cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Media Teknik Sipil
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Arjuna Subject : -
Articles 140 Documents
EKSTRAPOLASI DATA HUJAN MENGGUNAKAN JARINGAN SYARAF TIRUAN BACK PROPAGATION Hadiani, Rr. Rintis
Media Teknik Sipil Vol 14, No 2 (2016): Agustus
Publisher : Department of Civil Engineering, Faculty of Engineering, University of Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (671.072 KB) | DOI: 10.22219/jmts.v14i2.3709

Abstract

Dalam suatu analisis hidrologi, dibutuhkan paling sedikit 10 tahun data hujan Jika data kurang dari 10 tahun maka dilakukan ekstrapolasi data hujan. Hal ini dilakukan agar jumlah data memenuhi syarat analisis. Karakteristik data hujan merupakan deret data yang stasioner, tidak mempunyai trend, dan mempunyai pola musiman. Salah satu metode yang sesuai dengan karakter tersebut adalah Jaringan Syaraf Tiruan dengan Back Propagation (JSTBP). Metode ini sesuai dengan data hujan yang bersifat stochastik. Objek Penelitian adalah stasiun hujan yang terletak di DAS Kaliasem, Kab. Lumajang. Langkah yang dilakukan adalah pemodelan dengan JST, kemudian verifikasi model. Selanjutnya dilakukan implementasi model. Stasiun hujan yang dipilih adalah yang berpengaruh pada DAS Kaliasem. Dipilih 3 stasiun hujan, yaitu sta. Kedungsangku dan sta. Senduro, Sta. Ranupakis. Sta. Kedungsangku digunakan sebagai pembangun model ekstrapolasi. Sta. Senduro sebagai data verifikasi. Dan implementasi pada stasiun Ranupakis. Hasil penelitian ini diterapkan pada sub DAS Bengawan Solo, di Kab. Wonogiri. Hasilnya menunjukkan bahwa metode ini mempunyai keandalanan 58% sampai 79% (Shakti, D.W., 2014; Ginting, J.E. dkk, 2014; Prasetyo,H.E. dkk, 2014; Shakti, D.W. dkk, 2014).  Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa keandalan mencapai 80% pada Confidence Interval (CI) = 95% (berdasarkan parameter model yang sesuai). Hasil akhir menunjukkan bahwa JSTBP mempunyai parameter 2 layer tersembunyi dengan 2 neuron.
STUDI PERILAKU CAMPURAN LATASTON (HRS-WC) DENGAN “LIMBAH KARET BAN LUAR” SEBAGAI BAHAN PENGGANTI SEBAGIAN ASPAL Putra Kiswara, Candra; Saiful Amal, Andi
Media Teknik Sipil Vol 12, No 1 (2014): Februari
Publisher : Department of Civil Engineering, Faculty of Engineering, University of Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (403.59 KB) | DOI: 10.22219/jmts.v12i1.2037

Abstract

STUDI PERILAKU CAMPURAN LATASTON (HRS-WC) DENGAN?LIMBAH KARET BAN LUAR? SEBAGAI BAHAN PENGGANTISEBAGIAN ASPALCandra Putra Kiswara 1& Andi Saiful A21&2Jurusan Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah MalangAlamat korespondensi : Jalan Raya Tlogomas 246 Malang 65144e-mail: candra_sum@yahoo.co.id, andiamal99@yahoo.co.idABSTRACTWaste to be one of the problems facing the nation at this time. Community is very disturbed bythe presence of various types of waste that is around their neighborhood. Ranging from industrialwaste to the waste home.The basic requirements of a road construction is to prepare the surface layer of a flat andstrong to ensure high security for a long time and the preservation of every detail in a variety ofweather. It required an asphalt mixture that is capable of supporting loads as well as capture thedamaging effects of traffic and the weather (climate) and can provide good service.With the addition of waste tire rubber is significantly affect mixture properties such Lataston(HRS-WC) Stability, Marshall Quontient, Flow and Air Voids. This is evidenced by the results oftesting using a Marshall. The average value of stability the average of 1220 kg. For Lataston (HRSWC)mix with additives outer tire rubber to rubber optimum levels (KKO) 11,50%, to produce amixture of qualities: Marshall Stability value = 1220 kg, Marshall Quotient value = 7,2 kN / mm,Value Air Marshall voids = 10,00%, Value Bitumen film thickness = 5,6 mm.Key Word: Waste Tire Rubber, Marshall Caracteristic
KAJIAN KINERJA DAN PREFERENSI PENGGUNA JASA TERMINAL PENUMPANG KAPAL LAUT DI PELABUHAN TANJUNG PERAK SURABAYA Wijayanti, Heny; Arifin, M Zainul; Wicaksono, Achmad
Media Teknik Sipil Vol 13, No 2 (2015): Agustus
Publisher : Department of Civil Engineering, Faculty of Engineering, University of Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (856.912 KB) | DOI: 10.22219/jmts.v13i2.2560

