cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
AGROEKOTEKNOLOGI
ISSN : 23376597     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Agriculture,
Jurnal AGROEKOTEKNOLOGI merupakan jurnal ilmiah yang diterbitkan secara online berisikan hasil-hasil penelitian tentang hama dan penyakit tumbuhan, agronomi, pemuliaan tanaman dan ilmu tanah
Arjuna Subject : -
Articles 942 Documents
TINGKAT PERKEMBANGAN TANAH BERDASARKAN POLA DISTRIBUSI MINERAL LIAT DI KECAMATAN LUMBANJULU KABUPATEN TOBA SAMOSIR Manik, Horas; Marpaung, Purba; Sabrina, T.
Jurnal Agroekoteknologi Vol 5, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32734/jaet.v5i2.15488

Abstract

Perkembangan tanah dapat dicirikan oleh distribusi dan komposisi mineral di dalam tanah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat perkembangan tanah berdasarkan pola distribusi mineral liat. Penelitian ini dilakukan di Desa Sionggang Selatan, Jangga Toruan, Sibaruang dan Hatinggian, Kecamatan Lumbanjulu Kabupaten Toba Samosir dari pada bulan Juli 2015 sampai April 2016.Dilakukan deskripsi profil tanah untuk menentukan sifat morfologi tanah sementara sifat fisik dan kimia dilakukan dengan analisis laboratorium. Analisis mineral liat menggunakan Differential Thermal Analysis (DTA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa profil 1 (horizon Ap, Bw1, Bw2, B/C) dengan pola maksimum merupakan tanah Inceptisolyang mulai berkembang. Profil 2 (horizon Ap, Bw1, Bw2, Bw3) dengan pola menurun dan meningkat merupakan tanah Inceptisolyang mulai berkembang. Profil 3 (horizon A, B/A, Bw1, Bw2) dengan pola meningkat merupakan tanah Inceptisol yang mulai berkembang. Profil 4 (horizon A, Bw1, Bw2) dengan pola maksimum merupakan tanah Inceptisol yang mulai berkembang. Kata kunci : DTA, mineral liat, perkembangan tanah
THE IMPACT OF RAINFALL AND RAINY DAYS ON TOBACCO CROP (NICOTIANA TABACUM L.) IN PTPN II DIVISION OF KLUMPANG Aprianto, Aprianto; Lahay, Ratna Rosanty; Irsal, Irsal
Jurnal Agroekoteknologi Vol 5, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32734/jaet.v5i2.15479

Abstract

This study aims to determine the effect of rainfall and rainy days as well as the correlation of both on Tobacco Crop production in 2012 - 2014 in PTPN II Divisi of Klumpang Hamparan Perak District of Deli Serdang. The analytical method used is multiple linear regression analysis and correlation analysis. The model was tested for feasibility with classic assumption test including normality test, heteroscedasticity test, multicolinearity test, and autocorrelation test by using statistical tools SPSS.v.18 for windows.The results showed that variable rainfall and rainy day have a real effect on alpha 5% (Sig> ? 0.05) to increased production of Leaf Tobacco In 2012 - 2014. Correlation results in crop years 2012 - 2014 with two-way analysis at the level of 1% and 5% test showed variable rainfall and rainy days have a strong relationship, real and (positive) direction. Correlation value of rainfall and rainy days in a row is 0.943 (0,005)with a significance value <? 0:01. Variable tobacco production with rainfall and rainy days have a strong relationship but (negative)direction with value correlation -0,926 (0,008) with significance < ? 0.01 and -0,811 (0,050) with significance < ? 0.05.
CRITICAL PERIODE OF WEED CONTROL IN ZEA MAYS L. padang, wilter januardi; Purba, Edison; Bayu, Eva Sartini
Jurnal Agroekoteknologi Vol 5, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32734/jaet.v5i2.15477

