cover
Contact Name
Arip Mulyanto
Contact Email
arip.mulyanto@ung.ac.id
Phone
+6285240850881
Journal Mail Official
jurnal.teknik@ung.ac.id
Editorial Address
Jl. Jenderal Sudirman No.6 Kota Gorontalo
Location
Kota gorontalo,
Gorontalo
INDONESIA
Jurnal Teknik
ISSN : 16936191     EISSN : 27157660     DOI : https://doi.org/10.37031/jt
Jurnal Teknik (JT) is a peer-reviewed journal published by Faculty of Engineering, State University of Gorontalo. JT is published two times annually, in June and December. JT provides a place for academics, researchers, and practitioners to publish scientific articles. The scope of the articles listed in this journal is related to various topics such as Civil Engineering, Electrical Engineering, Informatics Engineering, Craft Engineering, Architecture, Industrial Engineering, Mechanical Engineering, Engineering Education, and other related engineering fields.
Articles 30 Documents
Esterifikasi dan Transesterifikasi Stearin Sawit untuk Pembuatan Biodiesel Suleman, Nita; Abas; Paputungan , Mardjan
Jurnal Teknik Vol 17 No 1 (2019): Jurnal Teknik
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1110.571 KB) | DOI: 10.37031/jt.v17i1.54

Abstract

Penelitian ini bertujuan mellihat kualitas biodiesel yang dihasilkan dari Stearin sawit. Proses pembuatan biodiesel dilakukan dengan dua tahap yakni esterifikasi dan transesterifikasi. Pada tahap esterifikasi digunakan katalis asam H2SO4 dan pelarut metanol. Kemudian pada tahap transesterifikasi digunakan katalis KOH dan pelarut metanol dengan variasi katalis 1, 2, 3, 4 dan 5% (b/v). Hasil menunjukkan pada tahap esterifikasi kandungan asam lemak bebas (FFA) berkurang dari 2,85% menjadi 0,56% pada suhu 600C. Pada tahap transesterifikasi dihasilkan % yield tertinggi pada variasi persen katalis 1% (b/v) sebesar 75,74% Berasarkan hasil uji kualias biodiesel yang terdiri dari uji densitas, viskositas, bilangan iod, bilangan penyabunan, angka setana, titik kabut, dan bilangan asam telah memenuhi standar mutu biodiesel yang telah ditetapkan pada SNI-04-7182-2006.
Pengaruh Variasi Diameter Elektroda E7018 Terhadap Kekuatan Tarik, Kekerasan, dan Struktur Mikro Pengelasan pada Baja Karbon Rendah Jenis SS400 dengan Metode SMAW Azis, Rizal Abdul; Suharno, Suharno; Saputro, Herman
Jurnal Teknik Vol 17 No 2 (2019): Jurnal Teknik
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1377.554 KB) | DOI: 10.37031/jt.v17i2.53

Abstract

Metal welding by the welding method has weaknesses including the decrease in strength of the material and the results of residual stress, as well as the presence of cracks due to the welding process. The purpose of this research is to know the effect of variations in the diameter of the electrode E7018 to tensile strength, hardness, and microstructure on alloysteel SS400 before (raw material) and after welding using welding methodes Shileded Metal Arc Welding (SMAW) methode. This research uses experimental methode. Technique of data analysis used is the comparative descriptive. Based on the results of the reseach, it can be conclude that the result of the micro structure test showed an inrease perlit structure after welding. On raw material, ferrit structure looks prevalent but on welding result using SMAW welding methods with the variation in the diameter of the electrode 2.6 mm, 3.2 mm, and 4.0 mm showed that the ferrit decreases on each specimen, so the perlite structure is very dominating. Value of tensile strength on the welding result showed a difference in tension and strain. Specimen with a diameter of electrode 4.0 mm have a higher tension level and strain is 471.11 MPa and 24.98% if compared to the electrode diameter 3.2 mm specimen is 470.15 MPa and 24.81%, and the electrode diameter 2.6 mm is 462.42 MPa and 20.57%. This research shows that the welding using diameter variation of electrode changed value of the tensile strength, micro structure and effected on the value of hardness alloy Steel SS400.
Penataan Hunian Kawasan Bantaran Sungai Bone Kota Gorontalo Ali, Andika; Arifin, Sri Sutarni; Mokodongan, Elvie F.
Jurnal Teknik Vol 16 No 1 (2018): Jurnal Teknik
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2367.84 KB) | DOI: 10.37031/jt.v16i1.52

