cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Dasar
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 103 Documents
PENERAPAN METODE PROBLEM BASED LEARNING (PBL) BERBANTU MEDIA REALIA UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF MATEMATIKA SISWA SEKOLAH DASAR Slameto, Indah Nurfithasari,
Jurnal Pendidikan Dasar Vol 5, No 1 (2017): Jurnal Pendidikan Dasar, Maret 2017
Publisher : Jurnal Pendidikan Dasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract : This study aims to improve students' ability to think creatively mathematical and describe the steps assisted PBL method realia media. Classroom action research consists of two cycles, each cycle consisting of three meetings. Increasing students' ability to think creatively views of the average classical, before the action was 21.4%, ie the category of "low", having held the first cycle increased to 61.7% in the category of "high", and the second cycle  ncreased to 81.3 % categorized as "extremely high". What distinguishes the previous research is a new thing, namely the application of media-assisted PBL realia based EEK but combined with 6 stages of scientific: observing, questioning, gathering information, associating, communicating, and create.Abstrak : Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berpikir kreatif matematika siswa dan mendeskripsikan langkah-langkah metode PBL berbantu media realia. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas dengan dua siklus. Peningkatan kemampuan berpikir kreatif siswa dilihat dari rata-rata klasikal, sebelum dilakukan tindakan adalah 21,4% yaitu kategori ?rendah?, setelah diadakan siklus I meningkat menjadi 61,7% dalam kategori ?tinggi?, dan siklus II meningkat menjadi 81,3% dalam kategori ?sangat t inggi?. Langkahlangkah metode pembelajaran PBL berbantu media realia yang berbeda dengan penelitian sebelumnya adalah suatu hal baru yaitu penerapan PBL berbantu media realia yang berbasis EEK namun dipadukan dengan 6 tahapan saintifik: mengamati, menanya, mengumpulkan informasi, menalar, mengkomunikasikan, dan mencipta.Kata kunci: Problem Based Learning (PBL), Media Realia, Standar Proses, Saintifik dan Kemampuan Berpikir Kreatif Matematika
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MEMBACA BERBAHASA JAWA MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN TALKING STICK PADA SISWA SEKOLAH DASAR Rusiyah, Rusiyah
Jurnal Pendidikan Dasar Vol 6, No 1 (2018): Jurnal Pendidikan Dasar Maret 2018
Publisher : Jurnal Pendidikan Dasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: The main objective of this research is to improve the learning achievement of reading the class of junior high school students of SD Negeri Kalikajar by applying the Talking stick learning model. Students' language ability is very important to be improved because it is one way to maintain the existence of Javanese culture for children. Learning talking stick model is able to make students learn more actively, the teacher is no longer a source of student learning but acts as a facilitator. This research was conducted on the students of grade VI of SD Negeri Kalikajar through the class action research which is divided into cycles. The results of this study indicate an increase in the learning achievement of reading the language of Java students using the learning model of the talking stick. Abstrak: Tujuan utama penelitian ini adalah untuk meningkatkan hasil belajar membaca berbahasa jawa siswa kelas VI SD Negeri Kalikajar dengan menerapkan model pembelajaran Talking stick. Kemampuan berbahasa jawa siswa sangat penting untuk ditingkatkan karena merupakan salah satu cara untuk mempertahankan eksistensi budaya jawa bagi anak. Model pembelajaran talking stick mampu membuat siswa belajar dengan lebih aktif, guru tidak lagi menjadi sumber belajar uatama siswa tetapi bertindak sebagai fasilitator. Penelitian ini dilaksanakan pada siswa kelas VI SD Negeri Kalikajar melalui penenelitian tindakan kelas yang dibagi ke dalam siklus-siklus. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar membaca berbahasa jawa siswa menggunakan model pembelajaran talking stick. Kata kunci : hasil belajar membaca, bahasa jawa, talking stick, sekolah dasar
