cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Akuntansi dan Keuangan
ISSN : 14110288     EISSN : 23388137     DOI : -
Core Subject : Economy,
The JAK invites manuscripts in the various topics include, but not limited to, functional areas of accounting and finance, financial accounting and securities market, management accounting, accounting information systems, auditing and taxation.
Arjuna Subject : -
Articles 180 Documents
INTELLECTUAL CAPITAL DAN UKURAN FUNDAMENTAL KINERJA KEUANGAN PERUSAHAAN Hari Yudhanti, Ceicilia Bintang; C. Shanti, Josepha
Jurnal Akuntansi dan Keuangan Vol 13, No 2 (2011): NOVEMBER 2011
Publisher : Institute of Research and Community Outreach - Petra Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (309.152 KB) | DOI: 10.9744/jak.13.2.57-66

Abstract

This study aims to examine the effect of intellectual capital and the fundamental measurements of company financial performance. This study also used several control variables, namely size and type of industry. Samples used in this study is the type of company that intensively used the intellectual capital, that is the service industry. The hypothesis are tested using multiple regression. Intellectual capital in the service industry showed the influence to the company's financial performance. Externalsize of the companies used to measure the intellectual capital is market-to-book value. Market responds to the company's profitability and company?s productivity.
ASPEK-ASPEK BIAYA DALAM JASA INFORMASI Margono, Tri
Jurnal Akuntansi dan Keuangan Vol 2, No 2 (2000): NOVEMBER 2000
Publisher : Institute of Research and Community Outreach - Petra Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (36.381 KB) | DOI: 10.9744/jak.2.2.pp. 95-103

Abstract

The value of information depends on its content, how to find it, and how to utilize it to support user's activities. It means that the value of information can only be determined until the information has been received. First step for analyzing such cost are to identify and classify them properly. This classification should be based on the total costs of entire service activities such as direct costs, indirect costs, and some instances of additional costs. The important elements for determining costs that are burdened to users are salaries, raw materials or collection costs, and unexpected costs. The strategy for determining cost of information service in library depends on the aim for offering the services, price of service/product, and the fitness between the needs and the information provided as well as the demand for the services being offered. Although the cost and price of information services could be determined by five approaches -(those are optimal pricing, pricing according to value, pricing for full cost recovery, marginal cost pricing, and free distribution of services information)- provider must consider the content of information. It means that the calculation of information service cost should be based not only by fixed and variable costs, but also by the information contents and depreciation of each collection. Abstract in Bahasa Indonesia : Nilai informasi sangat tergantung dari isi, cara perolehan, dan manfaatnya bagi pengguna dalam mendukung aktivitas yang sedang dilakukan. Hal tersebut menunjukkan bahwa nilai informasi baru dapat ditentukan kemudian setelah informasi itu diperoleh. Langkah awal yang harus ditempuh untuk melakukan analisis biaya adalah dengan mengidentifikasi dan mengklasifikasi biaya yang dimaksud. Klasifikasi lebih didasarkan pada biaya total dari keseluruhan aktivitas jasa, yang terdiri atas biaya langsung, biaya tidak langsung, dan biaya tambahan. Elemen-elemen yang harus diperhatikan oleh pengelola informasi dalam menentukan besarnya biaya informasi yang akan dibebankan kepada pengguna adalah biaya kerja/upah, biaya bahan atau koleksi, dan biaya tak terduga. Strategi penentuan biaya jasa informasi di perpustakaan sangat ditentukan oleh tujuan jasa yang ditawarkan, harga jasa/produk dan kebutuhan informasi yang berhubungan dengan data yang dicari serta tingkat kebutuhan pasar terhadap jasa yang telah dilakukan. Walaupun sebenarnya besarnya biaya dan harga jasa informasi dapat juga ditentukan melalui lima pendekatan utama, yaitu optimal pricing, pricing according to value, pricing for full cost recovery, marginal cost pricing, dan free distribution of services; namun demikian penentuan biaya pengelola jasa informasi, harus diperhitungkan nilai informasi yang terkandung didalamnya. Oleh sebab itu dalam perhitungan biaya jasa informasi, selain besarnya biaya tetap dan tidak tetap, pengelola juga harus mempertimbangkan besarnya biaya jasa dari sudut isi koleksi yang dimiliki dan besarnya nilai penyusutan dari masing-masing koleksi tersebut. Kata kunci: biaya, jasa informasi, nilai informasi.
PSAK NO. 52 - MATA UANG PELAPORAN SEBUAH CONTOH PENERAPAN Christiawan, Y. Jogi
Jurnal Akuntansi dan Keuangan Vol 1, No 1 (1999): MAY 1999
Publisher : Institute of Research and Community Outreach - Petra Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (45.934 KB) | DOI: 10.9744/jak.1.1.pp. 16-27