Abstract

KAJIAN KINERJA DAN PREFERENSI PENGGUNA JASA TERMINAL PENUMPANG KAPAL LAUT DI PELABUHAN TANJUNG PERAK SURABAYAAssessment Of Performance And Preferences Of Service UsersTerminal Passenger Ships At The Port Of Tanjung Perak SurabayaHeny Wijayanti1, M Zainul Arifin2, Achmad Wicaksono31,2,3Jurusan Teknik Sipil,Fakultas Teknik,Universitas Brawijaya, Jl. M.T. Haryono No. 167, Malang-65145, Jawa Timuremail: henywijayanti99@gmail.comAbstractThe objective of this research is to know the performance of operational service ships Passenger Terminal in terms of the needs and wants of users, know the preferences of service users in choosing marine transport modes in the Passenger Ship Terminal Tanjung Perak Surabaya. The analysis method used in this study are Importance-Performance Analysis (IPA) to know which service attributes that have low performance, stated preference techniques to get the model of service user preferences in choosing a mode of transport. Operational service performance ship passenger terminal in terms of the needs and wants of users are the cleanliness of the passenger terminal waiting room, a comfortable waiting room, the accuracy and speed of service time, the length of waiting times for vessels when in the passenger terminal of Tanjung Perak, easy to complain, willingness of the port to accept criticism and suggestions, giving attention to the complaints of passengers. Model preferences of service users in choosing the mode of sea transport in the Ship Passenger Terminal Tanjung Perak Surabaya, for the purpose of Sampit Y = 0.780 ? 0.092 ÄX3, Makassar Y = 2.379 ? 0.072 ÄX3, Benoa Y = 0.833 ?0.000002987 ÄX1 - 0.069 ÄX3, Banjarmasin Y = -0.728 ? 0.000006186 ÄX1, Kumai Y = 2.445 ? 0.062 ÄX3, Balikpapan Y = 1.726 ? 0.066 ÄX3, Pontianak Y = -0.114+0.000002291 ÄX1 ? 0.0710 ÄX3, Batulicin Y = 1.913 ? 0.1030 ÄX3, Masalembo Y=-9.977?0.00003196ÄX1- 0.1020ÄX3, Maumere Y=-7.658?0.000005248ÄX1-0.1780ÄX3, Merauke Papua Y=-0.749? 0.0230ÄX3 where ÄX1 is the difference in rates and ÄX3 is the long waiting time at the passenger terminal.Keywords: passanger terminal, ships, IPA, Stated Preference, Tanjung Perak Surabaya.AbstrakTujuan penelitian ini yaitu mengetahui kinerja pelayanan operasional Terminal Penumpang kapal laut ditinjau dari kebutuhan dan keinginan pengguna, mengetahui preferensi pengguna jasa dalam memilih moda angkutan laut di Terminal Penumpang Kapal Laut Tanjung Perak Surabaya. Metode analisis yang digunakan dalam kajian ini adalah Importance-Performance Analysis (IPA) untuk mengetahui kinerja pelayanan operasional Terminal Penumpang kapal laut ditinjau dari kebutuhan dan keinginan pengguna, Teknik stated preference untuk mengetahui model preferensi pengguna jasa dalam memilih moda angkutan. Kinerja pelayanan operasional terminal penumpang kapal laut ditinjau dari kebutuhan dan keinginan pengguna adalah kebersihan ruang tunggu terminal penumpang, ruang tunggu yang nyaman, ketepatan dan kecepatan waktu pelayanan, lamanya waktu tunggu kapal ketika di terminal penumpang Tanjung Perak, kemudahan untuk menyampaikan keluhan, keinginan pihak pelabuhan untuk menerima kritik dan saran, memberikan perhatian terhadap keluhan calon penumpang. Model preferensi pengguna jasa dalam memilih moda angkutan laut di Terminal Penumpang Kapal Laut Tanjung Perak Surabaya yaitu untuk tujuan kota Sampit Y = 0.780 ? 0.092 ÄX3, Makassar Y = 2.379 ? 0.072 ÄX3, Benoa Y = 0.833 ?0.000002987 ÄX1 - 0.069 ÄX3, Banjarmasin Y = -0.728 ? 0.000006186 ÄX1, Kumai Y = 2.445 ? 0.062 ÄX3, Balikpapan Y = 1.726 ? 0.066 ÄX3, Pontianak Y = -0.114+0.000002291 ÄX1 ? 0.0710 ÄX3, Batulicin Y = 1.913 ? 0.1030 ÄX3, Masalembo Y=?9.977?0.00003196ÄX1? 0.1020ÄX3, Maumere Y=-7.658?0.000005248ÄX1?0.1780ÄX3, Merauke Papua Y= -0.749 ? 0.0230ÄX3 dimana ÄX1 adalah selisih tarif dan ÄX3 adalah selisih lamanya waktu tunggu di terminal penumpang.Kata kunci : terminal penumpang, kapal laut, IPA, Stated Preference, Tanjung Perak Surabaya
EFEK PENGGUNAAN BALOK TIDUR TERHADAP PERILAKU SEISMIK STRUKTUR GEDUNG BETON BERTULANG BERLANTAI BANYAK Muin, Resmi Bestari; Hidayat, Rahmat
Media Teknik Sipil Vol 17, No 2 (2019): Agustus
Publisher : Department of Civil Engineering, Faculty of Engineering, University of Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/jmts.v17i2.9863

