cover
Contact Name
Muhammad Ali Akbar
Contact Email
maliakbar@stt-wastukancana.ac.id
Phone
+6287805348131
Journal Mail Official
lppm@stt-wastukancana.ac.id
Editorial Address
Jl. Cikopak No. 53 Sadang Purwakarta, Jawa Barat Indonesia
Location
Kab. purwakarta,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Teknologika : Jurnal Teknik-Logika-Matematika
ISSN : 16932978     EISSN : 27154645     DOI : 10.51132
Jurnal Teknologika adalah wadah informasi berupa hasil penelitian, studi kepustakaan maupun tulisan ilmiah yang terkait bidang ilmu Teknik, Logika dan Matematika. Terbit pertama kali tahun 2007 dengan frekuensi terbit dua kali setahun pada bulan Mei dan November. Artikel Jurnal Teknologika dalam versi cetak telah di-online-kan menggunakan Open Journal System (OJS)
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 50 Documents
INVESTIGASI LAJU KOROSI ATMOSFERIK BAJA KARBON RENDAH PROFIL SEGIEMPAT DI KAWASAN INDUSTRI MEDAN Affandi; Iqbal Tanjung; Arya Rudi Nasution; Syarizal Fonna; Syifaul Huzni
Jurnal Teknologika Vol 10 No 1 (2020): Jurnal teknologika
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Wastukancana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Korosi merupakan proses penurunan mutu logam akibat interaksi logam tersebut dengan lingkungannya. Kawasan Industri Medan (KIM) merupakan salah satu pusat perindustrian yang berada di kota Medan Sumatera Utara. Besarnya tingkat pembuangan hasil limbah industri mengakibatkan tingginya tingkat potensial terjadinya korosi atmosferik disekitar kawasan industri tersebut. Sehingga diperlukannya investigasi untuk melihat laju korosi atmosferik di KIM. Penelitian ini menceritakan investigasi laju korosi atmosferik baja karbon rendah profil segiempat di KIM. Spesimen uji dan proses pengukuran laju korosi mengikuti standard ASTM G-50 dan ASTM G-1. Pengukuran laju korosi dilakukan selama enam bulan dengan metode pemaparan secara langsung di lima titik lokasi yaitu KIM 1, 2, 3, 4 dan 5. Hasil investigasi menggambarkan laju korosi rata-rata baja karbon rendah profil segiempat selama enam bulan sebesar 0,308 mpy. Laju korosi tertinggi terjadi di lokasi KIM 3 dan KIM 5 dengan laju korosi rata-rata sebesar 0,382 mpy dan 0,564 mpy. Sehingga dapat disimpulkan laju korosi baja karbon rendah profil segiempat di lingkungan Kawasan Industri Medan dalam kategori outstanding (< 1 mpy) dan sangat aman digunakan untuk kebutuhan konstruksi pada lokasi tersebut.
Kehandalan Data Reading Cache Engine MyBatis Framework Terhadap Algoritma LRU, FIFO, SOFT dan WEAK dalam Lingkungan Java dan MySQL Ginanjar, Arief; Benie Ilman
Jurnal Teknologika Vol 10 No 1 (2020): Jurnal teknologika
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Wastukancana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Terdapat beberapa framework yang dapat digunakan dalam membuat aplikasi dalam lingkungan pemrograman java, baik dalam aplikasi web atau aplikasi desktop. Ketika peneliti fokus terhadap java web framework terdapat satu framework yang sudah populer sejak tahun 2004 yaitu Spring Framework, dengan kemampuan kemudahan dalam penggabungan dengan berbagai framework seperti Hibernate Framework, Ibatis atau MyBatis Framework serta beberapa framework lain. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui perbandingan kemampuan membaca data dari aplikasi web service yang dibangun menggunakan bahasa pemrograman java dengan Spring Framework dan dikombinasikan dengan MyBatis Framework. Dengan memaksimalkan manfaat dari Cache Engine dalam MyBatis Framework, penulis ingin mengetahui lebih dalam kehandalan masing-masing algoritma yang terdapat dalam Cache Enine MyBatis Framework yaitu LRU, FIFO, SOFT dan WEAK. Dengan menggunakan Evolutionary Prototyping penelti mencoba menyusun rencana kerja analisis dan pengujian terhadap perangkat lunak yang dibangun, serta pengujian kinerja framework yang terintegrasi dengan web service kemudian diakses oleh aplikasi pengujian third party code yang dilakukan secara berulang-ulang dengan rentang waktu tertentu.
