cover
Contact Name
Junaidin
Contact Email
junaidinfarm03@gmail.com
Phone
+6282119895060
Journal Mail Official
lppmstfm01@gmail.com
Editorial Address
Alamat Redaksi: Jl. KH Syekh Nawawi km.4 No.13 Tigaraksa – Kabupaten Tangerang Telp./Fax. (021) 2986 7307
Location
Kota tangerang,
Banten
INDONESIA
Jurnal Farmagazine
ISSN : 23024933     EISSN : 26218216     DOI : 10.47653
Core Subject : Health, Science,
Jurnal (Farmagazine) adalah jurnal ilmiah tentang hasil-hasil penelitian ilmu-ilmu farmasi yang meliputi: farmasi maritim, farmasi bahan alam, formulasi, kimia farmasi, rumah sakit dan komunitas, farmakologi, dan bioteknologi farmasi.
Articles 97 Documents
REVIEW ARTIKEL: METODE KROMATOGRAFI CAIR PADA PEMISAHAN ENANSIOMER OFLOKSASIN Putri Dewianti, Zenith; Aprillian, Arini; Damayanti, Hilda
Jurnal Farmagazine Vol 6, No 2 (2019): Jurnal Farmagazine
Publisher : STF Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47653/farm.v6i2.133

Abstract

Hampir 56% dari obat-obatan yang dipasarkan dan digunakan adalah senyawa kiral, dan88% diantaranya masih merupakan suatu rasemat.Aktivitas anti-bakteri dari (S)-ofloksasin (levofloksasin) adalah 8-128 kali lebih tinggi dari (R)-ofloksasin, yang dapat berbahaya bagi fungsi hati dan ginjal jika diberikan dalam bentuk rasemat sehingga perlu untuk menetapkan metode yang tepat dalam mendapatkan enansiomer tunggal.Metode kromatografi cair dapat digunakan untuk memisahkan enansiomer baik secara tidak langsung dengan reagen derivatisasi kiral atau penambahan fase gerak kiral,maupun dengan fase diam kiral. Metode ini telah dikembangkan sejak lama sebagai pemisahan senyawa kiral fluorokuinolon menggunakan berbagai pendekatan yang berbeda.Review artikel ini menyajikan perbandingan metode pemisahan enansiomer ofloksasin menggunakan kromatografi cairdiantaranya metode fase diam kiral dan fase gerak kiral dengan penambahan penukar ligan/siklodekstrin. Kata Kunci :Kromatografi Cair, Ofloksasin, Pemisahan Enansiomer
UJI AKTIVITAS ANTIDIABETES DARI EKSTRAK ETANOL 70% BUAH KIWI (Actinidia deliciosa) MELALUI PENGHAMBATAN AKTIVITAS ENZIM α- GLUKOSIDASE Meila, Okpri; Purwandarie, Deviya
Jurnal Farmagazine Vol 4, No 1 (2017): Jurnal Farmagazine
Publisher : STF Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47653/farm.v4i1.71

Abstract

Prevalensi penyakit diabetes terus meningkat di seluruh dunia. WHO memprediksikan peningkatan jumlah penyandang diabetes yang cukup besar untuk tahun-tahun mendatang. Buah kiwi memiliki banyak kandungan nutrisi, bahkan jumlahnya tersimpan lebihbanyak dibanding buah-buahan lain.Penelitian yang mendukung buah kiwi sebagai antidiabetes yaitu dari Buku Healts Secret of Kiwi Fruits tahun 2010 yang menyatakan bahwa buah kiwi bagus untuk dikonsumsi bagi penderita diabetes. Buah kiwi (Actinidia deliciosa) mengandung senyawa flavanoid, alkaloid, dan saponin, yang berarti senyawa tersebut dapat menghambat aktivitas enzim α-glukosidase. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui penghambatan α-glukosidase pada ekstrak etanol 70% buah kiwi (Actinidia deliciosa) sebagai pengobatan diabetes melitus. Simplisia di maserasi dengan etanol 70% sebanyak 3.500 ml pekatkan dengan rotary evaporator suhu 40ºCz. Berdasarkan hasil uji tersebut maka didapatkan IC50 4,251 ppm dan akarbose 13,672 ppm. Kata kunci: Prevalensi penyakit diabetes, buah kiwi (Actinidia deliciosa), enzim α-glukosidase, etanol70%.
UJI AKTIVITAS ANTIJAMUR EKSTRAK DAUN BAMBU TALI (Gigantochloa apus (Schult.) Kurz.) TERHADAP JAMUR Candida albicans Setiawan, Abdul Aziz; Yudha Aditama, Latif ,; ,, Yusransyah
Jurnal Farmagazine Vol 5, No 2 (2018): Jurnal Farmagazine
Publisher : STF Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47653/farm.v5i2.100