Abstract

The monetary crisis that happens recently brought a significant effect to the exchange rate of rupiah among the other currencies. The dramatic change of the exchange rate of rupiah will surely influence a company's financial statement. Financial statement can no longer reflect the financial position and operating performance of a company. Due to that reason, a company start to change their used in preparing the financial statement. How to change the reporting currency is governed by The Financial Accounting Standard No. 52 Abstract in Bahasa Indonesia : Gejolak moneter yang terjadi sekarang ini membawa pengaruh pada nilai tukar rupiah terhadap mata uang lainnya. Perubahan nilai tukar rupiah ini pada gilirannya akan mempengaruhi laporan keuangan perusahaan. Pengaruh yang terasa adalah bahwa laporan keuangan tidak bisa lagi mencerminkan posisi keuangan dan prestasi usaha perusahaan. Untuk itulah perusahaan mulai perbikir untuk mengubah mata uang yang digunakan dalam menyusun laporan keuangan. Cara dan bagaimana mengubah mata uang pelaporan inilah yang selanjutnya diatur dalam Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan No, 52 Kata kunci : PSAK No. 52, mata uang pelaporan, pengukuran kembali, penjabaran
HUBUNGAN CORPORATE GOVERNANCE, CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITIES DAN CORPORATE FINANCIAL PERFORMANCE DALAM SATU CONTINUUM Murwaningsari, Etty
Jurnal Akuntansi dan Keuangan Vol 11, No 1 (2009): MAY 2009
Publisher : Institute of Research and Community Outreach - Petra Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (188.09 KB) | DOI: 10.9744/jak.11.1.pp. 30-41

Abstract

This research aims to identify the influence of Good Corporate Governance, represented by institutional ownership and managerial ownership, on Corporate Social Responsibility and Corporate Financial Performance, and also to observe the possible influence of Corporate Social Responsibility on Corporate Financial Performance. This research examines 126 manufacturing companies which are listed in Indonesian Stock Exchange (ISX) and have issued an audited financial statement for 2006. The statistical method used to test the hypothesis is Path Analysis. The result suggests that Good Corporate Governance influences both the disclosure of Corporate Social Responsibility and Corporate Financial Performance and that Corporate Social Responsibility significantly influences Corporate Financial Performance. The result also suggests that CEO Tenure, the controlling variable, holds a significant influence on the disclosure of Corporate Social Responsibility. Yet, there is no strong evidence to support the type of industries as an influencing factor of Corporate Social Responsibility. Furthermore, we found that the latter condition would also apply when we analyze the influence of Corporate Secretary and Nomination and Remuneration Committee on Corporate Financial Performance. Abstract in Bahasa Indonesia: Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pengaruh antara struktur Coorporate Governance yang diproksikan sebagai kepemilikan institusional, kepemilikan manajerial terhadap corporate social responsibility dan corporate social responsibility terhadap corporate financial performance. Penelitian menggunakan data sekunder dari laporan tahunan 2006 perusahaan publik yang terdapat di Pusat Referensi Pasar Modal (PRPM) Bursa Efek Indonesia (BEI). Sampel dalam penelitian ini sebanyak 126 perusahaan. Melalui pendekatan analisa jalur (path analysis) menunjukkan Good Corporate Governance yaitu kepemilikan managerial dan institusional mempunyai pengaruh terhadap kinerja perusahaan Good Corporate Governance yang diamati melalui kepemilikan managerial dan institusional, mempunyai pengaruh terhadap pengungkapan tanggung jawab sosial perusahaan (CSR). Pengujian variabel control, yaitu CEO Tenure mempunyai pengaruh terhadap pengungkapan tanggung jawab sosial perusahaan (CSR). Sedangkan jenis Industri tidak mempunyai pengaruh terhadap CSR. Untuk Corporate Secretary dan Komite Nominasi dan Remunerasi juga tidak mempunyai pengaruh terhadap kinerja perusahaan. Kata kunci: corporate governance, corporate social responsibility, corporate financial performance, kepemilikan institusional, kepemilkan mangerial, CEO tenure, corporate secretary, komite nominasi dan remunerasi
PENDETEKSIAN KECURANGAN (FRAUD) LAPORAN KEUANGAN OLEH AUDITOR EKSTERNAL Koroy, Tri Ramaraya
Jurnal Akuntansi dan Keuangan Vol 10, No 1 (2008): May 2008
Publisher : Institute of Research and Community Outreach - Petra Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (144.617 KB) | DOI: 10.9744/jak.10.1.PP. 22-23