Abstract

Kota akan selalu mengalami perkembangan dari tahun ke tahun, baik secara fisik maupun non fisik. Perkembangan kota selalu dihadapkan dengan permasalahan-permasalahan yang terjadi dilingkungannya, seperti yang terjadi di bantaran sungai biasanya identik dengan sampah, kotor, dan kawasan kumuh. Gambaran ini ada benarnya jika kita melongok kawasan bantaran sungai di tengah kota dan sekitarnya. . Problematika ini hampir ada di setiap kota-kota besar di Indonesia dan tidak kurang upaya pemerintah menata kawasan ini agar menjadi lingkungan yang bersih dan nyaman, masyarakatpun sebenarnya menginginkan hal yang sama. Rumah adalah bagian yang utuh dari permukiman, dan bukan hasil fisik sekali jadi semata, melainkan merupakan suatu proses yang terus berkembang dan terkait dengan mobilitas sosial ekonomi penghuninya dalam suatu kurun waktu. Yang terpenting dan rumah adalah dampak terhadap penghuni, bukan wujud atau standar fisiknya. Selanjutnya dikatakan bahwa interaksi antara rumah dan penghuni adalah apa yang diberikan rumah kepada penghuni serta apa yang dilakukan penghuni terhadap rumah. Kawasan adalah suatu daerah di permukaan bumi yang relative homogeny dan berbeda disekelilingnya berdasarkan kriteria tertentu, definisi dan deskripsi tentang kawasan menjadi perhatian utama para ahli demografi pada pertengahan abad ke-20. Dalam mengelola kawasan Tepian Air, beberapa elemen dapat diberikan penekanan dalam memberikan solusi desain yang spesifik, yang membedakan dengan olahan kawasan lainnya atau yang dapat memberikan kesan mendalam, sehingga selalu dikenang oleh pengunjung. Secara arsitektur, bangunan permukiman tepi sungai dibedakan menjadi bangunan di atas tanah, bangunan panggung di darat, bangunan panggung di atas air, bangunan rakit di atas air. Arsitektural bangunan dibuat dengan kaidah tradisional maupun modern, sesuai dengan latar belakang budaya dan suku/etnis masing-masing. Tipologi bangunan menggunakan struktur dan konstruksi sederhana, tradisional dan konvensional, yang kurang memperhitungkan pengaruh angin.
Analisis Kebutuhan Pengetahuan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Terhadap Siswa Praktik Kerja Industri di SMK Negeri 1 Kaidipang Binol, Sri Astuti; Hasmah; Desei, Frice L.
Jurnal Teknik Vol 17 No 2 (2019): Jurnal Teknik
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (716.727 KB) | DOI: 10.37031/jt.v17i2.51

Abstract

This research aims to analyze the knowledge necessity and implementation of the occupational health and safety (OHS) of students in SMK Negeri 1 Kaidipang while taking the industrial work practice. This is a quantitative research by applying questionnaires and observation with 2 variables, those are; 1) the knowledge necessity of the occupational health and safety (X) and 2) the implementation of the occupational health and safety in the industrial work practice (Y)..The test with the significance level (a) of 5%. It shows that: (1) Knowledge necessity of occupational health and safety greatly influences its implementation during the industrial work practices, this is evidenced by the R Square value of 0.358 or 35.8% which means that the knowledge necessity of the occupational health and safety variable only contributes 35.8% to its implementation during the industrial work practices. (2) the knowledge necesssity of the OHS positively influences its implementation during the industrial work practice of students in class XI and XII majoring in Architecture with proof of value, count> cable (4,604> 2.02439). The knowledge necessity of occupational health and safety can affect students' awareness in its implementation because students can know the consequences of not paying attention to occupational health and safety
Manajemen proyek Sistem Informasi Penggajian Berbasis Web Setiawan, Edi
Jurnal Teknik Vol 17 No 2 (2019): Jurnal Teknik
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1015.422 KB) | DOI: 10.37031/jt.v17i2.50

Abstract

Project management is a strategy that needs to be done in achieving the efficiency and effectiveness of a company. Developments in the era of technology in this period are in line with the development of SMEs engaged in the field of karawo craft services, such as Rumah Karawo. The project planning can be prepared using Work Breakdown Structure (WBS). Project management can also be used to estimate the project acceleration (crasing) at Karawo House. With the preparation of a good project management, it can be estimated the time and cost needed to run the project, so as to minimize cost losses due to the possibility of project overturning. The development of a project management plan carried out using a waterfall.
Aplikasi Pengontrolan Kelembaban Tanah pada Smart Garden Menggunakan Sensor Soil Moisture Faridah, Faridah
Jurnal Teknik Vol 17 No 2 (2019): Jurnal Teknik
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1029.995 KB) | DOI: 10.37031/jt.v17i2.44