Abstract

Bambu tali (Gigantochloa apus (Schult.) Kurz.) merupakan salah satu tanaman yang dapat dimanfaatkan sebagai obat tradisional dan mengandung berbagai senyawa metabolit yang memiliki aktifitas sebagai antimikroba. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui aktivitas antijamur dari ekstrak daun bambu tali terhadap jamur Candida albicans. Penelitian ini dilaksanakan secara eksperimental di laboratorium. Sampel yang digunakan adalah serbuk daun bambu tali yang diekstraksi menggunakan etanol 70% dengan metode maserasi dan dilakukan pemekatan menggunakan rotary evaporator, untuk selanjutnya digunakan dalam uji aktivitas antijamur. Uji aktivitas antijamur dilakukan dengan metode difusi Cup Plate Technique (sumuran). Kelompok perlakuan terbagi menjadi 7 kelompok, diantaranya: ketokonazol 1000 ppm sebagai kontrol positif, dan DMSO 2% sebagai kontrol negatif serta 5 kontrol uji dengan variasi konsentrasi ekstrak daun bambu tali, yaitu 6,25%, 12,5%, 25%, 50%, dan 100%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat zona bening disekitar lubang sumuran ketokonazol, sedangkan pada kontrol uji ekstrak daun bambu tali tidak terdapat zona bening disekitar lubang sumuran. Dari data tersebut dapat disimpulkan bahwa ekstrak daun bambu tali tidak memiliki aktivitas antijamur terhadap pertumbuhan jamur Candida albicans.
ANALISA KESESUAIAN PERESEPAN OBAT PASIEN BPJS KESEHATAN DENGAN FORMULARIUM NASIONAL DI PUSKESMAS KABUPATEN TANGERANG TAHUN 2016 Lestari, Trisna; Anggriani, Yusi; Laksmitawati, Dian Ratih
Jurnal Farmagazine Vol 6, No 2 (2019): Jurnal Farmagazine
Publisher : STF Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47653/farm.v6i2.144