Abstract

Adakalanya balok tidur harus digunakan demi mendapatkan jumlah lantai yang lebih banyak, sementara berdasarkan ilmu gaya balok tidur kurang menghasilkan desain yang optimal, dan tentunya akan berpengaruh juga terhadap perilaku seismic struktur.Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji perilaku bangunan terhadap beban gempa dengan menggunakan balok tidur. Objek penelitian ini menggunakan bangunan gedung berbentuk persegi panjang. Perilaku struktur bangunan yang ditinjau antara lain respon struktur berupa gaya geser dasar, periode getar struktur, simpangan total dan simpangan antar tingkat. Analisis terhadap beban gempa menggunakan analisis dinamis respons spektrum berdasarkan SNI 1726:2012 dengan bantuan software Robot Analysis Struktur versi 2019.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan balok tidur pada bangunan menurunkan kekakuan struktur, memperbesar periode getar struktur, memperkecil gaya geser dasar, memperbesar simpangan total dan simpangan antar tingkat. Akibat penggunaan balok lebar dengan luas yang sama dengan balok normal, menghasilkan jumlah tulangan yang dibutuhkan lebih banyak 1,218% dari balok normal.
PENERAPAN MODEL TANGKI DENGAN TIGA TANGKI SUSUNAN PARALEL UNTUK TRANSFORMASI DATA HUJAN MENJADI DATA DEBIT (STUDI KASUS PADA INFLOW WADUK SELOREJO DAN WADUK LAHOR) ., Rahman
Media Teknik Sipil Vol 9, No 2 (2011): Agustus
Publisher : Department of Civil Engineering, Faculty of Engineering, University of Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (143.853 KB) | DOI: 10.22219/jmts.v9i2.1203

Abstract

An inspiriting factor in making a hydrology model especially rain water transformation datamodel to become debit data is debit accumulation handicap. Sugawara cube model is one of conceptualmodels which has concept rain water stream process become a river stream is analogized as astream through the parallel cube. The approach of cube model can be done in seri, parallel, or themixed.Modeling simulation processes will produce parameters or coefficients of cube model makethe cube model and its parameters can show the condition of river stream area.Three parallel cubes have 14 chosen parameters. The solution is optimizing it to get optimalparameter that can represent a DAS modeled. Algoritma Genetik can be used in the optimizationprocess; it shows the effectiveness and the capacity to determine parameter. The result of theanalysis of 2 DAS shows that the cube model with 3parallel cube represents the correlation ofclimate data and water debit with good process., model gives good trend in fluctuate debit of water.This optimizing technique is covered in Mantlab programming language which is ready to be developedin another DAS.Key word : Hydrology model, 3 Parallel cube model, Parameter, Optimize, Algoritma Genetik
DAFTAR ISI JURNAL MEDIA TEKNIK SIPIL VOL.13 NO.1, FEBRUARI 2015 Isi, Daftar
Media Teknik Sipil Vol 13, No 1 (2015): Februari
Publisher : Department of Civil Engineering, Faculty of Engineering, University of Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (14.711 KB) | DOI: 10.22219/jmts.v13i1.2536

