cover
Contact Name
Nina Lisanty
Contact Email
agrinika@unik-kediri.ac.id
Phone
+6285832787581
Journal Mail Official
agrinika@unik-kediri.ac.id
Editorial Address
Jl. Selomangleng No. 1 Bd. A-03 Agriculture Faculty, Kadiri University, Kediri City, East Java, Indonesia 64115
Location
Kota kediri,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Agrinika : Jurnal Agroteknologi dan Agribisnis
Published by Universitas Kadiri
ISSN : 25793659     EISSN : 27212807     DOI : -
Core Subject : Agriculture,
Agrinika is a peer-review scholarly publication which publishes research articles and critical reviews from every area of agricultural sciences and plant science. Scope of the journal includes agricultural socioeconomics and management, agricultural extension, agricultural engineering, plant production, plant breeding, plant protection, food science and technology, and agricultural environment resources. Manuscripts on those fields are welcomed to be submitted and reviewed in this journal.
Articles 42 Documents
KAJIAN PENGARUH TINGKAT CEKAMAN KEKERINGAN TERHADAP KARAKTERISTIK MORFOLOGIS KUMIS KUCING (Orthosiphonristatus (Blume) Miq.) Hadiyanti, Nugraheni; Mariyono, Mariyono
Jurnal Agrinika: Jurnal Agroteknologi dan Agribisnis Vol 3, No 1 (2019): MARCH
Publisher : Universitas Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30737/agrinika.v3i1.635

Abstract

Penelitian terkait pertumbuhan tanaman kumis kucing (Orthosiphon aristatus (Blume) Miq.) yang dipengaruhi kadar air dalam tanah belum banyak dilakukan, Tujuan dari penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh tingkat cekaman kekeringan terhadap karakteristik morfologis kumis kucing. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan tingkat cekaman kekeringan, yaitu: 100% kapasitas lapang (W0), 50% kapasitas lapang (W1), 37.5% kapasitas lapang (W2), 25% kapasitas lapang (W3) dan 12.5% kapasitas lapang (W4).Data pengamatan dianalisis dengan analisis varians dan diikuti dengan uji DMRT sebesar 5% pada hasil yang signifikan.Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat cekaman kekeringan mempengaruhi morfologi kumis kucing, terlihat pada tinggi tanaman, daun dan akar.Cekaman kekeringan 12.5% KL berdampak buruk pada pertumbuhan yang abnormal, ukuran daun kecil dan relatif sedikit serta penurunan berat kering akar.Kumis kucing termasuk tanaman yang tahan terhadap cekaman kekeringan.Kata Kunci: cekaman kekeringan, karakter morfologi, kumis kucing.
PERBANDINGAN USAHATANI BAWANG MERAH DI MUSIM KEMARAU DAN MUSIM PENGHUJAN DI KECAMATAN SUKOMORO Rahardjo, Djoko; Wijaya, Galuh adi
Jurnal Agrinika: Jurnal Agroteknologi dan Agribisnis Vol 2, No 1 (2018): MARCH
Publisher : Universitas Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30737/agrinika.v2i1.397

Abstract

RINGKASANTujuan penelitian adalah menganalisa perbandingan Kelebihan dan kekurangan di musim hujan dan musim kemarau pada usahatani bawang merah. penggunaan metode survei pada penelitian ini dilaksanakan di kecamatan sukomoro bulan oktober-november  2016. 100 petani sebagai responden dipilih secara purposive dengan mendatangi satu-persatu. Alat analisanya dengan metode statistik deskriptif. Hasil dari penelitian Perbandingan penanaman bawang merah pada musim penghujan mempunyai keunggulan yakni rata-rata biaya usahatani bawang lebih kecil dari musim kemarau, umur memanen yang lebih cepat dengan 50-60 hari saja, penanaman yang cocok dengan varietas bauji dengan segala kelebihan varietas ini saat penghujan, serta pemberian pupuk dan pestisida yang lebih sedikit dibanding pada musim kemarau. Sedangkan kelemahannya adalah menunggu waktu lebih untuk mengeringkan bawang merah yang basah atau dijual dengan harga selisih dibanding saat bawang merah kering. Kata kunci: komparatif, bawang merah, musim hujan, musim kemarau.
APLIKASI PUPUK ORGANIK CAIR (URIN SAPI) DAN POPULASI PADA KANGKUNG DARAT (Ipomoea reptans Poir.) Kustiani, Edy
Jurnal Agrinika: Jurnal Agroteknologi dan Agribisnis Vol 2, No 2 (2018): SEPTEMBER
Publisher : Universitas Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30737/agrinika.v2i2.561