Abstract

lJaminan kesehatan adalah jaminan berupa perlindungan kesehatan agar peserta memperoleh manfaat pemeliharaan kesehatan dan perlindungan dalam memenuhi kebutuhan dasar kesehatan yang diberikan kepada setiap orang yang telah membayar iuran atau iurannya dibayar oleh pemerintah. Salah satu tempat pelayanan kesehatan tingkat pertama melalui sistem jaminan kesehatan adalah Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan (BPJS). Pemenuhan kebutuhan pasien berupa jenis obat yang harus tersedia pada peresepan dan pemesanan perlu disusun suatu daftar (formularium) dari semua obat yang ada di stok atau sudah tersedia. Dalam penggunaan obat di Puskesmas untuk pasien BPJS Kesehatan berpedoman pada standar terapi yang dikeluarkan oleh kementrian kesehatan yaitu formularium nasional (fornas) agar penggunaan obat pada pasien lebih rasional. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kesesuaian peresepan obat pasien BPJS Kesehatan dengan Formularium Nasional berdasarkan kelas terapi dan kesesuaian ketersediaan item obat formularium nasional dengan daftar item obat formularium nasional di Puskesmas Kabupaten Tangerang Tahun 2016. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif non eksperimental yang bersifat deskriptif. Hasil penelitian Kesesuaian peresepan Obat dengan Formularium Nasional Berdasarkan Kelas Terapi dari 10 besar tertinggi sudah mencapai 100%, pada kesesuaian total peresepean yang di resepkan di puskesmas kabupaten Tangerang baru mencapai > 80%. Sedangkan rata-rata proprosi item obat formularium nasional dengan daftar item obat formularium nasional maish sangat rendah >50%. Kesimpulan penelitian ini adalah peresepan obat pasien BPJS Kesehatan dengan Formularium Nasional berdasarkan kelas terapi di puskesmas kabupaten Tangerang tahun 2016 sudah sesuai sedangkan ketersediaan item obat formularium nasional dengan daftar item obat formularium nasional masih belum sesuai. Kata kunci : BPJS Kesehatan, Peresepan, Formularium nasional
PENGARUH PELAKSANAAN JAMINAN KESEHATAN NASIONAL TERHADAP CAKUPAN KEGIATAN, MANAJEMEN DAN MUTU PELAYANAN PUSKESMAS DI KABUPATEN TANGERANG Harja, Muji; Ishardyatmo, Handono; ,, Masruchin
Jurnal Farmagazine Vol 4, No 1 (2017): Jurnal Farmagazine
Publisher : STF Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47653/farm.v4i1.73

Abstract

Puskesmas bertanggungjawab menyelenggarakan pelayanan kesehatan tingkat pertama secara menyeluruh, terpadu dan berkesinambungan meliputi pelayanan kesehatan perorangan dan pelayanan kesehatan masyarakat.Untuk mengetahui tingkat kinerja puskesmas yang berkualitas perlu dilakukan penilaian kinerja secara rutin meliputi cakupan kegiatan, manajemen puskesmas dan mutu pelayanan.Jumlah Puskesmas di Kabupaten Tangerang berjumlah 43 yang terdiri dari 7 Puskesmas Dengan Tempat Perawatan (DTP) dan 36 Puskesmas tanpa tempat perawatan.Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian penjelajahan (exploratory study) dengan desain studi perbandingan (comparative study).Jenis data yang digunakan adalah data sekunder yaitu Laporan Kinerja seluruh Puskesmas di Kabupaten Tangerang Tahun 2013, 2014 dan 2015. Hasil pengujian Paired sample t test menunjukkan bahwa pelaksanaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) berpengaruh signifikan terhadap cakupan kegiatan puskesmas (membandingkan penilaian cakupan kegiatan pada tahun 2013 dengan tahun 2014), manajemen puskesmas (membandingkan penilaian manajemen puskesmas pada tahun 2013 dengan tahun 2015) dan mutu pelayanan (membandingkan penilaian mutu pelayanan pada tahun 2013 dengan tahun 2014) Kata Kunci : Jaminan Kesehatan Nasional, Puskesmas, Manajemen, Mutu Pelayanan
FORMULASI DAN EVALUASI FISIK TABLET EKSTRAK DAUN ASAM JAWA (TAMARINDUS INDICA) DENGAN PERBANDINGAN VARIASI BAHAN PENGIKAT (MICROCRYSTAL CELLULOSE) DAN PENGISI (LACTOSE MONOHIDRAT) SECARA KEMPA LANGSUNG M.Farm, Apt, Nuraini; Nurmiftahuddin, Muhammad; M.Sc, Apt, Yusransyah
Jurnal Farmagazine Vol 2, No 1 (2015): Jurnal Farmagazine
Publisher : STF Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47653/farm.v2i1.18