Abstract

Objectives of this paper are to identify and describe the problems in detecting the financial statement fraud in auditing financial statements by external auditors. Although detection of fraud is important to enhance the value of auditing, there are many problems that impede the appropriate implementation of detection. Based on review of related research that have bee done, there are four factors that identified in this paper. First, the characteristic of fraud occurence made it difficult for detection process. Second, auditing standards is not sufficiently supporst the proper detection. Third, work environment of audit may reduce the quality and the last, audit methods and procedures are not enough for efective detection. Based on this identified problems, the improvement of implementation was suggested. Abstract in Bahasa Indonesia: Tujuan makalah ini adalah mengidentifikasi dan menguraikan permasalahan dalam pendeteksian kecurangan dalam audit atas laporan keuangan oleh auditor eksternal. Meskipun pendeteksian kecurangan penting untuk meningkatkan nilai pengauditan, namun terdapat banyak masalah yang dapat menghalangi implementasi dari pendeteksian yang tepat. Berdasarkan telaah atas berbagai penelitian yang telah dilakukan, ada terdapat empat faktor penyebab besar yang diidentifikasikan melalui makalah ini. Pertama, karakteristik terjadinya kecurangan sehingga menyulitkan proses pendeteksian. Kedua, standar pengauditan belum cukup memadai untuk menunjang pendeteksian yang sepantasnya. Ketiga, lingkungan kerja audit dapat mengurangi kualitas audit dan keempat metode dan prosedur audit yang ada tidak cukup efektif untuk melakukan pendeteksian kecurangan. Berdasarkan permasalahan ini, perbaikan yang perlu disarankan untuk diterapkan. Kata kunci: auditing, fraud, financial statement fraud
STUDI TENTANG PENGARUH HARI PERDAGANGAN TERHADAP RETURN SAHAM PADA BEJ Iramani, Rr.; Mahdi, Ansyori
Jurnal Akuntansi dan Keuangan Vol 8, No 2 (2006): NOVEMBER 2006
Publisher : Institute of Research and Community Outreach - Petra Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (180.627 KB) | DOI: 10.9744/jak.8.2.pp. 63-70

Abstract

The purpose of this research is to examine the day of the week effect on the stock return and Monday Effect Test in the Jakarta Stock Exchange. The sample is selected using Purposive Sampling Technique. The sample consist are thirty eight active stock in the LQ-45 Index during January trough December 2005. The statistic methods which are used to test hypotheses are ANOVA, One Sample t-test and independent sample t-test. The results show that there is a day of the week effect in the JSX. Furthermore, week four effect phenomenon exist but Rogalski effect doesn't exist in the JSX. Abstract in Bahasa Indonesia : Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menguji pengaruh hari perdagangan dan Monday Effect di Bursa Efek Jakarta. Sampel dipilih dengan menggunakan Purposive Sampling. Sampel terdiri dari 38 saham yang masuk dalam LQ45 selama Januari-Desember 2005. Metode Statistik yang digunakan untuk menguji hipotesis meliputi ANOVA, Uji Satu Rata-rata dan Uji Dua Rata-rata Sampel Bebas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi day of the week effect serta fenomena week four effect, namun penelitian tidak berhasil membuktikan adanya Rogalski effect di BEJ. Kata kunci: stock return, monday effect, week four effect, rogalski effect
THE DUALISM OF TAX CONSULTANTS’ ROLES IN THE TAXATION SYSTEM Mangoting, Yenni; Widuri, Retnaningtyas; Eoh, Tonny Stephanus
Jurnal Akuntansi dan Keuangan Vol 21, No 1 (2019): MAY 2019
Publisher : Institute of Research and Community Outreach - Petra Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (206.855 KB) | DOI: 10.9744/jak.21.1.30-37

Abstract

The dualism of tax consultant's role as the agent of taxpayers and governments becomes a phenomenon in this research. Therefore, this research aims to understand the meaning of the dualism role of tax consultants in the taxation system. This study uses a qualitative approach to interpretive methods. The interpretive method assumes that reality does not stand alone but is constructed by the research subject. The method of data collection is done by interviewing two taxpayers and three tax consultants. The data analysis focused on the sentences and phrases that directly allude the researched phenomenon. The result of the research tells that there is an effort to balance the dualism of the role so that tax consultants can still protect the taxpayer?s interests, while ensuring that their services do not harm the nation. The balance of the dualism of the role is reflected into four meanings, namely: taxpayer advisors, mediators of taxpayer and government conflicts, aligning taxpayer and government relations and controlling taxpayer compliance
KAPABILITAS DINAMIS, IMPLEMENTASI SISTEM AKUNTANSI PEMERINTAHAN DAN KUALITAS LAPORAN KEUANGAN SKPD (STUDI PADA PEMERINTAH KABUPATEN KEDIRI) Bondan S., Yohanes P.; Djamhuri, Ali; Rosidi, Rosidi
Jurnal Akuntansi dan Keuangan Vol 19, No 2 (2017): NOVEMBER 2017
Publisher : Institute of Research and Community Outreach - Petra Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1435.495 KB) | DOI: 10.9744/jak.19.2.82-101