Abstract

Weeds are really making disadvantages on corn (Zea mays L.). Since they compete to obtain light, water and nutrient. The competition may occur in the beginning until the harvesting time. The aims of this research is to determinate the critical periode of weed control on corn (Zea mays L.). The present study was conducted at exfarming field of corn, Tanjung Sari, Medan selayang. Variable factor being observed were plant height, initiation time of flower,  dry weight of grain per sample, dry weight of grains per plot, weight of 100 corn grains, value harvesting indeks, height of weeds, dry weight of weeds and density of weeds. There were 12 treatments conducted, no weeds 2 week after planting : P1, no weeds 4 week after planting : P2, no weeds 6 week after planting : P3,  no weeds 8 week after planting : P4, no weeds 10 week after planting : P5, no weeds are found till the harvesting time : P6, weedy until 2 week after planting : P7, weedy until 4 week after planting : P8, weedy until 6 week after planting : P9, weedy until 8 week after planting : P10, weedy until 10 week after planting : P11, weedy until the harvesting time : P12. The treatment were arranged in a randomized block design with three replication. The result showed that the weeding time for corn has non significantly affected to the plant height, dry weight of grains per sample, value harvesting indeks and dry weight of grains per plot, but significantly affected to the weight of 100 grain of corn.The filed of research was dominated by Eleusine indica. The critical periode of corn was happened of 21 day after planting up to 28 days after planting. Key words: corn, critical periode, weed, weeding periode
PENGARUH KONSENTRASI DAN LAMA PERENDAMAN ASAM SULFAT TERHADAP PERKECAMBAHAN BIJI AREN ( ARENGA PINNATA MERR. ) TANJUNG, SUFYAN ATSAURI; Rosanty Lahay, Ratna; Mariati, Mariati
Jurnal Agroekoteknologi Vol 5, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32734/jaet.v5i2.15474

Abstract

ABSTRACT The influence of concentration and soaking time of sulfate acid to germination of sugar palm (Arenga pinnata Merr.) seeds. The research was conducted in Laboratory of Seed Technology, Agricultural Faculty, Univesity of Sumatera Utara, Medan, about 25 meters above the sea level started from November 2015 until Januari 2016using Randomized Block Design with two factors, i.e. concentration of sulfate acid with 4 levels : 0 %, 25 %, 50 %, 75 % andsoaking time with 4 levels : 5 minute, 10 minute, 15 minutes and 20 minute. The parameters observed were percentation of germination, germination rate, vigor index, axis embrio+radicule lenght, seedling fresh weight and dry weight. The results showed  that the interaction  between concentration and soaking time of sulfate acid significantly affected to all parameters observed except germination rate parameter. The combination seeds soaked in 75 % sulfate acidfor ten minutes produce the highest percentation of germination, vigor indeks, axis embrio+ radicule length, i.e. 100%, 0.31, 10.42 cm respectively. Key words : soaking time, sugar palm seeds, sulfate acid concentration
RESPONS PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI TEMBAKAU DELI (NICOTIANA TABACUM L.) TERHADAP INTENSITAS DAN DOSIS PEMBERIAN PUPUK ORGANIK Gultom, Lamhot; Meiriani, Meiriani; Irsal, Irsal
Jurnal Agroekoteknologi Vol 5, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32734/jaet.v5i2.15472

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui respons pertumbuhan dan produksi tembakau Deli terhadap intensitas dan dosis pemberian pupuk organik. Penelitian dilaksanakan di Kebun PTPN II Bulu Cina, Sumatera Utara pada bulan Maret sampai Mei 2016. Rancangan yang digunakan adalah rancangan acak kelompok faktorial dengan dua faktor. Faktor pertama yaitu intensitas pemupukan dengan dua taraf (2x aplikasi: 10 dan 25 hari setelah pindah tanam (HSPT); dan 3x aplikasi: saat pindah tanam, 10, dan 25 HSPT), faktor kedua yaitu dosis pupuk organik dengan lima taraf (5g; 10g; 15g; 20g; dan 25g per tanaman). Hasil penelitian menunjukkan bahwa intensitas pemupukan 3x nyata meningkatkan pertumbuhan dan produksi tembakau Deli pada bobot basah daun pasir, bobot kering daun pasir dan bobot basah daun kaki 1. Dosis pupuk organik 10 g/tan nyata meningkatkan pertumbuhan dan produksi pada bobot basah daun kaki 1, bobot kering daun kaki 1 dan bobot kering daun kaki 2. Interaksi antara intensitas pemupukan dan dosis pupuk organik terbaik (pada kombinasi intensitas pemupukan 3x dan dosis pupuk organik 10 g/tan) berpengaruh nyata pada bobot basah daun pasir dan bobot kering daun pasir.
POLA SEBARAN KARAKTER - KARAKTER PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI KEDELAI (GLYCINE MAX L. MERRIL) HASIL PERSILANGAN GROBOGAN DENGAN GENOTIPA TAHAN SALIN PADA TURUNAN F2 pohan, ananta kharina; rosmayati, rosmayati; bayu, eva sartini
Jurnal Agroekoteknologi Vol 5, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32734/jaet.v5i2.15463