PERBEDAAN STRATEGI PETA KONSEP DENGAN STRATEGI ANALOGI DALAM MENINGKATKAN PENGUASAAN KONSEP MAHASISWA PGSD MATERI SISTEM PEREDARAN DARAH DAN EKSKRESI PADA MANUSIA Winarsih, Sri
Jurnal Pendidikan Dasar Vol 1, No 1 (2013): Jurnal Pendidikan Dasar, Maret 2013
Publisher : Jurnal Pendidikan Dasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract : This study aimed to determine differences in the strategy map concept with strategy of analogy to the concept of students to increase the achievement of the material circulation system and excretion in humans. The method of research using a pretest-posttest control group design that the number of PGSD students population of fourth semester of academic year 2011/2012 were 8 classes The samples were two classes, one class used the concept maps of strategy and one class used the analogy strategy. In sampling, cluster random sampling technique was employed. Based on analyzing the data using t-test, the results showed that there were a significant differences in the achievement of concepts and increase students achievement of concepts between the classes that used the concept maps strategy and the analogy strategy circulatory system of material and human excretion. The increase of student achievement of concepts in a class that used the concept maps strategy was higher than the students in the class that used analogy strategy   Abstrak : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan strategi peta konsep dan strategi analogi dalam meningkatkan penguasaan konsep mahasiswa materi sistem peredaran darah dan ekskresi pada manusia. Sampel dua kelas dipilih secara acak dari populasi 8 kelas mahasiswa PGSD. Dengan menggunakan uji t, hasilnya menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan peningkatan penguasaan konsep antara mahasiswa yang memperoleh pembelajaran menggunakan strategi peta konsep dengan mahasiswa yang memperoleh pembelajaran dengan strategi analogi.   Kata Kunci : Penguasaan konsep, Strategi Peta Konsep, Strategi Analogi
PENINGKATAN KUALITAS PEMBELAJARAN IPA MELALUI PROBLEM BASED INSTRUCTION (PBI) Gunanto, Muhammad Okto
Jurnal Pendidikan Dasar Vol 3, No 1 (2015): Jurnal Pendidikan Dasar, Maret 2015
Publisher : Jurnal Pendidikan Dasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract.The purpose of this research is increase the learning quality of science in 4th Grade Student. The design of this research is Classroom Action Research . The instrument used gathering data using test and non test. Data analysis techniques used quantitative method and qualitative method. The result of this research showed that : (1) the teacher skills get average scor of twice meetings in first cycle is 20 with good criteria. 2nd cycle with scor 27 including in very good criteria. 3rd cycle the scor is getting increased it it showed 31 point and including in very good criteria. (2) Students activities get the average scor of twice meetings in first cycle is 19,2 with enough criteria. 2nd cycle with scor 25,8 including in good criteria. 3rd cycle the scor is 29,3 point and including in very good criteria. (3) The result of learning in the 1st cycle get average classical percentage of completeness twice meetings is 54,76% and average scor 66,71. 2nd cycle get percentage of completeness twice meetings is 80,95% and average scor 77,14. 3rd cycle get percentage of completeness is 98,81% and average scor 86,14. The conclusion of this research is, through the Problem Based Instruction (PBI) model could be improved the teacher skills, students activitites, and result of learning on the students of 4th grade SD Negeri Tambakaji 01 Semarang.Abstrak. Tujuan dari penelitian ini adalah meningkatkan kualitas pembelajaran IPA SD kelas IV. Rancangan penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas. Instrumen yang digunakan pengambilan data dengan tes dan non tes. Tehnik analisis menggunakan analisis quantitatif dan qualitatif. Hasil penelitian Hasil penelitian menunjukkan : (1) keterampilan guru memperoleh rata-rata skor dari dua pertemuan pada siklus 1 adalah 20 dengan kriteria baik; siklus 