Abstract

Daftar Isi Jurnal Media Teknik Sipil Vol.13 No.1, Februari 2015 Evaluasi Rute Angkutan Kota Berbasis Kebutuhan Pergerakan Masyarakat Dengan Metode (GIS) di Kota MalangAchendri M. K1, A. Wicaksono2, Agus Suharyanto3 .......................................................................01 - 12Pengaruh Pemberian Jumlah dan Rasio (L/D) Serat Bendrat Terhadap Sifat Mekanik Beton Ahmad Hafiz S.G1, Erwin Rommel2, Lukito Prasetyo3 .....................................................................13 - 20Korelasi Antara Temperatur Pemadatan pada Campuran Aspal Beton Hasil Daur Ulang Terhadap Stabilitas MarshallAlik Ansyori Alamsyah .......................................................................................................................21 - 30Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kinerja Manajer Proyek pada Proyek KonstruksiAmri Gunasti........................................................................................................................................31 - 36Prediksi Beban Sedimentasi Waduk Selorejo Menggunakan Debit Ekstrapolasi dengan Rantai MarkovErnawan Setyono1 & Devi Ismijayanti2................................................................................................37 - 44Kajian Kapasitas Daya Tampung Sungai Tutupan Kabupaten Balangan Terhadap Air Limbah dari Settling Pond PT. Adaro IndonesiaFitriansyah............................................................................................................................................45 - 55Kajian Pengaruh Sistem Drainase dan Ruang Terbuka Hijau Eksisting pada Kawasan Ruas Jalan Utama Kota Malang (Suatu Upaya Pengendalian Genangan di Daerah Perkotaan)Laksni Sedyowati1 & Ery Suhartanto2 ............................................................................................... 56 - 63Pemanfaatan Citra Topografi Menggunakan Transformasi Watershed pada DAS yang Rawan Bencana AlamMuhtar ..................................................................................................................................................64 - 68Kajian Kinerja Pelayanan Terminal Angkutan Umum (Studi Kasus Terminal Becora Dili ? Timor Leste)Nelson Francisco A.D.S.Silva1, Harnen Sulistio2, Sobri Abusini3 ......................................................69 - 78Evaluasi Kebutuhan Ruang Parkir di Kampus Universitas Brawijaya MalangNuzul Wahyunita R1, Harnen Sulistio2, Agus Suharyanto3 ...............................................................79 - 90Programasi Linear untuk Pencarian Diameter Pipa Optimal pada Sistem Jaringan Pipa Distribusi Air BersihSulianto .................................................................................................................................................91 - 98Penggunaan Limbah Marmer Sebagai Filler Terhadap Absorbsi, Kuat Tekan dan Modulus Elastisitas pada BetonYunan Rusdianto1 & Misbahul Munir2 .............................................................................................99 - 108 
KUAT TEKAN MORTAR DAN SILINDER BETON PADA PERPADUAN MATERIAL LOKAL PASIR SAMBOJA DENGAN PASIR PALU Achmad, Karmila; Sunarno, Sunarno
Media Teknik Sipil Vol 17, No 1 (2019): Februari
Publisher : Department of Civil Engineering, Faculty of Engineering, University of Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/jmts.v17i1.6991

Abstract

Pasir Samboja merupakan material lokal Balikpapan yang relatif murah dan belum banyak digunakan dalam campuran beton oleh masyarakat Balikpapan. Hal ini karena material ini memiliki butiran yang sangat halus, yang mengakibatkan jenis pasir ini tidak masuk dalam ke 4 zona agregat halus yang merupakan syarat dalam campuran beton. Sehingga dalam penggunaannya pasir Samboja perlu dipadukan dengan jenis pasir lainnya yang memiliki butiran agak kasar. Tujuan penelitian untuk mendapatkan sifat fisik agregat halus lokal di Balikpapan dalam campuran beton dan mendapatkan proporsi paduan agregat halus lokal Balikpapan yang optimal ditinjau dari besarnya Kuat Tekan Beton. Dalam penelitian ini ada 66 mortar dan 66 silinder beton dengan variasi persentase pasir Samboja dalam agregat halus campuran beton. Hasil yang diperoleh menunjukan bahwa proporsi pasir Samboja yang memenuhi kriteria agregat halus dalam campuran beton adalah  dibawah 70% dengan MHB 1,64 mendekati zona 4 (pasir Agak Halus). Benda uji P50 dengan proporsi pasir Palu sebesar 50% dan pasir Samboja sebesar 50% memberikan nilai kuat tekan beton terbaik pada umur 28 hari yaitu 31,33 MPa dengan peningkatan kuat tekan sebesar 7,11% terhadap S100 dan jika ditinjau dari tren kuat tekan yang terjadi adalah perpaduan pasir Palu dan pasir Samboja memberikan nilai yang baik pada P50 dan P60.
COVER JURNAL MEDIA TEKNIK SIPIL VOL.14 NO.1 FEBRUARI 2016 Orfa, Lourina
Media Teknik Sipil Vol 14, No 1 (2016): Februari
Publisher : Department of Civil Engineering, Faculty of Engineering, University of Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (791.782 KB) | DOI: 10.22219/jmts.v14i1.3296