Kolaborasi Layanan Perguruan Tinggi dengan Mitra Stategis untuk Lulusan (Studi Kasus : Sistem Informasi Pusat Karir STT Wastukancana) Irsan Jaelani; Dede Irmayanti; Ismi Kaniawulan; Guruh Sindu Praputra
Jurnal Teknologika Vol 9 No 2 (2019): Jurnal Teknologika
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Wastukancana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peranan teknologi informasi dalam manajemen perguruan tinggi memiliki fungsi pencapaian untuk mendukung usaha manajemen strategis dan operasional agar dapat mencapai target kinerja yang berkualitas tinggi. Kolaborasi dengan mitra strategis dapat dilakukan antara perguruan tinggi dengan pemerintah, penyokong dana, lembaga keuangan, masyarakat, alumni dan pengguna lulusan. Kolaborasi perguruan tinggi dan pengguna lulusan memiliki peranan penting, dikarenakan pengguna lulusan yang menyerap alumni sebagai output dari proses akademik di Perguruan Tinggi. Konsep kolaborasi menjadi salah satu yang konsep keilmuan yang mendukung perkembangan teknologi pada revolusi 4.0. Permasalahannya perguruan tinggi belum bisa menerapkan teknologi informasi dan komunikasi disetiap proses manajemen. Salah satunya manajemen pengelolaan pusat karir dilakukan secara terpisah-pisah, penyimpanan data alumni dan pengguna lulusan belum tersimpan dalam sebuah sistem informasi yang tertintegrasi dengan sistem akademik. Sistem informasi yang terintegrasi dibutuhkan untuk membantu pengelolaan pusat karir dan membantu meningkatkan pelayanan kepada lulusan. Tujuan penelitian ini adalah merancang dan membangun sebuah sistem informasi pusat karir dengan konsep Collaborative service sehingga dapat meningkatkan partisipasi mitra strategis dan membantu lulusan dalam mencapai karir. Metodologi penelitian dilakukan dengan kajian keilmuan collaborative service, partisipasi, pengembangan sistem informasi. Kajian lingkungan dilakukan pada sistem informasi pusat karir. Untuk pengembangan sistem informasi menggunakan metoda waterfall. Hasil penelitan ini berupa sistem informasi pusat karir dengan konsep collaborative service yang dapat meningkatkan kerja sama dan partisipasi antara perguruan tinggi, alumni.
PENENTUAN PARAMETER PROSES PENGELASAN YANG TEPAT UNTUK MENGHILANGKAN CACAT LINEAR INDICATION PADA PRODUK GATE VALVE Zikri; Mahfudz Al Huda
Jurnal Teknologika Vol 9 No 2 (2019): Jurnal Teknologika
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Wastukancana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Valve merupakan bagian terpenting dalam satu integrasi welhead dan x-mas tree sebagai kepala sumur bor. Valve memiliki jenis yang beragam, seperti gate valve, ball valve, plug valve, butterfly valve, dan lainnya. Jenis yang beragam tersebut dibagi berdasarkan fungsi, ukuran, dan tekanan kerja yang disesuaikan dengan keadaan dan kebutuhan di lapangan. Penelitian ini akan meneliti gate valve untuk keperluan proses eksplorasi dan eksploitasi minyak dan gas bumi yang beroperasi pada tekanan tinggi. Dimana gate valve ini ter integrasi dengan wellhead dan X-mas tree. Permasalahan yang di hadapi saat ini adalah Indikasi Linier di temukan pada proses pengelasan saat melakukan pengecekan ultrasonic yang mana indikasi yang di temukan tidak sesuai dengan kriteria acceptance di bawah prosedur10002939412 Ver.07 Appendix II Paragraph 8. ini merupakan single indikasi yang menunjukan di center ID Cavity bawah. Beberapa parameter yang akan di tentukan Ampere (A), Voltase (v) dan Travel Speed (cm/mm). Percobaan ini di lakukan 21 kali pengelasan dari raw material AISI 4130 alloy steel dengan proses pengelasan menggunakan logam isian material Inconel 625 ERNICrMo dari berbagai macam perubahan parameter yang beda-beda berdasarkan desain matrik percobaan. kemudian hasil pengelasan diuji Kekuatan Tarik, Kekerasan dan Uji Bending, metode penelitian yang di pakai yaitu metode evaluasi yaitu data yang didapat dievaluasi untuk mendapatkan hasil yang optimal. Dan metode Anova (Analisi of varian). Dari hasil penelitian dan pengujian yang dilakukan dengan menggunakan parameter 285 A, 13 Volt dan 15 cm/mm travel speed yang memiliki kekuatan tarik maksimum dan nilai kekerasan yang tinggi yaitu 634.5 N/mm2 dan 338 HV serta juga di lakukan uji bending untuk membuktikan hasil yang kualitatif.