Abstract

Pola Sebaran karakter-karakter pertumbuhan dan produksi kedelai (glycine max L. Merril) hasil persilangan grobogan dengan genotipa tahan salin pada turunan F2, dibimbing oleh Rosmayati dan Eva Sartini Bayu.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi karakter pertumbuhan dan produksi tanaman kedelai hasil persilangan pada tanah salin. Penelitian ini dilakukan di dalam rumah kasa Fakultas Pertanian USU (± 25 meter dpl) pada bulan April sampai bulan Agustus 2015. Benih F2 diperoleh dari penelitian sebelumnya dengan menggunakan benih hasil persilangan varietas grobogan dengan genotipa kedelai tahan salin. Berdasarkan hasil penelitian untuk seluruh hasil persilangan didapatkan bahwa untuk karakter jumlah daun, umur berbunga, jumlah polong, jumlah polong berisi, jumlah polong hampa, bobot biji, jumlah biji, dan umur panen tidak ada yang berdistribusi normal. Semua karakter tersebut menunjukan sebaran yang tidak normal yang dipengaruhi oleh adanya gen aditif epistasis duplikat maupun komplementer Kata kunci : generasi F2, pola sebaran, salinitas.
DAMPAK PENANAMAN POHON HUTAN DI LAHAN PERKEBUNAN KARET (HEVEA BRASILIENSIS MUELL.ARG) PADA SIFAT BIOLOGI TANAH DI KECAMATAN BAHOROK KABUPATEN LANGKAT Thamrin, Muhammad; Rauf, Abdul; Hidayat, Benny
Jurnal Agroekoteknologi Vol 5, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32734/jaet.v5i2.15462

Abstract

ABSTRACT The objectives of the research ware to study the effect of Gaharu, Damar, and Meranti wood planting on rubber plantation site over soil biological properties in District Bohorok Langkat as well as to see the effect of the best tree for land space in rubber plantation. Research conducted at Land of Rubber Plantation in the village of Batu Jonjong and Timbang Lawan in February 2016 until June 2016. This research used survey descriptive method by purposive sampling method. Sampling chosen ware for: control as rubber without intercrops (K0), rubber trees intercrops with Gaharu (K1), rubber trees intercrops with Damar (K2) and rubber trees intercrops with Meranti (K3). The measured parameters ware organic C, total N, C/N, microbes total, soil respiration, soil macrofauna and earthworms. The results showed that planting gaharu, damar and meranti gave effect improvement of biological properties in rubber plantation and the best tree for land space in rubber plantation was rubber with Damar trees (K2). Keywords: Plant-stream, purposive sampling, soil biology
KANDUNGAN LOGAM BERAT PB PADA KOL DAN TOMAT DI BEBERAPA KECAMATAN KABUPATEN KARO Pasaribu, Chyntia Arkesti; Sarifuddin, Sarifuddin; Marbun, Posma
Jurnal Agroekoteknologi Vol 5, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32734/jaet.v5i2.15461