Abstract

BATAKO LUMPUR LAPINDO SEBAGAI ALTERNATIF MATERIAL PASANGAN DINDING Karimah, Rofikatul
Media Teknik Sipil Vol 10, No 1 (2012): Februari
Publisher : Department of Civil Engineering, Faculty of Engineering, University of Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (169.399 KB) | DOI: 10.22219/jmts.v10i1.1214

Abstract

Block made of mud is a building material used in making wall for building that is made fromsand, cement, and fly ash using certain percentage mud in sand. This research aimed to know theeffect of the use of lapindo mud towards the compressive strength, the absorption of block waterwith the mud dosage in sand are: 0%, 10%, 20%, 30%, and 40%. This research was an experimentalresearch; each design was made in size 10x20x40 cm using 5% of fly ash and without fly ash.The result of this research showed that the highest compressive strength was raised in 10%mud in sand with 5% fly ash that was 195 kg/cm2 or increased about 3.44 kg/cm2 within increasingpercentage about 10.651% towards the compressive of block without lapindo mud with 5% of flyash, and was included in class I quality of block. While for the 30% and 40% mud percentage islower compared with normal compressive strength of block. The test result of water absorption oflapindo mud block showed the higher value than 20% for lapindo mud block with 5% fly ash, inframing the mud blocks as the wall, those blocks need to be soaked first because the absorptionvalue of block is higher than 20%. Lapindo mud block without 5% fly ash has bricks water absorptionless than 20%, while in framing those bricks, they don?t need to be soaked because the absorptionof brick if lower than 20%. By using fly ash in mud block, we can get the higher compressivestrength and the lower water absorption.Keyword: Porong Mud, Block, Fly Ash, Compressive Strength, Absorption
MODEL PARTISIPASI KONTRAKTOR SKALA KECIL DALAM PELELANGAN Perdian, Alprido
Media Teknik Sipil Vol 15, No 1 (2017): Februari
Publisher : Department of Civil Engineering, Faculty of Engineering, University of Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (813.084 KB) | DOI: 10.22219/jmts.v15i1.4488

Abstract

Kontraktor memiliki pertimbangan berdasarkan kondisi internal dan eksternal untuk berpartisipasi dalam pelelangan. Kualifikasi kontraktor membuat pertimbangan partisipasi kontraktor dalam pelelangan menjadi berbeda-beda. Permasalahan utama kontraktor kualifikasi usaha kecil adalah kemampuannya yang sangat terbatas, namun memiliki jumlah sebesar 90,66% dari total populasi kontraktor yang terdaftar di LPJK. Berdasarkan alasan tersebut perlu diketahui faktor yang mempengaruhi, analisis variabel yang berpengaruh dan bagaimana pengaruhnya terhadap partisipasi kontraktor dan juga model partisipasi kontraktor dalam pelelangan. Survei kuesioner dan wawancara dilakukan kepada 46 kontraktor yang ada di Kota Palangkaraya. Setelah analisis deskriptif, analisis pengaruh dan pembuatan model dilakukan menggunakan StructureEquation Modelling ? Partial Least Square (SEM-PLS) dengan bantuan software SmartPLS3. Hasil analisismenunjukkan bahwa faktor yang paling mempengaruhi partisipasi kontraktor kualifikasi usaha kecil dalam pelelangan, yaitu ?Memiliki Peralatan Yang Memenuhi Syarat?, ?Ukuran Proyek dan Tingkat Kompleksitas? dan ?Ketersediaan Bahan Baku Yang Disyaratkan?. Untuk analisis pengaruh didapatkan bahwa kemampuan perusahaan, karakteristik proyek serta kondisi ekonomi, lingkungan dan pemerintah berpengaruh secara signifikan terhadap partisipasi kontraktor kualifikasi usaha kecil dan membentuk model: PK = 0,327 KP +0,316 KPro + 0,312  ELP + 0,200

Page 1 of 14 | Total Record : 140