Abstract

The problem of stabilizing soil moisture can be addressed by designing a soil moisture control application that serves to provide information on soil moisture conditions within a certain time period in the form of an order to water and stop watering. The research aims to carry out a sensing simulation on Soil Moisture Control Application in Smart Garden using Soil Moisture Sensor. This research is an experimental research of tool design in order to improve the quality and working system of the tool. The results of this study indicate that the device will function or not If the sensor detects that the ground is dry or the measurement results are brought to 50%, then the sensor will respond and send a signal to the microcontroller to activate the relay so that the pump will turn on automatically. If the device does not function then we can do it automatically manually by controlling it via a smartphone application. When the soil reaches a soil moisture level above 50% from the results of either watering done by the tool or from the rain detected by the soil mousture sensor then the tool will stop automatically and the tool will return to function when the soil returns dry, so that it can control soil moisture. This tool is equipped with indicators using LED lights when the tool is functioning.
Optimalisasi Biaya dan Waktu Pelaksanaan Proyek Pembangunan Kantor Dinas Peternakan Kabupaten Bone Bolango dengan Metode Least Cost Analysis Paramata, Fikri A.; Utiarahman, Arfan
Jurnal Teknik Vol 17 No 1 (2019): Jurnal Teknik
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (821.497 KB) | DOI: 10.37031/jt.v17i1.41

Abstract

Pelaksanaan proyek konstruksi memerlukan adanya manajemen proyek yang terorganisir, baik dari segi perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan dan pengendalian. Hal ini dimaksudkan agar dapat meningkatkan sistem pengelolaan proyek yang baik dan terintegrasi. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan jaringan kerja, menganalisis durasi dan biaya optimal pelaksaan proyek pembangunan gedung Kantor Dinas Peternakan Kabupaten Bone Bolango. Penelitian ini menggunakan metode Least Cost Analysis untuk memperoleh waktu dan biaya yang optimal. Penjadwalan menggunakan metode CPM (critical path method) atau metode jalur kritis. Pekerjaan terpilih yang berada pada lintasan kritis selanjutnya di crash program dengan cara menambahkan jumlah pekerja dan jumlah jam kerja (lembur) pada pekerjaan yang dipercepat. Hasil penelitian menunujukkan durasi optimal pekerjaan 168 hari kerja dari durasi normal 180 hari kerja, terjadi efisiensi waktu sebesar 6,67 %. Biaya optimal ditentukan sebesar Rp. 1.604.248.723 terjadi kenaikan biaya akibat percepatan sebesar Rp. 7.273.214.
Sistem Informasi Geografis Taman Pendidikan Al-Qur’an Berbasis Mobile Web Haras, Ramadan Nuryansah; Mulyanto, Arip; Abdillah, Tajuddin
Jurnal Teknik Vol 17 No 1 (2019): Jurnal Teknik
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1122.541 KB) | DOI: 10.37031/jt.v17i1.40

Abstract

Penelitian ini bertujuan membangun Sistem Informasi Geografis (SIG) TPA berbasis mobile web untuk memudahkan masyarakat dalam mencari lokasi TPA dikota Gorontalo yang sesuai dengan keinginan dan kebutuhan orang tua. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah siklus pengembangan SIG. Hasil penelitian menunjukkan bahwa SIG TPA dapat menyajikan informasi secara ringkas dan jelas berupa gambar peta dan informasi mengenai TPA sehingga orang tua dapat memilih TPA yang sesuai keinginan dan kebutuhan. SIG TPA juga dapat membantu petugas TPA dalam menyajikan informasi TPA kepada masyarakat dan mendata santri dengan cepat. Selain itu, SIG TPA membantu pemerintah daerah khususnya Kementrian Agama dalam mendata, mengontrol dan mengawasi TPA yang berada di Kota Gorontalo.
Karakteristik Tegangan Tembus Isolasi Cair dan Isolasi Udara pada Beberapa Perubahan Suhu dan Diameter Elektroda Harinata , I Made Dwi; Ilham, Jumiati; Yusuf, Taufiq Ismail
Jurnal Teknik Vol 17 No 1 (2019): Jurnal Teknik
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (953.793 KB) | DOI: 10.37031/jt.v17i1.39

