cover
Contact Name
Andrie Kisroh Sunyigono
Contact Email
agriscience@trunojoyo.ac.id
Phone
+6285232044703
Journal Mail Official
agriscience@trunojoyo.ac.id
Editorial Address
Jl. Raya Telang 02 Kamal Bangkalan Jawa Timur, 69162
Location
Kab. pamekasan,
Jawa timur
INDONESIA
AGRISCIENCE
ISSN : -     EISSN : 27457427     DOI : -
Core Subject : Economy, Social,
This journal encompasses original research articles, review articles, and short communications, including: Agribusiness Agriculture Economics Social Science Rural Development Rural Sociology Risk Management Agriculture Extension Financial Management Marketing Management Human Resource Management Corporate Governance Strategic Management Entrepreneurship
Articles 25 Documents
PERSEPSI DAN PREFERENSI KONSUMEN TERHADAP PRODUK MADU PT KEMBANG JOYO Angriva, Suci; Sunyigono, Andrie Kisroh
Agriscience Vol 1, No 1: Juli 2020
Publisher : Department of Agribusiness, University of Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/agriscience.v1i1.7850

Abstract

Jumlah permintaan produk madu PT Kembang Joyo mengalami peningkatan dari tahun 2017-2018. Kenaikan jumlah permintaan juga diikuti oleh perubahan perilaku konsumen dalam mengkonsumsi madu, sehingga akan membentuk persepsi dan preferensi konsumen yang baru pada produk madu PT Kembang Joyo. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui persepsi konsumen, dan mengetahui preferensi konsumen terhadap produk madu PT Kembang Joyo. Metode penelitian yang digunakan yaitu analisisdeskriptif menggunakan skala likert dan analisis konjoin. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar konsumen mempersepsikan bahwa lokasi mengenai ketersedian produk madu PT Kembang Joyo, produk mudah dijumpai, variasi rasa produk madu beragam, bahan dan bentuk kemasan sesuai kebutuhan, kualitas produk bagus, harga produk yang terjangkau, harga produk sesuai dengan kualitas, potongan harga yang diberikan sesuai harapan, promosi yang dilakukan menarik, promosi melalu media online, dan promosi melalu media ofline yang dilakukan PT Kembang Joyo dinilai Setuju oleh konsumen dengan skor penilaianantara 258-350.Kombinasi atribut yang menjadi pilihan konsumen dalam pembelian madu secara berurutan yaitu jenis madu Kaliandra, rasa manis, harga Rp 30.000-80.000, kemasan botol 660ml, dengan urutan tingkat kepentingansecara berurut yaitu atribut kemasan, atribut jenis, atribut rasa , dan atribut harga.
VARIABEL PENENTU DAN EFISIENSI TEKNIS PRODUKSI JAGUNG LOKAL DI MADURA Yusli, Yusli; Fauziyah, Elys
Agriscience Vol 1, No 1: Juli 2020
Publisher : Department of Agribusiness, University of Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/agriscience.v1i1.7591

Abstract

Jagung menjadi salah satu komoditas pangan yang banyak dikonsumsi selain padi dan gandum.Salah satu daerah penghasil jagung di Provinsi Jawa Timur adalah Pulau Madura. Jenis varietas yang banyak dibudidayakan adalah jagung lokal. Permasalahan utama yang dihadapi adalah produktifitas jagung yang dihasilkan rendah. Studi bertujuan untuk melakukan analisisfaktor penentu produksi jagung lokal di Madura dan tingkat efisiensi teknisnya. Metode analisis memanfaatkan fungsi produksi Cobb Douglas Stochastic Frontier,yang diestimasi dengan menggunakan Maximum Likehood Estimation (MLE). Jumlah sampel yang digunakan sebanyak  60 responden yang tersebarpada empat kabupaten di Pulau Madura. Berdasarkan hasil penelitian, faktor yang menentukan produksi jagung adalah benih, pupuk kandang, pupuk NPK dan tenaga kerja, dengan rerata efisiensi teknis sebesar 0.772.
PREFERENSI KONSUMEN TERHADAP PEMBELIAN BATIK TULIS DI PAMEKASAN Utami, Nurie Agustina; Tamami, Novi Diana Badrut
Agriscience Vol 1, No 1: Juli 2020
Publisher : Department of Agribusiness, University of Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/agriscience.v1i1.8007