PERBANDINGAN PERFORMA ALGORITMA NAÏVE BAYES DAN C45 Yusuf Muhyidin; Kharisma Alfiansyah; Erwin Parasian Hutapea
Jurnal Teknologika Vol 9 No 2 (2019): Jurnal Teknologika
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Wastukancana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Seiring berjalannya waktu perkembangan akan industri baik dari sektor otomotif, kimia, makanan dan tekstil terus mengalami peningkatan. Hal tersebut terjadi karena adanya permintaan dari konsumen terkait produk yang harus terus menerus dipenuhi. Begitupun dengan PT. South Pacific Viscose yang bergerak dibidang industri kimia memerlukan banyak karyawan untuk menjalankan operasional perusahaan. Untuk cabang di Indonesia karyawan yang dimiliki sejumlah 1600 orang. Untuk meningkatkan performa karyawan setiap 3-5 tahun sekali diadakan promosi karyawan yang dilakukan melalui proses seleksi. Dari hasil observasi terhadap dataset penentuan promosi jabatan karyawan departemen engineering PT. Lenzing dan melalui proses mining menggunkan aplikasi rapid miner melalui metode klasifikasi naive bayes dan Decision tree (C4.5) dengan atribut yang telah dijelaskan dipembahasan sebelumnya, didapatkan sebuah hasil bahwa nilai akurasi terhadap prediksi sebesar 80 % menggunakan algoritma naïve bayes dan 60 % menggunakan algortima C4.5 Dan Berdasarkan langkah-langkah penelitian yang telah dilakukan melalui metode perbandingan akurasi dapat disimpulkan bahwa algortima naïve bayes memiliki performa yang lebih baik dibandingkan dengan algoritma C4.5 dalam konteks dataset yang digunakan.
KAJI EKSPERIMEN KERUSAKAN BANTALAN LUNCUR PADA MESIN GILAS STATIS RODA BAJA Yadi Heryadi
Jurnal Teknologika Vol 9 No 2 (2019): Jurnal Teknologika
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Wastukancana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mesin gilas statis roda baja yang sering digunakan untuk proyek peningkatan jalan propinsi dan jalan kabupaten/kota di seluruh Indonesia harus terpelihara dengan baik. Alat ini merupakan hal yang utama bagi proyek tersebut, jika alat ini tidak bekerja dengan baik maka tingkat penyelesaian pekerjaan akan terbengkalai dan tentunya akan terjadi kerugian Negara. Mesin Gilas Statis Roda 3 terdiri dari tiga bagian pokok yaitu frame/body, engine dan penggerak.Dari ketiga unsur tersebut yang paling sering mengalami kerusakan adalah sisten penggerak mulai dari kopling kering, gearbox dan roda. Mekanisme transfer daya dari gearbox ke roda belakang melalui roda gigi besar dan bantalan luncur. Apabila bantalan luncur sebagai media penggerak mengalami kerusakan maka tingkat efisiensi pemindah daya akan berkurang. Kendala yang utama di bantalan luncur adalah sering terjadi kerusakan dan pecah. Kerusakan ini terjadi kemungkinan dari beberapa hal sebagai berikut pelumasan kurang baik diakibatkan viskositas menurun sehingga gesekan yang terjadi besar tentunya koefisien gesek (ρ) juga besar akibatnya akan meningkatkan keausan, celah antara bantalan luncur dan as roda belakang sempit sehingga pelumas tidak bisa menembus atau melumasi, bahan material untuk bantalan luncur yang kurang baik, kecepatan (V, m/s2 ) pengoperasian tidak diperhitungkan, Analisis yang akan dilakukan adalah melakukan penelitian dengan cara pengujian memakai beberapa jenis pelumas dan material yaitu Perunggu, Teflon dan besi cor sebagai varibel bebas dikaitkan dengan kecepatan gerak dan putaran roda sebagai varibael tak bebsa, sehingga nantinya akan didapat data yang paling baik dari beberapa pengujian yang akan dilakukan.