Abstract

Daun asam jawa mengandung senyawa golongan flavonoid, saponin, tanin, steroid, glikosida, tetapi negatif terhadap glikosida jantung dan glikosida antar kuinon. Daun asam jawa mengandug asam galat yang mempunyai efek antipiretik sebanding dengan Paracetamol 300 mg/kg bb. Penelitian ini ditujukan untuk memperoleh tablet yang memenuhi persyaratan sebagai suatu sediaan farmasi dari ekstrak daun asam jawa (Tamarindus indica L.). Formulasi ini menggunakan metode kempa langsung dengan bahan tambahan yang digunakan yaitu Microcrystal cellulose (Avicel pH102), Laktosa monohidrat, Talkum, Koloidal sillika (Aerosil 200) dan Mg Stearat. Formulasi yang dibuat adalah V formulasi dengan perbandingan 2 eksipien antara Microcrystal cellulose (Avicel pH102) konsentrasi 60 mg, 45 mg, 36,05 mg, 27,1 mg, 12,1 mg dan Laktosa monohidrat 12,1 mg, 27,1 mg, 36,05 mg, 45 mg, 60 mg. Hasil dari pengujian tablet menunjukan bahwa formulasi V telah memenuhi persyaratan tablet yang baik seperti pada uji massa granul dan beberapa uji sifat fisik tablet, tetapi tidak memenuhi persyaratan pada uji waktu hancur tablet dengan rata-rata waktu yaitu 15,3 menit. Hasil waktu hancur formulasi V lebih mendekati waktu yang telah ditetapkan farmakope yaitu harus kurang dari 15 menit dibandingkan dengan formulasi I-IV. Kata Kunci: Tablet, Daun asam jawa, Microcrystal cellulose, Laktosa monohidrat
FORMULASI SEDIAAN SPRAY DAUN DAN BATANG SERAI WANGI (Cymbopogon nardus L.) SEBAGAI ANTINYAMUK Culex s.p Rasydy, La Ode Akbar; Kuncoro, Banu; Hasibuan, Muhammad Yusuf
Jurnal Farmagazine Vol 7, No 1 (2020): Jurnal Farmagazine
Publisher : STF Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47653/farm.v7i1.150

Abstract

Daun dan Batang serai wangi (Cymbopogon nardus L.) merupakan tanaman yang memiliki kandungan geraniol dan sitronelal yang berfungsi sebagai antinyamuk. Penelitian ini bertujuan untuk memformulasikan sediaan spray antinyamuk dari tanaman serai wangi (Cymbopogon nardus L.) dengan menggunakan metode destilasi yang akan diujikan terhadap aktivitas nyamuk Culex s.p. Bahan yang digunakan dalam pembuatan spray adalah minyak atsiri daun dan batang serai wangi (Cymbopogon nardus L.) dengan variasi konsentrasi 0%, 5%, 10% dan 15%. Semua formula sediaan spray diuji stabilitas meliputi (pH dan viskositas) serta efektivitas terhahap nyamuk Culex s.p. Dari hasil pengujian pH dan viskositas menunjukan bahwa pH sesuai dengan standar pH pada kulit dan memiliki viskositas yang cukup baik. Hasil dari efektifitas sediaan spray menyatakan bahwa pada sediaan spray dengan konsentrasi ekstrak 15% memiliki daya tolak nyamuk yang cukup efektif. Kata Kunci: Spray Antinyamuk, Minyak Atsiri Serai Wangi (Cymbopogon nardus L.), Nyamuk Culex
Evaluasi Penggunaan Warfarin Oral Terhadap Nilai INR Pasien Jantung Rawat Jalan RSU Kabupaten Tangerang 2018 Megawati, Sefi; Lestari, Trisna; Setyani, Wahyu Laras
Jurnal Farmagazine Vol 6, No 2 (2019): Jurnal Farmagazine
Publisher : STF Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47653/farm.v6i2.140