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan informasi tentang dosis urin sapi dan jumlah tanaman yang tepat sehingga didapatkan pertumbuhan serta hasil yang maksimal.  Penelitian dilakukan di rumah kaca (greenhouse) Fakultas Pertanian Universitas Kadiri Jl. Selomangleng nomor 1 Kota Kediri mulai tanggal 03 sampai dengan 28 Agustus 2017.  Sebagai rancangan lingkungan digunakan Rancangan Acak Lengkap Faktorial (dua faktor), yaitu faktor 1 dosis pupuk organik cair urin sapi  (D) dan dan faktor kedua kerapatan tanam/pot (C)  Dosis pupuk organik cair urin sapi terdiri dari empat taraf yaitu D1(25cc/pot), D2(50 cc/pot), D3 (75 cc/pot) dan D4(100 cc/pot), sedangkan kerapatan tanam/pot terdiri dari dua taraf yaitu C1(3 tanaman/pot) dan C2(4 tanaman/pot).  Jika  dari hasil analisis ragam menunjukkan perbedaan sangat nyata atau berbeda nyata selanjutnya dilakukan Uji BNT 5%.             Berdasarkan hasil pengamatan dan analisis ragam dapat disimpulkan bahwa Tidak terjadi interaksi yang nyata Faktor kerapatan tanam/pot (C) diketahui adanya perbedaan yang sangat nyata terhadat tinggi tanaman kangkung darat dengan perlakuan 3 tanaman/pot (C1). Pengamatan luas daun pada umur 11 dan 25 hari setelah tanam dengan kerapatan tanam C1 (tiga tanaman/pot) diperolah luas daun tertinggi, sedangkan jumlah daun terbanyak terjadi pada perlakuan C1 yaitu 8.73 dan 10.28 helai per tanaman.    Pengamatan berat basah dan berat kering tanaman tertinggi dicapai pada perlakuan C1.            Perlakuan dengan pemberian pupuk urin sapi  menunjukkan perbedaan pada tinggi tanaman dan jumlah daun pada umur 18 hari setelah tanam  dengan yanaman tertinggi dan jumlah daun terbanyak pada perlakuan D4.Perlakuan dosis pupuk urin sapi berpengaruh nyata hanya pada parameter berat basah tanaman.Kata Kunci: Pupuk, Populasi, Kangkung Darat.
PERILAKU KONSUMEN DALAM PEMBELIAN PRODUK TEMPE DI SENTRA PRODUKSI KECAMATAN KAMPAK KABUPATEN TRENGGALEK JAWA TIMUR Artini, Widi; Lisanty, Nina
Jurnal Agrinika: Jurnal Agroteknologi dan Agribisnis Vol 4, No 1 (2020): MARCH
Publisher : Universitas Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30737/agrinika.v4i1.797

Abstract

ABSTRAK Melihat animo masyarakat Indonesia yang cukup tinggi terhadap konsumsi tempe, maka dilakukan penelitian yang dititikberatkan pada analisis perilaku konsumen terhadap pembelian produk tempe di sentra produksi tempedi Kecamatan Kampak Kabupaten Trenggalek. Penelitian difokuskan kepada alasan konsumen membeli produk tempe yang meliputi faktor harga, faktor kualitas, faktor pelayanan, dan faktor psikologis. Analisis didasarkan pada data wawancara yang dikumpulkan dari 60 responden, yang diambil dari kriteria 30 konsumen yang membeli produk tempe sedikit dan 30 yang membeli produk tempe dalam jumlah banyak.Berdasarkan hasil analisis dapat ditarik garis besar bahwa perilaku pembelian konsumen atas produk tempe di sentra produksi tempe dipengaruhi oleh faktor dominan harga yang terjangkau, kualitas produk yang dikemas dengan kemasan yang higienis, pelayanan penjualan yang ramah, dan faktor langganan. Keempat faktor ini diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan bagi para produsen dan pemasar untuk dapat menentukan strategi pemasaran dalam persaingan industri yang cukup ketat di masa yang akan datang, baik di lokasi penelitian maupun Indonesia secara umum. Kata Kunci: Perilaku Konsumen; Harga; Kualitas; Pelayanan; Psikologis.
RAGAM KONSUMSI PANGAN MASYARAKAT PEDESAAN DI DESA MARGOPATUT KECAMATAN SAWAHAN KABUPATEN NGANJUK ARTINI, WIDI
Jurnal Agrinika: Jurnal Agroteknologi dan Agribisnis Vol 1, No 1 (2017): MARCH
Publisher : Universitas Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30737/agrinika.v1i1.304