KAJI EKSPERIMENTAL PENGARUH KECEPATAN PUTAR SPINDEL DAN SUDUT POTONG UTAMA TERHADAP UMUR PAHAT PADA PROSES PEMBUBUTAN BAJA St-41 Dr. Ir. Hery Sonawan, M.T; Ir. Gatot Santoso; Wawan
Jurnal Teknologika Vol 9 No 2 (2019): Jurnal Teknologika
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Wastukancana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Umur pahat merupakan suatu data pemesinan yang sangat penting dalam perancangan proses produksi pemesinan. Dalam penelitian ini, dilakukan proses pembubutan baja St-41 untuk menentukan umur pahat HSS. Rancangan percobaan memvariasikan tiga variabel bebas yaitu, kecepatan putar spindle 280 rpm dan 360 rpm, sudut potong utama pada pengujian tahap pertama 70o dan 90o, pada pengujian tahap kedua 50odan 60o,sedangkan merk pahat yaitu HSS Bohler MO Rapid Ekstra 1200 dan HSS ASSAB 17 Sweden. Berdasarkan hasil pengujian, maka dapat disimpulkan bahwa kecepatan putar spindel dan sudut potong utama berpengaruh terhadap umur pahat. Merk pahat HSS ASSAB 17 Sweden memiliki umur lebih unggul 5,72 menit, dibandingkan merk pahat HSS Bohler MO Rapid Ekstra 1200. Hasil pengujian diperoleh persamaan umur pahat Taylor, untuk pahat HSS Bohler MO Rapid Ekstra 1200 yaitu VT0,474 = 37,6 dan untuk pahat HSS ASSAB 17 Sweden yaitu VT0,226 = 32. Umur pahat terbesar berada pada range kecepatan putar spindel 285 rpm, dan sudut potong utama 50o, dengan nilai umur pahat sebesar 160 menit. Umur pahat optimum tidak dapat ditemukan, karena semakin kecil sudut potong utama dan semakin rendah kecepatan putar spindel, maka umur pahat semakin besar.
ANALISIS KINERJA BANK UMUM DENGAN MENGGUNAKAN PENDEKATAN KINERJA KEUANGAN ( METODA CAEL) DAN KINERJA EFISIENSI (METODA DEA) Sutardjo
Jurnal Teknologika Vol 9 No 2 (2019): Jurnal Teknologika
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Wastukancana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Laporan kinerja keuangan merupakan salah satu yang harus dibuat untuk mengetahui kinerja suatu organisasi.Pada penelitian ini penulis ingin menyajikan analisa laporan kinerja dari industri perbankan di Indonesia ditinjau dari sisi laporan keuangan dan kinerja efisiensi dalam menjalankan aktivitasnya. Pada penelitan ini ukuran kinerja keuangan industri perbankan yang dilakukan analisa ditinjau dari sisi laporan rasio keuangan, Capital ratio, Asset ratio, Earning ratio dan Liquidity ratio(CAEL), sedangkan kinerja efisiensi operasi ditinjau dari sisi indeks perubahan efisiesi, indeks perubahan teknologi dan indeks perubahan produktivitas (METODA DEA). Dari hasil pengujian dengan korelasi menunjukan adanya korelasi atau hubungan antara total indek perubahan produktivitas dan total indeks perubahan teknologi yang berkorelasi positif dengan earning after tax to total asset (ROE) dengan nilai korelasi masing-masing sebesar 0,435 dan 0.372 serta nilai probabilitas korelasi α = 0,002 dan α = 0.008. Nilai korelasi positif (pearson correlation) menunjukan bahwa semakin tinggi indeks perubahan teknologi dan indeks perubahan produktivitas maka akan semakin tinggi kinerja rasio keuangan ROE. Selain itu juga terjadi korelasi antara Indeks perubahan total produktivity yang berkorelasi negatif dengan Non Performing Loans (NPL) dan Non Interest Income total Asset (BOPO) dengan nilai korelasi (pearson correlation) masing-masing negatif 0,300 dan negatif 0,316 serta nilai probabilitas α = 0,034 dan α = 0.025. Nilai korelasi negatif menunjukan bahwa semakin tinggi indeks perubahan produktivitas maka akan semakin kecil rasio Non Performing Loans (NPL) dan rasio Non Interest Income total Asset (BOPO).