Abstract

Batik merupakan salah satu karya seni yang memiliki nilai estetika tinggi dan telah menjadi bagian dari kebudayaan Indonesia serta memiliki ciri khas yang berbeda di setiap wilayah termasuk Pamekasan. Banyaknya motif serta ciri khas yang dimiliki, menyebabkan konsumen memiliki banyak alternatif pilihan dalam keputusan pembelian produk batik tulis. Tujuan dari penelitian ini adalah : (1) mengetahui karakteristik konsumen, (2) atribut apa saja yang menjadi pilihan konsumen dan tingkat kepentingannya dalam membeli batik tulis. Sampel sebanyak 30 responden diambil dengan teknikAccidental Sampling dan pengumpulan data dilakukan dengan wawancara menggunakan panduan kuisioner. Analisis data menggunakan Analisis Deskriptif dan Analisis Conjoin. Hasil menunjukkan: (1)Sebagian besar usia konsumen 26-35 tahun dengan pekerjaan berwirausaha dan penghasilan diatas UMK Pamekasan, (2) Atribut yang menjadi pilihan konsumen yakni batik tulis dengan warna mencolok, motif kalsik, harga Rp 1.000.000, kemasan paper box, serta tempat membeli di galeri batik. Dengan tingakat kepentingan berurutan yakni tempat membeli, harga, kemasan, warna, dan motif.
VALUASI EKONOMI OBJEK WISATA ALAM PANTAI PASIR PUTIH DALEGAN GRESIK Hardiyanti, Nanin; Subari, Slamet
Agriscience Vol 1, No 1: Juli 2020
Publisher : Department of Agribusiness, University of Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/agriscience.v1i1.7902

Abstract

Objek wisata alam merupakan sumberdaya alam sebagai barang publik yang tidak mempunyai harga pasar karena dianggap pemberian Tuhan dan tidak perlu membayar ketika memanfaatkannya. Objek Wisata Pantai Pasir Putih Dalegan merupakan wisata alam berbasis pantai yang terletak di Kabupaten Gresik. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui nilai manfaat langsung Pantai Pasir Putih Dalegan; (2) mengetahui nilai manfaat tidak langsung Wisata Pantai Pasir Putih Dalegan; (3) mengetahui nilai total ekonomi dari Wisata Pantai Pasir Putih Dalegan. Metode yang digunakan dalam penelitian valuasi ekonomi ini dengan 2 teknik penilaian yaitu pendekatan harga pasar dan Travel Cost Method (TCM) dengan sampel 48 responden dari pengunjung wisata. Penilaian manfaat langsung dari sumberdaya alam dilokasi wisata yaitu Pohon Waru dan Pasir Pantai dengan pendekatan harga pasar. Penilaian ekonomi tidak langsung dengan metode TCM Travel Cost Method atau berdasarkan biaya perjalanan wisatawan. Hasil penelitian (1) nilai manfaat langsung dari harga jual 90 batang pohon waru dan pasir putih pantai sebesar Rp.301.800.000/tahun; (2) nilai manfaat langsung sebesar Rp.63.589.093.000/tahun; (3) nilai total ekonomi Wisata Pantai Pasir Putih sebesar Rp. 63.890.893.000/tahun. Merekomendasikan penurunan harga tiket atau melakukan; (1) penambahan dan perawatan wahana, pohon, fasilitas (toilet, gazebo, mushola); (2) meningkatkan kebersihan lingkungan wisata; (3) melakukan promosi.
SALURAN, MARGIN, DAN EFISIENSI PEMASARAN BEBEK PEDAGING DI KECAMATAN BURNEH KABUPATEN BANGKALAN Ardillah, Fajriyah; Hasan, Fuad
Agriscience Vol 1, No 1: Juli 2020
Publisher : Department of Agribusiness, University of Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/agriscience.v1i1.6882

Abstract

Bebek pedaging adalah salah satu komoditas yang mempunyai pasar potensial di Kecamatan Burneh, tetapi peternak belum merasakan keuntungan dari potensi tersebut karena masalah pemasaran yang dihadapi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis saluran, margin dan efisiensi pemasaran bebek pedaging di Kecamatan Burneh, Kabupaten Bangkalan. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah observasi dan wawancara dengan bantuan kuesioner.  Hasil analisis menunjukkan bahwa di Kecamatan Burneh ada empat saluran pemasaran bebek pedaging yaitu (1) 0-tingkat: peternak langsung menjual kekonsumen ahir (2) 1-tingkat model A: peternak menjual ke pengecer dan pengecer menjual ke konsumen ahir (3) 1-tingkat model B: peternak menjual ke pedagang pengumpul dan selanjutnya dijual ke konsumen ahir oleh pedagang pengumpul dan  (4) 2-tingkat: peternak menjual ke pedagang pengumpul, pengumpul menjual ke pengeecr dan pengecer menjual ke konsumen ahir. Magin pemasaran 1-tingkat model A dan 2-tingkat sebesar Rp.8000 dan 1-tingkat model B Rp.7500. Berdasrkan farmer’s share-nya, semua saluran pemasaran masih masuk kategori diman farmer’s share 0-tingkat 100%, 1-tingkat model A 77,1%, 1-tingkat model B 77,3%, dan 2-tingkat 77,1%.
STRUKTUR, PERILAKU DAN PENAMPILAN PASAR BERAS ORGANIK DI DESA SUMBERNGEPOH Hidayati, Uci Nurul; Zuhriyah, Amanatuz
Agriscience Vol 1, No 1: Juli 2020
Publisher : Department of Agribusiness, University of Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/agriscience.v1i1.8016