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh konstruk kapabilitas dinamis organisasi dan kontribusi masing-masing dimensinya terhadap implementasi Sistem Akun­tansi Pemerintahan (SAP) berbasis akrual  dan dampak implementasi SAP terhadap kuali­tas laporan keuangan yang dihasilkan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Kabupaten Kediri. Dimensi kapabilitas dinamis yang digunakan dalam penelitian ini meliputi kapa­bilitas penginderaan, kapabilitas belajar, kapabilitas integrasi, dan kapabilitas koor­dinasi. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif-eksplanatif dengan sasaran penelitian meliputi para Pejabat Penatausaha Keuangan (PPK) dan pegawai yang mem­bantu PPK secara langsung dalam pekerjaan akuntansi SKPD. Survei dilaksanakan pada 32 SKPD dan datanya dianalisis secara statistik dengan Structural Equation Modeling (SEM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa konstruk kapabilitas dinamis berpengaruh terhadap implementasi SAP. Dimensi yang paling berkontribusi dalam membentuk kapa­bilitas dinamis adalah kapabilitas integrasi yang kemudian disusul dengan kapabilitas koordinasi, kapabilitas belajar, dan kapabilitas penginderaan.  Penelitian juga membuktikan bahwa implementasi SAP berpengaruh terhadap kualitas laporan keuangan.
FINANCIAL VALUE ADDED: SUATU PARADIGMA DALAM PENGUKURAN KINERJA DAN NILAI TAMBAH PERUSAHAAN Iramani, Rr.; Febrian, Erie
Jurnal Akuntansi dan Keuangan Vol 7, No 1 (2005): MAY 2005
Publisher : Institute of Research and Community Outreach - Petra Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (211.556 KB) | DOI: 10.9744/jak.7.1.pp. 1-10

Abstract

One of alternative concept for measuring financial performance is Economic Value Added (EVA). Beside that a value added-based approach that has not regularly been studied empirically is that using Financial Value Added (FVA). This paper tries to explain in detail how to measure business performance and value added based on FVA related to financial management decisions. Abstract in Bahasa Indonesia : Salah satu konsep penilaian kinerja keuangan yang sudah mulai banyak ditelaah adalah Economic Value Added (EVA). Sedangkan Konsep nilai tambah perusahaan yang belum banyak dikaji Financial Value Added (FVA). Paper ini akan menjelaskan secara detail bagaimana mengukur kinerja dan nilai tambah perusahaan berdasarkan FVA yang dikaitkan dengan keputusan-keputusan dalam majemen keuangan. Namun sebelumnya akan dijelaskan pengukuran dengan menggunakan rasio keuangan dan EVA. Kata kunci: financial ratio, economic value added, financial value added
PENGARUH PENGUNGKAPAN CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY (CSR) TERHADAP EARNINGS RESPONSE COEFFICIENT (ERC) (SUATU STUDI EMPIRIS PADA PERUSAHAAN PERTAMBANGAN YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA PADA TAHUN 2010-2013) Paulinda Awuy, Vinta; Sayekti, Yosefa; Purnamawati, Indah
Jurnal Akuntansi dan Keuangan Vol 18, No 1 (2016): MAY 2016
Publisher : Institute of Research and Community Outreach - Petra Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (382.347 KB) | DOI: 10.9744/jak.18.1.15-26

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan menganalisis pengaruh dari pengungkapan informasi Corporate Social Responsibility (CSR) dalam laporan tahunan perusahaan ter­hadap respon pasar terhadap laba perusahaan (Earning Response Coefficient, ERC). Peneliti­an ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan data sekunder berupa laporan tahunan (annual report) 123 perusahaan pertambangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) tahun 2010-2013. Penelitian ini menggunakan variabel terikat (dependen) Cummulative Abnormal Return (CAR), variabel bebas (independen) CSR disclosure Indeks (CSRI) yang di dapat dari hasil checklist Indeks GRI G3 dan Unexpected Earnings (UE), serta variabel kontrol Price-to-Book Value (PBV) dan Leverage (DER) . Hasil penelitian empiris menunjukkan bahwa pengungkapan CSR yang dilakukan perusahaan tidak berpengaruh terhadap ERC perusahaan tersebut. Hal tersebut mengindikasikan bahwa pengungkapan CSR perusahaan tidak mempengaruhi keputusan investasi oleh para investor.

Page 1 of 18 | Total Record : 180