Organik 
Kecernaan Pakan Sapi Perah Laktasi Akibat Modifikasi Lingkungan Kandang Di Teaching Farm Universitas Diponegoro Rudy Hartanto, dan Dian Wahyu Harjanti, Septiana Nugraheni,
AGROMEDIA: Berkala Ilmiah Ilmu-ilmu Pertanian Volume 38 No. 1 Maret 2020
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian Farming Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKTujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh modifikasi lingkungan kandang terhadap kecernaan pakan sapi perah laktasi di Teaching Farm sapi perah Fakultas Peternakan dan Pertanian Universitas Diponegoro. Materi yang digunakan adalah 8 ekor sapi perah FH periode laktasi dengan bobot badan 443,18±34,13 kg dan produksi susu awal 6,09±1,84 liter/hari. Rancangan percobaan yang digunakan berupa Cross-over Design yang terbagi menjadi 2 perlakuan dengan 4 ulangan dan berlangsung dalam 2 periode selama 22 hari dengan pembagian waktu 11 hari setiap periode dengan jeda istirahat selama satu hari sebelum pergantian periode. Pengambilan data dengan metode total koleksi dilakukan pada hari ke 8–11. Modifikasi lingkungan kandang yang diberikan meliputi penambahan kipas angin dan nozzle (T1) serta kontrol atau tanpa penambahan kipas angin dan nozzle (T0). Parameter yang diamati adalah kecernaan bahan kering (KcBK) dan kecernaan bahan organik (KcBO). Data yang diperoleh kemudian dianalisis dengan analisis ragam (ANOVA) pada taraf signifikasi 5%. Berdasarkan penelitian yang dilakukan diperoleh hasil bahwa perlakuan yang diberikan dengan menambahkan kipas angin dan nozzle tidak mempengaruhi KcBK dan KcBO dengan hasil pada T0 yaitu 62,56±4,83% dan 71,56±7,11%, sedangkan untuk T1 yaitu 62,89±4,42% dan 72,78±4,22%. Kesimpulan yang diperoleh dari hasil penelitian adalah modifikasi lingkungan kandang yang dilakukan belum dapat meningkatkan KcBK dan KcBO. Kata Kunci : Sapi Perah, Konsumsi, Kecernaan, Modifikasi Lingkungan
Analisis Daya Saing Usahatani Jagung di Kabupaten Grobogan Bambang Waluyo Hadi Eko Prasetiyono dan Vitus Dwi Yunianto, Nur Muttaqien Zuhri,
AGROMEDIA: Berkala Ilmiah Ilmu-ilmu Pertanian Volume 38 No. 1 Maret 2020
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian Farming Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKPenanganan pasca panen yang tidak baik oleh petani akan menyebabkan turunnya kualitas jagung yang dihasilkan. Rendahnya kesadaran dari petani dalam efisiensi usahatani belum diterapkan dengan baik, sehingga daya saing komoditas jagung dipasar bisa meningkat. Dibutuhkan perbaikan penanganan pada dalam manajemen usahatani yang berdaya saing. Tujuan penelitian melakukan melakukan analisis daya saing usahatani jagung di Kabupaten Grobogan.Metode penelitian yang digunakan sebagai indikator dalam menganalisis daya saing adalah metode deskriptif dengan menggunakan Policy Analysis Matrix (PAM). Hasil penelitian menunjukkan usahatani jagung di Kabupaten Grobogan memiliki keunggulan kompetitif dilihat dari nilai PP yang negatif dan PCR yang lebih besar dari satu. Daya serap dan pemasaran jagung dari petani ditujukan ke industri pakan ternak karena setiap tahun kebutuhan jagung pada industry pakan selalu mengalami peningkatan. Kesimpulan dari penelitian tersebut adalah hasil rata-rata nilai R/C ratio sebesar 2,5. Artinya dalam setiap pengeluaran biaya usahatani jagung Rp 100,00 akan menghasilkan penerimaan Rp250,00. Sedangkan hasil analisis daya saing, diperoleh nilai PCR (Privat Cost Ratio) sebesar 0.4.  Menunjukkan bahwa apabila nilai PCR <1, maka komoditi jagung memiliki keunggulan kompetitif Keywords : jagung, PAM, daya saing, komparatif, kompetitif
Pengaruh Penambahan Serbuk Biji Jambe (Areca catechu L.) dan Daun Binahong (Anredera cordifolia) dalam Ransum terhadap Profil Lemak Darah Ayam Petelur Fase Layer R. Murwan dan Isroli, Miranti Wahyuningati,
AGROMEDIA: Berkala Ilmiah Ilmu-ilmu Pertanian Volume 38 No. 1 Maret 2020
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian Farming Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKPenelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan serbuk biji jambe (Areca catechu L.) dan daun binahong (Anredera cordifolia) dalam ransum terhadap kadar kolesterol, high density lipoprotein (HDL) dan Trigliserida serum darah ayam petelur fase layer. Materi yang digunakan adalah ayam petelur dengan strain Isa Brown umur 45 minggu sebanyak 24 ekor. Penelitian ini menggunakan pakan komersil dengan tambahan serbuk biji jambe (Areca catechu L.) dan daun binahong (Anredera cordifolia). Rancangan percobaan yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) terdiri dari 4 perlakuan dan 5 ulangan. Perlakuan adalah dengan penambahan serbuk biji jambe (Areca catechu L.) dan daun binahong (Anredera cordifolia) sebagai berikut: T0 = 0%, T1 = 0,025%, T2 = 0,05% dan T3 = 0,1% dari jumlah pakan yang diberikan pada setiap ayam. Penambahan serbuk biji jambe dan binahong dilakukan secara bergantian setiap 3 hari, yaitu 3 hari pertama penambahan jambe dan 3 hari kedua penambahan binahong selama 3 minggu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan biji jambe dan daun binahong tidak berpengaruh terhadap kadar HDL dan trigliserida (P>0,05) namun meningkatkan kadar kolesterol darah pada ayam petelur fase layer (P<0,05). Kesimpulan dari penelitian ini adalah pemberian serbuk biji jambe dan daun binahong pada taraf 0,05% dapat meningkatkan kadar kolesterol serum darah ayam petelur fase layer dan pemberian ekstrak pada taraf 0,05% tidak disarankan. Kata kunci: Jambe dan daun binahong, profil lemak darah, ayam petelur fase layer

Page 1 of 1 | Total Record : 9