Abstract

Beras organik merupakan salah satu pangan yang disarankan dalam memenuhi gaya hidup sehat. Minat masyarakat terhadap beras organik meningkat terbukti dengan adanya peningkatan ekspor. Sumberngepoh merupakan salah satu daerah sentra beras organik yang sudah memiliki sertifikasi. Belum adanya kebijakan harga tetap dari pemerintah mengakibatkan ketidakpastian pendapatan yang diterima petani serta banyaknya lembaga pemasaran yang terlibat, maka semakin rendah harga yang diperoleh petani. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis struktur pasar, perilaku pasar dan penampilan pasar beras organik di Desa Sumberngepoh. Teknik sampling yang digunakan dalam penentuan sampel petani yaitu metode Propotional Random Sampling sedangkan penentuan sampel pedagang menggunakan snowball sampling. Responden berjumlah 32 Petani. Metode pengumpulan data yang digunakan data primer dan data sekunder. Teknik analisis data menggunakan Structure, Conduct, and Performance. Berdasarkan hasil penelitian, struktur pasar mengarah pada pasar oligopsoni. Perilaku pasar Terdapat dua saluran pemasaran yaitu 1) petani menjual gabah kepada pedagang pengumpul, kemudian dari pedagang pengumpul secara langsung dijual kepada konsumen. 2) Petani menjual gabah kepada pedagang pengumpul, kemudian pedagang pengumpul dititipkan kepada Apotek, lalu dari Apotek dijual secara langsung kepada konsumen. Hasil Penampilan pasar belum efisien karena share yang diperoleh petani ≤40%.
ANALISIS USAHA DAN NILAI TAMBAH KOPI CABE JAMU DI KABUPATEN SUMENEP (Studi Kasus CV. Alifa Jaya, Kecamatan Bluto) Suhardi, Suhardi; Subari, Slamet
Agriscience Vol 1, No 1: Juli 2020
Publisher : Department of Agribusiness, University of Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/agriscience.v1i1.8003

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis (1) Keuntungan yang diperoleh; (2) Tngkat kelayakan usaha; (3) Nilai tambah yang dihasilkan dari produksi kop cabe jamu di CV Alifa Jaya. Metode yang digunakan dalam penelitian yaitu analisis biaya produksi, analisis penerimaan, analisis pendapatan, R/C Ratio, BEP dan perhitungan nilai tambah Hayami. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Total Biaya produksi CV Alifa Jaya yaitu sebesar Rp. 14.147.608,71 dengan penerimaan sebesar Rp. 24.000.000,00 jadi keuntungannya sebesar Rp. 9.852.391,29; (2) R/C Ratio tepung 1,70 artinya produksi kopi cabe jamu CV Alifa Jaya menguntungkan dan layak dijalankan, BEP Produksi 2,73 Jumlah Produksi (120 Kg/Bulan) dan BEP harga Rp. 11.896,74 Harga produk (Rp. 200.000/Kg) artinya usaha yang dijalankan CV Alifa Jaya layak karena jumlah produksi dan harga produk lebih dari BEP; (3) Nilai tambah yang dihasilkan CV Alifa Jaya yaitu Rp. 97.275,81/Kg, nilai tambah yang dihasilkan llebih dari 0 artinya produksi kopi cabe jamu memberikan nilai tambah
EFISIENSI EKONOMI USAHATANI JAGUNG HIBRIDA DI PULAU MADURA Firdaus, Mohammad Wahyu; Fauziyah, Elys
Agriscience Vol 1, No 1: Juli 2020
Publisher : Department of Agribusiness, University of Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/agriscience.v1i1.7624