Abstract

Kegagalan isolasi adalah masalah yang sering terjadi dalam penyaluran energi listrik. Isolasi diperlukan untuk memisahkan dua atau lebih penghantar listrik yang bertegangan agar tidak terjadi lompatan listrik. Apabila pada bahan dielektrik diberikan medan listrik yang melebihi kemampuannya maka isolasi akan mengalami tegangan tembus dan kerusakan peralan listrik sehingga kontinuitas kerja sistem terganggu.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik tegangan tembus pada isolasi cair dan isolasi udara serta mengetahui pengaruh suhu dan diameter elektroda terhadap karakteristik tegangan tembus pada isolasi cair dan isolasi udara. Metode pengujian yang dilakukan untuk mencapai tujuan penelitian yaitu menggunakan tegangan tinggi AC frekuensi 50 Hz dengan elektroda bola-bola dan elektroda bidang-bidang. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh hasil tegangan tembus minyak transformator dan isolasi udara sebelum diatur suhunya diperoleh nilai tegangan tembus minyak transformator pada elektroda bola-bola berdiameter 1,8 cm sebesar 33,79 kV, diameter 4,9 cm sebesar 36,58 kV, dan diameter 9,7 cm sebesar 39,07 kV, pada elektroda bidang-bidang berdiameter 1,4 cm sebesar 39,91 kV, diameter 4,8 cm sebesar 34,31 kV, dan diameter 16 cm sebesar 39,91 kV. Sedangkan tegangan tembus isolasi udara pada elektroda bola-bola berdiameter 1,8 cm sebesar 7,95 kV, diameter 4,9 cm sebesar 8,27 kV, dan diameter 9,7 cm sebesar 9,13 kV, pada elektroda bidang-bidang berdiameter 1,4 cm sebesar 7,93 kV, diameter 4,8 cm sebesar 8,25 kV, dan diameter 16 cm sebesar 9,25 kV. Setiap terjadi kenaikan suhu pada minyak transformator dan isolasi udara maka nilai tegangan tembus akan semakin menurun dan setiap bertambahnya ukuran diameter elektroda maka nilai tegangan tembus minyak transformator dan isolasi udara akan semakin meningkat.
Studi Koordinasi Relai Arus Lebih dan Gangguan Tanah pada Penyulang Gardu Induk 20 kV Marisa Ismail , Andry E.P; Yusuf, Taufik Ismail; Harun, Ervan Hasan
Jurnal Teknik Vol 16 No 2 (2018): Jurnal Teknik
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1056.474 KB) | DOI: 10.37031/jt.v16i2.36

Abstract

Pada sistem distribusi biasanya terjadi black out (sistem kelistrikan mati) diakibatkan karena kesalahan koordinasi antara pengaman penyulang masuk sebagai pengaman cadangan dengan salah satu penyulang keluar sebagai pengaman utama, sehingga jika di salah satu penyulang mengalami gangguan maka penyulang yang lainnya juga ikut terganggu. Untuk itu diperlukan koordinasi proteksi yang sensitif, cepat dan selektif pada penyulang masuk dan penyulang keluar. Pada penelitian ini, dilakukan perhitungan arus hubung singkat untuk melihat pengaruh panjang jaringan terhadap arus hubung singkat, serta menentukan setelan relai untuk mengetahui kondisi koordinasi antara pengaman penyulang keluar dengan penyulang masuk berdasarkan waktu kerja relai terhadap arus gangguan yang terjadi pada penyulang Gardu Induk 20 kV Marisa Dari hasil penelitian didapat bahwa arus gangguan hubung singkat terbesar adalah arus gangguan 3 fasa di penyulang keluar MR 4 jika dibandingkan dengan penyulang keluar lainya. Kondisi koordinasi antara relai arus lebih (OCR) penyulang masuk MR 2.1 dengan relai arus lebih (OCR) penyulang keluar MR 1 dan MR 6 tidak begitu bagus, karena penyulang MR 1 dan MR 6 nilai arus gangguan di tengah-tengah jaringan lebih kecil dari setelan arus (Iset) OCR MR 2.1 sehingga membuat relai OCR MR 2.1 sebagai pengaman cadangan tidak dapat berkerja jika pengaman utama gagal berkerja pada saat terjadi gangguan hubung singkat di ujung jaringan. Sedangkan untuk koordinasi MR 2.1 dengan MR 3 dan MR 4 sudah bagus karena relai penyulang masuk dapat berkerja pada saat gangguan di ujung jaringan dan relainya tidak berkerja secara bersamaan. Adapun kondisi koordinasi antara relai gangguan tanah (GFR) penyulang masuk MR 2.1 dengan relai gangguan tanah (GFR) penyulang keluar MR 1, MR 3, MR 4, MR 6 sudah bagus karena gambar kurvanya tidak saling berpotongan sehingga relai tidak akan berkerja secara bersamaan dan memiliki waktu kerja relai yang cepat untuk memerintahkan pemutus tenaga (PMT) berkerja.

Page 1 of 3 | Total Record : 30