PENGARUH KUALITAS PELAYANAN TRANSPORTASI ONLINE GO-JEK TERHADAP KEPUASAN PELANGGAN PADA MASYARAKAT KABUPATEN PURWAKARTA Rizky Fajar Ramdhani; Muhammad Ali Akbar
Jurnal Teknologika Vol 9 No 2 (2019): Jurnal Teknologika
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Wastukancana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dari kualitas pelayanan yang diberikan oleh PT. Gojek Indonesia terhadap k epuasan pelanggan di kalangan masyarakat Kabupaten Purwakarta dengan jumlah responden sebanyak 100 orang masyarakat yang di deskripsikan menurut jenis kelamin, alamat dan umur. Penelitian ini menggunakan dua variabel, yaitu variabel kualitas pelayan an sebagai variabel independent (bebas) dengan menggunakan lima indikator penelitian, yaitu Bukti tampilan (Tangibles), Kehandalan (Reability), Daya tanggap (Responsiveness), Jaminan (Assurance), dan Empati (Emphaty). Dan variabel kepuasan pelanggan sebaga i variabel dependent (terikat) dengan menggunakan lima indikator penelitian, yaitu Kualitas Produk, Kualitas Pelayanan, Emosional, Harga, dan Biaya. Persamaan regresi pada penelitian ini adalah Y= 15,975+0,368X. Berdasarkan hasil analisis korelasi sederhan a didapatkan korelasi yakni 0,406 yang berarti terjadi hubungan yang sedang dengan hubungan yang positif karena nilai R positif. Sedangkan berdasarkan hasil indeks determinasi, presentase pengaruh kualitas pelayanan terhadap kepuasan pelanggan sebesar 16 ,5% yang berarti menunjukan hubungan yang sangat kuat.
ANALISIS PERBANDINGAN PELESAPAN SEGMEN BUNYI BAHASA SUNDA DENGAN BAHASA INDONESIA DI WILAYAH KABUPATEN PURWAKARTA Rani Sri Wahyuni; Elly Setiadewi
Jurnal Teknologika Vol 9 No 2 (2019): Jurnal Teknologika
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Wastukancana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini membahas tentang perbandingan pelesapan atau penghilangan segmen bunyi atau fonem /b/, /d/, /g/ dalam bahasa Sunda yang akan dibandingkan dengan bahasa Indonesia yang terjadi di wilayah kabupaten Purwakarta. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena yang terjadi dan banyaknya penutur suku Sunda khususnya di Purwakarta, apabila mengucapkan kata yang di tengahnya terdapat bunyi huruf /b/, /d/, dan /g/ maka pengucapannya mengalami pelesapan atau penghilangan bunyi. Hal demikian terjadi juga dalam penggunaan bahasa Indonesia, pelafalan pada beberapa bunyi huruf yang dilesapkan atau dihilangkan sehingga kata tersebut tidak diucapkan jelas sesuai ejaan yang benarnya, salah satu contohnya terjadi pada huruf /sy/ atau /kh/. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Pengambilan data dilakukan dengan observasi lapangan, menggunakan teknik wawancara, sadap rekam/rekaman. Berdasarkan pengamatan di lapangan peneliti dapat mengambil simpulan bahwa masyarakat Sunda yang berada di wilayah kabupaten Purwakarta Jawa Barat hampir sebagian besar penduduknya ketika berbicara melakukan pelesapan atau penghilangan beberapa fonem-fonem tertentu, misalnya dalam kosakata bahasa Sunda, ketika melafalkan kata /tunduh = tunuh/, /embung = emung/, /saukur = sakur/. Begitupun ketika dalam penggunaan bahasa Indonesia, terjadi juga pelesapan pada fonem-fonem tertentu, misalnya pada kata /karena = karna/, /bagaimana = gimana/, /memang = emang/. Fenomena unik yang terjadi di wilayah Purwakarta inilah menjadi salah satu alasan yang membuat penulis tertarik untuk menelitinya.