Abstract

Jagung merupakan komoditas strategis di Indonesia. Pulau Madura memiliki luas areal tanam sebesar 400.000 hektare. Petani jagung hibrida menggunakan input produksi secara tidak proporsional sehingga menyebabkan produktivitas yang rendah dan biaya usahatani tinggi. Tujuan penelitian ini adalah melakukan analisis efisiensi teknis, alokatif dan ekonomis usahatani komoditas  jagung hibrida di Pulau Madura. Penelitian dilaksanakan di Pulau Madura dengan total jumlah sampel sebanyak 60 responden. Berdasarkan hasil penelitian, sebagian besar petani jagung varietas hibrida di Pulau Madura telah efisiensi secara teknis, tapi belum dapat mencapai tingkat efisiensi alokatif dan ekonomi dengan nilai secara berturut-turut sebesar 0,720, 0,312 dan 0,208.
PERSEPSI DAN MINAT PETANI TERHADAP PEMANFAATAN TANAMAN REFUGIA DALAM PENGENDALIAN HAMA TANAMAN PADI (Studi Kasus Desa Bilaporah Kecamatan Socah Bangkalan) Mutmainnah, Mutmainnah; Sugiarti, Teti
Agriscience Vol 1, No 1: Juli 2020
Publisher : Department of Agribusiness, University of Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/agriscience.v1i1.8008

Abstract

Kabupaten Bangkalan merupakan Kota yang  memiliki produksi padi tertinggi sebesar 331.675 ton dan produktivitas padi sebesar 6,28 ton/ha (BPS,2018). Desa Bilaporah, Kecamatan Socah mempunyai tingkat produktivitas padi kurang baik dengan luas panen yang cukup tinggi sebesar 1.236,44/ha. Kegiatan sosialisasi dan pembagian benih tanaman refugia telah dilaksanakan oleh penyuluh pertanian sebagai pemanfaatan dalam pengendalian hama tanaman padi. Tujuan riset ini dilakukan untuk: 1) mendeskripsikan karakteristik petani, 2) menganalisis tingkat persepsi petani dan 3) menganalisis hubungan persepsi dan minat petani padi terhadap pemanfaatan tanaman refugia dalam pengendalian hama tanaman padi.  Jumlah sampel sebanyak 28 orang dengan teknik sampling jenuh (sensus). Teknis analisis yang digunakan adalah analisis deskriptif dan korelasi rank spearman. Hasil riset menunjukkan bahwa karakteristik petani di Desa Bilaporah berdasarkan umur masih tergolong pada usia produktif, kemudian mayoritas tingkat pengalaman petani 30 tahun,  tingkat pendidikan responden mayoritas SD, serta sebagian besar petani tidak pernah mengikuti pelatihan pertanian. Petani di Desa Bilaporah memiliki persepsi yang positif dan baik sekali terhadap pemanfaatan tanaman refugia dalam pengendalian hama tanaman padi, hal tersebut sesuai dengan nilai yang diperoleh dari jawaban responden pada setiap indikator persepsi. Hubungan persepsi terhadap minat petani tergolong signifikan dengan arah positif serta keeratan hubungan antar variabel adalah sedang.
FAKTOR MODAL SOSIAL TERHADAP KETAHANAN PANGAN RUMAH TANGGA PETANI JAGUNG LOKAL DESA GULUK GULUK KABUPATEN SUMENEP Utami, Qutsiati; Suprapti, Isdiana
Agriscience Vol 1, No 1: Juli 2020
Publisher : Department of Agribusiness, University of Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/agriscience.v1i1.7972

Abstract

Modal sosial merupakan hal yang penting di masyarakat khususnya pada petani. Modal sosial digunakan untuk saling membantu ketika berada dalam kesulitan, termasuk kesulitan untuk mempertahankan keadaan pangan rumah tangga. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis (1) modal sosial; (2) Ketahanan pangan; (3) pengaruh modal sosial terhadap ketahanan pangan petani jagung lokal di Desa Guluk-guluk. Penelitian menggunakan 40 responden yang di ambil dengan purposive sampling. Data dikumpulkan dengan penyebaran kuisioner, wawancara dan dokumentasi. Metode analisis data yang digunakan yaitu analisis deskriptif dan analisis regresi linier berganda. Hasil analisis deskriptif menunjukkan bahwa faktor modal sosial yang memiliki nilai paling tinggi adalah adanya jaringan sosial, dan sebagian besar petani jagung lokal berkategori belum tahan pangan. Faktor modal sosial yang mempengaruhi ketahanan pangan adalah kerjasama, partisipasi, kepercayaan dan norma sosial.

Page 1 of 3 | Total Record : 25


Filter by Year

2020 2020