Abstract

RINGKASAN Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan mengklasifikasikan pola konsumsi masyarakat yang berkembang pada saat ini. Melalui pendekatan konsep indikator pola konsumsi pangan yaitu PPH dan AKG. Metode penelitian yang digunakan adalah metode survey terhadap kelompok masyarakat tertentu yang dianggap mempunyai keragaman pola konsumsi pangan, dengan metode penentuan sampel menggunakan stratified random sampling dengan jumlah 60 responden terpilih. Analisis data dilakukan secara diskriptif analitik. Lokasi penelitian di Desa Margopatut Kecamatan Sawahan Kabupaten Nganjuk. Hasil penelitian menunjukan bahwa pola konsumsi pangan masyarakat yaitu : 1). jenis sumber karbohidrat  di dominasi oleh jenis padi-padian beras yaitu sebesar 86.6 % ; 2). jenis sumber protein  hewani dan nabati di dominasi oleh tahu sebesar 73.3 % dan tempe 76.6% ; 3) jenis mineral : sayur kacang panjang, sawi, daun singkong, mentimun, buah pisang sebesar 68.3 % ; 4) jenis gula yaitu gula pasir putih sebesar 96.6 % ; 5). pangan jenis minyak dan lemak yakni minyak curah sebesar 68.3 %; 6). jenis biji berminyak yakni bahan pangan kelapa sebesar 46.6 %; 7). rempah-rempah 100 % sebagai bumbu masak , obat tradisional. Dari hasil penelitian disarankan gerakan dan sosialisasi tentang pola makan yang beragam dan bergizi, seimbang dan aman (B2SA) secara terus menerus kepada masyarakat.Kata Kunci: Ragam Pangan, Masyarakat Pedesaan
ANALISIS PROYEKSI KEBUTUHAN BERAS BERDASARKAN PERKEMBANGAN JUMLAH PENDUDUK (Studi Kasus di Desa Blimbing Kecamatan Gurah Kabupaten Kediri) Sidhi, Eko Yuliarsha
Jurnal Agrinika: Jurnal Agroteknologi dan Agribisnis Vol 1, No 2 (2017): SEPTEMBER
Publisher : Universitas Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30737/agrinika.v1i2.321

Abstract

RINGKASAN Metode dasar penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survey. Pengambilan contoh menggunakan metode sensus.Metode Penentuan daerah penelitian menggunakan metode purposive.Teknik pengumpulan data  menggunakan Observasi dan Dokumentasi. Analisis data  mengunakan dasar-dasar demografi pertumbuhan penduduk.Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Januari sampai dengan Maret 2017.Hasil penelitian diketahui pertambahan penduduk Desa Blimbing Kecamatan Gurah kabupaten Kediri untuk lima tahun kedepan sebanyak 501 jiwa yang tergolong dari balita, anak-anak, dewasa, dan lansia. Untuk kebutuhan konsumsi pangan beras di Desa Blimbing selama lima tahun kedepan sebanyak 596.178.222kg dan untuk ketersediaan pangan beras di Desa Blimbing selama lima tahun kedepan sebanyak 656.333.145 kg.Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan pertumbuhan jumlah penduduk  Desa Blimbing sebesar 3,4% pertahun, denganj umlah kebutuhan beras pertahun sebanyak 494.485,42. Dan prediksi pada tahun 2022 kebutuhan beras sebanyak 596.178.222 kg. saran karena Presentase pertumbuhan penduduk Desa Blimbing setiap tahunya cukup  besar 4.1%, untuk menggurangi jumlah besarnya pertumbuhan penduduk maka masyarakat Desa Blimbing disarankan mengikuti program KB.Karena kebutuhan beras pada lima tahun mendatang gsemakin bertambah banyak maka hasil produksi beras harus lebih ditingkatkan untuk menjamin terpenuhinya kebutuhan beras dimasa yang akan datang.Kata kunci: Proyeksi, Beras.
USAHA PENINGKATAN PRODUKSI TOMAT (Lycopersicum esculentum Mill) DENGAN PUPUK ORGANIK CAIR (POC) Junaidi, Junaidi; Moeljanto, Bambang Dwi
Jurnal Agrinika: Jurnal Agroteknologi dan Agribisnis Vol 3, No 1 (2019): MARCH
Publisher : Universitas Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30737/agrinika.v3i1.637