Abstract

Penyakit jantung merupakan penyakit utama penyebab kematian, angka kematian terbesar di dunia disebabkan oleh penyakit jantung dan stroke menurut WHO 2016. Perdarahan sering terjadi pada pasien jantung yang mendapatkan terapi warfarin oral, penggunaan antikoagulan harus diimbangi dengan pemeriksaan INR. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbaikan hasil INR setelah pemberian warfarin oral dengan berbagai dosis serta frekuensi terjadinya kasus perdarahan akibat terapi warfarin oral. Metode penelitian ini bersifat deskriptif yang dilakukan secara retrospektif menggunakan data lengkap pasien berupa diagnosa penyakit, dosis penggunaan warfarin, serta hasil pemeriksaan laboratorium. Berdasarkan hasil penelitian terdapat perbaikan hasil INR setelah pemberian warfarin oral dengan 27% pasien yang mencapai target nilai INR 2-3 dan sebanyak 48% pasien yang tidak mencapai target nilai INR 2-3. Kasus perdarahan yang terjadi pada pasien jantung akibat pemberian warfarin oral sebanyak 2%. Kata Kunci: Penyakit Jantung, Perdarahan, Nilai INR, Warfarin oral
PROFIL PENJUALAN OBAT MISOPROSTOL/CYTOTEC PADA WEBSITE Raudhatul Jannah1, Yuliani; Mahardian Kusuma2, Anjar
Jurnal Farmagazine Vol 4, No 2 (2017): Jurnal Farmagazine
Publisher : STF Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47653/farm.v4i2.79

Abstract

Misoprostol bisa didapatkan dari apotek dimana harga obat tanpa menggunakan resep mencapai RP150.000/butir, sedangkan harga yang sebenarnya adalah Rp 14.000/butir. Misoprostol juga merupakan salah satu barang yang diperdagangkan melalui internet. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan profil penjualan obat misoprostol/cytotec pada website. Jenis penelitian yang digunakan yaitu deskriptif observasional. Dengan metode pengambilan data menggunakan screening dan lembar checklist. Berdasarkan hasil screening website dari 525 website yang dilakukan screening terdapat 99 website yang masuk kedalam kriteria inklusi dan didapat data bahwa sebanyak 99 website menjual obat misoprostol/cytotec sebagai obat aborsi atau penggugur kandungan, 8website menuliskan data pemiliknya, semua website tidak memiliki APA (Apoteker Penanggung jawab Apotek), semua website tidak meminta resep, 82 website menggunakan cara pemesanan melalui sms, 69 website melalui telepon dan 82 website menggunakan aplikasi messenger. Semua website menggunakancara pembayaran melalui transfer bank dan tidak menerima pembayaran di tempat atau COD (Cash On Delivery) dan cara pengiriman melalui jasa angkutan barang pihak ketiga.
Evaluasi Penggunaan Obat Tukak Peptik pada Pasien Tukak Peptik (Peptic Ulcer Disease) di Rumah Sakit Bhayangkara Brimob Tahun 2015 Setiawan, Abdul Aziz; ,, Nur’aini; Noviyanto, Fajrin
Jurnal Farmagazine Vol 3, No 2 (2016): Jurnal Farmagazine
Publisher : STF Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47653/farm.v3i2.31

Abstract

Tukak peptik merupakan penyakit akibat gangguan pada saluran gastrointestinal atas yang disebabkan sekresi asam dan pepsin yang berlebihan oleh mukosa lambung. Berdasarkan penelitian di Amerika, kira-kira 500.000 orang tiap tahunnya menderita tukak peptik dan 70% diantaranya berusia 25-64 tahun. Rokok, minuman beralkohol, NSAID dan H.pylori merupakan beberapa faktor yang dapat menyebabkan penyakit tukak. Tujuan dilakukannya penelitian ini untuk mengetahui gambaran dan kerasionalan terapi penggunaan obat pada pasien tukak peptik di Rumah Sakit Bhayangkara Brimob tahun 2015. Penelitian ini merupakan penelitian yang bersifat non eksperimental, dilakukan secara retrospektif, yaitu dengan melakukan penelusuran catatan pengobatan dalam data rekam medis dan resep pasien tukak peptik di RS Bhayangkara Brimob tahun 2015. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan diperoleh hasil sebanyak 9 resep (45%) yang belum tepat obat dan sebanyak 11 resep (55%) yang belum tepat dosis. Kata Kunci : Kerasionalan Terapi, RS Bhayangkara Brimob, Tukak Peptik

Page 1 of 10 | Total Record : 97