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengetahui kandungan logam berat Pb daun kol dan buah tomat di tiga Kecamatan Kabupaten Karo yaitu Kecamatan Simpang Empat, Kabanjahe dan Tiga Panah. Analisis tanaman dilakukan di Laboratorium Pusat Penelitian Kelapa Sawit (PPKS) Medan, pada bulan April - Mei 2016, menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) faktorial dengan 3 ulangan. Faktor pertama jenis tanaman yaitu: daun kol dan kulit buah tomat, faktor kedua jarak dari jalan raya yaitu 5 m dan 10 m serta faktor ketiga adalah pencucian yaitu tanpa dicuci dan dicuci dengan air mengalir. Parameter yang diamati kandungan logam berat Pb pada daun tanaman kol dan kulit buah tanaman tomat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jenis tanaman, jarak dari jalan raya dan pencucian berpengaruh terhadap kadar Pb. Kadar Pb daun kol pada jarak 5 m dan 10 m tanpa pencucian masing-masing 6,19 ppm dan 4,79 ppm dan dengan pencucian 4,48 ppm dan 3,86 ppm. Sedangkan kadar Pb pada buah tomat pada jarak 5 m dan 10 m tanpa pencucian 4,01 ppm dan 3,10 ppm dan dengan pencucian 3,08 ppm dan 2,26 ppm.
BIOLOGI SERANGGA PENYERBUK ELAEIDOBIUS KAMERUNICUS (COLEOPTERA: CURCULIONIDAE) SETELAH 33 TAHUN DIINTRODUKSI DI SUMATERA UTARA Girsang, Riki Juliansen; Tobing, Maryani Cyccu; Pangestuningsih, Yuswani
Jurnal Agroekoteknologi Vol 5, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32734/jaet.v5i2.15460

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari biologi serangga penyerbuk Elaeidobius kamerunicus setelah 33 tahun diintroduksi di Sumatera Utara. Penelitian dilaksanakan di Insektarium Pusat Penelitian Kelapa Sawit (PPKS) Marihat mulai bulan Maret sampai Mei 2016. Penelitian dilaksanakan dengan metode deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siklus hidup E. kamerunicus 9 ? 22 (+ 12,25) hari: telur menetas setelah 1 ? 2 (+ 1,01) hari, larva instar pertama 1 ? 2 (+ 1,05) hari, larva instar kedua 1 ? 2 (+ 1,06) hari, larva instar ketiga  2 ? 11 (+ 4,76) hari dan pupa 2 ? 3 (+ 2,35) hari. Umur imago jantan 31 - 61  (+ 52,53) hari lebih lama dari pada imago betina 29 ? 55  (+ 37,87) hari.
IDENTIFIKASI STATUS HARA DAN PRODUKSI PADI PADA LAHAN SAWAH TERASERING DAN NON TERASERING DI KECAMATAN ONAN RUNGGU KABUPATEN SAMOSIR Ardi, Ispan; Razali, Razali; Hanum, Hamidah
Jurnal Agroekoteknologi Vol 5, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32734/jaet.v5i2.15454

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi status hara tanah dan produksi padi pada sawah dengan sistem terasering dan membandingkannya dengan non terasering di Kecamatan Onan Runggu Kabupaten Samosir. Dilakukan pada bulan Mei sampai Juli 2016. Penelitian ini bersifat deskriptif dengan menggunakan metode survei. Teknik sampling berdasarkan metode startified sampling. Data diuji dengan uji t taraf 5%. Sampel tanah dianalisis di Laboratorium, parameter yang diamati C - Organik dengan metode Walkley and Black, pH Tanah dengan metode elektrometrik, Tekstur dengan metode Hydrometer Boyoucous, , N - Total dengan metode Kjeldhal, P, K, Zn (metode ekstrak HCl 25%). Hasil penelitian menunjukkan bahwa Status hara C ? organik, N, dan P pada lahan sawah terasering rendah sampai sangat rendah sedangkan hara K dan Zn sangat tinggi. pH pada teras atas lebih tinggi dibandingkan teras bawah. Kandungan hara K pada teras atas lebih tinggi dibandingkan teras lainnya. Ada kecenderungan produksi pada teras atas lebih tinggi dibandingkan teras lainnya. Status hara C ? organik, N, dan P pada lahan sawah dengan sistem  non terasering rendah sedangkan hara K dan Zn sangat tinggi. Terdapat perbedaan persentase fraksi pasir pada terasering dan non terasering. Kandungan hara N pada terasering lebih rendah dibandingkan non terasering. K pada teraserasering lebih tinggi dibandingkan non terasering. Ada kecenderungan produksi padi lebih tinggi pada terasering dibandingkan non terasering.   Kata kunci : Produksi padi, Sawah terasering, Status hara tanah.

Page 1 of 95 | Total Record : 942