Abstract

           Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah perbedaan dosis pupuk organic cair (POC) yang digunakan akan menghasilkan produksi dan pertumbuhan tomat yang tidak sama pula. Hipotesisnya yakni perbedaan perlakuan pemberian dosis pupuk organik cair akan berpengaruh nyata terhadap produksi dan pertumbuhan tomat.           Penelitian ini dilakukan dibawah rumah plastik dengan menggunakan polibag untuk tempat media tanam, sehingga lingkungan dapat dibuat homogen.  Oleh karena itu rancangan lingkungan yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL).  Macam-macam dosis POC yang dicoba dalam penelitian ini adalah : D0 : Dosis 0 ml (tanpa POC); D1 : Dosis 5 ml / tanaman;  D2 : Dosis 10 ml / tanaman; D3 : Dosis 15 ml / tanaman; D4 : Dosis 20 ml / tanaman; D5 : Dosis 25 ml / tanaman.  Dari keenam dosis POC ini masing-masing diulang 4 kali, dan masing-masing ulangan terdiri  dari 2 tanaman dalam polibag (Duplo).           Hasil pengamatan terhadap parameter pertumbuhan dan produksi dianalisis dengan analisis ragam untuk mengetahui adanya pengaruh perlakuan dosis POC.  Bila terjadi perbedaan yang nyata maka untuk mengetahui perlakuan-perlakuan yang berbeda nyata dilakukan pengijian dengan uji Beda Nyata Terkecil (BNT 5%).  Penelitian ini menghasilkan kesimpulan Bahwa pemberian dosis POC dari bahan baku sampah dapur berpengaruh terhadap pertumbuhan tanaman tomat, tetapi tidak berpengaruh terhadap produksi tomat.Kata Kunci: POC, Tomat.
PENGARUH PUPUK NITROGEN DAN KLON UBI JALAR TERHADAP SIFAT FISIS DAN KHEMIS UBI SEGAR SELAMA PENYIMPANAN Rahardjo, Tjatur Prijo; Kustiani, Edy
Jurnal Agrinika: Jurnal Agroteknologi dan Agribisnis Vol 3, No 2 (2019): SEPTEMBER
Publisher : Universitas Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30737/agrinika.v3i2.733

Abstract

ABSTRAK Penelitian yang bertujuan untuk mengetahui pengaruh dosis pupuk nitrogen dan klon ubi jalar terhadap sifat fisis dan khemis ubi segar selama penyimpanan. Dalam percobaan ini digunakan rancangan acar kelompok dengan dua faktor dan diulang tiga kali.sebagai faktor pertama adalah klon Taiwan (Twl-395-6), Ciceh-32 dan Tis 5125-26, sedangkan dosis pupuk nitrogen 22,5 kg N/Ha, 45,0 kg N/Ha, 67,5 N/Ha dan 90 kg N/Ha sebagai faktor kedua. Ubi jalar dipanen pada umur 4 bulan, yang kemudian disimpan pada suhu kamar selama 45 hari dan pengamatan dilakukan pada umur 0, 15,30 dan 45 setelah panen. Parameter yang diamati meliputi susut berat, kandungan air, pati, gula reduksi, serat kasar, protein, beta karoten dan tekstur. Hasil penelitian menunjukkan kedua faktor tidak terjadi interaksi. Klon Ciceh-32 mempunyai nilai gizi yang lebih baik dalam hal kandungan vitamin C , beta karoten, serat kasar dan protein. Klon Tis 5125-26 mempunyai  kandungan pati tinggi, susut berat, dan kadar air rendah serta teksturnya keras. Peningkatan dosis pupuk nitrogen sampai dengan 90 kg N/Ha dapat meningkatkan kandungan pati, serat kasar, gula reduksi, protein dan karoten.Kata Kunci: Ubi Jalar; Pupuk Nitrogen; Klon.
ANALISIS KELAYAKAN USAHA TIWUL INSTAN DI KECAMATAN BENDUNGAN KABUPATEN TRENGGALEK Pamujiati, Agustia Dwi; Lisanty, Nina
Jurnal Agrinika: Jurnal Agroteknologi dan Agribisnis Vol 4, No 1 (2020): MARCH
Publisher : Universitas Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30737/agrinika.v4i1.798