2 memperoleh skor 27 dengan kriteria sangat baik. Pada siklus 3, skor yang diperoleh yaitu 31 dan termasuk dalam kategori sangat baik. (2) Aktivitas siswa memperoleh rata-rata skor dari dua pertemuan pada siklus 1 adalah 19,2 dengan kriteria cukup; Siklus 2 memperoleh skor 25,8 dengan kriteria baik. Pada siklus 3, skor yang diperoleh yaitu 29,3 dengan kategori sangat baik. (3) Hasil belajar siswa memperoleh rata-rata persentase ketuntasan klasikal dari dua pertemuan pada siklus 1 adalah 54,76% dan rata-rata skor 66,71. Siklus 2 memperoleh persentase ketuntasan klasikal adalah 80,95% dan rata-rata skor 77,14. Pada siklus 3, persentase ketuntasan klasikal yaitu 98,81%.dan rata-rata skor 86,14. Kesimpulan , penerapan model Problem Based Instruction (PBI) dapat meningkatkan kualitas pembelajaran IPA yang meliputi keterampilan guru, aktivitas siswa dan hasil belajar IPA pada siswa kelas IVB SDN Tambakaji 01 Semarang.Kata kunci : Problem Based Instruction (PBI), Kualitas Pembelajaran IPA
PENINGKATAN KEMAMPUAN MEMANFAATKAN MEDIA PEMBELAJARAN MELALUI PENILAIAN KOLABORATIF BAGI GURU SD NEGERI 2 KEMADOHBATUR KECAMATAN TAWANGHARJO KABUPATEN GROBOGAN PADA SEMESTER I TAHUN PELAJARAN 2016/2017 Sular, Sular
Jurnal Pendidikan Dasar Vol 6, No 2 (2018): Jurnal Pendidikan Dasar, September 2018
Publisher : Jurnal Pendidikan Dasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of the study was to describe the increased ability to utilize Learning Media throughcollaborative research for Teachers of SD Negeri 2 Kemadohbatur, Tawangharjo District, Grobogan Regency, in theSecond Semester of the 2016/2017 Academic Year. This school action research was conducted at SD Negeri 2Kemadohbatur UPTD Education, Tawangharjo District, Grobogan District, with the research subjects all teachers ofSD Negeri 2 Kemadohbatur, Tawangharjo District, Grobogan Regency consisting of 6 (six) class teachers. The objectof this research is the ability of the teacher to utilize the learning media after collaborative assessment. The study wasconducted for three months starting on August 8, 2016 until. October 31, 2016. From the data collected during theresearch and analysis it can be concluded that through collaborative assessment of the ability to use the learningmedia for teachers in Kemadohbatur 2 State Elementary School, Tawangharjo District, Grobogan Regency in thesecond semester of 2015/2016 academic year increased. starting from cycle I, cycle II, Quantitative improvementsare: 1) in the first cycle, the average percentage of teachers' ability in utilizing learning media increased by 11.11%from 48.61% to 59.72%. 2) in cycle II, the average score of the teacher's ability to utilize learning media increased by29.17% from the first cycle 59.72 to 88.89% in the second cycle. 3) Overall, after collaborative assessment, theaverage can increase up to 40.28%. The increase: 1) Presentation of 37.50%, 2) Implementation: 41.67%, 3) Followup: 41.67%
PENINGKATAN KETRAMPILAN MEMBACA SUKU KATA DENGAN MENGGUNAKAN MEDIA GAMBAR SERI Endang, Sri Siyamsih Sukarno
Jurnal Pendidikan Dasar Vol 1, No 2 (2013): Jurnal Pendidikan Dasar, September 2013
Publisher : Jurnal Pendidikan Dasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: The purpose of this study is to improve reading skills using media images syllable series in first grade elementary school lesson Karang Talun 2 years 2012/2013. This research is a form of action research as much as 2 cycles. Each cycle consists of 2 meetings. Each meeting consists of four phases: planning, action, observation and reflection. As the subject were 22 students on third-grade of SD Negeri 2 Karang Talun . Teknik data collection are observation, document review, and test. The data analysis technique used is interactive model which consists of three stages: data reduction, data presentation, and conclusion. Based on the results of classroom action research was conducted in two cycles can be concluded that by using a series of media images can improve the reading skills of first graders tribal elementary school lesson Coral Talun 2 years 2012/2013Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan ketrampilan membaca suku kata menggunakan media gambar seri pada siswa kelas I SD Negeri Karang Talun 2 tahun pelajaran 2012/2013. Bentuk penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas sebanyak 2 siklus. Tiap siklus terdiri dari 2 kali pertemuan. Tiap pertemuan terdiri dari 4 tahapan yaitu perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi dan refleksi. Sebagai subjek adalah siswa kelas III SD Negeri Karang Talun 2 yang berjumlah 22 siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, dokumentasi, dan tes. Teknik analisis data yang digunakan adalah model analisis interaktif yang terdiri dari tiga tahap yaitu reduksi data, sajian data, dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua dapat disimpulkan bahwa dengan menggunakan media gambar seri dapat meningkatkan ketrampilan membaca suku kata siswa kelas I SD Negeri Karang Talun 2 tahun pelajaran 2012/2013Kata kunci: Gambar Seri, Ketrampilan membaca suku kata
SUPERVISI KLINIS BERBASIS KEARIFAN LOKAL UNTUK MENINGKATKAN ETOS KERJA GURU Listyari, MM. Siti
Jurnal Pendidikan Dasar Vol 3, No 1 (2015): Jurnal Pendidikan Dasar, Maret 2015
Publisher : Jurnal Pendidikan Dasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrac : Based on these results it is recommended that : ( 1 ) the school should form a team worksekolah. ( 2 ) teachers need ongoing professional development activities to optimize the achievement of the cognitive, affective, and psychomotor within the framework of the formation of character , ( 3 ) the dissemination of the concept of local knowledge-based supervision with a humanistic approach can be followed up through a working group of school principals so that the development of quality can be done in a holistic manner.Abstrak : Berdasarkan hasil penelitian ini direkomendasikan agar : (1) sekolah perlu membentuk tim worksekolah. (2) guru perlu melakukan kegiatan pengembangan keprofesian berkelanjutan untuk mengoptimalkan pencapaian ranah kognitif, afektif, dan psikomotor dalam kerangka pembentukan karakter, (3) diseminasi konsep supervisi berbasis kearifan lokal dengan pendekatan humanis dapat di tindak lanjuti lewat kelompok kerja kepala sekolah sehingga pengembangan sekolah bermutu dapat dilakukan secara holistik.Kata Kunci : tim work sekolah, konsep supervisi berbasis sekolah 
UPAYA MENINGKATKAN MINAT BELAJAR MATEMATIKA DENGAN MODEL PEMBELAJARAN MATHEMATICS EDUCATION QUALITY IMPROVEMENT PROGRAM Parjianto, Parjianto
Jurnal Pendidikan Dasar Vol 2, No 1 (2014): Jurnal Pendidikan Dasar, Maret 2014
Publisher : Jurnal Pendidikan Dasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrack : Process of writing this article is the from research result that has a purpose to increase and interest learn mathematic with learning model mathematic education quality improvement program for grade six students of SDN Singpuran 03, 2010. The form of this research is the class measure such as two cyclus, every cyclus such as planner, measure realization / action, observation and reflection. The collecting data technical use monitoring, observation and working. The analysis technical data use interactive analysis, the are : a. Data Reduction, it is to put the data in the right order, b. Data Discription, it is to explain the data with clear, c. Conclusion, it is to get the conclusion from all the data. Base from the research result can get the conclusion that with the learning MEQIP model can increase the interesting learning mathematic grade six students of SDN Singopuran 03, Kartasura.subdistrict Sukoharjo regency. This matter was improved from the procentase first condition in learning mathematic of SDN Singopuran 03 the rate are 30 % become 70 %.Abstrak : Penulisan artikel ini merupakan hasil penelitian yang bertujuan untuk meningkatkan minat belajar Ma-tematika dengan model pembelajaran Mathematics Education Quality Improvement Program siswa kelas VI SDN Singopuran 03 tahun 2010. Bentuk penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang terdiri dari dua siklus, setiap siklus terdiri dari perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi dan refleksi. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi/ pengamatan dan unjuk kerja. Teknis analisis data menggunakan analisis interaktif, yang meliputi : a.Reduksi data, yaitu mengurutkan data secara runtut b.Diskripsi data, yaitu memaparkan data yang ada dengan jelas c. Kesimpulan, yaitu menarik kesimpulan darai data-data yang ada. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa dengan model pembelajaran MEQIP dapat meningkatkan minat belajar Matematika siswa kelas VI SDN Singopuran 03 Kecamatan Kartasura , Kabupaten Sukoharjo , hal ini terbukti dari prosentasi dari kondisi awal minat belajar Matematika SDN Singopuran 03 rata-rata 30 % menjadi 70 %.Kata kunci : minat, belajar, minat belajar, matematika, Mathematics Education Quality Improvement
PENINGKATAN KEMAMPUAN GURU DALAM MENGIMPLEMENTASIKAN MODEL PEMBELAJARAN TEAM GAMES TOURNAMENT (TGT) MELALUI PEMBINAAN DENGAN MEMANFAATKAN PENILAIAN TEMAN SEJAWAT DI SD NEGERI 3 KARANGRAYUNG KABUPATEN GROBOGAN Cahyani, Kun
Jurnal Pendidikan Dasar Vol 3, No 2 (2015): Jurnal Pendidikan Dasar, September 2015
Publisher : Jurnal Pendidikan Dasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract. The purpose of this study was to describe the increase in the skills of teachers in implementing the learning model TGT (Team Games Tournament) for teachers in SD Negeri 3 Karangrayung UPTD District of Karangrayung SMT first academic year 2013/2014. Subjects were elementary school teachers 3 Karangrayung Grobogan. The technique used to analyze the data obtained in this study using descriptive analysis techniques. Results of the study is successful if the value of the average ability of teachers in implementing the learning model TGT which includes preparatory activities, activities execution / presentation, and follow-up has achieved a level of success with a score of> 4 (four) with achievement assessment aspects implementing the learning model TGT has reaches more than 85% (> 85%). The results showed that the formation by utilizing assessment peers and teachers Elementary School 3 Karangrayung District in enhancing the ability of teachers in implementing the learning model TGT is necessary, it is caused through an assessment of peer teachers are getting input and know the shortcomings in applying the model learning. At the beginning of the event it appears that the ability of teachers to implement TGT learning model is still lacking, it is reflected in the achievement of the implementation of the assessment aspect TGT learning model reaches an average score of 1.97 (less criteria), and after the act of the first cycle increased to 2, 90 (kreteria enough) increased again after the second cycle, to 3.88 (both criteria), and the last after the third cycle of action increased to 4.47 (very good criteria). Similarly, the percentage of achievement indicators, the activities prasiklus amounted to 45.33%, After coaching by utilizing assessment peers, the ability of teachers in implementing the learning model TGT increased to 61.33%, on the second cycle increased to 76.67%, and after the action III increased to 89.33%. It can be concluded that through coaching by utilizing peer assessment teacher's ability to implement TGT learning model can be increased. Abstrak. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan peningkatan ketrampilan guru dalam mengimplementasikan model pembelajaran TGT (Team Games Tournament) bagi guru di SD Negeri 3 Karangrayung UPTD Pendidikan Kecamatan Karangrayung SMT I tahun ajaran 2013/2014. Subjek penelitian adalah guru SD Negeri 3 Karangrayung Kabupaten Grobogan. Teknik yang digunakan dalam menganalisis data yang diperoleh dalam penelitian ini menggunakan teknik analisis deskriptif. Hasil penelitian dikatakan berhasil apabila nilai rata-rata kemampuan guru dalam mengimplementasikan model pembelajaran TGT yang meliputi kegiatan persiapan, kegiatan pelaksanaan/penyajian, dan tindak lanjut telah mencapai tingkat keberhasilan dengan skor rata > 4 (empat) dengan ketercapaian aspek penilaian pengimplementasian model pembelajaran TGT telah mencapai lebih dari 85% (>85%). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembinaan dengan memanfaatkan penilaian teman sejawat dan kepada guru Sekolah Dasar  Negeri 3 Karangrayung Kabupaten dalam meningkatkan kemampuan guru dalam mengimplementasikan model pembelajaran TGT sangat diperlukan, hal ini disebabkan melalui penilaian teman sejawat guru merasa mendapat masukan dan mengatahui kekurangan-kekurangan dalam  menerapkan model pembelajaran. Pada awal kegiatan nampak bahwa kemampuan guru dalam mengimplementasikan model pembelajaran TGT masih sangat kurang, hal ini tercermin dalam ketercapaian aspek penilaian pengimplementasian model pembelajaran TGT  skor rata-rata mencapai 1,97 (kreteria kurang), dan setelah dilakukan tindakan siklus I meningkat menjadi 2,90 (kreteria cukup) meningkat lagi setelah tindakan siklus II, menjadi 3,88 (kreteria baik), dan terakhir setelah tindakan siklus III meningkat menjadi 4,47 (kreteria sangat baik). Demikian pula dengan prosentase ketercapaian indikator, pada kegiatan prasiklus sebesar 45.33%, Setelah dilakukan pembinaan dengan memanfaatkan penilaian teman sejawat, kemampuan guru dalam mengimplementasikan model pembelajaran TGT meningkat menjadi 61.33%,  pada siklus II meningkat menjadi 76.67%, dan setelah dilakukan tindakan III meningkat menjadi 89.33% . Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa melalui pembinaan dengan memanfaatkan penilaian teman sejawat kemampuan guru dalam mengimplementasikan model pembelajaran TGT dapat meningkat.Kata Kunci: kemampuan guru, potensi akademik, pembinaan.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN DISCOVERY LEARNING DAN PROBLEM SOLVING DITINJAU DARI HASIL BELAJAR IPA SD Mawardi, Dian Sri Wijayanti,
Jurnal Pendidikan Dasar Vol 5, No 1 (2017): Jurnal Pendidikan Dasar, Maret 2017
Publisher : Jurnal Pendidikan Dasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract : This study aims to determine whether the learning model Discovery Learning impact learning outcomes IPA significantly higher than the model of Problem Solving on student learning 3rd grade cluster RA Kartini. Subjects in this study were students of class 3A N SD 01 and SD N Boto Boto 02 as an experimental group 1 then 3B grade students and elementary school SDN 01 Boto N Bancak as an experimental group 2. Collecting datausing observation sheets and instrument test questions. Data were analyzed using descriptive techniques and ANCOVA statistical techniques. ANCOVA test results obtainedfrom test F count equal to 17.296, at the significance level / 0.00 probaliatas because they value the probability of <0.05 then H0 is rejected and Ha accepted. Meaning science learning outcomes in grade 3 SDN Cluster RA Kartini in the application of learning models of Discovery Learning is significantly higher than the Problem Solving learning model. This is supported by the results of learning to use the model of Discovery Learning average of 81.33, while the average obtained using the model of Problem Solving earned an average of 72.85.Abstrak : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah model pembelajaran Discovery Learning memberi dampak hasil belajar IPA lebih tinggi secara signifikan dibandingkan model pembelajaran Problem Solving pada siswa kelas 3 SD Gugus RA Kartini. Subyek dalam penelitian ini adalah siswa kelas 3A SD N Boto 01 dan SD N Boto 02 sebagai kelompok eksperimen 1 kemudian siswa kelas 3B SDN Boto 01 dan SD N Bancak sebagaikelompok eksperimen 2. Pengumpulan data menggunakan lembar observasi dan instrumen soal tes. Teknik analisis data menggunakan teknik diskriptif dan teknik stastistik ANCOVA. Dari uji ANCOVA diperoleh hasil uji F hitung sebesar 17,296, pada taraf signifikansi/probaliatas 0,00 kerena nilai probalitas < 0,05 maka H0 ditolak dan Ha diterima. Maknanya hasil belajar IPA pada siswa kelas 3 SDN Gugus RA Kartini dalam penerapan pembelajaran model Discovery Learning lebih tinggi secara signifikan dibandingkan model pembelajaran Problem Solving. Hal tersebut didukung dari hasil belajar menggunakan model Discovery Learning memperoleh rerata 81,33 sedangkan rerata menggunakan model Problem Solving memperoleh rata-rata 72,85. Kata kunci: Discovery Learning, Problem Solving, Hasil Belajar, Pembelajaran IPA.

Page 1 of 11 | Total Record : 103