Abstract

ABSTRAK Tiwul instan mempunyai prospek bisnis yang cukup menjanjikan dengan berbagai macam cita rasa yang berbeda. salah satu daerah yang memproduksi tiwul instan yaitu Kecamatan Bendungan Kabupaten Trenggalek. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui biaya dan pendapatan serta kelayakan usaha tiwul instan yang sudah dikembangkan di Kecamatan Bendungan Kabupaten Trenggalek.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa biaya produksi usaha pengolahan singkong menjadi tiwul instan sebesar Rp. 445.430/proses produksi dengan kapasitas produksi 170 kg bahan baku singkong dan menghasilkan 100 kg tiwul instan. Penerimaan yang didapat dari usaha tiwul instan sebesar Rp. 650.000 dan pendapatan sebesar Rp. 204.570 per satu kali proses produksi. Jumlah BEP produksi sebanyak 69 kg, sedangkan BEP harga sebesar Rp. 4.551/kg. Tingkat kelayakan usaha pengolahan tiwul instan di Desa Suren Kecamatan Bendungan Kabupaten Trenggalek menguntungkan dan layak diusahakan karena memiliki nilai NPV positif (43.948.219), nilai IRR lebih besar (33,10%/tahun) daripada suku bunga bank (12%/tahun), dan memiliki nilai Net B/C ratio lebih dari 1 (1,62). Kata kunci : Tiwul Instan; Kelayakan Usaha.
ANALISA KEUNTUNGAN UKM TENUN BANDAR KECAMATAN MOJOROTO KOTA KEDIRI Andajani, Wiwiek; Artini, Widi
Jurnal Agrinika: Jurnal Agroteknologi dan Agribisnis Vol 3, No 1 (2019): MARCH
Publisher : Universitas Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30737/agrinika.v3i1.632

Abstract

           UKM/UMKM mempunyai peran penting bagi perekonomian Indonesia, ini bisa dilihat dan terbukti ketika terjadi krisis moneter yang Indonesia di tahun 1997, di saat satu persatu perusahaan besar tumbang, bisnis UKM/UMKM tidak goyah, bahkan menjadi tulang punggung perekonomian saat itu, karena lebih dinamis daripada perusahaan besar. Berdasarkan data BPS tahun 2014 jumlah UKM di Indonesia 57,89 juta unit dan memberikan kesempatan kerja  96,99 %. Menurut World Bank, Indonesia sumber penghidupannya sangat bergantung pada sector UKM. Melihat ini Pemerintah Kota Kediri sangat peduli dan mendorong perkembangan potensi industri, salah satunya industri tenun ikat bandar, sekaligus melestarikan budaya tenun ikat.Ini yang menarik untuk dilakukan penelitian.Tujuan penelitian ini adalah (1).untuk mengetahui keuntungan produsen tenun ikat bandar dan (2) untuk mengetahui apakah usaha produsen tenun ikat bandar tersebut layak memperoleh modal usaha. Metode penentuan daerahnya secara purposive, yaitu Kelurahan Bandar Kidul, Kecamatan Mojoroto Kota Kediri, karena merupakan sentra produksi tenun ikat, sedang pengambilan sampelnya secara purposive sampling dan sampling jenuh, yaitu sebanyak 10 (sepuluh) penenun yang tergabung dalam Usaha Bersama.Hasil dan pembahasan diperoleh bahwa keuntungan per harinya untuk produsen tenun ikat bandar; bahan katun Rp819.846,19; bahan sutra Rp 775.690,97 dan bahan rayon Rp 384.771,48 sertalayak untuk mendapatkan modal atau tambahan modal.Kata Kunci: Tenun, UMKM.